Zohri Terus Mengukir Prestasi

Atlit Indonesia masih diperhitungkan di tingkat Asia

MATARAM.lombokjournal.com – siapa yang tak ingat prestasi yang dicapai Lalu Mohammad Zohri, pelari asal Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Sprinter kebanggan masyarakat NTB dan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, keembali mengukir prestasi. Ia berhasil meraih medali emas pada ajang 1st Malaysia Open Grand Prix yang berlangsung di Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Zohri turun di nomor lari 100 meter dan berhasil mencatatkan waktu 10,20 detik

Ternyata bukan hanya Lalu Muhammad Zohri yang sukses mengharumkan Indonesia di Malaysia. Tapi satu lagi atlet NTB yaitu, Sapwaturrahman juga menyabet medali emas di kejuaraan atletik bergengsi dunia di Malaysia, Grand Prix Malaysia Open, hari Sabtu (30/03) malam.

Prestasi yang diukkir atlit asala NTB itu sekaligs membuktikan, Indonesia sangat diperhtungkan di cabang olahraga atletik.

Rr




Guru PAUD Asal Sumbawa Studi Banding Ke Malaysia

Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri

MATARAM.lombokjournal.om — Sebanyak 26 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan studi banding ke Malaysia.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widiyawati melepas guru-guru tersebut, di Pendopo Gubernur, Sabtu (30/03) malam.

Guru-guru yang akan mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari itu, diharapkan menjadi Duta masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTB. Selain menimba ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri, mereka dapat menceritakan hal-hal baik tentang NTB.

Gubernur Zul sangat mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh para guru PAUD yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa itu.

“Meski sebagai guru PAUD, mereka perlu pengetahuan apa yang berkembang d luar, sehingga banyak hal positif yang bisa diserap,” kata Gubernur Zul .

Hj Niken Saptarini yang mendampingi Gubernur Zul, tampak banyak berdialog dengan para guru tersebut.  Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya. Mereka mengaku,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri.

Gubernur Zul mengaku, keempatan yang sama juga aka diiberikan pra guru PAUD dari berbagai daerah lainnya di NTB.

Rr




Harga Bawang Putih Impor Naik Hingga Rp 30 Ribu

Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan

MATARAM.lombokjounar.com  —   Harga bawang putih ex impor di sejumlah pasar di kota Mataram mengalami kenaikan mencapai Rp 30 ribu per kilogramnya.

Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua hari lalu, sebelumnya harga untuk perkilo bawang hanya berkisaran di Rp 25-26 ribu.

“Kalau dari pedagang infonya yang menaikan harga dari pengepulnya sendiri, kalau dari pengepul itu harganya mereka beli Rp 28 ribu perkilo,” kata Kepala Pasar Induk Mandalika H Ismail  , Jumat  (29/3).

Menurutnya sejumlah pedagang di mengeluhkan kenaikan harga bawang putih ex impor saat ini, mengingat kenaikan ini membuat para pembeli menurun. Bahkan sebelum terjadi kenaikan kondisinya masih stabil.

“Dengan adanya kenaikan ini tentunya para pedagang harus memberi tahukan kepada pembeli, kalau harganya lagi naik,” ungkapnya

Dikatakannya, setiap harinya bawang putih ex impor yang masuk ke pasar mandalika mencapai sekitar 4-5 ton. Selain itu nantinya akan di salurkan kebeberapa pasar seperti pasar kebon roek, pagesangan dan pasar lainnya.

Sementara itu dari pedagang mengaku jika bawang putih ex impor tengah naik, kenaikannya terjadi sejak satu hari lalu.

Hal ini membuat mereka terpaksa menaikan harganya, kendati dari pengempul juga mengalami kenaikan. Salah satunya seperti di alami Zahra pedagang bawang di pasar di Kebon Roek.

“Satu kilo sekarang Rp 29-30 ribu bawang putih impor, kalau yang lokal lebih mahal lagi, sudah naik lagi sekerang,” kata Zahra.

