Hafizh dan Hafizhah Qur’an, Generasi Penerus Masa Depan

Hafizh dan Hafizhah Qur’an dapat menyejukkan mata dan hati semua orang sehingga menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang.

LOTENG.lombokjournal.com ~ Harapan inilah yang disampaikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, di depan peserta wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an Angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal, dusun Murbaya, desa Murbaya, kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Minggu (4/7).

“Mudah-mudahan anak-anak kita ini dapat menularkan ilmunya dan menjadi Al-Qur’an yang berjalan bagi semua orang,” ujar Zulkieflimansyah.

Hafizh dan Hafizhah
H. Zulkieflimansyah

Jangan hanya sampai disitu, lanjut Gubernur, Hafizh dan Hafizhah Qur’an ini mampu menghafal Al-Qur’an sampai tuntas 30 Juz, sehingga Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal Dusun Murbaya dapat menjadi acuan bagi institusi lain yang ada di pemerintahan provinsi NTB.

“Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan selamat berbahagia kepada anak-anak yang diwisuda,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an, Muhammad Tauhid, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih  atas keluangan waktu gubernur hadir memberikan suportnya kepada santri Rumah Tahfizh Qur’an.

“Terimakasih kedatangannya Pak Gubernur, sebagai pendorong dan semangat kami,” ucapnya.

Dijelaskan, bahwa pada acara wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an angkatan ke-3 Yayasan Rumah Tahfizh Qur’an di ikuti oleh sebanyak 94 hafidz.

“Mereka ada yang hafidz 1 Juz, 2 Juz, 3Juz hingga ada yang hafidz 5 juz,” jelasnya.

Rumah Tahfizh Qur’an Al Kamal ini, awalnya memiliki santri sebanyak 11 orang, seiringan perkembangannya memasuki tahun ke-4, kini santriwan dan santriwatinya mencapai 135 orang.

Perkembangan ini tentunya karena niat dan nawaitu seluruh tenaga pengajar, santri dan wali santri serta seluruh masyarakat. Hal ini terlaksana berkat sinergi dan kerjasama semua komponen untuk membangun Rumah Tahfizh Qur’an.

“Semoga niat baik ini, merupakan amal jariyah kita serta wujud kecintaan kita terhadap Rasulullah dan Allah SWT,”sebutnya.

Ke depan harapan besar agar Rumah Tahfizh Qur’an dapat hadir dan eksis menjawab kebutuhan masyarakat untuk menjadikan mereka insan yang Hafizh dan Hafizhah Qur’an serta menjadikan dusun Murbaya sebagai kampung Al-Qur’an.

Kegiatan wisuda Hafizh dan Hafizhah Qur’an, ini, dilaksanakan dengan tetap menggunakan prosedur kesehatan (prokes). Semua yang hadir menggunaan masker dan panitia selalu mengingatkan pada semua hadirin untuk tertib dan selalu ikuti prokes.

edy




Tambora Masuk Seleksi Kandidat UNESCO Global Geopark

Masuknya Geopark Tambora dalam nominasi itu, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora

MATARAM.lombokjournal.com ~ Geopark Nasional Tambora masuk dalam nominator seleksi kandidat UNESCO Global Geopark (UGGp) submission 2021, yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).

Tambora masuk

Kepastian itu berdasarkan surat elektronik dari Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementrian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Nomor 869/DEPUTI V/MARVES/VII/2021 tertanggal 2 Juli 2021.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengaku bangga. Ia bersama jajarannya akan mensupport terus sampai Geopark Nasional Tambora-Pulau Sumbawa, NTB bisa melewati setiap tahapan seleksi. Dan akhirnya benar-benar lolos menjadi UGGp.

