Kuartal IV Tahun 2021, Ekonomi NTB Capai 5,8 Persen
Ekonomi NTB bisa berdiri tegak dan survive selama pandemi, berkat kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda
MATARAM.lombokjournal.com ~ Capaian perumbuhan ekonomi NTB di kuartal ke IV/2021 bisa 5,8 Persen, karena adanya sinergitas dan kolaborasi seluruh kabupaten/kota dan seluruh stakeholder terkait.
Wagub Hj Sitti Rohmi
Sikap opimis itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri pertemuan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di ruang serba guna BI NTB, Rabu (24/11/21).
“Insya Allah kuartal ke IV, kita optimis dapat mencapai 5,8 persen dan ini berkat sinergi, inovasi dan kolaborasi,” ujar Ummi Rohmi.
Ia mengngkapkan, selama pandemi Covid-19 selama 2 tahun dengan berbagai tekanan dan keterpurukan, namun adanya kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda, daerah NTB mampu survive.
“Kita bukan yang mengimpor antigen tetapi justru kita yang mengekspor,” tuturnya.
Nn
Diskominfotik
Bupati Djohan Tebar Benur Udang Vaname di Lempenge
Pengembangan budidaya benur udang Vaname sesuai harapan Presiden yang menjadikan Indonesia poros maritime dunia, masa depan Indonesia ada di laut
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, tebar udang vaname di Lempenge, Desa Rampek Kecamatan Gangga, Kamis (25/11/21).
Bupati lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, memberikan apresiasi kepada Kadis DKP3 KLU, Tresnahadi,SP.
Tresna Hadi, SP
Ia mengajak para investor untuk mengembangkan budidaya udang Vaname di daerah ini.
Tak hanya itu, Djohan juga diperkenankan pihak lain untuk kerja sama saling menguntungkan dengan masyarakat dalam mengembangkan budidaya benur udang Vaname, dalam upaya meningkatkan ekonomi masyafakat.
Bupati mengaku terkesan dengan pengembangan budidaya udang Vaname di pantai Lempenge. Ia berharap kepada nelayan, terutama kaum ibu harus pintar cari peluang dan tidak tergantung bantuan.
“Potensi ini luar biasa dan harus dikembangkan. Karena visi bapak Presiden ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Masa depan Indonesia ada di laut,” ujar Djohan Syamsu di depan puluhan undangan dan kelompok nelayan wanita Lempenge.
Menurutnya, program budidaya benur udang Vaname diharapkan bisa menjadi penyangga perekonomian masyarakat KLU, karena memiliki potensi kelautan dan perikanan yang kuat
Gerakkan ekonomi masyarakat
Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Tresna Hadi, SP, mengatakan budidaya udang Vaname diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya Lombok Utara.
Tresnahadi,SP mengatakan, kawasan pesisir di dusun Lempenge dan sekitarnya ini memiliki potensi pengembangan budidaya udang Vaname.
“Udang Vaname akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah kita Lombok Utara ini,” katanya.
Nilai ekonomi dari budidaya udang vaname cukup tinggi dan menjanjikan dimana harga jual udang vaname mencapai Rp 90 ribu per kilogram.
“Udang vaname ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri namun juga ekspor ke luar negeri terutama negara-negara di kawasan Eropa,” ujar Tresanahadi, Kamis (25/11/21).
“Namun, wilayah pesisir yang berada di kawasan sepanjang pantai ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya udang vaname,” kata Tresnahadi.
Budidaya udang Vaname untuk kelompok perempuan pesisir telah dimulai pada tahun 2019. Dengan sistem kolam bundar, dan diberikan bantuan sarana prasarana sebanyak 200 kolam.
Kemudian dikelola oleh 400 perempuan yang terbagi terbagi dalam 10 kelompok.
Kelompok tersebut tersebar di 3 Kecamatan, salah satunya yaitu di Kecamatan Gangga di Dusun Kr.Krakas 20 kolam untuk 40 orang, Dusun Lembah Blora 40 kolam untuk 80, dan masing masing kelompok itu anggotanya 40.
Kecamatan Bayan ada empat Desa, yaitu Desa Mumbulsari 20 kolam untuk 40 orang, Desa akar 80 kolam untuk 160 orang, dan Desa Sukadana 40 kolam untuk 80 orang.
