Zhejiang Gongshang University, Tujuan Pendidikan Bisnis Program Beasiswa NTB di Tiongkok

Menyambut tawaran kerja sama bidang pendidikan dari Provinsi NTB, mendorong Rektor ZJSU dan jajarannya berencana segera mengadakan kunjungan balasan ke NTB

lombokjournal.com —

ZHEJIANG  ;    Lawatan Kerja Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah ke kampus pertama di Tiongkok adalah Zhejiang Gongshang University (ZJSU) di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang.

Kampus bisnis tertua dalam sejarah Tiongkok modern ini, menempati peringkat pertama untuk jurusan ekonomi dan keuangan di Zhejiang, dan ke-7 di Tiongkok.

ZJSU juga menjadi kampus terbesar yang mendukung perkembangan bisnis e-commerce di Tiongkok, terutama karena keberadaan markas pusat raksasa e-commerce Alibaba milik Jack Ma di Hangzhou.

Pembangunan Hangzhou menjadi kota bisnis sekaligus destinasi wisata, menarik minat Gubernur Zul untuk menjajaki kerja sama dengan kampus Zhejiang. Terutama untuk tujuan program beasiswa pendidikan 1000 sarjana NTB di luar negeri.

Gubernur Zul menyukai kota Hangzhou yang dengan segala kecepatan pembangunannya, tapi tetap cantik, sejuk dan mempertahankan segala tradisi juga seni budayanya.

Ia ingin mengirim mahasiswa NTB ke Zhejiang University untuk tidak hanya belajar bisnis, khususnya e-commerce yang bakal terus bersinar di masa depan. Namun juga bisa belajar bagaimana membangun sebuah kawasan secara komprehensif, baik fisik maupun nonfisik secara bersamaan.

“Sehingga istilahnya, maju dan modern kotanya, selalu bahagia warganya,” ucap Gubernur Zul dalam pidato pembukaannya di depan Rektor Universitas Zhejiang Gongshang, Prof. Chen Shoucan dan jajarannya, di Gedung Administratif Xiasha Hangzhou, Kamis (24/10/2019) waktu setempat.

Jika Provinsi NTB bisa mengirimkan banyak mahasiswa ke ZJSU, lanjut Gubernur Zul, maka selain belajar di kampus, mereka juga bisa menyerap ilmu para birokrat dan teknokrat di provinsi Zhejiang dalam membangun sebuah kota yang maju dan modern, tanpa meninggalkan jati diri dan kearifan lokal daerahnya.

Bagi Rektor ZJSU, Prof. Chen Shoucan, kedatangan rombongan Gubernur NTB merupakan sebuah kebanggaan.

Apalagi ada ratusan mahasiswa Indonesia yang belajar beragam jurusan di ZJSU. Dia berharap akan lebih banyak lagi mahasiswa asal Indonesia yang datang dan mengenyam pendidikan di ZJSU.

Kebutuhan kredibilitas tingkat internasional, mendorong ZJSU juga harus memperbanyak program serta keberadaan siswa intenasional.

“Kami sangat senang dan bangga mendapat kunjungan dari Bapak Gubernur NTB dan rombongan. Apalagi ketika mengetahui bahwa ZJSU menjadi tujuan untuk kerja sama bidang pendidikan. Termasuk beasiswa maupun pertukaran belajar mengajar. Dan sampai saat ini, tercatat ada lebih dari 100 mahasiswa Indonesia yang kuliah di sini, mengambil gelar S1 dan S2 berbagai jurusan. Semakin banyak siswa Indonesia belajar di sini, maka akan sangat menguntungkan bagi kedua pihak,” ungkap Prof. Chen.

Respon para rektor

Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Lalu Husni, dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Mutawali Abdul Haqqi, menyatakan sangat tertarik untuk membangun kerjasama dengan Zhejiang University.

Sejumlah jurusan seperti pariwisata, perencanaan kota dan pedesaan, teknologi pangan dan bioteknologi menjadi daya tarik bagi dua pimpinan kampus negeri di NTB itu.

Lalu Husni mengatan, Univesitas Mataram punya jurusan pariwisata dan yang terbaru Arsitektur, yang diyakini bisa diperdalam lagi di ZJSU ini.

Apalagi ketika mendengar dari Wakil Gubernur Zhejiang sebelum ke kampus ini, bahwa Hangzhou sebagai sebuah kota mampu menarik 140 juta pengunjung setiap tahunnya.

“Apalagi Zhejiang sebagai provinsi yang dikunjungi 700 juta wisatawan dan pebisnis per tahunnya. Tentu banyak sekali yang bisa dipelajari oleh mahasiswa-mahasiswi kami di bidang turisme dan tata kota yang ingin melanjutkan kuliahnya di tingkat magister maupun doktoral,” ujar Prof. Lalu Husni.

