Festival Rinjani 2024, Dorong Individu Kelola Lingkungan

Penyelenggaraan puncak acara Festival Rinjani yang ke V menyesuaikan dengan Hari Pangan Internasional

KLU.LombokJournal.com ~ Festival Rinjani untuk yang kelima diadakan di Desa Loloan Bayan Kabupaten Lombok Utara Nusa Tenggara Barat, Sabtu (26/10/24).

Festival Rinjani diikuti sekitar 100 peserta Youth Jambore dari sekitar 15 SMA/SMK, mahasiswa dan pecinta alam

Festival yang dirangkai dengan Jambore Pemuda tersebut dilaksanakan dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2024, bertajuk “Dimensi Waktu dalam Sistem Kedaulatan Pangan Saujana Rinjani”.

BACA JUGA : Sosialisasi LPSK, Perlindungan Inklusif untuk Saksi dan Korban 

Sekretaris Daerah NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyatakan festival kali ini adalah momentum untuk bagaimana tiap individu bertanggung jawab terhadap alam serta memiliki jiwa tata kelola lingkungan yang mungkin telah terabaikan.

“Festival  ini adalah bagian dari rekonstruksi ada pembelajaran bagi banyak orang,” ujar Miq Gite beberapa waktu silam saat Rapat Persiapan di Kantor Gubernur NTB.

Adapun Tokoh LSM yang menjadi mentor acara kolosal tersebut, Direktur Santiri Foundation Tjatur Kukuh menyatakan sekitar 100 peserta Youth Jambore dari sekitar 15 SMA/SMK, mahasiswa dan pecinta alam dari beberapa perguruan tinggi serta entitas direncanakan membersamai sekitar 1000 warga dan GenZMile Memaca Rinjani. 

Dan memaknai Kedaulatan Pangan Lokal diantara puncak Festival Rinjani V.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi di NTB, Modal Raih Kepercayaan Publik

“Kegiatan yang berlangsung sejak hari, Sabtu ini (26/10) di Tanah Pecatu Penghulu Adat Loloan dan puncaknya pada tanggal 28 Oktober 2024, rencananya dihadiri Sekda Provinsi NTB,” tuturnya.

Dalam pada itu, Ketua Panitia Festival, Nelda Nania mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan acara tersebut seperti Bazar Pangan, Atraksi Kesenian, Clean Area hingga Pemutaran Film serta Talkshow.

“Festival ini terlaksana dalam siklus empat tahun sekali. Kami menyesuaikan puncak Rinjani Festival V dengan Hari Pangan Internasional,” imbuhnya.

BACA JUGA : Jalin Persahabatan Lewat Olahraga Bersama Insan Pers 

Rencananya kegiatan Festival tahun 2024 dibuka oleh Penjabat Gubernur NTB Hassanudin. Adapun acara Festival Rinjani telah dimulai dengan praacara Ngobrol Pangan Indonesia dan Ngobrol Hero Kebudayaan (26/10/2024). Mari ikuti acaranya. Kita jaga lingkungan agar lestari dan bestari. rbg/dyd

 




Keterbukaan Informasi NTB Modal Raih Kepercayaan Publik

Keterbukaan informasi untuk mencegah korupsi kolusi dan nepotisme, seharusnya  mendorong partisipasi publik dalam pembangunan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hassanudin mengapresiasi keterbukaan  sebagai modal meraih kepercayaan publik.

BACA JUGA : Badan Publik Informatif di NTB meningkat

Badan publik yang telah dan belum mendapatkan predikat informatif agar berkomitmen mengimplementasikan keterbukaan informasi pelayanan masyarakat
Ketua Komisi Informasi NTB

Dikatakannya, transparansi dalam tata kelola pemerintahan adalah kewajiban pelayanan kepada masyarakat. 

“Keterbukaan tidak hanya tentang penghargaan tapi komitmen untuk terbuka dalam pengelolaan pemerintahan. Namun demikian, transparan tidak identik dengan telanjang,” ujar Pj Gubernur NTB.

Ia menyampaikan itu dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (24/10/24).

