BPJS Kesehatan, Kimia Farma Dan Ombudsman NTB Sepakat Atasi Kecurangan Penyaluran Obat

Untuk jenis-jenis pelayanan obat kronis yang kondisinya belum stabil, misalnya bila kondisi pasien dengan penyakit kronis belum stabil, maka fasilitas kesehatan tingkat lanjutan dapat mengeluarkan tambahan resep

MATARAM.lombokjournal.com – BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Kimia Farma, dan Ombudsman RI Perwakilan NTB menandatangani komitmen memperbaiki layanan BPJS Kesehatan untuk masyarakat  di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Jumat (13/07) .

Penandatanganan itu dilakukan menyusul  beberapa waktu sebelumnya, Ombudsman Repubik Indonesia (ORI) Perwakilan NTB mengungkap temuannya, terkait kecurangan penyaluran obat bagi peserta BPJS Kesehatan yang dilakukan beberapa apotek di Kota Mataram.

Kepala BPJS Cabang Mataram dr Muhammad Ali mengatakan, beberapa poin yang disepakati yaitu melakukan internalisasi di jajaran unit Kimia Farma dan peningkatan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

Selain itu, perlu disediakan informasi terkait maksimal obat JKN, membangun mekanisme pelayanan peserta, membangun sikap pelayanan yang baik, membangun kordinasi kelembagaan antara Ombudsman, BPJS Kesehatan dan Kimia Farma di intalasi rumah sakit.

Dan kewajiban menginformasikan obat-obat yang mengalami kekosongan,  membangun mekanisme  kecurangan ketersedian obat,  membangun SOP layanan publik dan membentuk layanan pemberian informasi, serta pengaduan termasuk standar yang sudah di atur.

“Kita sudah sepakati tadi beberapa poin tersebut di atas. Semoga dengan kesepakatan tersebut nantinya tidak ada kejadian laporan kekosongan obat padahal ada,” ucap Muhammad Ali.

Ia menuturkan, untuk obat yang bisa diklaim oleh peseta JKN ada 3 kondisi yang membolehkan instalasi farmasi yang masuk atau tidak dalam fasilitas pelayanan kesehatan mengeluarkan klaim kepada BPJS Kesehatan.

“(Untuk) Instalasi farmasi yang tidak masuk dalam fasilitas layanan kesehatan, tentunya sudah menjalin kerja sama dengan BPJS atau masuk dalam praktik dokter berjejaring,” tuturnya.

Ali menjelaskan, untuk jenis-jenis pelayanan obat kronis yang kondisinya belum stabil, misalnya bila kondisi pasien dengan penyakit kronis belum stabil, maka fasilitas kesehatan tingkat lanjutan dapat mengeluarkan tambahan resep.

Tambahan obat dikeluarkan sesuai indikasi medis sampai jadwal kontrol berikutnya.

Sesuai ketetapan ini maka pasien akan menerima dua resep untuk kebutuhan 30 hari, yaitu, resep sesuai komponen INA-CBG’s untuk kebutuhan minimal 7 hari yang disediakan rumah sakit, Resep di luar paket INA-CBG’s untuk kebutuhan 23 hari sesuai hasil diagnosa dokter terkait, yang bisa diambil di instalasi farmasi rumah sakit (IFRS) atau apotik yang ditunjuk.

Selanjutnya, IFRS atau apotik dapat menagih biaya yang keluar secara fee for services kepada BPJS Kesehatan.

Yang kedua, pelayanan obat kronis yang kondisinya sudah stabil. Pasien penyakit kronis dengan kondisi sudah stabil bisa mengambil obat di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sebelumnya pasien mendaftar ke BPJS Kesehatan tempatnya tinggal sebagai peserta program rujuk balik (PRB).

Obat untuk PRB sesuai rekomendasi dokter spesialis atau sub spesialis. Penyakit yang boleh mengikuti PRB adalah diabetes mellitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis, epilepsi, skizophrenia, stroke, dan lupus.

“Pasien menerima resep untuk kebutuhan 30 hari, yang bisa diambil di apotik puskesmas atau yang berjejaring,” sebutnya

Dan yang ketiga, pelayanan obat kemoterapi, thallasemia, dan hemophilia yang meliputi pemberian obat untuk ketiga penyakit tersebut bisa diberikan di fasilitas kesehatan tingkat dua, tentunya dengan mempertimbangkan fasilitas dan kompetensi sumber daya.

Pasien dapat memperoleh obat untuk kemoterapi dan thallasemia di pelayanan rawat jalan tingkat lanjut sesuai indikasi medis, khusus untuk masa transisi.