Diakuinya, kenaikan ini penyebabnya dari pengepul sudah menaikan harganya, sehingga ia juga ikut menaikkan harganya. Kenaikan ini biasa terjadi menjelang puasa, kendati permintaan bumbu dapur dan bahan pokok lainnya cukup banyak permintaan.

Tak hanya itu saja, dipastikannya nanti semua kebutuhan akan ikut naik.

“Biasanya kalau sudah mau mulai masuk puasa, rata-rata semua harga naik. Karena biasanya banyak permintaan dari pembeli,” ujarnya.

Senada dengan Ulfa yang juga pedagang bawang mengatakan, baru 2 hari ini mengalami kenaikan harga bawang putih ex impor. Dirasanya kenaikan ini tidak biasanya mengalami kenaikan setinggi sekarang.

Di mana hanya Rp 2000-3000  saja, bahkan kisaran harganya berada di Rp 20-23 ribu perkilonya.

“Sebelumnya itu harganya sekitar Rp 22 ribuan, tetapi kalau sekarang bisa sampai Rp 30 ribu, kalau naik begini pembelinya sepi,” tuturnya.

AYA




Pembangunan Sirkuit MotoGP, Masih Ada Lahan Warga Belum Terselesaikan

luas yang masih belum  clear 21.5 hakter dari total 130 hektar  Namun ada di semua lintasan itu ada lahan sekitar 1.5 hektar belum bebas

MATARAM.lombokournal.com — Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang merupakan perusahaan pemerintah bergerak di bidang pengembangan pariwisata, saat ini fokus menggarap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah.

Terlebih dengan adaya perhelatan MotoGP 2021 mendatang.

Mesikipun sudah dalam pembangunan, masih ada lahan warga setempat yang belum terselesaikan.

“Masalah tanah kemarin pembicaran dengan provinsi kabupaten kita serahkan ke mekanisme yang ada saja. Ada beberapa lahan yang masih dalm proses pembebasan lahan sudah negosiasi,” jelas Dirkops ITDC Ngurah Wirawan, Kamis (28/03).

Ngurah menyatakan  tidak lama lagi akan selesaikan masalah lahan tersebut kalaupun ada riak-riak, pihaknya akan meminta bantuan dari pemerintah.

“Harapan kami cuman satu, karena ini waktunya pendek di lapangn, kami ingin kerjanya cepat dan tidak terganggu. Karena kalau waktu pembangunan terganngu, tentu lintasannya terlambat di vetifikasi oleh FIM restnya dan bisa tertunda,”Tegasnya.

Ia meminta untuk pembangunan MotoGP ini perlu dukungan kepada warga masyarakat, agar pembangunan, dapat dipercepat untuk bisa mempermudah pengerjaan lintasannya.

Ia memaparkan, luas yang masih belum  clear 21.5 hakter dari total 130 hektar  Namun ada di semua lintasan itu ada lahan sekitar 1.5 hektar belum bebas.

“Sepenuhnya kita masih petakan tapi gak terlalu banyak  kok,”. ujarnya

Saat ini pihak ITDC sedang menyiapkan  untuk homolegasinya soil test ngetes lahan untuk kepadatan batuan.

“Penyelsesain lahan sedang proses semoga tidak ada hambatan ya, karena warga juga paham situasi begini mereka ngerti, makin warga bisa membantu mendukung acara ini kita, makin cepet untuk membangunnya,” katanya.

Penyelesaian jalur MotoGP harus sebelum 2021,  jika lahan bisa rampung ITDC akan mempercepat pembangunanya. Namun jika terganggu dan terhambat, pihaknya akan kembalikan kepada pemerintah daerah. karena pekerjan fisiknya, ketersidaan lahan untuk bisa dipagari secara efektif.

