Bekali Santri Masa Kini Dengan Ilmu Masa Depan

Menko PMK Muhadjir Effendy saat bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Hakim, Lombok Barat, minta agar santri tak hanya diajarkan imu agama, tapi juga immu bekal masa depan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Pondok Pesantren tidak boleh eksklusif hanya mengajarkan materi agama kepada para santri.

Pondok Pesantren diminta mengikuti perkembangan zaman dan mengajarkan ilmu-ilmu terapan termasuk teknologi informasi.

Santri harus juga dibekali ilmu masa depan

Menko PMK minta santri bukan hanya dibekali ilmu agama

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Hakim, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (04/12/21).

BACA JUGA: ASDEKSI Adakan Workshop Nasional Peran Sekretariat DPRD

Dalam silaturahminya itu Menko PMK disambut pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hakim TGH. Muharrar Mahfudz, serta menyampaikan tausyiah di hadapan Santri dan Asatidz Pondok Pesantren Nurul Hakim.

“Bekalilah santri ini bukan hanya ilmu agama, tetapi bekal ilmu umum terutama ilmu masa depan dan teknologi informasi agar mereka betul-betul siap berkompetisi dengan lulusan lain untuk memajukan Indonesia,” ujarnya.

Menko Muhadjir menyampaikan, tantangan santri masa kini harus mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu agama dengan penguasaan ilmu umum dan teknologi informasi.

“Berarti jadi santri sekarang lebih berat daripada santri jaman dulu. Kemampuan santri harus lebih unggul, memadai, dan menguasai teknologi informasi,” ujarnya.

“Para santri harus bekerja ekstra. Untuk mereka yang sekolah tidak berbasis agama bisa fokus ke penguasaan ilmu umum. Sementara santri harus menguasai dua hal itu,” imbuhnya.

Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok Barat, kata Muhadjir, adalah contoh teladan pondok pesantren yang mampu bertransformasi menjadi inklusif dan menyeimbangkan materi ilmu akhirat dan ilmu dunia.

Penyeimbangan ilmu akhirat dan ilmu dunia, menurut Muhadjir, adalah wujud keyakinan terhadap Islam Rahmatan lil’alamin yang cinta damai dan ikut menjadikan Indonesia Maju.

BACA JUGA: Ramainya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

“Jika umat islam atau santri mampu melakukannya, maka kalian akan menjadi investasi dunia. Dan keberhasilan dunia akan menentukan keberhasilan di akhirat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Nurul Hakim dibangun pada tahun 1948 pimpinan Tuan Guru Muharrar Mahfudz. Selain melayani pendidikan agama, di pesantren yang berdiri diatas lahan 9.2 hektar itu juga melaksanakan pendidikan reguler mulai TK sampai Perguruan Tinggi. (*)

Nn




Dekranasda Award Memotivasi Perajin Agar Terus Berkarya

Dekranasda Award diberkan pada perajin daerah agar jangan berhenti berkarya, terus meningkatkan kreativitas karyanya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB menggelar Dekranasda Award 2021, untuk memberikan apresiasi kepada perajin daerah, atas hasil kreativitas dan inovasi dari karyanya.

“Dekranasda Award, sebagai apresiasi atas kreativitas perajin dalam berkarya dan mempromosikan potensi kerajinan (kriya) daerah,” kata Ketua Dekranasda NTB yang diwakili Hj. Lale Priyatni, M.Si.

acara penilaian Dekranasda Award karya-karya yang dinilai untuk Dekranasda Award

Hal itu disampaikannya pada acara pembukaan sekaligus penilaian Dekranasda Award 2021, Sabtu (04/12/21) di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

BACA JUGA: Selain Pariwisata, NTB Perlu Kembangkan Gastronomi

Wakil Ketua Umum Dekranasda NTB, Hj. Lale Priyatni, M. Si mengatakan, Dekranasda Award tahun 2021 diberikan agar memotivasi semangat para perajin, sehingga terus mengaupdate skillnya.