Seperti Fasilitas pelayanan kesehatan dapat menagih biaya pengobatan kemoterapi untuk rawat inap maupun jalan, kepada BPJS Kesehatan dengan fee for services. Standar pengobatan tetap mengacu pada fornas. Pasien thallasemia yang menjalani rawat jalan di tingkat lanjutan ditagihkan sebagai rawat inap

Fasilitas kesehatan bisa mengajukan secara fee for services biaya perawatan pasien penderita hemofilia A dan B yang menjalani rawat inap, dan mengajukan tarif sesuai INA-CBG’s ditambah tambahan sesuai keputusan menteri. Tarif tambahan berlaku sama untuk semua tingkat keparahan dan kelas perawatan pasien.

“Ya diharapkan tak ada lagi pasien yang tidak mendapat obat sesuai indikasi medis untuk konsumsi selama 30 hari. Selain itu, juga diharapkan tidak ada lagi pasien yang keluar biaya sendiri untuk pemenuhan obat,” ucap Ali

Informasi Transparan Kekosongan Obat

Sementara itu perwakilan Kima Farma, Muslimin mengatakan terkait beberapa waktu lalu temuan dari Ombudsman tersebut dari Kimia Farma akan meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan obat-obatan.

“Kita sudah sepakati bagaimana kita harus melakukan internalisasi suapaya memang tidak ada lagi kesalahan yang sama yang terjadi di kemudian hari,” katanya.

Kemudian lanjutnya, Kimia Farma bakal memberikan informasi yang transparan terkait permasalahan kekosongan obat. Sehingga memang masyarakat mengetahui secara jelas juga, memang obat- obat ini dalam kondisi tidak kosong.

“Insyaalloh kami jamin tidak akan terulang kembali,” ucap Muslimin.

Sementara itu Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB, Adhar Hakim mengatakan, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dilaksanakan pemerintah dengan tujuan meringankan beban masyarakat atau memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bidang pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksananya, selain melibatkan lembaga pemerintahan penyelenggara pelayanan publik, baik di tingkat pusat maupun daerah, juga melibatkan BUMN, bahkan pihak swasta. Karenanya, konsep kerja JKN melalui operator BPJS Kesehatan berupaya semaksimal mungkin mengindari praktik fraud (penipuan) oleh pelaksanaan JKN.

“Ya kita harapkan jangan lagilah terjadi akan hal-hal kecurangan dalam melayani masyarakat yang menjadi peserta JKN,” pungkasnya

AYA




PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB Sumbang Lalu Zohri Rp10 juta

Relawan Jokowi di Nusa Tenggara Barat mengaku bangga dan sangat bersuka cita atas prestasi Lalu Zohri meraih emas juara dunia lari 100 meter pada tanggal 11 Juli 2018 di Finlandia

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ;  Prestasi spektakuler yang ditorehkan Lalu Muhammad Zohri, yang  berhasil meraih medali emas di kejuaraan dunia lari 100 meter IAAF U20 di Finlandia baru-baru ini, sontak mengharumkan nama Indonnesia di mata innternasional. .

Atas prestasi gemilang Lalu Mohamad Zohri itu, Jumat (13/07), rombongan PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB mendatangi rumah keluarga Zohri di Desa Pemenang, Lombok Utara.

Mereka menyambangi rumah Zohri sekaligus untuk memberikan donasi sebesar Rp10 juta, sebagai ungkapan terima kasih atas prestasi dunia yang diukir pemuda asal Desa Pemenang, Lombok Utara tersebut.

Lalu Fatahillah Prawiranegara, Ketua Seknas Jokowi NTB sempat menjelaskan,  Lalu Mohamad Zohri alias Badok adalah seorang anak yatim piatu, lahir di Karang Pansor pada 1 Juli 2000. Bapaknya L Ahmad Yani meninggal tahun lalu, sementara ibunya Saeriah meninggal tahun 2015.

“Zohri yang tinggal di Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara hidup bersama dua kakaknya,” ungkapnya.

Sementara itu, Lanjut Lalu Fatahillah, pendidikan terakhir anak bungsu dari keluarga Lalu Ahmad Yani ini ditempuh adalah Sekolah Menengah Atas di SMAN 2 Mataram.

“Dalam usia 18 tahun sudah banyak prestasi yang diraihnya dalam lari 100 meter. Pada tahun 2017,  Zohri meraih 7 medali emas pada kejuaraan tingkat nasional,” ucap Lalu  Fatahillah yang mereview perjalanan karier olah raga Zohri .

