Program Zul-Rohmi Selaras Dengan Slogan ‘Lanjutkan Ikhtiar TGB’

Program yang sudah dikerjakan di masa Pemerintahan TGB tetap dilanjutkan,  dengan perbaikan dan cara yang berbeda

MATARAM.lombokjournal.com – Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H Iswandi menegaskan, program Zul-Rohmi tetap selaras dengan slogan ‘Lanjutkan Ikhtiar TGB’.

Penegasan Iswandi disampaikannya sebagai bantahan adanya anggapan dari salah seorang Anggota Dewan NTB menilai seakan ikhtiar TGB tenggelam lantaran program Zul-Rohmi.

Bahkan, program yang sempat dikatakan ‘dadakan dan tenggelam’ itu justru berbanding terbalik. Karena, program Zul-Rohmi kini semakin menguatkan hasil dari pekerjaan di pemerintahan sebelumnya.

“Jadi kalau ada kata tenggelamkan dan program dadakan saya rasa itu tidak benar adanya. Karena pemerintah terus berupaya melakukan hal yang terbaik bagi daerah,” ujar Iswandi,  Jum’at (30/08) 20119.

Nusa Tenggara Barat (NTB) dibawah kepemimpinan Gubernur H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah terbilang cukup bagus.

Berbagai hal terus digalakkan Pemerintah Provinsi NTB. Terlebih program-program unggulan Zul-Rohmi terus berjalan. Upaya yang dilakukan tak lain mewujudkan sebuah perubahan NTB yang lebih baik.

Ikhtiar mewujudkan NTB Gemilang menjadi fokus. Terlebih diperkuat lagi dengan pola yang baik. Yaitu mengedepankan sikap transparan, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen.

Slogan ‘Lanjutkan Ikhtiar TGB’ (Mantan Gubernur NTB dua periode, TGH M Zainul Majdi) nampak semakin selaras dan diperkuat pada kepemimpinan Zul-Rohmi melalui program-program unggulannya.

Menurutnya, suatu pemerintahan dalam waktu yang berbeda memiliki tantangan dan prioritas yang berbeda pula. Namun semua bersifat kesinambungan dari pemerintahan sebelumnya.

Hal yang dikatakan pria yang dinobatkan sebagai Doktor Pertama Ilmu Pemerintahan di NTB itu bukan tanpa alasan. Ia memberikan salah satu contoh yakni mengenai pariwisata.

Dalam sepuluh tahun terakhir, Pemprov NTB meraih berbagai penghargaan dalam bidang kepariwisataan dengan banyak promosi.

Kemudian di pemerintahan saat ini kembali didorong melalui program Zero Waste (NTB Bebas Sampah). Ini semua kata dia, dihajatkan untuk menjadikan daerah tercinta sebagai wisata yang bersih.

Sehingga, Zero Waste diharapkan menjadi life style masyarakat dalam mendukung pembangunan kepariwisataan yang juga senada dengan wisata halal yang diraih oleh TGB.

“Ini contoh kecil akan keterkaitan program pariwisata era sebelumnya dengan era sekarang. Mari semua dengan peran dan kontribusi masing-masing bertindak untuk kita saling menguatkan. Masa-masa kompetisi politik sudah lewat dan sekarang kita fokus bekerja,” ajak H Iswandi.

Ditegaskannya, program yang sudah dikerjakan di masa Pemerintahan TGB akan tetap dilanjutkan. Namun tentunya dengan perbaikan dan cara yang berbeda, namun tujuannya jelas yakni lebih memantapkannya.

“Program yang ada tetap melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya (TGB). Tentu dengan perbaikan program dan cara yang berbeda. Jadi tidak benar dan keliru kalau dikatakan program dadakan,” tegasnya.

“Untui itu sekali lagi, mari kita saling menguatkan, bergandengan tangan dan menyatukan langkah mewujudkan apa yang menjadi ikhtiar kita bersama untuk daerah yang kita cintai ini,” demikian H Iswandi menambahkan.

Sebelumnya, hal senada juga disampaikan Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaedah. Ia menilai suatu kewajaran jika ada hal perbedaan dikepemimpinan sebelumnya dan saat ini.

Namun pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu bagaimana mewujudkan NTB yang gemilang tentunya sebuah perubahan ke arah yang lebih baik, sembari diperkuat dengan program unggulan pada kepemimpinan saat ini.

AYA




DPRD NTB Setujui APBD Tahun Anggaran 2020

Badan Anggaran DRPD NTB menyetujui Raperda tentang APBD 2020 untuk dituangkan dalam berita acara persetujuan bersama, antara pimpinan DPRD dengan Gubernur NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Pembahasan Rancangan Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) NTB tahun anggaran 2020 dinilai telah melalui dinamika yang sangat menyita perhatian, konsentrasi, serta tenaga dan waktu.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd mengatakan itu dalam Rapat Paripurna keempat masa persidangan kedua DPRD Provinsi NTB tahun 2019, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Nusa Tenggara Barat, Kamis (29/8/2019).

