Logistik WSBK dan Superbike Sudah Tiba di BIZAM

Logistik WSBK dan ‘superbike’ atau motor-motor yang digunakan dalam World Superbike 19 sampai dengan  21 November di Mandalika sudah tiba di Lombok, dengan Menggunakan Qatar Air

LOTENG.lombokjournal.com ~ “Superbike” atau motor-motor beserta logistik yang akan digunakan untuk perhelatan World Superbike (WSBK) 2021 disambut Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah saat tiba Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Senin (08/11/21) malam.

Gubernur langsung menyambut kedatangan logistik WSBK di BIZAM

Saat menyambut itu Gubernur didampingi beberapa Kepala OPD.

“Alhamdulillah malam ini Motor-motor yang akan digunakan dalam World Superbike 19 sampai dengan  21 November di Mandalika sudah tiba di Lombok, dengan Menggunakan Qatar Air yang langsung terbang dari Doha ke Lombok. Begitu juga dgn logistic Lain untuk World Superbike ini,” ucal Bang Zul, usai melihat pesawat jenis kargo Boeing 777 Freighter milik maskapai Qatar Airways mendarat sekitar pukul 23.00 WITA.

Didampingi otoritas Angkasa Pura, Gubernur NTB berharap WSBK menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia, khususnya di NTB. Terlebih sudah dua tahun terakhir Covid-19 menyapa.

BACA JUGA: Tiket Harian WSBK Pirelli Indonesian Round, Dijual Mulai Selasa

“Kita hanya bisa berdoa pada Allah agar semuanya lancar dan menjadi penyemangat kita semua utk bangkit setelah Pandemi Covid yang melelahkan..” harapnya.

Sementara itu, Carles Jorba, Operational Director Dorna Sports S.L menjelaskan  terkait logistik superbike dan MotoGP yang di-handle Dorna Sports ini.

Menurutnya, aktivitas ini bukan hanya memindahkan semua material antara negara Eropa yang saling menempel, Namun sering juga memindahkan semua material antar benua.

Material yang di pindahkan antar sirkuit dalam gelaran MotoGP sekitar 260 ribu kg atau 260 ton.

Seberat 210 ton merupakan material tim MotoGP, Moto2 dan Moto3 sekaligus event tambahan seperti Rokie Cup dan 50 ton adalah material Dorna sendiri sebagai EO nya.

Sebanyak 50 ton material milik Dorna, mencakup  semua peralatan pengukuran, sumber listrik, sampai peralatan televisi, safety car, pemancar dan lainnya dibawa semua.

BACA JUGA:

Ajang IATC 2021 di Sirkuit Mandalika Diramaikan 4 Pembalap Indonesia

Dari 210 ton material Tim ini semua dikemas menjadi sekitar 300 box/petikemas. Masing masing tim memiliki bobot material bawaan sekitar 10-12 ton. Sedangkan untuk Tim moto2 dan moto3 adalah sekitar 4-6 ton per tim

Proses pengirimannya juga mirip dengan pengiriman barang biasa.

diskominfotikntb

 

 




Penyelenggaraan Sekotong Triathlon 2021, Atlet Inggris Juara

Even Sekotong Triathlon diapresiasi Pemerintah Provinsi NTB, dan disebut isyarat kebangkitan perekonomian NTB

LOBAR.lombokjournal.comAtlet inggris Emma Jean Payne berhasil meraih juara pertama di Kategori Sprint Putri di event Sekotong Triathlon 2021, hari Minggu (07/11/21).

Perhelatan  event Sekotong Triathlon 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat itu untuk menyemarakkan jelang event akbar World Superbike (WSBK) 2021.

Panitia Sekotong Triathon yang mendapat apresiasi Atlet Inggris yang juara Sekotong Triathlon

Event Sekotong Triathlon 2021 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTB. Melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy., S.Sos., M.M, pihak Pemprov menyampaikan rasa bangga.