Rektor UIN Mataram menyatakan tertarik dengan keunggulan ZJSU di bidang ekonomi dan bisnis. Menurutnya, UIN Mataram memiliki jurusan yang sangat relevan dengan jurusan utama kampus yang berdiri sejak 1911 itu.

Dikatakan, UIN Mataram punya jurusan Ekonomi dan Bisnis Islam. Dengan perkembangan dan kelebihan ZJSU di bidang ekonomi bisnis, maka Rektor UIN Matarama sangat berminat untuk mengirimkan pelajar atau dosen untuk mendalami ilmu di bidang ekonomi bisnis itu.

“Mungkin memang ada sedikit perbedaan antara ekonomi bisnis umum dengan program yang kami sebut ekonomi bisnis syariah itu. Namun saya percaya pada dasarnya, kolaborasi dua “aliran” itu bisa dilakukan tanpa harus merusak pondasi ilmu masing-masing,” papar Prof. Mutawali.

Cerita mahasiswa

Dalam pertemuan itu, turut hadir 11 orang perwakilan mahasiswa S1 dan S2 yang berasal dari berbagai daerah Indonesia. Salah satunya adalah Agnes, mahasiswi S2 jurusan bisnis yang berasal dari Surabaya Jawa Timur.

Menurutnya, enak nyaman dan murah menjadi salah satu alasannya kuliah di ZJSU.

“Di sini masih bisa dibilang terjangkau, bahkan ada beberapa yang lebih murah dibandingkan di Surabaya. Misalnya soal transportasi dan makanan. Dengan bujet Rp 2,5 – 3 juta/ bulan, sudah bisa tenang untuk konsentrasi belajar,” cerita Agnes.

Lain lagi kisah Hency, mahasiswi S2 ekonomi bisnis asal Pekalongan Jawa Tengah. Bagi dia yang tidak bisa berbahasa Mandarin, tidak jadi persoalan karena jurusan yang diambilnya diselenggarakan dalam bahasa Inggris.

Hency sebelum masuk ZJSU tidak bisa berbahasa Mandarin, sementara banyak orang bilang harus bisa bahasa Mandarin kalau mau kuliah di Tiongkok. Ternyata jurusannyaa termasuk program internasional, jadi pengantarnya dengan bahasa Inggris.

“Tapi pada akhirnya memang belajar bahasa Mandarin menjadi salah satu nilai tambah ke depannya ketika realitasnya, Tiongkok akan menjadi kekuatan ekonomi nomor satu dunia ke depannya,” terang Hency.

Sementara Lucinda mahasiswi jurusan e-commerce bussiness asal Jakarta bercerita, bahwa kelebihan kampus ZJSU adalah bisa menjamin mahasiswanya belajar di tataran teori dan praktik sekaligus.

Luinda mengatakan, ZJSU cukup sigap dalam menjalin kolaborasi dengan kalangan korporasi di sini, apalagi ketika bisnis e-commerce sekarang menjamur di Hangzhou berkat Alibaba dan banyak perusahaan rintisan (startup) lainnya di provinsi Zhejiang ini.

“Saya bisa belajar teorinya, sekaligus bersamaan melakukan magang untuk mempraktikan ilmu itu di perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang pesat di sini. Apalagi progam internship di perusahaan sini itu dibayar cukup besar hehehe…,” cerita Lucinda sambil terkekeh.

Menyambut tawaran kerja sama bidang pendidikan dari Provinsi NTB, mendorong Rektor ZJSU dan jajarannya berencana segera mengadakan kunjungan balasan ke NTB.

Pembicaraan intens dan dilanjutkan penandatanganan kerja sama bidang pendidikan, bisa disegerakan ketika pihak rektorat ZJSU melihat langsung bagaimana kondisi dan situasi di NTB beserta kampus-kampusnya.

AYA/HmsNTB




Qianjiang New City, Disebut Gubernur Zul Jadi Rujukan Konsep Perencanaan Pembangunan Kota

Hanya dalam kurun waktu 10 tahun, Kota Tua Hangzhou telah bertransformasi menjadi kota muda yang modern dan serba digital

lombokjournal.com —

HANGZHOU   ;   Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimanysah dan rombongan mengawali agenda kunjungan kerja ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Kamis (24/10) 2019,)  mendatangi  Urban Planning Exhibiton Hall atau Balkon Perencanaan Kota Qianjiang New City.

Kota Qianjiang salah satu distrik di Kota Tua Hangzhou.

Qianjiang New City menjadi salah satu contoh dan rujukan bagaimana konsep perencanaan, penataan dan pembangunan sebuah kota di pinggiran teluk bisa menjadi sebuah kota modern dengan gedung-gedung menjulang. Namun demikian, kota tersebut tetap mempertahankan ruang terbuka hijau yang ideal dan kesejarahan kota dengan segala tradisi serta budayanya.

Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimanysah mengatakan, inilah contoh bagaimana pemerintah kota bekerja keras untuk berinovasi dan berkreasi secara maksimal.

Hanya dalam kurun waktu 10 tahun, Kota Tua Hangzhou telah bertransformasi menjadi kota muda yang modern dan serba digital, namun tetap cantik, segar dan ramah lingkungan.

Pertunjukan kesenian Zuiyi Shi di atas Danau Barat Hangzhou yang spektakuler, menjadi daya tarik yang kuat bagi para turis.

Sementara program penggunaan sepeda gratis dari Pemerintah Kota Hangzhou dan motor listrik sebagai moda transportasi kota, membuat Hangzhou lebih minim polusi asap kendaraan.

Jumlah pengunjung dari kalangan wisatawan maupun pebisnis ke Provinsi Zhejiang mencapai 700 juta per tahun, baik omestik maupun nternasional. Sedangkan jumlah kunjungan ke Kota Hangzhou sebanyak 140 juta per tahun.

“Tak heran jika turis yang berkunjung ke Hangzhou mencapai 140 juta per tahun. Yang penting asal ada niat dan kemauan, ditunjang dengan realisasi kinerja dan pembiayaan, kita bisa mencontoh pembangunan di Hangzhou dan menghadirkan konsep yang sama di NTB. Kita kerahkan segala sumber daya yang ada, mulai dari kampus berkolaborasi dengan Dinas Tata Kota hingga komunitas masyarakat untuk mewujudkannya,” ujar Doktor Zul.

AYA/HmsNTB

 




Dijajaki Kerja Sama Bisnis dan Pendidikan Dengan Denmark

Dubes Rasmus, ia sudah mendengar banyak potensi kerja sama di bidang energi terbarukan dan pengelolaan sampah di NTB, terutama dari Head of Environmental Cooperation Morten Holm van Donk, yang sudah beberapa kali ke NTB

lombokjournal.com  —

JAKARTA  ;   Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah melakukan pertemuan dengan Yang Mulia (YM) Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia,

Rasmus A. Kristensen Dan Gubernur Zul

bersama jajarannya yang berlangsung di kediaman dinas Dubes Denmark di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/10) 2019.

Dalam pertemuan Didiskusikan potensi kerja sama dalam sejumlah bidang. Mulai dari investasi untuk program energi terbarukan (renewable energy), pengelolaan sampah (waste management), hingga pariwisata dan pendidikan.

“Paradigma Pemerintah Provinsi NTB saat ini adalah ramah investasi dan ramah kepada komunitas bisnis. Kami sangat terbuka dengan setiap langkah kerja sama dan penanaman modal atau investasi dari manapun, baik domestik maupun internasional, swasta maupun institusi negara. Kami mengajak Denmark untuk ikut meramaikan investasi dan kerja sama berbagai bidang yang saling menguntungkan di NTB,” kata Gubernur Zul yang didampingi Staf Khusus Bidang Investasi dan Waste Management,  Lutfiya Al Qarani  .

Portofolio Denmark di bidang teknologi pengembangan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Angin/ Bayu, cocok dengan kondisi lahan di NTB, baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa. Begitu juga dengan yang lain, misalnya tenaga surya ataupun biomass.

Menurut gubernur, dua pulau besar NTB, Lombok dan Sumbawa punya potensi besar untuk investasi di bidang pengembangan energi terbarukan, misalnya pembangkit listrik tenaga angin yang sudah maju di Denmark.

“Untuk pembangkit listrik tenaga surya, kami sudah punya 3 PLTS di Sengkol, Selong dan Pringgabaya yang masing-masing berkapasitas 7 MWp atau totalnya 21 MWp. Sementara untuk biomass, kami punya ladang jagung yang produksinya mencapai lebih dari 2 juta ton berdasar data 2018 lalu,” kata Gubernur Zul.

Untuk kebijakan Zero Waste Province, Doktor Zul mengaku tertarik dengan Denmark karena negara kerajaan itu sudah punya punya Undang-Undang Perlindungan Lingkungan sejak tahun 1973.

Dengan teknologi Zero Waste Management yang sudah dikembangkan oleh Denmark selama puluhan tahun itu, ia yakin bisa diadopsi dan dikembangkan sesuai kondisi di NTB.

“Kami sediakan segala infrastrukturnya, mulai dari lahan, kemudahan survei, hingga fasilitas penunjang teknis dan lain-lainnya. Dari birokrasi, kami bantu kemudahan perizinan dan dukungan sumber daya yang ada. Intinya, NTB is a community business and investment-friendly,” lanjut Doktor Zul.

