English Competition Festival, Event Perdana di KLU

Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara yang menyelenggarakan English Competition Festival berharap, Pemda KLU menjadikan festival ini sebagai agenda tahunan

TANJUNG. lombokjournal.com ~   Mewakili Bupati Lombok Utara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara (Dikbudpora KLU) Adenan, S.Pd, M.Pd., membuka acara English Competition Festival bertempat di Yayasan Mamba ‘ul Bayan NW Nusantara, Senin (10/4/2021).

Adenan saat membuka acara English Competition Festival
Adenan, S.Pd, M.Pd

Dalam kesempatan itu, atas nama Pemerintah Daerah, Plt. Kadis Dikbudpora KLU menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan English Competition Festival, salah satu event perdana dan terbesar di Kabupaten Lombok Utara pada tahun 2021.

“Atas nama pribadi, atas nama pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas keikutsertaan lembaga ini (Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara _red ) dalam mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.

BACA JUGA:

BI NTB Dukung Pemanfaatan Bahan Organik Untuk Bawang Merah di KLU

Menyinggung terkait gawe besar yang digelar oleh pondoknya bersama dengan lembaga Pade Betulung itu, Pimpinan Yayasan Mamba’ul Bayan NW Nusantara, Kamah Yudiarto QH., S.Sy, S.Sos., berharap agar kegiatan ini bisa dilaksanakan kembali oleh Pemerintah Daerah, khususnya Dikbudpora KLU di tahun-tahun mendatang.

“Mudah-mudahan ini menjadi agenda tahunan. Bukan saja sains yang biasa dilaksanakan atau pekan olahraga, tetapi perlu juga di bidang Bahasa Inggris,” harap Kamah.

Kamah yang juga anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara ini menegaskan, penjurian Festival Kompetisi Bahasa Inggris tersebut sepenuhnya dari pihak luar yayasan. Artinya semua peserta memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

“Semua juri kami datangkan dari Mataram,” ujarnya.

Berdasarkan Laporan Ketua Panitia Penyelenggara, M. Fitra Rizki, jumlah peserta yang mengikuti Festival Kompetisi Bahasa Inggris tersebut 190 siswa. 73 dari Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dan 117 dari Sekolah Lanjutan Menengah Atas (SMA).

Mata lomba yang diikuti peserta antara lain, untuk tingkat SLTP sebanyak 23 peserta mengikuti lomba Story telling (bercerita), 13 peserta mengikuti lomba Poem (puisi) dan 14 peserta mengikuti lomba Singing (bernyanyi).

BACA JUGA: Bimtek PAUD Holistik Integratif Dibuka Bupati Lombok Utara

Untuk review Kemudian Tingkat SMA, 27 Peserta mengikuti lomba Speech (Pidato), 23 Peserta mengikuti lomba Bercerita (Bercerita), 24 Peserta mengikuti lomba Poem (puisi), 21 Peserta mengikuti lomba menyanyi ( Bernyanyi ), Serta Terdapat 12 tim Yang mengikuti lomba Debating (perdebatan).

@ng




Pengolahan PHT yang Benar, Kurangi Pertumbuhan OPT  

Pemasyarakatan dan pengolahan PHT melalui SLPHT yang benar akan mempengaruhi atau mengurangi pertumbuhan OPT

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada dasarnya memanipulasi agroekosistem sedemikian rupa, sehingga tidak cocok untuk perkembangan OPT dan mendorong faktor lain yang menghambat perkembangannya.

Makin luas hamparan atau kawasan pertanaman yang dikelola secara benar, kondisi agroekosistem akan makin stabil. Dan makin luas hamparan yang pengolahan PHTnya benar, maka makin tampak atau terasa pengaruhnya terhadap pertumbuhan OPT.

Pengolahan PHT akan mengurangi pertubumhan OPT Pemasyarakatan pengolahan PHT akan kurangi peningkatan OPT

Hal ini disampaikan Kepala UPTD Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Lombok Utara, Sawaludin, S.sos di depan sejumlah 25 anggota petani tembakau “Makmur Jaya ” Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Senin (04/10/21).