BACA JUGA: Tiga Desa di Lombok, NTB, Memikat Kunjungan Menparekraf

Hal itu disebutnya sebagai isyarat kebangkitan perekonomian di NTB yang terus bergejolak.

“Seperti yang dikatakan oleh Sekda NTB, WSBK adalah waktunya sekarang bangkit kembali,” tutur Bang Najam.

Ia mengapresiasi event Sekotong Triathlon 2021, dan menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang, tambahnya.

Kegiatan yang melibatkan 50 atlet baik dari NTB, wisatawan domestik dan mancanegara itu digelar di sekitar Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat.

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, S.Ag,. M.Si juga mengapresiasi semua panitia acara Sekotong Triathlon 2021, sebab meski menghadapi banyak kendala, even tersebut akhirnya tetap terlaksana.

“Panitia bisa melaksanakannya, saya bermimpi untuk ke depan melaksanakan kegiatan acara Sekotong Triathlon 2021 mengambil lokasi di Desa Gili Gede,” tuturnya.

Bupati berharap agar lokasi tersebut akan mendunia, sehingga wilayah Sekotong akan datang semakin banyak Investasi.

“Semoga tahun depan acara ini bisa terlaksana dengan lebih meriah, saya ucapkan selamat kepada juara, dan acara ini bukan sekedar mencari juara tapi bagaimana kita berpartisipasi dan mencari kesehatan,” harapnya.

Pada pelaksanaan Sekotong Triathlon tersebut, puluhan peserta dari berbagai negara harus bersaing ketat menaklukkan rute dan track yang ada di Sekotong.

Start dan finish yang dimulai dari Dermaga Tawun itu cukup berkesan bagi para peserta.

Cabang olahraga renang jarak 750 meter seputar perairan Tawun, dengan waktu tercepat sekitar 25 menit, paling lambat 35 menit untuk laki-laki.

BACA JUGA: Festival Bubur Beaq Bubur Puteq, Menarik Wisatawan

Sedangkan untuk perempuan tercepat 30 menit dan terlambat 40 menit, star-finish dermaga tawun di lanjutkan dengan bersepeda.

Cabang olahraga sepeda dengan jarak tempuh 20 km dengan waktu tercepat 40 menit, paling lambat 50 menit untuk laki-laki.

Untuk perempuan waktu tercepat sekitar 50 menit, paling lambat 60 menit, star-finish dermaga tawun di lanjutkan dengan lari.

Cabang olahraga lari 5 km dengan waktu tercepat 35 menit, paling lambat 45 menit untuk laki-laki dan untuk perempuan waktu tercepat 45 menit, paling lambat 55 menit, finish dermaga Tawun.

  • Juara lomba triathlon (renang, sepeda dan lari) Kategori relay (regu estafet) sebagai berikut:                                                                                                              —–Juara 1 tim RCC 01 dengan waktu 1 jam 4 menit 47 detik.
    Juara 2 tim RCC 02 dengan waktu 1 Jam 6 menit 13 detik.
    Juara 3 tim Yudha-Ipul-Salam dengan waktu 1 Jam 6 menit 33 detik.
    Juara 4 tim Riyanti-ari-rizki dengan waktu 1 jam 12 menit 23 detik.
    Juara 5 tim Emon-lucky-damar dengan waktu 1 jam 33 menit 51 detik.
    Juara 6 tim Hibgabi dengan waktu 1 jam 36 menit 57 detik.
  • Kategori perorangan (solo) Pria
    Juara 1 Jauhari Johan dengan waktu 1 jam 4 menit 23 detik.
    Juara 2 Hari Rohman dengan waktu 1 jam 8 menit 3 detik.
    Juara 3 Yan Bahtiar dengan waktu 1 jam 14 menit 4 detik.
    Juara 4 Enrico Abishua dengan waktu 1 jam 15 menit 21 detik.
    Juara 5 Muhammad Kadri dengan waktu 1 jam 19 menit 49 detik.
    Juara 6 Haris Raynor dengan waktu 1 jam 21 menit 23 detik.
  • Kategori perorangan (solo) Perempuan
    Juara 1 Ema Jean Payne dengan waktu 1 jam 25 menit 25 detik.
    Juara 2 Ira Rasyid Reid dengan waktu 1 jam 33 menit 33 detik.

