Reboisasi Mata Air Untuk Masa Depan KLU

TANJUNG.lombokjournal.com

Penanaman pohon untuk perlindungan sumber mata air dan pelestarian alam serta lingkungan, dilakukan di tiga titik sumber mata air di wilayah Desa Bentek Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (16/05/21).

Lokasi tiga sumber mata air penanaman pohon tersebut, yaitu Hutan Adat Baru Murmas, Hutan Adat Kalipucak Dusun Lonang dan Hutan Adat Dusun Buani, Desa Bentek Kecamatan Gangga, Lombok Utara.

Panitia Pelaksana Attasilani (Rohaniwan Perempuan), atas nama Organisai Astinda (Attasilani Therawada  Indonesia) mengucapkan terima kasih pula pada pihak yang bekerja sama dalam penanaman pohon tersebut.

Dalam reboisasi mata air itu Organisai Astinda bekerja sama dengan Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL -KLU), Perhimpunan Indonesia Tionghoa dan UPT Sahbandar Pamenang KLU yang telah turut serta langsung sejak kemarin mengantarkan bibit.

BACA JUGA: Tsunami Covid-19 Varian Baru di India

“Kami berharap ada kerja sama berikutnya dalam kegiatan lingkungan, sosial serta kegiatan kemanusiaan lainnya pada waktu yang berbeda tentunya,” tutur Attasilani.

Senada dengan itu, YM.Bhante (Saccadhammo), Selaku Ketua Vihara Buddhavangsa Lenek mengatakan peningnya penanaman pohon itu.

“Kegiatan reboisasi perlindungan sumber-sumber mata air di sekitaran kita penting dilakukan, karena menjamin kehidupan semua mahluk hidup sebagaimana yang di ajarkan Sang Budha Gautama, ” kata YM.Bhante, di depan umatnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu pelaksanaan kegiatan reboisasi yang diselenggarakan hari Minggu itu hingga berjalan baik.

BACA JUGA: Gelombang Kedua Covid-19 di India

Ketua Panitia Pelaksana Attasilani membagikan ratusan vibit yang terdiri dari bibit Durian, Lengkeng, Kedondondong, Rambutan, Nangka, Jambu Biji, untuk halaman masing-masing Vihara. Dan Bibit pohon Gaharu, Jati Putih Sengon dan Kenari ditanam di sumber sumber mata air di tiga lokasi berbeda.

ang




Idul Fitri, Bupati Ajak Warga KLU Bersatu

GANGGA.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menyampaikan momentum sholat Idul Fitri untuk mengajak bersyukur, lantaran rangkaian ibadah puasa ramadhan 1442 telah selesai dan terlalui dengan baik.

Bupati H Djohan Sjamsu

Hal itu dikatakannya saat Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Id di Masjid Ikhwanul Muttaqien Gondang Kecamatan Gangga (13/05/21). Masjid tersebut terdampak gempa tahun 2018, hingga kini memang belum rampung.

“Dua hal yang harus dilakukan guna mengakhiri Ramadhan. Pertama, berdo’a. Mudahan semua dipanjangkan umurnya dan diberikan keafiatan agar nantinya dapat melaksanakan puasa ramadhan 1443 yang akan datang. Kedua, menyelenggarakan sholat idul fitri setelah sebulan berpuasa. Semoga pula, ibadah dan seluruh amalan kita diterima oleh Allah SWT,” tuturnya.

BACA JUGA: Gubernur Sholat Idul Fitri di Lapangan Bumi Gora

Bupati Djohan pada  kesempatan tersebut memohon maaf secara pribadi, keluarga, maupun  Pemerintah Daerah Lombok Utara, seraya menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Dikatakannya pula dampak setelah gempa belum terselesaikan secara keseluruhan. Lebih dari 18 ribu rumah belum terselesaikan. Lombok Utara terdampak pula Covid-19.

Menurutnya, seluruh polong renten (saudara-saudara semua) menyatakan berikan kesempatan sebaik-baiknya, seikhlas-ikhlasnya kepada Pemerintah Daerah untuk mengurai dan menyelesaikan persoalan satu per satu, dengan dukungan masyarakat.

