2000 Orang Hadiri Kampanye Dialogis Zul-Rohmi

Tim Pemenangan Zul-Rohmi tetap berkomitmen untuk menjalankan jadwal kampanye sesuai dengan aturan

lombokjournal.com —

MATARAM :  – Kampanye dialogis pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.,M.Sc. dan Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd dirangkai dengan tausiah, shalawatan, dan halalbihalal di Lapangan Bundar dan Lapangan Desa Keruak, Lombok Timur akan tetap mengacu aturan jumlah massa.

Acara ini mengundang relawan dan masyarakat sekitar 1500-2000 orang.

“Kami menyampaikan klarifikasi jumlah massa yang hadir dalam kampanye dialogis antara 1500-2000 orang sesuai dengan yang tertuang dalam PKPU Tahun 2017,” kata Ketua Divisi Kampanye Zul-Rohmi, Syawaluddin, Selasa ( 19/06 ) di Mataram .

Dijelaskannya, terkait pemberitaan sejumlah media, di nyatakan ada kesalahan dalam penyampaian dari panitia, khususnya menyangkut jumlah massa yang mencapai puluhan ribu orang.

Yang betul adalah baik Puja Syarma maupun Ustad Hadi diperkirakan digemari puluhan ribu orang.

“Dengan ini Tim Pemenangan Zul-Rohmi memastikan akan selektif memperhatikan jumlah massa tidak yang hadir dalam halalbihalal baik di Loteng maupun Lotim,” sambungnya.

Syawal menambahkan, dengan klarifikasi ini sekaligus menghapuskan beragam asumsi yang menyebut ada puluhan ribu massa hadir. Tim Pemenangan Zul-Rohmi tetap berkomitmen untuk menjalankan jadwal kampanye sesuai dengan aturan.

“Nanti di lokasi acara akan ada terop dan pembatas yang memungkinkan hanya diisi 1500-2000 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Athar mengatakan, jumlah massa tersebut akan sesuai dengan kapasitas terop yang disiapkan panitia. Dari pihak panitia tidak menyiapkan terop di luar kapasitas.

“Ya, nanti semua akan kumpul di dalam terop. Kita hanya pesan 10 terop, perkiraan menampung 1500-2000 orang,” katanya.

Me (*)




Puja Syarma dan Ustad Hadi, Setelah Shalawatan Di Loteng Akan Dilanjutkan di Desa Keruak

Dalam kesempatan Bulan Syawal, menjadi tanggung jawab moral bagi para pasangan calon yang akan berkontestasi di tingkat provinsi maupun kabupaten mengimbau pilkada damai

Persiapan panitia

ombokjournall.com —

LOMBOK TIMUR ––  Artis sekaligus qori asal Aceh, Puja Syarma bersama jebolan dai televisi swasta Ustad Hadi, setelah menggelar shalawatan di Lapangan Bundar, Lombok Tengah, Rabu sore besok ( 20/06), akan shalawatan di Keruak, Kecamatan Lombok Timur.

Acara shalawatan akan digelar di Lapangan Desa Keruak, Kamis lusa  (21/06), sejak  pukul 16.00 Wita. Shalawatan di Keruak rencananya  akan diisi tausiah oleh TGB HM Zainul Majdi.

Acara ini sekaligus menjadi ajang halalbihalal dengan warga Kecamatan Keruak dan sekitarnya.

“Sekaligus mengajak masyarakat terlibat pilkada secara bergembira. Jangan ada permusuhan,” kata Sekretaris Panitia Acara, Abdul Rajab kemarin.

“Beda pilihan kan biasa yang penting persaudaraan tetap kokoh,” sambungnya.

Kemasan acara, lanjut pria yang akrab disapa Cecep ini, lebih condong ke nuansa agamis. Mengingat saat ini masih dalam situasi Bulan Syawal. Acara sekaligus mengajak masyarakat bershalawat bersama.

“Kami mengundang masyarakat umum secara terbuka,” terangnya.

Dalam acara tausiah, halalbihalal, dan shalawatan nantinya menghadirkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 3 Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi).

Turut mengundang juga pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur nomor urut 4 H Syamsul Lutfi-H Najamuddin (FIDDIN).

