Merasa Didzolimi, Khairudin Adukan Anggota Bawaslu RI ke DKPP

Kalau mereka melanggar prinsip-prinsip Penyelenggara Pemilu, maka Bawaslu telah melanggar kode etik Penyelenggara Pemilu

Khairudin M. Ali

lombokjournal.com —

KOTA BIMA ;   Keputusan Bawaslu RI terkait hasil akhir seleksi calon anggota Bawaslu Kabupaten Kota Provinsi NTB, dipersoalkan.

Pasalnya, sejumlah peserta dengan ranking tertinggi hasil kerja panjang Tim Seleksi, tidak diluluskan  oleh Bawaslu RI.Salah satu peserta yang mempersoalkan itu adalah Khairudin M. Ali, calon anggota Bawaslu Kota Bima.

Dia mengaku heran dengan keputusan akhir Bawaslu setelah mereka melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test aatu FPT),  pada 9 dan 10 Agustus 2018 lalu.

‘’Kok bisa, kami dengan ranking tertinggi di sejumlah Kabupaten Kota di NTB, dibuang begitu saja,’’ ujarnya dengan nada heran, Minggu (19/08).

Khairudin menyebutkan, hasil itu diperoleh dengan susah payah setelah mengikuti proses seleksi selama hampir sebulan. Hasil akhir kerja Tim seleksi sama sekali tidak menjadi pertimbangan Bawaslu dalam menentukan kelulusan calon.

“Satu-satunya kewenangan mereka adalah dengan melakukan fit and proper test. Awalnya saya berpikir akan dilakukan wawancara mendalam, untuk menggali kapasitas, pengetahuan, kepatuta , serta kelayakan seseorang untuk bisa menjadi anggota Bawaslu. Eh tahunya Cuma menonton kami yang disuruh berdiskusi. Apa yang mereka bisa simpulkan dari diskusi semacam? Ini hanya akal-akalan Bawaslu saja,’’ protesnya.

Khairudin mengaku, awalnya tidak ingin mengikuti seleksi calon anggota Bawaslu, karena pada seleksi tahun 2017 lalu juga mengaku diperlakukan tidak adil.

“Saat itu saya tidak protes. Karena saya pikir mungkin saya belum diberikan kesempatan untuk menjadi pengawas Pemilu. Tetapi pada seleksi kali ini, sejumlah peserta lain di Kota Bima datang ke rumah saya untuk mengajak saya ikut lagi. Alasannya, karena mereka belum memiliki rasa percaya diri untuk menjadi anggota bawaslu dengan kewenangan yang demikian besar. Supaya ada yang bisa diandalkan,’’ kata Khairudin.

Ditambahkan, selain mengajak, mereka juga meyakinkan bahwa proses seleksi kali ini lebih transparan karena menggunakan sistem CAT atau Computer Assisted Test. Ujian tertulis dengan model online menggunakan komputer itu, memungkinkan setiap peserta langsung mengetahui nilainya begitu selesai tes dan menutup program  CAT.

‘’Alhamdulillah nilai CAT saya 60 dan itu ranking 4 se NTB. Saya berpikir nilai itu rendah, tetapi ternyata nilai CAT rata-rata peserta seleksi calon anggota Bawaslu se Indonesia rata-rata antara 47. Sedikit sekali yang nilainya di atas 50,’’ tambahnya.

Herannya, kata Khairudin, nilai CAT, Psikotest, Tes Kesehatan Jiwa, Kesehatan Lengkap, serta wawancara oleh Tim seleksi yang menempatkannya padan ranking 1, tidak sedikit pun menjadi bahan pertimbangan Bawaslu untuk menentukan kelulusan seseorang calon.

‘’Bawaslu dengan sewenang-wenang menentukan kelulusan seseorang dengan cara yang dzalim, tidak jujur, tidak terbuka, tidak memiliki standar penilaian yang jelas, serta tidak profesional,’’ ujarnya.

