MotoGP dan MXGP Sudah Pasti di NTB, Giliran F-1 Diperjuangkan

Peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB, kini gelaran F-1 diperjuangkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berbagai gelaran internasional sedang diperjuangkan untuk bisa diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satunya adalah ajang balap Formula – 1 (F1).

Sebelumnya peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB.

setelah memastikan penyelenggaraan MotoGP di NTB, kini giliran perjuangkan F-1 agar di NTB

“Rencananya kami akan ke Abu Dhabi untuk menindaklanjuti pembicaraan kemungkinan Mandalika akan menjadi host untuk F1, ini akan sangat menarik, selain itu kita juga akan menjadi tuan rumah untuk MXGP,” tutur Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB menyampaikan itu saat menerima audiensi IDN Times Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Senin (29/11/21).

BACA JUGA: MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

Adanya gelaran – gelaran internasional yang akan berlangsung di Provinsi NTB diharapkan terus menumbuhkan prekonomian masyarakat.

“Jangan sampai yang berjualan orang Malaysia atau singapura, tetapi harus para UMKM kita bisa siap juga, masyarakat lokal juga ekonominya semakin menggeliat,” harapnya.

Orang nomor satu di NTB tersebut juga menyampaikan,  Pemerintah tengah serius mempersiapkan gelaran MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Perkiraannya, event MotoGP akan menjadi gelaran yang skalanya sepuluh kali lebih besar dibandingkan WSBK 2021 yang sukses digelar kemarin.

“Perkiraannya MotoGP akan sepuluh kali lebih besarnya dan sekitar 200 Ribu orang akan datang menyaksikan MotoGP. Semoga dengan waktu tiga bulan ini kita bisa maksimal mempersiapkan ” jelas Bang Zul.

Ia sempat mengatakan, saat rapat terbatas dengan Presiden dan Menteri – menteri di Bogor beberapa waktu lalu, gelaran Superbike telah mampu menyedot perhatian dunia.

Karenanya, bukan saja sirkuit yang akan terus dipermak, namun fasilitas penunjang juga akan diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Tuan Rumah MXGP

Para pengunjung gelran IATC dan WSBK sudah eyaksikan, Sirkuit Mandalika sangat indah.

“Kalau disempurnakan, bukan mustahil ini akan menjadi ikon yang mengantarkan kita untuk dikenal dunia secara lebih luas apalagi kalau pelaksanaan motoGP sukses,” ungkap Bang Zul.

Nn

 




Infrastruktur Jalan di NTB, Desember Tahun Ini Selesai 

Infrastruktur jalan di NTB makin mantap, 13 paket proyek konstruksi jalan dan jembatan ditargetkan tuntas pada Mei 2022, baik jalan dan jembatan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dari 1400 kilometer jalan provinsi di Nusa Tenggara Barat (TB) sudah mencapai kemantapan 84 persen jalan yang sudah bangun dan diperbaiki.

“Tidak ada lagi jalan yang tidak tersambung di seluruh kabupaten kota se-NTB,” kata Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, Ir. H. Ridwan Syah yang akrab disapa Dae Iwan.

Kadis PUPR bicara soal infrastruktur jala
H. Ridwan Syah

Wagub NTB memuji infrastruktur jalan NTB yang mantap
Wagub Hj Sitti Rohmi

Dae  Iwan menyampaikannya pada Talk Show Hari Bhakti PU ke 76 tahun 2021  dengan tema “Infrastruktur Mantap, NTB Gemilang.” di halaman kantor Dinas PUPR NTB, Senin (29/11/21).

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Juga Jadi Tuan Rumah MXGP

Menurutnya, tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan.

Dan tanpa pembangunan tidak ada lagi penyerapan tenaga kerja, dan tanpa penyerapan tenaga kerja tidak akan mampu mempercepat penurunan kemiskinan yang masih menjadi PR pemerintah Provinsi NTB.

Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB ini menjelaskan, infrastruktur jalan akan dibangun secara merata baik yang ada di pulau Lombok dan Sumbawa.

