Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Resmi KPUD NTB

Kemungkinan hasil resmi disampaikan tanggal 9 Juli

MATARAM.lombokjournal.com  — Beredarnya  berbagai quick count (hitung cepat) hasil Pemilihan Kepala daerah NTB, yang menimbulkan kesimpang siuran masyarakat, mmendapat tanggapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah NTB.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Aksar Ansari meminta masyarakat NTB percaya, dan bersabar menunggu hasil resmi dari KPUD NTB terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Aksar menyampaikan, KPU secara berjenjang setelah melaksanakan pemungutan dan penghitungan di TPS, mulai hari ini sampai lusa melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota. Untuk di tingkat provinsi dilakukan pada 7-9 Juli.

“Jadi kemungkinannya kita mengetahui hasil resmi tanggal 9 Juli 2018,” katanya, Rabu (28/06)

Ia menegaskan, KPUD NTB tidak berurusan dengan hasil  quick count atau hitung cepat yang dilakukan lembaga survei apa pun. Aksar menilai, hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei tidak boleh dijadikan acuan, rujukan, atau pegangan karena tidak bisa digunakan untuk menetapkan hasil pilkada 2018.

“Kami (KPUD NTB) tidak berkaitan dan tidak memiliki tanggung jawab apa pun, karena kami tidak akan pernah merujuk hasil hitung cepat (untuk penetapan resmi),” tegas Aksar.

 

AYA




Menang Versi Quick Count LSI Denny JA, Zul Bersyukur Rohmi Ucapkan Istighfar

Dr Zul bersyukur dan berharap hasil hitung cepat ini juga dapat terwujud dalam real count nantinya

lombokjournal.com —

MATARAM :   Pasangan nomor urut tiga, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) menyampaikan pernyataannya terkait hasil hitung cepat (quick count) versi LSI Denny JA, yang memenangkan pasangan ini dalam Pilgub NTB.

Dr Zul menghaturkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh pihak, baik dari penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, media, dan juga masyarakat yang telah menjaga prosesi pilkada berjalan sejuk dan lancar.

“Alhamdulilah, terima kasih kepada seluruh pihak yang sangat menentukan, pilkada menjadi sejuk, dan tidak penuh dengan hal-hal yang panas menyengat,” katanya, Rabu malam (27/06) di kediaman Tuan Guru Bajang (TGB) di Lombok Timur.

Dr Zul juga menyampaikan terima kasihnya kepada keluarga, partai politik pengusung, relawan, dan juga para kandidat lain atas kompetisi yang berjalan ini. Ia menganggap calon lain merupakan sahabatnya.

Terkait hasil hitung cepat, Dr Zul bersyukur dan berharap hasil hitung cepat ini juga dapat terwujud dalam real count nantinya.

“Semoga hasil quick countini betul-betul nyata dalam real count nantinya,” kata Dr Zul

Sementara Rohmi mengaku langsung  mengucapkan istigfar begitu tahu ia dan Dr Zul unggul dalam hitung cepat.

“Lihat hasil quick count, pertama yang tercetus tentunya mohon ampun, astagfirullahaladzim pada Allah SWT,” ujarnya

Rohmi menilai apabila hasil ini benar-benar terealisasi, ia dan Dr Zul mendapat sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara baik ke depan.

“Mohon doa seluruh masyarakat NTB, semoga proses ini akan berjalan lancar sampai nanti selesai,” katanya.

Me (*)




Rohmi dan Keluarganya Ke TPS Dengan Kawalan Relawan Jilbab Ijo

Cawagub nomor tiga ini memang banyak digemari kaum perempuan, karena Rohmi satu-satunya representasi perempuan pada Pilgub 2018

Rohmi di TPS

lombokjournal.com —

LOMBOK TIMUR — Calon Wakil Gubernur nomor urut 3 Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah, menuju tempat pemungutan suara (TPS) dengan kawalan Relawan Jilbab Ijo.

Puluhan relawan tersebut tak henti memberi smangat pada Rohmi. Di TPS 01 Rakam, Kelurahan Rakam, Lombok Timur, Ummi Rohmi didampingi suami, H Khairul Rizal dan keluarga.