Pemasyarakatan pengendalian hama terpadu (PHT) melalui sekolah lapang pengendalian hama terpadu (SLPHT), biasanya lebih ditekankan pada pemahaman petani tentang PHT dan pengaruhnya pada skala kecil dan bukan pada skala luas, sehingga dampak ekonomi dan ekologinya kurang menonjol.

BACA JUGA: Bupati Safari Jum’at di Masjid Husnul Khotimah, Pemenang 

Sehubungan dengan itu, maka perlu dilaksanakan SLPHT skala luas, pada daerah endemik OPT serta sudah pernah dilaksanakan kegiatan SLPHT atau yang serupa.

Kabid Pertanian, perkebunan dan Holtikultura, Abdul Gafur, SP menambahkan, tujuan dari pelaksanaan SLPHT ini adalah, meningkatkan pengetahuan petani tentang pengendalian hama terpadu, meningkatkan kemauan petani dalam mengendalikan hama secara kelompok, disamping menambah ketrampilan petani dalam pengendalian hama terpadu.

Manfaatnya untuk peningkatan pengetahuan petani tentang pengendalian hama terpadu, dan petani mau untuk mengendalikan hama secara kelompok, disamping peningkatnya ketrampilan petani dalam pengendalian hama terpadu.

Penyuluhan yang sedang berlangsung saat ini dilakukan di empat (4) Kecamatan, yaitu Kecamatan Bayan, Kayangan, Gangga dan Kecamatan Pamenang.

Masyarakat tani Kecamatan Bayan masih memiliki beberapa budaya yang masih dilakukan hingga saat ini.

Budaya tersebut seperti gotong royong yang melibatkan petani igu sensiri dan tokoh adat dengan pola kepemimpinan yang masih sangat menghormati pemimpin mereka baik pemimpin secara formal maupun non formal.

Namun demikian, keadaan masyarakat di Kabupaten Lombok Utara masih sangat mudah untuk menerima kehadiran orang luar. Kemauan untuk menerima sesuatu yang baru pun sangat baik.

Bahkan mereka sangat respek terhadap teknologi pertanian yang baru. Setiap ada teknologi pertanian baru banyak petani yang menginginkan untuk mencoba.

Menurut Gafur,  kemampuan penyuluh dalam menyampaikan materi ini adalah penyuluh telah memahami SLPHT sacara umum.

BACA JUGA: Rumah Penerima PKH di Lombok Utara Dipasangi Stiker

Dalam menyampaikan materi kepada semua peserta menggunakan bahasa yang sederhana, lugas dan tidak kaku sehingga mampu menarik minat serta membuka peluang terjadinya dialog.

Materi yang ada tidak semuanya diberikan dengan cara kuliah, namun lebih pada menjelaskan secara langsung pada saat berada di lapang, ungkapnya.

@ng




IWAPI Dipuji Wagub, Kembangkan UMKM NTB

Pameran produk yang digelar IWAPI merupakan langkah yang sangat baik bagi pengembangan UMKM di NTB, dan jelas memberi kontribusi ekonomi daerah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pameran produk UMKM IWAPI bertema ‘bela beli produk’ lokal. Mendapat pujian dari Wakil Gubernur, Hj Sitti Rohmi Jalillah.

Selain memuji pameran produk UMKM IWAP, ia juga mengapresiasi kiprah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kunci bersaing adalah kualitas dan kualitas, enterpreneur binaan IWAPI ini top,” ujar Wagub saat membuka IWAPI Trade Fair di Atrium Mall Epicentrum Mataram, Sabtu (02/10/21).

Wagub mengatakan, pameran produk UMKMbaik bagi pengembangan UMKM IWAPI merupakan awal yang baik bagi UMKM khususnya NTB. Dimasa pandemi, UMKM IWAPI jelas memberikan kontribusi bagi ekonomi.

BACA JUGA: Panen Jagung Nusantara Merata di Kabupaten Lombok Utara

Dalam kesempatan sama, Deputi Kewirausahaan dan Koperasi Kementerian Koperasi dan UMKM, Siti Azizah mengungkapkan, Indonesia berturut turut ranking empat wisata halal, fashion muslim dan keuangan syariah.

