Perkembangan Ekspor dan Impor NTB Tahun 2024

Pada periode Januari-Juni 2023, perkembangan ekspor NTB tumbuh sebesar 2,72 persen

MATARAM, LombokJournal.com ~ Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB) merilis data terbaru mengenai perkembangan ekspor dan impor di Provinsi NTB untuk tahun 2024. 

Pada periode Januari-Juni 2023, perkembangan ekspor NTB tumbuh sebesar 2,72 persen.
Kepala BPS NTB dan Kadis Kominfotik NTB

Berdasarkan neraca perdagangan kumulatif, nilai perdagangan mencapai US$ 759,04 juta, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar US$ 451,47 juta. (Senin, 15/07/24)

BACA JUGA : Gelar TTGN XXV Dibuka Mendes PDTT

Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, mengungkapkan bahwa pada bulan Juni 2024, komoditas ekspor utama NTB seperti ikan dan udang menyumbang 57,63 persen dari total ekspor. 

Tujuan utama eksport itu ke Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, dan Taiwan. Selain itu, ekspor non-tambang juga mencatat peningkatan di berbagai negara lainnya.

“Pada periode Januari-Juni 2023, perkembangan ekspor NTB tumbuh sebesar 2,72 persen. Namun, pada periode yang sama di tahun 2024, terjadi penurunan sebesar 1,82 persen, dengan nilai ekspor hasil tambang mencapai US$ 497,47 juta dan ekspor non-tambang sebesar US$ 5,55 juta. Meskipun demikian, secara kumulatif, neraca perdagangan NTB mengalami perkembangan meningkat  pada tahun 2024 dibandingkan tahun 2023,” jelas Wahyudin.

Selain itu, impor di NTB juga mengalami kenaikan sebesar 5,56 persen dari Juni 2023 ke Juni 2024. Pada bulan Juni 2024, impor karet dan barang karet lainnya menyumbang 48,26 persen dari total impor, dengan nilai keseluruhan mencapai US$ 40,37 juta.

“Peningkatan nilai impor terutama berasal dari komoditas hasil tambang dan smelter di Pulau Sumbawa. Penggunaan impor paling dominan adalah bahan baku dan penolong sebesar 77,69 persen, diikuti oleh barang konsumsi sebesar 0,28 persen, dan barang modal sebesar 22,03 persen,” tambahnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, menekankan pentingnya dukungan infrastruktur dalam proses ekspor. 

Menurutnya, keberadaan pelabuhan yang memadai serta kerja sama yang efektif dan efisien dengan berbagai negara akan memperlancar ekosistem perdagangan.

BACA JUGA : Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Keluhan Masyarakat

“Komoditas ekspor baik tambang maupun non-tambang akan mengalami perkembangan meningkat yang signifikan jika infrastruktur, seperti pelabuhan, tersedia dengan memadai. Hasil neraca perdagangan NTB yang meningkat secara kumulatif dibandingkan tahun 2023 menunjukkan perlunya lebih banyak inovasi dan kerja sama antar negara,” ujar Najamuddin.Alif

 

Komoditas ekspor baik tambang maupun non-tambang akan mengalami perkembangan meningkat signifikan jika infrastruktur memadai




Gelar TTGN XXV Dibuka Mendes PDTT

Rangkaian acara gelar TTGN XXV meliputi pameran, seminar internasional, seminar nasional, diskusi antara inovator dan pihak swasta

MATARAM, LombokJournal.com ~ Gelar TTGN XXV atau gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara ke XXV tahun 2024 resmi dibuka di Provinsi NTB oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di halaman Islamic Center pada hari Senin (15/07/24).

BACA JUGA : Gelar Teknologi Tepat Guna XXV di NTB

pembukaan gelar TTGB XXV dilakukan Mendes PDTT
Pembukaan gelar TTGN XXV

Menteri Abdul Halim Iskandar berharap gelar TTGN (GTTGN) dapat meningkatkan inovasi teknologi dan eksotisme pemasaran teknologi tepat guna di setiap daerah. 

