MNEK 2018 Dibuka Kasal TNI AL

Penyelenggaraan MNEK 2018 di Lombok ini merupakan ajang internasional digelar untuk ketiga kalinya oleh TNI AL. MNEK pertama dilaksanakan oleh TNI AL di Batam, Kepulauan Anambas, Natuna pada tahun 2014, dan yang Kedua dilaksanakan di Padang serta Kepulauan Mentawai pada tahun 2016

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. resmi membuka Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, yang tahun ini diselenggarakan di Lombok Nusa Tenggana Barat pada 4 sampai dengan 9 Mei 2018.

Latihan berskala Internasional yang digelar setiap dua tahun sekali oleh TNI AL.

Pada pelaksanaan MNEK tahun 2018 mengangkat tema ”Cooperation to Respons Disaster and Humanitarian Issues ” atau Kerjasama dalam Menanggulangi Bencana dan Masalah Kemanusiaan, dengan diikuti oieh Angkatan Laut dari 36 negara di dunia.

Diselenggarakannya kegiatan ini, khususnya bagi TNI AL, merupakan kegiatan panting dalam bentuk latihan non-perang dengan mengedepankan kerjasama maritim di kawasan regional, untuk mendapatkan dasar bangunan yang kuat, yaitu kepercayaan (trustworthy) antar negara dan antar Angkatan Laut.

Sehingga terjaln kesepahaman dan koordinasi yang baik diantara negara-negara peserta dalam kerjasama melaksanakan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pada rangkaian MNEK 2018 bukan saja latihan bersama, tapi juga diselenggarakan rangkaian kegiatan lainnya seperti Medical Civic Action Program (MEDCAP) dan Engineering Civic Action Program (ENCAP) yang dilaksanakan di dua sektor pelaksanaan yaitu di Lombok dan NusaPenida, Harbour dan Seaphase, City Parade, Maritime Exhibition, Culinary, Mataram Fun Run, City Tour dan Olahraga bersama.

Selain itu akan dilaksanakan juga Maritime EngagementActivity (MEA) yang akan menggelar tiga kegiatan utama yaitu Pertama transplantasi terumbu karang dengan penenggelaman Prasasti Komodo Exercise 2018 dan Kerangka Kapal sebagai Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Gili Trawangan, kedua Kemah Pesisir di pantai Krandangan yang diikuti 500 peserta dari Siswa pelajar dan Pramuka Saka Bahari, dan yang ketiga yaitu Joy Sailling dengan menggunakan KRl Makasar 590.

Penyelenggaraan MNEK 2018 di Lombok ini merupakan ajang internasional digelar untuk ketiga kalinya oleh TNI AL. MNEK pertama dilaksanakan oleh TNI AL di Batam, Kepulauan Anambas, Natuna pada tahun 2014, dan yang Kedua dilaksanakan di Padang serta Kepulauan Mentawai pada tahun 2016.

Hadir pada pembukaan MNEK 2018 ini di antaranya Gubernur NTB DR. KH Zainul Majdi, Menkominfo Rudiantara, Duta Besar Eropa dan seluruh Kepala Staf Angkatan Laut peserta MNEK.

AYA




Pembukaan MNEK 2018 Diwarnai Atraksi Menegangkan

Pasukan terlatih AL itu memanjakan mata ratusan delegasi yang hadir dengan sejumlah manuver

 

 

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Sejumlah atraksi menegangkan diperagakan pasukan Angkatan Laut Republik Indonesia saat pembukaan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Sabtu (05/05).

Aksi menegangkan sekaligus memukau seluruh delegasi MNEK dari 37 negara tersebut diawali dengan aksi terjun payung yang dilakukan 17 pasukan terbaik angkatan laut RI.

17 penerjun payung terlatih tersebut membawa sejumlah bendera, di antaranya Bendera Merah Putih, Bendera Angkatan Laut dan Bendera Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Usai atraksi terjun payung, Angkatan Laut kemudian memeragakan atraksi manufer 6 pesawat AL yang menegengkan sekaligus memukau siapa saja yang menyaksikan atraksi tersebut. Termasuk Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara yang hadir di acara itu.