Pada tahun 2021, Pemerintah Daerah memberikan bantuan alat bahan dan pakan 4500 kg kepada tiga kelompok, yaitu yang pertama kelompok perempuan.
Ia berharap, budidaya udang vaname di daerah itu dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir dan menigkatkan pendapatan daerah.
“Alhamdulillah hari ini, Kamis tanggal 25 November 2021, kita akan melakukan tebar perdana benur udang Vaname secara bersama-sama semoga di Dusun Lempenge Desa Rempak Kecamatan Gangga,” jelasnya.
@ng
Ummi Rohmi: 2050, NTB Siap Terapkan Zero Emission
Untuk menuju penerapan Zero Emission (nol-bersih emisi) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan mendapatkan support dari berbagai pihak
MATARAM.lombokjournal.com ~ Tahun 2050, Provinsi NTB siap untuk penerapan Zero Emission. Stakeholder terkait diharapkan bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan transformasi energi menuju ke renewable energy atau energi terbarukan.
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, menuju transformasi energy itu Pemerintah Provinsi NTB berharap mendapatkan support dari berbagai pihak.
Sebab NTB memiliki potensi renewable energy yang sangat besar.
Semoga Provinsi NTB mendapatkan support dari berbagai pihak, seperti halnya PLN, AKLI dan sebagainya, yang InsyaAllah siap dengan transformasi ini, sehingga kita bisa menyambut masa depan dengan Renewable Energy,” tutur Ummi Rohmi.
Ummi Rohmi mengatakannya saat membuka kegiatan Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) dan Musyawarah Nasional XII (Munas) AKLI Tahun 2021 di Hotel Golden Palace, Rabu (24/11/21).
“Alhamdulillah, di NTB potensi renewable energy sangat besar, seperti halnya solar, mikrohidro, bioternal, angin, biomass, biogas dan semuanya lengkap di NTB. Tinggal bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan renewable energy di NTB,” ujar Ummi Rohmi.
Kehadiran Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanika Indonesia (AKLI) dapat mendorong transformasi energi menuju energi terbarukan, yang diimplementasikan di NTB.
Diharapkan, proses transformasi dari energi yang berasal dari batubara dan sebagainya bisa cepat beralih ke renewable energy.
“Ini tidak mudah, karena butuh effort yang luar biasa dari kita semua. Namun saya yakin perencanaan dari PLN dan seluruh stakeholder terkait seperti halnya AKLI kita mampu mengimplementasikannya,” tuturnya.
Nn
diskominfotik
MTQ KORPRI Nasional V, NTB Raih Terbaik Satu
Jelang berangkat ke ajang MTQ KORPRI Nasional V di Kendari Kafilah NTB menghadapi banyak persoalan tehnis dan kesehatan, tapi Kafilah tetap bersemangat
KENDARI.lombokjourrnal.com ~ Prestasi di tingkat nasional diraih Kafilah Nusa Tenggara Barat yang berhasil memboyong dua piala dari 11 cabang yang diperlombakan di MTQ KORPRI Nasional V yang berlangsung tanggal 12 – 19 November di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
NTB meraih Juara Terbaik I Cabang Hifdzil Qurán Putra Golongan Surat Ali Imron, dan Surat An Nisa melalui al Hafidz Ustads Abdul Majid, S. Pdi, dan Juara Harapan II Cabang Khot Digital Putri melalui Khottota Savitri, ST., M.Eng .
Dengan jumlah lima peserta dan toga official, serta singkatnya persiapan serta jumlah cabang lomba yang diikuti, capaian ini sangat membanggakan.
Persaingan antar peserta dari seluruh pemerintah Provinsi, Kementerian/lembaga dan BUMN Se-Indonesia, yang rata–rata mengikuti semua cabang lomba.
Ditambah beberapa gangguan teknis dan kesehatan peserta Kafilah NTBsebelum dan saat kegiatan berlangsung. Semua itu tidak menyurutkan semangat untuk memberikan hasil terbaik untuk NTB.
Pencapaian ini didedikasikan buat NTB Gemilang yang sebentar lagi akan berulang tahun ke 63, dan kado ulang tahun Sumbawa Barat ke 18 tanggal 20 November 2021 lalu.