Rapat  Paripurna itu mengagendakan penyampaian laporan Badan Anggaran atas hasil pembahasan Raperda tentang APBD tahun anggaran 2020, dan Laporan Pansus III yang membahas Raperda tentang Perubahan Atas Perda no 11 tahun 2016 tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi NTB.

Kemudian dilanjutkan dengan keputusan DPRD NTB tentang persetujuan DPRD NTB terhadap Raperda tentang APBD tahun Anggaran 2020. Lalu diakhiri dengan pendapat akhir Gubernur NTB yang kali ini diwakili oleh Wakil Gubernur

Menurut wagub, semua ikhtiar tersebut telah dapat dirumuskan dalam satu pandangan dan komitmen yang sama.

“Yaitu bagaimana meyakinkan dan memastikan bahwa RAPBD yang telah kita bahas, rumuskan dan tetapkan Ini dapat menjadi APBD yang aspiratif, responsif, akseleratif, untuk mencapai tujuan NTB Gemilang pada tahun 2020 mendatang,” kata Wagub.

Wagub  berterima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota dewan atas komitmen, perhatian dan kesungguhannya selama proses pembahasan sampai dengan persetujuan ditetapkannya rancangan peraturan daerah ini.

“Semoga semangat kebersamaan yang selama ini kita bangun, mampu menjadi energi positif untuk melaksanakan berbagai tugas dan tanggung jawab, untuk pencapaian pembangunan NTB Gemilang,” tutur Wagub di hadapan anggota Dewan yang hadir.

Badan Anggaran DRPD NTB menyetujui Raperda tentang APBD 2020 untuk dituangkan dalam berita acara persetujuan bersama, antara pimpinan DPRD dengan Gubernur NTB setelah mendapatkan persetujuan anggota DPRD NTB dalam sidang paripurna tersebut.

Agenda sidang penyampaian laporan tersebut kemudian ditutup oleh Ketua DPRD Prov. NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH dengan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh perangkat OPD, karena dengan koordinasi yang baik nota anggaran bisa disahkan.

AYA/HmsNTB

 




NTB Expo 2019 Diharapkan Meningkatkan Pembinaan Usaha Kecil Dan Menengah

NTB EXPO DIHARAPKAN  menguatKAN produk koperasi usaha mikro kecil dan menengah di pasar lokal maupun di pasar globaL

MATARAM.lombokjournal.com – NTB Expo 2019 yang berlangsung di Pelataran Utama Islamic Center Mataram, dibuka Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Kamis (29/08) 2019.

Gubernur menyampaikan, agar kegiatan NTB Expo 2019 bukan hanya menjadi ajang promosi dan pemasaran produk. Tapi dimanfaatkan pula sebagai tempat menyambung jejaring usaha, kenalan, dan juga menjadi tempat yang menggembirakan.

“Expo ini mudah-mudahan menjadi tempat kita bersenang-senang, bertemu sahabat lama, kerabat dan mudah-mudahan banyak manfaat lain yang bisa kita hadirkan di tempat expo ini,” kata Gubernur yang saat itu didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati selaku Ketua TP PKK Provinsi NTB.

Hadir pula Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Ketua OJK NTB dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

Gubernur Zul berharap,  kegiatan NTB Expo ke depan dapat meningkatkan pembinaan usaha kecil dan menengah di Nusa Tenggara Barat.

“NTB Expo ini kita buka, mudah-mudahan di penghujung senja ini, Insya Allah Expo kita ini menjadi Expo yang berbeda,” harapnya.

Peningkatan kualitas produk

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM, Suparno SE, MM  menjelaskan, Indonesia memiliki potensi yang unggul dalam berbagai hal. Antara lain, dalam bidang kerajinan, fashion, pangan serta pariwisata.

“Untuk itu semangat berkarya dan berkreasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah perlu mendapat perhatian dan fasilitasi dari berbagai pihak,” tutur Suparno.

Dikatakannya, peningkatan kualitas produksi yang dihasilkan oleh koperasi usaha kecil dan menengah ke depan agar lebih diperhatikan. Utamanya di era globalisasi yang kian terbuka setiap tahun.

“Para pelaku koperasi usaha kecil mikro dan menengah dituntut untuk terus menerus menggali serta mengembangkan budaya untuk meningkatkan keunikan karya budaya lokal yang dimiliki saat ini,” ujarnya.