BACA JUGA: Turnamen Catur M16, Gubernur Ikut Bertanding

“Ini adalah salah satu hal penting yang telah lama dinantikan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Kita akan support penuh. Usaha terbaik akan kita lakukan bersama-sama pihak terkait. Sehingga, Geopark Tambora dapat melewati berbagai proses seleksi yang ada. Dan akhirnya dapat naik statusnya menjadi Geopark Dunia (UGGp, red),” ujar Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini, Sabtu (03/07/21).

General Manager Dewan Pelaksana Geopark Tambora, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM, menjelaskan, masuknya Geopark Tambora-Pulau Sumbawa, NTB dalam nominasi tersebut, merupakan perjuangan panjang para pengurus lama dan baru Dewan Pelaksana Geopark Tambora.

Termasuk dukungan Gubernur-Wakil Gubernur NTB serta OPD lingkup Pemprov NTB, Pemkab/Pemkot Se Pulau Sumbawa, Perguruan Tinggi di NTB, Media Massa, sektor swasta, Balai Taman Nasional Tambora, KSDA NTB, Pengda IAGI, Pihak Kemenko Bid Marves, Kemetrian ESDM, Kementrian BAPPENAS, Kementrian Pariwisata, KNGI, dan lain-lain.

Termasuk, masyarakat dan komunitas lingkar tambora, serta seluruh stakeholder di Provinsi NTB.

Menurut Hadi Santoso, peran luar biasa adalah dukungan nyata Gubernur NTB. Bukan saja secara formal bersurat resmi, maupun secara informal terus membangun komunikasi intens dengan Kementrian terkait.

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Cantik Apa Adanya, Gitu Saja Tak Perlu Ribet

“Sehingga Geopark Tambora melaju dalam daftar nominasi untuk diajukan ke International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO sebagai salah satu aspiring UNESCO Global Geopark dari Indonesia untuk tahun 2021,” ujar Hadi Santoso

Hadi menjelaskan, sebenarnya ada 11 Geopark Nasional di Indonesia. Namun berdasarkan dokumen evaluasi tahun 2021 dan dari rapat Komite Nasiona Geopark Indonesia (KNGI) tinggal Sembilan yang dianggap memenuhi kriteria pra pengusulan ke UGGp oleh KNGI.

Sembilan Geopark Nasional tersebut adalah Geopark Nasional Tambora, Geopark Nasional Bojonegoro, Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong, Geopark Nasional Merangin, Geopark Nasional Natuna, Geopark Nasional Ngaraisianok-Maninjau, Geopark Nasional Pegunungan Meratus, Geopark Nasional Silokek, Geopark Nasional Sawahlunto.

Dari kesembilan Geopark Nasional tersebut akan dipilih dua Geopark Nasional yang paling memenuhi syarat berdasarkan self-assessment atas 101 item. Serta penilaian faktual oleh KNGI untuk diusulkan sebagai delegasi dari indonesia sebagai calon UGGp.

“Terakhir akan ada tim dari IGGP UNESCO untuk melakukan penilaian langsung. Selanjutnya bersidang untuk menetapkan sebagai UGGp. Mari kita terus berjuang dan berdo’a bersama agar cita-cita Geopark Tambora untuk menjadi UGGp benar-benar dapat terwujud,” Tandas Hadi.

Rr

Diskomifotik NTB




Turnamen Catur Mi6, Gubernur Zul Ikut Bertanding

Turun di Babak Awal Turnamen Catur Mi6, Gubernur yang bertanding melawan Lahmudin Blank hanya bertahan 14 Menit

MATARAM.lombokjournal.com ~ Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 telah dimulai Jumat (02/07/21). Dengan diikuti oleh 30 peserta, dan turnamen itu secara resmi dibuka oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.

“Ini menjadi tradisi yang bagus. Catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat. Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” kata Gubernur.

Turnamen Catur
Ketua Percasi NTB, HM Syamsul Luthfi

Turnamen Catur
Baambang Mei F

Gubernur Zul sendiri ikut berpartisipasi dalam turnamen. Orang nomor satu di NTB ini langsung bertanding di babak awal dengan melawan Lahmudin Blank. Terlihat betul, Gubernur sangat menikmati pertandingan. Sesekali, Gubernur juga nyeletuk yang disambut dengan gelak tawa para peserta yang juga sedang bertanding.