Pasukan terlatih AL itu memanjakan mata ratusan delegasi yang hadir dengan sejumlah manuver. Diawali dengan manufer leader benefit, enam pesawat tersebut disambut tepuk tangan meriah seluruh delegasi. Kemudian dilanjutkan dengan atraksi double Arrow element 2 dan right echelon break off serta boom burstv element two.

Seluruh peserta terlihat tegang ketika memasuki manuver head to head. Yaitu dua pesawat terbang saling berhadapan seakan akan terjadi tabrakan. Namun, atas kelihaian para pasukan AL menerbangkan pesawat tersebut, pesawat terbang melintas sempurna dan memukau penonton.

Aksi menegangkan pun belum berakhir di manusfer head to head. Para penonton kembali terpukau dan merasakan ketegangan ketika atraski memasuki manufer head to head element 2.

Satu pesawat terbang berhadapan dengan lima pesawat lainnya. Detik-detik ketika pasewat itu saling melintas, sungguh membuat siapapun merasa tegang. Seluruh peserta yang menyaksikan atraksi itu membayangkan akan terjadi tabrakan. Namun, keakuratan dan kecerdasan pasukan menerbangkan pesawat itu, membuat manuver tersebut berakhir sempurna.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut TNI Laksamana Ade Supandi menyampaikan selamat datang di NTB kepada seluruh delegasi. Yaitu daerah yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Ia menjelaskan kegiatan MNEK 2018 ini diikuti sejumlah konsulat Jenderal dan delegasi dari 37 Negera yang dilengkapi pasukan angkatan lautnya.

“MNEK 2018 ini dilaksanakan dalam tiga tahap latihan yaitu, harbour  phase, sea phase dan civic mission,” jelasnya dalam bahasa Inggris.

Ia berharap seluruh tahapan latihan itu berlangsung sukses tanpa ada kendala  selama kegiatan itu berlangsung.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai juga dengan pemukulan gendang beleq dan penandatanganan prasasti MNEK 2018 oleh KASAL RI, Gubernur NTB, Menkominfo dan seluruh ketua delegasi yang hadir.

AYA




Polisi Tetapkan Sepuluh Tersangka Kasus Penyegelan Kantor Desa Sokong

Puluhan masa pendukung Kepala Desa Sokong terpilih Marianto, diduga melakukan penyegelan kantor desa setempat paska keputusan Pemda KLU

Akp I Kadek Metria

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Sat Reskrim Polres Lombok Utara, akhirnya menetapkan sepuluh orang tersangka dalam kasua penyegelan kantor Desa Sokong, beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menetapkan 10 orang tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP I Kadek Metria, saat dikonfirmasi, Jumat (04/05).

Dikatakan Metria, selain diduga melakukan tindak pidana secara terang-terangan, para pelaku juga diduga melakukan kekerasan terhadap orang atau barang sesaui pasal 170 Ayat (1).

“Kami sudah kirim hasil penyidikan Polres ke Kejaksaan, dengan SPDP no : SPDP / 24/IV/Res 1.10/2018/Reskrim. Tgl 26 April 2018,” bebernya.

Setelah SPDP dikirim ke kejaksaan, lanjut Metria, maka keluar penunjukan Jaksa, dan selanjutkan disusul dengan pengiriman berkas perkaranya.

Sebelumnya, puluhan masa pendukung Kepala Desa Sokong terpilih Marianto, diduga melakukan penyegelan kantor desa setempat paska keputusan Pemda KLU, yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan tidak kunjung melantik Kades terpilih.

DNU




Tiga Warga di Bayan Terima Bantuan “Jubah”

Program ‘Jubah’ seluruh pembiayaannya diluar APBD, disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar kembali memberikan bantuan program Bedah Rumah (Jubah) kepada tiga warga kurang mampu di Kecamatan Bayan, Jumat (04/05).

Warga yang menerima bantuan di antaranya, Denda Ilatim, Dusun Teluk Desa Sukadana, Amaq Sumawati, Dusun Batu Jingkiran Desa Persiapan Andalan dan Amaq Satrilah, Dusun Semokan Desa Persiapan Batu Rakit.