Kegiatan NTB Expo diharapkan mampu menjadi media inspiratif, edukasi, pengembangan wawasan dan jejaring usaha, serta memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pengembangan kinerja koperasi usaha kecil dan menengah di Indonesia.

“Semoga pameran ini menjadi salah satu pintu gerbang menguatnya produk koperasi usaha mikro kecil dan menengah di pasar lokal maupun di pasar global, serta meningkatkan perekonomian di Nusa Tenggara Barat pada khususnya,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Saswadi, MM, melaporkan,  NTB Expo 2019 merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT RI ke 74 dan hari UMKM Nasional serta menyambut Simposium Asia Pacific Geoparks Network (APGN) 2019 ke-6 yang akan berlangsung di NTB.

NTB Expo 2019 akan berlangsung dari tanggal 29 Agustus sampai dengan 2 September 2019.

Kegiatan ini diisi berbagai pameran produk unggulan, produk UKM dan berbagai hiburan dan perlombaan, diikuti sekitar 130 UMKM se-NTB.

AYA/HmsNTB

 




Wagub Tegaskan, Sistem Kebencanaan Yang Baik Jadi Keharusan

Kedatangan bencana itu sulit diprediksi. Sehingga yang mesti dilakukan adalah menyiapkan sistem yang baik, dan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan itu

MATARAM.lombokjournal.com – Sistem kebencanaan yang baik penting diperhatikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat NTB sebagai  salah satu daerah yang rawan terjadi bencana alam

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat membuka Rapat Koordinasi dan Latihan SAR Daerah 2019, di Hotel Lombok Raya, Rabu (28/08) 2019.

“Kebencanaan menjadi salah satu poin, yang harus betul-betul kita perhatikan, sistem kebencanaan yang baik, menjadi suatu keharusan bagi kita. Betapa pentingnya kita memiliki mitigasi bencana yang baik,” kata Wagub Hj Rohmi.

Mitigasi bencana  juga merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi NTB,  lantaran perannya sangat penting, mengingat Provinsi NTB termasuk dalam salah satu kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik.

Menurutnya, yang kita lakukan bukan menghawatirkan kita berada pada posisi ring of fire atau tidak.

“Tapi bagaimana kesiapsiagaan kita menghadapi  semua potensi bencana yang ada, Insya Allah dengan kebersamaan, kita dapat menghadapinya, ” ungkapnya.

Dikatakan, kedatangan bencana itu sulit diprediksi. Sehingga yang mesti dilakukan adalah menyiapkan sistem yang baik, dan menyiapkan segala hal yang berhubungan dengan itu.

Salah satu  yang harus dilakukan ke depan, tidak ada lagi ada bangunan yang strukturnya tidak baik.

Profesional, Sinergi dan Militan

Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama, mengungkapkan bahwa Basarnas tidak bekerja sendiri.

“Basarnas hanya pada level manajemen rescue, tapi kalau bicara soal kekuatan, kita sangat berharap kehadiran TNI, Polri dan seluruh potensi SAR yang ada di daerah,” ungkap Budi Purnama.

Ia berharap, segala pihak dapat bersinergi dalam penanganan bencana, sehingga hasil yang diinginkan dapat maksimal.

Budi Purnama juga sangat bangga atas respon dari para potensi SAR selama ini.

“Karena itu, Kepala Basarnas baru mencantumkan PSM, yakni Profesional, Sinergi dan Militan. Sinerginya inilah yang dijadikan penekanan oleh beliau, bahwa tanpa sinergitas mustahil di setiap kegiatan kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” kata Budi Purnama.

AYA/HmsNTB




Bank Indonesia Sidak di Tiga Gili, Tertibkan Money Changer Tak Berizin

Terjaring 9 (sembilan) money changger yang beroperasi di wilayah tiga gili, namun belum memiliki ijin dari instansi yang terkait

MATARAM.lombokjournal.com —

Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing atau Money Changer Bukan Bank KUPVA BB yang tidak memiliki ijin resmi di NTB, dilakukan penertiban.

Penertiban itu dilakukan Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) NTB,  Rabu (28/08) 2019,  melalui inspeksi mendadak (sidak) atau pemantauan langsung pada sejumlah destinasi wisata terkenal di Pulau Lombok.

Di antaranya destinasi wisata 3 Gili yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia di NTB, Achris Sarwani menegaskan, kegiatan penertiban itu dimaksudkan untuk mendukung kemajuan pariwisata NTB. Ini cara memberikan jaminan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat dan wisatawan yang akan melakukan penukaran UKA atau valas.

Tiga Gili yang menjadi sasaran penertiban tersebut merupakan destinasi vavorit yang banjir dikunjungi wisatawan mancanegara, ujar Achris sapaan akrab Kepala BI NTB.