Misalnya, wilayah Tambora tidak ada lagi jembatan putus tahun ini dan semua jalannya dalam kategori hotmix. Begitupun jalan lintas Karumbu-Sape, Rembige-Kayangan (sedang dikerjakan) dan begitu jalan provinsi lainnya di seluruh kabupaten kota.

Mewujudkan infrastruktur jalan mantap tersebut, semua sudah masuk dalam 13 paket proyek infrastruktur jalan dan jembatan provinsi.

13 paket proyek konstruksi jalan dan jembatan tersebut dibiayai lewat dana pinjaman program pemulihan ekonomi nasional (PEN) Daerah sebesar Rp250 miliar.

“Insya Allah ditargetkan tuntas pada Mei 2022, baik jalan dan jembatan. Untuk jalan, Desember tahun ini sudah selesai,” ucapnya.

Dae Iwan menjelaskan, pembangunan  infrastruktur jalan di Provinsi NTB menjadi  visi misi pertama dalam membangun NTB gemilang yang tertuang kedalam RPJMD yaitu, NTB tangguh dan mantap yang di dalamnya fokus percepatan pembangunan infrastruktur jalan.

“Semangat inilah yang harus terus kita hidupkan, agar masyarakat bisa menikmati jalan yang aman dan menghidupkan perkonomian,” tegasnya.

BACA JUGA:

Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

Selain itu, lanjutnya, pembangunan jalan nasional yang dibangun di NTB, hampir semua sudah mantap.

Kemantapan itu menjadikan NTB sebagai provinsi yang memiliki jalan infrastruktur yang terbaik selama tiga tahun berturut-turut secara nasional.

Selain memantapkan infrastruktur jalan, Dae Iwan menegaskan, Provinsi NTB telah menjadi identitas bangsa setelah hadirnya Sirkuit Mandalika dan event MotoGP.

Tentu hal itu, menjadikan NTB sebagai kiblat pembangunan pemerintah pusat serta seluruh kementerian dan lembaga untuk mempercepat infrastruktur jalan, fasilitas serta saranan dan prasarana di NTB menjelang event balapan dunia tersebut.

“Tanpa dukungan infrastruktur jalan, permukiman, perumahan dan sumber daya air. Perhelatan MotoGP tidak akan berjalan dengan baik. Ini menjadi PR kita bagaimana segala persiapan harus betul-betul disiapkan sebaik mungkin agar NTB siap menjadi tuan rumah MotoGP Maret 2022 mendatang,” lanjutnya.

NTB makin maju

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengenakan, infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang perekonomian dan pembangunan di Provinsi NTB.

Mengingat NTB sebagai tempat yang akan dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara secara berkala hingga setiap tahun.

“Tercapainya NTB gemilang, infrastruktur harus mantap dan NTB semakin maju,” ungkap Ummi Rohmi usai membuka Talk Show dalam rangka Hari Bhakti PU ke 76  dengan tema “Infrastruktur Mantap, NTB Gemilang.”

Untuk itu, Ummi Rohmi berharapkolaborasi, sinergi dan kerja sama semua pihak agar semua pembangunan infrastruktur dapat diwujudkan di NTB dan berjalan sesuai harapan.

“Semangat buat dinas PUPR, semoga infrastruktur di NTB semakin mantap menuju NTB yang gemilang,” harapnya Wagub NTB.

Ikp

@kominfo

 




Program Beasiswa NTB, Investasi Dunia Pendidikan

Memang ada beasiswa NTB untuk luar negeri, tapi beasiswa dalam negeri tentu tidak dilupakan, bahkan jumlahnya lebih banyak

MATARAM.lombokjornal.com ~ Program beasiswa NTB merupakan sebuah investasi dalam dunia pendidikan yang tidak lekang oleh zaman.

Gubernur bicara tentang beasiswa NTB

“Investasi kita di dunia pendidikan ini tidak akan lekang oleh zaman,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, M. Sc saat menghadiri acara Workshop Beasiswa NTB Tahun 2021 yang bertempat di Hotel Aruna Senggigi, Minggu (28/11/21).