“Jangan berhenti berkarya, tingkatkan terus kemampuannya,” kata Ketua Persatuan Dharma Wanita NTB tersebut.

Menurutnya, di era sekarang, produk kerajinan bermunculan. Sehingga diharapkan juga acara ini dapat meningkatkan daya saing di pasar domestik atau pasar internasional.

Apalagi NTB sekarang menjadi pusat perhatian dunia, dengan berbagai event dan kegiatan Nasional hingga Internasional, ke depan akan banyak diselenggarakan di NTB.

“Termasuk MotoGP, akan menjadi magnet dikunjungi oleh ribuan orang, maka sebagai daerah pariwisata, kita harus siap,” terang istri Sekda NTB.

Dekranasda Award 2021 diikuti oleh 44 kriya atau pengrajin se NTB, mulai dari Bima, Sumbawa, Mataram dan Lombok. Menampilkan 51 karya perajin.

Juri pada penilian ini dari SMKN 5 Kota Mataram. Ada 3 juri yang spesifikasi kompetensinya menilai logam, kayu dan serat alam.

BACA JUGA: Banyaknya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

Kegiatan ini merupakan rangkian dari Lombok-Sumbawa Tenun Festival. Berlangsung sejak Oktober dan puncak acaranya  tanggal 11 Desember 2021.

Hasil kriya pemenang juga akan diikutkan pada pameran “Dekranas Award” dan pameran Internasional lainnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua harian Dekranasda, Kadis Koperasi dan UMKM, Sekdis Perdagangan, pengurus Dekranasda NTB dan para perajin kriya NTB.

Nn

 




Ramainya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

Banyak penyelenggaraan even internasional yang berlangsung di NTB, harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur untuk kenyamanan pengunjung

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Berbagai even yang terselenggara di Provinsi NTB dapat menjadi pendorong perekonomian daerah, namun penting menyiapkan infrastruktur yang baik kepada para pengunjung sehingga merasa nyaman.

Gubernur tekankan pentingnya kesiapan infrastruktur
Gubernur H Zulkieflimansyah

semua pihak dimminta sering berkomunikasi tentang infrastruktur

“Kita ingin banyak event hadir di daerah kita, tetapi jangan sampai daerah kita tidak menyiapkan infrastruktur, tempat wisata kita indah pantainya yang membuat orang nyaman ke tempat kita. Banyak , bagus gunungnya, tetapi kalau kita datang ke toiletnya sangat tidak layak untuk kita datangi,” tutur Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Kader PKK Jadi Fasilitator Administrasi Masyarakat 

Bang Zul menyampaikan itu saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan DIPA K/L dan Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Kantor Bupati Sumbawa, Jum’at (03/12/21).

Bang Zul menghimbau, kepada seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota, untuk sama – sama berdiskusi, sehingga dapat menemukan jalan keluar dan langkah yang bisa diambil.

“Semoga dengan seringnya kita bertemu dan berjumpa akan menambah pengalaman, berbagai cerita untuk lebih bagaimana NTB menjadi tempat yang layak untuk tamu-tamu kita di masa yang akan datang,” tuturnya.

Bicara MXGP, Bang Zul masih mengupayakan agar perhelatan motocross paling elit itu bisa dilaksanakan di pulau Sumbawa tepatnya di Tambora.

Namun jumlah penonton MXGP sekitar 300 ribu, dan logistiknya lebih besar dari WSBK, sehingga harus benar-benar dipersiapkan dengan matang.

BACA JUGA: Apel Siaga Darurat Bencana Digelar di Lombok Utara

“Kalau kita tidak mulai menaruh event di pulau Sumbawa maka makin lama pulau Sumbawa ini akan tertinggal sekali, dengan adanya MotoGP pak presiden menginstruksikan agar seluruh menteri membantu,” kata Gubernur Zul.