Dubes Kerajaan Denmark YM Rasmus A. Kristensen yang didampingi Head of Energy Cooperation Thomas Caprla Henriksen dan Head of Environmental Cooperation Morten Holm van Donk, menyambut baik peluang kerja sama tersebut.

Menurut YM Dubes Rasmus, ia sudah mendengar banyak potensi kerja sama di bidang energi terbarukan dan pengelolaan sampah di NTB, terutama dari Head of Environmental Cooperation Morten Holm van Donk, yang sudah beberapa kali ke NTB.

“Saya sudah dengar dari Pak Morten dan timnya yang bisa dibilang sudah tak asing dengan Lombok dan Sumbawa, serta bertemu dengan sejumlah kepala dinas terkait lingkungan dan energi terbarukan. Potensi kerja sama investasi bidang pembangkit listrik tenaga biogas dan biomass dengan NTB sangat menarik. Apalagi setelah mendengar langsung penjelasan Bapak Gubernur hari ini,” ujar YM Dubes Rasmus.

Thomas dan Morten memiliki kapabilitas dan kapasitas yang tepat untuk merealisasikan kerja sama di bidang energi dan pengelolaan sampah antara Provinsi NTB dengan Denmark.

Selain dua bidang utama itu, bidang yang lain juga sangat terbuka untuk dijadikan lahan investasi, baik pariwisata, infrastruktur hingga pendidikan.

Yang paling penting untuk menyegerakan kerja sama itu, adalah data sharing dua pihak terkait kompetensi dan kapasitas.

“ Maksud saya kompetensi sumber daya manusia dalam pengembangan teknologi serta infrastrukturnya, dan kapasitas atau volume dari masing-masing bidang, seperti data kapasitas panen jagung atau bambu untuk biomass, dan volume sampah atau gas bumi untuk sumber daya biogas,” kata Rasmus.

Menurut Dubes Rasmus, bisa diawali dengan pengiriman tim untuk transfer teknologi dan pengetahuan terlebih dulu, baik tim dari NTB untuk belajar atau kursus ke Denmark ataupun sebaliknya, pengiriman tenaga ahli atau pakar dari Denmark untuk memberikan training di NTB.

“Hal itu perlu sebagai bagian dari feasibility study untuk memastikan teknologi yang dikembangkan di Denmark, cocok dan sesuai dengan kondisi dan situasi lapangan di NTB. Transfer teknologi dan data juga penting untuk memastikan kesinambungan kerja sama ini bisa berjalan dalam jangka panjang,” ujar YM Dubes Rasmus.

Terkait kerja sama pendidikan, Gubernur Zul menyampaikan soal program beasiswa 1000 pelajar NTB ke luar negeri. Ia menyatakan tertarik untuk mengirimkan anak-anak muda Lombok dan Sumbawa ke Denmark, sebagai negara yang menempati rangking ke-5 tertinggi dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Dunia.

“Kami sudah mengirimkan 46 mahasiswa untuk kuliah S2 di Polandia dari akhir tahun lalu hingga saat ini. Mereka kebanyakan juga belajar sains bidang energi dan lingkungan, dan akan terus bertambah. Kami berharap Denmark juga menjadi negara tujuan dari program beasiswa NTB, apalagi dengan kualitas pendidikan Denmark yang memadukan pengembangan kurikulum pendidikan dengan teknologi digital, namun tetap dengan mempertahankan nilai-nilai budaya. Sangat cocok dengan apa yang kami upayakan di NTB,” imbuh Gubernur Zul.

Di akhir perjumpaan tersebut, kedua belah pihak bersepakat bakal mengadakan pertemuan teknis sebagai tindak lanjut pada awal November 2019.

Gubernur Zul juga mengundang YM Dubes Rasmus dan jajarannya yang akan berkunjung ke NTB, untuk sekalian berwisata menikmati seluruh keindahan Lombok dan Sumbawa.

AYA/HmsNTB

 




Kebakaran Di Gunung Rinjani, Jalur Pendakian Ditutup

Proses pemadam terkendala minimnya alat pemadam yang bisa dibawa ke atas gunung

Dwi pangestu

MATARAM.lombkjournal.com — Seluruh jalur pendakian  ke Gunung Rinjani ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan akibat kebakaran hebat di  kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sejak Sabtu (19/10) lalu.

Penutupan dilakukan guna memaksimalkan penanganan kebakaran, dan memastikan jalur pendakian aman dari kebakaran serta menjaga keselamatan para pendaki.

Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasonal Gunung Rinjani (TNGR), Dwi pangestu, (21/10) 2019 mengatakan, titik api bermula dari jalur pendakian Senaru, hingga saat ini meluas ke  jalur pendakian Sembalun.