Selain itu, Khairudin juga mempertanyakan dasar hukum Baswaslu memperlakukan beda dan berperilaku diskriminatif antara peserta yang baru ikut seleksi dengan anggota Panwaslu yang sedang bertugas.

Padahal katanya, tidak ada dasar hukum untuk tindakan berbeda itu, selain hanya tidak dilakukan wawancara oleh Tim seleksi.

‘’Mereka itu bukan Bawaslu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun tahun 2017. Petahana yang dimaksud adalah Bawaslu, bukan Panwaslu. Harus mereka diperlakukan sama dan tetap dibuka seluruh hasil CAT, Psikotest, Res Kesehatan Jiwa, Kesehatan Lengkap, serta tes lainnya. Konyol benar Bawaslu ini,’’ sesalnya.

Khairudin menghargai kerja Tim Seleksi yang telah profesional dalam penilaian. Karena diakuinya bagi calon yang jatuh pada nilai ujian tertentu, rankingnya langsung dikoreksi. Ini menunjukan bahwa Tim Seleksi sudah bekerja baik.

‘’Tetapi mengapa Bawaslu dengan seenaknya saja tidak mehargai kerja Tim Seleksi? Panwaslu lama hampir semua dipertahankan. Ini benar-benar-tidak mencerminkan prinsip Penyelenggara Pemilu sebagaimana diatur pada Pasal 3 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, dan Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017,’’ jelas mantan Ketua panwaslu Kota Bima ini.

Mantan Ketua PWI Bima dua periode ini mengaku, aduan yang dilayangkan ke DKPP, untuk menguji prinsip Penyelenggara Pemilu. Apakah mereka sudah melanggar atau tidak.

Karena kalau mereka melanggar prinsip-prinsip Penyelenggara Pemilu, maka Bawaslu telah melanggar kode etik Penyelenggara Pemilu.

“Ini yang mau saya uji di sidang DKPP. Saya akan menghadapi sendirian kesombongan Bawaslu ini,’’ tegas mantan Redaktur Lombok Lombok Post ini.

Ditanya diskusi seperti apa saat fit ad proper test oleh Bawaslu NTB, dia mengatakan tidak ada yang luar biasa.

‘’Saya sendiri mendapat lot dengan pertanyaan soal Caleg Korupto. Saya kemudian menulis di atas kertas dalam waktu tujuh menit. Dan bahan ini kemudian didiskusikan saat saya menjadi moderator. Dalam pemaparan saya, terkait Caleg Koruptor, sebagaimana yang dilarang oleh PKPU Nomor 20 tahun 2018, tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Tidak boleh Peraturan KPU bertentangan dengan Undang-Undang di atasnya yaitu Undang-Undang Nomo 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Bagaimana mungkin  hak politik seseorang dihapus oleh PKPU? Jika karena semangat ingin memberantas korupsi, yang harus dilakukan oleh KPU adalah mengusulkan agar hal itu diatur dalam Undang-Undang,’’ ujarnya.

Menurut Khairudin, pendapatnya itu sejalan dengan hasil putusan sengketa adjudikasi yang diajukan caleg yang dicoret KPU ke Bawaslu di sejumlah daerah. Bahkan anggota Bawaslu RI Fritz Edward pada saat diwawancara CNN Indonesia, sejalan dengan sikap dan pandangan dirinya.

‘’Lalu di sisi mana hasil fit and proper test sebagai alasan bagi Bawaslu untuk mencoret saya dan mempertahankan dua anggota Panwaslu lama? Bagian mana juga kehebatan calon dengan dua jenjang di bawah saya, kemudian diluluskan oleh Bawaslu. Mereka harus buka ini semua. Kalau tidak dibuka, jelas melanggar prinsip Terbuka sebagaimana diatur dalam Peraturan DKPP maupun Undang-Undang,’’ jelasnya.

Dia juga mengaku mendapat banyak dukungan dati peserta yang tidak lolos. Namun diakuinya, tidak ingin melibatkan mereka dalam masalah ini, Tetapi jika ingin mengadukan juga atau ingin menjadin pihak terkait, Khairudin tidak keberatan.