Dikatakannya, tahun 2018 ini Zohri juga menorehkan prestasi fantastis yakni kejuaraan atletik junior Asia 100 meter di Jepang, meraih medali emas  dengan catatan waktu 10.27 detik.

Pada Kejuaraan Dunia U-20 untuk kejuaraan lari 100 meter di Finlandia, Zohri kembali meraih medali emas dengan catatan waktu 10.18 detik.

“Suatu prestasi yang fantastis yang belum pernah diraih atlit lari Indonesia sebelumnya,” lanjut Fatahillah.

Osmar Tanjung dari Pusat Kajian Pengembangan Berdikari (PKP Berdikari) menegaskan, maksud dan tujuan PKP Berdikari dan Seknas Jokowi NTB berkunjung ke rumah keluarga Lalu Zohri untuk  memberikan apresiasi atas  prestasi yang dicapai Lalu Zohri.

“Salut atas prestasi dunia Zohri ini. Kami memberikan apresiasi dalam  bentuk donasi tunai  masing-masing Rp 5 juta dari Seknas Jokowi NTB dan PKP Berdikari yang  langsung diterima keluarga Zohri di rumahnya di Dusun Karang Pansor, Lombok Utara,”  sambung Fatahillah.

Sebagai Relawan Jokowi di Nusa Tenggara Barat, Fatahillah mengaku bangga dan sangat bersuka cita atas prestasi Lalu Zohri meraih emas juara dunia lari 100 meter pada tanggal 11 Juli 2018 di Finlandia.

Bagi Osmar Tanjung, apa yang dicapai Zohri telah mengangkat harkat dan martabat  NTB baik di mata Indonesia maupun warga dunia.

“Sebagai sprinter, perjuangan Zohri mencapai prestasi dunia yang diraih hanya dalam waktu 4 tahun adalah sesuatu yang fantastis,” katanya.

Menurut Osmar, prestasi yang diraih Zohri tidak terlepas dari bimbingan dan kesabaran ibu guru olahraga Zohri di SMP I Pemenang yakni Ibu Rosida.

“Tanpa lelah, Ibu Rosida mengajak dan terus membujuk Zohri untuk latihan. Zohri yang bersekolah tanpa alas kaki ini, akhirnya mau berlatih ketika kelas 3 SMP,” ungkap  Lalu Fatahillah yang  juga caleg untuk daerah pemilihan Lombok Tengah.

Me




BPJS Kesehatan Mataram Semarakkan Ultah Dengan Senam Bersama Dan Pemeriksaan HbA1c

Peserta BPJS Kesehatan dapat memeriksakan HbA1c secara langsung dan gratis

lombokjornal.com —

MATARAM – JAMKESNEWS :  BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mataram menyelenggarakan rangkaian kegiatan untuk meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) BPJS Kesehatan ke 50.

Salah satu rangkaian kegiatan guna menyemarakkan HUT BPJS Kesehatan itu, tentu masih terkait menjaga kebugaran dan kesehatan.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Mataram mengajak perkumpulan peserta prolanis melaksanakan senam sehat bersama. Selain itu, peserta senam bersama dan masyarakat melakukan pemeriksaan HbA1c di halaman Kantor BPJS Kesehatan Cabang Mataram, di Jalan Bung Karno di Mataram.

Kegiatan senam bersama dan pemeriksaan HbA1c tersebut digelar pada hari Jumat (13/07). Pihak BPJS Kesehatan  Kantor cabang Mataram mengundang peserta prolanis yang tergabung dalam club masing-masing Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang ada di wilayah Kota Mataram.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali mengku gembira karena kegiatan untuk menyemarakkan HUT BPJS Kesehatan tersebut, mendapat sambutan baik dan antusias dari masyarakat peserta prolanis yang tergabung dalam club di masing-masing FKTP di Mataram.

Muhammad Ali mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan menyambut HUT BPJS Kesehatan ke 50  ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya para penderita penyakit kronis dapat menerapkan pola hidup sehat.

“Tentu kami berharap  masyarakat  rajin memeriksakan dirinya agar kondisinya tetap stabil,” ungkap Muhammad Ali.

Laboratorium Prodia yang melakuka pemeriksaan HbA1c ini sudah bekerjasama atau merupakan mitra BPJS Kesehatan Cabang Mataram. Sehingga peserta BPJS Kesehatan dapat memeriksakan HbA1c secara langsung dan gratis.

‘Pemeriksaan HbA1c ini penting, untuk mengevaluasi pengendalian gula darah,” jelas Muhammad Ali.