Dengan meningkatnya jumlah kunjungan tamu asing ke Wilayah itu, kata Achris, maka transaksi penukaran valuta asing atau UKA (Uang Kertas Asing) dengan rupiah sebagai alat transaksi yang sah, juga semakin meningkat jumlah dan intensitasnya.

Menurutnya, kegiatan usaha money changer perlu terus diberi pembinaan dan pengawasan dalam menjalankan dan mengembangkan usaha bisnisnya.

Sehingga transaksi illegal dan aktivitas usaha yang berpotensi merusak iklim investasi dan citra daerah dapat dicegah sedini mungkin, tambahnya.

Penertiban ini sekaligus juga sebagai wujud komitmen Bank Indonesia menciptakan iklim industri KUPVA BB yang sehat dan profesional.

Pada operasi penertiban itu, terjaring 9 (sembilan) money changger yang beroperasi di wilayah tiga gili, namun belum memiliki ijin dari instansi yang terkait.

Bank Indonesia selaku Lembaga Pengawas dan Pengatur (LPP) KUPVA BB, langsung memberikan pembinaan serta sosialisasi terkait perizinan penyelenggara KUPVA BB.

Tempat usaha Money Changger yang bersangkutan ditempel stiker penertiban sampai dengan yang bersangkutan mengajukan izin usaha KUPVA ke Bank Indonesia.

Achris menegaskan, pihaknya akan terus memonitor pemenuhan komitmen dari pihak-pihak tersebut dan akan diberikan panduan sebagaimana ketentuan yang berlaku terkait dengan proses perizinan.

Ditegaskannya, pengurusan izin di Bank Indonesia gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

“Jika bandel maka Bank Indonesia melalui upaya hukum bekerjasama dengan kepolisian, akan memberikan sanksi tegas,”  ujarnya.

Kepada seluruh masyarakat, Achris menghimbau agar selalu menggunakan KUPVA yang telah memperoleh izin Bank Indonesia. Dan menginformasikan ke kantor Bank Indonesia terdekat atau melalui call center BI 131, jika menemukan pihak-pihak yang diduga melakukan kegiatan penukaran valuta asing tanpa izin.

Sedangkan kepada penyelenggara KUPVA BB berizin, diingatkan kembali agar tidak bekerjasama dan bertransaksi dengan money changer yang tidak berizin.

AYA




NTB Care Terima 36 Aduan, Krisis Air Bersih Jadi Keluhan Utama Warga

Pemda melalui BPBD juga dihimbau untuk mengaktifkan layanan mobil tangki air bersih untuk warga

MATARAM.lombokjournal.com — kepada Gubernur NTB, ZZulkieflimansyah menerima 36 aduan warga yang disampaikan melalui aplikasi layanan NTB Care.

Puluhan laporan itu diterima selama tiga pekan pada bulan Agustus 2019 (1-25/08) 2019.

Menurunnya, pasokan air bersih dari PDAM di sejumlah pemukiman warga menjadi keluhan utama.  Karena layanan air bersih pada pipa PDAM datangnya terbilang Senin-Kamis,

Sehingga PDAM di sejumlah daerah menjadi “kambing hitam” yang digugat warga untuk dipersalahkan”Ujar Plt Kominfotik Putu Gde Aryadi Senin(26/8/2019).

Kadang ada air bersih yang mengalir di waktu-waktu tertentu dan seringkali juga pipa PDAM ngadat, ungkap warga dalam laporannya.

Misalnya, di Jangkuk Rungkang Kota Mataram, warga mengeluh karena air PDAM hanya menetes kecil di engah malam, dan lebih sering mati. Juga di Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa terjadi keluhan yang serupa.

Bahkan sejumlah warga di Kabupaten Lombok Timur dan KLU melaporkan  pasokan air bersih ke desanya hingga saat ini belum pulih.

Hal itu akibat bencana gempa bumi yang meluluhlantahkan daerahnya, termasuk merusak instalasi air bersih, ditambah lagi datangnya kemarau panjang, membuat kesulitan air bersih masih harus dialami warga.

Karenanya, warga berharap gubernur menegur pemda dan pengelola PDAM.

Menanggapi keluhan tersebut, petugas PDAM Giri Menang selalu merespon keluhan warga dan berusaha memberikan service terbaik bagi pelanggannya. Namun terkait makin kecilnya debet air yang menetes disejumlah pelanggan, khususnya pada lokasi dan waktu-waktu tertentu,

PDAM sudah juga menjelaskan hal tersebut, disebabkan karena musim kering yang  berdampak pada menurunnya debit air pada sumber air PDAM. Sehingga dihimbau pada warga agar hemat air bersih. Dan juga menyediakan penampungan air pada saat air PDAM deras mengalir.