“Yang belum itu produk halal sehingga kementerian pada tahun ini memberikan bantuan dan akses modal sangat besar bagi UMKM. Silahkan dimanfaatkan dan mengajukan proposal melalui pemerintah daerah,” sebut Azizah.

Nita Yudi, Ketua Umum IWAPI mengatakan, sebagai organisasi pengusaha perempuan terbesar dan terlama sejak 46 tahun lalu, IWAPI menjadi tulang punggung Kamar Dagang dan Industri.

IWAPI dengan 30 ribu anggota yang 98 persennya adalah UMKM  senantiasa meningkatkan penjualan, brand, mutu dan jaringan.

Dalam komunitas global, IWAPI juga bekerjasama dan dipercaya oleh Asean Women Enterpreneurship sebagai  ketua. Dalam pengembangan pemasaran digital IWAPI telah lama bekerjasama dengan Mocrosoft, Google dan Kemenkominfo sebagai desakan kebutuhan pemasaran baru.

“Pokoknya bagaimana agar perempuan bisa mandiri secara ekonomi. Sekarang ini fokus kita milenial. Pengusaha difabel juga mulai dilibatkan”, jelas Nita.

IWAPI Fair Trade berlangsung dua hari hingga 3 Oktober diikuti 70 pengusaha lokal dan swasta.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Komentar Marquez dan Rossi

Dari gelaran pameran kedua ini diharapkan lebih meningkat penjualannya, penjualan dari pameran pertama pertama sebesar 1,3 miliar.

Diskominfotik

 

 




Musda Asdeksi NTB, Sekretaris DPRD se NTB Satukan Persepsi

Penyelenggaraan Musda Asdeksi NTB didasari keinginan menyatukan persepsi segenap Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, sekaligus ajang silaturrahmi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat berlangsung di Kawasan Senggigi Lombok Barat, Jum.at (01/10/21).

Sambutan pada musda Asdeksi NTB

Kegiatan Musda itu merupakan ajang segenap Sekretaris DPRD dan jajaran se-NTB mengadakan pertemuan periodik menyatukan persepsi dan silaturahmi.

Ketua Panitia Musda yang juga Sekretaris DPRD KLU Kartady Haris, SH menyatakan,  Musda didasari keinginan menyatukan persepsi sekaligus sebagai wahana silaturahmi antar aparatur kedewanan di NTB.

“Menindaklanjuti amanat AD/ART, untuk bermusda dan bermufakat sesuai jadwal Musda Asdeksi yang berlangsung hari ini. Selain menyegarkan kembali kepengurusan, setelah ada kebijakan mutasi dari Pemda masing-masing,” tuturnya.

BACA JUGA: Gerakan Literasi Akan Masif, Bunda Niken Jelaskan Strateginya

Pihaknya menjelaskan, nantinya terhadap pengurus yang terpilih, paling tidak tiap enam bulan sekali, ada pertemuan rutin atau secara berkala.

Sekretaris DPRD Kabupaten Lotim, H Ahyan SH MH yang juga sebagai perwakilan Pengurus Asdeksi Pusat menyampaikan keberadaan Asdeksi di NTB sesungguhnya strategis di era desentralisasi.

Munas I DPN Asdeksi justru diinisiasi pula oleh delegasi NTB yang memimpin sidang Munas dan terpilih Ketua Pertama Asdeksi yakni Sekretaris DPRD Dompu, Drs Usman Idris, pada tahun 2001 yang silam.

“Diharapkan Asdeksi DPRD bisa menjadi penyambung kepentingan parpol di legislatif dan kebijakan pemerintah daerah di eksekutif. Termasuk aspirasi dari aparatur DPRD,” urainya.