Yani/BPJS Kesehatan




Analisis Mi6, Menakar kekuatan  Politik Zul Rohmi  Paska Pelantikan

Jaring pengaman yang akan dimainkan oleh kelompok politik Zul-Rohmi di Udayana akan mengalami hambatan jika pucuk pimpinan parpol cuek bebek dan mengabaikan upaya-upaya moderasi politik Zul-Rohmi

lombokjournal.com —

MATARAM  :   Mi6 memandang  paska kemenangan Paslon Zul Rohmi dalam Pilgub NTB 2018 bukan akhir perjuangan. Diduga konfrontasi  dan barrier politik, khususnya di parlemen Udayana  akan menjadi batu ujian berikutnya bagi kekuatan politik Zul Rohmi selama 5 tahun ke depan.

Hal ini terkait dengan koalisi ramping yang diusung Zul-Rohmi, yakni Demokrat dan PKS yang 14 kursi  harus menghadapi hegemoni faksi-faksi politik yang ada di parlemen Udayana yang berjumlah 41 kursi.

Sebagai partai yang kalah di Pilgub NTB 2018, tentu kekuatan parpol di Udayana akan memainkan sejumlah manuver politik guna menaikkan  posisi tawarnya  melawan blocking politik Zul-Rohmi .

Untuk mengantisipasi hal tersebut, seandainya hal itu terjadi,  mesin  politik Zul Rohmi di DPRD NTB   tidak boleh lengah dan ‘Baperan’ dalam mengatasi dan mengantisipasi serangan politik.

Tetap memainkan politik  bandul berimbang,  mengatasi manuver politik konfrontasi merupakan salah cara menjaga soliditas internal agar tidak mudah dikoyak-koyak berbagai kepentingan politik itu.

Demikianlah analisis Mi6, “Menakar Kekuatan Politik Zul-Rohmi di Parlemen Udayana paska Pelantikan”, Jumat ( 13/07)

Menurut Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto,SH, Paska pelantikan Zul Rohmi kelak, diduga akan menjadi titik krusial mendapatkan legitimasi politik dan hukum di parlemen terkait Renstra Lima tahun pemerintahan Zul Rohmi memimpin NTB.

“Mi6 menduga pertarungan politik di DPRD NTB akan mengemuka dan berlarut-larut jika pendekatan  management konflik yang dilakukan tidak memahami maksud,’ ujar Didu -panggilan akrab Dir Mi6 .

Dengan konfigurasi blocking politik yang minoritas di parlemen, Zul Rohmi akan banyak melakukan serangkaian kompromi politik dalam upaya melakukan penetrasi politik yang dihadapi. Hal ini agar stabilitas politik tetap kondusif sekaligus sebagai filter politik Zul-Rohmi.

Meski demikian, lanjut Didu, jaring pengaman yang akan dimainkan oleh kelompok politik Zul-Rohmi di Udayana akan mengalami hambatan jika pucuk pimpinan parpol cuek bebek dan mengabaikan upaya upaya moderasi politik Zul-Rohmi.

“Dengan hanya 14 kursi di parlemen , stabilitas politik Zul Rohmi rentan dimainkan oleh koalisi hegemoni parpol Udayana,” tambah Sekretaris Mi6 , Lalu Athari Fadlullah, SE.

Kata Athar energi politik Zul Rohmi akan terkuras menghadapi politik konfrontasi yang bisa jadi akan dimainkan  menguji ketangguhan stamina pemimpin baru NTB. ” Striker- striker politik Udayana tentu siap menguji dan mengajak Zul Rohmi mengikuti permainan yang diinginkan,” tambah Athar .

Lobi Politik

Sekretaris Mi6  menengarai, parpol yang kalah dalam Pilgub NTB akan makin intensif menjalin koalisi politik di parlemen Udayana untuk menekan kekuatan politik Zul Rohmi dengan berbagai isu politik yang akan dimainkan.

“Diduga  Isu isu politik krusial akan dijadikan bargainning secara taktis,” lanjutnya.

Sementara itu, Didu memprediksi jika manuver politik yang dilakukan ini berlangsung masiv dan terskenario dengan cantik, bisa jadi organ  politik Zul Rohmi di parlemen akan  frustasi dan lelah melakukan tangkisan.

“Celakanya lagi seandainya  parpol pendukung Zul Rohmi tidak solid dan mudah dipecah belah,” ungkapnya .

Terakhir Dir Mi6  menyarankan guna mengantisipasi perluasan isu yang melemahkan citra baik Zul Rohmi, maka Pemimpin Baru NTB itu  harus  tetap intensif membangun komunikasi atau lobi  politik yang elok , khususnya dengan para pimpinan parpol agar situasi politik tetap baik dan saling memahami posisioning.