Dalam sambutannya seusai peletakan batu pertama di Dusun Semokan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, mengatakan, program “Jubah” merupakan program amal, yang pembiayaannya berasal dari para pengusaha, Badan Amil Zakat, PNS lingkup Pemda dan para dermawan.

“Saya tegaskan, rogram ‘Jubah’ ini seluruh pembiayaannya diluar APBD. Disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya. 

Program “Jubah”, sambung Bupati, diharapkan dapat dikerjakan secara gotong-royong bersama warga. 

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kades Desa Batu Rakit, Raden Sawinggih, menyampaikan terima kasih atas bantuan Jubah yang diberikan Bupati kepada warganya.

“Saya mewakili masyarakat mendukung 100 persen program ini. Saya ucapkan terima kasih kepada pemda KLU,” cetusnya.

DNU




Tiga Warga di Bayan Terima Bantuan “Jubah”

Program ‘Jubah’ seluruh pembiayaannya diluar APBD, disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar kembali memberikan bantuan program Bedah Rumah (Jubah) kepada tiga warga kurang mampu di Kecamatan Bayan, Jumat (04/05).

Warga yang menerima bantuan di antaranya, Denda Ilatim, Dusun Teluk Desa Sukadana, Amaq Sumawati, Dusun Batu Jingkiran Desa Persiapan Andalan dan Amaq Satrilah, Dusun Semokan Desa Persiapan Batu Rakit.

Dalam sambutannya seusai peletakan batu pertama di Dusun Semokan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar, mengatakan, program “Jubah” merupakan program amal, yang pembiayaannya berasal dari para pengusaha, Badan Amil Zakat, PNS lingkup Pemda dan para dermawan.

“Saya tegaskan, rogram ‘Jubah’ ini seluruh pembiayaannya diluar APBD. Disalurkan secara amanah kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Program “Jubah”, sambung Bupati, diharapkan dapat dikerjakan secara gotong-royong bersama warga.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Kades Desa Batu Rakit, Raden Sawinggih, menyampaikan terima kasih atas bantuan Jubah yang diberikan Bupati kepada warganya.

“Saya mewakili masyarakat mendukung 100 persen program ini. Saya ucapkan terima kasih kepada pemda KLU,” cetusnya.

DNU




TGB : Pesantren Benteng Pertahanan Bangsa

Dengan nilai yang mulia dan ilmu, maka pondok pesantren menjadi benteng pertahanan yang kuat bagi bangsa dan umat

lombokjournal.com –

SERANG :  Pondok pesantren Modern Daar El Istiqomah Kota Serang bekerjasama dengan Organisasi Alumni Al Azhar Indonesia dan Internasional, Conference of Islamic Scholars mengadakan Kuliah Subuh bertema “Pesantren Benteng Pertahanan Umat” di Masjid Abu Hurairah komplek Ponpes Modern Daar El Istiqomah, Jum’at (04/05).

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi diundang untuk mengisi kuliah umum yang juga dihadiri Wali Kota Serang, H. Haerul Jaman.

Pimpinan Pondok drs. KH. Sulaeman Ma’ruf mengatakan, Gubernur NTB diundang untuk memotivasi para santri yang ada di Daar El Istiqomah.

“Beliau adalah contoh dari Umara yang juga Ulama. Kami undang untuk memberikan semangat pada anak-anak santri kami,” jelas Sulaeman.

Pada tausiyahnya di hadapan para santri, gubernur pesantren pesantren sebagai tempat anak bangsa dididik dengan nilai-nilai yang mulia serta ilmu yang mumpuni.

Dengan nilai yang mulia dan ilmu tersebut, maka pondok pesantren menjadi benteng pertahanan yang kuat bagi bangsa dan umat. Apalagi jumlah Pesantren di Indonesia itu mencapai puluhan ribu. Sehingga, ada sekian juta anak bangsa menuntut ilmu di pesantren, tapi sedikit sekali yang tawuran.

“Karena di pondok pesantren itu ditanamkan nilai. Sehingga kontestasi, persaingan hanya dilakukan untuk kebaikan. Fasthabiqul khairat,” jelas gubernur yang akrab disapa TGB (Tuan Guru Bajang) itu.