“Akibat kebakaran tersebut luas wilayah yang terbakar diperkirakan mencapai lebih dari 3.066 hektar,” ujar Dw.i

Pihak TNGR mengaku, hingga saat ini penyebab kebakaran di kawasan Gunung Rinjani belum diketahui Namun kuat dugaan, kebakaran dipicu akibat cuaca ekstrim yang mengakibatkan rumput kering di sekitar hutan mudah terbakar.

Petugas pemadam kebakaran yang tersebar di sejumlah titik jalur pendakian yng berjumlah hampir 100 orang terdiri dari Tim TNGR, porter, Polda dan Polres KLU, terus berupaya memadamkan api.

Namun proses pemadam terkendala minimnya alat pemadam yang bisa dibawa ke atas gunung.

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani memastikan, semua pendaki dipastikan dalam keadaan selamat. Di jalur Senaru pendaki sudah turun sebanyak 75 orang,

Jalur Sembalun 29 orang, asing 25 orang, lokal 4 orang, Info dari Kepala Resort Camp area Sembalun aman, karena cukup luas dan tidak ada bahan bakarnya,

Untuk jalur selatan masih aman.  Jalur Akiberik ada 22 orang pendaki (lokal semua),sedangkan  jalur Timbanuh ada 10 orang, Asing 3 orang, Lokal 7 orang.

AYA




TNI Polri Di NTB Gelar Apel Gabungan Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres

Danrem memerintahkan para Dandim jajaran untuk menggelar apel gabungan dan patroli sampai ke desa-desa, mencegah indikasi-indikasi orang yang tidak bertanggungjawab dengan melakukan tindakan preventif dengan smart power dan humanis serta tidak menggunakan kekerasan

MATARAM.lombokjournl.com —  Para personel TNI Polri di Provinsi NTB menggelar apel gabungan dalam rangka mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024 Ir. Joko Widodo dan Prof. Dr (HC). KH.Ma’ruf Amin hari ini, Minggu (20/10) 2019.

Apel gabungan yang dilaksanakan di lapangan Sangkareang Kota Mataram diambil Waka Polda NTB Brigjen Pol Drs. Tajuddin, MH., bersama Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan dihadiri para pejabat Korem dan jajaran se Garnizun Mataram dan jajaran Polda NTB.

Danrem 162/WB memberikan apresiasi atas sinergitas dan soliditas TNI Polri di wilayah NTB yang hingga saat ini berjalan kompak penuh kebersamaan.

Menurutnya, situasi NTB hingga saat ini masih aman, damai dan terkendali, semua itu tercipta karena sinergitas TNI Polri, Pemda dan didukung seluruh komponen masyarakat yang berjalan seirama dan kompak

“In syaa Allah NTB akan tetap aman dan kondusif, dan itu sudah kita buktikan pada saat Pemilu maupun Pilpres yang berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Pria kelahiran Jakarta tersebut, dalam hal ini harus maksimal dalam melaksanakan tugas pengamanan karena tugas adalah kehormatan sebagai bayangkari negara.

Mengakhiri sambutannya, Danrem memerintahkan para Dandim jajaran untuk menggelar apel gabungan dan patroli sampai ke desa-desa, mencegah indikasi-indikasi orang yang tidak bertanggungjawab dengan melakukan tindakan preventif dengan smart power dan humanis serta tidak menggunakan kekerasan.

“Gunakan prosedur yang ada baik di TNI dan Polri, hindari penggunaan kekerasan,” tutupnya.

Sebelumnya, Waka Polda NTB menyampaikan Apel siaga ini dilakukan dalam rangka pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Berbagai kegiatan pengamanan yang sudah kita laksanakan mulai dari awal hingga hari ini sebagai puncak pengamanan Pilpres.

Dalam pelaksanaannya, menurut Waka Polda, Polri diback up TNI dibeberapa media sudah siap mengamankan acara pelantikan, tetap waspanda dan antisipasi jika ada gerakan baik dari masyarakat yang inigin menyampaikan pendapat maupun hal-hal yang tidak terduga.

“Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, sebagai pengayom dan pelayanan masyarakat, tidak boleh semena-mena, tidak boleh melakukan tindakan diluar prosesdur yang ada, tetap profesional dan proporsional dan jangan mau dipecah belah,” pesan Waka Polda.

Apabila ada informasi untuk unjuk rasa, lakukan pendekatan agar mereka tidak melakukan aksi yang dapat menciderai yang mengakibatkan situasi tidak kondusif karena siapapun boleh menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan hukum.

“TNI dan Polri siap mengamankan sesuia dengan prosedur, bertindak humanis namun tegas secara hukum,” pungkasnya.