BACA JUGA; Gubernur Hadiri HU PGRI dan Hari Guru Nasionnal di Sumbawa

Kegiatan workshop yang berlangsung mulai tanggal 28 November hingga 30 November 2021 tersebut, mengangkat tema Beasiswa NTB On The Move, dengan tujuan untuk membentuk generasi kreatif dan inovatif demi terwujudnya NTB Gemilang.

Rangkaian kegiatannya, yaitu sharing tentang Leadership Talks, Capacity Building Talks, Inspiring Talks, Scholarship Exhibition dan akan ditutup dengan acara Nonton Bareng Film 1000 Cendikia.

Program Beasiswa NTB sendiri tidak hanya diberikan kepada mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, tapi pemerintah Provinsi NTB juga memberikan kesempatan yang sama bagi putra-putri terbaik NTB untuk melanjutkan pendidikannya di dalam negeri.

Bang Zul mengungkapkan, sejauh ini total awardee untuk penerima Beasiswa NTB dalam negeri telah mencapai 2000 orang.

“Jadi betul, kita ada beasiswa NTB untuk luar negeri, tapi beasiswa dalam negeri tentu tidak kami lupakan. Bahkan jumlahnya lebih banyak, sudah 2000an,” ungkapnya.

Dalam workshop yang juga dihadiri LPP dan Awardee Beasiswa NTB Dalam Negeri tersebut, Bang Zul berhap, dengan adanya program beasiswa NTB, seluruh awardee nantinya dapat menyikapi hidup mereka dengan cara-cara yang lebih baru.

“Dengan pendidikan yang lebih baik, akan ada cara baru bagi anak-anak kita dalam mensikapi hidup ini. Sehingga mereka akan mampu mengalir sampai jauh,” tuturnya.

BACA JUGA: Ini Kalau Wabup Danny Diskusi dengan Para Pewarta

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Kepala Biro Kesra Provinsi NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Ketua STKIP Yapis Dompu.

Nn

Diskominfotikntb

 




Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Tuan Rumah MXGP

Bukan hanya MotoGP dan WSBK, penyelenggaraan MXGP tahun depan juga akan berlangsung di NTB, bocoran lokasinya bisa di Lombok, Moyo atau Tambora

MATARAM.lombokjournal.com ~ Setelah sukses menggelar Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), dan World Superbike (SBK), DI Lombok tahun depan direncanakan bukan saja ada ajang MotoGP, namun juga akan ada  MXGP.

Kabar akan adanya kesempatan NTB menjadi tuan rumah  balapan  MXGP itu disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, setelah bertemu pengurus IMI di Jakarta.

“Bukan hanya MotoGP dan WSBK, MXGP Insya Allah 26 June akan di laksanakan juga di NTB !” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB melalui laman Facebook resminya, Sabtu (28/11/21) malam.

BACA JUGA:

 Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

MXGP dikabarkan sebagai ajang balap motocross paling elit di dunia. Sama seperti MotoGP, balapan ini juga berada di bawah naungan FIM (Federation Internationale de Motocyclisme).

Seri dunia motocross ini sudah berusia cukup tua, ajang balap ini pertama kali digelar pada 1957 silam.

Tak tanggung – tanggung, selain memberikan “spoiler” waktu pelaksanaan, Bang Zul juga langsung memberikan bocoran lokasi balapan.

“MXGP will also be held on the 26th of June, NTB !! Lombok, Tambora dan Moyo alternative tempatnya!” lanjutnya.

Sudah ada kesepakatan dengan Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, sehingga ajang World Class Sport Tourism ini dipastikan akan diselengarakan di NTB.

Bang Zul mengabarkan, pada Sabtu malam sudah ada kata sepakat dengan Mas Heppy Wakil Ketua Umum IMI Pusat untuk mengadakan MXGP di NTB tanggal 26 June 2022.

“MXGP ini adalah Kejuaraan Moto Cross Dunia. Event MXGP ini logistiknya lebih besar dari WSBK,” kata gubernur.

Dilansir dari superadventure.co, dari seluruh ajang balap motor, motocross atau MXGP diklaim paling banyak menuntut kondisi fisik dan skill pembalap.

BACA JUGA: Hati-hati, Akibat Hujan Lebat Jalur Lintas Pusuk Longsor

Ditambah lagi kondisi lintasan yang penuh obstacle alias rintangan.