“Ya warga agar bisa pahamlah situasI ini, ya kami berharap pembesanan tanah di ITDC ini menggunakan harga apresar yang umumnya di harga pasar, yang terbaiklah buat kita semu karena tugas ITDC hanya membangun,” pungkasnya

AYA




Pemprov NTB  Siapkan Sumber  Daya Manusia  Qualified Sambut MOTOGP 2021

Tidak hanya bersaing di luar negeri, di dalam negeri pun banyak daerah lain yang menginginkan agar motoGP digelar di daerah mereka, seperti Jawa Barat,  Palembang dan daerah lainnya

LOTENG.lombokjournal.com — Selain memantapkan infrastruktur fisik, seperti sirkuit balapan, jalan bypass dari bandara menuju Mandalika dan perpanjangan runway BIL, Pemerintah Provinsi NTB akan menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang qualified untuk menyambut MOTOGP 2021.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H.  Zulkieflimansyah saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan jajaran Indonesian Tourism Development Coorporation (ITDC), di Ruang VIP Bandara Internasional Lombok, Rabu (27/03) 2019.

Tampak hadir Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah dan sejumlah Kepala OPD yang sempat bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta  hari Selasa.

Selain itu juga hadir, Ketua PKK NTB, Hj.  Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., Sekda NTB,  Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph. D dan Anggota FKPD.

Rakor juga memastikan pembangunan infrastruktur yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, berjalan lancar.

Termasuk membahas dan mematangkan SDM masyarakat NTB yang akan terlibat pada perhelatan motor race terbesar di dunia itu.

Doktor Zul,  sapaan akrab Gubernur NTB itu menegaskan, SDM anak-anak NTB harus disiapkan dengan baik, untuk diberikan pendidikan, pelatihan dan keterampilan yang memadai.

“Dinas kita harus menyiapkan skill dan kemampuan anak-anak kita. Sehingga, ketika dites, beberapa bulan sebelum MotoGP,  kita lebih dari siap,” ungkap Doktor Zul.

Dikatakan Gubernur Zul, SDM penting untuk disiapkan.  Sebab, pada gelaran MotoGP itu dibutuhkan labih dari seribu pekerja yang akan terlibat.

Bahkan untuk menjaga lintasan sirkuit saja,  dibutuhkan 900 orang  penjaga. Belum yang lain, seperti tenaga kerja yang butuhkan untuk membangun infrastruktur jalan, sirkuit,  rumah sakit dan  hotel yang mencapai ribuan orang.

Gubernur  Zul minta Kepala OPD terkait untuk segara mengidentifikasi SDM dengan qualilifikasi seperti apa, yang dibutuhkan oleh MotoGP tersebut.

Gubernur juga minta Kepala OPD lingkup Pemprov NTB untuk ikut terlibat demi kesuksesan dan kelancaran event tersebut.

Misalnya, Dinas PU memastikan pembangunan jalan Bypass dari BIL menuju KEK Mandalika berjalan lancar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar memastikan lahan di kawasan tersebut tetap hijau saat MotoGP berlangsung.

“Kenapa OPD ini harus hadir,  karena MotoGP ini menjadi magnet yang luar biasa. Sehingga,  jangan sampai kita menjadi pasif, sambil menunggu 2021 datang. Kita harus memastikan bahwa ITDC tidak bekerja sendiri,” imbuh Gubernur.

Direktur Utama PT ITDC menjelaskan,  ditunjukkan Mandalika sebagai venue MotoGP 2021 menjadi nilai tersendiri bagi NTB. Dengan adanya event ini, maka banyak hal yang diperoleh masyarakat sebagAi dampak positifnya.

Karena itu, ia meminta dukungan semua pihak untuk menyukseskan itu.  Sebab kesempatan itu tidak datang dua kali.

Apalagi, menjadi tuan rumah event sebasar itu tidak mudah. Bahkan, Indonesia harus bersaing dengan negara negara lain untuk bisa menjadi tuan rumah.

