Ajang WSBK dan MotoGP, TIK di Lombok Tak Boleh Lemot

Lombok akan menjadi ajang World Superbike (WSBK) bulan November 2-21 dan MotoGP bulan Maret 2022, Komisi I DPR RI pastikan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) mumpuni

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memimpin Kunjungan Kerja Sepesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI ke Pulau Lombok.

HBK pimpin rombongan datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Pulau Seribu Masjid ini benar-benar mumpuni menyusul posisi Pulau Lombok sebagai tuan rumah ajang balap motor paling akbar di dunia WSBK dan MotoGP.

HBK inginkan ajang WSBK dan MotoGp tak boeh lemot TIK

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, saya datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Dapil yang saya wakili dapat tersedia sebagaimana yang kita harapkan,” kata HBK, Selasa (28/09/21).

Pulau Lombok akan menjadi tuan rumah WSBK pekan ketiga November 2021. Ajang balap internasional ini akan digelar di Sirkuit Mandalika.

Sementara ajang MotoGP akan dihelat di sirkuit yang sama pada Maret 2022 yang didahului dengan latihan resmi oleh seluruh pembalap pada Februari.

HBK mengatakan, sebagai Anggota DPR RI yang berasal dari Pulau Lombok, dirinya ingin membantu Pemerintah Daerah (Pemda) serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar kedua event balap yang bertaraf internasional tersebut dapat sama-sama disukseskan.

“Sebagai warga Pulau Lombok, kita semua harus ikut terlibat dalam menyukseskan kedua event tersebut,” tandas politisi Partai Gerindra ini.

HBK sangat yakin, baik WSBK maupun MotoGP akan menjadi etalase yang sangat cantik dan menarik bagi Pulua Lombok untuk terus bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

“Keberhasilan penyelenggaraan kedua event ini juga secara otomatis akan menaikkan performa Pulau Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dunia,” imbuhnya.

Komisi I DPR RI sendiri bermitra dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, leading sector yang bertanggung jawab menyiapkan layanan TIK di seluruh Indonesia, termasuk untuk Pulau Lombok.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Kometar Marquez dan Rossi

Karena itu, kunjungan kerja spesifik ini, kata HBK, bagian dari upaya Komisi I DPR RI untuk terus mengawasi dan sekaligus memberikan dorongan maksimal agar segala upaya yang dilakukan Kemkominfo RI di Pulau Lombok dapat berjalan efektif, tepat waktu, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dalam kunjungan kerja ini, tim Kemenkominfo pun penyampaikan penjelasan yang sangat rinci terhadap kesiapan layanan TIK di Pulau Lombok.

Atas penjelasan tersebut, HBK pun menyampaikan ucapan terima kasih. Pria yang dikenal sebagai samurainya Prabowo Subianto ini menegaskan, layanan TIK yang tangguh di Pulau Lombok akan menjadi penentu kebangkitan sektor pariwisata Pulau Lombok.

Sementara itu, Direktur Layanan Masyarakat dan Pemerintah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo, Danny Januar Ismawan di hadapan rombongan Komisi I DPR RI di sela kunjungan kerja spesifik ini menjelaskan, khusus untuk Kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya, saat ini sudah tidak ada lagi wilayah blank spot.

Seluruh kawasan telah dapat dijangkau layanan TIK.

Namun begitu, diakui pihaknya, masih ada sedikitnya 16 titik yang kondisinya masih lemah sinyal. Namun begitu, lokasi tersebut bukan berada di area kawasan utama event WSBK dan MotoGP akan digelar.

Danny pun memastikan, pihaknya memiliki waktu lebih dari cukup untuk mengatasi hal tersebut sebelum dua event internasional ini dimulai.

Pada kesempatan yang sama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan dibentuknya Kompi atau Detasemen Kavaleri Panser, yang memiliki kandaraan taktis untuk melayani pengamanan VIP.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Sebab, event di KEK Mandalika akan terus berlangsung sepanjang tahun. Jika hal tersebut belum memungkinkan dalam waktu dekat, Danrem pun mengusulkan alternatif yakni menjadikan Yonif 742, yang berada di Mataram untuk menjadi Batalyon Mekanis.

Mengunjungi Yonif 742/SWY

Selesai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi 1 DPR RI, HBK didampingi Danrem 162/WB meninjau lapangan dan fasilitas olahraga yang ada di Batalyon Infantri 742.