“Pasangan Calon Gubernur-Wagub serta Calon Bupati-Wakil Bupati Lotim bisa dikatakan sekaligus sapaan pamungkas di masa kampanye untuk daerah Lombok Timur bagian selatan,” terangnya.

Ditambahkan, dalam kesempatan Bulan Syawal, menjadi tanggung jawab moral bagi para pasangan calon yang akan berkontestasi di tingkat provinsi maupun kabupaten mengimbau pilkada damai.

Selain itu para calon ini sekaligus memohon maaf bila ada hal yang kurang berkenan di masyarakat.

“Bila ada yang dirasa kurang di hati masyarakat, kesempatan untuk meminta maaf,” imbuhnya.

Kehadiran Puja Syarma dan Ustad Hadi ini, diharapkan bisa membuat gembira masyarakat Kecamatan Keruak dan sekitarnya.

Puja Syarma memiliki puluhan juta penggemar. Artis yang dikenal pertama melalui youtube ini memiliki suara yang indah. Lantunan shalawatnya banyak mengisi radio dan televisi.

Demikian pula Ustad Hadi, jebolan acara dai salah satu televisi swasta ini memiliki suara indah, disebut seperti suara Ustad Jefri Al Buchari alias Uje. Puja Syarma dan Ustad Hadi kerap menerima undangan menteri, kepala daerah, maupun tokoh nasional.

“Semoga ini menjadi kado lebaran bagi masyarakat Lombok Timur,” tukas Cecep.

Sementara itu, Penanggung Jawab Promosi Acara Ripaal Pahrurrozi mengatakan, untuk acara Puja Syarma dan Ustad Hadi di Desa Keruak sudah dipromosikan melalui radio, media cetak, maupun media sosial.

Harapannya gaung acara bisa meluas di Lombok Timur.

“Respon dari masyarakat cukup bagus, apalagi tahu acaranya shalawatan,” kata Ripaal.

Acara di Desa Keruak ini sekaligus membuktikan, bila untuk mendatangkan artis lokasinya tak harus di tengah kota. Semua daerah layak dan mampu menjadi lokasi acara artis.

“Panitia memilih Desa Keruak, tentu sudah dipertimbangkan dengan baik,” ucap Paal.

Me (*)




Sitti Rohmi dan Syamsul Luthfi Dampingi TGB Hadiri Halal Bihalal Bersama Keluarga Besarnya di Kampung Jawa Selong

TGB sapaan akrab TGH M  Zainul Majdi pada ratusan keluarga besarnya yang hadir saat itu mengungkapkan, rasa rindunya untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga yang ada di Cirebon, Jawa Barat

lombokjournal.com —

SELONG–LOMBOK TIMUR :   Tuan Guru Bajang (TGB) KH. Muhammad Zainul Majdi, MA didampingi  Sitti Rohmi dan Syamsul Luthfi  menghadiri acara Halal Bihalal dan silaturrahmi bersama keluarga besarnya di Kampung Jawa Kelurahan Sandubaya Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Senin (18/06).

Acara silaturrahmi dan Halal Bihalal yang juga diisi dengan tausyiah serta ziarah makam keluarga besar TGB KH Zainul Majdi ini, rutin dilakukan setiap tahun atau beberapa hari setelah lebaran Idul Fithri.

“Ini merupakan kegiatan tahunan kita dari keturunan TGB yang masuk dalam silsilah H. Moh. Saleh. Jadi, kita semua berkumpul disini setiap tahun,” kata Ketua Panitia Silaturrahmi Keluarga TGB, H. Saiful Bachri Hasan sebelum membuka acara yang dihadiri ratusan keluarga keturunan TGB.

Pada kesempatan itu, H. Saiful Bachri Hasan menuturkan, pernah berkunjung ke keluarga keturunan H. Muhammad Saleh di Jambe, Cirebon beberapa waktu lalu.

Kunjungannya tersebut untuk mencari dan menelusuri silsilah keturunan H. Moh. Syafi’i asal Cirebon, Jawa Barat yang ditangkap pada masa penjajahan Belanda. H. Moch. Syafi’i merupakan anak paling bungsu dari H Moh. Saleh yang kini banyak tinggal di Kampung Jawa Selong, Lombok Timur.

