Gerak Cepat Gubernur Zul Tindaklanjuti Banjir di Dompu

Saat meninjau lokasi banjir di Dompu, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati karena curah hujan yang masih tinggi

DOMPU.lombokjournal.com ~ Lokasi terdampak banjir di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu dikunjungi Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah

Kunjungan itu dilakukan Bang Zul bertujuan agar dapat menindaklanjuti dan menyelesaikan masalah yang ada di lokasi.

Bersama Bupati Dompu kunjungi loasi banjir

Bersama masyarakat yang terdampak banjir

“Langsung ke lapangan bukan hanya kita akan melihat secara langsung, tapi bisa sekaligus memutuskan dan menyelesaikan masalah saat itu juga,” pungkas Bang Zul.

Hal itu dikatakannya saat meninjau masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Kilo, Kab. Dompu, Rabu (08/12/21).

BACA JUGA: Korban Jiwa Bencana Banjir di Batu Layar Terima Santunan

Bang Zul menghimbau masyarakat lebih hati-hati dengan curah hujan yang masih tinggi.

“Banjir merata menyapa banyak daerah di seluruh Indonesia. Kita di NTB hrs terus waspada karena hari-hari ke depan curah hujan masih tetap tinggi,” ungkapnya.

Kujungan Gubernur Zul itu didampingi Bupati Dompu, Kader Jaelani meninjau ke beberapa titik daerah yang terdampak banjir.

Bang Zul memberikan bantuan dan membuka jalan yang menghalangi air mengalir yang terlah berlangsung selama bertahun-tahun lamanya.

Selain itu, Bang Zul juga memberikan salah satu solusi alternatif untuk penghijauan hutan-hutan yang telah gundul di  Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, dengan menanami sayur kelor.

“Bibit kelor cepat menghasilkan dan harga jualnya pun sangat bagus, Pembelinya juga sudah ada, dan kelor yang di tanam tetap memungkinkan utnuk jagung juga bersamaan di tanam,” tutur Bang Zul.

BACA JUGA: Peningkatan Curah Hujan, Ada Faktor Lain Selain La Nina

Pada kesempatan yang sama, Bang Zul mengatakan bahwa Pemerintah melakukan penanaman kembali dan reboisasi. Banyak bibit buah yang telah ditanam, namun hasilnya tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama.

“Masyarakat tak bisa lagi di ajar berlama-lama dengan bermacam teori, tapi tak menyediakan solusi alternatif yang segera,” katanya.

Solusi yang instan mereka bisa rasakan dan nikmati, tegas guberur.

Mas

 




Wagub Tinjau Lokasi Bencana Banjir dan Longsor di Lobar

Dengan kesiapan menerapkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), berarti masyarakat di tiap desa menyadari potensi bencana yang ada di sekitarnya.

LOBAR.lombokjournal.com ~ Semua desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) harus siap menerapkan program unggulan NTB Gemilang, yaitu Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

 Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah usai mengunjungi lokasi terdampak banjir dan longsor di tiga desa, Selasa (07/12/21).

Wagub enyampaikan bantuan masyarakat yang terdampak bencana Wagub saat meninjau bencana banjir dan tanah longsor di Lobar

Lokasi yang ditijau yaitu di Desa Batu layar Utara Kec. Batulayar, Desa Kekait Daye dan BTN Bayangkara Desa Ranjok, Gunung sari, Kabupaten Lombok barat.

Akibat hujan deras sejak Senin (06/12) dini hari hingga pagi,  menyebabkan banyaknya korban dan rusaknya berbagai infrastruktur.

BACA JUGA: Hujan Deras Hingga Pagi, Waspada Luapan Air dan Longsor

Wagub mengatakan, maksud dari Desa Tangguh Bencana, yaitu menyadari potensi bencana yang ada di sekitarnya.

“Sehingga siap-siap dan paham apa yang harus dilakukan. Dan itu harus skala desa dan ini yang sedang kita perjuangkan sekarang,” tutur Ummi Rohmi.

DESTANA adalah desa yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi, dan menghadapi ancaman bencana serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan.

Perlunya kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, tidak boleh ilegal logging, dan soal sampah harus dikelola dengan baik.