“Model  pendekatan politik yang akan  dilakukan Dr Zul dan Sitti Rohmi adalah kunci mengatasi ekskalasi problem politik yang seandainya kelak mengemuka,” bebernya.

Me (*)

 




Menjadi Pemuda Tercepat Sejagat, Zohri Mendadak Dijanjikan Rumah Baru

Setelah ia mencatat rekor lari 100 meter di Finlandia itu, tidak ada satu pun yang menyambutnya di lapangan baik itu dari pemerintah daerah apalagi dari negara

Lalu Muhammad Zohri

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Lalu Muhammad Zohri asal Pemenang, Lombok Utara, yang  berhasil menobatkan dirinya sebagai sprinter tercepat dalam kejuaraan Dunia lari 100 meter U-20 di Finlandia, Rabu (11/07) waktu setempat, ramai diperbincangkan masyadakat NTB dan Indonesia umumnya.

Atas prestasinya itu,  Pemerintah daerah Lombok Utara, mendadak berjanji akan membangunkan rumah baru bagi pemuda kelahiran Dusun Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang itu.

Koleksi medali Zohri

“Sebagai bentuk penghargaan kita, insha Allah Lalu Zohri akan kita bangunkan rumah,” kata Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, di Tanjung, Kamis (12/07).

Teknisnya, kata Najmul, akan dikoordinasikan dengan dinas-dinas terkait. Bahkan tak hanya itu, pemda juga segera menyiapkan penyambutan khusus saat Zohri menginjakkan kaki di tanah kelahirannya nanti.

“Ada yang bertanya, apakah Zohri akan kita sambut? Saya rasa perlu, karena telah mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya.

Rumah Zohi saat ini

Lebih jauh Bupati menjelaskan, pihaknya saat ini juga sedang memprogres rencana pembangunan GOR mini di daerah Gondang Kecamatan Gangga, yang nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas lintasan lari.

“Semua itu untuk menunjang bakat-bakat muda khususnya di bidang atletik untuk terus meningkatkan kemampuannya,” tutupnya.

Sebelum mencatatkan diri sebagai pemuda tercepat sejagat, yatim piatu 18 tahun ini telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pemda Kurang Peduli

Setelah Lalu Muhammad Zohri, mengukir prestasi sejarah menjadi juara duna lari 100 meter U-20 pada IAAF World Championship dI Finlandia dengan record 10.17 detik, baru menarik perhatian Pemkab Lombok Utara.

Padahal sebelumnya, Zohri telah menorehkan prestasi gemilang itu, ia telah mencatat [[restasi gemilang di tingkat daerah maupun nasional.

Di media sosial, pemilik akun Facebook Arnand Gibest, Jum’at (13/07) mengungkapkan kesedihannya, “Kisah zohri ini membuat kita begitu sediih yang bercampur emosi yang sangat memuncak, ketika kita melihat ada anak bangsa yang bisa mengharumkan nama negara dan daerahnya di tingkat dunia tapi apa yang terjadi?”

Setelah ia mencatat rekor lari 100 meter di Finlandia itu, tidak ada satu pun yang menyambutnya di lapangan baik itu dari pemerintah daerah apaalgi dari negara!

Kejadian ini sangat mengganggu fikiran kita untuk mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab pemkab Lombok Utara maupun maupu Pemprov NTB yang tidak ada kepedulian sama sekali .

“Sabaaarlaah … saudaraku pemimpin-pemimpinmu yang ada di daerah maupun nasional sedang begitu rakus mengejar mimpinya.  Tapi sekarang mereka sudah sadar, setelah prestasimu terukir semua seperti berlomba-lomba memberikan pujian dan harapan-harapan yang mudah-mudahan mereka bisa wujudkan!! Aamiin.”

Hingga kini, belum jelas apa yang akan dilakukan para pengurus KONI NTB, yang meski pun tanpa campur tangan organisasi yang mengurus atlit itu, ternyata atlet NTB asal pemenang dapat mengukir prestasi gemilang.

Karena itu, pemilik akun facebook Bustami Kaefuri berkomentar , “Audit dana KONI NTB.” Pasalnya, digunakan untuk apa saja dana milyaran di KONI tapi tak memberi perhatian pada atlitnya yang berprestasi.