Berangkat dari kediaman sekitar pukul 09.00 Wita. Rohmi yang tampil dengan jilbab hijau terlihat sumringah.

Mengantri sekitar 15 menit, Rohmi bersama suami masuk ke bilik suara, Rohmi menunjukkan jari yang diberi tinta. Tanda sudah menggunakan hak pilih.

“Saya sudah ya, ayo yang belum segera gunakan hak pilih,” katanya, Rabu (27/06).

“Saya dan keluarga sangat bersyukur dapat menjalankan hak pilih dengan baik tanpa kendala apapun. Kami berterima kasih kepada penyelenggara pemilu semua proses berjalan dengan baik dan lancer,” sambungnya.

Dari informasi yang dihimpun dari warga sekitar TPS di Rakam, diperkirakan suara paslon gubernur nomor 3 akan menguasai. Hal tersebut terlihat dari penuturan sejumlah warga yang usai mencoblos.

“Insya Alloh jilbab ijo,” kata seorang ibu.

Cawagub nomor tiga ini memang banyak digemari kaum perempuan. Pasalnya, Rohmi satu-satunya representasi perempuan pada Pilgub 2018.

Dari program yang disampaikan, Rohmi cukup getol menyampaikan keberpihakan pada kaum ibu. Bahkan dalam dua kali debat, Rohmi secara tegas menyebut akan banyak memberi ruang bagi kaum perempuan di NTB. Baik dari birokrasi, perekonomian, maupun sektor industri lainnya.

Sebelum ke TPS, Cawagub Hj Sitti Rohmi Djalilah, berkumpul dahulu dengan keluarga. Tampak Ummi Rauhun, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi, serta calon Bupati Lombok Timur H Syamsul Lutfi.

Hanya saja, ketiganya tidak satu TPS dengan Rohmi. Mereka ke TPS di Terminal Gelang, Lombok Timur.

Untuk diketahui, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah adalah kakak dari Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Satu-satunya perwakilan perempuan dari empat calon yang ikut Pilgub NTB. Rohmi mendampingi Dr Zulkieflimansyah.

Paket yang akrab disebut Zul-Rohmi ini diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Me/AYA (*)




Tim Pemenangan Suhaili-Amin Optimis Unggul Dari Paslon Lainnya

Menurut hasil beberapa lembaga survei, paslon Suhaili-Amin jauh lebih berpeluang dengan perolehan 44 persen  untuk hari ini

Lalu Fatahilah Prawiranegara

MATARAM.lombokjournal.com – Sehari jelang hari pencoblosan, suara optimis muncul dari tim pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur, Suhaili-Amin.

Lalu Fatahilah Prawira Negara, salah seorang anggota inti tim pemenangan Suhaili-Amin mengungkapkan,  dengan kerja politik setahun terakhir, HM suhaili dan HM Amin telah menunjukkan kenaikan signifikan dalam elektabilitas seperti ditunjukkkan beberapa hasil lembaga survei.

“Kerja efektif efisien yang diterapkan tim Suhaili-Amin, dalam strategi pemenangan merupakan kunci kemenangan dalam pilgub 2018,” tegasnya.

Menurut dokter gigi muda yang memilih aktif di politik ini, untuk memenangkan calon ia membeberkan cara terbaik yang telah dilakukan tim pemenangan Suhaili-Ammin.  Di antaranya mengajari pemilih mencoblos dengan menggunakan alat peraga sesuai aturan

Fatah mengharapkan trimnya menghindari banyak bercanda. Sebaliknya diinstruksikan semua angota tim dan pendukungnya memperbanyak kerja politik, turun ke basis, menngunjungi sanak family, handaitolan, kerabat, rekan-rekan.

“Dan targetkan diri bertemu minimal 100 orang per hari,” ujar Fatah.

Ia juga menganjurkan para pendukung Suhaili-Amin mensosialisasikan secaa masig, baik melalui media sosial maupun grup WA. “Tentu jangan lupa banyak berdoanya” ujarnya sungguh-sungguh.

Suhaiili-Amin Unggul

Lebih jauh, Fatah yang saat ini menjadi Ketua Seknas Pemenangan Jokowi NTB itu, membeberkan hasil dari lembaga survei dari masing-masing paslon.