‘’Ada anggota Timsel yang menghubungi saya dan meminta maaf atas hasil akhir di luar kewenangannya itu. Ini tidak profesional, Ketau dan Anggota Bawaslu RI dan Bawaslu NTB harus bertanggungjawab,’’ katanya.

Me  (*)




Gempa Susulan  6,5 SR, Tapi Dilaporkan Tidak Ada Korban

Fase gempa susulan merupakan fenomena menuju stabil

MATARAM.lombokjournal. – Gempa susulan dengan maknitudo  6,5  kembali mengguncang wilayah Lombok Tiimur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/08), sekitar pukul  Pkl. 11:10:22 WIB.  Lokasi: 8.24 LS 116.66 BT (32 km ) timurLaut Lombok Timur, NTB, pusat gempa berada di kedalaman 10 km, namun tidak berpotensi  tsunami.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban terkait gempa tersebut.  Namun di Gn. Anak Dara, Pergasingan, Telaga di Ds. Sembalun Longsor.

Dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta, Kepala BMKG, Dwi Korita Karnawati menjelaskan, gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah tapi tidak merusak.

Sebelumnya, di Lombok Utara terjadi gempa berkekuatan 7,0 magnitudo pada 5 Agustus lalu. Gempa tersebut  diikuti gempa susulan yang cenderung terus melemah, namun fluktuatif.

Misalnya, yang selama inii terjadi mulai dengan gempa dengan kekuatan sekitar 4 kemudian muncul gem sekitar 5 sr dan yang terakir 6,5 SR, selanjutnya  gempa susulan lainnya yang cenderung melemah.

Dwi Korita menghimbau masyarakat jangan lari di wilayah lereng atau pegunungan, karena batuan yang rapu akibat gempa sebelumnya.

‘‘Paling aman menuju di tanah lapang atau tempat pengngsian. Kalau ada guncangan segera lari ke tempat lapang, merunduk dan lindungi kepala dengan tenang, jangan lari ke gunung, ‘‘ katanya sambil menambahkan, fase gempa susulan merupakan   fenomena menuju stabil.

Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana,  sejauh ini belum dilaporkan adanya kerusakana. Ia juga menformasikan adanya longsor di lereng Rinjani, karena pusat gempa di Lombok Timur.

Sampai saat ini Taman Nasional Gunung Rinjani TNGR (Taman NasionaL Gunung Rinjani), masih ditutup.  Saat ini di kawasan TNGR dalam keadaan kosong. Dilaporkan ada kedatangan wisatawan di bandara internasional Lombok yang akan ke Rinjani  tapi masih belum diijinkan.

Rr




Gubernur Motivasi Para Pelajar Hilangkan Trauma, Dan Terus Maju

Remisi diberikap kepada  405 orang narapidana binaan Lembaga Mataram, 10 orang narapidana mendapat pembebasan penahanan

MATARAM.lombokjournal.com – Meski musibah gempa bumi menimpa pulau Lombok beberapa minggu terakhir. Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berharap, agar musibah ini tidak membuat semua larut dalam kesedihan. Proses belajar mengajar juga dipastikan harus segera mulai berjalan.

Gubernur menghimbau sekaligus memberi motivasi seluruh pelajar di NTB, untuk terus berjuang, demi tercapainya cita-cita menuju bangsa yang maju.

“Buang rasa takut dan kita tidak boleh tertawan oleh rasa trauma. Mari kita songsong NTB agar terus maju,” tegas Gubernur NTB, usai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur Provinsi NTB, Jum’at (17/08).

Seperti tahun sebelumnya, pembacaan Naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. B. Isvi Rupaedah, MH, dilanjutkan mengheningkan cipta oleh Inspektur upacara, Pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera terdiri dari Putra putri terbaik dari 10 kabupaten/kota di bawah binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB.

Pada tahun ini, Bunga Oktaviani, siswa SMAN 3 Sumbawa Besar dipercaya membawa Baki Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan.