“Saya berharap  GTTGN di Provinsi NTB tahun ini menjadi acara yang berdampak bagi inovasi teknologi hingga ke desa-desa di NTB,” harapnya.

Rangkaian acara pembukaan GTTGN XXV Tahun 2024 di Provinsi NTB meliputi jalan sehat, gala dinner, pembukaan resmi, pameran GTTGN, seminar internasional, seminar nasional, diskusi antara inovator dan pihak swasta, serta penutupan GTTGN.

Acara ini turut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, Wakil Menteri PDTT, Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, kepala OPD lingkup Provinsi NTB, bupati dan walikota se-NTB, serta ratusan peserta GTTGN dari seluruh provinsi di Indonesia.

BACA JUGA : Tinjau Benduhan Pandan Duri, Pj Gubernur Dengar Keluhan Masyarakat

Pj Gubernur, Dr. Hassanudin salam sambutannya menyampaikan bahwa Provinsi NTB tidak hanya dikenal sebagai pulau seribu masjid, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki keindahan wisata yang menakjubkan.

“Daerah kami memiliki potensi wisata yang indah untuk dikunjungi. Kita punya Gunung Rinjani, Sirkuit Mandalika, Tiga Gili, dan ratusan pantai yang eksotis,” tuturnya.

Dr. Hassanudin juga mengajak para peserta untuk tidak hanya mengikuti rangkaian acara GTTGN, tetapi juga mengeksplorasi destinasi wisata di NTB. 

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan Merakyat di NTB

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi pembangunan dan ekonomi NTB. Selamat datang peserta GTTGN dari seluruh Indonesia, semoga NTB menjadi daerah yang selalu dirindukan,” ujarnya.Manikp

 




Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV di NTB

Acara gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hassanudin, menghadiri acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV. Acara ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke-77 dan Spektakuler Hari Pajak 2024, Minggu (14/07/24). 

BACA JUGA : Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Aspirasi Masyarakat

Acara kick off gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara eujud kolaborasi untuk kemajuan bersama merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama

Acara berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai kalangan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dalam sambutannya, Pj Gubernur Hassanudin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara yang menggabungkan tiga momentum penting tersebut.

“Acara ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama. Dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, memperkuat koperasi, dan meningkatkan kesadaran pajak, kita bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Pj Gubernur Mayjen Hassanudin.

Ia menjadi salah satu narasumber dalam acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna di Halaman Kantor Diskominfotik NTB. Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur menekankan pentingnya inovasi teknologi tepat guna dalam mendukung pembangunan daerah.

Sebagai tuan rumah, Pj Gubernur mengajak masyarakat NTB untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai wadah berbagi informasi dan berkompetisi secara sehat dengan daerah lain. 

BACA JUGA : Seruan Pj Gubernur NTB, Pemuda Harus Jauhi Narkoba dan Judi Online 

“Mari kita berkolaborasi, bertukar informasi, dan berkompetisi yang sehat. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan dari teman-teman yang datang dari berbagai daerah,” ungkapnya.

Dalam rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-77, Hassanudin juga menyoroti peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Koperasi adalah guru perekonomian kita. Dengan memperkuat koperasi, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga menciptakan ekonomi yang berkeadilan,” jelasnya.

Spektakuler Hari Pajak 2024 turut memeriahkan acara dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Pajak yang dikumpulkan akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan berbagai fasilitas lainnya.

“Mari kita tingkatkan kesadaran pajak demi masa depan yang lebih baik,” ajak Hassanudin.

