NTB Expo 2019 Diharapkan Meningkatkan Pembinaan Usaha Kecil Dan Menengah

NTB EXPO DIHARAPKAN  menguatKAN produk koperasi usaha mikro kecil dan menengah di pasar lokal maupun di pasar globaL

MATARAM.lombokjournal.com – NTB Expo 2019 yang berlangsung di Pelataran Utama Islamic Center Mataram, dibuka Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Kamis (29/08) 2019.

Gubernur menyampaikan, agar kegiatan NTB Expo 2019 bukan hanya menjadi ajang promosi dan pemasaran produk. Tapi dimanfaatkan pula sebagai tempat menyambung jejaring usaha, kenalan, dan juga menjadi tempat yang menggembirakan.

“Expo ini mudah-mudahan menjadi tempat kita bersenang-senang, bertemu sahabat lama, kerabat dan mudah-mudahan banyak manfaat lain yang bisa kita hadirkan di tempat expo ini,” kata Gubernur yang saat itu didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati selaku Ketua TP PKK Provinsi NTB.

Hadir pula Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Ketua OJK NTB dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

Gubernur Zul berharap,  kegiatan NTB Expo ke depan dapat meningkatkan pembinaan usaha kecil dan menengah di Nusa Tenggara Barat.

“NTB Expo ini kita buka, mudah-mudahan di penghujung senja ini, Insya Allah Expo kita ini menjadi Expo yang berbeda,” harapnya.

Peningkatan kualitas produk

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno SE, MM  menjelaskan, Indonesia memiliki potensi yang unggul dalam berbagai hal. Antara lain, dalam bidang kerajinan, fashion, pangan serta pariwisata.

“Untuk itu semangat berkarya dan berkreasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah perlu mendapat perhatian dan fasilitasi dari berbagai pihak,” tutur Suparno.

Dikatakannya, peningkatan kualitas produksi yang dihasilkan oleh koperasi usaha kecil dan menengah ke depan agar lebih diperhatikan. Utamanya di era globalisasi yang kian terbuka setiap tahun.

“Para pelaku koperasi usaha kecil mikro dan menengah dituntut untuk terus menerus menggali serta mengembangkan budaya untuk meningkatkan keunikan karya budaya lokal yang dimiliki saat ini,” ujarnya.

Kegiatan NTB Expo diharapkan mampu menjadi media inspiratif, edukasi, pengembangan wawasan dan jejaring usaha, serta memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pengembangan kinerja koperasi usaha kecil dan menengah di Indonesia.

“Semoga pameran ini menjadi salah satu pintu gerbang menguatnya produk koperasi usaha mikro kecil dan menengah di pasar lokal maupun di pasar global, serta meningkatkan perekonomian di Nusa Tenggara Barat pada khususnya,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Saswadi, MM, melaporkan,  NTB Expo 2019 merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT RI ke 74 dan hari UMKM Nasional serta menyambut Simposium Asia Pacific Geoparks Network (APGN) 2019 ke-6 yang akan berlangsung di NTB.

NTB Expo 2019 akan berlangsung dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 2 September 2019.

Kegiatan ini diisi berbagai pameran produk unggulan, produk UKM dan berbagai hiburan dan perlombaan, diikuti sekitar 130 UMKM se-NTB.

AYA/HmsNTB

 




Wagub Tegaskan, Sistem Kebencanaan Yang Baik Jadi Keharusan

Kedatangan bencana itu sulit diprediksi. Sehingga yang mesti dilakukan adalah menyiapkan sistem yang baik, dan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan itu

MATARAM.lombokjournal.com – Sistem kebencanaan yang baik penting diperhatikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat NTB sebagai  salah satu daerah yang rawan terjadi bencana alam

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat membuka Rapat Koordinasi dan Latihan SAR Daerah 2019, di Hotel Lombok Raya, Rabu (28/08) 2019.

“Kebencanaan menjadi salah satu poin, yang harus betul-betul kita perhatikan, sistem kebencanaan yang baik, menjadi suatu keharusan bagi kita. Betapa pentingnya kita memiliki mitigasi bencana yang baik,” kata Wagub Hj Rohmi.

Mitigasi bencana  juga merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi NTB,  lantaran perannya sangat penting, mengingat Provinsi NTB termasuk dalam salah satu kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik.

Menurutnya, yang kita lakukan bukan menghawatirkan kita berada pada posisi ring of fire atau tidak.

“Tapi bagaimana kesiapsiagaan kita menghadapi  semua potensi bencana yang ada, Insya Allah dengan kebersamaan, kita dapat menghadapinya, ” ungkapnya.

Dikatakan, kedatangan bencana itu sulit diprediksi. Sehingga yang mesti dilakukan adalah menyiapkan sistem yang baik, dan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan itu.

Salah satu  yang harus dilakukan ke depan, tidak ada lagi ada bangunan yang strukturnya tidak baik.