Dari SDI; pasangan calon (paslon) nomor 1 berada pada urutan pertama. Dan dari POLMRK, paslon nomor 1 pada urutan ke dua. Sedang OMI; paslon 1 pada urutan ke dua.

Merupakan cara terbaik dan ilmiah mengkaji trend paslon nomor 1 Suhaili-Amin, maka jika kita lihat dengan konsistennya lembaga survei yang ada, Suhaili-Amin mempunyai rating persentase berturut-turut sesuai lembaga survei tadi;

  • SDI 26 ppersen
  • Polmark 18 persen
  • OMI 18 persen

Menurut Fatah, jika dirata-rata maka peluang kemenangan paslon nomor 1 berada pada 44 persen  kemenangan, setelah hasil survey dijumlah dan di bagi 3.

Lebih lanjut, Fatah menyimpulkan dari angka-angka hasil survey tersebut. Jika dari 4 calon yang ada rata dari 100 persen dibagi 4 maka hasilnya 25 persen,modal untuk semua calon.

Tapi dari perkembangan 1 tahun kerja politik yang ada, dan menurut hasil survei tadi paslon 1 jauh lebih berpeluang dengan perolehan 44 persen  untuk hari ini.

Maka, diprediksikan jka tidak meleset hasil pilgub esok tanggal 27 Juni 2018 akan seperti ini:

  1. Suhaili-Amin
  2. Ahyar-Mori
  3. Ali-Sakti
  4. Zul-Rohmi

“Siapun yang menang, itulah pilihan terbaik masyarakat,” kata Fatah.

Rr

 

 




TGB, Dinilai Sebagai  Tokoh Lokal Berkapasitas Nasional

Di kawasan Mandalika, Lombok Tengahi akan dibangun hotel berkapasitas 10 ribu kamar, yang mampu menyerap tenaga kerja hingga 500 ribu orang. Dan semuanya anak- anak NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) adalah sosok yang berhasil membangun NTB.  Bahkan TGB dinilai sebagai tokoh lokal yang memiliki kapasitas kepemimpinan nasional.D

Hal itu ditegaskan Pempinan Redaksi, The Jakarta Post, Nezar Patria saat diwawancara usai menerima kunjungan Gubernur NTB di Kantor Redaksi The Jakarta Post, di Jakarta, Senin (25/06).

Nezar Patria menyampaikan, indikator keberhasilan Gubernur TGB membangun daerah NTB terlihat dari pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat serta kehidupan sosial masyarakat yang bersama pemerintah membangun daerah.

“NTB, sepuluh tahun terakhir, kita bisa menyaksikan pertumbuhan-pertumbuhan yang sangat signifikan. Baik dari ekonomi, sosial, budaya maupun ukuran-ukuran pertumbuhan yang sangat terasa,” ungkapnya saat itu. Karenanya, Ia berharap Gubernur NTB terus mengabdikan dirinya ke pengabdian yang lebih luas.

Sebelumnya, Nezar Patria didampingi Managing editor Evi Marian dan Managing Editor, Damar Harsanto menerima Kunjungan Gubernur NTB di ruang rapat Kantor Redaksi The Jakarta Post.

Saat itu, Ia berdialog dengan Gubernur terkait pembangunan dan kemajuan NTB sepuluh tahun terakhir. Yaitu pembangunan ekonomi, pertanian, pariwisata, budaya serta pembangunan sosial.

Termasuk di dalamnya keberhasilan TGB membangun daerah di tengah keberagaman suku, agama dan ras di NTB.

Gubernur mengawali pertemuan tersebut dengan membahas penanganan konflik yang ada di daerah. Menurutnya, salah satu cara untuk mengatasi konflik adalah dengan melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Termasuk berdialog dalam bentuk pendekatan keIslaman dengan seluruh komponen masyarakat.

Kemudian, TGB menyampaikan kemajuan NTB di bidang pariwisata. Khususnya brand Halal Tourism. Awalnya, TGB ditawar oleh Menteri Pariwisata untuk membangun wisata halal di NTB.

Dengan penuh optimis Gubernu menerima tantangan tersebut. Sehingga, saat ini NTB telah berhasil meningkatkan angka kunjungan wisatawan, baik domestik maupun manca negara, di atas tiga juta wisatawan.