Selain itu, Pemda melalui BPBD juga dihimbau untuk mengaktifkan layanan mobil tangki air bersih untuk warga.

Selain air bersih, juga ada beberapa laporan warga kota mataram mengenai dugaan perilaku asusila yang terjadi di sejumlah tempat kos-kosan tertentu. Karena itu, warga meminta pemda meningkatkan pengawasan dan penertiban tempat kos-kosan tersebut.

Juga masih terdapat sejumlah keluhan mengenai layanan kesehatan. Salah satunya adalah pelayan puskesmas di Lombok Timur serta pelayanan laboratorium di RSUD Provinsi NTB.

Laporan lainnya adalah terkait dengan progres rehab rekon dalam pembangunan rumah tahan gempa oleh pokmas dan aplikator. Sejumlah warga meminta agar pengawasan terhadap material dan kualitas bangunan oleh pihak-pihak terkait lebih ketat lagi.

Keluhan lainnya, terkait kelangkaan blanko KTP elektronik di Lobar dan Loteng serta proyek penataan salah satu kawasan wisata di Kabupaten Lombok Barat yang telah menelam biaya besar, namun hasilnya menurut warga kurang memuaskan.

Sementara dari Kabupaten Sumbawa terdapat dua laporan warga yang sudah diteruskan oleh admin “NTB Care” kepada Pemda setempat, namun hingga saat ini belum mendapat respon. Yakni pengaduan warga tentang distribusi gas elpiji 3 kg dan mengenai layanan PDAM Kabupaten  Sumbawa.

AYA/Diskominfo




Gubernur NTB Lepas Touring Merah Putih di Eks Bandara Selaparang

Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah

Gubernur di tengah-tengah peserta touring Merah Putih

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah melepas agenda Touring Merah Putih di eks Bandara Selaparang, Mataram, Minggu (25/08) 2019.

Touring Merah Putih merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia (Jamnas IMI) 2019 yang digelar di NTB. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Agustus ini melibatkan peserta dari berbagai komunitas motor se-Indonesia.

Gubernur menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada bikers yang sudah meramaikan kegiatan Jamnas IMI di NTB.

“Kami tunggu yang lebih banyak lagi meramaikan daerah kami karena memang begitu indah untuk dinikmati,” tutur Doktor Zul.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa mengatakan, IMI memilih NTB sebagai tuan rumah karena merupakan program pemerintah dalam hal pariwisata nasional. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi NTB.

“Dampaknya adalah dampak pariwisata dan dampak ekonomi di Nusa Tenggara Barat agar bisa lebih meningkat,” harapnya.

BACA JUGA ;  Jamnas IMI Di NTB Menyambut MotoGP 2021

Pada kegiatan touring ini, peserta akan dibagi ke dalam beberapa etape dan mengunjungi beberapa destinasi wisata pulau Lombok. Setelah mengunjungi destinasi wisata, touring tersebut kemudian berakhir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

AYA/HmsTB




Gubernur NTB Bersama Menteri Pendidikan Malaysia, Saksikan MoU LPP NTB Dengan 18 Universitas di Malaysia

Ia meyakini, apa yang dilakukan Gubernur NTB bersama jajarannya memang tidak akan nampak hasilnya sekarang. Melainkan 10, 20 atau bahkan 50 tahun dari sekarang

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bertukar cinderamata dengan Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik

lombokjournal.com —

PUTRAJAYA, MALAYSIA   :   Gubernur NTB, Zulkieflimanyah bersama Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik, menyaksikan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB menandatangani Memorandum of Understanding dengan 18 Perguruan Tinggi Malaysia, Malaysia di Putrajaya, Jumat (23/08) 2019..

Perguruan tinggi yang telah terikat kesepahaman ini nantinya akan menjadi tujuan belajar para mahasiswa penerima Beasiswa NTB. Para Rektor Perguruan Tinggi Malaysia yang terlibat  kesepakatan itu ikut menyaksikan penandatangan tersebut.

Sekretaris LPP NTB, Sri Hastuti menyebutkan, beberapa perguruan tinggi terbaik di Malaysia ikut serta dalam kesepakatan ini.

Beberapa di antaranya adalah Universiti Malaya, Universiti Putra Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Sains Malaysia dan Universiti Teknologi Malaysia.

Ia menjelaskan, tahun ini akan berangkat 152 mahasiswa NTB yang akan menuntut ilmu di Malaysia.

Kesepakatan ini mendapat sambutan positif dari Menteri Pendidikan Malaysia, Dr. Maszlee Malik. Ia mengutarakan, kerjasama ini memiliki makna penting sebagai upaya membangun kehidupan bersama.