Rencananya HBK akan menitipkan squad utama LFC yang akan bertarung di Liga 3 NTB untuk dilatih membangun tim work yang kuat, serta disiplin yang tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sdr. Danrem atas dukungannya kepada LFC”, tutupnya.

Me




Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Penyelenggaraan World Superbike (WSBK) diperkirakan akan berjalan sukses, sebab persiapan Sirkuit Mandalika dinilai sangat baik

LOTENG.lombokjournal.com ~ Menyongsong event akbar World Superbike bulan November mendatang,   persiapan NTB dan Sirkuit Mandalika dinilai lebih baik dari yang diduga.

Hal itu diugkapkan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang juga anggota Oversight Board Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Purbaya Yudhi Sadewa, saat kunjungan kerja dan penandatanganan kerjasama antara MGPA dan Bank NTB Syariah di Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (28/09/21).

BACA JUGA: NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

“Saya yakin World Superbike akan terselenggara dengan sukses dan kerja sama dengan PT Bank NTB Syariah untuk menutupi kekurangan pendanaan khususnya untuk race control dan pit building“, jelas Sadewa

Di tempat sama, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, mengatakan, dana kerja sama 16 miliar dalam bentuk bagi hasil tersebut merupakan kontribusi agar penyelenggaraan WSBK sukses.

Ia optimis, kerja sama sepuluh tahun MGPA dengan asosiasi MotoGP akan memberikan dampak yang baik untuk ekonomi NTB.

BACA JUGA: Ali Al Khairi Dipastikan Maju ke Pilgub NTB

Bank NTB Syariah juga berencana menghidupkan ekonomi melalui UMKM yang ada dan memastikan masyarakat mendapatkan manfaat.

Diskominfotik

 

 

 

 

 




NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan mengatakan bahwa NTB banyak mengalami perubahan sejak dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan, mengatakan, perubahan Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Zulkieflimansyah, sangat terlihat. Sebagai kolega di DPR RI, ia mengakui keberhasilan Gubernur Zulkieflimansyah membangun daerahnya.

NTB“Gubernur Zul setelah terpilih membuktikan perubahan di kampung halamannya”, ujar Zulkiefli Hasan saat melantik Dewan Pengurus Propinsi IARMI di Hotel Astoria, Senin (27/9).

Sebagai ketua Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia, sebagai organisasi tugasnya membantu pemerintah, TNI/ Polri dan masyarakat. Terlebih saat pandemi, IARMI diharapkan dapat membantu sekuat tenaga.

BACA JUGAInovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Dalam pelantikan yang dilanjutkan rapat kerja DPP IARMI NTB periode 2022 – 2025, ketua terpilih, Najamudin berpesan agar seluruh anggota IARMI NTB mampu menjadi model dan contoh bagi organisasi lain.

jm




Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Dalam gelaran World Superbike di Sirkuit Mandalika, Pemerintah menginginkan melibatkan penonton meskipun MGPA, penyelenggaran lokal, tetap akan menggelar walau tanpa penonton

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gelaran World Superbike (WSBK) dan MotoGP dipastikan akan dipadati penonton.

Karenanya, kini mulai dibahas persyaratan 70 persen vaksinasi warga Lombok dan skenario manajemen lalu lintas, pintu masuk, pelayanan transportasi dan prosedur penanganan pandemi.

Rakor jelang gelaran WSBK di sirkuit Mandalika

Termasuk dibahas pula persiapan infrastruktur yang mendukung kehadiran penonton dalam gelaran balap dunia itu.

“Pemerintah pusat menginginkan gelaran WSBK melibatkan penonton meskipun MGPA tetap akan menggelar walau tanpa penonton”, ujar Deputi Kementerian Koordinator Ekonomi, Wahyu Utomo di kantor ITDC, Kuta, Loteng, Ahad (26/09/21).

BACA JUGA : WSBK Digelar Tanggal 19-21 November di Sirkuit Mandalika

Dijelaskannya, efek multi dari kehadiran penonton di sirkuit menjadi kesempatan NTB mendapatkan pemasukan, selain denda cukup besar yang dikenakan asosiasi MotoGP bagi penyelenggara lokal, dalam hal ini MGPA, jika digelar tanpa penonton.

Wahyu Utomo minta capaian vaksinasi dan skenario penanganan penonton dimatangkan.