Usai melaksanakan apel gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pengucapan ikrar “TNI Polri Siap Mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019, NKRI Harga Mati”,  pembagian kelompok untuk melaksanakan patroli gabungan, melaksanakan senam dan lari pagi seputaran Kota Mataram.

AYA

 




Mulai Desember, Penerbangan Langsung Lombok-Jeddah

Dibukanya rute Lombok-Jeddah, selain mempermudah jemaah NTB untuk umrah, penerbangan tersebut akan membantu sektor pariwisata NTB untuk bangkit kembali

MATARAM.lombokjournal.com  —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri rapat persiapan penerbangan langsung Lombok-Jeddah, di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (19/10) 2019 siang.

Gubernur Zulkieflimansyah

Dalam rapat tersebut, Gubernur NTB mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Lion Group beserta penyelenggara travel yang telah mempersiapkan penerbangan Lombok – Jeddah.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya penerbangan langsung dari Lombok ke Jeddah akan memancing animo masyarakat kita untuk mengunjungi tanah suci,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini, Penerbangan Lombok-Jeddah ini nantinya tidak hanya memancing animo masyarakat ke tanah suci. Di sisi lain, Bang Zul yakin  penerbangan tersebut bisa mengundang banyak tamu dari Jeddah untuk datang ke Lombok.

“Mari kita dorong masyarakat kita untuk berziarah ke tanah suci, Insya Allah pada saat yang sama dengan adanya direct flight, mudah-mudahan tahap berikutnya akan banyak teman-teman dari timur tengah untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat yang kita cintai ini,” serunya.

Lebih jauh, Bang Zul berdo’a supaya penerbangan perdana Lombok – Jeddah pada tanggal 4 Desember 2019 berjalan dengan lancar dan selamat.

“Selamat teman-teman semua, Insya Allah sesuai harapan kita semua, 400 penumpang penerbangan perdana dari Lombok ke Jeddah Berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manajer Lion Group Denpasar,  Fajar Teguh Santoso mengungkapkan keseriusannya dalam membuka rute penerbangan Lombok-Jeddah tersebut.

Menurutnya, dibukanya rute Lombok-Jeddah, selain mempermudah jemaah NTB untuk umrah, penerbangan tersebut akan membantu sektor pariwisata NTB untuk bangkit kembali.

“Jika rute tersebut berpotensi, kita pasti akan buka. Sehingga masyarakat kita yang akan menjalankan ibadah umrah akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, hadir juga sejumlah Kepala OPD, hingga travel yang siap membantu penerbangan tersebut.

AYA 




Gubernur Imbau Petani Jangan Jual Tembakau Lewat Calo

Diharapkan  kedatangan Gubernur NTB ke PT. Sadhana Arifnusa bisa membangun pemahaman, dan bisa menambah kuota pembelian

Gubernur Zul dan Kuswanto

lombokjournal.com —

LOTIM   ;   Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah berharap agar petani tembakau tidak menjual tembakau melalui calo.

Hal itu dikatakan gubernur waktu menyaksikan pembelian tembakau Oven dan Rajangan di Gudang PT. Sadhana Arifnusa di jl. Raya Montong Baan No.234, Sikur, Lombok Timur, Kamis (17/10) 2019.

“Alhamdulillah PT. Sadhana Arifnusa bersedia membeli tembakau petani kita. Asalkan, petani kita ini tidak menjualnya melalui calo atau spekulan,” ungkap Gubernur.

Diungkapkannya, beberapa hari sebelumnya gubernur juga sudah berkunjung ke PT. Bentoel di Lombok Timur,  guna melihat secara langsung pembelian tembakau oleh PT Bentoel.

“Sekarang ini, kami datang guna menyaksikan secara langsung proses pembelian tembakau di PT. Sadhana Arifnusa. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh petani tembakau untuk menjual tembakaunya melalui jalur yang benar, Harus bermitra dengan binaan,” katanya.

Para petani tembakau yang menjadi mitra dunia usaha relatif tidak memiliki masalah dalam menjual hasil panennya. Mereka mendapat bimbingan mulai dari proses penanaman sampai dengan panen.

Namun yang menjadi masalah adalah para petani tembakau yang non mitra usaha.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si yang turut mendampingi Gubernur Zul mengaku sempat mendengar Informasi,  PT. Sadhana Arifnusa tidak menerima pembelian petani tembakau.

“Tapi alhamdulillah, kami bersyukur, hari ini, kami melihat secara langsung PT. Sadhana Arifnusa membeli dan menyerap tembakau petani-petani kita,” kata Husnul Fauzi.

Menambah kuota pembelian

Kuswanto selaku Station Manager berharap dengan kedatangan Gubernur NTB ke PT. Sadhana Arifnusa bisa membangun pemahaman, dan bisa menambah kuota pembelian.