Nn

diskominfotikNTB




Tiga Desa Di Lombok, NTB Memikat Kunjungan Menparekraf

Ada tiga desa di Lombok yang masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan Menpareraf Sandiaga Uno mengakui keindahannya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Lombok memiliki daya pikat tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Terdapat beragam destinasi wisata di Pulau Seribu Masjid ini yang membuat wisatawan terkagum-kagum dengan keindahannya.

Menpareraf Sandiaga Uno saat kunjungan ke saah satu dari tiga desa yang masuk ADWI 2021

Selain pantai, Lombok juga menyimpan banyak sejarah yang mungkin beum Anda ketahui.

  • Pertama, Desa Wisata Bonjeruk yang dikenal dengan sejarahnya yang pernah menjadi pusat pemerintah Kedistrikan Hindia Belanda pada masa kolonial.

Di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, terdapat bangunan bergaya Art Deco bercat krem yang berdirih kokoh di tengah pemukiman masyarakat.

BACA JUGA: Festival Bubur Beaq Bubur Puteq di Senggigi, Menarik Wisatawan

Bangunan kuno peninggalan sejarah yang berusia ratusan tahun ini masih asri dan bersih, dilansir Antara.

Bangunan tua ini merupakan satu dari beberapa bangunan peninggalan Belanda yang ada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bahkan, bangunan tua di Desa Bonjeruk tersebut pernah menjadi pusat pemerintahan Belanda.

  • Kedua, Desa Wisata Senaru dengan 70 pemandu yang tergabung dalam komunitas woman guide Desa Wisata Senaru.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekf) mengumumkan 100 besar desa wisata yang berhasil lolos tahap kurasi lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, jumlah tersebut telah dikerucutkan dari yang sebelumnya 300 dari 1.000 lebih desa wisata yang lolos pada tahap kurasi.

“Berdasarkan penilaian dewan kurator terhadap tujuh kategori penilaian, klasifikasi desa wisata, dan kelengkapan data melalui situs Jadesta.com, kini pada tahap selanjutnya dengan bangga saya umumkan 100 besar desa wisata,” ujar menteri.

Berwisata ke Desa Senaru juga ditunjang oleh Pendakian Gunung Rinjani atau Rinjani National Park. Selain itu wisataean juga dapat berkunjung ke Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Indah Kecamatan Pamenang Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Adapun, Jadesta.com merupakan situs yang dikelola oleh Kemenparekraf sebagai wadah informasi, serta arah penyusunan rencana pengembangan desa wisata di Nusantara.

BACA JUGA, Senaru Desa Wisata Terbaik, Momen Kebangkitan Wisata

  • Ketiga, Desa Wisata Sesaot yang mengutamakan desa wisata berbasis komunitas dengan kekayaan alam melimpah.

Ke tiga Desa Wisata tersebut berhasil masuk 50 besar ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, dan sempat dikunjungi Menparekraf @sandiuno.

Berwisata ke Lombok Utara, tak kalah memikatya dengan mengujungi daerah lain di Indonesia.

@ng




Festival Bubur Beaq Bubur Puteq di Senggigi, Menarik Wisatawan

Penyelenggaraan Festival Bubur Beaq Bubur Puteq merupakan cermin budaya masyarakat Lombok yang berupaya menjaga keseimbangan dalam kehidupan di dunia

SENGGIGI.lombokjournal.com ~ Gubernur H. Zulkieflimansyah mengapresiasi Festival Bubur Beaq dan Bubur Puteq di Desa Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (06/11/21) yang memperkaya gelaran budaya di Lombok Barat dengan inovasi.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur mengatakan festival ini dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Senggigi.