Ari Ardiansyah, Project Manager ITDC menjelaskan, kapasitas sirkuit Mandalika menampung penonton terbagi atas 50.000 di area grand stand (festival) di beberapa titik pinggir lintasan, 7.700 tempat duduk hospitality suite dan non tempat duduk 138.000 yang total kapasitas sirkuit Mandalika 195.700 penonton.

Tim pembalap MotoGP sendiri yang terdiri dari pembalap, mekanik, kru dan media totalnya berjumlah 1.200 orang, dengan skenario bubble travel meminimalisir interaksi dengan lingkungan.

Penonton diwajibkan setidaknya telah satu kali vaksin dan protokol kesehatan (rapid antigen) di pintu masuk sirkuit yang diverifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Ditambahkannya, kedatangan kargo peralatan pembalap dipastikan dalam satu waktu. Rombongan MotoGP dan penonton akan datang bertahap selama tiga hari gelaran.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubenur

Pelaksanaan balapan dipastikan 19 sampai 21 Nopember 2021 berturut turut dengan event free practice, qualification race day. Namun mulai 12 Nopember, sirkuit Mandalika telah mulai digunakan untuk balapan Junior MotoGP level Asia.

jm




Pramuka NTB Tanam Pohon dan Clean Up di Tetebatu

Kwarda Gerakan Pramuka NTB melakukan penghijauan atau penanaman pohon seta bersih-besih atau lazim disebut clean-up di Desa Wisata Tetebatu, Lombok Timur

LOTIM.lombokjournal.com ~ Desa Wisata Tete Batu Kabupaten Lombok Timur maju dalam lomba ajang Best Tourism Village yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (UNWTO).

Kwartir Daerah (Kawarda) Gerakan Pramuka NTB mendukung penuh Desa Tetebatu.

Gerakan Pramuka akan tanam dan bersih-bersih di Tetebatu

Wujud dukungan itu, hari Sabtu (25/09/21), Ketua Kwarda Gerakan Pamuka NTB, Fathul Gani bersama para Andalan Daerah, DKD NTB, anggota Pramuka Penegak dan Pandega Lombok Timur termasuk Saka Wanabakti dan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, melakukan penghijauan atau penanaman pohon disertai kegiatan bersih-bersih atau yang kini akrab dengan sebutan clean up.

“Ini ikhtiar dan dukungan nyata gerakan pramuka untuk Desa Tetebatu yang mendunia,” ucap Fathul Gani saat ditemui di Ulem-ulem yang merupakan titik lokasi kegiatan.

Menurut Fathul, saatnya semua stakeholder bahu membahu, berkontribusi memberikan sumbangsih mendukung Desa Tetebatu yang mengikuti lomba dari UNWTO.

BACA JUGA: Vaksinasi untuk Anak adalah Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Selain itu, penanaman dan bersih-bersih merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pramuka dalam menjaga alam NTB.

“Kegiatan ini juga mendukung program NTB Hijau dan Zero Waste Pemerintah Provinsi NTB. Juga ikhtiar menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar kita yang indah ini,” tambah Kak Fathul sapaan akrabnya.

Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 300 bibit, rinciannya 200 bibit ditanam hari ini, dan 100 bibit diserahkan ke pihak desa dan Pokja Ulem-ulem.

BACA JUGA: Pilpres 2024, Siapa Kandidat Kuat yang Akan Maju

Bibit yang diserahkan itu akan dimanfaatkan sebagai bagian dari Kampanye NTB Hijau dan Cinta Lingkungan.

Nn




Pemda KLU Gelar Bimtek Dewan Hakam MTQ IX KLU

Bimtek Dewan Hakam MTQ IX Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang digelar Pemda diikuti 50 orang Dewan Hakam pada cabang Tilawah dan Tahfiz

TANJUNG, lombokjournal.com ~ Ketua LPTQ yang juga Plt Sekda, Drs H.Nurjati membuka Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lombok Utara yang penyelenggaraannya dilaksanakan panitia yang dikordinasikan Kabag Kesra, Alwi Agusto, S.Si., M.Pd dipusatkan di Yonaris Cafe, Sabtu (25/09/21).

Menurut Raden Nurjati, pelatihan ini dimaksudkan agar para hakam di dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan prinsip dasar seorang hakam.

Penyelenggaraan bimtek Dewan Hakam MTX IX oleh Pemda

Pemda gelar Bimtek Dewan Hakam MTQ IX KLU

“Yaitu keadilan profesionalisme dan tidak pandang bulu dengan mengedepankan kualitas dan perofesionalitas untuk mencapai hasil yang maksimal,” kta Nurjati.