“Kami berterimakasih, gubernur bisa menyaksikan secara langsung proses pembelian di PT kami,” ujarnya.

Kuswanto menerangkan, kuota awal pembelian tembakau adalah 3000 ton. Lalu, sampai hari ini ditambah menjadi 3300 ton. Lalu, ditambah lagi 500 ton. Dengan demikian, jumlah akhir kuota pembelian tembakau sebanyak 3800 ton.

“Alhamdulillah kami bisa menambah kuota pembelian, Kehadiran gubernur menambah hangat jalinan silaturrahim kami,” tutup Kuswanto.

Salah seorang petani tembakau, Fadli yang sejak 1996 bermitra dengan PT. Sadhana Arifnusa mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan Gubernur NTB yang secara langsung menyaksikan proses pembelian tembakau tersebut.

“Kami merasa sangat bergembira, karena (kuota) pembelian tembakau bertambah, mudahan tetap sehat Gubernur NTB,” ungkap pria berusia 40 tahun yang berasal dari Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Hadir Bupati Lombok Timur, Kadis Pertanian dan Perkebunan NTB, beserta ratusan petani mitra.

AYA/HmsNTB

 




40 Ribu Rumah Tahan Gempa Diserahkan Untuk Korban Gempa NTB

Deputi 1 Kemenko PMK juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Korem dan jajaran dan para fasilitator yang telah berjuang dalam percepatan rehab rekon RTG

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT  ;      Deputi 1 Kemenko PMK RI Bidang Kerawanan Sosial Dan Dampak Bencana, Mayjen TNI (purn) Dody Usodo Hargo,  meresmikan dan menyerahkan 40 ribu unit rumah  tahan gempa (RTG) bantuan pemerintah untuk Korban Gempa NTB.

Dody Usodo Hargo  didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dan Kalak BPBD Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos. saat acara penyerahan  secara simbolis kepada perwakilan warga terdampak gempa, di lapangan Dusun Batulayar Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar Lombok Barat, Kamis (10/10) 2019.

40 ribu unit RTG tersebut terdiri dari rumah rusak ringan, rumah rusak sedang dan rumah rusak berat yang ada di Kabupaten/Kota se NTB yang sudah jadi dalam kondisi 100 persen, dan siap untuk ditempati pemiliknya.

Kalak BPBD Provinsi NTB dalam sambutannya mengucapkan selamat datang Deputi 1 Kemenko PMK dan ucapan terimakasih kepada TNI Polri yang telah membantu proses percepatan rehab rekon sehingga pembangunan RTG dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Danrem 162/WB memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Lombok Barat yang sukses dan cepat dalam proses rehab rekon selama 6 bulan yang lalu.

“Ini berkat kerjasama semua pihak yang saling bahu membahu dalam proses rekonstruksi pembangunan RTG baik TNI Polri maupun Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Terkait dengan aplikator yang nakal, menurut Danrem, tetap akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku oleh aparat penegak hukum.

Dalam kesempatan yang baik tersebut, Deputi 1 Kemenko PMK juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Korem dan jajaran dan para fasilitator yang telah berjuang dalam percepatan rehab rekon RTG.

Dijelaskannya, kehadirannya di NTB dalam rangka memantau dan memastikan progress pembangunan RTG untuk para korban gempa.

“Bagi rumahnya yang belum jadi 100 persen agar bersabar dan khusus untuk rumah yang rusak berat agar segera dipercepat sehingga warga yang tidak memiliki rumah bisa langsung menempatinya,” harap Purnawirawan TNI AD tersebut. Hasil progress rehab rekons ini akan dijadikan bahan rapat di tingkat pusat,” paparnya.

Diharapkan seluruh masyarakat NTB bangkit dari keterpurukan pasca gempa untuk menjalani kehidupan yang lebih baik

Penandatanganan prasasti oleh Deputi 1 Kemenko PMK dan penyerahan kunci rumah secara simbolik oleh fasilitator kepada Deputi dan selanjutnya penyerahan kunci secara simbolik oleh Deputi didampingi Danrem 162/WB kepada Pokmas.

AYA




Bertemu Tim Facebook, Gubernur Minta Tebarkan Optimisme Melalui Teknologi Informasi

Keberadaan media sosial bukan hanya dimanfaatkan sebagai sarana interaksi saja, namun lebih dari hal itu, sebagai sarana untuk menjembatani komunikasi masyarakat dengan pemerintah

MATARAM.lombokjournal.com —  Tim Facebook beraudensi dengan Gubernur Zulkieflimansyah, terkait terkait Program Laju Digital untuk Kelas Pelayanan Masyarakat untuk Pemerintah Daerah dan Kelas Bisnis (UMKM, Kelas Komunitas dan Kelas Literasi Digital) oleh Facebook.