“Semua persoalan, kalau dilakukan upaya bersama-sama akan mampu diselesaikan. Untuk diketahui bahwa yang menentukan nasib dan kemajuan Lombok Utara ke depan adalah masyarakat itu sendiri. Di dalam alqur’an dinyatakan Tuhan tidak akan mengubah nasib satu bangsa/kaum, sebelum bangsa/kaum itu mengubah nasibnya sendiri,” tandasnya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah tidak akan mampu menyelesaikan sendiri persoalan Lombok Utara yang pelik tersebut, tidak bisa sepenuhnya mampu, kecuali bersatu padu kompak bersatu membangun daerah.

“Jika ada keliru mestinya diingatkan. Saya akan samiq’na waato’na insya Allah. Untuk itu dukungan kita semua rentenku, masyarakatku di Lombok Utara ini, kita sama-sama bangun daerah ini menjadi daerah yang  baldatun toyyibatun warobbun ghafur, dengan seadil-adilnya sebaik-baiknya. Kompak bersatu semua golongan membangun daerah,” urainya.

BACA JUGA: Usaha Online di Masa Pandemi

Khotib sekaligus Penghulu Desa Gondang, Saiful Wathon memaparkan meski dalam kondisi yang tidak biasa, dalam situasi Covid-19. Hari Raya Idul Fitri 1442, tidak mengurangi semangat masyarakat untuk hadir melaksanakan rangkaian sholat sebagai penyempurna ibadah puasa.

“Momentum Idul Fitri untuk meningkatkan kebaikan pada diri masing-masing dan kebaikan kita sinergikan untuk melahirkan amalan yang bermanfaat. Bagaimana ramadhan mendidik kita menjadi insan yang lebih baik,” imbuhnya.

Dikatakannya, ramadhan adalah semangat menanamkan nilai pada diri, baik nilai pengorbanan, keistiqomahan, kesabaran, ketaatan, kepedulian membangun dan berbagi karunia Allah SWT yang dilandasi iman dan amal.

BACA JUGA: Gelombang Dua Cvid-19 di India

Agar predikat insan muttaqien bisa diraih. Rangkaian acara Sholat Idul Fitri berjalan lancar khidmat dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19.

Hadir saat itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda KLU Simparudin SH, Plt Kadis Dukcapil Tresnahadi SPt, Kapolsek Gangga IPTU Remanto SH, tokoh agama, tokoh masyarakat beserta jama’ah masjid mukimin Gondang Gangga.

wld




Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang pertama telah diputuskan Kementerian Perdagangan (kemendag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Asosiasi E-commerce Indonesia (iDEA) jatuh pada 5 Mei 2021.

Penetapan Hari BBI ini diharapkan akan meningkatkan rasa bangga, cinta, dan konsumsi masyarakat akan barang-barang produksi lokal.

BACA JUGA: Satpol PP KLU Antisipasi Penyebaran Covid-19

Hari BBI ini juga memacu optimisme program industrialisasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saat makin digenjotnya berbagai produk lokal yang diproduksi langsung oleh anak daerah.

Mulai dari alat rapid test, berbagai mesin produksi, sepeda motor/mobil listrik, gitar listrik, cold storage, dan berbagai produk lokal lainnya.

“Jangankan mesin-mesin sederhana, alat rapid test antigen pun bisa diproduksi oleh anak-anak NTB,” ucap optimis Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menyalurkan secara simbolis sebanyak 4.800 unit antigen Covid-19 buatan lokal NTB ke 10 kabupaten/kota se-NTB, Senin, (10/05/21).

Program industrialisasi Pemprov NTB NTB sudah tidak diragukan lagi adanya. Setelah dibangun Science, Tehnology, dan Industrial Park (STIPark) NTB sebagai pusat industralisasi, putra-putri NTB dari waktu ke waktu semakin menunjukkan kapasitasnya  menghasilkan produk-produk berkualitas buatan lokal.