Untuk pemerataan dan keseimbangan, kegiatan Asdeksi bisa dilaksanakan kegiatannya di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Adapun Pimpinan Asdeksi NTB terpilih Periode 2021-2024 yaitu Ketua Edi Taruna, SH (Sekretaris DPRD Kabupaten Bima), sedangkan Sekretaris Asdeksi NTB Kartady Haris, SH (Sekretaris DPRD KLU), serta Bendahara Asdeksi NTB Aisyah Desilina D, S.IP (Sekretaris DPRD Lobar). Kepengurusan selengkapnya akan disusun menyusul.

Ketua Asdeksi NTB terpilih sekaligus Sekretaris DPRD Kabupaten Bima Edi Taruna, SH yang didaulat sebagai Pengurus Asdeksi periode 2021-2024 menyampaikan belum bisa banyak membicarakan program.

BACA JUGA: Rumah Penerima PKH di KLU Dipasangi Stiker

Tapi ditegaskannya, perlu ada keseimbangan dan pemerataan kegiatan yang bermanfaat bagi tugas trifungsi DPRD.

“Pada masa mendatang, Asdeksi berupaya bisa lebih baik lagi, sebagai wadah kita bersama, DPRD Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” kata Edi Taruna.

@ng




Kampanye Baca Gawai, Sadar Literasi Saat Bahan Bacaan Minim

Di tengah kurangnya ketersediaan bahan bacaan, kampanye membaca dengan gawai sangat penting guna membangkitkan minat baca masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketersediaan bahan bacaan menjadi penentu kesadaran literasi. Namun, pemanfaatan platform digital seperti gawai dapat menjadi solusi sementara di tengah kurangnya bahan bacaan.

“Minat membaca sebagai akar literasi memang harus menyediakan pilihan bacaan seperti buku dan literatur lain tapi kampanye membaca dengan gawai ini dimaksudkan untuk membangkitkan minat baca,” ujar Hj. Niken Setiorini Widyawati.

BACA JUGA: Gerakan Literasi NTB Akan Masif, Buda Niken Jelaskan Strateginya

Bunda Niken mengatakannya saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan kelompok diskusi terpumpun Gerakan Untuk Literasi Semesta (GEULIS) di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lobar, Kamis (30/09/21).

Selain kurangnya bahan bacaan dan terputusnya gerakan literasi, adaptasi kebiasaan masyarakat yang sekarang lekat dengan gawai menjadi salah satu rekomendasi strategi GEULIS.

Dalam kesempatan sama, perwakilan Pusat Pengembangan Bahasa dan Sastra, Fakhrul Arrazi mengatakan, enam literasi dasar sebagai keterampulan abad 21 yakni literasi finansial, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan,  numerasi dan literasi baca tulis yang menjadi sumber.

BACA JUGA: Panen Jagung Nusantara Merata di Lombok Utara

“Literasi bahasa menjadi biangnya, literasi baca tulis adalah induknya sehingga keterampilan literasi lainnya dapat dicapai,” jelas Fakhrul.

Diskominfotik




Panen Jagung Nusantara Merata Di Kabupaten Lombok Utara

Bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional, di Kabupaten Lombok Utara berlangsung Panen Jagung Nusantara yang dipusatkan di Kecamatan Gangga

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam tahun 2021 melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dqn Perikanan (DKKP) KLU melaksanakan kegiatan Panen Jagung Nusantara, yang berlangsung merata di seluruh Kabupaten Lombok Utara di lahan seluas sekitar 975 hektar, Selasa (29/09/21).

Dinas DKPP selenggarakan panen jagung nusantara

Acara Panen Jagung Nusantara itu  bertepatan dengan “Hari Tani Nasional” yang jatuh pada hari Selasa.

DKPP KLU menyelenggarakan kegiatan panen jagung Nusantara itu berlangsung secara serentak, yang dipusatkan di Dusun Sembaro, Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kqbupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Dinas DKPP KLU Selenggarakan SLPHT Tindak Lanjut

Kepala Dinas DKPP KLU, Tresna Hadi, SP tampak didampingi Sekdis DKPP, Raden Adi Dharmawangsa, SPT, Kabid Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Abdul Gafur, SP, Kabid Ketahanan Pangan, Sugiartadi, SP, dan Kepala UPTD masing-masing Kecamatan.