Turut hadir mendampingi Gubernur NTB, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi. Dari barisan undangan yang hadir, tampak Wakil Gubernur NTB H. Muh Amin beserta istri Hj Syamsiah Muh Amin, anggota Forkopimda Provinsi NTB, Gubernur NTB periode 2003-2008 Wakil Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Azhar periode 1996-2001.

Selain itu juga hadir Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Rosiyadi Sayuti beserta istri Hj. Ikhsanti Komala Rimbun. Peserta upacara terdiri dari para veteran pejuang, TNI/Polri, perwakilan dari OPD Provinsi,  para siswa dan anggota pramuka.

Upacara detik-detik Proklamasi tahun ini juga dirangkaikan dengan pemberian remisi kepada 405 orang narapidana binaan Lembaga Mataram. Sementara, 10 orang narapidana mendapat pembebasan penahanan.

AYA/hms NTB

 

 




Gubernur Zainul Majdi Optimis, Lombok Bangkit Dari Keterpurukan

Diyakinkan, sarana umum seperti bandara, pelabuhan, dan jalan-jalan utama yang ada di Pulau Seribu Masjid masih berfungsi dengan baik

MATARAM.lombokjournal.com – Masyarakat Lombok akan mampu bangkit dari keterpurukan. Meski ada bencana gempa bumi yang luar biasa, dan Lombok dan  NTB akan bangkit lebih baik lagi.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan itu usai Upacara Hari Kemerdekaan  di Mataram, Jum’at (17/08).

TGB juga memiliki keyakinan yang kuat , masyarakat Lombok akan bangkit dari keterp[urukan setelah bencana gempa bumi  yang memporandakan sendi kehidupa sebagian wilayah NtB

“InsyaAllah kami semua, hati kami, jiwa kami penuh dengan optimisme bahwa walaupun ada bencana yang luar basa tapi insyaAllah Lombok dan NTB akan bangkit lebih baik lagi, lebih hebat lagi, lebih maju lagi di masa-masa yang akan datang,” ujarnya.

Terkait bencana gempa bumi itu, TGB mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang menberikan perhatian dan bantuan bagi masyarakat Lombok yang sedang tertimpa musibah.

“Alhamdulillah perhatian dan bantuan sangat besar artinya bagi kami semua. Kami apresiasi dan mendoakan kepada semua yang sudah membantu dengan ketulusan, semoga Tuhan yang maha esa membalasnya,” katanya,

TGB tak memungkiri, bencana gempa yang terjadi secara terus menerus pada beberapa pekan terakhir memiliki daya guncang yang besar.

Namun dikatakannya, nadi kehidupan di Lombok tetap berjalan dengan baik. Ia menyebutkan, sarana umum seperti bandara, pelabuhan, dan jalan-jalan utama yang ada di Pulau Seribu Masjid masih berfungsi dengan baik.

“NTB, khususnya Lombok aman, kondusif dan tetap nyaman untuk semua. Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat jangan khawatir dan jangan ragu untuk datang kembali ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Semoga semangat persaudaraan dan ajakan untuk terus mengokohkan silaturahmi bisa terus mendekatkan kita sebagai anak-anak bangsa,” tegas TGB.

Sebelumnya Gubernur NTB menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia ke-73., sambil berharap, Indonesia akan semakin maju dan menghadirkan kebaikan untuk semua wargaya.

AYA/HMS NTB

 

 




PDIP NTB Instruksikan Kadernya Dampingi Korban Gempa Lombok .

Hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya

MATARAM.lombokjournal.com —  DPC PDIP Kota Surabaya melalui Baguna DPP PDIP menyerahkan bantuan korban gempa Lombok  satu kontainer (5 ton) yang terdiri dari aneka barang dan makanan seperti terpal , tenda , makanan bayi, pempers, pembalut wanita,  mie instan, obat-obatan, dan lain lain.

Serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PDIP NTB, di Jalan Lingkar Selatan, Senin (13/08). Dari pihak Baguna DPP PDI diwakili oleh Feri menyerahkan langsung kepada Bendahara Umum DPD PDIP NTB, Edi Sukmono .