DNU




Sistim Zonasi Penerimaan Siswa Baru, Banyak Calon Siswa Terpental Dari Sekolah Negeri

Daya tampung penerimaan Siswa Baru SMA/SMK berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan hanya bisa ditolerir sampai dengan dua belas (12) kelas

MATARAM.lombokjournal.com —  Banyak para calon siswa yang tidak lulus dalam penerimaan siswa baru SMA/SMK yang baru saja selesai digelar. Tingginya persaingan dalam penerimaan siswa baru melalui sistim zonasi, mengakibatkan banyak anak-anak terpental dalam seleksi dan terancam tidak bisa bersekolah di sekolah negeri.

Sementara itu, untuk mendaftar ke sekolah di luar zonasi yang tingkat pesaingnya dianggap kurang, justru dihadang oleh aturan sistim zonasi.

Karena itu, ratusan orang tua siswa di Kota Mataram mengadukan nasib anak mereka ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Kamis (12/07)

“Belum lagi banyaknya peminat di zonasi tempat mereka tinggal membuat anak-anak kami harus terpental dan tidak diterima untuk melanjutkan pendidikan di tingkat SMA/SMK Negeri. Kami datang ke Dinas Dikbud NTB ini meminta kebijaksanaan dari Pemerintah untuk kelanjutan sekolah anak-anak kami,” ujar salah seorang orang tua siswa, yang mewakili perasaan ratusan orang tua siswa lainnya di Kantor Dinas Dikbud Provinsi NTB.

Bentuk aksi protes orang tua siswa tersebut merupakan keinginan dan atau harapan dari para orang tua siswa agar anak-anak mereka tetap bisa melanjutkan sekolah di sekolah lanjutan atas seperti SMA/SMK Negeri.

Menanggapi protes ratusan orang tua siswa tersebut, Sekretaris Dinas Dikbud Provinsi NTB, H Syukran, mengatakan hal yang wajar wajar jika para orang tua siswa ini merasa was-was anaknya tidak bisa bersekolah.

“Kita akan mengupayakan suatu solusi agar para orang tua siswa ini tidak lagi merasa was-was anaknya tidak bisa lagi bersekolah. Setelah melakukan pendataan ini, solusi yang kami lakukan adalah bisa saja kita tempatkan mereka ke sebuah sekolah tertentu atau kesekolah tempat mereka mendaftar sebelumnya,” ujar H Syukran di sela-sela dirinya sibuk menyambuat aksi protes orang tua siswa.

Menurut Syukran, daya tampung penerimaan Siswa Baru SMA/SMK berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan hanya bisa ditolerir sampai dengan dua belas (12) kelas. Sedang para peminat melebihi dari kuota kelas yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri.

Disisi lain, menurut Syukran, minat atau animo para orang tua siswa untuk menyekolahkan anak-anak mereka di SMA/SMK Negeri juga masih sangat besar.

“Padahal banyak juga sekolah-sekolah swasta yang memiliki kualitas yang cukup baik akan tetapi masyarakat masih melihat sekolah-sekolah Negeri sebagai sekolah favorit,” timpalnya.

Wakil Ketua DPRD NTB, H Abdul Hadi, berharap agar apa yang dikeluhkan oleh masyarakat dapat diperhatikan oleh Pemerintah. Terutama dalam upaya memperbaiki sistim zonasi ini ke depannya.

“Jadi antara nilai skill atau prestasi anak dengan nilai perengkingan anak-anak yang mengikuti test ujian masuk itu dapat dipadukan, sehingga ada proporsi penerimaan yang ideal bagi anak-anak yang ingin bersekolah di zonasi nya masing-masing,” pungkasnya.

AYA




Bebas Dari Penjara, Ramedi Siap Nyaleg Lagi

Kasus hukum yang pernah menjeratnya tidak membuat Ramedi pesimis, bahkan politisi Hanura yang maju dari dapil 3 (Bayan,red) ini yakin akan kembali terpilih

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Setelah menjalani hukuman penjara atas dugaan penyalahgunaan dokumem negara terkait ijazah, anggota DPRD KLU, Ramedi, menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan legislatif 2019 mendatang.

Bahkan sehari paska bebas pada tanggal 5 Juli lalu, Ramedi terlihat beraktifitas kembali di kantornya dan berkesempatan mengikuti rapat paripurna dewan.

“Saya siap untuk maju lagi dalam Pileg 2019. Tetap melalui partai Hanura,” katanya, Rabu (11/07).

Ramedi mengaku, dirinya memang sudah diusulkan untuk di PAW oleh DPC Hanura KLU, namun sampai saat ini belum ada kesimpulan baik dari pengurus DPW ataupun DPP.

“Secara administrasi saya masih terdaftar sebagai anggota DPRD KLU, sampai hari ini,” katanya lagi.