Di hadapan penyuluh dan kelompok tani ‘SP Sembaro’, Kepala Bidang DKPP KLU, Abdul Gafur, SP mengungkapkan, acara Panen Jagung Nusantara tahun ini mencakup lahan yang cukup luas di seluruh Lombok Utara,

“Tidak menutup kemungkinan dalam tahun-tahun berikutnya, akan dikembangkan lebih luas lagi. Sehingga tidak ada keraguan lagi akan kekurangan ketersediaan pakan ternak serta kebutuhan lainnya,” ungkap Abd. Gafur.

Di acara yang sama,  Kepala Dinas DKPP Kabupaten Lombok Utara,Tresna Hadi, SP. membenarkan apa yang disampaikan Abdul Gafur, terkait luas lahan tanaman jagung dan produksi yang mencapai delapan (8) ton per hektar.

“Itu pun belum hasil dari tanaman tumpang sari, seperti, cabe, sayuran dan biji bijian,” katanya.

Untuk ke depan, Tresna Hadi berharap kepada petani untuk menambah anggota tani serta luas lahan untu tanam jagung.

“Agar ke depan kita tidak kekurangan, terutama untuk ketersediaan pakan ayam dan sebagainya,” ujar Tresna Hadi.

Pada Peringatan Hari Tani Nasional yang dirangkai dengan Panen Jagung Nusantara secara serentak itu, juga dilakukan zoom meeting yang diikuti oleh para petani dari berbagai daerah di indonesia.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik dari yang Diduga

“Ini merupakan motivasi kita untuk lebih semangat dalam berinovasi,” kata Tresna Hadi

@ng




Ajang WSBK dan MotoGP, TIK di Lombok Tak Boleh Lemot

Lombok akan menjadi ajang World Superbike (WSBK) bulan November 2-21 dan MotoGP bulan Maret 2022, Komisi I DPR RI pastikan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) mumpuni

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua Komisi I DPR RI H. Bambang Kristiono, SE (HBK) memimpin Kunjungan Kerja Sepesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI ke Pulau Lombok.

HBK pimpin rombongan datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Pulau Seribu Masjid ini benar-benar mumpuni menyusul posisi Pulau Lombok sebagai tuan rumah ajang balap motor paling akbar di dunia WSBK dan MotoGP.

HBK inginkan ajang WSBK dan MotoGp tak boeh lemot TIK

“Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, saya datang untuk memastikan bahwa layanan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) di Dapil yang saya wakili dapat tersedia sebagaimana yang kita harapkan,” kata HBK, Selasa (28/09/21).

Pulau Lombok akan menjadi tuan rumah WSBK pekan ketiga November 2021. Ajang balap internasional ini akan digelar di Sirkuit Mandalika.

Sementara ajang MotoGP akan dihelat di sirkuit yang sama pada Maret 2022 yang didahului dengan latihan resmi oleh seluruh pembalap pada Februari.

HBK mengatakan, sebagai Anggota DPR RI yang berasal dari Pulau Lombok, dirinya ingin membantu Pemerintah Daerah (Pemda) serta seluruh pemangku kepentingan terkait agar kedua event balap yang bertaraf internasional tersebut dapat sama-sama disukseskan.

“Sebagai warga Pulau Lombok, kita semua harus ikut terlibat dalam menyukseskan kedua event tersebut,” tandas politisi Partai Gerindra ini.

HBK sangat yakin, baik WSBK maupun MotoGP akan menjadi etalase yang sangat cantik dan menarik bagi Pulua Lombok untuk terus bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

“Keberhasilan penyelenggaraan kedua event ini juga secara otomatis akan menaikkan performa Pulau Lombok sebagai salah satu destinasi wisata dunia,” imbuhnya.

Komisi I DPR RI sendiri bermitra dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, leading sector yang bertanggung jawab menyiapkan layanan TIK di seluruh Indonesia, termasuk untuk Pulau Lombok.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ajang MotoGP, Ini Kometar Marquez dan Rossi

Karena itu, kunjungan kerja spesifik ini, kata HBK, bagian dari upaya Komisi I DPR RI untuk terus mengawasi dan sekaligus memberikan dorongan maksimal agar segala upaya yang dilakukan Kemkominfo RI di Pulau Lombok dapat berjalan efektif, tepat waktu, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dalam kunjungan kerja ini, tim Kemenkominfo pun penyampaikan penjelasan yang sangat rinci terhadap kesiapan layanan TIK di Pulau Lombok.