Nn

 




Kader PKK Jadi Fasilitator Admnistrasi Masyarakat

Pelatihan Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) merupakan tahapan kader PKK untuk memasuki tupoksi program, yang mendorong semua kader melayani administrasi masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Identitas diri merupakan syarat penting untuk mendapatkan layanan dasar dari pemerintah, Baik layanan dasar kesehatan, pendidikan, bantuan sosial serta kebutuhan lainnya.

Mendorong kader PKK jadi pelayan administrasi msyarakat
Bunda Niken

Tidak sedikit masyarakat yang kurang mampu jarang bahkan sulit mendapatkan berbagai bantuan sosial dari pemerintah. Karena sebabnya, masyarakat banyak yang tidak memiliki KTP, KK, Surat Nikah maupun identitas lainnya.

Soal identitas diri itu jadi sorotan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Rakornas Pengembangan  Lima DPSP, Mandalika Jadi Prioritas Pusat

“Hal ini (harus) jadi perhatian kita semua, terutama peran kader PKK untuk mendorong masyarakat agar memiliki identitas seperti KTP, KK dan lainnya,” harap Bunda Niken.

Hal itu diungkapkannya saat membuka pelatihan master trainer kader PKK NTB dan kabupaten sebagai fasilitator Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) di hotel Lombok Plaza Mataram, Jumat (03/12/21).

Menurut Bunda Niken, PKK NTB sudah memasuki tupoksi program yang mendorong semua kader PKK di kabupaten/kota se-NTB, untuk terlibat dalam kegiatan

Khususnya yang merasa kesulitan untuk mengurus dokumen kependudukan melayani administrasi masyarakat, yang difokuskan kepada masyarakat yang kurang mampu.

SebagIan besar orang tua di desa-desa banyak yang belum memiliki surat nikah. Karena banyak yang menikah secara agama tapi tak menghiraukan dokumen sah dari hukum negara yang berlaku.

Akibatnya, banyak anak-anak yang terancam masa depannya karena belum memiliki KK, Akta kelahiran serta identitas diri lainnya.

“Misalnya, ada kejadian kemarin. Salah seorang anak ingin daftar jadi Akmil tapi persahabatannya tidak lolos karena belum memiliki kartu keluarga. Untuk itu, kita tidak ingin anak tidak bisa melanjutkan cita-citanya karena kelalain orang tua,” tuturnya.

Diharapkan seluruh kader PKK selalu terdepan mengedukasi masyarakat tentang penting identitas diri secara hukum. Sebab, pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta bahwa identitas diri menjadi syarat utama.

Pelatihan master trainer kader PKK NTB dan kabupaten sebagai fasilitator Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) dihadiri oleh 30 peserta dari kader PKK di empat kabupaten se-pulau Lombok.

BACA JUGA: Buka Festival Budaya, Wabup Danny Ajak Pemuda Lestarikan Adat

Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 3-5 Desember 2021.

Pelatihanjuga akan dilaksanakan di kota Bima yang akan diikuti oleh kader PKK kabupaten se-pulau Sumbawa yang dijadwalkan pada 22 Desember mendatang.

Ikp

Kominfo

 




Buka Festival Budaya, Wabup Danny Ajak Pemuda Lestarikan Adat

Penyelenggaraan Festival Budaya Desa Gumantar, keterlibatan anak muda hampir di atas 80 persen. Ini membuktikan bahwa pemuda peduli dengan adat budayanya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Masyarakat Lombok Utara, khususnya para pemuda, diajak peduli untuk melestarikan adat dan budaya.

“Pada masyarakat saya, khususnya pemuda untuk peduli dan melestarikan adat budaya yang kita miliki supaya tetap eksis ditengah arus perkembangan teknologi yang semakin maju,” ujar Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng nya.

Wabup membuka Festival Budaya di Desa Gumantar Tarian anak-anak meramaikan Festival Budaya Desa Gumatar

Hal itu dikatakanya saat membuka secara resmi Festival Budaya Desa Gumantar,  bertempat di Gedung Serba Guna Desa Gumantar, Kamis (02/12/21).