Acara Kick Off Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXV, Hari Koperasi Nasional ke-77, dan Spektakuler Hari Pajak 2024 diisi dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama, pawai Hari Pajak, talkshow teknologi tepat guna bersama TVRI, serta penampilan talenta-talenta dari SMA/SMK Kota Mataram. Acara ini ditutup dengan penampilan band lokal, dan para peserta tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan bisa Merakyat di NTB

Pj Gubernur Hassanudin menutup sambutan acara itu dengan pesan semangat untuk terus bekerja keras dan berinovasi

“Mari kita tetap semangat membangun masa depan. Dengan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi, kita yakin NTB akan semakin maju dan sejahtera,” katanya. ***

 

 

 




Tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur Serap Keluhan Masyarakat

Saat tinjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB menegaskan Pemprov NTB berkomitmen mencari solusi akibat kemarau yang menyebabkan kekeringan

Lombok Timur, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin tinjau Bendungan Pandan Duri yang terletak di Desa Suangi, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Sabtu (13/06/24). 

BACA JUGA : Olahraga Squash Diharapkan Bisa Merakyat di NTB 

Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi Pembekel Pekasih serta keluhan masyarakat Lombok Timur bagian selatan, terutama terkait penyaluran air irigasi untuk persawahan di wilayah Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi NTB.

Kondisi kemarau dan perubahan iklim telah menyebabkan banyak sawah di Lombok bagian selatan mengalami kekeringan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah tersebut.

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, MM, membenarkan jadwal kunjungan Pj Gubernur NTB, Hassanudin. 

“Benar, Pj Gubernur NTB, Bapak Hassanudin, memiliki beberapa agenda pada akhir pekan ini. Agenda utama adalah merespons dan mendengarkan aspirasi pekasih serta keluhan masyarakat terkait persoalan kekeringan di bagian selatan Lombok Timur, sekaligus meninjau kondisi Bendungan Pandan Duri. Bersama perangkat daerah, beliau akan segera berkoordinasi dengan Pemda Lombok Timur untuk menemukan solusi,” ungkapnya.

BACA JUGA : H. Karman Sosialisasu sebagai Bakal Calon Walikota Mataram

Sebelum meninjau Bendungan Pandan Duri, Pj Gubernur NTB dan rombongan berkesempatan melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Maulana Syaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Di sela-sela ziarah tersebut, Pj Gubernur juga bersilaturahim dengan tokoh agama dan pengurus NWDI Pancor serta menyapa santri dan santriwati di salah satu pondok pesantren di Pancor, Lombok Timur.

“Pj Gubernur NTB baru bertugas kurang dari sebulan di NTB. Dalam setiap kunjungan awalnya, beliau selalu berusaha untuk bersilaturahim dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah, sebelum ke Pandan Duri, Pak Pj Gubernur terlebih dahulu ziarah ke Makam Maulana Syaikh Pahlawan Nasional kita serta bersilaturahim dan berdialog, memberikan pesan semangat kepada para santri dan santriwati di Pancor,” jelasnya.

Dalam pertemuannya dengan para santri, Pj Gubernur Hassanudin menginspirasi mereka untuk giat menimba ilmu agama dan ilmu dunia.

Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa depan. 

“Pemuda-pemudi yang berjiwa religius dan memiliki semangat kebangsaan tinggi adalah modal penting untuk mewujudkan Indonesia Emas,” pesannya.

BACA JUGA : Penandatangan Kerja Sama Waste to Energy untuk Zero Carbon Emission

Rangkaian acara kunjungan Pj Gubernur NTB bersama rombongan di Lombok Timur berlangsung khidmat. nov/dyd

 




Seruan Pj Gubernur, Pemuda Harus Jauhi Narkoba dan Judi Online

Seruan Pj Gubernur NTB untuk menjauhi narkoba dan judi online disampaikan saat  silaturahmi Kebangsaan Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Mataram, LombokJournal.com ~ Ini seruan Pj Gubernur NTB, Dr. Hassanudin untuk generasi muda Indonesia di NTB yang saat ini menghadapi berbagai tantangan besar, termasuk masalah narkoba dan semakin maraknya judi online yang menjerat kaum muda.