Bahkan manfaat kebijakan tersebut tidak hanya oleh umat Islam. Saudara-saudara kita yang non muslim merasakan manfaat luar biasa dengan kunjungan wisatawan tersebut.

“Ini merupakan pembuktian bahwa daerah yang berpenduduk mayoritas muslim bisa berkembang pariwisatanya dan berkontribusi untuk Informasi,” Jelas TGB. Gubernur menjelaskan tentang KEK Mandalika yang menjadi salah satu destinasi unggulan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Di kawasan ini akan dibangun hotel berkapasitas 10 ribu kamar. “Ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 500 ribu orang. Dan semuanya anak- anak NTB,” jelas TGB.

Kemudian TGB menjelaskan, bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yaitu dengan membangun infrastruktur yang lebih baik. Terutama Infrastruktur jalan.

Sebab, dengan infrastruktur jalan yang baik, maka titik-titik pertumbuhan ekonomi masyarakat akan terhubung dengan baik.

“Infrastruktur sangat nyata perannya di NTB,” ungkapnya seraya menjelaskan bahwa untuk mempercepat pembenahan infrastruktur tersebut adalah dengan mengeluarkan kebijakan pendanaan multi years, melalui Perda.

Tidak lupa juga TGB menjelaskan keberhasilan NTB membangun keharmonisan di tengah keberagamaan etnis, budaya, suku dan agama di NTB. Bahkan NTB menjadi salah satu contoh dunia tentang keberagaman yang terjalin kuat di NTB.

“NTB perlu dipotret tentang keberagamannya. ini yang akan terus dirawat,” ungkapnya.

Dari sudut pertanian, Gubernur menjelaskan sejumlah komoditas unggulan NTB. Yaitu Sapi, Jagung, Rumput laut. Bahkan untuk komoditas jagung, NTB berhasil mengekspornya puluhan ribu ton jagung ke luar negeri, seperti Thailand dan Filipina.

Kemajuan itulah yang menurut TGB mempengaruhi pertumbuhan ekonomi NTB tahun 2017, mencapai 7,01 persen tanpa tambang.

“Saat ini anak-anak muda NTB semakin optimis menatap masa depan,” jelasnya.

Re/Humas NTB

 

 

 




Zul-Rohmi Diserang Fitnah Berbau SARA

Bawaslu menerima laporan dari tim Zul-Rohmi, untuk dikaji dan ditindaklanjuti

lombokjournal.com —

MATARAM — Tim pemenangan pasangan callon (paslon) Cagub dan Cawagub NTB, Dr Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi), Senin (25/6) mengadukan dugaan fitnah berbau SARA ke Bawaslu NTB.

Tim Zul-Rohmi menilah fitnah berbau  SARA melalui selebaran fotokopian dan sejumlah akun media sosial, itu merupakan bentuk “black campaign” untuk menjatuhkan kredibilitas pasangan Zul-Rohmi dan mempengaruhi opini masyarakat menjelang pencoblosan hari Rabu, 27 Juni mendatang.

“Kami datang untuk melaporkan adanya fitnah berbau SARA yang menyerang Zul-Rohmi. Ada selebaran, dan ada juga yang disebar melalui medsos,” kata Ketua Tim Pemenangan Pemilu Partai Demokrat NTB, M Nashib Ikroman, didampingi Ketua Divisi Pemenangan Zul-Rohmi dari PKS, Syawaluddin, usai mengajukan laporan ke Bawaslu NTB.

Menurut Ikroman, selain mendeskriditkan pasangan Zul-Rohmi, isu fitnah berbau SARA itu juga akan mengganggu kerukunan masyarakat di NTB yang saat ini kondusif.

Ia berharap Bawaslu NTB bisa menelusuri laporan tersebut.

Selain melapor ke Bawaslu, tim Zul-Rohmi juga akan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian di Polda NTB.

Hal ini dilakukan lantaran menilai penyebaran fitnah berbau SARA yang dilakukan akun-akun medsos itu seolah terkoordinir dan sengaja dilakukan pihak tertentu secara masif.