Tidak hanya, bersaing di luar negeri, di dalam negeri pun banyak daerah lain yang menginginkan agar motoGP digelar di daerah mereka, seperti Jawa Barat,  Palembang dan daerah lainnya.

“Kami sadar,  keberhasilan KEK Mandalika, tidak terlepas dari support pemerintah kabupaten,  terutama pemerintah provinsi dan pusat,” katanya.

AYA/Hms NTB

 




Siapkan MotoGP 2021, Gubernur Temui Menteri PUPR

Gubernur bersama rombongan diterima Menteri PUPR lalu membahas berbagai perencanaan dan pembangunan infrastruktur pendukung MotoGP 2021

Gubernur Zul dan MenteriBasuki Hadimuljono

lombokjournal.com —

JAKARTA  ;    Menindaklanjuti dan mengawal janji pemerintah pusat yang akan membangun infrastruktur dalam mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika 2021. Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, beserta jajaran menjemput bola ke Jakarta.

Gubernur Zul bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Basuki Hadimuljono di Jakarta, Selasa (26/03) 2019.

Ingin dIpastikan, agar percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung pelaksanaan MotoGP 2021 bisa segera dieksekusi sebagaimana janji Presiden beberapa waktu lalu saat kunker di NTB.

Empat infrastruktur yang akan segera dibangun sesuai perintah Presiden Jokowi adalah pembangunan rumah sakit Internasional di Lombok Tengah, rehab dan penyempurnaan Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat, perpanjangan runway Lombok International Airport (LIA) dan pembangunan akses jalan nasional dari LIA ke Mandalika.

Gubernur bersama rombongan diterima Menteri PUPR lalu membahas berbagai perencanaan dan pembangunan infrastruktur pendukung MotoGP 2021.

Seluruh Infrastruktur tersebut seluruhnya direncanakan masuk dalam penganggaran APBN. Infrastruktur dimaksud antara lain, infrastruktur bidang sumber daya air, bina marga, cipta karya serta bidang perumahan dan kawasan permukiman.

Fajar/Biro Humas dan Protokol Prov NTB

 




Umi Rohmi Ajak Masyarakat NTB Pelihara Keberagaman

Segala iktiar yang dilakukan di NTB tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya

Wagub dan Pengurus Permabudhi

MATARAM.lombokjournal.com — Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, masa bhakti 2019-2023, dihadiri Wakil  Gubernur  Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, di Hotel Lombok Plaza Mataram, Selasa, (26/03).

Umi Rohmi, sapaan akrab Wagub, saat itu bersama  Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Caliadi, SH., MH dan Forkompinda Povinsi NTB.

Wagub Hj Rohmi menyampaikan selamat kepada segenap pengurus Permabudhi Provinsi NTB yang baru saja dilantik oleh ketua umum Permabudh,i Arief Harsono.

Masyarakat Indonesia, khususnya di NTB,  diajak  memaknai  perbedaan sebagai sebuah anugerah dari tuhan untuk bangsa Indonesia yang indah dan besar.

Umi Rohmi juga mengajak masyarakat NTB senantiasa menjaga, merawat dan memelihara perbedaan yang ada di NTB.

“Betapa indahnya Indonesia ini, dengan keberagaman Suku, Ras, Agama dan Adat-istiadat, namun hidup harmoni berdampingan,” ujarnya.

Diharapkan perbedaan-perbedaan itu  tidak boleh membuat kita terpecah-belah. Perbedaan merupakan suatu keniscayaan, merupakan takdir sang pencipta.

Menurut Umi Rohmi, perbedaan Agama, Suku, Bangsa dan Ras itu, untuk kita bersatu dan bergandeng tangan membangun bangsa Indonesia yang indah dan besar.

“Mari kita sama-sama memajukan daerah dan Indonesia. Inilah Indonesia yang kaya dengan keragaman, kekayaan ini harus kita jaga dan ini merupakan tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Disadarinya, segala iktiar yang dilakukan di NTB ini, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya.