Profesional, Sinergi dan Militan

Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama, mengungkapkan bahwa Basarnas tidak bekerja sendiri.

“Basarnas hanya pada level manajemen rescue, tapi kalau bicara soal kekuatan, kita sangat berharap kehadiran TNI, Polri dan seluruh potensi SAR yang ada di daerah,” ungkap Budi Purnama.

Ia berharap, segala pihak dapat bersinergi dalam penanganan bencana, sehingga hasil yang diinginkan dapat maksimal.

Budi Purnama juga sangat bangga atas respon dari para potensi SAR selama ini.

“Karena itu, Kepala Basarnas baru mencantumkan PSM, yakni Profesional, Sinergi dan Militan. Sinerginya inilah yang dijadikan penekanan oleh beliau, bahwa tanpa sinergitas mustahil di setiap kegiatan kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Budi Purnama.

AYA/HmsNTB




Bank Indonesia Sidak di Tiga Gili, Tertibkan Money Changer Tak Berizin

Terjaring 9 (sembilan) money changger yang beroperasi di wilayah tiga gili, namun belum memiliki ijin dari instansi yang terkait

MATARAM.lombokjournal.com —

Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing atau Money Changer Bukan Bank KUPVA BB yang tidak memiliki ijin resmi di NTB, dilakukan penertiban.

Penertiban itu dilakukan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) NTB,  Rabu (28/08) 2019,  melalui inspeksi mendadak (sidak) atau pemantauan langsung pada sejumlah destinasi wisata terkenal di Pulau Lombok.

Di antaranya destinasi wisata 3 Gili yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia di NTB, Achris Sarwani menegaskan, kegiatan penertiban itu dimaksudkan untuk mendukung kemajuan pariwisata NTB. Ini cara memberikan jaminan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat dan wisatawan yang akan melakukan penukaran UKA atau valas.

Tiga Gili yang menjadi sasaran penertiban tersebut merupakan destinasi vavorit yang banjir dikunjungi wisatawan mancanegara, ujar Achris sapaan akrab Kepala BI NTB.

Dengan meningkatnya jumlah kunjungan tamu asing ke Wilayah itu, kata Achris, maka transaksi penukaran valuta asing atau UKA (Uang Kertas Asing) dengan rupiah sebagai alat transaksi yang sah, juga semakin meningkat jumlah dan intensitasnya.

Menurutnya, kegiatan usaha money changer perlu terus diberi pembinaan dan pengawasan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha bisnisnya.

Sehingga transaksi illegal dan aktivitas usaha yang berpotensi merusak iklim investasi dan citra daerah dapat dicegah sedini mungkin, tambahnya.

Penertiban ini sekaligus juga sebagai wujud komitmen Bank Indonesia menciptakan iklim industri KUPVA BB yang sehat dan profesional.

Pada operasi penertiban itu, terjaring 9 (sembilan) money changger yang beroperasi di wilayah tiga gili, namun belum memiliki ijin dari instansi yang terkait.

Bank Indonesia selaku Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP) KUPVA BB, langsung memberikan pembinaan serta sosialisasi terkait perizinan penyelenggara KUPVA BB.

Tempat usaha Money Changger yang bersangkutan ditempel stiker penertiban sampai dengan yang bersangkutan mengajukan izin usaha KUPVA ke Bank Indonesia.

Achris menegaskan, pihaknya akan terus memonitor pemenuhan komitmen dari pihak-pihak tersebut dan akan diberikan panduan sebagaimana ketentuan yang berlaku terkait dengan proses perizinan.

Ditegaskannya, pengurusan izin di Bank Indonesia gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

“Jika bandel maka Bank Indonesia melalui upaya hukum bekerjasama dengan kepolisian, akan memberikan sanksi tegas,”  ujarnya.

Kepada seluruh masyarakat, Achris menghimbau agar selalu menggunakan KUPVA yang telah memperoleh izin Bank Indonesia. Dan menginformasikan ke kantor Bank Indonesia terdekat atau melalui call center BI 131, jika menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin.

Sedangkan kepada penyelenggara KUPVA BB berizin, diingatkan kembali agar tidak bekerjasama dan bertransaksi dengan money changer yang tidak berizin.

AYA




NTB Care Terima 36 Aduan, Krisis Air Bersih Jadi Keluhan Utama Warga

Pemda melalui BPBD juga dihimbau untuk mengaktifkan layanan mobil tangki air bersih untuk warga

MATARAM.lombokjournal.com — kepada Gubernur NTB, ZZulkieflimansyah menerima 36 aduan warga yang disampaikan melalui aplikasi layanan NTB Care.

Puluhan laporan itu diterima selama tiga pekan pada bulan Agustus 2019 (1-25/08) 2019.