Halal Bihalal keluarga besar TGB Zainul Majdi di Kampung Jawa Selong, Lombok Timur

  1. Muhammad Syafi’i dalam perjalannya dibuang ke Surabaya dan menikah disana dengan keturunan asal Banyuwangi. Setelah itu, H. Muhammad Syafi’i sampai di Ampenan, Mataram.
  2. Muhammad Saleh juga memiliki putra sulung yakni H. Nawawi yang memiliki 5 orang anak, salah satunya adalah Ummi Hj. Johariyah yang kemudian menikah dengan Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pendiri NWDI, NBDI dan NW.

Salah seorang putri HM Syafi’i yakni Hj. Syukriati menikah dengan TGH Yusuf Makmun.

Salah seorang putri Almagfurulahu Maulana Syeikh yakni Ummi Hajjah Sitti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid menikah dengan HM. Jalaluddin, dan memiliki beberapa anak di antaranya Ummi Hj. Sitti Rohmi Djalilah, HM Syamsul Luthfi dan TGB H. Muhammad Zainul Majdi.

“Dari sepenggal silsilah ini sudah jelas bahwa TGB bukan hanya berasal dari NTB, tetapi juga sudah ada titisan darah Jawa, yakni Cirebon,” papar H. Saiful Bachri, seraya menambahkan Keluarga Besar TGB yang berada di Kampung Jawa Selong merupakan garis keturunan dari H. Muhammad Saleh.

Tausiah TGB

Sementara itu, TGB KH. Zainul Majdi dalam tausyiah singkatnya mengharapkan seluruh keturunannya seperti bangunan yang  kokoh dan  terus berdiri tegak, yang satu sama lainnya saling menguatkan, dan saling memperkokoh hingga tidak bisa digoyahkan.

“Setiap bagian dari bangunan-bangunan tersebut harus klik, harus saling menguatkan. Dan silaturrahmi seperti ini merupakan lem perekat sosial yang paling kuat dan sangat dimuliakan oleh Allah SWT,” ujar TGB Zainul Majdi.

Gubernur NTB dua periode itu juga menyerukan agar seluruh keluarga besarnya tetap istiqomah dan selalu mengamalkan kalimat “sakti” yang diwariskan oleh Rasulullah SAW yang akan membawa keselamatan baik di dunia maupun di akhirat.

“Kalimat Sakti itu adalah, lafaz “Laailaha illalloh, Muhammadurrosulullah” artinya Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad itu adalah utusan Allah,” kata TGB Zainul Majdi.

TGB sapaan akrab TGH M  Zainul Majdi pada ratusan keluarga besarnya yang hadir saat itu juga mengungkapkan rasa rindunya untuk bertemu dan berkumpul dengan keluarga yang ada di Cirebon, Jawa Barat.

“Saya secara pribadi juga sangat merindukan untuk berkumpul dan bersilaturrahmi seperti ini dengan keluarga yang ada di Jawa. Mudah-mudahan suatu saat nanti ada kesempatan untuk kita berkumpul bersama seperti ini,” kata Zainul Majdi.

Diakuinya, bersama Tim Pencari Fakta Silsilah keturunan TGB H. Saiful Bachri Hasan pernah bertemu dengan sekitar 20 orang keluarganya di Indramayu, dan saat pertemuan itu TGB merasa terharu dan sangat merasakan ikatan kasih sayang yang begitu mendalam.

Usai Tausyiah, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal dan ziarah makam keluarga yang berada di Kampung Jawa atau belakang pendopo Bupati Lombok Timur.

Me (*)




Ini Tanggapan Seputar Pro Kontra Hasil Survey Yang Memenangkan Zul-Rohmi

Jika kondisi (hasil survey OMI) saat ini tetap bertahan sampai hari pencoblosan, Miftah berkeyakinan Zul-Rohmi akan menjadi pemenang pada Pilgub NTB 27 Juni 2018 mendatang

Direktur OMI, Miftahul Arzak

lombokjournal.com —

SUMBAWA BESAR  :  Hasil survey Olat Maras Institute (OMI) yang memenangkan pasangan calon (Paslon)  Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi), dengan perolehan suara  di posisi tertinggi (28 persen ) yang dirilis belum lama ini, mendapat tanggapan pro dan ontra.