Terhadap kasus dugaan penyalahgunaan dokumen negara yang dialaminya, Ramedi menjelaskan, kekeliruan dokumen ijazahnya ada pada kesalahan PKBM selaku penerbit.

“Tahun 2004 saya ikut paket C di PKBM Petung Bayan. Tapi saat ujian, saya diarahkan ke PKBM Ardi Putra Kayangan,” katanya lagi.

Hanya saja, lanjut Ramedi, dirinya tidak langsung mengurus ijazahnya pada tahun yang sama. Barulah pada tahun 2007 diurus dan dikeluarkan oleh PKBM Petung Bayan.

“Yang jadi masalah, PKBM Petung Bayan selaku pihak yang mengeluarkan ijazah, salah dalam penulisan nama orang tua saya. Dan ijazah itu saya gunakan saat mendaftar di KPU pada Pileg 2014. Itulah yang dijadikan dasar pelaporan ke kepolisian,” tandasnya.

Seharusnya, kata Ramedi, dirinya mengurus ijazah di Ardi Putra. Karena pada 2007 itu, semua PKBM berinduk di PKBM Ardi Putra.

“Ijazah perbaikan akhirnya dikeluarkan oleh PKBM Ardi Putra setelah adanya kejelasan data-data terkait ijazah dari kedua PKBM,” sambungnya.

Kasus hukum yang pernah menjeratnya tidak membuat Ramedi pesimis, bahkan politisi Hanura yang maju dari dapil 3 (Bayan,red) ini yakin akan kembali terpilih.

DNU




Kader Demokrat NTB Kecewa Elit DPP Partai Demokrat Yang Wacanakan Sanksi Untuk TGB

Sebelum pilkada berlangsung TGB selalu menyuarakan partai yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok atau golongan

Nasib Ikroman

lombokjournal.com -–

MATARAM :  Pernyataan  sebagian elit DPP Partai Demokrat yang akan memberi sanksi pada M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), terkait dukungannya pada Joko Widodo untuk presiden dua periode, mendapat respon kader Partai Demokrat di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kader Partai Demokrat NTB,  M Nashib Ikroman, menilai banyak sikap tidak simpatik dari para elit DPP Partai Demokrat dengan hadirnya TGB yang merebut perhatian di pentas poliitik nasional.

“Sebagai kader Demokrat asal NTB, terus terang saya kecewa dengan sikap para elit di DPP Partai Demokrat yang tendensius dan menganaktirikan hadirnya TGB di pentas nasional,” kata Acip, panggilan akrab Nasib Ikroman yang juga Ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah Partai Demokrat NTB, Rabu (11/07) di Mataram.

Acip mencontohkan, salah satu petinggi Partai Demokrat seperti Syarif Hasan yang mewacanakan sanksi atas sikap kader partainya, dinilai tidak simpatik dan mengecewakan para kader partai.

Padahal Ketua umum Partai Demokrat, SBY, belum memutuskan apa pun atas sikap yang diambil TGB.

“Tidak hanya di NTB tapi juga di daerah lain (banyak kader kecewa, red), hanya mereka tidak berani bertentangan dengan para elit,” kata Acip.

Menurutnya, seharusnya para elit Partai Demmokrat memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama pada semua kadernya.

“Partai Demokrat sebagai parpol yang memiliki ideologi nasionalis religius, justru menganaktirikan TGB yang jelas-jelas profilnya sangat pas dengan partai Demokrat, sebagai figur yang nasionalis dan religious,” ungkap Acip.

Sejauh ini, apa yang disampaikan TGB dalam pesan tausiyah dan sikap politiknya dalam menghadapi situasi kekinian yakni ‘partai tengah’, menunjukkan sikap relevan yang seharusnya menjadi sikap partai Demokrat.

Kepentingan Bangsa

Lebih jauh Acip mengatakan, bahkan sebelum pilkada berlangsung TGB selalu menyuarakan partai yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok atau golongan.

TGB selalu menyerukan sikap untuk fastabiqul khoirot dalam politik, tidak memecah belah bangsa hanya untuk kepentinngan politik.

“Apa yang disampaikan TGB pas dengan visi patai democrat,” ujar Acip.

Namun disayangkan, kata Acip, justru elit DPP Partai Demokrat mau menjatuhkan sanksi kepada TGB yang sudah membesarkan partai Demokrat di NTB.

“Jadi saya rasa sangat wajar, bila saya sebagai kader Demokjrat kecewa dan bersuara seperti ini,” ujar Acip yang selama ini dikenal sebagai penggerak tim sukses yang memenangkan pasangan Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi dalam Pilgub NTB 2018.