Cabang lomba yang dikuti oleh Kafilah NTB yaitu:
Hifdzil Qurán Golongan Surah Albaqarah (Ust. Muhammad Iqbal, SKM.,M.Si Asal KSB)
Hifdzil Qurán Golongan Surah Ali Imran dan An NIsa (Ust. Abdul Majid, S.Pdi Asal KSB)
Tilawah (ust. H. Jufriadi, S.Ag.,M.Ag asal Pemrpov NTB)
Tartil (Ust. Syahrullah, S.Pd asal KSB)
Khot Digital (Ustza. Savitri, ST.,M.Eng Asal Pemprop NTB.
Nn
Jelang MotoGP 2022, Ini Masukan Positif dari Penonton
Penyelenggaraan World Superbike di Sirkuit Mandalika sudah berjalan baik dan lancar, tapi jelang penyelenggaraan MotoGP 2022 ada beberapa hal yang perlu diperbaiki
MATARAM.lombokjournal.com ~ Balapan bergengsi World Superbike (SBK) baru saja digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Ajang internasional itu terbukti berjalan dengan lancar dan baik.
Meski begitu, ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki oleh penyelenggara maupun Pemerintah Provinsi NTB dan Pemkab Lombok Tengah.
H. Abidinsyah
Pengusaha asal Berau, Kalimantan Timur, Haji Abidinsyah memberi masukan terkait penyelenggaraan World SBK di Sirkuit Mandalika.
Ia yang datang bersama koleganya melihat ada beberapa hal yang harus ditingkatkan jelang MotoGP tahun depan.
“Gaung MotoGP itu lebih heboh dan besar, bisa jadi antusiasme lebih tinggi,” katanya, Selasa (23/11/21).
Haji Abidin mengkritik soal transportasi penghubung menuju tribun penonton. Tak hanya jaraknya yang cukup jauh, pengaturan bus pengangkut masih harus diperbaiki.
Beberapa penonton terlihat kebingungan dan menunggu bus cukup lama.
“Kami yang datang ini pilih bayar mahal ingin nyaman. Jalannya jauh sekali, capek juga penonton,” bebernya.
Selain itu, lanjutnya, yang patut menjadi perhatian beberapa lokasi yang tergenang, membuat penonton harus melalui jalan becek. Saat MotoGP hal ini tak boleh lagi terjadi, harus dipikirkan solusi.
“Kita memaklumi ini pertama kali avent besar dilakukan. Masih ada kekurangan, tapi jangan sampai tak diperhatikan,” sambungnya.
Pria pecinta balap motor ini menyebutkan, dalam gelaran balapan World SBK, cukup banyak media massa yang mengambil sisi negatif.
Hal ini tentu membawa efek kurang baik bagi daerah dan Indonesia. Ke depan hal ini harus seimbang, berita-berita positif harus lebih baik.
“Muncul cerita sirkuit banjir, padahal tak banjir. Kita harus bersama-sama menjaga nama daerah dan negara ini,” tandasnya.
Secara umum Abidin mengaku bangga dengan gelaran balap internasional di NTB, tampilan dari layout Sirkuit Mandalika yang memadukan bukit dan laut mempesona. Wajar bila banyak pebalap maupun penonton memuji sirkuit ini.
“Kebanggaan ini akan lebih tinggi ketika MotoGP. Mari sama-sama kita jaga nama baik untuk Sirkuit Mandalika,” tutup pengusaha ramah ini.
Nunuk
Menko Luhut, Menhub dan Aburizal Bakrie Nonton WSBK
Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah Sambut kedatangan tiga tokoh nasional di Bandara Internasional Zainul Abdul Majdi (BIZAM), ketiganya datang untuk nonton WSBK
LOTENG.lombokjournal.com ~ Kedatangan tokoh pebisnis Aburizal Bakrie dan dua menteri tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan RI, dan Ir. Budi Karya Sumadi disambut, hangat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah di Bandara Internasional Zainul Abdul Majdi (BIZAM), Minggu (21/11/21).
Selain menyambut ketiganya langsung di bandara, Gubernur Zul juga menulisnya di akun medsos.
“Selamat datang pak Menko Luhut, Pak Menhub dan Bang Aburizal Bakrie ke Mandalika,” sambut Bang Zul ditulis di akun medsosnya.