BACA JUGA : Sheraton Senggigi Beach Resort Adfakan Lari Santai

Ditambahkannya, keterbukaan untuk mencegah korupsi kolusi dan nepotisme seharusnya  dapat mendorong partisipasi publik dalam pembangunan karena sesuai Undang Undang KI saat ini akses informasi bagi publik merupakan hak yang dijamin konstitusi. 

Oleh karena itu ia berharap seluruh badan publik yang telah dan belum mendapatkan predikat informatif agar berkomitmen dalam mengimplementasikan keterbukaan pelayanan masyarakat dalam pemerintahan yang demokratis. 

Gubernur juga menambahkan agar hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh KI NTB ini dapat bertahan dengan capaian sebagai Pemerintah Provinsi Informatif selama lima tahun berturut turut nasional. 

BACA JUGA : Anggota DPDR Jangan Lakukan Reses di Masa Kampanye Pilkada

Hadir dalam kegiatan pemberian anugerah para Bupati dan Walikota, Kepala Desa, Kepala OPD Setprov NTB dan Kadis Kominfo se NTB.jm/her

 




Kesehatan Mental Pondasi Kesejahteraan Individu dan Masyarakat

Kesehatan mental sering terabaikan, karena lingkungan tidak kondusif, dan kerja berlebihan atau kurangnya dukungan terhadap pekerja

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB Hassanudin mengatakan kesehatan mental menjadi pondasi dasar bagi kesejahteraan individu dan masyarakat.

BACA JUGA : Indeks Kerterbukaan Informasi Publik NTB Kategori BAIK

kesehatan mental menjadi pondasi dasar bagi kesejahteraan individu dan masyarakat
Pj Gubernur bersama penghuni RSJ Mutiara Sukma

Hal itu dikatakan Pj Gubernur ketika menghadiri Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2024, bertajuk “It’s Time to Prioritize Mental Health in Workplace”, bertempat di pelataran Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, (18/10/24).

“Disadari, masih banyak tempat kerja yang kesehatan jiwa sering terabaikan, karena lingkungan kerja yang tidak kondusif dan kerja yang berlebihan serta atau kurangnya dukungan terhadap pekerja  yang dapat memicu kesehatan mental,” ujarnya.

Karena itu Pj Gubernur mengajak untuk memastikan para pekerja dalam lingkungan kerja yang kondusif sehingga tercipta aktivitas bekerja dengan optimal mampu memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat.

BACA JUGA : Kejuaraan Paralayang Tingkat Nasional di Sky Lancing, Lombok Tengah

“Saya yakin lingkungan kerja di RSJ ini sangat baik dan produktif,” tandasnya.

Pj Gubernur NTB mengingatkan peringatan hari kesehatan jiwa sedunia ini menjadi momentum bagi semuanya untuk lebih peduli dan aktif dalam mendukung kesehatan jiwa di tempat kerja.

“Mari kita jadikan lingkungan tempat kerja yang ramah mental sehingga setiap individu bisa dengan penuh semangat, produktivitas dan aman,” imbuhnya.

BACA JUGA : KPK dan Pemprov NTB Lakukan Penilaian Desa Anti Korupsi

Turut hadir diantaranya, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB, stakeholders terkait lainnya beserta tamu undangan. san/dyd

 

 




Kejuaraan Paralayang Tingkat Nasional di Sky Lancing Loteng 

 Pj Gubernur berterima kasih pada Pnglima TNI YANG memilih Sky Lancing di Lombok Tengahsebagai lokasi event kejuaraan  Paralayang 2024

LOTENG.LombokJournal.com ~ Kejuaraan Paralayang Piala Panglima TNI Tahun 2024 dibuka Pj Gubernur NTB Hassanudin di Sky Lancing Lombok Tengah, Kamis (17/10/24). 

BACA JUGA : DPRD Harus Punya Orientasi Kesejahteraan Masyatakat

Pembukaan kejuaraan Paralayang diramaikan dengan laga pepadu dalam peresean
Peresean

150 peserta dari seluruh wilayah Indonesia mengikuti acara kejuaraan Paralayang yang berlangsung sejak 17 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. 

L okasi open tournament Paralayang di Sky Lancing Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Hassanudin berterima kasih kepada Panglima TNI yang telah memilih Sky Lancing, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi event open tournament Paralayang 2024, dalam rangka HUT ke -79 TNI. 