Masyarakat pun merasakan manfaat dari hadirnya industrialisasi. Tak hanya bantuan antigen, sebelumnya Pemprov NTB telah menyerahkan bantuan berupa alat dan mesin produksi kepada masyarakat di STIPark NTB di Banyumulek, pada tahun 2020 yang lalu.

Saat pandemi Covid-19, Pemprov NTB juga bergerak aktif memanfaatkan 100% produk UMKM lokal dalam paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang.

Presiden Jokowi bahkan mengapresiasi Pemprov NTB, karena berhasil memberdayakan dan menggunakan produk-produk IKM/UKM lokal untuk paket bantuan sosial JPS Gemilang.

“Ini membuktikan produk lokal NTB tidak diragukan lagi kualitasnya dan berpotensi untuk menjadi besar,” jelas Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S. Sos, MM.

Dijelaskan Kadis kominfotik, kemajuan sektor industri pengolahan yang tengah dirintis Pemprov NTB akan mendorong hadirnya berbagai sektor jasa dalam perekonomian.

Hal ini akan mendorong kemajuan sektor pendukung lainnya sehingga NTB Sejahtera dan Mandiri bisa segera terwujud.

BACA JUGA: Menjaga Kesehatan Kulit Anda

“Dengan selalu dikampanyekan Bangga Buatan Indonesia bisa semakin mendorong masyarakat untuk beli dan bela produk lokalnya sendiri. Ini bisa semakin mendukung program unggulan Industrialisasi dan misi NTB sejahtera dan mandiri” tandas Doktor Najam.

Novita_Ikp

diskominfotikntb




KLU Tanpa Pemudik, Polres Siagakan Pos Penyekatan Wilayah

KLU.lombokjournal.com

Polres Kabupaten Lombok Utara (KLU) siagakan Pos Penyekatan Wilayah di perbatasan Lombok Barat-KLU.

Ada dua lokasi tempat Pos Penyekatan Wilayah dipusatkan, salah satunya di wilayah perbatasan Pusuk Desa Bentek Kecamatan Pemenang.

Perwira Pengendali Posko Pengamanan Pusuk Lestari, Anak Agung Gede Rai / Foto: Ast

Disigakannya Pos Pusuk Lestari bertujuan untuk pengamanan wilayah, dan memastikan masyarakat yang tinggal di luar tidak melakukan mudik ke KLU.

“Dalam rangka penyekatan wilayah sebelum menuju Kabupaten Lombok Utara,” ujar Anak Agung Gede Rai, Perwira Pengendali Posko Pengamanan Pusuk Lestari ditemui lombokjournal.com, Selasa, (11/05/21).

Pengamanan masyarakat yang memasuki wilayah KLU jadi atensi petugas mengingat pada tahun ini pemerintah melarang kegiatan mudik untuk memutus penyebaran Covid-19.

Selain itu, pos pengamanan juga menjamin tidak adanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA: Satpol PP KLU Antisipasi Penyebaran Covid-19 Perbatasan

Pengguna jalan yang tidak menaati kewajiban mengenakan masker dan  pembatasan sosial langsung ditindak tegas petugas keamanan.

Kaitannya dengan pengamanan secara umum, selain fokus pada pemudik dan pelanggar protokol kesehatan, petugas juga disiapkan untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas.

“Yang ke dua Pusuk ini rawan longsor, rawan kecelakaan itu yang kita antisipasi, itu tujuan pos ini,” katanya.

Selain Pos Pusuk, Pos Pengamanan Lebaran Polres KLU tahun ini dipusatkan di empat lokasi. Pos terpadu sebagai pos induk disiagakan di simpang empat Pemenang, Pospam di Teluk Nara, dan Pos Penyekatan di wilayah perbatasan Kelui.

Khusus untuk Pos Penyekatan Wilayah, petugas yang disiagakan akan memeriksa ketat masyarakat yang hendak masuk wilayah KLU dengan meminta mereka menunjukan KTP.

BACA JUGA: IKA Unram Rapat Persiapan Munas

Jika tujuan masyarakat untuk mudik maka dipastikan petugas akan langsung memintanya untuk ‘putar balik’.