Tentu aja setelan mesin sempurna dan sesuai gaya setiap rider, handling yang mumpuni, serta suspense punya peran penting.

Namun, bagian paling vital berada pada teknik, kondisi fisik, serta kondisi psikologis dan kekuatan mental dari masing-masing pembalap itu sendiri.

BACA JUGA: MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

MAS

 




Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

Penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantab, sebab ini program bangsa dan negara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc gerak cepat, gas pool dengan menemui Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di Bogor, Jawa Barat, Jum’at (26/11/21).

Gubernur bertemu presiden dan menteri untuk bahas persiapan MotoGP

Menurut Gubernur NTB, penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantap, mengingat daya tarik dan eventnya akan jauh lebih besar.

“Banyak sekali yang harus dibenahi dan segera dikeroyok maksimal bersama-sama. Ini bukan program Lombok Tengah. Ini bukan Program NTB. Ini program bangsa dan negara kita,” jelas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB dilansir di sosial media resminya.

Baca juga: Sukses Selenggarakan IATC dan WSBK, Ini Persiapan Berikutnya

Bertempat di Istana Bogor, Presiden RI Joko Widodo juga mengundang Mensesneg, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata, serta Menpora dalam rangka membahas secara komprehensif persiapan perhelatan MotoGP di Mandalika tahun depan.

“Tidak hanya Pulau Lombok yang akan merasakan ‘multiplier effect’ dari setiap perhelatan internasional di Mandalika, namun Pulau Sumbawa dan bahkan juga Indonesia akan merasakan dampak positifnya secara bertahap dan proporsional,” lanjut Doktor Ekonomi Industri tersebut.

Bang Zul meyakini bahwa meskipun banyak yang harus dibenahi dan banyak hal yang bisa dijadikan pembelajaran atas event WSBK lalu, jika dilakukan bersama pasti akan selalu ada jalan.

“Kesuksesan WSBK di Mandalika kemarin bukan hanya kesuksesan Lombok Tengah atau NTB, tapi kesuksesan Indonesia! Kesuksesan Pak Jokowi Presiden kita!,” kata Bang Zul.

Gubernur melanjutkan, dengan disorotnya ajang World Superbike di Mandalika secara global menjadikan Indonesia semakin menarik di dunia internasional.

Terlebih lagi, di saat ini program-program pembangunan nasional dan daerah juga terus digaungkan. Namun, tidak ada yang semasif dan menarik perhatian nasional dan internasional seperti ajang WSBK.

BACA JUGA: Mobil Listrik Karya SMK 3 Mataram Tampil di IEMS 2021

“Dengan satu WSBK kemarin, Country Brand Indonesia jadi tak ternilai brand equity nya. Dahsyat sekali!” puji bang Zul.

“Jadi mari saling bantu dan saling dukung demi kebaikan kita bersama. Kebaikan kita semua,” tutupnya.

Nn

Diskominfotikntb

 




Hati-hati, Akibat Hujan Lebat Jalur Lintas Pusuk Longsor

Jalan di jalur lintas Pusuk mengalami longsor Sabtu pagi dan menutupi sebagian jalan, yang menyebabkan kemacetan dari arah Gunungsari menuju Pemenang maupun sebaliknya

PEMENANG,KLU.lombokjournal.com ~ Hujan lebat yang mengguyur sepanjang malam di wilayah Pemenang hingga Pusuk, menyebabkan jalur  Lintas Pusuk yang tengah dibenahi terus mengalami ancaman longsor.

Lokasi longsor itu terutama terjadi di area jalan yang dilebarkan dan harus memotong atau mengikis sebagian sisi perbukitan pinggir jalan.

Diperkirakan pada hari Sabtu (27/11/21) pagi jalur Lintas Pusuk yang dilebarkan kembali mengalami longsor dan mengganggu arus lau litas, karena longsoran bebatuan lunak itu menutupi ruas jalan.

Menurut pekerja yang mengawasi area itu, longsoran diperkirakan terjadi pada pukul 05.00 WITA, hari Sabtu.