“Kita hidup sebagai satu keluarga,” ujar Dr. Maszlee Malik.

Penguatan hubungan Mlaysia-Indonesia

Dr. Maszlee menilai, Provinsi NTB beruntung memiliki Gubernur seperti Dr. Zulkieflimansyah yang menginisiasi kerjasama ini.

“NTB bertuah mendapatkan Gubernur seperti bapak Zulkieflimansyah,” ujarnya.

Ia meyakini, apa yang dilakukan Gubernur NTB bersama jajarannya memang tidak akan nampak hasilnya sekarang. Melainkan 10, 20 atau bahkan 50 tahun dari sekarang.

Dr. Maszlee menilai Gubernur NTB juga memberikan sumbangsih berharga bagi penguatan hubungan kedua negara.

“Beliau dan siswa merupakan aset bagi negara,” ujarnya.

Menurut Maszlee, pada 2025 mendatang Malaysia bertekad menjadi tempat belajar bagi 250.000 pelajar antarbangsa. Dalam pencapaian tujuan tersebut, pelajar antarbangsa dari Indonesia merupakan yang ketiga tertinggi di Malaysia, dengan jumlah mencapai 10.874 pelajar.

“Bilangan ini amat kecil berbanding penduduk Indonesia yang ratusan juta. Kita berharap lebih ramai lagi yang datang ke Malaysia. Begitu juga kita berhasrat untuk mengantar pelajar-pelajar Malaysia melakukan mobility di Indonesia. Begitu juga dosen,” ujarnya.

Karena itulah, setengah berkelakar, Dr. Maszlee mengutarakan keinginannya agar jumlah mahasiswa NTB dilipatgandakan hingga 10 kali lebih banyak.

“Kalau tadi saya bilang ke Bapak Doktor, berapa bilangan, dia bilang 200 kali ini. Mungkin di masa hadapan 2000,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB juga mengutarakan makna penting yang mendasari kerjasama ini.

Ia menegaskan, salah satu manfaat utama dari kerjasama ini adalah memperkuat saling pemahaman antara Indonesia dan Malaysia.

Menurut Gubernur, miskomunikasi dalam sebuah hubungan, seringkali terjadi karena salah satu pihak tidak mengetahui gambaran dan cerita pihak lain secara utuh.

“Kami sangat berminat mengirimkan putra-putri NTB untuk belajar di Malaysia bukan semata mengejar gelar akademis, Pak Menteri. Tapi lebih dari itu, kita berharap dengan mengirimkan mereka belajar ke Malaysia, ada relasi yang lebih dalam antara dua bangsa ini bisa kita ketahui,” ujarnya.

Gubernur Zul mengatakan, para pelajar yang dikirim ini adalah para aktivis pelajar juga.

“Tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga cerdas dalam banyak aspek. Jadi kami berharap di lima atau 10 tahun mendatang, siapapun yang menjadi pemimpin Indonesia, mereka memiliki koneksi dengan Malaysia,” harapnya.

Gubernur berharap, Menteri Pendidikan Malaysia bersama para rektor perguruan tinggi di Malaysia bisa berkunjung ke Lombok. Menikmati destinasi-destinasi wisata di Lombok.

Gubernur menyampaikan terima kasihnya atas sambutan yang luar biasa meriah dari pihak Malaysia.

“Kami merasa terhormat dan merasa dimuliakan dengan hebatnya sambutan yang diberikan jajarannya bersama Pak Rektor. Mudah-mudahan kami juga bisa memberikan sambutan dengan hal yang sama seperti ini ketika Pak Menteri datang ke wilayah kami di Nusa Tenggara Barat.” kata gubernur.

Rektor Universiti Utara Malaysia (UUM), Prof. Dr. Ahmad Bashawir Haji Abdul Ghani mengapresiasi penandatanganan MoU dengan LPP NTB ini.

Menurutnya, kebijakan ini akan menjadi investasi yang bermanfaat bagi upaya membangunan kualitas manusia di NTB.

Bashawir mengemukakan, terobosan kebijakan mengirimkan mahasiswa belajar ke Malaysia  ini juga membuka akses lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan berkelas dunia dengan biaya yang murah.

Menurutnya, lewat kerjasama ini, pihaknya akan memberikan insentif berupa iuran spesial. Tidak main-main, insentif yang diberikan kepada penerima beasiswa asal NTB adalah berupa diskon biaya pendidikan hingga separuh dari biaya normal.

Ini menjadikan biaya pendidikan di UUM bagi para penerima beasiswa ini dapat menjadi lebih murah daripada di Indonesia.