Menurunnya, pasokan air bersih dari PDAM di sejumlah pemukiman warga menjadi keluhan utama.  Karena layanan air bersih pada pipa PDAM datangnya terbilang Senin-Kamis,

Sehingga PDAM di sejumlah daerah menjadi “kambing hitam” yang digugat warga untuk dipersalahkan”Ujar Plt Kominfotik Putu Gde Aryadi Senin(26/8/2019).

Kadang ada air bersih yang mengalir di waktu-waktu tertentu dan seringkali juga pipa PDAM ngadat, ungkap warga dalam laporannya.

Misalnya, di Jangkuk Rungkang Kota Mataram, warga mengeluh karena air PDAM hanya menetes kecil di engah malam, dan lebih sering mati. Juga di Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa terjadi keluhan yang serupa.

Bahkan sejumlah warga di Kabupaten Lombok Timur dan KLU melaporkan  pasokan air bersih ke desanya hingga saat ini belum pulih.

Hal itu akibat bencana gempa bumi yang meluluhlantahkan daerahnya, termasuk merusak instalasi air bersih, ditambah lagi datangnya kemarau panjang, membuat kesulitan air bersih masih harus dialami warga.

Karenanya, warga berharap gubernur menegur pemda dan pengelola PDAM.

Menanggapi keluhan tersebut, petugas PDAM Giri Menang selalu merespon keluhan warga dan berusaha memberikan service terbaik bagi pelanggannya. Namun terkait makin kecilnya debet air yang menetes disejumlah pelanggan, khususnya pada lokasi dan waktu-waktu tertentu,

PDAM sudah juga menjelaskan hal tersebut, disebabkan karena musim kering yang  berdampak pada menurunnya debit air pada sumber air PDAM. Sehingga dihimbau pada warga agar hemat air bersih. Dan juga menyediakan penampungan air pada saat air PDAM deras mengalir.

Selain itu, Pemda melalui BPBD juga dihimbau untuk mengaktifkan layanan mobil tangki air bersih untuk warga.

Selain air bersih, juga ada beberapa laporan warga kota mataram mengenai dugaan perilaku asusila yang terjadi di sejumlah tempat kos-kosan tertentu. Karena itu, warga meminta pemda meningkatkan pengawasan dan penertiban tempat kos-kosan tersebut.

Juga masih terdapat sejumlah keluhan mengenai layanan kesehatan. Salah satunya adalah pelayan puskesmas di Lombok Timur serta pelayanan laboratorium di RSUD Provinsi NTB.

Laporan lainnya adalah terkait dengan progres rehab rekon dalam pembangunan rumah tahan gempa oleh pokmas dan aplikator. Sejumlah warga meminta agar pengawasan terhadap material dan kualitas bangunan oleh pihak-pihak terkait lebih ketat lagi.

Keluhan lainnya, terkait kelangkaan blanko KTP elektronik di Lobar dan Loteng serta proyek penataan salah satu kawasan wisata di Kabupaten Lombok Barat yang telah menelam biaya besar, namun hasilnya menurut warga kurang memuaskan.

Sementara dari Kabupaten Sumbawa terdapat dua laporan warga yang sudah diteruskan oleh admin “NTB Care” kepada Pemda setempat, namun hingga saat ini belum mendapat respon. Yakni pengaduan warga tentang distribusi gas elpiji 3 kg dan mengenai layanan PDAM Kabupaten  Sumbawa.

AYA/Diskominfo




Gubernur NTB Lepas Touring Merah Putih di Eks Bandara Selaparang

Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah

Gubernur di tengah-tengah peserta touring Merah Putih

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah melepas agenda Touring Merah Putih di eks Bandara Selaparang, Mataram, Minggu (25/08) 2019.

Touring Merah Putih merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (Jamnas IMI) 2019 yang digelar di NTB. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Agustus ini melibatkan peserta dari berbagai komunitas motor se-Indonesia.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada bikers yang sudah meramaikan kegiatan Jamnas IMI di NTB.

“Kami tunggu yang lebih banyak lagi meramaikan daerah kami karena memang begitu indah untuk dinikmati,” tutur Doktor Zul.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa mengatakan, IMI memilih NTB sebagai tuan rumah karena merupakan program pemerintah dalam hal pariwisata nasional. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi NTB.

“Dampaknya adalah dampak pariwisata dan dampak ekonomi di Nusa Tenggara Barat agar bisa lebih meningkat,” harapnya.