BACA JUGA : Penandatanganan Kerja Sama Waste to Energy untuk Zero Carbon Emission

Menyongsong Indoesia Emas 2045, seruan Pj Gubernur NTB agar kaum muda menjauhi narkoba dan judi online
Pj Gubernur NTB

“Tantangan kita, khususnya kaum muda, sangat kompleks, mulai dari narkoba hingga judi online. Jangan pernah mendekati apalagi mencoba!” tegasnya.

Seruan Pj Gubernur itu disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Silaturahmi Kebangsaan Mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang berlangsung di Auditorium Raudhah Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Jum’at (12/07/24).

Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, seruan Pj. Gubernur NTB untuk generasi muda Indonesia, khususnya di NTB, agar senantiasa menjaga diri dari hal-hal negatif yang dapat merugikan dan menghancurkan masa depan.

BACA JUGA : Panen Kapas di Lobar, Untuk Kemandirian Sandang Indonesia 

“Mari majukan bangsa dan negara dengan prestasi dan inovasi. Tingkatkan kekompakan dalam hal positif, karena hal tersebut menguatkan kecintaan terhadap bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Hassanudin juga memaparkan tantangan kebangsaan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. 

Seminar kebangsaan ini diselenggarakan oleh Bank NTB Syariah bekerja sama dengan ESQ Corp.

BACA JUGA : Deklarasi TGH Fatihin sebagai Bakal Calon Bupati Lombok Timur

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda NTB, para bupati/walikota se-NTB, kepala perwakilan lembaga/instansi pusat dan daerah, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga media dan pers.rbg/dyd

 

 




Kebijakan Satu Peta, Sekda NTB Melapor ke Menko Perekonomian

Srkda NTB, Miq Gite melaporkan dan berdiskusi mengenai Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) di NTB dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

JAKARTA, LombokJournal.com ~Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Lalu Gita Ariadi, menghadiri puncak acara Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) Summit 2024 di Jakarta Selatan, pada Kamis (11/07/24).

BACA JUGA : Panen Kapas di Lobar, Menuju Kedaulatan Sandang Indonesia

Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, serta para pejabat tinggi lainnya. Agenda utama dalam acara ini adalah One Map Policy Plenary High Level bersama Presiden Republik Indonesia dan Rapat Kerja Nasional Kebijakan Satu Peta.

BACA JUGA : Deklarasi TGH Fatihin sebagai Bakal Calon Bupati Lotim

“Alhamdulillah, terima kasih sudah melaporkan dan berdiskusi mengenai One Map Policy di NTB kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,” ungkap H. Lalu Gita Ariadi, yang akrab disapa Miq Gite.

Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa ini merupakan kebijakan penting karena mampu menyelesaikan ketidaksesuaian dalam pemanfaatan ruang

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Bakal Calon Cawali Mataram 

Kebijakan ini mencakup beberapa kegiatan utama, yaitu kompilasi dan integrasi yang dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG), serta sinkronisasi yang dilakukan oleh Kementerian Perekonomian.***

 




Penandatanganan Kerja Sama Waste to Energy untuk Zero Carbon Emission

Penandatanganan Kerja sama ini jadi pendorong upaya Waste to Energy yang lebih ramah lingkungan, serta mendukung target penggunaan energi terbarukan

LOMBOK BARAT, LombokJournal.com ~ Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Wilayah Bank Indonesia Provinsi NTB dan PT PLN UIW NTB dalam Implementasi Waste to Energy dilaksanakan pada Kamis (11/07/24) di PLTU Jeranjang, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. 

BACA JUGA : Panen Kapas di Lobar, Menuju Kedaulatan Sandang di Indonesia

Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan Zero Carbon Emission pada tahun 2050.

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Mayjen (Purn) Dr. Hassanudin, MM, yang diwakili oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB, H. Sahdan, ST, MT, menyambut baik kerjasama ini. 