“Kita himbau masyarakat jangan ada yang mudik,” terang Anak Agung.

Ast




Gubernur Salurkan Alat Rapid Test Lokal

LOBAR.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc menyalurkan 4.800 unit antigen Covid-19 buatan lokal NTB  kepada 10 kabupaten/kota se-NTB.

Alat rapid test antigen yang dinamai Entram itu diserahkan simbolis oleh Gubernur secara daring di STIPark Banyumulek, Senin (10/05/21). Masing-masing kabupaten/kota mendapatkan 480 unit Entram.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul mengatakan, Entram adalah produk teknologi tinggi.

Keyakinannya tentang potensi masyarakat NTB akhirnya dibuktikan dengan berhasil diciptakannya Rapid Test Antigen, Entram.

Ini membuktikan, program industrialisasi yang sedang berjalan ternyata tidak hanya memberikan dorongan terhadap lahirnya inovasi dalam bidang industri olahan dan permesinan.

Namun juga melebar ke sektor Kesehatan, dan NTB mampu membuktikan bahwa industrialisasi telah berkembang di segala bidang.

Bahkan Gubernur yakin, bila diberi kesempatan dan sumber daya, NTB mampu membuat vaksin dan alat kesehatan lainnya.

“Jangankan mesin-mesin sederhana, alat rapid test antigen pun bisa diproduksi oleh anak-anak NTB,” ucapnya optimis.

Bang Zul menginginkan agar alat Rapid Test Antigen Entram ini dapat diproduksi lebih banyak lagi.

Serta mendorong  agar kabupaten/kota mulai menggunakan serta bangga dan cinta terhadap berbagai buatan produk lokal.

Ia juga berharap kedepan kapasitas produksi Entram bisa lebih diperbesar untuk memenuhi kebutuhan rapid test antigen di Indonesia.

“Rapid test Entram ini selain murah tapi berkualitas tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujar Bang Zul.

BACA JUGA: Revitalisas Posyandu Jadi Solusi Utama

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, L Hamzi Fikri mengatakan, Laboratorium Hepatika NTB yang memproduksi Entram ini sudah mengantongi izin edar dan saat ini  didorong untuk didaftarkan dalam e-katalog.

“Kemampuan produksinya baru 50 ribu per bulan. Sekarang ini tersisa stok sebanyak sepuluh ribu dari yang diproduksi 60 ribu tahun ini,” jelas Fikri.

Sementara itu, Prof. Dr. Mulyanto, Kepala Laboratorium Hepatika Bumi Gora mengatakan, produk karya NTB ini telah melalui proses seperti validasi dan uji lainnya.

Untuk menguji akurasinya, alat ini sudah dibandingkan dengan alat rapid test komersil lainnya, dengan hasil akurasi yang sangat baik.

Menurut keterangannya, sensivitasnya alat ini lebih baik dari salah satu alat tes cepat yang beredar di pasaran.

Akurasi alat ini sensivitasnya sekitar 91 persen, dengan spesifitasnya sekitar 96 persen. Artinya, dapat mendeteksi paling tidak dari 100 pasien positif, sejumlah 91 orang yang dapat dideteksi dengan produk ini.

Kalau tidak dapat dideteksi dengan alat ini, artinya jumlah virusnya sangat rendah dan tidak menular. Dibanding dengan produk lain ada yang sensivitasnya 80 persen. Produk ini juga merupakan hasil dari uji coba dengan dua produk alat komersial sebagai pembanding.

BACA JUGA: Gubernur Beri Semangat Pasien Covd-19

“Namun lebih bagus kita,” tegasnya.

Selain itu juga, alat ini tergolong murah dan dapat langsung mendapatkan hasil sekitar 15 menit.

jm




Gubernur Kunjungi Pos Pengamanan Lebaran

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah didampingi Forkopimda mengunjungi pos pengamanan Idul Fitri di simpang Karang Jangkong, Epicentrum Mal dan simpang Kebon Roek Ampenan, Sabtu (08/05/21).

Kunjungan ke Posko Pengamanan Lebaran itu untuk memastikan NTB dalam keadaan aman, tidak ada kerumunan berlebih, kemacetan dan kriminalitas.