“Contoh misalnya kita punya rumah di pesisir hutan, karakteristik bencana seperti banjir, longsor dan sebagainya, sehingga kita harus memastikan kondisi hutannya tidak boleh gundul, posisi rumah juga harus diperhatikan,” jelas Ummi Rohmi.

Ummi Rohmi juga meninjau langsung kondisi warga yang telah dievakuasi di pengungsian.

“Anak-anak kita alhamdulillah terlihat bahagia, karena mereka masih anak-anak belum tau apa-apa ya.. yang terpenting mereka tidak terpengaruh mentalnya dan tetap semangat,” tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat merilis data sementara, Selasa (07/12) korban terdampak banjir di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 5.399 KK dan di Kota Bima sebanyak 5.457 KK.

BACA JUGA: Peningkatan Curah Hujan, Ada Faktor Lain Selain La Nina

Pemprov NTB juga telah mendistribusikan bantuan di 3 Kabupaten/Kota terdampak bencana banjir dan longsor.

Bantuan berupa bantuan makanan siap saji, matras tempat tidur, terpal atau tenda, selimut, paket sandang dan kebutuhan lainnya di lokasi yang terdampak.

Nn

 




Hujan Deras Hingga Pagi, Waspada Luapan Air dan Longsor

Hujan deras sejak malam hingga pagi, menyebabkan terjadi luapan air di jalan simpang empat Gunung Sari dan beberapa titik lainnya ke arah Senggigi, dan dari Senggigi menuju Lombok Utara. Di Pusuk ada gejala akan longsor

MATARAM.lombokjournal ~ Tingginya intensitas curah hujan sejak kemarin hingga pagi, Senin (06/12/21), beberapa tempat mengalami luapan air, baik genangan maupun yang berasal dari luapan air sungai.

hujan eras yang turun mulai malam hingga pagi membuat komplek perumahan terendam air

Di Perumahan Bhayangkara Residence di Ranjok, Guunung Sari, Lombok Barat, tempat tinggal warga yang letaknya bagian bawah, yang tahun lalu terendam luapan sungai, sejak pagi tadi mengalami banjir serupa.

Kawasan sekitar Batu Layar terendam air, sehingga beberapa karyawan yang hendak berangkat kerja ke Tanjung (KLU)  yang menghindari jalur Pusuk yang kerap terjadi longsor, menempuh jalur Senggigi tapi terjadi kemacetan pajang.

BACA JUGA: Tim Reaksi Cepat BPBD NTB Bantu Evakuasi Banjir

Untuk diketahui, di beberapa titik luapan terjadi di jalan simpang empat Gunung Sari ke arah Senggigi dan dari Senggigi menuju Lombok Utara. Sementara di Pusuk gejala akan ada longsor akibat tingginya curah hujan

BACA JUGA: Dialog Persiapan Santong Jadi Desa Wisata, Ini Kendalanya

Dari kabar yang beredar melalui wahatsupp (WA), mulai Batu Layar Tanak Embet, dan Kekeri air sudah masuk rumah warga, di wilayah Gunung Sari intensitas hujan cukup besar.

Masyarakat diminta waspada di pantai Kuranji sebab sejak tadi malam sudah masuk rumah warga bersamaan naiknya rob dari laut,

Selanjutnya wilayah Lembar sampai Sekotong agar siaga karena banjir dan longsor yang terjadi di Buwun Mas.

Untuk Lombok Utara ( KLU), yang harus diwaspadai adalah kawasan Pusuk. Pihak BPBD NTB sendiri sudah memerintahkan pemantauan sekitar aliran Sungai Pusuk, karena sedang banjir disertai lumpur bekas pengerukan jalan pusuk. Perlu diwaspadai kalau air mulai masuk ke pemukiman warga.

Sedang di wilayah Pemenang sudah mulai banjir sekitar Dusun Telagawareng, Pemenang Barat.

Untuk Kota Mataram, bila siang hari terus hujan deras, maka wilayah Turida, Sweta, Babakan, Abian Tubuh, Pagutan sampai Sekarbela harus siaga. Selanjutnya sepanjang pantai Pondok Perasi, Bintaro dan Tanjung Karang sampai Mapak perlu mewaspadai air hujan disertai rob yang naik dari laut.

Lombok Tengah waspadai wilayah selatan dan kemungkinan longsor di bagian utara Batu Kliang.