Survey OMI pada rentang waktu 3–12 Juni 2018 menempatkan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) di posisi teratas.

Menguntit di belakangnya, pasangan calon H. Moh. Suhaili Fadhil Thohir SH—Muh. Amin SH M.Si (Suhaili—Amin) 21,6 %, H. Ahyar Abduh—H. Mori Hanafi (Ahyar—Mori) 17,7 % dan H. Moch. Ali Bin Dachlan—TGH Lalu Gede Sakti MA (Ali—Sakti) memperoleh 12,6 %, serta tidak menjawab 20,1 %.

Bagi yang pro menilai survey itu sesuai fakta lapangan dengan melihat ikhtiar Zul-Rohmi yang melakukan gerakan sangat massif. Pasangan bernomor urut 3 yang didukung PKS dan Demokrat ini turun langsung menemui masyarakat hingga pelosok.

Sedangkan yang kontra menilai, hasil survey tersebut membuat kegaduhan dan memunculkan gejolak di tengah masyarakat. Mereka juga menuding hasil survey kecenderungan untuk memenangkan calon tertentu.

Bahkan ada yang meragukan hasil survey tersebut.

Terhadap kontra ini, Direktur OMI, Miftahul Arzak, S.Ikom., MA memberikan tanggapan.

Dalam jumpa persnya, Minggu (17/06), Miftah peneliti yang juga Dosen ini disapa, menegaskan, kegiatan yang dilakukan lembaganya adalah akademik penelitian, bukan kegiatan politis untuk memenangkan salah satu paslon sebagaimana tudingan berbagai.

OMI merupakan kumpulan dosen, peneliti, praktisi penelitian dan lembaga survey baik dari UTS, IISBUD dan UNRAM yang melakukan survey persoalan sosial, ekonomi dan kebudayaan di NTB. Kebetulan momentumnya Pilkada, OMI pun menjadikan bagian penelitiannya terhadap elektabilitas pasangan calon Pilgub NTB.

“Jadi banyak yang kami teliti, tidak semata-mata elektabilitas calon,” ungkapnya.

Miftah juga menekankan, dalam setiap penelitian yang dilakukan OMI memiliki etika penelitian, tidak ada rekayasa atau angka hasil survey yang diubah-ubah. Sebab menurutnya, survey yang dirilisnya menyangkut kebutuhan public dan kredibilitas lembaga.

Para peneliti di OMI cukup berkompeten dan bersertifikasi. Mereka telah mengikuti berbagai pelatihan survey baik di UI, LIPI maupun Kemenristek Dikti.

“Memang dasarnya ini survey penelitian dan bermetodologi. Unsur yang kami lakukan adalah akademik penelitian. Jadi hasil yang kami rilis tidak bermaksud membuat kegaduhan, gejolak apalagi cenderung mengarah atau memenangkan calon tertentu,” jelasnya.

Hanya kebetulan saja hasil survey menempatkan Pasangan Zul Rohmi unggul dari calon lain. Ketika hasilnya memenangkan calon selain Zul Rohmi, tetap akan dipublis.

“Jika mau kami mempersilakan lembaga penelitian lain melakukan survey seperti kami dan menggunakan metode yang sama (Multistage Random Sampling). Saya berani berkeyakinan hasilnya akan sama seperti hasil yang dirilis OMI. Saya siap mempertanggungjawabkan hasil survey OMI ini secara metodologis,” paparnya.

Bahkan jika kondisi (hasil survey OMI) saat ini tetap bertahan sampai hari pencoblosan, Miftah berkeyakinan Zul-Rohmi akan menjadi pemenang pada Pilgub NTB 27 Juni 2018 mendatang. Hasil survey OMI hari ini adalah final. Artinya hasil survey tersebut kecenderungannya terjadi pada 27 Juni nanti.

Sementara Ketua Metodologi OMI, Yadi Satriadi S.Ikom mengatakan, fenomena survey ini cukup menarik, karena mengungkap sebuah kebenaran berdasarkan metodologis. Diakui Yadi, banyak respon yang muncul baik pro maupun kontra dari hasil survey terbaru yang dirilis OMI.