Gubernur melihat pembuatan bubur di tengah festival wistawan yang hadir dalam festival

“Ide ini luar biasa, mantap, buburnya juga enak-enak, acara ini tentunya sangat bermanfaat bagi daerah kita,” kata Gubernur.

Diharapkan, Pemerintah Desa Senggigi dan Yayasan Tangan Berbagi bisa menjadikannya agenda tahunan meski dengan konsep sederhana.

BACA JUGA: BPPD NTB Gandeng PT Pos untuk Promosikan event WSBK

Ketua Panitia yang juga Kepala Biro Perum LKBN Antara Biro NTB, Riza Fahriza menjelaskan, Bubur Beaq dan Bubur Puteq menjadi lambang kehidupan manusia.

Budaya bubur merah dan bubur putih yang ada di masyarakat Lombok bisa menjadi inspirasi bagi kehidupan, sebagai filsafat kehidupan masyarakat lombok yang dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA; Sinyal yang Kuat Kebangkitan Pariwisata di NTB

Dan sebagai keseimbangan, yang mengajarkan kebersamaan dan keadilan serta hanya mengambil apa yang menjadi hak kita dan menghormati hak orang lain.

Diskominfotik

 

 

 




PLN Sudah Pastikan Listrik di Ajang WSBK Aman

PLN NTB melalui General Manager (GM) PLN UIW NTB, sudah berkomitmen dan memastikan kebutuhan listrik untuk kawasan Mandalika dan Kawasan pendukung seperti hotel dan kebutuhan fasilitas strategis lainnya sudah aman

LOTENG.lombokjournal.com ~ PLN melalui General Manager (GM) PLN UIW NTB berkomitmen dan memastikan kebutuhan listrik untuk kawasan Mandalika dan kawasan pendukung seperti hotel dan kebutuhan fasilitas strategis lainnya sudah aman

Pasokan dan sIstem berlapis untuk kebutuhan listrik pada event bergengsi World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika Street Circuit, sudah aman dan tercukupi.

Wagub bicara dalam acara penyerahan bantuan PLN di Loteng

Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan penegasan itu saat penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis secara simbolis.

BACA JUGA: PLN NTB Diminta Tuntaskan Daerah Belum Teraliri Listrik

Penyerahan bantuan itu dalam program PLN Mobile Virtual Charity Run & Ride 2021, PLN UIW NTB, Jum’at (05/11/21) Dusun Toro Adong, Desa Penujak Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

“Hadapi ajang WSBK maupun MotoGP, kondisi kelistrikan tercukupi,” kata Wagub.

Menurut Ummi Rohmi, PLN NTB melalui General Manager (GM) PLN UIW NTB, sudah berkomitmen dan memastikan kebutuhan listrik untuk kawasan Mandalika dan Kawasan pendukung seperti hotel dan kebutuhan fasilitas strategis lainnya sudah aman.

General Manager (GM) PLN UIW NTB, Lasiran mengatakan pihak PLN sudah siap 100 persen. Pemasangan listrik untuk kebtuhan infrastruktur sudah selesai.

Memang masih ada bangunan yang belum final masih dalam proses pembangunan.

BACA JUGA: Tiket Nonton WSBK Terjangkau untuk Warga NTB

“Tapi setelah 1-2 hari rampung proses pembangunannya langsung dipasangi aliran listrik,” terangnya.

Dijelaskan, sisi kecukupan daya dengan sistem kelistrikan Lombok, dalam kondisi aman. Kebutuhan Daya listrik untuk area tersebut 2.500 KW atau 25,000 Watt.

“Tidak hanya untuk WSBK, namun kami juga siap untuk seluruh infrastruktur pendukungnya,” jelasnya.

Khusus untuk WSBK 2021 dan MotoGP yang akan dihelat tahun 2022, PLN NTB telah mempersiapkan skenario Zero Down Time, yakni sistem suplai listrik berlapis.