Keberadaan Permabudhi Provinsi NTB akan memperkuat ikhtiar mewujudkan NTB kuat dan tangguh, membawa dampak positif dalam membangun toleransi, menyatukan gerak langkah bersama.

“Mewujudkan NTB Gemilang di masa yang akan datang,” tegas Wagub.

AYA

 




Wilayah Zona Integritas Bebas Korupsi  Dicanangkan di Kantor Imigrasi Mataram

Ke depan seluruh instansi pemerintah  yang bergerak di bidang p melayani masyarakat baik itu pemberian dokumen harus memiliki  sertifikaat WBK dan WBBM

MATARAM.lombokjournal.com — _Kantor imigrasi kelas I Mataram menggelar

Deklarasi pencanangan zona integritas Menuju  Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan / Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di lingkup kerja lembaga layanan masyarakat dan lembaga hukum, digelar di Kantor Imigrasi Mataram, Senin (25/03).

Lembaga yang ikut gelar deklarasi  WBK dan WBBM yakni Kejaksaan Tinggi Mataram, Polres Mataram, Pengadilan Negeri Mataram serta Kodim Mataram serta Ombudsman Perwakilan NTB.

Tujuan melibatkan unsur terkait dalam kegiatan ini,  untuk bersama sama komitmen dalam mengkampanyekan zona wilayah bebas dari korupsi.

“Tujuan dari deklarasi pencanngan adalah salah satu syarat menuju integritas, kantor Imigrasi kelas I Mataram adalah  salah satu UPT yang didominasikan menjadi satger yang mendapatkn WBK dan WBBM tahun 2019,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Kurniadie .

Ia menyatakan, sebenarnya WBK dan WBBM ini bukan hanya milik satger yg ditunjuk atau yang didominasikan.

Ke depan seluruh instansi pemerintah  yang bergerak di bidang p melayani masyarakat baik itu pemberian dokumen harus memiliki  sertifikaat WBK dan WBBM. Ke depan,  masyarakat harus mendpatkan pelayan yang lebih baik dan prima dari instansi Pemerintah.

“Memang deklasrasi adalah salah satu syarat administrative,’ jelas Kurniadie.

Untuk menuju WBK dan WBBM, namun yang diutamakan adalah bagaimana merubah mainset dari para ASN untuk merubah prilkau atau tingkah laku yang selama ini memberikan pelayann yang kurang maksimal kepada masyarakat.

“Jadi memang kegiatan ini bisa dibilang seremonial namun yang lebih utama  adalah bagaimana merubah prilaku tugas pemerintah/ASN itu,” terangnya.

Kurniadie berharap kedepan yang pasti peran serta seluruh masyarakat tekait kinerja kantor Imigrasi kelas I Mataram, sehingga tujuan utama dari nominasi ini bukan hanya dari segi fasilitatif namun juga pola kerja para petugas itu sendiri.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI di NTB , Adhar Hakim menjelaskan,  pelayanan di imigrasi merupakan pelayanan masal.

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa pelayanan  publik di Imigrasi ini  merupakan pelayanaN masal , pelayanan adminiatrasi,  zona integritas menjadi kewajiban  ini  harus dilihat sebagai peletakan dasar fundamental menjaga kepercayaan publik agar proses-proses pelayan publik di imigrasi ini menjadi lebih bagus.” katanya

Bayangkan  setiap hari yang datang ke imigrasi ini ratusan dari berbagai segmen masyarakat, kalau tidak sisitem ini dibangun kita bisa bayangkan  akana sangat berpotensi mal administrasi mulai dari pungli,tidak patuh dan lain sebagainya.

“Jadi dengan adanya Penandatangan ini merupakan momentum  imigrasi atau kegiatan pemetintah yng melayani di bidang pelayanan untuk membulatkan tekat memperbaiki pelayanan,” pungkas Adhar.