Ia memaklumi hal itu sebab masalah pro dan kontra dalam menerima sebuah kebenaran sudah terjadi sejak zaman para nabi dan Rasullullah. Kitab suci yang diturunkan Allah yang sudah pasti kebenarannya saja, tidak semua manusia mengikuti dan mengakuinya. Apalagi hasil survey yang notabene buatan manusia.

Namun Yadi memastikan angka dari hasil survey dilakukannya (OMI) benar-benar berlandaskan etika sebagai seorang peneliti. Tidak ada angka-angka yang dirubah dalam menyampaikan hasil survey. Masalah survey terkait dengan populasi dan sampel.

Yang menjadi populasi dalam survey ini adalah DPT se-NTB yang diperoleh OMI dari KPU Propinsi NTB yang mencapai sekitar 3 juta lebih pemilih. Sampel dari populasi ini ditemukan 1.200.

“Kita ibaratkan sampel dengan semangkuk atau sedandang soto.  Untuk mengetahui soto ini enak, sudah pas atau tidak, kita tidak perlu makan satu dandang soto, cukup kita cicipi satu sendoknya saja sudah merepresentasikan bagaimana soto itu enak atau tidak. Rasa soto ini bisa pas ketika campurannya diolah secara benar dengan porsi yang pas. Kalau kebanyakan garam terlalu asin, kebanyakan gula terlalu manis. Makanya bumbu yang ada ini kita aduk agar sebarannya merata. Begitulah dengan sampel tadi, kami racik tentunya dengan menggunakan rumus yang ada,” bebernya.

Kembali ditegaskan Yadi, rilis hasil survey OMI ini tidak mewakili siapapun dan calon manapun. Hanya kebetulan hasil survey itu memenangkan Zul Rohmi.

“Sekali lagi kami katakan, semua ini berdasarkan metodologi,” pungkasnya.

Me (*)




TGB dan Artis Youtuber Ramaikan Halalbihalal di Loteng

Tak seperti pasangan lain yang mengundang artis, berjoget, dan hura-hura, pasangan Zul-Rohmi ingin kesempatan Bulan Syawal untuk tausiah, halal bi halal, dan shalawatan.

lombokjournal.com —

MATARAM :  Bulan Syawal tahun ini, masyarakat Lombok Tengah mendapat kejutan. ,

Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi akan mengisi tausiah halalbihalal, Rabu, 20 Juni pukul 16.00 Wita, di Lapangan Bundar, Praya.

Acara kian meriah dengan hadirnya qariah sekaligus artis pelantun shalawat asal Aceh Puja Syarma. Tidak sendiri, Puja Syarma akan ditemani Ustad Hadi.

Ketua Panitia Acara Lalu Athar Fath Salim mengatakan, dalam suasana syawal Calon Pasangan Gubernur dan Wagub NTB nomor urut 3 Dr Dzulkieflimansyah-Dr Sitti Rohmi Djalila (Zul-Rohmi) ingin mengisi dengan kegiatan yang baik, yaitu halalbihalal, tausiah, dan shalawat.

“Kita berkumpul menimba ilmu dan bershalawat bersama. Tausiah diisi oleh Tuan Guru Bajang,” katanya, Minggu (17/06)

Athar menyebut, momentum syawal memang tepat untuk bermaaf-maafan dengan masyarakat. Tausiah yang disampaikan TGB berkaitan dengan pesta demokrasi yang akan dihadapi.

“Ya, harapannya supaya kita saling bergandengan. Beda pilihan tapi tetap saudara,” sambungnya.

Untuk shalawatan sendiri, lanjut Athar, akan diisi oleh Puja Syarma dan Ustad Hadi, artis youtuber yang memiliki subcribes puluhan juta. Dengan shalawat bersama diharapkan suasana kebatinan masyarakat semakin dingin.

“Sembari berdoa semoga semoga pilkada berjalan penuh bahagia,” imbuhnya.

Ketua Tim Pemenangan Zul-Rohmi Syawaluddin mengatakan, Zul-Rohmi ingin beda dalam menutup masa kampanye. Tak seperti pasangan lain yang mengundang artis, berjoget, dan hura-hura, pasangan Zul-Rohmi ingin kesempatan Bulan Syawal untuk tausiah, halal bi halal, dan shalawatan.