BACA JUGA ;  Jamnas IMI Di NTB Menyambut MotoGP 2021

Pada kegiatan touring ini, peserta akan dibagi ke dalam beberapa etape dan mengunjungi beberapa destinasi wisata pulau Lombok. Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

AYA/HmsTB




Gubernur NTB Bersama Menteri Pendidikan Malaysia, Saksikan MoU LPP NTB Dengan 18 Universitas di Malaysia

Ia meyakini, apa yang dilakukan Gubernur NTB bersama jajarannya memang tidak akan nampak hasilnya sekarang. Melainkan 10, 20 atau bahkan 50 tahun dari sekarang

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bertukar cinderamata dengan Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik

lombokjournal.com —

PUTRAJAYA, MALAYSIA   :   Gubernur NTB, Zulkieflimanyah bersama Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik, menyaksikan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB menandatangani Memorandum of Understanding dengan 18 Perguruan Tinggi Malaysia, Malaysia di Putrajaya, Jumat (23/08) 2019..

Perguruan tinggi yang telah terikat kesepahaman ini nantinya akan menjadi tujuan belajar para mahasiswa penerima Beasiswa NTB. Para Rektor Perguruan Tinggi Malaysia yang terlibat  kesepakatan itu ikut menyaksikan penandatangan tersebut.

Sekretaris LPP NTB, Sri Hastuti menyebutkan, beberapa perguruan tinggi terbaik di Malaysia ikut serta dalam kesepakatan ini.

Beberapa di antaranya adalah Universiti Malaya, Universiti Putra Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Sains Malaysia dan Universiti Teknologi Malaysia.

Ia menjelaskan, tahun ini akan berangkat 152 mahasiswa NTB yang akan menuntut ilmu di Malaysia.

Kesepakatan ini mendapat sambutan positif dari Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik. Ia mengutarakan, kerjasama ini memiliki makna penting sebagai upaya membangun kehidupan bersama.

“Kita hidup sebagai satu keluarga,” ujar Dr. Maszlee Malik.

Penguatan hubungan Mlaysia-Indonesia

Dr. Maszlee menilai, Provinsi NTB beruntung memiliki Gubernur seperti Dr. Zulkieflimansyah yang menginisiasi kerjasama ini.

“NTB bertuah mendapatkan Gubernur seperti bapak Zulkieflimansyah,” ujarnya.

Ia meyakini, apa yang dilakukan Gubernur NTB bersama jajarannya memang tidak akan nampak hasilnya sekarang. Melainkan 10, 20 atau bahkan 50 tahun dari sekarang.

Dr. Maszlee menilai Gubernur NTB juga memberikan sumbangsih berharga bagi penguatan hubungan kedua negara.

“Beliau dan siswa merupakan aset bagi negara,” ujarnya.

Menurut Maszlee, pada 2025 mendatang Malaysia bertekad menjadi tempat belajar bagi 250.000 pelajar antarbangsa. Dalam pencapaian tujuan tersebut, pelajar antarbangsa dari Indonesia merupakan yang ketiga tertinggi di Malaysia, dengan jumlah mencapai 10.874 pelajar.

“Bilangan ini amat kecil berbanding penduduk Indonesia yang ratusan juta. Kita berharap lebih ramai lagi yang datang ke Malaysia. Begitu juga kita berhasrat untuk mengantar pelajar-pelajar Malaysia melakukan mobility di Indonesia. Begitu juga dosen,” ujarnya.

Karena itulah, setengah berkelakar, Dr. Maszlee mengutarakan keinginannya agar jumlah mahasiswa NTB dilipatgandakan hingga 10 kali lebih banyak.

“Kalau tadi saya bilang ke Bapak Doktor, berapa bilangan, dia bilang 200 kali ini. Mungkin di masa hadapan 2000,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB juga mengutarakan makna penting yang mendasari kerjasama ini.

Ia menegaskan, salah satu manfaat utama dari kerjasama ini adalah memperkuat saling pemahaman antara Indonesia dan Malaysia.

Menurut Gubernur, miskomunikasi dalam sebuah hubungan, seringkali terjadi karena salah satu pihak tidak mengetahui gambaran dan cerita pihak lain secara utuh.

“Kami sangat berminat mengirimkan putra-putri NTB untuk belajar di Malaysia bukan semata mengejar gelar akademis, Pak Menteri. Tapi lebih dari itu, kita berharap dengan mengirimkan mereka belajar ke Malaysia, ada relasi yang lebih dalam antara dua bangsa ini bisa kita ketahui,” ujarnya.

Gubernur Zul mengatakan, para pelajar yang dikirim ini adalah para aktivis pelajar juga.

“Tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga cerdas dalam banyak aspek. Jadi kami berharap di lima atau 10 tahun mendatang, siapapun yang menjadi pemimpin Indonesia, mereka memiliki koneksi dengan Malaysia,” harapnya.

Gubernur berharap, Menteri Pendidikan Malaysia bersama para rektor perguruan tinggi di Malaysia bisa berkunjung ke Lombok. Menikmati destinasi-destinasi wisata di Lombok.

Gubernur menyampaikan terima kasihnya atas sambutan yang luar biasa meriah dari pihak Malaysia.