“Kami akan lapor ke Polda NTB juga, agar masalah ini ditangani. Sebab potensi akan mengganggu kerukunan masyarakat NTB yang bisa mengganggu keamanan daerah,” kata Ikroman.

Sementara itu Divisi Hukum Bawaslu NTB, Umar Ahmad Zeth mengatakan, Bawaslu menerima laporan dari tim Zul-Rohmi, untuk dikaji dan ditindaklanjuti.

“Laporan kita terima dan kita akan kaji. Setelah itu baru kita terbitkan status apakah laporan bisa ditindaklanjuti atau tidak,” katanya.

Umar menjelaskan, dalam aturan kerjasama Gakumdu Pilkada dengan kepolisian, ada yang menyebutkan bahwa terkait akun medos yang bisa ditangani Gakkumdu adalah akun medsos yang terdaftar di Penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu.

Untuk akun di luar yang terdaftar, bisa dilaporkan ke Kepolisian, dalam hal ini Polda NTB.

“Sebab Polda NTB yang punya perangkat untuk menelusuri akun medsos melui bagian cyber crime,” tukasnya. *

Me (*)




Mahasiswa Pemantau Pilkada Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang , SARA, Fitnah dan Hoax

Masyarakat NTB khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dihimbau tidak golput

Reza Andriantoro

lombokjournal.com —

MATARAM :   Forum Mahasiswa Pemantau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta masyarakat untuk menolak keras politik uang, sara, fitnah dan menolak berita hoax menjelang pilkada.

Koordinator di organisasi Forum Mahasiswa Pemantau Pilkada, Reza Andriantoro mengungkapkan itu, Senin (25/06), dan mengajak masyarakat untuk lebih sadar bahwa kegiatan tersebut dapat merusak nilai moral dan sendi-sendi demokrasi.

“Formulasi yang terdapat dalam pasal 73 ayat 2 secara jelas telah mengatur sanksi administrasi, berupa pembatalan pasangan calon oleh KPU Provinsi atau KPU kabupaten/kota bagi pasangan calon atau tim kampanye yang terbukti melakukan politik uang berdasarkan keputusan Bawaslu Provinsi,” terangnya, Senin.

Reza juga menyebut, bagi siapa saja yang terlibat beberapa point yang sudah disebutkan, maka akan diancam sanksi baik administrasi atau pidana.

“Sanksi administrasi berupa pembatalam pasangan calon pelaku politik uang dan itu bisa disanksi, hal itu merujuk pada pasal 187 A, apabila sengaja melawan hukum menjanjikan dan memberi uang atau materi lain sebagai imbalan pasti akan  ditindak sesuai perundangan yang berlaku,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Reza Andriantoro mempertegas, selain yang memberi uang dengan meksud mengajak memenangkan salah satu calon juga bisa dijerat.

“Bukan hanya pemberi, penerima pun hukumannya juga sama, yaitu pidana penjara selama 36 bulan dan paling lama 72 bulan. Ditambah pidana denda  Rp 200.000.000 sampai Rp 1.000.000.000,” bebernya.

Di akhir komentarnya dirinya juga manghimbau kepada masyarakat NTB khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk tidak golput.

“Jangan sampai golput, mari gunakan hak suara kita. Partisipasi kita dalam pilkada menentukan nasib bangsa ke depan,” ucapnya.

Me (*)




TGB: Nilai Kebangsaan Tertanam Kuat di Pondok Pesantren

Kalau Indonesia membutuhkan kemandirian, maka para santri diajarkan tentang kemandirian sejak mereka pertama kali berada di pesantren

MATARAM.lombokjurnal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan istri, Hj. Erica Zainul Majdi memenuhi undangan Silaturahmi Nasional (Silatnas), Ikatan Keluarga Abituren At-Taqwa (IKAA) Tahun 2018, di Pondok Pesantren Attaqwa Putra Ujungharapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/06)

Pada acara yang mengambil tema, Satukan Hati, Eratkan Silaturrahmi dan Jalin Kerjasama dari Alumni untuk Negeri, Gubernur dan istri disambut, Pimpinan Yayasan At-Taqwa, KH. Muhammad Amin Nur, MA. Serta ribuan masyarakat Kabupaten Bekasi yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Di hadapan ribuan undangan yang hadir itu, Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Babang (TGB) itu menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan telah dibekali dan ditanam kuat pada diri seorang santri di pondok pesantren.