Menurut TGB, Zaman sekarang ini disebut sebagai jaman yang cepat berubah. Menurut para ahli,  menghadapi zaman yang cepat berubah ini dibutuhkan sikap resiliensi atau daya tahan yang tinggi. Hal ini diajarkan di pesantren.

“Para santri di ponpes diajarkan kesederhanaan dan keistiqomahan. Sumber daya insani di pesantren adalah mereka yang siap dalam keadaan apapun. Diajak susah siap. Apalagi diajak senang,” jelasTGB.

Karena itu, TGB mengajak seluruh keluarga pondok pesantren untuk bersyukur karena telah menjadi bagian pesantren. Bangsa ini bisa berdiri tegak juga berkat kesungguhan dan kegigihan para ulama dan santri memperjuangkan kemerdekaan itu.

“Wajib bagi para santri untuk meneladani perjuangan para ulama terdahulu dengan terus menjaga dan mempertahankan bangsa ini,” teegasnya.

Me (*).

 

 




Zul-Rohmi Dipastikan Menang Di Sumbawa Selatan

Di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker

lombokjournal.com —

SUMBAWA SELATAN :  Tiga kecamatan yakni Lantung, Ropang, dan Unter Iwes di Sumbawa Selatan, masyarakatnya memastikan pasangan Zul-Rohmi menang mutlak pada Pemilihan Gubernur NTB 2018-2023.

Masyarakat di kawasan lingkar tambang ini bahagia dan bangga dikunjungi Doktor Zul, pada Senin-Selasa (30 April-01 Mei 2018). Dalam kunjungannya, Doktor Zul memilih menginap di rumah warga Kecamatan Ropang.

Dua hari penuh, Doktor menyapa masyarakat di tiga kecamatan tersebut.

Syamsudin, salah satu tokoh sekaligus ketua Zul-Rohmi Kecamatan Lantung menegaskan,  siap memperjuangkan Zul-Rohmi di Kecamatan Lantung. Lantung sebagai salah satu daerah wisata di Sumbawa berharap mendapat perhatian khusus ketika Zul-Rohmi memimpin NTB.

Pasangan Zul-Rohmi diniai punya terobosan yang bagus dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, program satu miliar bagi desa wisata potensial dan 100 juta bagi BUMDes potensial itu sangat pas buat Lantung yang sedang bersolek dalam bidang pariwisata.

“Insya Allah, suatu rasa bangga kita dikunjungi calon gubernur kita, baru kali ini ada calon gubernur yang berkunjung ke sini, ke kampung wisata Lantung. Rejeki kita semua, harapan kita semua di Lantung ini untuk lebih baik. Nanti 27 Juni ingat tusuk nomor 3. Kami di Lantung, siap menenangkan nomor tiga. Bukan hanya menang, tapi harus menang mutlak,” tegas Syamsudin.

Sedangkan di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker. Masyarakat sangat merindukan kehadiran Doktor Zul. “Alhamdulillah, hari ini beliau ada di tengah-tengah kita, nginap bersama kita”. Ungkap Asrarudin, Tokoh sekaligus Ketua Zul-Rohmi Kecamatan Ropang.

Menurut Asrarudin, Khusus untuk nomor 3 banyak perbedaan dengan paket lain. Paket Zul-Rohmi langsung datang menemui masyarakat. Doktor Zul sendiri selama ini diketahui masyarakat sebagai figur hebat, menjadi anggota DPR RI mewakili kampung orang.

Pernah mencalonkan diri menjadi calon gubernur di kampung orang. Hampir kalah yang punya kampung.

“Apalagi di kampungnya sendiri. Apalagi datang temui kita, saya tidak percaya kalau kita tidak menang. Kita pasti menang besar. Saya Ketua Zul-Rohmi Ropang mewakili masyarakat di sini. Tepat sudah yang kita pilih ini. Tidak salah kita dukung, yang diawali oleh TGB. Kalau tidak orang yang luar biasa, tidak mungkin dipilih oleh TGB,” ungkap Syamsudin.