“Mari masyarakat Lombok Tengah dan sekitarnya meramaikan acara ini,” katanya.

Syawal menyebut, acara di Lapangan Bundar, Lombok Tengah ini diperkirakan dihadiri sekitar 1500 orang. Masyarakat yang datang ini karena ingin mendengarkan tausiah dan shalawat.

“Acara yang positif ini harus didukung semua pihak. Mewujudkan pilkada yang sehat,” tukasnya.

Me (*)




Penumpang Melalui  Lombok Internasional Airport Naik 9 Persen

Manajemen LIA mengantisipasi lonjakan penumpang serta meningkatkan  layanan

PRAYA .lombokjournal.com —  Lombok International Airport (LIA) atau Bandara internasional Lombok mencatat kenaikan jumlah penumpang hingga H Lebaran sebesar 104.569 penumpang.

Ini berarti ada kenaikan  sebesar 9 persen dibandingkan tahun 2017. Sedangkan untuk pergerakan pesawat tercacat sebanyak 918 pesawat atau mengalami kenaikan sebesar 11.6 persen.

“Jika dilihat realisasi kepadatan penumpang pada arus mudik terjadi pada H-4 yaitu tanggal 11 juni 2018, sebanyak 12.769 penumpang. Dan H-1 tanggal 14 Juni 2018 sebanyak 12.565 penumpang.

Secara total hingga hari H lebaran lonjakan penumpang telah mencapai 9 persen.

“Kami tentunya berharap ini berdampak pada kemajuan Lombok baik pariwisata maupun ekonomi ,” ujar I Gusti Ngurah Ardita General Manager LIA.

Berdasarkan Informasi humas Lombok International Airport, kini bandara telah mengoperasikan selasar, pick up dan drop zone pada tanggal 7 Juni 2018.

Ini merupakan upaya dari Manajemen LIA  sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang serta peningkatan pelayanan dan fasilitas.

AYA




Dekatkan Dengan Masyarakat, Keluarga Besar TGB Buka Open House

Open House ini juga dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang hadir untuk berfoto, bersama TGB juga paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Fiddin) dan Calon Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah serta para ulama yang hadir

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR :  Ribuan masa masyarakat dari segala penjuru daerah, datang silih berganti di kediaman Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi, Desa Gelang Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur pada Sabtu (16/06).

Moment open house Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1439H, menjadi ruang silaturahmi bagi keluarga besar TGB dengan masyarakat.

“Di hari ke 2 Syawal 1439 H ini, saya dan keluarga kembali bisa mengadakan open house yang dipusatkan di kediaman pribadi adinda Tuan Guru Bajang Dr. Muhammad Zainul Majdi, MA Pancor Lombok Timur NTB,” ucap Sitti Rohmi Djalilah kakak TGB saat dikonfirmasi.

Sitti Rohmi yang merupakan Wakil Calon Gubernur NTB ini juga mengatakan, open house ini menjadi kegiatan rutin untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat. Menjalin silaturahmi yang baik sekaligus menghimpun harapan masyarakat tentang NTB periode setelah TGB berikutnya.

“Open house ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan sebagai upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat. Alhamdulillah, tiap tahun masyarakat yang hadir selalu terlihat antusias berdatangan dari berbagai Desa dan Dusun di NTB,” katanya.

Menurut pantauan lokasi, pintu kediaman TGB tetap terbuka lebar menyambut kedatangan warga masyarakat yang bersilaturahmi dengan tertib sejak pukul 08:00 wita pagi tadi.

Bahkan sejumlah ulama yang datang juga tak lepas dari perhatian dan sambutan masyarakat untuk bersalaman langsung. Tampak dilokasi pasangan Calon Bupati Lombok Timur Syamsul Luthfi yang merupakan kakak dari TGB, juga datang bersama pasangan Wakilnya Najamuddin Mustafa.

Tak hanya bersalaman, Open House ini juga dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang hadir untuk berfoto, bersama TGB juga paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Fiddin) dan Calon Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah serta para ulama yang hadir.

Open House silaturahmi Lebaran ini, merupakan yang kedua digelar TGB setelah sebelumnya membuka silaturahmi/ open house di Islamic Center usai melaksanakan sholat Idul Fitri di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Dalam kesempatan ini, silaturahmi digelar dengan dua tahap yakni TGB juga sekaligus menggelar rapat terbatas bersama para ulama yang datang.