Lombok Timur, mulai wilayah Gunung Malang, labuhan Lombok Pringgabaya sejak kemarin banjir, dan wilayah Sambelia gar mewaspadai air hujan yang turun deras dari atas perbukitan.

Kabar dari pulau Sumbawa, walaupun sampai pagi laporan masih landai, karena sejak Minggu sore sempat terjadi banjir di wilayah Desa Lito, Moyo Hulu, serta kondisi KSB, Dompu, kota Bima dan Kab. Bima tetap waspada, karena kondisi sedang hujan.

Nn/@ng

 




Bekali Santri Masa Kini Dengan Ilmu Masa Depan

Menko PMK Muhadjir Effendy saat bersilaturahmi ke Ponpes Nurul Hakim, Lombok Barat, minta agar santri tak hanya diajarkan imu agama, tapi juga immu bekal masa depan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Pondok Pesantren tidak boleh eksklusif hanya mengajarkan materi agama kepada para santri.

Pondok Pesantren diminta mengikuti perkembangan zaman dan mengajarkan ilmu-ilmu terapan termasuk teknologi informasi.

Santri harus juga dibekali ilmu masa depan

Menko PMK minta santri bukan hanya dibekali ilmu agama

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Hakim, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (04/12/21).

BACA JUGA: ASDEKSI Adakan Workshop Nasional Peran Sekretariat DPRD

Dalam silaturahminya itu Menko PMK disambut pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hakim TGH. Muharrar Mahfudz, serta menyampaikan tausyiah di hadapan Santri dan Asatidz Pondok Pesantren Nurul Hakim.

“Bekalilah santri ini bukan hanya ilmu agama, tetapi bekal ilmu umum terutama ilmu masa depan dan teknologi informasi agar mereka betul-betul siap berkompetisi dengan lulusan lain untuk memajukan Indonesia,” ujarnya.

Menko Muhadjir menyampaikan, tantangan santri masa kini harus mampu menyeimbangkan penguasaan ilmu agama dengan penguasaan ilmu umum dan teknologi informasi.

“Berarti jadi santri sekarang lebih berat daripada santri jaman dulu. Kemampuan santri harus lebih unggul, memadai, dan menguasai teknologi informasi,” ujarnya.

“Para santri harus bekerja ekstra. Untuk mereka yang sekolah tidak berbasis agama bisa fokus ke penguasaan ilmu umum. Sementara santri harus menguasai dua hal itu,” imbuhnya.

Pondok Pesantren Nurul Hakim Lombok Barat, kata Muhadjir, adalah contoh teladan pondok pesantren yang mampu bertransformasi menjadi inklusif dan menyeimbangkan materi ilmu akhirat dan ilmu dunia.

Penyeimbangan ilmu akhirat dan ilmu dunia, menurut Muhadjir, adalah wujud keyakinan terhadap Islam Rahmatan lil’alamin yang cinta damai dan ikut menjadikan Indonesia Maju.

BACA JUGA: Ramainya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

“Jika umat islam atau santri mampu melakukannya, maka kalian akan menjadi investasi dunia. Dan keberhasilan dunia akan menentukan keberhasilan di akhirat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pondok Pesantren Nurul Hakim dibangun pada tahun 1948 pimpinan Tuan Guru Muharrar Mahfudz. Selain melayani pendidikan agama, di pesantren yang berdiri diatas lahan 9.2 hektar itu juga melaksanakan pendidikan reguler mulai TK sampai Perguruan Tinggi. (*)

Nn




Dekranasda Award Memotivasi Perajin Agar Terus Berkarya

Dekranasda Award diberkan pada perajin daerah agar jangan berhenti berkarya, terus meningkatkan kreativitas karyanya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB menggelar Dekranasda Award 2021, untuk memberikan apresiasi kepada perajin daerah, atas hasil kreativitas dan inovasi dari karyanya.

“Dekranasda Award, sebagai apresiasi atas kreativitas perajin dalam berkarya dan mempromosikan potensi kerajinan (kriya) daerah,” kata Ketua Dekranasda NTB yang diwakili Hj. Lale Priyatni, M.Si.

acara penilaian Dekranasda Award karya-karya yang dinilai untuk Dekranasda Award

Hal itu disampaikannya pada acara pembukaan sekaligus penilaian Dekranasda Award 2021, Sabtu (04/12/21) di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

BACA JUGA: Selain Pariwisata, NTB Perlu Kembangkan Gastronomi

Wakil Ketua Umum Dekranasda NTB, Hj. Lale Priyatni, M. Si mengatakan, Dekranasda Award tahun 2021 diberikan agar memotivasi semangat para perajin, sehingga terus mengaupdate skillnya.