Dalam kata sambutan, Bendum PDIP NTB,  menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC PDIP kota Surabaya yang peduli dan bersolidaritas terhadap korban Gempa Lombok. Hal ini sesuai ajaran Bung Karno untuk tetap mengamalkan sikap gotong royong dalam membantu wong cilik.

“Selanjutnya PDIP NTB akan menyalurkan Dropping bantuan kemanusiaan ini kesejumlah titik yang terdampak akibat gempa baik di Lombok Utara , Lombok Timur , Lombok Barat maupun Lombok Tengah,” ungkap Edi Sukmono yang juga Caleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok .

Edi Sukmono mengatakan, hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan  bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya.

” Selain itu Tim Medis, Paramedis maupun trauma healing PDIP juga sudah turun ke lapangan untuk memberikan layanan kesehatan gratis ke sejumlah lokasi korban gempa yang sulit dijangkau,” tambahnya .

Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat yang sedang menunaikan ibadah haji meminta semua kader PDIP NTB untuk tetap turun ke lapangan membantu dan meringankan korban gempa.

Rachmat mengakui , hampir semua kader PDIP, khususnya yang berdomisili di KLU terkena dampak Gempa, rumahnya banyak yang ambruk, termasuk Ketua DPC PDIP KLU , Raden Nuna Abriadi.

” Atasnama partai saya menyampaikan penghargaan kepada segenap elemen dan kader PDIP yang bergotong royong membantu sesamanya tanpa pamrih , meskipun mereka juga menjadi korban dasyatnya gempa KLU,” tambah Ketua DPD PDIP NTB yang kharismatik ini.

Lebih jauh Rachmat berharap, agar momentum gempa bumi dijadikan tonggak untuk memperkuat solidaritas sosial sesama warga NKRI.

“Gempa KLU mengajarkan semua pihak pentingnya menjaga ikatan persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air,” bebernya .

Donasi Jayakarta Hotel

Sementara itu hari ini , Kamis (16/8) , bertempat di kantor DPD PDIP NTB ,  Hotel Jayakarta diwakili oleh manager accounting, Iin menyerahkan donasi/bantuan satu ton beras kepada DPD PDIP NTB untuk disalurkan kepada korban Gempa.

“Atasnama DPD PDIP NTB kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan hotel Jayakarta menyalurkan sumbangan gempa Lombok melalui PDIP ,” kata Edi Sukmono.

Dikatakannya, sumbangan dari Jayakarta Hotel akan segera disalurkan kepada para korban gempa oleh para relawan PDIP, termasuk untuk menunjang dapur umum Baguna PDiP yang beroperasi di beberapa titik pengungsian.

Me




Satgaskes Yonkes 2 Kostrad Lakukan Pendistribusian Air Bersih Dan Kegiatan Trauma Healing

Trauma healing mencegah dari trauma anak-anak berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur

Trauma healing

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com – Satgaskes Yonkes 2 Kostrad mendistribusikan air bersih di tempat pengungsian di Desa Sokong Kec. Tanjung Kab. Lombok Utara ,Kamis (16/08 ) guna memenuhi  pasokan air bersih.

Warga menyambut antusias dengan memadati tangki Air menggunakan ember, galon, maupun alat untuk mengambil air lainnya . Mereka rela mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bersih tersebut.

Danyonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi Sp.OT mengatakan, pendistribusian air bersih ini akan dilakukan di tempat -tempat pengungsian warga lainnya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Karena ada tempat -tempat pengungsian yang masih belum mendapatkan air bersih, dan kami akan berupaya  seluruhnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari –hari,” jegasnya

Selain mendistribusikan air bersih ke tempat pengungsian warga,  personel satgaskes Yonkes 2 Kostrad melaksanakan  kegiatan ‘ Trauma Healing ”  kepada anak-anak korban gempa di tempat pengungsian, sebagai salah satu cara menghilangkan trauma pada anak –anak.