Sebelumnya, Panitia Bimtek MTQ tingkat Kabupaten Lombok Utara, Alwi Agusto mengatakan, bimtek Dewan Hakim MTQ IX Kabupaten Lombok Utara ini merupakan kegiatan tahunan.

Merupakan agenda utama dalam pembinaan ahlakul karimah menuju masyarakat religius. Selaras dengan Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, yaitu “Lombok Utara Bangkit Menuju Kabupaten Yang Inovatif, Sejahtera, dan Religius”.

Khususnya misi yang ke 2  yakni Meningkatkan Kualitas Pendidikan Menuju Sumber Daya Manusia (SDM) yang Cerdas, Berbudaya, Berakhlak Mulia dan Relijius”, ungkapnya.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Sampaikan Nota Keuangan RAPBDP 2021

Dalam mewujudkan Visi dan Misi ini, peranan MTQ sangat menentukan sebagai sarana untuk membumikan Al Qur’an, sebagai pedoman dasar dan panduan dunia akhirat ke dalam jiwa manusia Lombok Utara.

“Al Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, namun melalui membacalah sebagai awal peresapan hidayah ilmu ke dalam hati sanubari sebagaimana firman Allah dalam surat al Alaq,” tutur Alwi di depan para undangan.

Tahap awal kegiatan ini, memberikan Bimtek Dewan Hakam, yang terdiri dari 50 orang Dewan Hakam pada cabang Tilawah dan tahfiz, di Yonaris Café pada hari Sabtu.

Penekanan dalam kegiatan ini, adalah mengukur perkembangan peserta Lombok Utara untuk berjuang di tingkat yang lebih tinggi di level provinsi maupun internasional.

Sehingga bisa menentukan metode pembinaan secara efektif dan berkesinambungan baik dari tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.

MTQ tingkat kabupaten akan digelar pada tanggal 11 -15 Oktober 2021, dengan pelenggaraan secara sangat sederhana, dengan mematuhi ketentuan penerapkan protokol Covid-19.

Sedangkan pelaksanaannya nanti lebih ketat dari sebelumnya, terutama pada perlombaan yang akan dibagi dalam 7 (tujuh) arena yaitu di Masjid Baiturrahim Islamic Center, Masjid Borok Samaguna dan Masjid Al Muttaqin Kandang Kaoq, (TPQ Nurul Hidayah).

Sementara 3 (tiga) arena lainnya akan di pusatkan di SMPN 1 Tanjung. Para peserta musabaqah nantinya tidak ada yang menonton melainkan di ruangan itu, hanya bersama kafilah dan Dewan hakam dan paniteranya.

Selebihnya masyarakat nantinya bisa menyaksikan melalui link atau zoom atau melalui youtube channel yang disiapkan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Utara.

“Meskipun pelaksanaannya sederhana, kita berharap kualitas hasil yang memuaskan dengan mengedepankan keadilan dan profesionalitas,” kata Alwi.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Safari Jm’at di Dusun Munder

Turut dihadirkan dalam kegiatan ini antara lain, TGH.M.Zaini,SH (cabang Tilawah), TGH.Basyirun M. Sholeh, M.Si (cabang Tahfiz), TGH. DR. L. Muksin Efendi, MA (cabang Tilawah) dan TGH. Akhyar Muhsin,MM (cabang Tahfiz).

@ng




Mata Air di Lombok Utara Harus Segera Diselamatkan

Gerakan menanam pohon yang dilakukan untuk menyelamatkan mata air di Lombok Utara yang hanya tersisa belasan, sebelumnya jumlahnya lebih dari seratus sumber mata air

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Utara (KLU) sekitar sepuluh tahun silam memiliki 112 titik sumber mata air, tapi kini hanya tinggal belasan yang tersisa.

Penyelamatan belasan sisa sumber mata air ini tujuan gerakan penanaman pohon yang dilakukan oleh Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL) KLU bersama dengan Komunitas Tionghowa INTI – NTB dan didukung Pemda KLU dan masyarakat Desa Bentek Kecamatan Gangga, Kamis (23/09/21).

Upaya penyelamatan mata air  dengan gerakan menanam pohon Bupati serukan penyelamatan mata air dengan menanam pohon

Bahkan di tengah pandemi Covid-19 penanaman pohon dilaksanakan pada berbagai tempat, termasuk peremajaan kembali hutan adat Buani, Desa Bentek Kecamatan Gangga.