“Jangan berhenti berkarya, tingkatkan terus kemampuannya,” kata Ketua Persatuan Dharma Wanita NTB tersebut.

Menurutnya, di era sekarang, produk kerajinan bermunculan. Sehingga diharapkan juga acara ini dapat meningkatkan daya saing di pasar domestik atau pasar internasional.

Apalagi NTB sekarang menjadi pusat perhatian dunia, dengan berbagai event dan kegiatan Nasional hingga Internasional, ke depan akan banyak diselenggarakan di NTB.

“Termasuk MotoGP, akan menjadi magnet dikunjungi oleh ribuan orang, maka sebagai daerah pariwisata, kita harus siap,” terang istri Sekda NTB.

Dekranasda Award 2021 diikuti oleh 44 kriya atau pengrajin se NTB, mulai dari Bima, Sumbawa, Mataram dan Lombok. Menampilkan 51 karya perajin.

Juri pada penilian ini dari SMKN 5 Kota Mataram. Ada 3 juri yang spesifikasi kompetensinya menilai logam, kayu dan serat alam.

BACA JUGA: Banyaknya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

Kegiatan ini merupakan rangkian dari Lombok-Sumbawa Tenun Festival. Berlangsung sejak Oktober dan puncak acaranya  tanggal 11 Desember 2021.

Hasil kriya pemenang juga akan diikutkan pada pameran “Dekranas Award” dan pameran Internasional lainnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua harian Dekranasda, Kadis Koperasi dan UMKM, Sekdis Perdagangan, pengurus Dekranasda NTB dan para perajin kriya NTB.

Nn

 




Ramainya Even Internasional, NTB Harus Siapkan Infrastruktur

Banyak penyelenggaraan even internasional yang berlangsung di NTB, harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur untuk kenyamanan pengunjung

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Berbagai even yang terselenggara di Provinsi NTB dapat menjadi pendorong perekonomian daerah, namun penting menyiapkan infrastruktur yang baik kepada para pengunjung sehingga merasa nyaman.

Gubernur tekankan pentingnya kesiapan infrastruktur
Gubernur H Zulkieflimansyah

semua pihak dimminta sering berkomunikasi tentang infrastruktur

“Kita ingin banyak event hadir di daerah kita, tetapi jangan sampai daerah kita tidak menyiapkan infrastruktur, tempat wisata kita indah pantainya yang membuat orang nyaman ke tempat kita. Banyak , bagus gunungnya, tetapi kalau kita datang ke toiletnya sangat tidak layak untuk kita datangi,” tutur Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Kader PKK Jadi Fasilitator Administrasi Masyarakat 

Bang Zul menyampaikan itu saat memberikan sambutan dalam acara Penyerahan DIPA K/L dan Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Kantor Bupati Sumbawa, Jum’at (03/12/21).

Bang Zul menghimbau, kepada seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota, untuk sama – sama berdiskusi, sehingga dapat menemukan jalan keluar dan langkah yang bisa diambil.

“Semoga dengan seringnya kita bertemu dan berjumpa akan menambah pengalaman, berbagai cerita untuk lebih bagaimana NTB menjadi tempat yang layak untuk tamu-tamu kita di masa yang akan datang,” tuturnya.

Bicara MXGP, Bang Zul masih mengupayakan agar perhelatan motocross paling elit itu bisa dilaksanakan di pulau Sumbawa tepatnya di Tambora.

Namun jumlah penonton MXGP sekitar 300 ribu, dan logistiknya lebih besar dari WSBK, sehingga harus benar-benar dipersiapkan dengan matang.

BACA JUGA: Apel Siaga Darurat Bencana Digelar di Lombok Utara

“Kalau kita tidak mulai menaruh event di pulau Sumbawa maka makin lama pulau Sumbawa ini akan tertinggal sekali, dengan adanya MotoGP pak presiden menginstruksikan agar seluruh menteri membantu,” kata Gubernur Zul.