“Sebenarnya lebih mahal. Tapi karena ini inisiatif pak gubernur, jadi kami dengan senang hati membantu dengan harga spesial,” ujarnya.

AYA/HmsNTB (*)




STKIP Taman Siswa Bima Kukuhkan Gubernur Zulkieflimansyah Sebagai Bapak Peradaban

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat

Gubernur Zul (tengah) bersama Wbup, H.Dahlan M.Noer dan Ketua STKIP Taman Siswa Bima

lombokjournalcom —

BIMA   ;  Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dikukuhkan oleh Ketua STKIP Taman Siswa Bima Sebagai Father of civilization atau bapak peradaban.

Pengukuhan sebagai Bapak Peradaban dilaksanakan di Aula Kampus II STKIP Taman Siswa Bima di Palebelo Bima, Rabu (21/8-2019) d ihadapan Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M.Noer dan  seluruh Civitas Akademika serta ratusan Mahasiswa di Kampus tersebut.

Hadir pula sejumlah anggota DPRD Kabupaten dan Kota Bima serta para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Lembaga pendidikan tinggi swasta termurah di NTB yang memiliki 3.500 orang mahasiswa tersebut, menilai,  Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul tepat diberikan penghargaan sebagai Father of Civilization.  Atas gagasan pembangunan NTB Gemilang NTB yang telah memberikan  banyak perubahan dan kemajuan di bidang pendidikan di NTB dan di indonesia pada umumnya.

“Kini NTB Gemilang itu sudah mulai tampak wujudnya, kata Dr.Ibnu Khaldun, saat memberikan pengantar pada acara graduation gathering  bertemakan sarjana beradab menuju NTB Gemilang menghadapi era industry 4.0.

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat.

Misalnya program NTB Sehat Cerdas melalui program beasiswa pendidikan, dengan mengirim anak-anak muda NTB untuk belajar di luar negeri.

Sudah banyak akses jalur kerjasama pendidikan dengan Puluhan negara di dunia. Seperti Darwin, Polandia, Jepang, Cina, Malaysia, Korea dan negara-negara eropa lainnya.

“Ini merupakan babak baru menyongsong peradaban NTB Gemilang”, ujarnya.

Pendidikan Kebutuhan Warga

Gubernur Doktor Zul sangat mengapresiasi kemajuan pesat yang dicapai STKIP Taman  Siswa Bima. Lembaga pendidikan menjadi lebih terkenal, kata Doktor Zul karena namanya, Taman Siswa.

Di dalam nama itu, tertanam komitmen dan jiwa yang kuat bahwa pendidikan merupakan hak dan kebutuhan setiap warga masyarakat yang harus diperjuangkan dan diwujudkan bersama, ujarnya.

Gubernur mengatakan, hampir semua agama besar di dunia menganjurkan untuk berhaji. Misalnya Islam ke Tanah Suci Mekah, Hindu/budha ke india, Kristen ke Vatikan, Yaudi ke Yerusalem.

Maksudnya agar ummatnya berpetualang, berziarah ke tempat baru untuk menaklukan hidup yang lebih besar.  Dan mengenal perkembangan dunia luar yang begitu luas, kaya dan beragam. Tidak hanya terkurung pada mindset atau pikiran yang kerdil, terang gubernur.

Pemerintah Provinsi NTB, melalui visi NTB Gemilang, saat ini telah mengirim anak-anak NTB, sebanyak 300-400 orang mahasiswa yang akan berangkat keluar negeri adalah petarung awal yang meretas jalan baru.

Pengiriman tersebut, kata gubernur  bukan karena kualitas pendidikan di dalam negeri lebih rendah. dibandingkan kualitas di luar negeri  seperti Polandia, inggris, jepang, Korea, Cina. Bahkan dari sisi kualitas, tidak sedikit yang jauh lebih hebat dari negara-negara tersebut.

Namun pengiriman itu untuk membangun cara pandang atau mindset yang lebih luas, membangun jaringan dan kemampuan berinteraksi di tengah percaturan global yang kian kompetitif.

Gubernur menekankan pentingnya mahasiswa untuk berani bermimpi atau bercita-cita besar dan jauh kedepan. Pendidikan itu bagaimana digeluti dengan cara yang menyenangkan, tandasnya.

Menggantungkan cita-cita dengan cara berfikir lebih besar dan lebih luas daripada orang kebanyakan, tegasnya.

Kadang-kadang untuk belajar keluar negeri saja sudah dipermasalahkan.  Kenapa  jadi masalah ? Karena kita mimpi yang besar saja sudah takut. Kita harus percaya kepada harapan dan mimpi kita dengan energi yang positif sehingga mimpi besar bisa diekspresikan kedalam kenyataan.