“Kami merasa terhormat dan merasa dimuliakan dengan hebatnya sambutan yang diberikan jajarannya bersama Pak Rektor. Mudah-mudahan kami juga bisa memberikan sambutan dengan hal yang sama seperti ini ketika Pak Menteri datang ke wilayah kami di Nusa Tenggara Barat.” kata gubernur.

Rektor Universiti Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Ahmad Bashawir Haji Abdul Ghani mengapresiasi penandatanganan MoU dengan LPP NTB ini.

Menurutnya, kebijakan ini akan menjadi investasi yang bermanfaat bagi upaya membangunan kualitas manusia di NTB.

Bashawir mengemukakan, terobosan kebijakan mengirimkan mahasiswa belajar ke Malaysia  ini juga membuka akses lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan berkelas dunia dengan biaya yang murah.

Menurutnya, lewat kerjasama ini, pihaknya akan memberikan insentif berupa iuran spesial. Tidak main-main, insentif yang diberikan kepada penerima beasiswa asal NTB adalah berupa diskon biaya pendidikan hingga separuh dari biaya normal.

Ini menjadikan biaya pendidikan di UUM bagi para penerima beasiswa ini dapat menjadi lebih murah daripada di Indonesia.

“Sebenarnya lebih mahal. Tapi karena ini inisiatif pak gubernur, jadi kami dengan senang hati membantu dengan harga spesial,” ujarnya.

AYA/HmsNTB (*)




STKIP Taman Siswa Bima Kukuhkan Gubernur Zulkieflimansyah Sebagai Bapak Peradaban

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat

Gubernur Zul (tengah) bersama Wbup, H.Dahlan M.Noer dan Ketua STKIP Taman Siswa Bima

lombokjournalcom —

BIMA   ;  Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dikukuhkan oleh Ketua STKIP Taman Siswa Bima Sebagai Father of civilization atau bapak peradaban.

Pengukuhan sebagai Bapak Peradaban dilaksanakan di Aula Kampus II STKIP Taman Siswa Bima di Palebelo Bima, Rabu (21/8-2019) d ihadapan Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M.Noer dan  seluruh Civitas Akademika serta ratusan Mahasiswa di Kampus tersebut.

Hadir pula sejumlah anggota DPRD Kabupaten dan Kota Bima serta para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Lembaga pendidikan tinggi swasta termurah di NTB yang memiliki 3.500 orang mahasiswa tersebut, menilai,  Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul tepat diberikan penghargaan sebagai Father of Civilization.  Atas gagasan pembangunan NTB Gemilang NTB yang telah memberikan  banyak perubahan dan kemajuan di bidang pendidikan di NTB dan di indonesia pada umumnya.

“Kini NTB Gemilang itu sudah mulai tampak wujudnya, kata Dr.Ibnu Khaldun, saat memberikan pengantar pada acara graduation gathering  bertemakan sarjana beradab menuju NTB Gemilang menghadapi era industry 4.0.

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat.

Misalnya program NTB Sehat Cerdas melalui program beasiswa pendidikan, dengan mengirim anak-anak muda NTB untuk belajar di luar negeri.

Sudah banyak akses jalur kerjasama pendidikan dengan Puluhan negara di dunia. Seperti Darwin, Polandia, Jepang, Cina, Malaysia, Korea dan negara-negara eropa lainnya.

“Ini merupakan babak baru menyongsong peradaban NTB Gemilang”, ujarnya.

Pendidikan Kebutuhan Warga

Gubernur Doktor Zul sangat mengapresiasi kemajuan pesat yang dicapai STKIP Taman  Siswa Bima. Lembaga pendidikan menjadi lebih terkenal, kata Doktor Zul karena namanya, Taman Siswa.

Di dalam nama itu, tertanam komitmen dan jiwa yang kuat bahwa pendidikan merupakan hak dan kebutuhan setiap warga masyarakat yang harus diperjuangkan dan diwujudkan bersama, ujarnya.

Gubernur mengatakan, hampir semua agama besar di dunia menganjurkan untuk berhaji. Misalnya Islam ke Tanah Suci Mekah, Hindu/budha ke india, Kristen ke Vatikan, Yaudi ke Yerusalem.

Maksudnya agar ummatnya berpetualang, berziarah ke tempat baru untuk menaklukan hidup yang lebih besar.  Dan mengenal perkembangan dunia luar yang begitu luas, kaya dan beragam. Tidak hanya terkurung pada mindset atau pikiran yang kerdil, terang gubernur.

Pemerintah Provinsi NTB, melalui visi NTB Gemilang, saat ini telah mengirim anak-anak NTB, sebanyak 300-400 orang mahasiswa yang akan berangkat keluar negeri adalah petarung awal yang meretas jalan baru.

Pengiriman tersebut, kata gubernur  bukan karena kualitas pendidikan di dalam negeri lebih rendah. dibandingkan kualitas di luar negeri  seperti Polandia, inggris, jepang, Korea, Cina. Bahkan dari sisi kualitas, tidak sedikit yang jauh lebih hebat dari negara-negara tersebut.