Turnamen Catur
Gubernur tengah menjalankan bidak caur

Namun, perjalanan Gubernur di turnamen ini harus terhenti di babak awal dalam pertandingan yang berlangsug selama 14 menit. Gubernur yang memegang bidak catur hitam, memulai langkah pertama pukul 15.18 Wita, dan sudah harus menuntaskan pertandingan setelah skakmat dari lawan pada pukul 15.32 Wita.

“Saya terakhir megang catur saat masih SD soalnya,” canda Gubernur yang diikuti gelak tawa hadirin.

Turnamen Catur Antar Kita Plus yang digelar Mi6 ini memang bukan ajang bagi para pecatur profesional. Sebanyak 30 peserta turnamen yang bertanding adalah para penggemar olahraga catur. Namun mereka sehari-harinya adalah para politisi, aktivis, dan juga para jurnalis. Ketua Percasi NTB yang juga Anggota DPR RI HM Syamsul Luthfi juga hadir dan ikut bertanding pula.

BACA JUGA: Rencana Rapid Test Gratis Bagi Wisatawan yang ke NTB

“Menang itu gampang. Mengalah yang susah,” kata Gubernur.

Bang Zul sapaan akrabnya mengatakan, olahraga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang paling bisa diminati oleh berbagai kalangan. Dia mengaku bukan kali pertama ikut berpartisipasi dalam turnamen serupa.

Dia meyakini sepenuhnya, turnamen yang digelar Mi6 tersebut membuktikan betapa olahraga semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.

Gubernur mengatakan, manusia sekarang menjadi pandai terbang karena belajar dari burung. Manusia pandai berenang karena belajar ikan. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana manusia bisa belajar menjadi manusia.

Nah, kata dia, silaturahmi melalui turnamen catur yang digelar Mi6 adalah salah satu cara bagaimana saling memanusiakan.

BACA JUGA: Catur Sebagai Media Silaturrahmi di Masa Pandemi Covid-19

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengemukakan, pihaknya menggelar turnamen Catur Antar Kita Plus memang sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemi.

Itu sebabnya, turnamen mengangkat tema silaturahmi untuk membangun energi positif di tengah pandemi.

“Turnamen ini untuk menjalin kesebersamaan dan memanusiakan di era pandemi. Kita menghadapi situasi yang sulit selama pandemi. Dengan turnamen ini, paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” kata Didu, sapaan akrab Bambang Mei.

Didu juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur Zul yang telah memberikan atensi di dunia olahraga khususnya catur. Kehadiran Gubenur yang membuka turnamen yang berlangsung di Sekretariat Friends of The Earth M16 tersebut kata Didu, menjadi spirit yang tak ternilai.

Sementara Ketua Percasi NTB HM Syamsul Luthfi mengemukakan, turnamen yang digelar Mi6 adalah wadah menjalin ukhuwah dan tali persaudaraan.

“Ini bagian yang tidak terpisahkan untuk menjalin tali silaturahim merajut kebersamaan,” katanya.

Turnamen ini juga kata polisiti Partai Nasdem ini, membuktikan bagaimana kecintaan para peserta yang merupakan para aktivis pergerakan, jurnalis, dan politisi, begitu mencintai olahraga. Kecintaan pada olahraga juga bagian dari salah satu cara membangun daerah.

Pertandingan Eksibisi

Pada hari Jum’at (02/06) tadi malam, di tengah berlangsungnya permainan peserta, atlet catur NTB yang sudah lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Yeyen Rarabafah, secara khusus datang ke arena pertandingan.

Pecatur putri pertama NTB yang mencetak sejarah dengan lolos ke PON ini menggelar pertandingan simultan melawan tiga peserta turnamen.