“Untuk jaga-jaga dan menghadapi kendala, kita siapkan scenario 3 lapis, kalau PLN 1 padam, masih ada PLN 2 dan 3 dan bila masih padam kita siapkan genset,” jelas Lasiran.

Pelayanan ini merupakan bentuk mendukung kawasan Mandlika dalam ketersediaan listrik yang handal dan berkualitas dan tidak mengalami gangguan.

“Ini merupakan komitmen kami untuk mendukung ketersediaan pasokan listrik. Supaya gelaran WSBK maupun MotoGP dapat berjalan aman dan lancar, demi NTB dan Indonesia.” tutur Lasiran.

Diskominfotik

 




Menparekraf RI Menganugerahkan Desa Wisata Terbaik di Senaru

Pengnugerahan Desa Wisata Indonesia 2021 dilakukan langsung Menparekraf Sandiaga Salahudinn Uno di Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Tahun ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan kegiatan “Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021″ dengan tema Indonesia Bangkit.

Pengaugerahan ini bertujuan mendorong dan mengembangkan Desa Wisata di Indonesia untuk menjadi Destinasi Pariwisata yang berkelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan.

Bupati Djohan bersama Menparekraf Sandiaga

Bupati dan Wakil Bupati berbincang dengan Menparekraf

Dari total 1.831 Desa Wisata ADWI tahun 2021, setelah dilakukan penilaian oleh Dewan Juri sejak April lalu, hasilnya Desa Senaru, Kecamatan Bayan masuk 50 Besar ADWI.

Penganugerahan langsung dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno, yang disaksikan oleh Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH dan Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng, di Desa Senaru pada Kamis (04/11/21).

BACA JUGA: Desa Senaru Sebagai Salah Satu Desa Wisata Terbaik 2021

Tampak hadir pula Kasrem 162 WB, Kadispar NTB, Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansah SH, Ketua PKK KLU Hj. Galuh Nurdyiah SH,Kepala OPD KLU,serta undangan lainnya.

Menparekraf RI Sandiaga Uno menyampaikan, Kegiatan Penganugerahan Desa wisata sebagai awal dari kebangkitan Parawisata Indonesia di masa Pandemi.

“Saya mendapatkan momen luar biasa di Senaru ini dimana ada women guide dan ini bagian dari promosi yang luar biasa di miliki Desa Senaru,” tuturnya Sandiaga.

Dengan keindahan luar biasa Wisata Senaru, akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Terlebih dengan ada event Internasional WSBK dan Moto Gp di Mandalika, dengan keindahan yang dimiliki Desa Senaru nantinya akan dipromosikan di Internasional Simposium yang akan diikuti oleh 23 Negara.

Sementara itu, Bupati Djohan menyampaikan ucapan selamat datang di Desa Senaru pada Menparekraf.

Seperti diketahui, Desa Senaru menjadi salah satu dari 6 Desa Wisata di Kabupaten Lombok Utara.

“Harapan kita, pandemi Covid 19 berakhir dan Pariwisata kita bangkit kembali seperti dulu,” harapnya.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Danny mengutarakan, dengan masuk Senaru 50 Besar ADWI akan memberikan dampak yang positif bagi kemajuan daerah ke depan.

Dengan masuknya Desa Senaru 50 besar ADWI Sinergitas antara Pemda dengan Pemerintah Pusat dalam pengembangan desa wisata terus ditingkatkan ,mengingat di KLU memiliki 6 desa wisata.

BACA JUGA: Pemprov NTB Tingkatkan Herd Immunity Melalui Vaksin OTR

“Selamat saya ucapkan kepada Kepala Desa dan masyarakat Desa Senaru yang masuk dalam 50 ADWI Tahun 2021, dan kita jadikan momen ini sebagai pendorong semangat dalam peningkatan pariwisata di daerah khususnya di Senaru,” kata Wabup Danny,

Kegiatan ADWI di Desa Senaru berlangung meriah, dengan pertunjukan kesenian khas Bayan dan pameran stan UMKM dan lainnya.