Namun pengiriman itu untuk membangun cara pandang atau mindset yang lebih luas, membangun jaringan dan kemampuan berinteraksi di tengah percaturan global yang kian kompetitif.

Gubernur menekankan pentingnya mahasiswa untuk berani bermimpi atau bercita-cita besar dan jauh kedepan. Pendidikan itu bagaimana digeluti dengan cara yang menyenangkan, tandasnya.

Menggantungkan cita-cita dengan cara berfikir lebih besar dan lebih luas daripada orang kebanyakan, tegasnya.

Kadang-kadang untuk belajar keluar negeri saja sudah dipermasalahkan.  Kenapa  jadi masalah ? Karena kita mimpi yang besar saja sudah takut. Kita harus percaya kepada harapan dan mimpi kita dengan energi yang positif sehingga mimpi besar bisa diekspresikan kedalam kenyataan.

Setelah lulus di luar negeripun, tidak harus kembali berkarir di daerah sendiri, tetapi akan menjadi orang-orang  hebat di seluruh pelosok negeri. Tidak saja indonesia tapi juga dikancah internasional dunia.

Namun tetap rindu akan kampung halamannya. Sehingga kelak membawa kehebatan untuk membangun bangsa dan daerahnya.

Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M. Noer mengajak seluruh mahasiswa Bima untuk mulai mempersiapkan diri menjadi SDM yang unggul.

Hasil diskusi dengan bapak gubernur, kata Wabup bahwa tugas utama Pemda saat ini adalah meningkatkan pelayanan dengan SDM yang handal. Namun masalah utama yang dihadapi pada saat ini adalah SDM, tegasnya.

Maka ke depan program beasiswa pendidikan luar negeri menjadi sangat penting digalakan dalam upaya membangun mindset SDM yang handal, kata wabup.

AYA/diskominfotik

 

 




iLoPETA, Aplikasi Bisnis Dengan 12 Fitur Layanan, Diluncurkan Di Bima

Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, utamanya anak-anak muda Bima dan NTB untuk menyiapkan diri dengan bekal ilmu dan teknologi

lombokjourfnal.com —

BIMA  ;   Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah, didampingi Wakil Walikota Bima, Ferry Sofyan, SH dan Wakil Bupati Bima, Drs.Dahlan M.Noer meluncurkan aplikasi startUp iLoPETA, di Uma IloPETA, Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Selasa (20/08) 2019.

Sebuah sistem informasi untuk layanan jasa bisnis dan transportasi yang menggabungkan 12 fitur layanan dalam satu Aplikasi.

Aplikasi itu merupakan satu-satunya atau pertama kalinya di NTB, sebagai buah karya krativitas dari 3  pemuda asal Bima, yakni Agil, S.Kom,  Arif sarjana Elektronika dan  Indra yang merupakan Sarjana Pendidikan Matematika lulusan STKIP Bima.

Fitur-fitur dalam IloPETA tersebut, sangat mudah dapat diakses melalui android atau diunduh melalui geogle playstore.

Dan telah menyediakan fasilitas untuk promosi dan pemasaran berbagai produk UMKM, termasuk menyediakan ruang konsultasi pembuatan website dan percetakan.

Fitur-fitur tersebut meliputi iloservice Ilofood (pemasaran kuliner) ilojek untuk ojek online, ilocar (taksi online), ilopickup (untuk jasa pengangkutan/pengiriman barang),  ilopro ( jasa layanan konsultasi Website dan percetakan),ilonews (akses berita dari berbagai media yang ada di NTB) dan ilomall ( jasa layanan belanja).

Karya tehnologi informasi itu difasilitasi oleh Bank  BNI cabang Bima selaku mitra pembina UMKM.

Gubernur Zulkieflimansyah berterima kasih kepada jajaran  perbankan yang  menfasilitasi anak-anak muda kota dan Kabupaten Bima untuk mengembangkan kreativitasnya.

Sehingga teknologi yang sangat bermanfaat bagi UMKM itu menjadi mungkin terwujud.

“Ini merupakan langkah awal untuk bisa menggurangi pengangguran dan kemiskinan,” tegas Gubernur Zul.

Menurutnya, Bima ke depan adalah Bima yang membutuhkan karya nyata.

Gubernur berpesan kepada Wakil Walikota dan juga Wakil Bupati Bima, agar ke depan lebih banyak mengembangkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak pada bidang teknologi baik informatika maupun matematika dan fisika.

Gubernur menegaskan, pertumbuhan ekonomi ke depan akan sangat ditentukan oleh pertumbuhan teknologinya.

Misalnya smartphone kita dalam waktu ke depan, mungkin akan dilengkapi dengan artificial intelegen (AI ) sehingga mampu mendeskripsikan suasana hati dan fikiran.