Atas penjelasan tersebut, HBK pun menyampaikan ucapan terima kasih. Pria yang dikenal sebagai samurainya Prabowo Subianto ini menegaskan, layanan TIK yang tangguh di Pulau Lombok akan menjadi penentu kebangkitan sektor pariwisata Pulau Lombok.

Sementara itu, Direktur Layanan Masyarakat dan Pemerintah Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo, Danny Januar Ismawan di hadapan rombongan Komisi I DPR RI di sela kunjungan kerja spesifik ini menjelaskan, khusus untuk Kawasan KEK Mandalika dan sekitarnya, saat ini sudah tidak ada lagi wilayah blank spot.

Seluruh kawasan telah dapat dijangkau layanan TIK.

Namun begitu, diakui pihaknya, masih ada sedikitnya 16 titik yang kondisinya masih lemah sinyal. Namun begitu, lokasi tersebut bukan berada di area kawasan utama event WSBK dan MotoGP akan digelar.

Danny pun memastikan, pihaknya memiliki waktu lebih dari cukup untuk mengatasi hal tersebut sebelum dua event internasional ini dimulai.

Pada kesempatan yang sama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan dibentuknya Kompi atau Detasemen Kavaleri Panser, yang memiliki kandaraan taktis untuk melayani pengamanan VIP.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Sebab, event di KEK Mandalika akan terus berlangsung sepanjang tahun. Jika hal tersebut belum memungkinkan dalam waktu dekat, Danrem pun mengusulkan alternatif yakni menjadikan Yonif 742, yang berada di Mataram untuk menjadi Batalyon Mekanis.

Mengunjungi Yonif 742/SWY

Selesai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi 1 DPR RI, HBK didampingi Danrem 162/WB meninjau lapangan dan fasilitas olahraga yang ada di Batalyon Infantri 742.

Rencananya HBK akan menitipkan squad utama LFC yang akan bertarung di Liga 3 NTB untuk dilatih membangun tim work yang kuat, serta disiplin yang tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sdr. Danrem atas dukungannya kepada LFC”, tutupnya.

Me




Sirkuit Mandalika Dinilai Lebih Baik Dari yang Diduga

Penyelenggaraan World Superbike (WSBK) diperkirakan akan berjalan sukses, sebab persiapan Sirkuit Mandalika dinilai sangat baik

LOTENG.lombokjournal.com ~ Menyongsong event akbar World Superbike bulan November mendatang,   persiapan NTB dan Sirkuit Mandalika dinilai lebih baik dari yang diduga.

Hal itu diugkapkan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang juga anggota Oversight Board Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Purbaya Yudhi Sadewa, saat kunjungan kerja dan penandatanganan kerjasama antara MGPA dan Bank NTB Syariah di Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (28/09/21).

BACA JUGA: NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

“Saya yakin World Superbike akan terselenggara dengan sukses dan kerja sama dengan PT Bank NTB Syariah untuk menutupi kekurangan pendanaan khususnya untuk race control dan pit building“, jelas Sadewa

Di tempat sama, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, mengatakan, dana kerja sama 16 miliar dalam bentuk bagi hasil tersebut merupakan kontribusi agar penyelenggaraan WSBK sukses.

Ia optimis, kerja sama sepuluh tahun MGPA dengan asosiasi MotoGP akan memberikan dampak yang baik untuk ekonomi NTB.

BACA JUGA: Ali Al Khairi Dipastikan Maju ke Pilgub NTB

Bank NTB Syariah juga berencana menghidupkan ekonomi melalui UMKM yang ada dan memastikan masyarakat mendapatkan manfaat.