Menurut Serda Derajat,  personel Satgas Yonkes 2 Kostrad, kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban gempa dengan cara melakukan kegiatan bermain, belajar dan seni suara. Salah satunya adalah menyanyikan lagu INDONESIA RAYA secara berkelompok.

Kegiatan trauma healing mencegah dari trauma berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit  tidur.

AYA/hms NTB




Gubernur Pastikan Lombok Masih Aman Dikunjungi

Saat ini dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan, yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan di sebagian daerah wisata

MATARAM.lombokjournal.com — Bencana gempa bumi di Pulau Lombok memang mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak di beberapa daerah. Namuntidak mengakibatkan kerusakan di seluruh wilayah Lombok.

Sebagian besar wilayah-wilayah strategis Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), seperti tempat wisata di Lombok, masih normal. Dan masih aman untuk dikunjungi siapa pun.

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menegaskan itu, saat menerima bantuan dari Media Grup dan Pemeritah Kota Bandung, di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Karena itu, Gubernur mengajak seluruh warga  dunia untuk tetap berkunjung ke NTB. Sebab, saat ini tidak ada yang perlu di khawatirkan tentang keamanan dan kenyamanan saat berada di NTB, termasuk Lombok..

“NTB, tetap aman, nyaman dan kondusif untuk dikunjungi,” tegas gubernur di hadapan Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalik dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov NTB.

Saat ini, lanjut Gubernur, sedang dilakukan pembenahan sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan. Yaitu pembersihan terhadap puing-puing bangunan. Seperti di sebagian daerah wisata, seperti Gili.

Namun, menurut Gubernur hanya, infrastruktur yang mengalami kerusakan itu hanya sebagian kecil.  Sebab, daerah-daerah wisata seperti Kek Mandalika, Kute, masih normal dan tidak ada masalah.

AYA/hms NTB




Gubernur Terima Bantuan Dari Media Grup dan Warga Bandung

Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com —  Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, menyampaikan bantuan untuk para korban Gempa Lombok.

Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).

Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada media grup yang telah menggalang dana dari pemirsa Metro TV, hingga mencapai miliaran rupiah.

Hal yang sama juga disampaikan Gubernur kepada Walikota Bandung,  Kang Emil. Gubernur NTB dua perido tersebut menyampaikan terima kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Kota Bandung, karena telah bersedia untuk saling berbagi dan membantu dengan masyarakat NTB.

“Sampaikan salam ta’jim kami, masyarakat NTB kepada warga Kota Bandung dan seluruh netizen yang memberikan sumbangan,” ungkap Gubernur.

Gubernur menyampaikan, kehadiran Media Group, Walikota Bandung serta seluruh donatur yang peduli terhadap warga Lombok, NTB menunjukkan sebuah jati diri bangsa Indonesia.

“Jati diri kita sebagai bangsa adalah rasa persatuan,” jelas Gubernur TGB.

Saat itu, Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah.

AYA/HMS NTB




Bupati Najmul Akhyar Pastikan Tiga Gili Sudah Pulih dan Aman Untuk Wisatawan

Kepala Dinas Pariwisata diminta segera melakukan rapat bersama semua pelaku wisata di tiga gili. untuk memulihkan image tiga gili ini paska bencana gempa yang berdampak kerusakan di Lombok Utara.

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA — Tiga gili (Trawangan, Meno dan Air) Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Lombok Utara tak luput dari goncangan gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang terjadi pada minggu (5/8).

Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, menyampaikan itu saat berkunjung ke tiga pulau andalan pendapatan daerah Lombok Utara, Rabu (15/8).

Tiga gili yang menjadi  andalan utama pendapatan daerah Lombok Utara lumpuh total. Namun, kerusakan yang diakibatkan gempa bumi tidak semasif yang ada di daratan. Sekitar 10 bangunan industry pariwisata di tiga gili mengalami rusak ringan.