Jalur lintas baik dari arah Gunungsari menuju Pemenang maupun sebaliknya, terjadi kemacetan panjang. Sebab meski sebagian jalan sudah tampak dilebarkan, sebenarnya yang bisa digunakan lintasan kendaraan areanya masih sempit.

BACA JUGA: Bupati Djohan Minta Maaf, Anggaran RTG Masih Diblokir

Kapolsek Pemenang, AKP Evy Nuke Maya Damayanti Febriani yang sempat turun ke lapangan, mengugkapkan pada malam hari, jalur Pusuk diguyur hujan lebat.

“Sehingga di beberapa titik sepanjang Jalur Pusuk terjadi longsoran tanah, namun hanya satu titik saja yang menutupi ruas jalan,” tutur Evy.

Awalnya di lokasi tanah longsor itu terdapat pohon besar yang tumbang menutupi jalur.

Namun masyarakat sekitar berinisiatif dengan chainsaw  yang dimiliki berinisiatif memotong pohon tumbang tersebut untuk membuka jalan.

Sekitar pukul 08.00 Wita didatangkan alat berat untuk membantu membersihkan sisa–sisa tanah longsor.

“Sekitar jam 09.00 WITA jalur sudah bisa dibuka untuk dilewati oleh kendaraan,” jelas Evy.

Namun Kapolsek Pemenang mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan yang akan melewati Jalur Pusuk agar lebih waspada, karena jalanan licin.

BACA JUGA: Bupati Djohan Tebar Benur Udang Vaname di Lempenge

Dan lagi, ancaman longsor tetap akan terjadi bila hujan lebat.

“Saat hujan lebat sebaiknya tidak memilih melintasi Jalur Pusuk. Lebih baik beralih ke Jalur Senggigi sebagai antisipasi,” kata Kapolsek.

@ng

 

 

 




Bupati Djohan Minta Maaf, Anggaran RTG Masih Diblokir

Upaya Pemda KLU menanyakan soal  kepastian Dana RTG ini sudah  dilakukan berulang kali, namun hingga saat ini masih ada kepastian

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Permohonan maaf terkait penyelesaian 14 ribu rumah tahan gempa (RTG) yang sampai saat ini masih diblokir, disampaikan Bupati Lombok Utara, H Dhohan Syamsu, SH secara terbuka, Kamis (25/10/21).

Bupati minta maaf soal penyeesaian RTG di Lombok Utara

Saat itu bupati menghadiri pelepasan benur udang Vaname di dusun Lempenge, Desa Rempek Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

“Sudah lima kali saya perintahkan Pak Wakil Bupati untuk berangkat ke Jakarta dalam upaya mendapatkan kepastian terkait anggaran RTG yang masih diblokir,” ucapnya.

Dananya ada, lanjut Djohan, tapi sampai hari ini masih di blokir.

Masalah 14 ribu RTG di KLU belum ada kepastian

“Pemblokiran ini terjadi sebelum Ia terpilih sebagai Bupati Lombok Utara,” tegasnya.

Bupati mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak BNPB melalui telpon. Tidak hanya itu, pada saat menyambut tamu dari pusat di Bandara Lombok Tengah, bupati juga sempat menyampaikan kepada seluruh BNPB.

Deadline waktu yang ditargetkan Pemerintah Pusat berkaitan dengan RTG ini sampai pada bulan Desember tahun 2021 ini.

BACA JUGA: Bupati Djohan Tebar Benur Udang Vaname di Lempenge

Padahal Lombok Utara dua kali mengalami musibah bencana, yaitu Gempa Bumi 7,0 SR pada tahun 2018, dan Bencana Covid-19 yang berdampak hingga kini.

Usaha menanyakan soal RTG ini sudah  dilakukan berulang ulang kali, namun hingga saat ini belum ada kepastian, jelas bupati.

Setiap kesempatan menghadiri undangan masyarakat maupun rapat dinas, Bupati Djohan Syamsu menyampaikan hal serupa.

BACA JUGA: Bupati Djohan Lepas PS Daygun Berlaga di Liga 3 NTB

Termasuk keuangan atau pendapatan daerah yang menurun akibad Covid 19, yang hingga saat ini menjadi masalah bangsa.