“Terima kasih Bapak Panglima TNI telah memilih Sky Lancing, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lokasi event Open Tournament kejuaraan Paralayang 2024, dalam rangka HUT ke -79 TNI,” ungkap Hassanudin. 

BACA JUGA : KPK dam Pemprov NTB Lakukan Penilaian Desa Anti Korupsi

Dipilihnya Provinsi NTB sebagai tuan rumah event Open Tournament Paralayang 2024, diharapkan dapat memantapkan NTB sebagai sport tourism destination, khususnya sebagai tuan rumah perhelatan PON pada 2028 mendatang. 

“Semoga event-event seperti ini semakin memantapkan NTB yang akan menjadi tuan rumah perhelatan PON pada 2028 mendatang,” harapnya. 

Pj Gubernur juga mengajak sejumlah kepala OPD berfoto bersama dengan latar gugusan perbukitan dan panorama laut yang indah.

“Lombok memang sangat indah. Jadi mari kita senantiasa rawat dan  anugerah luar biasa ini dengan menjaga kelestariannya, kebersihan lingkungannya dan keindahannya,” ungkapnya.

Open Turnamen kejuaraan Paralayang menjadi meriah dengan hiburan Gendang Beleq dan Atraksi Peresean khas seni budaya dari Lombok NTB. 

BACA JUGA : HUT Lombok Tengah ke 79, “Dalam Vusu Bersatu Jaya”

Sky Lancing ini juga disiapkan akan menjadi salah satu venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. novita/her

 

 




KPK dan Pemprov NTB Lakukan Penilaian Desa Anti Korupsi 

Penilaian Desa Antikorupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB di  8 Kabupaten se – Nusa Tenggara Barat, dilakukan sejak  tanggal 14 – 25 Oktober 2024

KSB.LombokJournal.com ~ Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB membentuk Desa Anti Korupsi dengan mengedepankan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

BACA JUGA : Meningkat Nilai Ekspor NTB, Nilai Impor Menurun

5 komponen penilaian Desa Anti korupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB, yaitu yaitu Penguatan Tata Laksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Partisipasi Masyarakat dan Kearifan Loka

Penilaian Desa Antikorupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB di  8 Kabupaten se – Nusa Tenggara Barat, dilakukan pada tanggal 14 – 25 Oktober 2024. 

Besarnya anggaran yang dikelola oleh desa, seperi Dana Desa, Pendapatan Desa, Alokasi Dana Pusat atau Daerah dan bantuan keuangan untuk masyarakat mengakibatkan rentannya terjadi tindakan korupsi.

Modus korupsi dana desa beragam, seperti pengelembungan anggaran (mark up), kegiatan atau prooyek fiktif, laporan fiktif, penggelapan dan penyalahgunaan anggaran. 

Sebelumnya telah dilakukan observasi lapangan untuk menentukan satu nama desa dari masing – masing Kabupaten dan akan dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Penilai yang terdiri dari Inspektorat, DPMPD Dukcapil dan Diskominfotik Provinsi NTB.

BACA JUGA : Pariwisata Lombok, Ummi Rohmi; Harus Berdayakan Masyarakat

Kabupaten Sumbawa Barat diwakili oleh Desa Sermong, Kecamatan Taliwang. Kabupaten Sumbawa diwakili Desa Pamanto, Kecamatan Empang. Kabupaten Dompu diwakili Desa Kadindi, Kecamatan Pekat. 

Kabupaten Bima diwakili Kecamatan Sape, Desa Naru Barat, Kabupaten Lombok Timur diwakili Kecamatan Lenek Desa Lenek Daye, Kabupaten Lombok Barat diwakili Kecamatan Gerung, Desa Beleke dan Kabupaten Lombok Utara diwakil Kecamatan Gangga, Desa Bentek.