@ng




Desa Senaru Salah Satu Desa Wisata Terbaik di Indonesia

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno datang ke Lombok untuk mendorong Desa Senaru menjadi berkelas dunia

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng menyambut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Senaru Kecamatan Bayan, Kamis (03/11/21).

Sadiaga mendorong Desa Senaru jadi desa wisata kelas dunia

Kunjungan Kementerian Pariwisata dalam rangka mendorong dan mengembangkan Desa – Desa Wisata di Indonesia untuk menjadi Destinasi Pariwisata yang berkelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan.

Dalam kunjungannya ke Desa Senru, Meparekraf Sndiaga disambut Wbup Danny

Dari 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, salah satunya yang terpilih adalah Desa Senaru.

BACA JUGA:

“Selamat datang di Lombok Utara Pak Manteri selamat menikmati indahnya Gumi Tioq Tata Tunaq,” ucap Wabup Danny.

@ng




Pembalap MotoGP Junior Tiba di Mandalika pada 11 November

Para pembalap yang dipastikan turun itu berasal dari beberapa Negara, yakni Australia, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Qatar, Thailand dan Turki

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para pembalap muda dari berbagai negara Asia dalam waktu dekat akan menjajal sirkuit Pertamina Street Circuit Mandalika sebelum perhelatan World Superbike yang dijadwalkan akan digelar tanggal 19-21 November 2021.

Para pembalap Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) atau MotoGP Junior itu dijadwalkan tiba di Sirkuit Mandalika hari Senin tanggal 11 November mendatang.

Head of OperationsSporting Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Dyan Dilato, semua persiapan untuk menggelar event IATC sudah beres. Kendaraan yang akan digunakan pembalap sudah tiba di sirkuit, pekan lalu.

BACA JUGA: Sinergitas Perangkat Daerah Digalang, untuk Sukseskan WSBK

“Logistiknya sudah disiapkan semua,” katanya seperti dilangsir dari Lombok post, Selasa (03/11/21).

Delapan perwakilan negara yang dipastikan turun pada event Asia Talent Cup 2021 yang akan digelar di sirkuit Mandalika itu, di antaranya,  Australia, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Qatar, Thailand dan Turki.

Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi pembalap muda paling berbakat di Asia sebagai langkah awal menuju MotoGP. Ada empat pembalap muda asal Indonesia yang akan berlaga di event ini.

Tentu ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia untuk menonton aksi-aksi mereka sepekan sebelum perhelatan WSBK.

BACA JUGA: Swiss Berminat Lanjutkan Kerjasama Sektor Pariwisata

Seperti diketahui, para pembalap IATC akan menggunakan Honda NSF250R. Kendaraan ini didukung tenaga mesin 4-tak berpendingin cairan, silinder tunggal, dengan bore dan stroke 78,0 x 52,2 mm.

Kapasitas mesin motor ini adalah 249,3 cc yang dirancang khusus untuk tujuan balap.

Diskominfotik




Swiss Berminat Lanjutkan Kerjasama Sektor Pariwisata

Dubes Switzerland / Swiss untuk Indonesia, H.E Kurt Kunz, mengungkapkan, kunjungannya ke Lombok bukan hanya simbol persahabatan, tapi sebagai pondasi melanjutkan kerjasama masa depan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik kedatangan Delegasi Swiss di NTB. Kedatangan para delegasi Swiss di NTB dalam rangka mendukung langsung pengembangan dan pembangunan di berbagai sektor, seperti di bidang Pariwisata dan pendidikan.

Wagub sambut deelegasi Swiss

“Kami sangat merasa terhormat dan berterimakasih atas kunjungan kehormatan ini, harapannya, semoga kedepannya hubungan Pemerintah Provinsi NTB dan Switzerland akan menjadi semakin erat,” ungkap Ummi menyambut, Selasa (02/11/21) di ruang kerjanya.