Memang, cukup banyak gerakan menanam pohon dalam upaya penyelamatan sumber mata air di Kabupaten Lombok Utara, seperti Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia yang diperingati setiap 10 Januari.

Ada Hari Menanam Pohon Nasional (HMPI) yang diperingati setiap 28 November yang dirangkai dengan Bulan Menanam Nasional (BMN).

BACA JUGA: Kejati NTB Tetapkan 12 Kasus Kasus Korupsi

Di luar itu, masih beragam aksi sejenis lainnya, termasuk di tingkat komunitas dan warga, sebagaimana yang dilakukan hari Kamis (23/09/21) di Hutan Adat Buani Desa Bentek Kecamatan Gangga.

Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, yang hadir saat penanaman pohon berpesan, gerakan penanaman harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi iklim aspek-aspek keilmuan, mulai dari pemilihan jenis, penentuan lokasi, hingga pemeliharaan.

Djohan menyerukan seluruh masyarakat agar melakukan penanaman pohon baik di hutan, kebun milik sendiri atau di pekarangan.

Menurutnya, selain penyedia udara bersih, penanaman pohon juga merupakan salah satu upaya rehabilitasi hutan adat dan pemulihan lahan lahan kritis dan pekarangan, sebagai pelindung saat musim kemarau.

Begitu substansialnya pohon bagi kehidupan semesta alam, tahun sebelumnya OPAL KLU beserta masyarakat juga inten melakukan gerakan penanaman secara swadaya.

Dan di tahun 2021 OPAL KLU dan INTI NTB ini sudah di lakukan penanaman di Hutan Adat Baru Murmas, Bangsal Pamenang, Pantai Sedayu Lekok, dan pada hari ini di Hutan Adat Buani di Desa Bentek, Kecamatan Gangga.

Di kesempatan mendatang ada rencana penanaman di Pantai Himpos Karang Anyar, Tanjung.

Bupati menegaskan,  orang menanam pohon berarti juga menanam doa dan harapan untuk keberlanjutan generasi mendatang.

Selain memperbaiki lingkungan, menanam juga harus memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Program ini akan saya ikuti terus, kalau baik akan kita kembangkan di walayah Kabupaten Lombok Utara,” ungkap Bupati Djohan. .

Langkah mitigasi dengan penanaman pohon merupakan salah satu upaya mengurangi emisi karbon, untuk menahan laju kenaikan suhu bumi tidak lebih dari 2 derajat Celcius atau sedapatnya menekan hingga 1,5 derajat Celcius.

Manfaat pohon bagi kehidupan bisa dirujuk dalam Petunjuk Teknis Penanaman Spesies Pohon Penyerap Polutan Udara, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dipenuhi pohon besar, dapat menghasilkan 0,6 ton oksigen untuk 1.500 penduduk/hari dan menyerap 2,5 ton karbon dioksida/tahun.

Kemampuan pohon untuk menyerap CO2 merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengatasi perubahan iklim.

Penyebab utama dari perubahan iklim adalah peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer bumi yang disebabkan oleh aktivitas manusia (antropogenik).

CO2 merupakan salah satu gas rumah kaca utama pemicu perubahan iklim. Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap CO2, menyimpan karbon dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

“Saya Mengajak Warga Lombok Utara Untuk Melakukan Gerakan Penanaman Pohon di semua wilayah KLU,” kata bupati.

Perlu terus digaungkan kepada semua pihak untuk menanam DAN memelihara pohon yang sangat berarti bagi kehidupan.

Bahkan saat sedang pandemi COVID-19, yang tentu saja dibarengi dengan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan OPAL tetap berjalan meskipun terdampak pandemi COVID-19.

Walau di rumah saja, masyarakat KLU bersama Bupati Djohan Syamsu dapat tetap berpartisipasi dalam aksi peduli lingkungan, caranya dengan menyumbangkan minimal satu bibit pohon.

BACA JUGA: Santong, Kerajaan Air Terjun di Lombok Utara

Bupati berharap semoga kalangan muda makin tergerak dan mencintai bumi.

Acara menanam pohon itu dihadiri Anggota DPRD NTB, Sudirsah Sujanto, tokoh agama dan rokoh adat, serta Mahasiswa Universitas Muhamadiyan Mataram, Universitas NW yang sedang KKN dan masyarakat Desa Buani.