Kedatangan tiga tokoh nasional tersebut untuk menyaksikan perhelatan World Superbike yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Ajang balap WSBK di Sirkuit Mandalika merupakan seri terakhir musim 2021 pada 19-12 November.
Namun, untuk race pertama WSBK pada Sabtu (20/11) kemarin, harus ditunda karena hujan lebat yang mengguyur sirkuit. Sehingga semua seri akan kembali digelar pada Minggu pagi sekaligus seri kedua pada sore nya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sempat menyaksikan race pertama WSBK sebelum hujan lebat, memilih untuk tetap bertahan di Lombok untuk tetap bisa menyaksikan WSBK pada Minggu nya.
Selain itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian juga dijadwalkan akan menyaksikan perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika.
Ia sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat Desa Sengkol. Kedatangan istri Mendagri itu ke NTB juga akan sambut oleh Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.
Ikp
kominfo
Program Posyandu Keluarga NTB Dinilai Lebih Maju
Program Posyandu Keluarga tidak semata memberi pelayanan kesehatan untuk ibu hamil dan anak-anak, tapi sekaligus jadi pusat melakukan layanan edukasi masyarakat
LOTENG.lombokjornal.com ~ Di Nusa Tenggara Barat (NTB) pelayanan kesehatan di Posyandu Keluarga tak hanya bagi ibu hamil, anak-anak dan wanita, tapi juga melayani lansia dan remaja.
“Di sini sudah lebih maju, lansia sudah bisa menggunakan pelayanan tersebut,” ucap ketua Umum TP PKK.
Ketua Umum TP. PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian mengatakan itu saat menyalurkan bantuan sembako Oase di Aula Kantor Desa Sengkol, Lombok Tengah Minggu (21/11/21).
Saat itu Ny. Tri Tito di dampingi ibu Hj Niken Zulkieflimansyah. Ia mengapresiasi program Posyandu keluarga di Nusa Tenggara Barat dinilai lebih maju program-programnya.
Ny. Tri Tito mengajak masyarakat khususnya ibu ibu untuk mensukseskan salah satu dari 10 program pokok PKK tersebut.
“Posyandu yaitu pelayanan terhadap kesehatan kepada semua ibu-ibu dan anak-anak, tidak hanya ibu hamil dan anak tapi di sini sudah lebih maju, lansia sudah bisa menggunakan pelayanan tersebut,” ucap ketua Umum TP PKK.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB yang akrab disapa Bunda Niken, tak henti-hentinya mensosialisasikan program Posyandu Keluarga.
Selain sebagai pusat pelayanan kesehatan, posyandu di NTB juga diharapkan menjadi pusat untuk melakukan layanan edukasi lainnya.
Layanan edukasi itu sesuai kebutuhan di masyarakat. Misalnya, di dusun jika ada masyarakat yang banyak menjadi pekerja migran, maka edukasinya akan mengarah ke hal tersebut.
“Jika terjadi banyak perkawinan anak maka juga akan diberikan edukasi bagi remaja-remaja disana,” jelas Bunda Niken.
Saat ini baru 70% posyandu di NTB menjadi Posyandu Keluarga, dan posyandu ini diselenggarakan di setiap dusun dan akan terus di kembangkan.
“Mudah-mudahan kegiatan Oase Kabinet Indonesia Maju ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan bekerja sama dengan semua pihak. Tidak hanya dari organisasi perempuan. Tapi juga dari stakeholder ataupun dinas terkait, swasta dan lain-lain. Agar mencapai atau pemberdayaan kepada masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera,” tuturnya.
Diskominfotik
Milad Muhammadiyah ke 109 di KLU, Kontribusi untuk Republik
Usia yang melebihi satu abad Muhammadiyah, telah berkontribusi nyata berperan dan mewarnai perjalanan hidup bangsa dan Negara
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H. Djohan Samsu mengatakan, kontibusi Muhammadiyah nyata di usia yang melebihi satu abad, Muhammadiyah telah berperan dan mewarnai perjalanan hidup bangsa dan negara.
Hal ini disampaikan Bupati saat membuka dan menyampaikan ucapan selamat atas Milad Muhammadiyah ke-109, Sabtu (20/11/21).