Diskominfotik

 

 

 

 

 




NTB Banyak Berubah Sejak Dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah

Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan mengatakan bahwa NTB banyak mengalami perubahan sejak dipimpin Gubernur Zulkieflimansyah.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua MPR, Zulkiefli Hasan, mengatakan, perubahan Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Zulkieflimansyah, sangat terlihat. Sebagai kolega di DPR RI, ia mengakui keberhasilan Gubernur Zulkieflimansyah membangun daerahnya.

NTB“Gubernur Zul setelah terpilih membuktikan perubahan di kampung halamannya”, ujar Zulkiefli Hasan saat melantik Dewan Pengurus Propinsi IARMI di Hotel Astoria, Senin (27/9).

Sebagai ketua Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia, sebagai organisasi tugasnya membantu pemerintah, TNI/ Polri dan masyarakat. Terlebih saat pandemi, IARMI diharapkan dapat membantu sekuat tenaga.

BACA JUGAInovasi harus Disiapkan IAHN Guna Hadapi Tantangan Zaman

Dalam pelantikan yang dilanjutkan rapat kerja DPP IARMI NTB periode 2022 – 2025, ketua terpilih, Najamudin berpesan agar seluruh anggota IARMI NTB mampu menjadi model dan contoh bagi organisasi lain.

jm




Sirkuit Mandalika Siap Sambut Fans WSBK dan MotoGP

Dalam gelaran World Superbike di Sirkuit Mandalika, Pemerintah menginginkan melibatkan penonton meskipun MGPA, penyelenggaran lokal, tetap akan menggelar walau tanpa penonton

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gelaran World Superbike (WSBK) dan MotoGP dipastikan akan dipadati penonton.

Karenanya, kini mulai dibahas persyaratan 70 persen vaksinasi warga Lombok dan skenario manajemen lalu lintas, pintu masuk, pelayanan transportasi dan prosedur penanganan pandemi.

Rakor jelang gelaran WSBK di sirkuit Mandalika

Termasuk dibahas pula persiapan infrastruktur yang mendukung kehadiran penonton dalam gelaran balap dunia itu.

“Pemerintah pusat menginginkan gelaran WSBK melibatkan penonton meskipun MGPA tetap akan menggelar walau tanpa penonton”, ujar Deputi Kementerian Koordinator Ekonomi, Wahyu Utomo di kantor ITDC, Kuta, Loteng, Ahad (26/09/21).

BACA JUGA : WSBK Digelar Tanggal 19-21 November di Sirkuit Mandalika

Dijelaskannya, efek multi dari kehadiran penonton di sirkuit menjadi kesempatan NTB mendapatkan pemasukan, selain denda cukup besar yang dikenakan asosiasi MotoGP bagi penyelenggara lokal, dalam hal ini MGPA, jika digelar tanpa penonton.

Wahyu Utomo minta capaian vaksinasi dan skenario penanganan penonton dimatangkan.

Ari Ardiansyah, Project Manager ITDC menjelaskan, kapasitas sirkuit Mandalika menampung penonton terbagi atas 50.000 di area grand stand (festival) di beberapa titik pinggir lintasan, 7.700 tempat duduk hospitality suite dan non tempat duduk 138.000 yang total kapasitas sirkuit Mandalika 195.700 penonton.

Tim pembalap MotoGP sendiri yang terdiri dari pembalap, mekanik, kru dan media totalnya berjumlah 1.200 orang, dengan skenario bubble travel meminimalisir interaksi dengan lingkungan.

Penonton diwajibkan setidaknya telah satu kali vaksin dan protokol kesehatan (rapid antigen) di pintu masuk sirkuit yang diverifikasi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Ditambahkannya, kedatangan kargo peralatan pembalap dipastikan dalam satu waktu. Rombongan MotoGP dan penonton akan datang bertahap selama tiga hari gelaran.

BACA JUGA: Pemprov NTB Siap Sukseskan WSBK, Ini Penjelasan Gubenur

Pelaksanaan balapan dipastikan 19 sampai 21 Nopember 2021 berturut turut dengan event free practice, qualification race day. Namun mulai 12 Nopember, sirkuit Mandalika telah mulai digunakan untuk balapan Junior MotoGP level Asia.

jm