BACA JUGA: Pemdes Sesait Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku UMKM

Dalam pembukaan festival budaya itu tampak hadir Kepala Deda Gumantar Japarti, Kabid Kebudayaan Dikbudpora KLU Sukiman, serta undangan lainnya.

Acara Festival Budaya itu didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Pengembangan dan Kebudayaan.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengaku bangga, karena dalam acara festival ini keterlibatan anak muda hampir diatas 80 persen. Ini membuktikan bahwa pemuda peduli dengan adat budaya yang dimiliki.

Melalui festival budaya yang dilaksanakan tidak hanya di Desa Gumantar melainkan beberapa Desa di KLU, diharapkan jadi kebangkitan adat dan budaya di Lombok Utara.

BACA JUGA: Gerakan 1000 Pohon, Upaya Selamatkan Sumberair di KLU

Festival Budaya Desa Gumantar menampilkan tarian, musik tradisional dan juga peresean yang rencananya akan mempertemukan pepadu terbaik dari Nusa Tenggara Barat, yang selanjutnya akan dihadapkan dengan pepadu terbaik Lombok Utara.

@ng

 




Pemdes Sesait Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku UMKM

Peningkatan kapasitas pelaku UMKM merupakan program unggulan Pemerintah Desa (Pemdes) Sesait, dan tahun 2022 pelaku UMKM jadi prioritas dalam pemulihan ekonomi pascapandemi

KAYANGAN,KLU.lombokjournal.com ~ Pemerintah Desa Sesait, Kecamatan Kayangan Lombok Utara menggelar acara pelatihan peningkatan kapasitas UMKM dalam bidang branding dan digital marketing, Kamis Kamis (02/12/21).

Agenda tersebut merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintah Desa Sesait sebagai upaya memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM di Desa Sesait.

Maruli Sartadi, Kasi Pelayanan Desa Sesait menjelaskan, pelatihan itu juga menjadi langkah Pemerintah Desa Sesait dalam mengupayakan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

BACA JUGA: PKK KLU dan YNLM Adakan Pelatihan Kebun Gizi

Selain pelatihan tersebut, Pemerintah desa Sesait juga akan menggelar beberapa agenda dalam rangka peningkatan kapasitas dibeberapa bidang.

Juga dicanangkan, tahun 2022 UMKM akan jadi prioritas Pemerintah Desa Sesait dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Sehingga dengan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan tersebut, besar harapan dari pemerintah desa Sesait untuk para pelaku UMKM agar memaksimalkan apa yang didapatkan dari pelatihan tersebut.

Peningkatan kapasitas branding dan digital marketig pelaku UMKM
ilustrasi Produk UMKM

“Kami sangat berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini, tapi harapannya para pelaku UMKM dapat memaksimalkan rencana tindak lanjut yang disepakati nanti.” ujar Maruli.

Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh para pelaku UMKM yang terjaring dalam satu wadah yaitu Himpunan UMKM Desa Sesait.

Himpunan UMKM desa Sesait yang dibentuk atas kerjasama Pemerintah Desa Sesait dengan Yayasan Sheep Indonesia, guna memudahkan koordinasi terhadap para pelaku UMKM di Desa Sesait.

Himpunan UMKM Desa Sesait pun menjaring, hingga saat ini 23 kelompok UMKM yang tercatat di himpunan UMKM Desa Sesait tersebut.

Wisnu Supangga, Ketua Himpunan UMKM Desa Sesait menjelaskan,  kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Pemerintah Desa Sesait kepada para pelaku UMKM yang ada di desa Sesait.

Sehingga diharaakan, dengan adanya pelatihan dari Pemerintah Desa, dapat menopang keberlangsungan dari setiap kelompok maupun perorangan dari UMKM yang ada di desa Sesait.

BACA JUGA: Gubernur NTB Puji Keberhasilan Program Kampung Sehat

Wisnu juga berharap, setiap produk dari UMKM yang ada di Desa Sesait bisa dipasarkan oleh BUMDES Sesait nantinya.