Yeyen hadir dengan didampingi Ketua Kontingen PON NTB H Mori Hanafi dan Ketua Percasi NTB.

Turnamen sendiri memperebutkan sejumlah hadiah yang disiapkan Mi6. Digelar di masa pandemi, turnamen berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

Panitia menyiapkan masker bagi peserta yang tak membawa masker. Juga menyiapkan cairan sanitasi tangan atau hand sanitizer.

Me




Investasi Bisa Lancar Jika Ada Sinergi Antar Stakeholder

Agar investasi berjalan lancar, maka dibutuhkan sinergitas antar seluruh stakeholder dalam menangani masalah, baik dari segi mencari, maupun mengakomodir kehadiran investor.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menghadirkan investor agar dapat menanamkan modal yang nantinya berdampak pada kemaslahatan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalillah, saat membuka Rapat Evaluasi Hasil Workshop Percepatan Penanganan Investasi di Sekaroh Tahun 2021, di Hotel Lombok Astoria, Rabu (30/06).

Investasi Bisa Lancar
Hj. Sitti Rohmi Djalilah

“Tugas tanggung jawab kita adalah memperjuangkan agar investasi itu hadir dengan win-win solution dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB,” kata Sitti Rohmi.

Sitti Rohmi juga menegaskan kepada seluruh stakeholder agar mencari terobosan dalam merealisasikan jalannya investasi.

“Kita justru harus mencari terobosan agar semua dapat terealisasi, betapa sulit kita memancing para investor tetapi kita tidak bisa eksekusi karena suatu hal yang seharusnya bisa diselesaikan jika kita mau bekerja keras,” pungkas Sitti Rohmi.

BACA JUGA: Pengrajin Kriya NTB Ikuti Workshop Inkubasi Subsektor Kriya

Berbagai permasalahan hadir ditengah–tengah jalannya investasi, seperti halnya masalah sertifikat yang belum dikeluarkan dan akhirnya mempengaruhi sertifikat lainnya.

“Seritifikat itu belum dikeluarkan karena ada peraturan PTUN, yang aman sebelumnya ada peraturan yang memenangkan itu, sehingga harus betul–betul kita lihat secara objektif supaya ini bisa jalan,” jelas Sitti Rohmi.

ser@diskominfotikntb




Kunci Utama Pemberantasan Korupsi adalah Pendidikan Anti Korupsi

Salah satu kunci utama keberhasilan pemberantasan korupsi adalah pendidikan anti korupsi sejak dini. Caranya, memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda tentang korupsi.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Demikian pesan yang disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar saat menjadi narasumber bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Program Dialog Ekslusif, di Studio RRI Mataram, Selasa (29/6).

Kunci Utama“Jadi, betapa pentingnya pendidikan, karena langsung menyasar ke pribadi orang secara personal, sehingga ia tahu apa itu korupsi,” ujar Lili Pintauli.

Dalam pendidikan penting memasukkan nilai-nilai integritas sebagai upaya membangun karakter dan penguatan nilai-nilai luhur masyarakat dan generasi muda, mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi.

“Supaya tertanam dalam jiwa generasi muda maupun masyarakat untuk menolak praktek-praktek korupsi,” tegasnya.

Setelah pendidikan itu di laksanakan, maka peran serta semua pihak, baik di tingkat masyatakat (usia dini hingga usia lanjut), ASN, lembaga negara, maupun badan usaha swasta, turut melakukan tindakan pencegahan ini.

Ini penting, sebab ketika orang sudah tumbuh nilai integritas dan tidak melakukan korupsi, maka upaya selanjutnya adalah memperbaiki sistem.

Pendidikan tidak semudah membalik telapak tangan, butuh waktu dan beberapa generasi, untuk membangun Indonesia jangka panjang.

BACA JUGALayanan Pengaduan Masyarakat Dioptimalkan Pemprov NTB

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, juga mendorong kabupaten-kota segera membuat regulasi di daerah, sehingga pendidikan anti korupsi dapat segera diimplementasikan.