Ia berharap agar langkah ini dapat direplikasi oleh instansi lainnya guna mendorong upaya Waste to Energy yang lebih ramah lingkungan, serta mendukung target penggunaan energi terbarukan untuk pembangkit listrik di NTB.

Menurut Pj Gubernur, oenanda tanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan limbah operasional sebagai sumber energi (biomassa). 

“Kita ketahui bersama bahwa limbah telah menjadi masalah lingkungan yang signifikan, terlebih di NTB sebagai daerah wisata yang mendunia. Pengelolaan limbah menjadi perhatian bersama yang menyangkut masa depan pariwisata yang ramah lingkungan, bersih, dan mendukung ekonomi hijau berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA : Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria NTB

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dengan inovasi dan teknologi yang ada, tantangan ini dapat diubah menjadi peluang yang bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan energi di NTB. PT PLN (Persero) UIW NTB dan PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang telah mengambil inisiatif positif dengan memanfaatkan limbah sebagai sumber energi berkelanjutan dan ramah lingkungan di NTB.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi NTB yang memiliki ambisi tinggi untuk mencapai netral karbon pada tahun 2050, dikenal sebagai NTB Net Zero Emissions 2050. “Dengan mendeklarasikan NTB Net Zero Emissions 2050, artinya jumlah emisi yang dihasilkan pada tahun 2050 akan sama dengan jumlah karbon yang diserap melalui aktivitas seperti pemanfaatan energi terbarukan, penggunaan kendaraan listrik, pengurangan volume sampah, dan penghijauan,” tambahnya.

Pj Gubernur juga menekankan pentingnya meningkatkan penggunaan energi terbarukan untuk menekan emisi karbon. 

“Alhamdulillah, NTB memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah. Berdasarkan dokumen NTB Energy Master Plan, potensi energi baru terbarukan di NTB meliputi bioenergi 298 MW, sampah kota 32 MW, angin (bayu) 2.605 MW, dan surya (PV) 10.628 MW,” jelasnya.

Saat ini, kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi daerah sebesar 22,43 persen, terdiri dari pemanfaatan B35 (Bio Solar), PLTS On Grid sebesar 21,6 MW, PLTS Off Grid PT Amman Mineral (AMNT) 28 MW, PLTM 18,59 MW, Cofiring PLTU dengan Biomassa dan Biogas skala rumah tangga.

Selain itu, sedang berlangsung pembangunan pabrik Bio LNG oleh Kaltimex Energy di Desa Sokong, Lombok Utara dengan kapasitas produksi 10 ton per hari dan 1 unit PLTMH 580 KW di Bendungan Pandan Duri yang diharapkan dapat terinterkoneksi dengan PLN tahun ini.

“Kita berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap berbagai ikhtiar kita untuk mengurangi dampak negative limbah terhadap lingkungan, tapi juga akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ketersediaan energi bersih dan terbarukan di NTB,” tandasnya.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan melalui Sistem Berbasis Elektronik

Selain itu kata Pj Gubernur, PKS ini kiranya juga dapat memperkuat sinergi antara berbagai pihak terkait dalam menciptakan solusi energy berkelanjutan dan ramah lingkungan di NTB.

Pada kesempatan tersebut turut Hadir Kepala Departemen Regional Bank Indonesia Arief Hartawan, Kepala Perwakilan BI NTB Berry Arifsyah Harahap, GM PT PLN UIW NTB Sujarwo dan pimpinan perangkat daerah provinsi NTB dan Lombok Barat. her

 




Panen Kapas di Lobar,  Menuju Kedaulatan Sandang Indonesia

Dusun Gumesa Timur, Gerung, Lombok Barat tempat panen kapas, bukan satu-satunya tempat yang potensial untuk perkebunan kapas

LOBAR.LombokJournal.com ~ Asisten II Setda NTB, Pathul Gani, menghadiri acara panen kapas yang bertema “Bersatu Mewujudkan Kedaulatan Sandang Indonesia” di Perkebunan Kapas Bidadariku, Dusun Gumesa Timur, Desa Giri Tembesi, Gerung, Lombok Barat pada 11 Juli 2024.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan Melalui Sistem Berbasis Elektronik

Banyak daerah lain selain Dusun Gumesa Timur tempat panen kapas yang potensial untuk kembangkan kapas
Pathul Gani

Dalam sambutannya, Pathul Gani menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk pemerintah pusat dan komunitas lainnya yang mendukung kegiatan ini.