Senada dengan apa yang disampaikan Asrarudin, tokoh Kecamatan Unter Iwes, Hasanuddin juga yakin Zul-Rohmi akan menang telak di kecamatannya. Itu setelah ia  melihat antusiasme warga Unter Iwes menyambut kedatangan Doktor Zul.

Di Desa Boak Unter Iwes, Doktor Zul blusukan keliling kampung diiringi kesenian ratib rabana.

“Masyarakat di sini sudah tidak asing dengan Doktor Zul. Beliau bangun UTS mahasiswanya dari seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswa asing. Perhatian Doktor bukan hanya terhadap Sumbawa dan NTB tapi juga untuk seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswanya dari Thailand dan juga luar negeri. Jadi, Doktor ini ppwajib kita menangkan,” ujar Hasanuddin.

Menutup kunjungannya di Kecamatan Unter Iwes, Doktor Zul menyampaikan,  kedatangannya ke Lantung, Ropang, dan Unter Iwes untuk memastikan bahwa jangan sampai Zul-Rohmi menang di Lombok Timur, Menang di Lombok Utara, Menang di Lombok Barat, Menang di Dompu, Bima, dan Kota Bima, tapi kalah di Unter Iwes. Zul-Rohmi harus menang di Unter Iwes, Ropang dan Lantung bukan sekedar menang tapi harus menang mutlak.

“Allah sudah mengatur lewat invisible hand, kita satu-satunya calon gubernur dari Pulau Sumbawa. Kalau diibaratkan perlombaan, calon gubernur NTB sama-sama kuat. Dan yang menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur kalkulasinya sederhana, dan penentunya adalah suara dari Pulau Sumbawa. Suhaili-Amin akan menang kalau Amin lebih besar suaranya dari Doktor Rohmi di Pulau Lombok. Ahyar-Mori juga akan menang kalau suara Mori lebih besar dari suara Doktor Rohmi. Begutu juga seterusnya. Pengalaman politik saya, kita cermat mengukur, insya Allah suara Sitti Rohmi di Pulau Lombok akan mendominasi dan kita akan menang besar juga di Pulau Sumbawa,” tutupnya.

Mee (*)




Zul-Rohmi Dipastikan Menang Di Sumbawa Selatan

Di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker

lombokjournal.com —

SUMBAWA SELATAN :  Tiga kecamatan yakni Lantung, Ropang, dan Unter Iwes di Sumbawa Selatan, masyarakatnya memastikan pasangan Zul-Rohmi menang mutlak pada Pemilihan Gubernur NTB 2018-2023.

Masyarakat di kawasan lingkar tambang ini bahagia dan bangga dikunjungi Doktor Zul, pada Senin-Selasa (30 April-01 Mei 2018). Dalam kunjungannya, Doktor Zul memilih menginap di rumah warga Kecamatan Ropang.

Dua hari penuh, Doktor menyapa masyarakat di tiga kecamatan tersebut.

Syamsudin, salah satu tokoh sekaligus ketua Zul-Rohmi Kecamatan Lantung menegaskan,  siap memperjuangkan Zul-Rohmi di Kecamatan Lantung. Lantung sebagai salah satu daerah wisata di Sumbawa berharap mendapat perhatian khusus ketika Zul-Rohmi memimpin NTB.

Pasangan Zul-Rohmi diniai punya terobosan yang bagus dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, program satu miliar bagi desa wisata potensial dan 100 juta bagi BUMDes potensial itu sangat pas buat Lantung yang sedang bersolek dalam bidang pariwisata.

“Insya Allah, suatu rasa bangga kita dikunjungi calon gubernur kita, baru kali ini ada calon gubernur yang berkunjung ke sini, ke kampung wisata Lantung. Rejeki kita semua, harapan kita semua di Lantung ini untuk lebih baik. Nanti 27 Juni ingat tusuk nomor 3. Kami di Lantung, siap menenangkan nomor tiga. Bukan hanya menang, tapi harus menang mutlak,” tegas Syamsudin.