@ng

 




Kuartal IV Tahun 2021, Ekonomi NTB Capai 5,8 Persen

Ekonomi NTB bisa berdiri tegak dan survive selama pandemi, berkat kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda

MATARAM.lombokjournal.com ~ Capaian perumbuhan ekonomi NTB  di kuartal ke IV/2021 bisa 5,8 Persen, karena adanya sinergitas dan kolaborasi seluruh kabupaten/kota dan seluruh stakeholder terkait.

Wagub optimis petumbuhan ekonomi NTB
Wagub Hj Sitti Rohmi

Sikap opimis itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri pertemuan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di ruang serba guna BI NTB, Rabu (24/11/21).

“Insya Allah kuartal ke IV, kita optimis dapat mencapai 5,8 persen dan ini berkat sinergi, inovasi dan kolaborasi,” ujar Ummi Rohmi.

Ia mengngkapkan, selama pandemi Covid-19 selama 2 tahun dengan berbagai tekanan dan keterpurukan, namun adanya kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda, daerah NTB mampu survive.

BACA JUGA: Ummi Rohmi: 2050, NTB Siap Terapkan Zero Emission

“Semua telah berkolaborasi, kita sudah menunjukkan kepada Indonesia bahwa NTB bisa berdiri tegak dan survive selama pandemi,” tutur Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi mengapresiasi kinerja NTB agar bisa survive di tengah pandemi dengan melaunching produk lokal untuk rapid antigen yang diberi nama “Entram”.

“Kita bisa mengendalikan pandemi Covid-19 dengan produk kita sendiri, yakni “Entram” kita melakukan rapid antigen dengan Entram,” tuturnya.

Dihaapkan, produk Entram dapat diekspor ke berbagai daerah.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Ukir Sejarah, Catat Juara Baru WSBK

“Kita bukan yang mengimpor antigen tetapi justru kita yang mengekspor,” tuturnya.

Nn

Diskominfotik

 




Bupati Djohan Tebar Benur Udang Vaname di Lempenge

Pengembangan budidaya benur udang Vaname sesuai harapan Presiden yang  menjadikan Indonesia poros maritime dunia, masa depan Indonesia ada di laut

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, tebar udang vaname di Lempenge, Desa Rampek Kecamatan Gangga, Kamis (25/11/21).

Bupati lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH, memberikan apresiasi kepada Kadis DKP3 KLU, Tresnahadi,SP.

Udang Vaname berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat
Tresna Hadi, SP

Ia mengajak para investor untuk mengembangkan budidaya udang Vaname di daerah ini.

Tak hanya itu, Djohan juga diperkenankan pihak lain untuk kerja sama saling menguntungkan dengan masyarakat dalam mengembangkan budidaya benur udang Vaname, dalam upaya meningkatkan ekonomi masyafakat.

Bupati mengaku terkesan dengan pengembangan budidaya udang Vaname di pantai Lempenge. Ia berharap kepada nelayan, terutama kaum ibu harus pintar cari peluang dan tidak tergantung bantuan.

“Potensi ini luar biasa dan harus dikembangkan. Karena visi bapak Presiden ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Masa depan Indonesia ada di laut,” ujar Djohan Syamsu di depan puluhan undangan dan kelompok nelayan wanita Lempenge.

BACA JUGA: Bupati Djohan Sjamsu Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL

Harapan bergeraknya ekonomi masyarakat dengan Udang Vaname

Menurutnya, program budidaya benur udang Vaname diharapkan bisa menjadi penyangga perekonomian masyarakat KLU, karena memiliki potensi kelautan dan perikanan yang kuat

Gerakkan ekonomi masyarakat

Sebelumnya, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Tresna Hadi, SP, mengatakan budidaya udang Vaname diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya Lombok Utara.

Tresnahadi,SP mengatakan, kawasan pesisir di dusun Lempenge dan sekitarnya ini memiliki potensi pengembangan budidaya udang Vaname.

“Udang Vaname akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah kita Lombok Utara ini,” katanya.