BACA JUGA:

“Mudah mudahan kita semua tetap disiplin agar Idul Fitri menyenangkan bagi kita semua”, ujar Gubernur di Epicentrum Mal.

Di simpang Kebon Roek Ampenan

Dikatakan Gubernur, euforia menjelang Lebaran adalah hal yang alamiah. Tugas pos penjagaan adalah sigap memastikan dan memberikan penjelasan maupun membubarkan jika ada hal yang melanggar protokol kesehatan maupun pencegahan tindak kejahatan.

Terkait mudik, Gubernur mengatakan aturan pusat sudah jelas melarang sampai di dalam daerah. Masyarakat harus bersikap bijak demi keselamatan bersama.

Ditambahkan Kapolda, Muhammad Ikbal, prosedur dan aturan di tempat umum sudah jelas. Yakni mengurangi kapasitas hingga 50 persen.

Selain itu, Satgas Covid 19 dari masing masing institusi termasuk pengelola tempat umum terus menerus berpatroli mulai dari memberikan himbauan sampai dengan membagikan masker dan melakukan tindakan tegas yang diperlukan.

“Intinya protokol kesehatan dan keselamatan masyarakat itu nomor satu”, tegasnya.

Dalam kunjungan keliling menggunakan sepeda listrik tersebut, Gubernur dan Forkopimda berdialog dengan petugas di pos pengamanan dan memberikan bingkisan.

Diingatkan untuk tetap melakukan persiapan dan mengkondisikan situasi agar antisipasi lebih dikedepankan namun juga menjaga kesehatan diri sendiri.

jm




Bendung Korupsi Melalui Aplikasi BELA

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menghadiri rapat virtual Koordinasi Perluasan Pemanfaatan Aplikasi Belanja langsung (Aplikasi Bela) Pengadaan bersama KPK RI, di Ruang Anggrek pada Jumat (07/05/21).

Hadir sebagai narasumber Ketua KPK, Firli Bahuri, Kepala LKPP, Dr. Ir. Roni Dwi Susanto, dan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se-Indonesia.

Rapat tersebut digelar dalam rangka melaksanakan Aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi Tahun 2021-2022 pada Program Pengadaan Barang dan Jasa melalui Aplikasi Bela.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjelaskan, telah terjadi 1146 kasus perkara korupsi sejak tahun 2014 hingga 2021.

Firli menjelaskan, begitu besar anggaran belanja negara untuk pembangunan di daerah. Ada 425 triliun yang dikucurkan di tahun 2021 dari 40 persen APBD untuk pengadaan barang dan jasa.

Disebutkan Firli, banyak Kepala Daerah yang terlibat dalam hal itu dan seringkali terjadi karena sistem yang buruk dalam birokrasi.

Karena itu dengan pemanfaatan teknologi melalui Aplikasi Bela dapat membantu membendung tindak pidana korupsi.

“Korupsi terjadi karena gagal, buruk, dan lemahnya sistem. Karena itu kami menyambut baik adanya sistem pengadaan barang dan jasa, Aplikasi Bela,” jelas Firli.

Ia optimis, bahwa sistem yang dibangun dengan mengedepankan teknologi informasi transaksi ini, dapat membantu pemerintah untuk terhindar dari praktek-praktek korupsi.

Sementara itu, Roni Dwi Susanto., Kepala LKPP, menjelaskan, Aplikasi Bela merupakan program untuk mendukung Program UKM GoDigital melalui proses belanja langsung yang bernilai paling tinggi 50 juta rupiah kepada UKM yang tergabung dalam Marketplace.

Bela Pengadaan merupakan aplikasi belanja online yang dibuat oleh LKPP bekerjasama dengan mitra marketplace antara lain Bukalapak, Shopee, Bhinneka, Blibli, Grab dan Gojek.⁣

“Melalui aplikasi ini pemerintah bisa lebih mudah dan lebih cepat dalam pengadaan barang/jasa. Lebih menghemat Sumber Daya termasuk efisiensi anggaran, serta lebih transparan dan akuntabel,” tandasnya.