AYA

 




Zaman Berubah, Mahasiswa Diajak Gagas Program Yang Langsung  Bermanfaat Bagi Masyarakat

Persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa

MATARAM.lombokjournal.com — jajaran mahasiswa,yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  di NTB diajak menggagas program yang bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Gubernur NTB, Dr.  H. Zulkieflimansyah menyampaikan ajakan itu saat silaturrahmi BEM Raya dengan tema “Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang,” di Aula IKIP Mataram, Senin (25/03) 2019.

Mahasiswa diajak tak lagi berkutat pada wacana,  orasi serta pidato seperti aktivis aktivis terdahulu.

“Dunia saat ini sudah berubah,” kata Gubernur Doktor Zul  seperti dalam siaran pers yang disampaikan Biri Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, Senin (25/03) 2019.

Dulu mahasiswa merupakan satu-satunya elemen elit masyarakat yang menjadi sandaran. Saat itu mahasiswa merupakan kelompok kecil masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan  luas.

Ketika masyarakat memiliki keluhan atau isi hati, maka kepada  mahasiswalah mereka menyampaikan, lalu kemudian mahasiswa menyampaikannya kepada pemerintah atau penguasa.

Namun  zaman sudah berganti, saat ini membutuhkan gagasan gagasan besar untuk masyarakat. Misalnya saja, persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa.

“NTB Gemilang adalah NTB baru,  dimana kita memberi ruang kepada siapa saja, apa pun suku,  agama,  warna kulit, bentuk mata dan warna rambut,  kalau dia punya capacity, punya kemampuan, maka dia bisa menjadi pemain di daerah ini,” tegas Gubernur.

Karena itu, Doktor Zul menyambut baik kegiatan silaturrahmi BEM Raya sebagai wadah untuk mendiskusikan hal-hal produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan wadah itu,  para mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri,  termasuk bahasa asing.

“Kenapa kita mengirim banyak anak muda NTB ke luar negeri, bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk fast trip, menggesa ketertinggalan daerah kita dari daerah-daerah lain,” kata Gubernur Zul

Sebelumnya, Rektor IKIP Mataram, Prof.  Drs. Kusno DEA,  Ph. D menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini akan memberikan banyak inspirasi bagi BEM di seluruh NTB.

Sehingga, kontribusi positifnya adalah dapat ikut terlibat membagun NTB yang lebih baik.

“Mari kita bergandengan tangan ke depan, berbuat untuk semua, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” katanya

AYA/Syf/hms ntb




Wagub Minta Masyarakat Serius Garap Potensi Desa

Umi Rohmi berkesempatan panen anggur di salah satu pekarangan rumah warga

LOTIM.lombokjoournal.com – Saat meresmikan ‘desa wisata anggur’ di Desa Senanggalih Kecamatan Sambalie Lombok Timur, Minggu (24/03), Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah kepada masyarakat khususnya pokdarwis di Desa Stersebut serius menggarap potensi desanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita jangan sampai terhenti hanya sampai ceremonialnya saja. Yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita dapat memastikan keberlanjutan dari program yang kita lakukan itu,” pesannya.

Desa Senanggalih menjadikan anggur sebagai icon desanya. Caranya adalah bukan dengan fokus menanam di satu tempat saja melainkan dengan melibatkan masyarakat memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya ditanami dengan tanaman anggur.

Dalam pantauan kami di Desa Senanggalih, terlihat masyarakatnya sudah banyak yang menanam anggur di pekarangan rumahnya. Bahkan, ada yang sudah berbuah dan siap panen.

Umi Rohmi juga berkesempatan melakukan panen anggur di salah satu pekarangan rumah warga yang telah disediakan.

Hadir mendampingi wagub adalah Asisten 3 Provinsi NTB Ir. Hj. Hartina, MM, Kepala Bappeda NTB Ir. Ridwansyah, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si, dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal.

AYA/Hms