“Harapan kami selaku masyarakat yang menjadi pelaku UMKM, sekiranya BUMDES bisa mengutamakan produk UMKM sebagai produk unggulan di BUMDES Sesait,” harap Wisnu.

Han

 

 




Gubernur NTB Puji Keberhasilan Program Kampung Sehat

Program Kampung Sehat merupakan salahsatu sarana yang mampu menekan secara masif dampak penyebaran Covid-19, dan sukses pencapian penerapan vaksinasi

MATARAM.lombokjornal.com ~ Program kampung sehat jilid II yang digagas Polda NTB dipuji Gubernur H. Zlkieflimansyah sebagai salahsatu sarana yang mampu menekan secara masif dampak penyebaran Covid-19.

Diakui juga bahwa keberhasilam ini karea dukugnan dan kekompakan Forkopimda. Sehingga mampu menurunkan angka penyebaran Covid dan capian percepatan vaksinasi.

“Keberhasilan ini tentunya berkat kekompakan dan sinergi antara Pemprov. NTB, Polda NTB, Korem 162 WB, Kabupaten/Kota, tenaga kesehatan dan semua pihak,” kata gubernur.

BACA JUGA: Bupati Djohan Hadiri Penganugerahan Kampung Sehat Awards

Hal itu disampaikannya pada acara Kampung Sehat 2 Award tahun 2021, Selasa (30/11/2021) di Primepark Hotel Mataram.

Keberhasilan program Kampung Sehat merupakan juga mendorong bergeraknya ekonomi masyarakat dan sukses pencapian penerapan vaksinasi di destinasi wisata super prioritas nasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tempat Sirkuit Mandalika.

NTB masuk sebagai salahsatu provinsi dengan penanganan Covid-19 dan penerapan Vaksinasi terbaik se Indonesia. Hal ini menjadi modal untuk persiapan gelaran balap bergengsi dunia berikutnya.

Menghadiri acara Kampung Sehat Awards
Gubernur H. Zulkiefimansyah

“Event MotoGP ini diperkirakan 10 kali lebih ramai dari WSBK dan akan mendatangkan 200.000 pengunjung di NTB,” ujar Bang Zul.

Pemerintah Provinsi NTB bersama semua pihak,  harus mempersiapkan secara maksimal gelaran MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret di Mandalika International Street Circuit.

Ditambahkan Bang Zul,  gelaran Wolrd Superbike (WSBK) 2021 sukses menarik  perhatian dunia. Sehingga Presiden RI Joko Widodo mengapresianya saat rapat terbatas (Ratas) evaluasi gelaran WSBK.

“Secara khusus Presiden memuji dan menyampaikan apresiasi atas suksesnya NTB menjadi tuan rumah,” kata gubenur.

Merawat kebersamaan

Sementara, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, mengatakan, upaya yang dilakukan Polda NTB dibawah koordinasi Gubernur NTB, merupakan upaya menggerakan desa hingga kabupaten, dalam meningkatkan daya tahan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Kekompakan Forkompinda kunci keberhasilan prgram Kampung Sehat

Covid masih menghantui, maka mulai dari diri pribadi, dusun, desa, kecamatan dan kabupaten hingga provinsi, harus terus bersinergi dan merawat kebersamaan berkolaborasi untuk menghadapi pandemi.

“Dukungan semua untuk membangun kesadaran masyarakat hingga lebih baik,”

NTB sudah mendunia, maka terus lebih baik lagi, dibangun peradabannya agar masyarakat juga go Internasional. Ini butuh proses dan sinergi steak holder.

BACA JUGA: Evaluasi Dana Desa, Wagub Imbau Fokus Program Bersama

Bupati/Walikota dimita menunjukkan keseriusannya menerapkan disiplin dalam nurut tatanan baru dengan penerapan 5 M.