BACA JUGA:

“Gratis  Pelayanan Otopsi dan Visum”, Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di RSUD NTB

Dari sisi Pemprov NTB, Wagub Ummi Rohmi bersama Sekda NTB yang terlihat berdiskusi membahas pengaplikasiannya di Pemprov NTB.

Dimaklumi, saat ini Pemprov NTB sedang berusaha mewujudkan program industrialisasi berbasis UKM.

Sedangkan di sisi lain sebagaimana yang terus didorong oleh Gubernur NTB, bahwa cost of learning dari upaya menumbuhkan industrialisasi harus masuk menjadi perhitungan dalam sistem administrasi dan akuntabilitas belanja pemerintah.

novita

@diskominfotikntb




Gubernur Optimis Pariwisata NTB Pulih

Menuju Kebangkitan Pariwisata Nasional

LOTIM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc. optimis kebangkitan pariwisata NTB kembali normal.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki perhatian besar terhadap kemajuan dan kebangkitan pariwisata di daerah yang kerap disebut “Bumi Gora” ini.

Gubernur Zulkieflimansyah menyampaikannya saat menerima kehadiran Menteri Parekraf Sandiaga Uno dalam temu dialog dengan Gubernur NTB, para Bupati/Walikota se-NTB, para pelaku pariwisata, pegiat pariwisata, Pokdarwis secara Hybrid di Nusantara Hotel, Sembalun, Lombok Timur, Kamis (06/05/21) malam.

Pada dialog tersebut Gubernur menambahkan,  sektor pariwisata di NTB telah menjadi sektor unggulan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Namun karena terjadinya wabah pandemi Covid-19 pariwisata di NTB sangat terpukul. Harapan kami di NTB ini dengan kehadiran Pak Menteri bersama para pejabat utama di Kementerian Pariwisata Ekraf guna mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan pariwisata di NTB ini akan semakin memperkuat sinergitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provisi dan pemerintah kabupaten/kota se-NTB  yang terus berkelanjutan dan bisa memberikan kontibusi bagi kemajuan pariwisata NTB dan pariwisata nasional pada umumnya,” ujar Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Dalam diskusi kepariwisataan tersebut, apresiasi setinggi-tingginya datang dari Bupati Lombok Tengah H. Lalu Fathul Bachri, atas kerja keras tanpa henti dari Gubernur NTB yang setiap saat selalu mengawal progres perkembangan dan kemajuan KEK Mandalika.

“Kami warga masyarakat Lombok Tengah berterima kasih atas upaya terus menerus Bapak Gubernur NTB yang telah berjuang bagi kemajuan pariwisata Lombok Tengah,” ujar Bupati disambut aplaus peserta diskusi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Uno menjelaskan, perhatian Kementerian Parekraf ke NTB khususya di KEK mandalika akan terus ditingkatkan.

BACA JUGA:

Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya bantuan dana hibah pariwisata sebesar Rp. 3,7 Triliun bagi pengembangan KEK Mandalika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kemenparekraf juga mengupayakan hibah pariwisata bagi pengembangan kawasan Geopark Rinjani sebagai destinasi unggulan di Lombok Timur dan berharap untuk segera dieksekusi.

Menteri juga salut atas pengembangan pariwisata di Lombok Timur yang memadukan alam, budaya dan ekonomi kreatif yang memberdayakan perempuan dalam setiap lini pengembangan ekonomi masyarakat.

“Bahkan saya sangat tertarik dengan konsep pengembangan pariwisata berbasis Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi (INAK) yang bertujuan untuk menghasilkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Menteri berharap dengan akan digelarnya perhelatan World Superbike dan MotoGP di Mandalika, hendaknya bisa memberikan multiplier efect  yang besar bagi pelaku pariwisata.

Itu merupakan harapan dan tugas Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, perhelatan MotoGP haruslah memberdayakan masyarakat.

“Contohnya produk kerajinan, makanan olahan disini dan lainnya harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Event besar seperti itu nantinya,” ujar Menteri.