“Pendidikan ini tidak hanya menyasar sekolah maupun perguruan tinggi, namun elemen masyarakat hingga di RT, dusun maupun desa, dapat belajar tentang korupsi,” terang Sitti Rohmi.

edy




Cegah Korupsi Harus Berani Jujur, Ini Kata Gubernur NTB

Faktor penting untuk cegah korupsi yaitu memulai sikap berani jujur

MATARAM.lombokjournal.com ~ Korupsi terjadi bukan karena tidak bisa jujur, tapi karena kejujuran tidak dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah mengatakan, mencegah korupsi harus dimulai sikap berani jujur, yang harus diterapkan oleh siapa pun dalam bertindak.

“Sikap berani jujur itu sebenarnya sudah menjadi filosofi mendasar untuk membentengi diri dari tindakan korupsi,” tegas gubernur.

Gubernur Zul mengatakan itu saat menjadi narasumber pada program Talkshow BERUGAQ yang disiarkan live di studio TVRI NTB, Senin (28/06/21).

BACA JUGA: Nurhayati Disambar Petir Saat Mengikat Sapinya

Ia menjadi narasumber dialog mengangkat tema “Pemberantasan Korupsi antara Aparat Penegak Hukum dan Aparat Pengawas Internal”.

Narasumber lainnya yaitu Wakil Ketua KPK RI, Lili Pintauli Siregar, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal dan Kepala Kejati NTB, Tomo Sitepu.

Gubernur  mengatakan, upaya pencegahan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB adalah membangun sinergi dengan Kapolda NTB, Danrem, Kajati NTB dan Forkompinda.

Kordinsi itu saling mengingatkan, jika terjadi kekeliruan dalam mengambil kebijakan yang berindikasi terhadap tindak pidana korupsi.

“Karena kami sering berdiskusi untuk saling mengingatkan dalam berbagai hal, maka alhamdulillah segala tindak korupsi dapat diminimalisir sedini mungkin,” katanya.

Wakil Ketua KPK RI, Lili Pintauli Siregar, mengungkapkan, kunjungan KPK di NTB merupakan upaya pencegahan, kordinasi dan supervisi yang intens. Ini langkah KPK untuk mendorong semua daerah dapat mencegah terjadi tindakan pidana korupsi yang merugikan masyarakat dan bangsa.

BACA JUGA: KPK Membantu Sukseskan Proses Pembangunan NTB

“Namun, sejauh ini pemerintah Provinsi NTB dapat menunjukan komitmen dalam mencegah terjadinya tindakan korupsi. Sehingga kasus Pidana korupsi di NTB dapat diminimalisir dengan baik,” ungkapnya.

Diskominfotikntb




Zona Hijau Untuk Destinasi Wisata Akan Segera Ditetapkan

Destinasi wisata yang akan diberi status zona hijau ini di antaranya adalah; KEK Mandalika, Desa Sembalun dan kawasan Tiga Gili (Trawangan, Air dan Meno), serta Pulau Moyo yang ada di Sumbawa.

MATARAM.lombokjournal.comKepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Yusron Hadi, optimis bubble island dan bubble destination ini akan segera terealisasi dalam waktu dekat. Oleh karenanya, destinasi wisata zona hijau menjadi penting dan segera kita wujudkan untuk mendukung event-event nasional dan internasional yang akan tersaji dalam waktu dekat.

Untuk mewujudkannya perlu adanya komitmen dan dukungan semua lini, termasuk kelompok masyarakat di tingkat grass root yang nantinya akan ditetapkan semacam regulasi formal dalam hal standard operasional prosedur (SOP). SOP inilah yang akan mengikat sehingga destinasi-destinasi itu aman dan nyaman dikunjungi wisatawan.