Duta Besar Switzerland untuk Indonesia, yaitu H.E Kurt Kunz, yang pimpin delegasi mengungkapkan, kunjungan yang dilakukan ke Lombok, NTB bukan hanya sebagai simbol persahabatan, tapi sebagai pondasi melanjutkan Kerjasama di masa depan.

This visit is expected to be the foundation for future cooperation between NTB and Switzerland,” ungkapnya.

BACA JUGA: Seniman Mural Asal NTB Berprestasi di Tingkat Nasional

Lebih lanjut, Mr. Kunz mengatakan, negaranya sangat menaruh perhatian pada prioritas pembangunan dan perdagangan di NTB. Khususnya di sektor pariwisata, karena Swiss telah menjadi mitra kerjasama Indonesia sejak tahun 2009.

“Switzerland has been Indonesia’s partner in tourism since 2009, and I’d like to appreciate and congratulate the NTB Provincial Government for completing an integrated tourism master plan that creates a resilient, integrated and sustainable tourism ecosystem”, jelasnya.

Dalam rangka proyek Sustainable Tourism Education Development (STED), Swiss bekerjasama dengan Politeknik Pariwisata Lombok di bawah Kemenparekraf .

Dukungan itu untuk mendukung penguatan kapasitas manajemen dan guru, pengembangan kurikulum serta hubungan ke industri dan perusahaan.

Kunjungan diakhiri dengan harapan bahwa Pemerintah Indonesia, khususnya Provinsi NTB dan Switzerland, akan terus mempertahankan hubungan kerjasamanya. Terutama dalam mengembangkan dan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Strategi Mewujudkan NTB Gemilang, Ini Kata Wagub

Dalam kesempatan tersebut Wagub turut didampingi Sekda, Kadispar dan Kadis PTMPTSP Provinsi NTB.

Nn

diskominfotikntb




Seniman Mural NTB Berprestasi di Tingkat Nasional

Ini baru pertama kali, dua seniman mural asal NTB berhasil meraih prestasi dan menjadi salah satu yang terbaik setelah bersaing dengann 80 seniman mural terbaik dari seluruh Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com ~ Seniman mural asal NTB berhasil meraih juara harapan 5 pada Festival Mural tingkat Nasional yang diselenggarakan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dua seniman mural asal NTB, Dany Arya dan Abdul Azis, berhasil bersaing melawan 80 seniman mural terbaik dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA: 

Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Proyek UNDP di KLU Diresmikan Bupati

Pemprov NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas capaian tersebut.

Meski tim Mural NTB mendapat juara harapan 5 namun mereka sudah membuktikan bahwa nama NTB lagi-lagi mampu bersaing di tingkat Nasional.

“Alhamdulillah ini sebuah prestasi yang membanggakan. NTB lagi-lagi mampu membuktikan kita bisa bersaing di kancah Nasional,” ungkapnya

Mengangkat tema BERSAMA MENJAGA INDONESIA. Dany Arya dan Abdul Azis selain berhasil mengahrumkan nama NTB, juga berhasil mendapatkan apresiasi dari Polri sebagai penyelenggara berupa uang tunai sebesar 10 juta rupiah.

“Kami bangga dengan karya Dany, Lukisan Mural yang dibuatnya dapat mengharumkan nama Polda NTB khususnya, dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya,” pungkas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si.

BACA JUGA: Strategi Mewujudkan NTB Gemilang, Ini Kata Wagub

Setelah menerima hadiah, Tim Mural NTB diminta untuk melanjutkan melukis mural di Flyover depan Mabes Polri yang dimulai dari tanggal 31 Oktober sampai dengan tanggal 2 November 2021.

“Semoga dapat menunjukkan hasil yang lebih bagus dari sebelumnya,” harap Kabid Humas Polda NTB.

diskominfotikntb