“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Gumesa,” ujarnya.

BACA JUGA : Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma AgraRia NTB

Pathul Gani juga menjelaskan bahwa Dusun Gumesa Timur bukan satu-satunya tempat yang potensial untuk perkebunan kapas. Menurutnya, banyak lokasi lain di NTB yang memiliki potensi serupa dan dapat dikembangkan di masa depan. 

“Tempat ini memiliki sejarah penting dengan lahan 200 hektar kapas, sehingga bisa kita kembangkan ke seluruh wilayah NTB,” tambahnya.

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman Menjadi Cawali Mataram 

Acara panen kapas juga dihadiri oleh para pegiat wastra dari berbagai daerah di Indonesia serta tamu undangan lainnya. san/her

 




Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria NTB 

Saat hadiri rapat koordinasi GTRA,  Pj Gubernur NTB hadir menegaskan bahwa tema rapat ini sangat relevan dengan upaya bersama menciptakan keadilan agraria

Mataram, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi NTB Tahun 2024 yang bertemakan “Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor Dalam rangka Revitalisasi dan Percepatan Reforma Agraria Berkelanjutan Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi NTB.” 

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Cawali Mataram

Pj Gubernur hadiri rapat koordinasi GTRA

Acara ini berlangsung di hotel Astoria Mataram pada hari Rabu (10/07/24).

Hassanudin mengakui bahwa tema dalam rapat koordinasi ini sangat relevan dengan upaya bersama dalam menciptakan keadilan agraria yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat NTB. 

“Saya selalu katakan apa yang kita lakukan semuanya itu bermuara pada bagaimana merealisasikan sila ke-5, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan Melalui Sistem Berbasis Elektronik 

Pj Gubernur menambahkan bahwa reforma agraria adalah penataan kembali struktur penguasaan, kepemilikan, kegunaan, dan kebermanfaatan tanah yang lebih berkeadilan. 

Sedangkan penataan akses berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan yang berbasis pada tanah. 

“Dari waktu ke waktu, regulasi harus adaptif mengikuti peraturan yang berlaku, maka itu menjadi acuan kita bersama,” tandasnya.

Hassanudin juga menekankan bahwa reforma agraria sebagai program nasional dan tanggung jawab bersama memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mewujudkan reforma agraria yang berkelanjutan.

BACA JUGA : Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur Lepas 6000 peserta Fun Run

Turut hadir dalam acara rapat kooirdinasi tersebut adalah kepala BPN kabupaten/kota se-NTB, anggota GTRA, unsur pendukung lainnya, serta tamu undangan lainnya. San/Her

 




Akuntabilitas Pemerintahan melalui Sistem Berbasis Elektronik

Akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital harus dibangun sebagai bagian dari kinerja dalam sistem kerja

Mataram, LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menguatkan akuntabilitas di era digital melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam layanan dasar

BACA JUGA : Pelatihan ASN Pemprov NTB untuk Penyuluh Antikorupsi

Dalam upaya ini, pembentukan Komite E-Government menjadi langkah penting.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Dr. Najamudin Amy, SSos, MM, menyampaikan bahwa dokumentasi administrasi pemerintahan yang handal harus dimulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). 

BACA JUGA : Sky Lancing : Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah 

Langkah-langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong integrasi digitalisasi dalam pemerintahan NTB, meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas, serta membangun budaya kerja baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. jm