@ng




Kejati NTB Tetapkan 12 Tersangka Kasus Korupsi

Tiga tersangka ditetapkan Kejati NTB dalam perkara Dugaan Korupsi pada Rehabilitasi Gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok tahun 2019, dan sembilan orang dalam perkara Dugaan Penyimpangan Pembangunan Penambahan Ruang IGD dan ICU serta Ruang IGD dan ICU RSUD Lombok Utara

MATARAM.lombokjournal.com ~ 12 tersangka Kasus Korupsi telah ditetapkan dari 3 Perkara Korupsi yang ditingkatkan pada Tahap Penyidikan pertengahan tahun ini.

Kejati tetapkan 12 tersangka perkara dugaan korupsi
Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Tomo, SH

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Tomo, SH mendatangani Surat Perintah Penetapan Tersangka tersebut pada hari Rabu tanggal 22 September 2021, setelah Team Penyidik Pidsus Kejati NTB melakukan Ekspose Perkara di hadapan unsur pimpinan Kejaksaan Tinggi NTB, Selasa tanggal 21 September 2021.

Demikian press release dari Penerangan Hukum Kejati NTB yang diterima media hari Rau (22/09/21).

Dijelaskan, ketiga perkara yang dimaksud tersebut adalah Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada rehabilitasi Gedung Asrama Haji Tahun Anggaran 2019, dengan Hasil Perhitungan Kerugian Keuangam Negara sebesar Rp. 2.651.636.702,-.

Kemudian Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Penambahan Ruang Operasi dan ICU pada RSUD Lombok Utara Tahun 2019, dengan perhitungan Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 1.757.522.230,33.

Perkara ketiga dugaan korupsi yang dimaksud adalah Dugaan Penyimpangan Pembangunan Penambahan Ruang IGD dan ICU RSUD Lombok Utara dengan perhitungan kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 742.757.112,79.

BACA JUGA: Santong, Kerajaan Air Terjun di Lombok Utara

Masing-masing tersangka yang telah ditetapkan dalam perkara tersebut yakni untuk Perkara Dugaan Korupsi pada Rehabilitasi Gedung Asrama Haji Embarkasi Lombok Tahun Anggaran 2019, terdiri dari 3 (tiga) orang Tersangka dengan inisial yaitu:

1. AAF selaku Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok Tahun 2019.
2. DEK sekaku Direktur CV. Kerta Agung.
3. WSB, wIraswasta.

Tersangka pada Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Penambahan Ruang Operasi dan ICU RSUD Kabupaten Lombok Utara Tahun 2019 yang terdiri dari 4 orang tersangka, masing-masing dengan inisial;

1. SH, selaku Direktur RSUD KLU
2. EB, selaku PPK pada Dikes KLU.
3. DT, selaku Kuasa Direktur PT. Apromegatama. (Penyedia)
4. DD, selaku Direktur CV. Cipta Pandu Utama ( Konsultan Pengawas).

Selanjutnya Tersangka pada Perkara Dugaan Korupsi Pembangunan Penambahan Ruang IGD dan ICU RSUD KLU ditetapkan 5 orang Tersangka dengan inisial sebagai berikut:

1. SH, selaku Direktur RSUD KLU
2. HZ, selaku PPK pada RSUD KLU.
3. MR, selaku Kuasa PT. Bataraguru (Penyedia).
4. LFH, selaku Direktur CV. Indomulya Consultant (Konsultan Pengawas).
5. DKF, selaku Staf Ahli CV. Indo Mulya Consultant.

BACA JUGA: Vaksinasi Dipacu, WSBK Melaju

Setelah ditetapkannya tersangka pada ketiga perkara korupsi tersebut, maka tahapan selanjutnya team Penyidik Pidsus Kejati NTB akan melakukan pemeriksaan Tersangka tersebut mulai pekan depan beserta tindakan penyidikan lainnya.

@ng

 

 




Santong, Kerajaan Air Terjun di Lombok Utara

Dari pemetaan potensi wisata di Desa Santong, ternyata jumlah air terjun di desa ini mencapai 30 air terjun bahkan lebih

SANTONG,KLU.lombokjournal.com ~ Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Alam Santong (PAS) melakukan pemetaan potensi wisata alam di Desa Santong, Kecamatan Kayangan, kabupaten Lombok Utara.

Serangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi pemetaan spot-spot wisata air terjun, pendataan flora dan fauna, hingga pemetaan jalur-jalur menuju setiap spot wisata yang ada di desa Santong.

Air terjun yang ditemukan di Desa Santong
Air Terjun ‘Sandar Nyawa’, salah satu yang elok

Pemetaan spot wisata di desa Santong diawali dengan ekspedisi hingga puncak Gunung Kondo sebagai destinasi wisata paling ujung di desa Santong.

Dari pemetaan itu diketahui, ditemukan spot wisata air terjun di Desa Santong mencapai 30 (tiga puluh) spot air terjun. Itu belum termasuk beberapa sumber mata air yang bisa dimanfaatkan.

Malkam Hadi, Ketua Pokdarwis Pesona Alam Santong (PAS) mengatakan, Santong memiliki wisata air terjun terbanyak di Kabupaten Lombok Utara. Tidak salah kalau Pokdarwis Pesona Alam Santong memberi nama “Kingdom Of Waterfall Santong“, karena banyaknya air terjun yang di desa itu.

BACA JUGA: Seleksi CPNS Pemprov NTB, Mulai Kamis 23 September 2021

“Kami mendata jumlah air terjun yang ada di jalur wisata desa Santong ini sekitar tiga puluh air terjun, bahkan mungkin lebih. Kami berani membuat julukan Kingdom Of Waterfall Santong (Santong, Karajaan Air Terjun, pen),” ujar Malkam

Agenda pemetaan wisata alam di Desa Santong dilakukan pihak Pokdarwis Pesona Alam Santong sebagai awal mengembangkan pariwisata di Kecamatan Kayangan, khususnya di Desa Santong.

Pendanaan kegiataan pemetaan yang dilakukan pun masih swadaya alias merogoh kantorng sendiri.

Karena itu, Pokdarwis PAS berharap pihak Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten memberi dukungan kegiatan pemetaan potensi wisata selanjutnya.

“Ekspedisi dalam rangka pemetaan setiap unsur wisata yang ada di Desa Santong sementara kami lakukan dengan swadaya. Semoga ada perhatian lebih dari pihak-pihak pemerintah dalam mendukug pemetaan potensi wisata ini,” harap Malkam.

Pokdarwis PAS saat ini melakukan upaya kolaborasi dengan tiap komunitas maupun lembaga yang mempunyai kesadaran dalam pembangunan dan pengembangan daerah wisata.

Kolaborasi yang dilakukan diharapkan dapat membuat suatu gebrakan besar, meningkatkan perhatian setiap unsur dalam melestarikan wisata alam.

BACA JUGA: Posyandu Keluarga, Sentral Edukasi dan Solusi Masalah Sosial

“Kami mengusung wisata yang berbasis lingkungan. Jadi selain berwisata juga kita bisa melestarikan kekayaan alam yang ada. Untuk mewujudkannya kami mengusahakan melakukan kolaborasi dengan semua pihak yang memang ingin terlibat, pasti kami rangkul.” ujar Malkam.

Han




Vaksinasi Digencarkan Guna Hindari Kluster Baru Jelang WSBK

Sebagai tuan rumah WSBK, pemprov NTB dituntut memberikan vaksinasi secara menyeluruh pada masyarakat agar tidak terjadi kluster baru.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menyambut gelaran World Superbike (WSBK) yang akan berlangsung tanggal 12 – 14 November 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dituntut memberikan vaksinasi secara menyeluruh kepada masyarakat sehingga menghindari terjadinya kluster baru.

Vaksinasi“Kita dituntut agar menjadi tuan rumah yang baik karena ada syaratnya, yakni vaksinasi yang harus masif sehingga tidak adanya kluster baru atau masalah,” tutur Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, saat memberikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi Percepatan Vaksinasi di Provinsi NTB, di ruang rapat utama kantor gubernur, Senin (20/9).

Karena itu, sinergitas bersama seluruh OPD dan Forkopimda Provinsi dibutuhkan agar dapat mensukseskan vaksinasi secara menyeluruh. Apabila vaksinasi masif sukses hingga penyelenggaraan WSBK maka ini akan menjadi berita baik, bukan hanya untuk kita tetapi juga seluruh Indonesia.

“Kesiapan kita untuk melakukan vaksinasi sudah sangat baik, yang menjadi kendala adalah ketersediaan vaksinnya,” ujar Zulkieflimansyah.

ser@diskominfotikntb