Kesempatan tu digunakan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, meminta kepada Tim Facebook terkait Program Laju Digital, untuk membantu Pemerintah Provinsi NTB dalam memanfaatkan potensi media sosial guna  menebarkan optimisme kepada masyarakat melalui kemajuan Teknologi Informasi (TI).

Demikian disampaikan Gubernur yang didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., M.M, saat menerima audiensi Tim Facebook di Ruang Kerjanya, Selasa (8/10/2019).

Audiensi digelar terkait Program Laju Digital untuk Kelas Pelayanan Masyarakat untuk Pemerintah Daerah dan Kelas Bisnis (UMKM, Kelas Komunitas dan Kelas Literasi Digital) oleh Facebook.

Menurutnya, tingginya angka penggunaan media sosial di kalangan masyarakat harus dimanfaatkan secara positif. Selain menebarkan optimisme, juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program pemerintah, mulai dari tingkat pemerintah desa, provinsi hingga pemerintah pusat.

Tingginya angka pengguna media sosial, khususnya facebook akan menjadi sarana strategis untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan program kerja pemerintah dalam mewujudkan Visi NTB Gemilang.

Gubernur berharap, keberadaan media sosial bukan hanya dimanfaatkan sebagai sarana interaksi saja, namun lebih dari hal itu, sebagai sarana untuk menjembatani komunikasi masyarakat dengan pemerintah.

Dengan adanya media sosial, komunikasi masyarakat dan pemerintah hampir tidak memiliki sekat.

“Semoga dengan kedatangan tim ini dapat memberikan kontribusi dalam ikhtiar memajukan generasi muda di NTB,” ujarnya.

Sementara itu pimpinan tim, Noudhy Valdryno menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Provinsi NTB dalam penyelenggaraan Program Laju Digital untuk kelas pelayanan masyarakat untuk pemerintah daerah dan kelas bisnis (UMKM, kelas komunitas dan kelas literasi digital).

Menurutnya, peminat yang telah mendaftarkan diri  dalam program ini begitu tinggi yaitu mencapai 570 orang. Hal ini tak terlepas dari dorongan dari pemda. “Untuk kelas UMKM, Kelas Komunitas dan Kelas Literasi Digital, pendaftarnya 570 orang, ini cukup tinggi dan luar biasa,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan program pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi komunitas-komunitas pengguna media sosial di NTB. Khususnya dalam hal bermedsos yang positif, serta dapat digunakan optimal untuk sosialisasi program strategis pemerintah, seperti program Zero Waste yang sedang gencar dilakukan Pemprov NTB.

AYA/HmsNTB

.




50 Warga Asal Bima Dipulangkan Dari Wamena

Proses pemulangan pengungsi asal NTB ini juga merupakan peran penting dari Yonif 751 Sentani

MATARAM.lombokjournal.com — Pagi ini,  Minggu (06/10) 2019 Pukul 07.45 Rombongan Pengungsi asal NTB tujuan Bima dipulangkan,  menggunakan pesawat komersil Lion JT 795.

Rombongan besar pada pemulangan Pengungsi ke NTB kali ini berjumlah 50 orang, seluruhnya berasal dari Kabupaten Bima.

Proses pemulangan para pengungsi ini terbilang lancar karena perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Bima, Pemerintah Provinsi NTB, dan seluruh  elemen masyarakat Bima di Jayapura.

Dan yang tidak kalah perannya ketika proses mengurus tiket, boarding pass, bagasi, hingga memastikan pengungsi masuk pesawat dengan barang bawaannya adalah para petugas di Bandara, yaitu Iksan, Yusman, dan Iwan.

Mereka adalah putra-putra NTB yang ditugaskan oleh kesatuannya di Bandara Sentani. Alhamdulillah mereka hadir dan bertugas untuk NTB walaupun tidak di Wilayah NTB.

Karena disaat yang sama dengan penerbangan yang sama, ada rombongan Pengungsi dari provinsi lain, sekitar 20 orang yang ketinggalan Pesawat hanya karena kelalaian saat check in, padahal sudah lebih awal berada di Bandara.

Kemudahan dan kelancaran proses pemulangan pengungsi asal NTB ini juga merupakan peran penting dari Yonif 751 Sentani, yang mengerahkan sejumlah armada pengangkutan Pengungsi dari Posko ke Bandara.

Begitu pula peran personil Yonif 751, Muhammad Nur dan Muhammad Sidik, putra-putra NTB yang memiliki jiwa-jiwa sosial, penuh kerelaan dalam mengurus Pengungsi,  mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan dengan Tim dari Dinas Sosial Provinsi NTB dan dari Dinas Sosial Kabupaten Bima.

AYA/HmsNTB