Nilai nilai kebangsaan seperti cinta tanah air, rela berkorban, kemandirian telah menjadi jati diri para alumni pondok pesantren. Pondok pesantren menurut Gubernur merupakan tempat persemaian cinta tanah air yang paling subur di tanah air ini. Kalau Indonesia membutuhkan kemandirian, maka para santri diajarkan tentang kemandirian sejak mereka pertama kali berada di pesantren.

“Saya yakin pondok pesantren, insya Allah tidak akan kurang kader pejuang bangsa di masa yang akan datang,” tegas TGB dengan menggambarkan perjuangan pendiri ponpes Attaqwa, sekaligus Pahlawan National, KH. Noer Ali. Yaitu, KH. Noer Ali tidak hanya berjuang untuk Islam.

Namun juga mengangkat senjata serta mengobarkan semangat perjuangan kepada seluruh muridnya pada saat itu.

Karena itu, TGB yakin, para Abituren atau alumni ponpes, khususnya Attaqwa dimanapun ranah pengabdiannya akan tetap menjadi kader bangsa yang kuat. Tentu juga akan diberi kesuksesan yang senantiasa memberi contoh terbaik kepada masyarakat.

Sebelumnya, Pimpinan Yayasan At-Taqwa, KH. Muhammad Amin Nur,  MA menyampaikan selamat datang kepada Gubernur dan istri di Ponpes Attaqwa.

Dirinya sengaja mengundang TGB pada acara tersebut untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi seluruh keluarga ponpes Attaqwa. Sebab, jarang dijumpai seorang ulama yang merangkap menjadi umara.

“Kita doakan semoga beliau sukses, sehat dan menjadi pemimpin kita di masa depan,” katanya.

 




Gubernur TGB kuatkan Silaturrahmi dengan Ponpes Az-Ziyadah Jakarta

Menyambung silaturrahmi itu menjadi kewajiban, apalagi dari segi keilmuan memiliki satu pohon. Sehingga, meskipun memiliki cabang, namum akarnya sama

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan istri, Hj. Erica Zainul Majdi bersilaturrahmi dengan jajaran pengurus Pondok Pesantren Az – Ziyadah di Klender, Duren Sawit, Klender, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Minggu (24/06).

Gubernur dan istri mengawali silaturrahmi tersebut dengan berziarah dan berdoa di makam KH. Ahmad Jayadi Muhajir, pendiri Ponpes tersebut. Kehadiran Gubernur dan istri disambut istri almarhum KH. Ahmad Jayadi Muhajir, Umi Siti Fatimah Hasbiallah beserta putra-putranya.

Di ponpes yang terletak di jalan balai rakyat 3 No.1, RT.4/RW.9, Klender, Duren Sawit itu, Gubernur menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi dengan seluruh jajaran ponpes tersebut. Sebab menurutnya, menyambung silaturrahmi itu menjadi kewajiban, apalagi dari segi keilmuan memiliki satu pohon. Sehingga, meskipun memiliki cabang, namum akarnya sama.

“Atas dasar ini kami menyambung silaturrahmi ke keluarga besar ponpes Az-Ziyadah ini,” ungkap Gubernur.

Selain itu lanjut Gubernur, silaturrahmi ini untuk menguatkan gerakan-gerakan dakwah yang telah dibangun oleh para ulama terdahulu.

“Beliau beliau ini merupakan penggerak dakwah. Tidak hanya untuk mengalimkan diri sendiri, namun juga berusaha menjadi muslih, yaitu memperbaiki masayarakat di sekitar,” jelas Gubernur.

Atas dasar itulah, antara Maulana Syeikh, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid dan KH. Ahmad Jayadi Muhajir memiliki hubungan yang kuat.

Istri almarhum KH. Ahmad Jayadi Muhajir, Umi Siti Fatimah Hasbiallah menyampaikan rasa syukur yang dalam atas kehadiran gubernur dan istri di ponpesnya. Bahkan, Ia dan seluruh keluarga besar ponpes Az-Ziayadah sudah lama menginginkan gubernur untuk hadir di ponpes tersebut.