Setelah lulus di luar negeripun, tidak harus kembali berkarir di daerah sendiri, tetapi akan menjadi orang-orang  hebat di seluruh pelosok negeri. Tidak saja indonesia tapi juga dikancah internasional dunia.

Namun tetap rindu akan kampung halamannya. Sehingga kelak membawa kehebatan untuk membangun bangsa dan daerahnya.

Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M. Noer mengajak seluruh mahasiswa Bima untuk mulai mempersiapkan diri menjadi SDM yang unggul.

Hasil diskusi dengan bapak gubernur, kata Wabup bahwa tugas utama Pemda saat ini adalah meningkatkan pelayanan dengan SDM yang handal. Namun masalah utama yang dihadapi pada saat ini adalah SDM, tegasnya.

Maka ke depan program beasiswa pendidikan luar negeri menjadi sangat penting digalakan dalam upaya membangun mindset SDM yang handal, kata wabup.

AYA/diskominfotik

 

 




iLoPETA, Aplikasi Bisnis Dengan 12 Fitur Layanan, Diluncurkan Di Bima

Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, utamanya anak-anak muda Bima dan NTB untuk menyiapkan diri dengan bekal ilmu dan teknologi

lombokjourfnal.com —

BIMA  ;   Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah, didampingi Wakil Walikota Bima, Ferry Sofyan, SH dan Wakil Bupati Bima, Drs.Dahlan M.Noer meluncurkan aplikasi startUp iLoPETA, di Uma IloPETA, Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Selasa (20/08) 2019.

Sebuah sistem informasi untuk layanan jasa bisnis dan transportasi yang menggabungkan 12 fitur layanan dalam satu Aplikasi.

Aplikasi itu merupakan satu-satunya atau pertama kalinya di NTB, sebagai buah karya krativitas dari 3  pemuda asal Bima, yakni Agil, S.Kom,  Arif sarjana Elektronika dan  Indra yang merupakan Sarjana Pendidikan Matematika lulusan STKIP Bima.

Fitur-fitur dalam IloPETA tersebut, sangat mudah dapat diakses melalui android atau diunduh melalui geogle playstore.

Dan telah menyediakan fasilitas untuk promosi dan pemasaran berbagai produk UMKM, termasuk menyediakan ruang konsultasi pembuatan website dan percetakan.

Fitur-fitur tersebut meliputi iloservice Ilofood (pemasaran kuliner) ilojek untuk ojek online, ilocar (taksi online), ilopickup (untuk jasa pengangkutan/pengiriman barang),  ilopro ( jasa layanan konsultasi Website dan percetakan),ilonews (akses berita dari berbagai media yang ada di NTB) dan ilomall ( jasa layanan belanja).

Karya tehnologi informasi itu difasilitasi oleh Bank  BNI cabang Bima selaku mitra pembina UMKM.

Gubernur Zulkieflimansyah berterima kasih kepada jajaran  perbankan yang  menfasilitasi anak-anak muda kota dan Kabupaten Bima untuk mengembangkan kreativitasnya.

Sehingga teknologi yang sangat bermanfaat bagi UMKM itu menjadi mungkin terwujud.

“Ini merupakan langkah awal untuk bisa menggurangi pengangguran dan kemiskinan,” tegas Gubernur Zul.

Menurutnya, Bima ke depan adalah Bima yang membutuhkan karya nyata.

Gubernur berpesan kepada Wakil Walikota dan juga Wakil Bupati Bima, agar ke depan lebih banyak mengembangkan beasiswa pendidikan untuk anak-anak pada bidang teknologi baik informatika maupun matematika dan fisika.

Gubernur menegaskan, pertumbuhan ekonomi ke depan akan sangat ditentukan oleh pertumbuhan teknologinya.

Misalnya smartphone kita dalam waktu ke depan, mungkin akan dilengkapi dengan artificial intelegen (AI ) sehingga mampu mendeskripsikan suasana hati dan fikiran.

Itulah yang menggambarkan bahwa kemajuan tekhnologi akan menjadi penopang utama bagi kemajuan ekonomi dan peradaban suatu bangsa, tegasnya.

Gubernur Doktor Zul, juga mengungkapkan, tanggal 9 september 2019, Presiden RI, Jokowi dijadwalkan kembali mengunjungi NTB untuk melaksanakan ground breaking pembangunan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika Resort di Lombok Tengah.

Menyambut event internasional olah raga balap yang akan menghadirkan jutaan orang  dan banyak peluang bisnis di tahun 2021 mendatang, Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, utamanya anak-anak muda Bima dan NTB untuk menyiapkan diri dengan bekal ilmu dan teknologi.

Sehingga  kelak tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama dalam menyambut peluang-peluang yang ada.

AYA/HmsNTB