Itulah yang menggambarkan bahwa kemajuan tekhnologi akan menjadi penopang utama bagi kemajuan ekonomi dan peradaban suatu bangsa, tegasnya.

Gubernur Doktor Zul, juga mengungkapkan, tanggal 9 september 2019, Presiden RI, Jokowi dijadwalkan kembali mengunjungi NTB untuk melaksanakan ground breaking pembangunan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Resort di Lombok Tengah.

Menyambut event internasional olah raga balap yang akan menghadirkan jutaan orang  dan banyak peluang bisnis di tahun 2021 mendatang, Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, utamanya anak-anak muda Bima dan NTB untuk menyiapkan diri dengan bekal ilmu dan teknologi.

Sehingga  kelak tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam menyambut peluang-peluang yang ada.

AYA/HmsNTB




RSUD NTB Mengoperasikan Radioterapi, Kini Siap Layani Pasien BPJS

Dengan dibukanya fasilitas Pelayanan Radioterapi oleh RSUD NTB ini sangat membantu penyembuhan para pasien kanker terlebih kini fasilitas ini sudah dapat dinikmati oleh pasie

Penandatanganan kerjasama bersama Kepala BPJS Mataram, dr Muhammad Ali di Gedung Radioterapi RSUD NTB.

MATARAM.lombokjournal.com  — Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB (RSUD NTB) kini sudah mengoperasikan Radioterapi, tepat hari Senin (19/08) 2019, yang selama ini hanya bisa diakses pasien pengidap kanker NTB di luar daerah.

Operasi, kemoterapi, dan radioterapi saat ini masih menjadi pilihan pengobatan utama bagi pasien kanker di Indonesia.

Setelah resmi dibuka untuk pasien umum Februari lalu, tepat hari Senin, fasilitas Radioterapi resmi beroperasi untuk pasien JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dari BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

Perencanaan pembangunan gedung Radioterapi telah dicanangkan sejak tahun 2015 lalu, dan berhasil direalisasikan tahun 2017.

Setahun berikutnya digunakan RSUD NTB untuk melengkapi alat Radioterapi. Dan  di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah & Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, RSUD Provinsi NTB berhasil melakukan percepatan izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).

“Peresmian layanan perdana radioterapi bagi pasien JKN hari ini merupakan kado memasuki satu tahun pemerintahan pasangan Doktor Zul- Umi Rohmi. Hal ini akan sangat mendukung optimalisasi pencapaian misi NTB Sehat -Cerdas dan NTB Bersih-Melayani, untuk mewujudkan NTB Gemilang,” ungkap Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, selepas menandatangi kerjasama bersama Kepala BPJS Mataram, dr. Muhammad Ali di Gedung Radioterapi RSUD NTB.

Di hari perdana beroperasi untuk pasien JKN ini, Kepala BPJS Mataram memaparkan sebanyak kurang lebih 200 pasien sudah masuk dalam daftar antrian.

Dr. Ali menambahkan,  penyakit kanker ini merupakan satu dari 8 penyakit katastropik dalam program JKN yang menelan biaya kesehatan cukup besar.

Angka kasus berdasarkan data tahun 2017, penyakit katastropik ini mencapai 10 juta kasus pelayanan, penyakit kanker berada pada posisi ketiga sebanyak 15 persen kasus, setelah penyakit jantung 50 persen, dan stroke.

“Berdasarkan kajian dari Universitas Indonesia, aksesibilitas pelayanan kesehatan di era JKN, mencapai 640 ribu kasus per hari.  Semoga dengan dibukanya BPJS untuk radiotherapi ini akan semakin mendukung aksesibilitas pelayanan kesehatan untuk paien kanker khusunya di NTB.” tutur dr. Ali.

RSUD NTB sendiri mengaku benar-benar siap dengan fasilitas pelayanan terbarunya ini. dr. Hadi Nurhadi Sp. Onk. Rad dokter spesialis Radioterapi mengaku seluruh staf telah mendapatkan pelatihan optimal untuk melakukan terapi. Fasilitas sendiri sudah terbilang lengkap dengan pesawat radioterapi versi terbaru dibandingkan pelayanan radioterapi di daerah lainnya.

“Untuk penanganan kasus, kami sudah bisa menerima semua kasus. Meskipun ada dua alat yang sedang dalam perjalanan. Sedikit lama karena dipesan di luar negeri, tetapi tahun ini semuanya akan lengkap dan kami siap melayani pasien,” tutur dokter spesialis radioterapi lulusan Universitas Indonesia tersebut.

Pasien kanker

Hj. Manggar Dwiningtjas, salah seorang pasien kanker pelayanan Radioterapi RSUD NTB yang telah mendapatkan terapi sejak Februari lalu menuturkan.

Dengan dibukanya fasilitas Pelayanan Radioterapi oleh RSUD NTB ini sangat membantu penyembuhan para pasien kanker terlebih kini fasilitas ini sudah dapat dinikmati oleh pasien JKN.