Sebagai kader, Acip berharap para elit DPP Partai Demokrat lebih bijak dan mengimplementasikan prinsip-prinsip demokrasi dalam mengemudikan arah partai

“Dan kami yakin, Ketua Umum Partai Demokrat yaitu Bapak SBY melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi itu,” pungkasnya

Me




Bulan Juni, Penumpang Melalui Bandara Meningkat Signifikan

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tersebut menjadi daya tarik orang datang ke NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Lombok International Airport (LIA) mengalami peningkatan yang cukup signifikan jumlah wisatawan mengunjungi NTB. PT Angkasa Pura I mencatat, pada bulan Juni 2018,  kenaikan penumpang meningkat sebesar 9,8 persen.

“Kunjungan lewat LIA per Juni ini naik,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I,  I Gusti Ngurah Ardita,  (10/7).

Ia menyatakan, kenaikan penumpang sebesar 9,8 persen tersebut merupakan gabungan dari dalam dan luar negeri. Persentase tersebut dengan rata-rata penumpang per harinya mencapai 12 ribu lebih orang.

Jumlah ini dinilainya lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang tahun lalu.

“Dibandingkan tahun lalu, ini lebih tinggi,” sambungnya.

Kenaikan tersebut diakui Ardita disebabkan predikat Lombok sebagai destinasi wisata. Hal ini terlihat dari karakteristik penumpangnya lebih condong ke wisatawan. Khususnya wisatawan domestik atau dalam negeri.

Selain itu juga dipengaruhi libur lebaran yang bertepatan dengan liburan sekolah. Ini membuat kesempatan orang berlibur menjadi lebih panjang. Hal inilah yang membuat rata-rata pergerakan penumpang per hari relatif tinggi hingga 12 ribu orang.

“Sehingga total penumpang hingga Juni 2018 sebanyak 1,8 juta lebih orang,” ungkapnya.

Ardita mengatakan, setiap tahun jumlah penumpang melalui LIA terus mengalami peningkatan. Di mana 2017 lalu, jumlah penumpang LIA mencapai 3.589.812 orang atau naik 5 persen dari tahun 2016. Sedangkan kapasitas bandara saat ini mencapai 3.250.000 per tahun.

Kenaikan jumlah penumpang tersebut otomatis membuat kunjungan ke NTB khususnya Lombok juga meningkat. Hal ini juga akan berdampak pada pergerakan perekonomian di NTB. Terlebih lagi penambahan infrastruktur sudah dilakukan tidak hanya di LIA namun juga destinasi wisata.

“Salah satunya KEK Mandalika yang juga bergerak,” Cetusnya

Menurutnya, dioperasikan KEK Mandalika tersebut menjadi daya tarik orang datang ke NTB. Sebab itu, untuk menangkap peluang dan mendukung keberadaan destinasi tersebut, LIA juga ikut meningkatkan infrastruktur.

AYA




Jemaah Calon Haji (JCH) Dianjurkan Jaga kesehatan

JCH harus betul – betul menjaga kesehatan dan menyiapkan fisiknya terlebih untuk jamaah yang belum pernah menggunakan pesawat terbang

MATARAMlombokjournal.com — Menjelang keberangkatan dan menghadapai kondisi cuaca berbeda saat berada di Madinah maupun proses pelaksanaan ibadah haji di tanah suci Mekah, Jamaah Calon Haji (JCH) Provinsi Nusa Tenggara Barat diharapkan bisa menjaga kesehatan

“Kondisi cuaca di Arab Saudi, terutama Mekah dan Madinah jauh berbeda dengan Indonesia, karena itu CJH diharapkan benar – benar bisa menjaga kesehatan dari sekarang,” ujar Kabid Pelaksana Haji dan Umrah Kementerian Agama NTB, Ali Fikri di Mataram, Selasa (10/07)

Langkah tersebut penting dilakukan, supaya kesehatan JCH, sebelum maupun pasca di tanah suci bisa tetap terjaga, jangan sampai sakit supaya bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik

Ia mengatakan, kondisi cuaca sekarang di Madinah sekarang sedang musim panas, dimana suhu di sana berbeda dengan panas di Indonesia, karena itu kepada JCH betul – betul menjaga kesehatan dan menyiapkan fisiknya terlebih untuk jamaah yang belum pernah menggunakan pesawat terbang.

“Hal lain perlu dipersiapkan JCH adalah memperbanyak bimbingan manasik supaya saat pelaksanaan haji nantinya bisa dilakukan dengan baik,” katanya

AYA