Zona Hijau Untuk Destinasi Wisata“Setidaknya ada jaminan kesehatan, rasa aman dan nyaman di tengah pandemi covid-19. Jaminan inilah yang kita pikirkan bersama dan harus didukung semua pihak jika ingin melihat pariwisata dan ekonomi NTB kembali pulih meski diterpa pandemi,” ujar Yusron di dalam rapat terbatas, di ruang anggrek Kantor Gubernur NTB, Senin (28/6).

Data resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah, di tiga kawasan wisata calon zona hijau itu, rata-rata lebih dari 70 persen sudah memenuhi unsur menjadi kawasan hijau. Fasilitas pendukung di kawasan ini sudah tervaksin dan ter-CHSE. Kawasan tiga gili dan desa Sembalun misalnya. Secara vaksin dan standar CHSE sudah memenuhi unsur aman dari covid.

“Selanjutnya kita tinggal mengontrol orang yang keluar masuk ke kawasan itu. Itulah pentingnya dibuat SOP yang memadai dan bersahabat dengan pelaku, wisatawan dan tentunya virus covid-19,” jelas Yusron.

BACA JUGA:

Rapat yang dihadiri berbagai unsur berkepentingan ini juga dihadiri Asisten III Setda Gubernur NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, mengakui optimis SOP ini sudah siap pertengahan Juli. Kehadiran SOP menuju kawasan wisata zona hijau menjadi harga mati.

“Untuk menuju langkah yang ke seribu (event-event nasional dan internasional) langkah pertama yang harus dibuat adalah SOP,” tegasnya.

Memang banyak hal yang harus dibicarakan, disiapkan dan disediakan, tapi kita harus tetap optimis SOP ini bisa terwujud, misalnya lokasi atau tempat isolasi terdekat dengan zona hijau kawasan wisata itu.

Selain itu, anggaran, Alat Pelindung Diri (APD), sistem pembuangan limbah dan lainnya. Dan adalah komitmen masyarakat mau disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Ini pentingnya keterlibatan semua pihak, temasuk unsur pemerintahan paling bawah desa sampai RT,” tegasnya.




Islamic Centre adalah Warisan Luar Biasa Bagi Masyarakat NTB

Islamic Centre (IC) yang sekarang menjadi destinasi wisata unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat menjadi daya tarik dan destinasi khas dalam rencana tur para wisatawan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, menjelaskan di hadapan pengurus baru IC periode 2021-2026, Jumat, (25/06), bahwa IC adalah warisan luar biasa bagi masyarakat NTB, sehingga diharapkan pengurus baru dapat mengembangkan ikon pusat peradaban Islam itu.

Islamic Center
H. Zulkieflimansyah

“Memelihara memang tidak gampang tapi kalau fokus dikelola dan digarap dengan keseriusan, artinya pengurus IC yang baru ikut mewariskan pengembangan yang akan dilakukan”, ujar Gubernur di Gedung Graha Bhakti Praja.

Sementara itu, Sekretaris Daerah yang juga Ketua Dewan Pengurus IC, H.L. Gita Ariadi mengatakan, penataan dan pengembangan tiga fungsi utama IC segera akan dipetakan sebagai prioritas. Berbagai fasilitas dan kegiatan pendukung langsung dikoordinasikan, terlebih dengan adanya Unit Pengelola Teknis (UPT) Dinas Pariwisata sebagai destinasi wisata unggulan.

“Untuk pengelolaan fungsi tempat ibadah dan pemberdayaan umat, kita bisa belajar dari pengelolaan masjid-masjid besar di Indonesia. Penekanannya kita harus segera menyelesaikan fasilitas pendidikan dan budaya Islam,” ujar Lalu Gita.

BACA JUGAIslamic Center Sebagai Representasi Wajah Islam

Kepengurusan sekarang berbeda karena mengurusi tiga fasilitas, yakni Mesjid Hubbul Wathan, fasilitas pendidikan dan Masjid Raya At-Taqwa. Perbaikan dan pemeliharaan fasilitas akan langsung ditangani oleh pengurus ex-officio dari OPD terkait, begitupula dengan kegiatan keagamaan dan budaya dalam rangka memakmurkan mesjid.