Sedangkan di Kecamatan Ropang, kehadiran Doktor Zul memang sudah lama dinanti. Selama ini masyarakat hanya melihat fotonya di spanduk, kalender, dan stiker. Masyarakat sangat merindukan kehadiran Doktor Zul. “Alhamdulillah, hari ini beliau ada di tengah-tengah kita, nginap bersama kita”. Ungkap Asrarudin, Tokoh sekaligus Ketua Zul-Rohmi Kecamatan Ropang.

Menurut Asrarudin, Khusus untuk nomor 3 banyak perbedaan dengan paket lain. Paket Zul-Rohmi langsung datang menemui masyarakat. Doktor Zul sendiri selama ini diketahui masyarakat sebagai figur hebat, menjadi anggota DPR RI mewakili kampung orang.

Pernah mencalonkan diri menjadi calon gubernur di kampung orang. Hampir kalah yang punya kampung.

“Apalagi di kampungnya sendiri. Apalagi datang temui kita, saya tidak percaya kalau kita tidak menang. Kita pasti menang besar. Saya Ketua Zul-Rohmi Ropang mewakili masyarakat di sini. Tepat sudah yang kita pilih ini. Tidak salah kita dukung, yang diawali oleh TGB. Kalau tidak orang yang luar biasa, tidak mungkin dipilih oleh TGB,” ungkap Syamsudin.

Senada dengan apa yang disampaikan Asrarudin, tokoh Kecamatan Unter Iwes, Hasanuddin juga yakin Zul-Rohmi akan menang telak di kecamatannya. Itu setelah ia  melihat antusiasme warga Unter Iwes menyambut kedatangan Doktor Zul.

Di Desa Boak Unter Iwes, Doktor Zul blusukan keliling kampung diiringi kesenian ratib rabana.

“Masyarakat di sini sudah tidak asing dengan Doktor Zul. Beliau bangun UTS mahasiswanya dari seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswa asing. Perhatian Doktor bukan hanya terhadap Sumbawa dan NTB tapi juga untuk seluruh Indonesia bahkan ada mahasiswanya dari Thailand dan juga luar negeri. Jadi, Doktor ini ppwajib kita menangkan,” ujar Hasanuddin.

Menutup kunjungannya di Kecamatan Unter Iwes, Doktor Zul menyampaikan,  kedatangannya ke Lantung, Ropang, dan Unter Iwes untuk memastikan bahwa jangan sampai Zul-Rohmi menang di Lombok Timur, Menang di Lombok Utara, Menang di Lombok Barat, Menang di Dompu, Bima, dan Kota Bima, tapi kalah di Unter Iwes. Zul-Rohmi harus menang di Unter Iwes, Ropang dan Lantung bukan sekedar menang tapi harus menang mutlak.

“Allah sudah mengatur lewat invisible hand, kita satu-satunya calon gubernur dari Pulau Sumbawa. Kalau diibaratkan perlombaan, calon gubernur NTB sama-sama kuat. Dan yang menjadi pemenang dalam pemilihan gubernur kalkulasinya sederhana, dan penentunya adalah suara dari Pulau Sumbawa. Suhaili-Amin akan menang kalau Amin lebih besar suaranya dari Doktor Rohmi di Pulau Lombok. Ahyar-Mori juga akan menang kalau suara Mori lebih besar dari suara Doktor Rohmi. Begutu juga seterusnya. Pengalaman politik saya, kita cermat mengukur, insya Allah suara Sitti Rohmi di Pulau Lombok akan mendominasi dan kita akan menang besar juga di Pulau Sumbawa,” tutupnya.

Mei (*)




Presiden Bertemu Calon Pemimpin Terbaik Di Masa Depan

Presiden juga mengajak para pelajar untuk berani bercita-cita menjadi pemimpin terbaik di masa mendatang

MATARAM.lombokjournal.com — Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah pesan terkait kepemimpinan kepada para Ketua OSIS dari SMA berprestasi se-Indonesia, yang pagi ini, Kamis (03/05), berkumpul di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Sambil berdialog santai, Kepala Negara mendiskusikan syarat-syarat yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin.

“Menjadi pemimpin itu memang harusnya bisa memberikan semangat, memberikan dorongan, memberikan inspirasi, memberikan contoh, memberikan teladan, bisa mengayomi,” ujar Presiden kepada para pelajar.