Nilai ekonomi dari budidaya udang vaname cukup tinggi dan menjanjikan dimana harga jual udang vaname mencapai Rp 90 ribu per kilogram.

“Udang vaname ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri namun juga ekspor ke luar negeri terutama negara-negara di kawasan Eropa,” ujar Tresanahadi, Kamis (25/11/21).

“Namun, wilayah pesisir yang berada di kawasan sepanjang pantai ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya udang vaname,” kata Tresnahadi.

BACA JUGA: UPTD Tanjung Bersama PPL Lakukan Pendampingan Program P2L

Budidaya udang Vaname untuk kelompok perempuan pesisir telah dimulai pada tahun 2019. Dengan sistem kolam bundar, dan diberikan bantuan sarana prasarana sebanyak 200 kolam.

Kemudian dikelola oleh 400 perempuan yang terbagi terbagi dalam 10 kelompok.

Kelompok tersebut tersebar di 3 Kecamatan, salah satunya yaitu di Kecamatan Gangga di Dusun Kr.Krakas 20 kolam untuk 40 orang, Dusun Lembah Blora 40 kolam untuk 80, dan masing masing kelompok itu anggotanya 40.

Kecamatan Bayan ada empat Desa, yaitu Desa Mumbulsari 20 kolam untuk 40 orang, Desa akar 80 kolam untuk 160 orang, dan Desa Sukadana 40 kolam untuk 80 orang.

Pada tahun 2021, Pemerintah Daerah memberikan bantuan alat bahan dan pakan 4500 kg kepada tiga kelompok, yaitu yang pertama kelompok perempuan.

Ia berharap, budidaya udang vaname di daerah itu dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir dan menigkatkan pendapatan daerah.

“Alhamdulillah hari ini, Kamis tanggal 25 November 2021, kita akan melakukan tebar perdana benur udang Vaname secara bersama-sama semoga di Dusun Lempenge Desa Rempak Kecamatan Gangga,” jelasnya.

@ng

 




Ummi Rohmi: 2050, NTB Siap Terapkan Zero Emission

Untuk menuju penerapan Zero Emission (nol-bersih emisi) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan mendapatkan support dari berbagai pihak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tahun 2050, Provinsi NTB siap untuk penerapan Zero Emission. Stakeholder terkait diharapkan bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan transformasi energi menuju ke renewable energy atau energi terbarukan.

Tahun 2050 NTB siap terapkan zero emission

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mengatakan, menuju transformasi energy itu Pemerintah Provinsi NTB berharap mendapatkan support dari berbagai pihak.

Sebab NTB memiliki potensi renewable energy yang sangat besar.

BACA JUGA: Sekda: Pendapatan NTB Maksimal untuk Membangun Daerah

Semoga Provinsi NTB mendapatkan support dari berbagai pihak, seperti halnya PLN, AKLI dan sebagainya, yang InsyaAllah siap dengan transformasi ini, sehingga kita bisa menyambut masa depan dengan Renewable Energy,” tutur Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi mengatakannya saat membuka kegiatan Musyawarah Nasional Khusus (Munassus) dan Musyawarah Nasional XII (Munas) AKLI Tahun 2021 di Hotel Golden Palace, Rabu (24/11/21).

“Alhamdulillah, di NTB potensi renewable energy sangat besar, seperti halnya solar, mikrohidro, bioternal, angin, biomass, biogas dan semuanya lengkap di NTB. Tinggal bagaimana seluruh pihak dapat berkolaborasi dan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan renewable energy di NTB,” ujar Ummi Rohmi.

Kehadiran Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanika Indonesia (AKLI) dapat mendorong transformasi energi menuju energi terbarukan, yang diimplementasikan di NTB.

Diharapkan, proses transformasi dari energi yang berasal dari batubara dan sebagainya bisa cepat beralih ke renewable energy.

BACA JUGA: MTQ KORPRI Nasional V, NTB Raih Terbaik Satu

“Ini tidak mudah, karena butuh effort yang luar biasa dari kita semua. Namun saya yakin perencanaan dari PLN dan seluruh stakeholder terkait seperti halnya AKLI kita mampu mengimplementasikannya,” tuturnya.

Nn

diskominfotik