Selain itu, menurut Lalu Gita, ada pula perubahan alih fungsi semula seperti ballroom dan kegiatan ibadah lain yang dipindahkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung Islam Center.

jm




BNN Masifkan Desa Bersinar Untuk Wujudkan NTB Bebas Narkoba

Program BNN yakni Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dapat dimasifkan penyebarannya di seluruh kabupaten dan kota, demi mewujudkan NTB Gemilang bebas dari narkoba.

MATARAM.lombokjournal.com ~ “Desa Bersinar ini dapat mengurangi penyebaran narkoba,” kata Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, saat menerima audiensi Kepala BNNP NTB yang baru, di Pendopo Gubernur, Kamis (24/06).

BNN Zulkieflimansyah mengapresiasi BNN atas kerja kerasnya memberantas hal–hal yang merusak generasi muda sedini mungkin, sehingga peredaran narkoba dapat ditekan.

“Semoga daerah kita menjadi bersih, terdepan, bersinar dan bebas dari narkoba,” tutur Gubernur.

BACA JUGALiterasi Keuangan di Masyarakat Harus Cepat Dilakukan

Sementara itu, Kepala BNNP NTB, Kombes Pol. Gagas Nugraha, menjelaskan bahwa Desa Bersinar adalah program pusat yang diteruskan oleh BNNP di seluruh Indonesia.

Kepala BNNP NTB akan terus memprioritaskan Desa Bersinar dan menjalankannya di seluruh kabupaten dan kota.

“Kita akan fokus juga dengan Desa Bersinar dan program pemerintah daerah akan kita satukan dan kita akan berkoordinasi dengan beberapa stakeholder, beserta komponen masyarakat lainnya dalam memberantas narkoba,” jelasnya.

diskominfotikntb




Inovasi Pengelolaan Sampah Harus Berkelanjutan

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menegaskan bahwa inovasi pengelolaan sampah harus memastikan sirkulasi dan pemanfaatannya berjalan terus.

LOBAR.lombokjournal.com ~ “Jangan hanya dikenalkan inovasinya kemudian tidak dibumikan dan digunakan oleh masyarakat terus dipelihara dan dijaga keberlanjutannya”, ujar Sitti Rohmo saat kunjungannya ke Laboratorium Sampah Paman Sam (Pemanfaatan dan Pengelolaan Sampah) Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Rabu (23/06).

Wagub menginginkan titik percontohan atau fasilitas yang sudah dibangun itu dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Lestari agar memudahkan pemantauan sampai memetakan daerah mana yang cocok dengan inovasi yang akan diterapkan.

inovasiSirkulasi sampah untuk inovasi penanganan dan pengurangan keluarannya menjadi pupuk, pakan, energi dan lain lain yang sudah tersedia fasilitasnya di masyarakat dapat dipantau kebutuhan pemanfaatan hasil inovasinya sekaligus ketersediaan bahan bakunya dengan direktori bank sampah.

BACA JUGALombok Barat Target Posyandu Keluarga 100 Persen Tahun Ini

Umi Ningsih, founder Laboratorium Sampah Paman Sam menjelaskan, biogas yang dihasilkannya disebut bio slurry yang berbahan baku limbah ternak atau sampah organik rumah tangga.

Pemanfaatannya saat ini sudah digunakan oleh 15 rumah tangga di Desa Lembuak sebagai pupuk cair dan bahan bakar pengganti gas.

“Kelebihannya, limbahnya nol persen dan kita kembangkan juga dari bahan baku sampah organik rumah tangga dari yang umumnya menggunakan limbah ternak”, ujar Umi.

Selain itu, instalasi biogas untuk kebutuhan penerangan dan dapur, ini, kelebihannya adalah tidak membahayakan karena tekanan gas rendah, tapi efisien.