Tahapan pemilihan Percontohan Desa Antikorupsi (DAK) dilaksanakan dalam 10 tahap, yaitu:

(1).  Provinsi menyusun renaksi dan koordinasi ke Pemkab, 

(2).  Pemkab melakukan pemetaan calon percontohan DAK, 

(3).  Kabupaten mengusulkan calon percontohan DAK kepada Provinsi, 

(4).  Provinsi menetapkan desa yang akan diobervasi 

(5).  Observasi desa, 

(6).  Pemilihan Desa, 

(7).  Kick Off, 

(8).  Bimbingan teknis,

(9).  Penilaian dan 

(10) Pencanangan. 

Terdapat 5 komponen penilaian Desa Anti korupsi yang dilakukan KPK dan Pemprov NTB, yaitu yaitu Penguatan Tata Laksana, Penguatan Pengawasan, Penguatan Kualitas Pelayanan Publik, Partisipasi Masyarakat dan Kearifan Lokal.

“Kegiatan pemilihan desa anti korupsi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan semangat dan peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi,” jelas Muhariyadi Kurniawan, S.SOS.,ME. selaku Ketua Tim Penilai.  

Ini merupakan pelaksanaan tahun kedua. Pada tahun pertama tim KPK turun langsung melakukan penilaian. 

BACA JUGA : HUT Lombok Tengah ke 79, “Dalam Visi Bersatu Jaya”

Pada tahun kedua yakni tahun ini, pola kegiatan diubah dengan membentuk tim penilai tingkat provinsi dari unsur Inspektorat, DPMPD Dukcapil dan Diskominfotik. 

Hasil penilaian ini akan diputuskan 3 desa terbaik untuk dinilai langsung oleh tim KPK”. ***

 

 

 




Meningkat Nilai Ekspor NTB, Nilai Impor Menurun

Nilai ekspor NTB meningkat, didominasi oleh barang galian/tambang non migas

MATARAM.LombokJournal.com ~ Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bulan September 2024 meningkat dibandingkan bulan September 2023 

BACA JUGA : Atlet Peparnas NTB 2024 Dari Solo, Disambut Sekda NTB

Pada bulan September 2024 nilai ekspor NTB meningkat dibandingkan bulan September 2023
Penyampaian rilis resmi BPS NTB

Di bulan Septembar 2023 sebesar US$ 85,29 juta, sedangkan pada bulan September 2024 naik menjadi sebesar US$ 244,14 Juta. Artinya, nilai ekspor meningkat sebesar 186,24 persen.

Sementara nilai impor NTB pada bulan Agustus 2024 sebesar US$ 15,25 Juta. Sedangkan impor bulan Agustus 2023 sebesar US$ 78,45 Juta, berarti impor mengalami penurunan sebesar 80,56 persen dibandingkan dengan 

Begitu juga pada bulan September 2024 sebesar US$ 15,25 juta, dibanding bulan September 2023 sebesar US$ 33,09 juta. Berarti menurun sebesar -53,91 persen.

Data mengenai ekspor dan impor ini disampaikan Ketua Tim Statistik Distribusi dan Jasa BPS NTB, Sapwan saat menyampaikan rilis berita resmi statistik terkait ekspor-impor di Ruang Rapat Aula Tambora kantor BPS NTB, Selasa (15/10/24).

BACA JUGA : HUT Lombok Tengah ke 79 “Harmoni Dalam Visi Berrsatu Jaya”

“Nilai ekspor NTB meningkat, didominasi oleh barang galian/tambang non migas,” ungkapnya.

Dijelaskan, Kelompok komoditas ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada Bulan September 2024 adalah Barang Galian/Tambang Non Migas sebesar US$ 238.925.852 (97,86 persen).  Ikan dan Udang sebesar US$ 3.538.036 (1,45 persen), Perhiasan/Permata sebesar US$ 1.026.036 (0,42 persen). 

Sedangkan Daging dan Ikan Olahan sebesar US$ 296.371 (0,12 persen), Garam, Belerang, Kapur sebesar US$ 267.216 (0,11 persen), Biji-bijian berminyak sebesar US$ 55.346 (0,02 persen).