“Terimakasih Gubernur, Kapolda, Danrem, Bupati/Walikota, Camat, Kades dan khusus pahlawan sejati Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan,”puji alumni Akpol ini.

Kapolda NTB Irjen. Pol. M. Iqbal, menyampaikan, program kampung sehat 2 dilanjutkan akibat pandemi yang sempat melonjak. Kampung Sehat parameternya selain prokes adalah penerapan vaksin.

“Kita belajar dari sukses Program Kampung Sehat jilid pertama,” kata Kapolda NTB

Diakuinya, saat ini harus berpikir out of the box dan inovatif. Maka Program kampung sehat lahir dari pemikiran yang inovatif.

Kampung tangguh atau kampung sehat adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Civid-19, ketahanan ekonomi dan percepatan vaksin.

Pada Kampung Sehat 2 Award tahun 2021, posisi ke tiga diraih oleh Desa Jorok kecamatan Unteruwes Sumbawa, posisi kedua Desa Pasanggarahan Montong Gading Lombok Timur, dan juara pertama diraih desa Gilibante Pringgarate Lombok Tenggah.

Hadir pada acara tersebut, Forkopimda NTB,  Jajaran Polda NTB, Jajaran Korem 162, Bupati/Walikota, Kapolres, Dandim, tokoH agama, masyarakat, OKP dan insan pers.

Edt. Nn

 




MotoGP dan MXGP Sudah Pasti di NTB, Giliran F-1 Diperjuangkan

Peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB, kini gelaran F-1 diperjuangkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berbagai gelaran internasional sedang diperjuangkan untuk bisa diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satunya adalah ajang balap Formula – 1 (F1).

Sebelumnya peyelenggaraan MotoGP dan MXGP, balap motor cross paling elit di dunia, sudah dikonfirmasi akan diselengarakan di NTB.

setelah memastikan penyelenggaraan MotoGP di NTB, kini giliran perjuangkan F-1 agar di NTB

“Rencananya kami akan ke Abu Dhabi untuk menindaklanjuti pembicaraan kemungkinan Mandalika akan menjadi host untuk F1, ini akan sangat menarik, selain itu kita juga akan menjadi tuan rumah untuk MXGP,” tutur Bang Zul.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB menyampaikan itu saat menerima audiensi IDN Times Indonesia di Pendopo Gubernur NTB, Senin (29/11/21).

BACA JUGA: MXGP, Motocross Paling Elit di Dunia, Tahun 2022 di NTB

Adanya gelaran – gelaran internasional yang akan berlangsung di Provinsi NTB diharapkan terus menumbuhkan prekonomian masyarakat.

“Jangan sampai yang berjualan orang Malaysia atau singapura, tetapi harus para UMKM kita bisa siap juga, masyarakat lokal juga ekonominya semakin menggeliat,” harapnya.

Orang nomor satu di NTB tersebut juga menyampaikan,  Pemerintah tengah serius mempersiapkan gelaran MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Perkiraannya, event MotoGP akan menjadi gelaran yang skalanya sepuluh kali lebih besar dibandingkan WSBK 2021 yang sukses digelar kemarin.

“Perkiraannya MotoGP akan sepuluh kali lebih besarnya dan sekitar 200 Ribu orang akan datang menyaksikan MotoGP. Semoga dengan waktu tiga bulan ini kita bisa maksimal mempersiapkan ” jelas Bang Zul.

Ia sempat mengatakan, saat rapat terbatas dengan Presiden dan Menteri – menteri di Bogor beberapa waktu lalu, gelaran Superbike telah mampu menyedot perhatian dunia.

Karenanya, bukan saja sirkuit yang akan terus dipermak, namun fasilitas penunjang juga akan diperhatikan oleh Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Tuan Rumah MXGP

Para pengunjung gelran IATC dan WSBK sudah eyaksikan, Sirkuit Mandalika sangat indah.

“Kalau disempurnakan, bukan mustahil ini akan menjadi ikon yang mengantarkan kita untuk dikenal dunia secara lebih luas apalagi kalau pelaksanaan motoGP sukses,” ungkap Bang Zul.