Rr/Humas NTB

 

 




Mi6 : Zul Rohmi Punya Kans Menang Pilgub NTB

Mengapa pasangan ini bisa keluar sebagai pemenang. Antara lain, keputusan TGB yang turun ke lapangan menyatakan dukungannya kepada Zul-Rohmi

Bambang Mei

lombokjournal.com —

MATARAM  :    Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto mengatakan, persaingan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berlangsung menarik.

Pasalnya, Gubernur NTB TGB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sudah tidak ikut dalam kontestasi lantaran telah dua periode menjabat.

Empat pasangan calon yang muncul membuat masyarakat mempunyai banyak pilihan. Dari keempat nama paslon, Bambang menilai, pasangan Zulkieflimansyah dan Siti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) memiliki kans atau  potensi besar untuk memenangkan persaingan.

Pasangan yang diusung PKS dan Demokrat ini, kata Bambang, menawarkan gagasan dan ide yang segar dalam membangun NTB lima tahun ke depan.

“Awalnya pasangan Zul-Rohmi kerap dipandang sebelah mata karena terbilang ‘hijau’ dalam kancah perpolitikan di NTB,” ungkap Direktur Mi6 yang kerap disapa Didu, Sabtu ( 23/06)

 

Didu menyebutkan, tiga pasangan lain seperti Ahyar Abduh (Wali Kota Mataram), Suhaili (Bupati Lombok Tengah), dan Ali BD (Bupati Lombok Timur) yang merupakan kepala daerah di kabupaten/kota di NTB.

Sedangkan, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah, lanjutnya, merupakan pendatang baru. Terlebih, Zul yang lebih akrab berkutat di Jakarta sebagai anggota DPR RI. Sementara, Rohmi sempat menjadi Ketua DPRD Lombok Timur.

“Tergambar juga saat awal-awal, survei pasangan ini selalu menempati posisi terbawah,” ujarnya

Namun, Didu menambahkan, pasangan Zul-Rohmi terus menggeliat dalam beberapa bulan terakhir jelang pencoblosan dengan masif turun ke lapangan.

Didu  menilai, ada beberapa faktor mengapa pasangan ini bisa keluar sebagai pemenang. Antara lain, keputusan TGB yang turun ke lapangan menyatakan dukungannya kepada Zul-Rohmi, kecakapan keduanya saat debat pilkada, dan juga Rohmi sebagai satu-satunya keterwakilan perempuan dalam kontestasi pilgub NTB.

“Suara TGB diyakini sangat penting dalam mendongkrak pasangan ini. Rohmi sebagai satu-satunya perempuan juga sangat menentukan suara pemilih perempuan,” imbuhnya

Zul-Rohmi Unggul versi 3 Lembaga Survey

Zzul-Rohmi

Sementara itu Zul-Rohmi menempati posisi tertinggi versi tiga lembaga survei dibanding  pasangan calon lainnya, dengan raihan 28 persen dalam hasil survei Olat Maras Institute (OMI) yang dilakukan sejak 3 Juni sampai 12 Juni 2018.

Posisi Zul-Rohmi disusul pasangan lain, Suhaili Fadhil Thohir-Muhammad Amin dengan 21,6 persen, Ahyar Abduh-Mori Hanafi dengan 17,7 persen, dan Ali Bin Dahlan-Lalu Gede Sakti memperoleh 12,6 persen, serta yang tidak menjawab sebesar 20,1 persen

Sedangkan survey yang diadakan oleh  PolTrust Zul Rohmi unggul dibanding tiga Paslon lain yakni 30,22 persen disusul Suhaeli Moh Amin 17,73 persen , Ahyar Mori 17,27 terakhir Ali Sakti 15,23 persen  dan yang belum memutuskan 19,54 persen.

Terakhir bocoran dari Lembaga  survey  Kedai Kopi, lagi lagi Zul Rohmi menempati rangking pertama dengan skors  18,8 persen disusul Suhaeli Amin 15,6 persen , Ahyar Mori 14,2 persen dan Ali Sakti 8,3 persen . Dan yang belum memutuskan 43,1 persen. ***

Me (*)