Me




Lomba Pukul Bedug Pemprov NTB, Pecahkan Rekor Muri

Tema Semarak Takbir 1000 Bedug itu merupakan rangkaian pesona khazanah ramadhan 2018

MATARAN.lombokjournal.com —,

Pemerintah Provinsi NTB berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Lomba memukul bedug, Kamis malam (14/06/2018).

Kegiatan yang mengusung Tema Semarak Takbir 1000 Bedug itu merupakan rangkaian pesona khazanah ramadhan 2018. Penghargaan tersebut diserahkan Perwakilan Museum Rekor Indonesia kepada Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi.

Pemprov NTB sukses memecahkan rekor itu karena mampu menghadirkan katagori peserta terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu sekitar 1000 bedug dijejer sepanjang Jalan Langko hingga Pejanggik. Mulai Islamic Center NTB hingga depan kantor Gubernur.

Bedug itu ditabuh oleh para remaja masjid dari Kota Mataram. Pawai Takbir Idul Fitri 2018 di NTB terasa semarak dan spektakuler. Acara tersebut dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, ditandai dengan pemukulan bedug.

Gubernur yang akrab disapa sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan harapannya di hadapan ribuan peserta yang hadir. Yaitu, kegiatan tersebut dapat berlangsung aman dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak.

“Semoga kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT,” harap TGB. Hadir saat itu Kapolda, Brigjen Pol. Achmat Juri, Sekda NTB, Pjs. Walikota Mataram, Mohan Roliskana dan para pejabat lingkup Pemprov. NTB. Bahkan ribuan orang tumpah ruah meramaikan suasana kegiatan tersebut.

Rr/Humas NTB




Sitti Rohmi Ingatkan Makan Sehat di Hari Lebaran

Para orang tua diingatkan, agar tetap bisa menata pola makan yang sehat pada lebaran

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR ;   Calon Wakil Gbernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan masyarakat NTB untuk menjaga pola makan saat lebaran.

Usai menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, kata Rohmi, saat yang membahagiakan adalah merayakan hari raya Idul Fitri dan berkumpul bersama keluarga.

“Namun ingat, agar tetap sehat harus menata pola makan saat merayakan lebaran,” kata Rohmi di Lombok Timur, NTB, Kamis (14/06).

Kakak kandung Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi itu menilai, lebaran biasanya identik dengan suguhan makanan yang mengundang selera. Mulai makanan yang bersantan, dan berlemak, hingga makanan yang berisiko terhadap kesehatan, misalnya makanan dengan bahan pengawet.

“Jangan sampai momen bahagia justru mengundang penyakit. Mengkonsumsi makan berlebihan, misalnya makanan bersantan dan penuh lemak bisa berakibat tidak baik bagi kesehatan,” lanjut Rohmi.

Rohmi menganjurkan agar orang tua tetap bisa menata pola makan yang sehat pada lebaran.

“Kalau toh kita suka makanan yang cenderung kaya akan lemak dan kolesterol, ada baiknya orang tua melengkapinya dengan menata pola makan dengan gizi seimbang,” kata dia

Rohmi mengajak masyarakat NTB menerapkan tiga rumus sehat usai bulan suci Ramadhan. Pertama, agar tetap sehat harus mengendalikan nafsu makan.

“Makanlah sesuai kebutuhan kalori harian tubuh kita,” ucapnya.

Ia menyampaikan tips, sebaiknya masyarakat makan dahulu seperti makan buah-buahan sebelum berangkat salat Ied.  Misalnya, makan satu buah apel beserta kulitnya, buah-buahan kaya air lainnya, seperti semangka, melon, atau pepaya.

Selain itu, buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.

Rumus sehat kedua ialah makan sesuai jadwal seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap tiga kali sehari –sarapan, makan siang, makan malam– dan boleh diselingi snack yang mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

“Pilihlah makanan yang disukai, yang penting mempertimbangkan kandungan gizinya. Sebisa mungkin hindarilah makanan terlalu pedas dan terlalu asam, sebab bisa meningkatkan kadar asam lambung,” ungkap Rohmi.