Nn

 




Infrastruktur Jalan di NTB, Desember Tahun Ini Selesai 

Infrastruktur jalan di NTB makin mantap, 13 paket proyek konstruksi jalan dan jembatan ditargetkan tuntas pada Mei 2022, baik jalan dan jembatan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dari 1400 kilometer jalan provinsi di Nusa Tenggara Barat (TB) sudah mencapai kemantapan 84 persen jalan yang sudah bangun dan diperbaiki.

“Tidak ada lagi jalan yang tidak tersambung di seluruh kabupaten kota se-NTB,” kata Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, Ir. H. Ridwan Syah yang akrab disapa Dae Iwan.

Kadis PUPR bicara soal infrastruktur jala
H. Ridwan Syah

Wagub NTB memuji infrastruktur jalan NTB yang mantap
Wagub Hj Sitti Rohmi

Dae  Iwan menyampaikannya pada Talk Show Hari Bhakti PU ke 76 tahun 2021  dengan tema “Infrastruktur Mantap, NTB Gemilang.” di halaman kantor Dinas PUPR NTB, Senin (29/11/21).

BACA JUGA: Bukan Hanya MotoGP, Tahun 2022 NTB Juga Jadi Tuan Rumah MXGP

Menurutnya, tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan.

Dan tanpa pembangunan tidak ada lagi penyerapan tenaga kerja, dan tanpa penyerapan tenaga kerja tidak akan mampu mempercepat penurunan kemiskinan yang masih menjadi PR pemerintah Provinsi NTB.

Mantan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB ini menjelaskan, infrastruktur jalan akan dibangun secara merata baik yang ada di pulau Lombok dan Sumbawa.

Misalnya, wilayah Tambora tidak ada lagi jembatan putus tahun ini dan semua jalannya dalam kategori hotmix. Begitupun jalan lintas Karumbu-Sape, Rembige-Kayangan (sedang dikerjakan) dan begitu jalan provinsi lainnya di seluruh kabupaten kota.

Mewujudkan infrastruktur jalan mantap tersebut, semua sudah masuk dalam 13 paket proyek infrastruktur jalan dan jembatan provinsi.

13 paket proyek konstruksi jalan dan jembatan tersebut dibiayai lewat dana pinjaman program pemulihan ekonomi nasional (PEN) Daerah sebesar Rp250 miliar.

“Insya Allah ditargetkan tuntas pada Mei 2022, baik jalan dan jembatan. Untuk jalan, Desember tahun ini sudah selesai,” ucapnya.

Dae Iwan menjelaskan, pembangunan  infrastruktur jalan di Provinsi NTB menjadi  visi misi pertama dalam membangun NTB gemilang yang tertuang kedalam RPJMD yaitu, NTB tangguh dan mantap yang di dalamnya fokus percepatan pembangunan infrastruktur jalan.

“Semangat inilah yang harus terus kita hidupkan, agar masyarakat bisa menikmati jalan yang aman dan menghidupkan perkonomian,” tegasnya.

BACA JUGA:

Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian

Selain itu, lanjutnya, pembangunan jalan nasional yang dibangun di NTB, hampir semua sudah mantap.

Kemantapan itu menjadikan NTB sebagai provinsi yang memiliki jalan infrastruktur yang terbaik selama tiga tahun berturut-turut secara nasional.

Selain memantapkan infrastruktur jalan, Dae Iwan menegaskan, Provinsi NTB telah menjadi identitas bangsa setelah hadirnya Sirkuit Mandalika dan event MotoGP.

Tentu hal itu, menjadikan NTB sebagai kiblat pembangunan pemerintah pusat serta seluruh kementerian dan lembaga untuk mempercepat infrastruktur jalan, fasilitas serta saranan dan prasarana di NTB menjelang event balapan dunia tersebut.