Di samping itu, keberanian juga menjadi salah satu syarat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Mengingat banyaknya cobaan dan rintangan yang akan dihadapi di masa mendatang.

Untuk itulah, Presiden mengapresiasi dan mendukung para pelajar untuk mengikuti kegiatan ‘Kawah Kepemimpinan Pelajar Tahun 2018’ tersebut. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan tersebut, tertanam jiwa kepemimpinan bagi para pelajar yang turut serta.

“Anak-anak harus memiliki rasa kebanggaan terhadap negara dan bangsanya sehingga mereka dipertemukan dalam kawah candradimuka kepemimpinan pelajar tahun 2018 ini,” ucap Presiden.

Presiden juga mengajak para pelajar untuk berani bercita-cita menjadi pemimpin terbaik di masa mendatang.

“Yang ingin jadi bupati silakan, ingin jadi wali kota silakan, ingin jadi gubernur silakan, ingin jadi menteri silakan, ingin jadi pengusaha silakan, ingin jadi dokter silakan, ingin jadi presiden silakan,” tutur Presiden.

Sebelumnya, Presiden sempat mengajak 272 pelajar dari 34 provinsi tersebut untuk berkeliling Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Kesempatan tersebut digunakan Kepala Negara untuk menjelaskan aneka informasi seputar Istana Kepresidenan yang dibangun Gubernur Jenderal Baron van Imhoff pada tahun 1745.

“Saya juga cerita bahwa di istana ini kita memiliki 460 rusa, 13 ekor kambing, dan lain-lain. Saya jelaskan semua secara detail,” ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Me

(Sumber : Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

 




Konvoi Kelulusan Di KLU Berujung Maut

Korban meninggal mengalami luka di kepala, sememtara korban lainnya saat ini sudah dirawat di RSUD KLU

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Perayaan kelulusan SMA sederajat tahun ajaran 2017-2018 di Lombok Utara, memakan korban jiwa.

Satu orang siswa SMPN 1 Gangga, Sony Rosandia (15), warga Dusun Lekok, Desa Gondang Kecamatan Gangga, meninggal dunia.

Tiga siswa lainnya mengalami luka parah setelah mengalami kecelakaan saat mengikuti konvoi sepeda motor di Desa Dusun Tembobor Desa Medana Kecamatan Tanjung, sekitar pukul 11. 30 Wita, Kamis (3/5).

Kasat Lantas Polres Lombok Utara, Iptu Agus Pujianto mengatakan, kronologi kejadian berawal dari sebuah mobil grand Max dengan nomor polisi BH 9588 AR datang dari arah timur.

Setelah sampai di TKP mobil yang membawa 11 orang penumpang itu oleng ke arah kanan lalu membentur speda motor yang dikendarai korban dan sepeda motor lainnya yang datang dari arah barat.

“Korban meninggal mengalami luka di kepala, sememtara korban lainnya saat ini sudah dirawat di RSUD KLU, masing-masing Nijar Hakiki (15) yang merupakan teman boncengan korban, Fahril Husaini (16), dan Ajib Gunadi (16), semuanya warga Gangga,” katanya.

Semua barang bukti, lanjut Agus, kini sudah diamankan pihak kepolisian. Diantaranya speda motor Suzuki New DR 2689 QH, dan speda motor Honda jenis Vario DR 7149 HG.

“Untuk kerugian materialnya belum bisa ditaksir. Tapi barang buktinya sudah diamankan,” paparnya.

Sopir mobil pickup, Sahdi (43), mengaku ia dan rombongan hendak pulang menuju Lombok Tengah setelah mengambil bahan baku untuk hajatan 9 hari (Nyiwaq.red) dari Dangiang, Kecamatan Kayangan.

“Saya berusaha menghindari siswa yang konvoi, banting setir tapi oleng,” cetusnya.

Dua penumpang mobil pickup mengalami patah tulang dan luka robek, sementara penumpang lainnya hanya mengalami luka ringan. Semua korban berasal dari Kecamatan Janapria Lombok Tengah.

DNU