BACA JUGA : Pariwisata Lombok, Ummi Rohmi; Harus Berdayakan Masyarakat

Sementara kelompok komoditas impor dengan nilai terbesar pada Bulan September 2024 adalah Mesin-mesin / Pesawat Mekanik (86,95 persen), Mesin/Peralatan Listik (7,39 persen), Benda-benda dari Besi dan Baja (3,04 persen), Besi dan Baja (1,17 persen), Perangkat Optik (1,04 persen), serta Plastik dan Barang dari Plastik (0,09 persen). Manikp

 

 




Kelompok Tani di Sembalun Bumbung Dikunjungi Pj Gubernur 

Mengunjungi kelompok tani yang fokus budidaya bawang putih, Pj Gubernur NTB menekankan pentingnya pemberdayaan petani

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, mengunjungi Bale Adat Sembalun Bumbung dan Kelompok Tani (KT) Pusuk Pujata di Sembalun Bumbung, Minggu (13/10/24).

BACA JUGA : Netralitas ASN Jadi Indikator Kualitas Demokrasi

Pj Gubernur berharap kelompok tani yang sudah berjalan dengan baik dapat terus berkembang
Pj Gubernur NTB, Hassanudin

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam pelestarian budaya serta pengembangan pertanian lokal.

Dalam kunjungannya ke Bale Adat Sembalun Bumbung, Pj Gubernur Hassanudin melihat langsung beberapa benda pusaka peninggalan leluhur yang menjadi bagian penting dari warisan budaya Sembalun. 

Benda-benda pusaka tersebut disimpan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat setempat di Bale Adat, sebagai wujud pelestarian budaya dan penghormatan terhadap leluhur.

Setelah mengunjungi Bale Adat, Pj Gubernur melanjutkan kunjungan ke Kelompok Tani Pusuk Pujata, yang fokus pada budidaya bawang putih di Sembalun Bumbung. 

BACA JUGA : Event Organizer, Harus Pelihara Karajkter dan Jaga Kepercayaan

Pj Gubernur melihat stok bawang putih yang dihasilkan oleh kelompok tani, yang selama ini menjadi salah satu komoditas unggulan wilayah Sembalun.

Pj Gubernur NTB menyampaikan pentingnya pemberdayaan masyarakat petani. Ia berharap kelompok tani yang sudah berjalan dengan baik dapat terus berkembang dengan memberikan dukungan yang diperlukan. Baik dalam hilirisasi produk maupun perluasan pasar.

“Kita yang harus mendukung masyarakat, apakah dengan hilirisasi atau membuka pasar untuk mereka. Kehadiran kita di sini untuk menampung dan memberdayakan masyarakat. Intinya yang penting masyarakat diberdayakan,” ujar Hassanudin.

BACA JUGA : Teater  ‘Ibu Padi’, Pertunjukan Eksperimentasi di Taman Budaya NTB

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong semangat petani bawang putih di Sembalun untuk terus meningkatkan produksi dan menjaga kualitas hasil pertanian mereka, serta memaksimalkan potensi pasar lokal dan nasional.***

 

 




Perusahaan di NTB Harus Utamakan Pekerja Lokal

Mendorong budaya kerja yang aman dan sehat di lingkungan perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB memberikan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 

MATARAM.LombokJournal.com  ~ Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H. menyampaikan pesan Pj Gubernur NTB,agar setiap investasi yang masuk ke daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat

BACA JUGA : Kapolda NTB Putra Daerah, Digarapkan Tingkatkan Kamtibmas NTB

Perusahaan yang beroperasi di NTB mematuhi norma ketenagakerjaan, terutama dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja
Penyerahaan sertifikat K3 kepada perusahaan

Pesan itu disampaikan saat acara penyerahan penghargaan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan, yang langsung diberikan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU bertempat di Hotel Prime Park Mataram, Rabu (02/10/2024).

Gede Putu Aryadi mengingatkan, agar perusahaan lebih memperhatikan penyerapan tenaga kerja lokal dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kami mohon kerja sama yang baik dari perusahaan-perusahaan agar ketika ada kebutuhan tenaga kerja, utamakan tenaga kerja lokal yang sudah tersedia,” katanya.

Saat itu Aryadi menyampaukan terima kasih kepada Wakil Menteri atas kehadirannya daslam kegiatan tersebut. 

Ia melaporkan bahwa jumlah perusahaan yang melaporkan Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) di Provinsi NTB telah mencapai 18.056 perusahaan, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 17.000 perusahaan.

“Sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja di NTB adalah sektor pertanian, disusul oleh sektor perdagangan, industri pengolahan, hotel dan restoran, serta konstruksi,” tutur Aryadi. 

BACA JUGA : Monitoring dan Evaluasi, Hal Penting dalam Mengelola Bisnis

Ia berharap setiap perusahaan yang beroperasi di daerah ini dapat mematuhi norma ketenagakerjaan, terutama dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.

Karena itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kembali memberikan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan yang berhasil menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi para pekerja.

Perlindungan Sosial

Aryadi mengungkapkan, Pemprov NTB melalui Disnakertrans terus mendorong pelaksanaan program perlindungan sosial ketenagakerjaan. 

Program ini ditujukan tidak hanya bagi pekerja formal, tetapi juga bagi pekerja informal yang seringkali rentan tidak mendapatkan perlindungan yang memadai.

“Kami berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah ini ikut ambil bagian dalam memberikan jaminan sosial kepada pekerja, baik yang berstatus penerima upah maupun bukan penerima upah. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Aryadi.

Aryadi mengingatkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan besar dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di NTB. Ia mengharapkan perusahaan-perusahaan penerima penghargaan ini dapat menjadi “Bapak Angkat” bagi UMKM, sehingga UMKM lokal bisa berkembang dan bersaing di pasar global.

“Kami ingin perusahaan-perusahaan besar yang telah sukses turut membantu UMKM untuk naik kelas,” katanya.

Sebab UMKM kita bisa menjadi pemain yang tidak hanya kompetitif di pasar lokal, tetapi juga di pasar internasional.

Penerapan K3

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, H. Afriansyah Noor menyampaikan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan, demi melindungi para pekerja dan meningkatkan produktivitas

Karena itu salah satu program utama. Wakil Menteri menyoroti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang menurutnya sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini dan memerlukan revisi. 

Ia juga menyampaikan kekhawatirannya mengenai hukuman ringan bagi pelanggaran keselamatan kerja yang hanya berupa tiga bulan kurungan. Menurutnya, hal ini menyebabkan banyak perusahaan kurang takut dalam melanggar aturan K3.

“Kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, baik bagi karyawannya maupun masyarakat di sekitar operasional perusahaan, akan berdampak pada kemakmuran perusahaan itu sendiri,” ucapnya.

Afriansyah memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meraih penghargaan K3 zero accident atau nihil kecelakaan kerja. Ia berharap kesadaran akan pentingnya K3 tumbuh di seluruh perusahaan di Indonesia.

“Penghargaan ini, meskipun tidak bisa diukur dengan nilai uang, tetapi nilainya sangat penting karena menyangkut keselamatan pekerja. Karena tanggung jawab terhadap keselamatan kerja bukan hanya merupakan kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral,” ujarnya.

Selain keselamatan kerja, perusahaan harus memperhatikan dampak lingkungan dari kegiatan operasional mereka. Menurutnya, perusahaan harus memikirkan dampak jangka panjang, terutama dalam menjaga kelestarian sumber daya alam. 

“Semoga perkembangan industri di NTB dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan semoga Indonesia menuju tahun 2045 bisa menjadi negara emas yang kita impikan,” pungkasnya.

BACA JUGA : Serah Terima Pataka Kapolda NTB Lama kepada Penggantinya

Di tahun 2024 ini, sebanyak 30 perusahaan di NTB menerima penghargaan K3, 12 perusahaan menerima penghargaan kecelakaan nihil atau zero accident, 1 perusahaan menerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS di Tempat Kerja (P2 HIV-AIDS).

Dan 17 perusahaan menerima penghargaan SMK3 yang telah diserahkan di Jakarta oleh Wakil Presiden. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya hanya 13 perusahaan menerima penghargaan SMK3. 