Bupati Bersama unsur TNI dan Polri serta jajaran pejabat pemerintahan dalam kunjungannya mengatakan, kerusakan infrasetruktur yang ada di tiga gili tidak separah kerusakan yang ada di daratan. Hanya sekitar 10 persen saja, artinya masih banyak bangunan yang bisa dimanfaatkan.

Menurut bupati, untuk membangkitkan kembali sector pariwsata  di Lombok Utara merupakan pekerjaan yang memang tidak mudah. Namun tidak terlalu banyak kesulitan yang dihadapi.

Yang penting sekarang bagaimana cara menyampaikan kepada wisatawan maupun masyarakat bahwa kondisi di tiga gili sudah sangat aman. Kenyamanan seperti biasa dan sangat aman.

“Tidak perlu kawatir adanya kejahatan yang biasa terjadi paska bencana alam karena sudah banyak apparat yang ditugaskan menjaga tiga gili,”ujarnya.

Dijelaskannya, tanggal 19 Agustus 2018 nanti pihaknya akan mendatangkan wisatawan, bekerjasama dengan perusahaan tranportasi wisatawan seperti Eka Jaya dan para pelaku wisata. sekaligus mendeklarasikan,pulau wisata tiga gili sudah pulih paska bencana.

Demikian juga dengan destinasi wisata yang ada di daratan.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya tiga gili untuk tidak  terus-terusan larut dalam kesedihan. Mari kita bangkit kembali membangun sector pariwisata kita kedepan. Kita ingin tiga gili kembali normal, karena kita tau bahwa tiga gili adalah merupakan sector terpenting dari roda perekonomian kita di Lombok Utara,” terangnya.

Dikatakannya, Kepala Dinas Pariwisata diminta segera melakukan rapat bersama semua pelaku wisata di tiga gili. Bupati berharap memulihkan image tiga gili ini paska bencana gempa yang berdampak kerusakan di Lombok Utara.

bih lanjut bupati menyampaikan, kondisi tiga gili bisa pulih dengan kerjasama semua pihak terlebih para pelaku wisata. “Saya yakin wisatawan akan datang kembali ke tiga gili. Bahkan akan menjadi daya Tarik tersendiri ketika rasa keingintahuan wisatawan yang ingin mengetahui kondisi tiga gili paska becana gempa terjadi,”tandasnya.

Salah seorang pemilik usaha di tiga gili Matteu kepada bupati mengaku siap membangkitkan kembali pariwisata di tiga gili. Namun, untuk tahap awal ini pihaknya akan memulihkan bangunan yang mengalami kerusakan.

“Dalam waktu dekat kita akan kembali mempromosikan dan memastikan tiga gili sudah normal kembali,” tandasnya.

Me

 




Operasional Bandara Di Lombok Saat Gempa Tak Pernah Berhenti

Bandara di Lombok Tengah juga menjadi salah satu pintu utama bagi masuknya distribusi bantuan maupun relawan yang datang untuk membantu korban gempa Lombok

) I Gusti Ngurah Ardita

MATARAM.lombokjournal.com  —  General Manager Lombok International Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, operasional bandara masih berjalan normal, baik saat kejadian gempa maupun saat masa tanggap darurat seperti saat ini.

“Bandara secara infrastruktur 100 persen beroperasi normal, semuanya dalam kondsi baik, laik operasi tidak pernah berhenti sejak kehadian bahkan sampai sekarang,” tutur Ardita.

Ardita menyampaikan, sejauh ini tidak ada pembatalan penerbangan, dan jumlah pergerakan penumpang masih relatif stabil di atas 12 ribu penumpang per hari.

“Kalau masih di atas 10 ribu itu masih stabil,” tegasnya

Ardita menambahkan, LIA yang berada di Kabupaten Lombok Tengah juga menjadi salah satu pintu utama bagi masuknya distribusi bantuan maupun relawan yang datang untuk membantu korban gempa Lombok.

“Kita sudah operasikan Bandata Selaparang (Kota Mataram) khusus distribusi bantuan untuk pesawat militer sampai tanggap bencana berhenti,” pungkasnya.

AYA