“Tanpa dukungan infrastruktur jalan, permukiman, perumahan dan sumber daya air. Perhelatan MotoGP tidak akan berjalan dengan baik. Ini menjadi PR kita bagaimana segala persiapan harus betul-betul disiapkan sebaik mungkin agar NTB siap menjadi tuan rumah MotoGP Maret 2022 mendatang,” lanjutnya.

NTB makin maju

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengenakan, infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang perekonomian dan pembangunan di Provinsi NTB.

Mengingat NTB sebagai tempat yang akan dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara secara berkala hingga setiap tahun.

“Tercapainya NTB gemilang, infrastruktur harus mantap dan NTB semakin maju,” ungkap Ummi Rohmi usai membuka Talk Show dalam rangka Hari Bhakti PU ke 76  dengan tema “Infrastruktur Mantap, NTB Gemilang.”

Untuk itu, Ummi Rohmi berharapkolaborasi, sinergi dan kerja sama semua pihak agar semua pembangunan infrastruktur dapat diwujudkan di NTB dan berjalan sesuai harapan.

“Semangat buat dinas PUPR, semoga infrastruktur di NTB semakin mantap menuju NTB yang gemilang,” harapnya Wagub NTB.

Ikp

@kominfo

 




Program Beasiswa NTB, Investasi Dunia Pendidikan

Memang ada beasiswa NTB untuk luar negeri, tapi beasiswa dalam negeri tentu tidak dilupakan, bahkan jumlahnya lebih banyak

MATARAM.lombokjornal.com ~ Program beasiswa NTB merupakan sebuah investasi dalam dunia pendidikan yang tidak lekang oleh zaman.

Gubernur bicara tentang beasiswa NTB

“Investasi kita di dunia pendidikan ini tidak akan lekang oleh zaman,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, M. Sc saat menghadiri acara Workshop Beasiswa NTB Tahun 2021 yang bertempat di Hotel Aruna Senggigi, Minggu (28/11/21).

BACA JUGA; Gubernur Hadiri HU PGRI dan Hari Guru Nasionnal di Sumbawa

Kegiatan workshop yang berlangsung mulai tanggal 28 November hingga 30 November 2021 tersebut, mengangkat tema Beasiswa NTB On The Move, dengan tujuan untuk membentuk generasi kreatif dan inovatif demi terwujudnya NTB Gemilang.

Rangkaian kegiatannya, yaitu sharing tentang Leadership Talks, Capacity Building Talks, Inspiring Talks, Scholarship Exhibition dan akan ditutup dengan acara Nonton Bareng Film 1000 Cendikia.

Program Beasiswa NTB sendiri tidak hanya diberikan kepada mereka yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, tapi pemerintah Provinsi NTB juga memberikan kesempatan yang sama bagi putra-putri terbaik NTB untuk melanjutkan pendidikannya di dalam negeri.

Bang Zul mengungkapkan, sejauh ini total awardee untuk penerima Beasiswa NTB dalam negeri telah mencapai 2000 orang.

“Jadi betul, kita ada beasiswa NTB untuk luar negeri, tapi beasiswa dalam negeri tentu tidak kami lupakan. Bahkan jumlahnya lebih banyak, sudah 2000an,” ungkapnya.

Dalam workshop yang juga dihadiri LPP dan Awardee Beasiswa NTB Dalam Negeri tersebut, Bang Zul berhap, dengan adanya program beasiswa NTB, seluruh awardee nantinya dapat menyikapi hidup mereka dengan cara-cara yang lebih baru.

“Dengan pendidikan yang lebih baik, akan ada cara baru bagi anak-anak kita dalam mensikapi hidup ini. Sehingga mereka akan mampu mengalir sampai jauh,” tuturnya.

BACA JUGA: Ini Kalau Wabup Danny Diskusi dengan Para Pewarta

Turut hadir dalam acara tersebut, yaitu Kepala Biro Kesra Provinsi NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta Ketua STKIP Yapis Dompu.

Nn

Diskominfotikntb