Menurutnya, ini bukti Muhammadiyah adalah bagian yang melekat dan menjadi bagian dari sejarah panjang perjalanan republik.
“Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan dan sosial yang berkontribusi nyata bagi kemajuan republik. Peran kesejarahan ini telah diwariskan dari generasi ke generasi, “ kata Djohan.
Pernyataan itu disampaikan di tengah ratusan anak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA/Sederajat dan Mahasiswa serta masyarakat umuum yang menghadiri acara Milad Muhammadiyah Ke 109, hari Sabtu.
“Kita hidup di era kolaborasi yang meniscayakan kerjasama dan saling mengisi antara pemerintah, pasar, dan masyarakat sipil. Ketiganya memiliki peran yang saling terkait dan harus saling menopang,” ungkap Djohan.
Segala ikhtiar yang bersifat rasional ilmiah dan spiritual rohaniah harus terus dilakukan sebagai jalan jihad untuk mengakhiri pandemi ini.
Seberat apapun masalah yang dihadapi bangsa daerah dan bangsa, menurut Djohan, jika pemerintah serta masyarakat berkomitmen kuat, bersatu, dan melangkah bersama secara serius dan terencana, maka akan terdapat jalan keluar.
“Muhammadiyah telah melakukan peran kesejarahannya yang nyata, sesuatu yang harus mendapatkan apresiasi dan atensi yang tinggi ” tegas Djohan.
Milad Muhammadiyah ke-109, tetap mematuhi standar Protokol Covid 19 dan di bawah pengawasan pihak Kapolsek Gangga bersama anggotanya, karena akan berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu – Minggu, dan dirangkaikan berbagai kegiatan.
@ng
Perekonomian Masyarakat Sekitar KEK Mandalika Bangkit
Peningkatan ekonomi sangat dirasakan seluruh UMKM di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah
LOTENG.lombokjournal.com ~ Gelaran Word Superbike (WSBK) 2021 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, memberikan angin segar bagi seluruh UMKM di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.
Peningkatan ekonomi sangat dirasakan oleh masyarakat sehingga mampu memberikan semangat baru untuk terus memproduksi berbagai produk produk lokal yang dapat dinikmati oleh para wisatawan.
Seperti yang dikatakan Buhari Rahman, pemilik Galery Lombok OKE yang mengaku bahagia berlangsugnya gelaran International tersebut..
“Kami sangat berbahagia dan bangga untuk menyambut gelaran WSBK ini karena sangat bagus bagi kami untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dikawasan KEK Mandalika,” tutur Buhari saat diwawancarai di Galery Lombok Oke, Jum’at (19/11/21).
Respon yang sama juga dituturkan oleh pengelola Rumah Makan Ayam Taliwang II, Erni Nur Afni mengaku dengan adanya WSBK mendapatkan hasil income yang lebih baik dan semakin meningkat.
“Alhamdulillah, adanya WSBK produk – produk kami mendapatkan hasil yang semakin meningkat, semoga di tahun yang akan datang semakin ramai dan terus meningkatkan perekonomian di NTB,” tutur Erni.
Nn
diskominfotik
Waspada, Ancaman Badai La Nina di Akhir Tahun
Peringatan BMKG, agar mewaspadai datangnya badai La Nina yang meski inntensitasnya lemah tetap berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
MATARAM.lombokjournal.com ~ Ancaman badai La Nina diprediksi menjelang akhir tahun ini sampai bulan Februari 2022.
Memang diperkirakan berlangsung dengan intensitas lemah, namun badai ini tetap berpotensi menyebabkan bencana alam di tanah air, dari banjir hingga tanah longsor.
Peringatan fenomena La Nina itu disampaikan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Bercermin dari kejadian tahun lalu, hasil kajian BMKG menunjukkan La Nina meningkatkan curah hujan pada November 2019 hingga Januari 2020.
Curah hujan ini meningkat sekitar 20% hingga 70% dari kondisi normal di wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali hingga NTT, Kalimantan bagian selatan, dan Sulawesi bagian selatan.
Masyarakat perlu mewaspadai adanya fenomena cuaca ekstrem pada periode peralihan musim ini, seperti hujan lebat, angin puting beliung, angin kencang.
Meskipun periodenya singkat tapi sering memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.