Hal ini menjadi perhatian dan titik tekan kita dan harapan kita bahwa NTB diharapkan segera pulih dan bangkit dan pariwisata akan menjadi lokomotif ekonomi utama di NTB,” tutup Menteri.

Heriikp

@diskominfotik




Bansos untuk 958 Petugas Kebersihan

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan bantuan sosial kepada 958 petugas kebersihan, terdiri dari 600 petugas Dinas Kebersihan Kota Mataram dan 358 petugas Cleaning Service (CS) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Bang Zul kepada petugas kebersihan, yang  memberikan kontribusi bagi kebersihan lingkungan.

Pemberian bantuan sosial berupa uang tunai Rp. 600.000 dan beras, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan petugas kebersihan.

“Semoga dengan apa yang kita berikan dapat meringankan kebutuhan bapak ibu semua,” tutur Bang Zul saat memberikan sambutan pada pemberian bantuan sosial yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (06/05).

BACA JUGA:

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, H. Ahsanul Halik, S.Sos., M.H menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diberikan pemerintah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menyambut Hari raya Idul Fitri.

“Lebaran ini mereka memiliki harapan untuk kepentingan menghadapi lebaran, diharapkan uangnya dapat digunakan sebaik mungkin, berasnya bisa digunakan untuk fitrah,” tutur Kadis Sosial.

Salah satu petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Mataram, Mahyudin mengaku bersyukur atas diberikannya bantuan sosial. “Terima kasih kepada Gubernur NTB dan seluruh jajarannya yang telah memberikan bantuan kepada kami, Insya Allah akan digunakan sebaik mungkin,” tutur Mahyudin.

Ser
diskominfotik




Wagub Minta PT. STM Berdayakan SDM Lokal

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meminta kepada pihak Perusahaan Sumbawa Timur Mining (PT. STM) yang melakukan kegiatan eksplorasi terpusat di Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, agar memperhatikan standar lingkungan yang baik di sekitar lingkungan pertambangan.

Terutama menjaga kelestarian hutan lindung, karena menjaga kelestarian hutan adalah salah satu program unggulan pemerintah Provinsi NTB yang terus didorong hingga saat ini.

Wagub NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyimak presentasi Principal Government Releasen PT. STM, Yuyud Indrayudi

“Saya berharap selama kegiatan eksplorasi atau penelitian, standar kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan harus dijunjung tinggi. Karena itu juga akan mempengaruhi citra perusahan di tengah masyarakat,” harap Wagub saat menerima Audiensi rombongan management PT. STM di pendopo Wakil Gubernur NTB, Rabu (05/05).

Ummi Rohmi juga menegaskan kepada pihak PT. STM untuk memberdayakan segala potensi yang dimiliki oleh SDM dan tenaga lokal. Jangan sampai mereka hanya jadi penonton di tanah sendiri, beri mereka kesempatan untuk mengasah kemampuan.

Hal itu tentu harus didukung dengan berbagai program latihan yang difasilitasi oleh pihak perusahaan pertambangan emas dan aneka jenis mineral lainnya tersebut.

“Kita harus pastikan bahwa kehidupan masyarakat di sekitar harus sejahtera. Artinya kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Begitu juga dampak bagi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Ummi Rohmi.

BACA JUGA:

Menanggapi hal itu, Principal Government Releasen PT. STM, Yuyud Indrayudi, menyambut baik harapan itu. Karena menurutnya, keterlibatan SDM lokal menjadi salah satu konsen perusahaan selama menjalankan kegiatan eksplorasi atau penelitian.

“Bahka saat ini, kami melakukan pembinaan kepada kelompok tani. Kami berkomitmen untuk mengutamakan SDM lokal,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, kelestarian alam dan hutan lindung di sekitar merupakan komitmen pihak perusahaan yang paling penting.

Memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup termasuk wilayah kawasan hutan termasuk melakukan penanaman pohon kembali di lokasi yang telah digunakan untuk eksplorasi.

“Kami selalu komitmen untuk menjaga lingkungan dan sosial masyarakat di sekitar kawasan pertambangan,” katanya.

Manikp@kominfo