Rumus sehat ketiga, adalah bersilaturahim dengan yang  cara sehat, yaitu berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh. Atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi agar berkesempatan berjalan kaki.

Dan, yang tak kalah penting, Rohmi menganjurkan dalam momen silaturahim di hari lebaran perbanyaklah senyum.

“Kita tak memerlukan biaya untuk memperbanyak senyum. Banyak senyum, banyak manfaat kita peroleh. Senyuman merangsang keluarnya hormon endorphin. Hormon itu mampu menciptakaan perasaan bahagia,” kata Rohmi menegaskan.

Me (*)

 




Sitti Rohmi Sambangi Posko Mudik Zul Rohmi-Fiddin 

Posko mudik menjadi sarana yang efektif mengenalkan diri kepada masyarakat NTB, mengingat selama ini mereka yang berada di luar NTB mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya

Buka puasa, pijat hingga wifi gratis

lombokjournal.com –

LOMBOK TIMUR :    Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), No 3,  Sitti Rohmi Djalilah, menyambangi posko mudik Zul Rohmi – Fiddin di Labuan kayangan dan depan POM Bensin Lenek Lombok Timur,  Rabu siang (13/06) kemarin.

Posko mudik Zul-Rohmi – Fiddin  merupakan bentuk wujud kepedulian pasangan yang diusung PKS-  Demokrat dan  Demokrat – PKB ( Fiddin)  dalam membantu perjalanan mudik masyarakat NTB.

Terdapat dua lokasi posko mudik Zul-Rohmi- Fiddin , Labuan Kayangan  dan Lenek  Lombok Timur, yang mulai beroperasi sejak Selasa (12/06). Beragam fasilitas menarik tersedia di posko mudik ini, mulai dari hidangan berbuka puasa hingga fasilitas pijat dan juga wifi gratis.

Posko mudik yang digalang para relawan merupakan inisiasi dari Sitti Rohmi yang memiliki sejumlah pengalaman dalam prosesi mudik.

Menurut Rohmi, posko mudik di NTB belum begitu banyak tersebar, padahal jumlah pemudik di NTB cukup banyak, baik pemudik dari luar daerah atau luar negeri, maupun pemudik skala lokal, dari Pulau Lombok menuju Pulau Sumbawa maupun sebaliknya.

“Kan banyak saudara-saudara kita dari Pulau Sumbawa yang tinggal di Lombok mudik ramai-ramai menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, itu yang perlu kita bantu. Begitu juga warga Lombok yang tinggal di Pulau Sumbawa dan melaksanakan mudik,”katanya.

Dalam kunjungannya ke posko mudik, Rektor Universitas Hamzanwadi itu memeriksa sejumlah fasilitas yang ada di posko mudik, baik dari segi ketersediaan kursi, hingga kebersihan.

Rohmi berharap posko mudik ini menjadi medium yang tepat dalam merajut tali silaturahmi antara masyarakat sekitar dengan para pemudik.

Ia menjelaskan, lokasi posko mudik yang ditempatkan di Pelabuhan Kayangan dan Lenek lantaran kedua wilayah ini menjadi titik utama strategis yang kerap dilalui pemudik.

Menurut Rohmi, posko mudik menjadi sarana yang efektif dalam mengenalkan diri kepada masyarakat NTB. Hal ini perlu dilakukan mengingat selama ini mereka yang berada di luar NTB mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya.

“Mereka (para pemudik) juga warga kita, jadi seyogyanya ya kita juga harus kenalkan diri kita kepada mereka,” kata Sitti  Rohmi

Rohmi menambahkan, masukan dan saran dari para pemudik sangat berharga bagi dia dalam membangun NTB ke depan jika terpilih. Pasalnya, para pemudik bisa memberikan gambaran tentang keunggulan dan kekurangan daerah tempat mereka bekerja atau menuntut ilmu yang bisa menjadi bahan dalam membangun NTB.

Kunjungan Rohmi mengejutkan sejumlah pemudik yang sedang bersantai di posko mudik.

Tanpa sekat, Rohmi berdialog dengan para pemudik tentang aktivitas dan tujuan mudiknya. Rohmi berpesan, para pemudik tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan mematuhi setiap rambu lalu lintas.

Me (*)