“Sebelumnya saya bolak balik ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan Radioterapi. Prosesnya sangat lama menghabiskan waktu dan biaya besar untuk dirujuk ke luar daerah. Dengan dibukanya pelayanan Radioterapi oleh RSUD NTB ini, memberikan harapan pada kami untuk dapat mengakses pelayanan yang lebih baik untuk proses kesembuhan kami. Dengan itu, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-sebesar atas tersedianya fasilitas ini,” tuturnya.

Dengan memiliki akreditasi paripurna dan internasional, ditambah dengan dibukanya pelayanan fasilitas Radioterapi ini semakin melapangkan jalan bagi RSUD NTB untuk membuka program Wisata Medis.

“Kita berharap fasilitas untuk pengobatan kanker kami terus berkembang, memperluas pangsa pasar tak hanya untuk NTB, tetapi mampu menjangkau NTT, ataupun dari daerah lainnya. RS kita juga sudah ditunjuk sebagai wisata medis. Dengan pelayanan Radioterapi ini kita semakin siap kedepannya bersinergi dengan akreditasi RSUD NTB paripurna dan internasional, untuk menyambut event motor GP dan Halal tourism,” tutup Dirut RSUD di akhir wawancara.

AYA




Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Berlangsung Khidmat

Gubernur berharap semoga momentum hari kemerdekaan ini menyadarkan seluruh masyarakat Indonesia bahwa mengisi kemerdekaan itu jauh lebih sulit dari merebut kemerdekaan

Gubernur Zull sebagai Inspektur Upacara

MATARAM.lombokjournal.com — Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia Tingkat Provinsi NTB berlangsung lancar dan penuh khidmat.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah, S.E, M.Sc, bertindak sebagai inspektur Upacara dan Cadangannya adalah Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djaillah.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB itu dimulai sekitar pukul 10.00 Wita, Sabtu (17/08) 2019, dengan Komandan Upacara adalah Letkol Infrantri, Gede Putu Wardana dari Danyonif 742/SWY. Kemudian, Perwira Upacara adalah Mayor Infantri, Heri Mujiyono dari Dandenbekang Mataram

Pembaca Teks Proklamasi Kemerdekaan RI, Ketua DPRD Provinsi NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaedah, SH. M. H.

Upacara yang dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus itu, diawali dengan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan oleh Gubernur NTB, dengan menekan tombol sirine, sekitar 10 detik. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan oleh Ketua DPRD Provinsi NTB.

Usai Do’a oleh pejabat Kementerian Agama Wilayah Provinsi NTB, acara dilanjutkan dengang pengibaran bendera merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Merah Putih oleh 28 siswa-siswi terbaik dari sepuluh kabupaten/kota di NTB.

Mereka telah diseleksi dan dikukuhkan oleh Gubernur NTB. Pasukan tersebut dikomandoi oleh Letnan Satu, CKM, Bambang Tri Laksono.

Dengan langkah tegap, rapi dan sembgat, para Paskibraka itu berjalan mulai dari Pintu Barat Kantor Gubernur NTB. Disaksikan ratusan pasang mata, para pasukan ini berlajan ke arah timur dan berhenti tepat di depan tiang putih yang akan dipergunakan untuk pengibaran bendera merah putih tersebut.

Pembawa Baki pada upacara kali ini dipercayakan kepada Masayu Farah Rachmadani, siswi SMA Negeri 4 Kota Mataram.

Sebelum dikibarkan, siswa yang hobi olah raga Voly ini berjalan ke arah Mimbar Upacara untuk menerima bendara merah putih dari Gubernur NTB.

Setelah itu, bendara dikibarkan pada tiang setinggi dua puluh meter diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pengibaran bendera merah putih pun berhasil dilakukan tanpa ada kendala.

Gubernur Doktor Zul, usai upacara berharap semoga momentum hari kemerdekaan ini menyadarkan seluruh masyarakat Indonesia bahwa mengisi kemerdekaan itu jauh lebih sulit dari merebut kemerdekaan.

 

“Jangan sampai pengorbanan para pahlawan kita, para pendahulu kita, para founding fathers kita, dengan darah dan air mata, harta dan lain sebagainya, tidak dimaknai secara mendalam,” ungkap Doktor Zul.

Dikatakan, Mudah-mudahan dengan HUT Kemerdekaan RI ini masyarakat NTB terus bangkit dan Negara Indonesia lebih maju lagi.

Upacara tersebut juga melibatkan anggota TNI, Polri, ASN, Veteran, Ormas sebagai pasukan. Di deretan kursi tamu, terlihat Para Mantan Gubernur dan WakiL Gubernur NTB beserta istri. Tidak ketinggalan para pejabat lingkup pemerintah Provinsi NTB.

AYA/HmSNTB