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Bina Kelembagaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Hery Sutanto, S.T., M.M., para pejabat Kementerian Tenaga Kerja, pimpinan perusahaan, dan tamu undangan lainnya.san/her/

 

 

 




Serah Terima Pataka Kapolda NTB Lama kepada Penggantinya

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si ikut menghadiri upacara serah terima 

MATARAM.LombokJourbal.com ~ Dalam acara serah terima, pejabat lama Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Umar Faruq SH., M.Hum., menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Keluarga besar Polda NTB yang telah mendukung dan bekerja sama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelaksana pengamanan di seluruh wilayah NTB.

BACA JUGA : Monitoring dan Evaluasi, Hal Penting dalam Mengelola Bisnis

Dalam acara serah terima jabatan, Kapolda NTB yang baru memastikan PILKADA NTB berlangsung aman
Kapolda NTB yang baru bersma Sekda NTB

Hal itu disampaikan Kapolda NTB yang lama tersebut dalam acara serah terima Pataka Farewell and Welcome Parade, dimana pejabat Kapolda NTB lama menyerahkan kepada penggantinya, Kapolda NTB yang baru Irjen Pol Hadi Gunawan, S.H., S.I.K di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Rabu (02/10/24). 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menghadiri upacara serah terima 

“Dengan adanya kepemimpinan Kapolda yang baru saya harapkan kontribusi kepada seluruh lapisan masyarakat diberikan secara terbuka, beliau merupakan potensi yang besar karena merupakan generasi dari NTB,” kata Umar Faruq. 

BACA JUGA : Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Pangan

Sementara Kapolda NTB yang baru, Irjen Pol. Hadi Gunawan SH., SIK., mengatakan bahwa kedepannya akan terus semaksimal mungkin untuk bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Tentunya, kita akan terus berupaya dengan segala masalah yang ada di NTB, nanti kita coba untuk tuntaskan bersama,” tutur Hadi Gunawan. 

Ia juga memastikan agar Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada Bulan November mendatang dapat berlangsung aman. 

BACA JUGA : PDIP Lombok Tengah Konsolidasi untuk Menangkan Pilkada 2024

“Semoga terus aman dan saya minta kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan,” ungkapnya. Serly/her

 




Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Pangan

Selain mendekatkan masyarakat mendapatkan pangan murah, gerakan pangan murah digelar menyambut perayaan maulid Nabi Muhammad SAW

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gerakan Pangan Murah (GPM) gencar dilakukan Pemprov NTB dilakukan untuk stabilisasi harga pangan, agar masyarakat peroleh bahan pangan murah. 

BACA JUGA : Pembalap MotoGP 2024 Diarak di Kota Mataram

Gerakan pangan murah ini membantu masyarakat karena saat ini sedang persiapan perayaan maulid

Melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, GPM menyediakan berbagai kebutuhan pangan murah seperti beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih,  daging ayam, daging sapi, di halaman kantor Desa Merembu, Labuapi Lombok Barat, Kamis (26/09/24).

Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HBKN, Maulid Nabi Muhammad SAW, serta perayaan Galungan dan Kuningan.

“GPM ini tetap menyediakan berbagai kebutuhan bahan pangan murah seperti beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, cabe rawit, tomat, bawang merah, bawang putih,  daging ayam, daging sapi, serta berbagai olahan pangan lokal lainnya,” ungkap Kepala Bidang PSDE dan Distribusi Pangan, Raisah .

BACA JUGA : PDIP Lombok Tengah Konsolidasi untuk Menangkan Pilkada 2024

Menurut Raisah, kegiatan GPM sebagai upaya mendekatkan pelayanan ke masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau di bawah harga pasar. 

Mengingat harga bahan pangan murah pada hari-hari besar keagamaan naik walupun tidak signifikan itupun berpengaruh bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Dengan gerakan ini, setidaknya meringankan masyarakat menengah ke bawah mendapatkan harga pangan yang lebih murah d ibawah harga pasar,” katanya.

Salah seorang warga Merembu, Ibu Sapinah mengatakan, gerakan pangan murah ini membantu masyarakat karena saat ini sedang persiapan perayaan maulid.

BACA JUGA : Bonus Atlet PON XXI Lebih Besar dari Sebelumnya

“Ini pertama kali digelar di Desa kita, kalau bisa 1 kali seminggu diadakan karena sangat membantu masyarakat terlebih kita saat ini ini sedang persiapan Maulid,” ungkapnya. ican/her