Nn

 




Kader PKK Jadi Fasilitator Admnistrasi Masyarakat

Pelatihan Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) merupakan tahapan kader PKK untuk memasuki tupoksi program, yang mendorong semua kader melayani administrasi masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Identitas diri merupakan syarat penting untuk mendapatkan layanan dasar dari pemerintah, Baik layanan dasar kesehatan, pendidikan, bantuan sosial serta kebutuhan lainnya.

Mendorong kader PKK jadi pelayan administrasi msyarakat
Bunda Niken

Tidak sedikit masyarakat yang kurang mampu jarang bahkan sulit mendapatkan berbagai bantuan sosial dari pemerintah. Karena sebabnya, masyarakat banyak yang tidak memiliki KTP, KK, Surat Nikah maupun identitas lainnya.

Soal identitas diri itu jadi sorotan Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Rakornas Pengembangan  Lima DPSP, Mandalika Jadi Prioritas Pusat

“Hal ini (harus) jadi perhatian kita semua, terutama peran kader PKK untuk mendorong masyarakat agar memiliki identitas seperti KTP, KK dan lainnya,” harap Bunda Niken.

Hal itu diungkapkannya saat membuka pelatihan master trainer kader PKK NTB dan kabupaten sebagai fasilitator Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) di hotel Lombok Plaza Mataram, Jumat (03/12/21).

Menurut Bunda Niken, PKK NTB sudah memasuki tupoksi program yang mendorong semua kader PKK di kabupaten/kota se-NTB, untuk terlibat dalam kegiatan

Khususnya yang merasa kesulitan untuk mengurus dokumen kependudukan melayani administrasi masyarakat, yang difokuskan kepada masyarakat yang kurang mampu.

SebagIan besar orang tua di desa-desa banyak yang belum memiliki surat nikah. Karena banyak yang menikah secara agama tapi tak menghiraukan dokumen sah dari hukum negara yang berlaku.

Akibatnya, banyak anak-anak yang terancam masa depannya karena belum memiliki KK, Akta kelahiran serta identitas diri lainnya.

“Misalnya, ada kejadian kemarin. Salah seorang anak ingin daftar jadi Akmil tapi persahabatannya tidak lolos karena belum memiliki kartu keluarga. Untuk itu, kita tidak ingin anak tidak bisa melanjutkan cita-citanya karena kelalain orang tua,” tuturnya.

Diharapkan seluruh kader PKK selalu terdepan mengedukasi masyarakat tentang penting identitas diri secara hukum. Sebab, pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta bahwa identitas diri menjadi syarat utama.

Pelatihan master trainer kader PKK NTB dan kabupaten sebagai fasilitator Layanan Administrasi Berbasis Kewenangan Desa (LABKD) dihadiri oleh 30 peserta dari kader PKK di empat kabupaten se-pulau Lombok.

BACA JUGA: Buka Festival Budaya, Wabup Danny Ajak Pemuda Lestarikan Adat

Kegiatan akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 3-5 Desember 2021.

Pelatihanjuga akan dilaksanakan di kota Bima yang akan diikuti oleh kader PKK kabupaten se-pulau Sumbawa yang dijadwalkan pada 22 Desember mendatang.

Ikp

Kominfo

 




Buka Festival Budaya, Wabup Danny Ajak Pemuda Lestarikan Adat

Penyelenggaraan Festival Budaya Desa Gumantar, keterlibatan anak muda hampir di atas 80 persen. Ini membuktikan bahwa pemuda peduli dengan adat budayanya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Masyarakat Lombok Utara, khususnya para pemuda, diajak peduli untuk melestarikan adat dan budaya.

“Pada masyarakat saya, khususnya pemuda untuk peduli dan melestarikan adat budaya yang kita miliki supaya tetap eksis ditengah arus perkembangan teknologi yang semakin maju,” ujar Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng nya.

Wabup membuka Festival Budaya di Desa Gumantar Tarian anak-anak meramaikan Festival Budaya Desa Gumatar

Hal itu dikatakanya saat membuka secara resmi Festival Budaya Desa Gumantar,  bertempat di Gedung Serba Guna Desa Gumantar, Kamis (02/12/21).

BACA JUGA: Pemdes Sesait Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku UMKM

Dalam pembukaan festival budaya itu tampak hadir Kepala Deda Gumantar Japarti, Kabid Kebudayaan Dikbudpora KLU Sukiman, serta undangan lainnya.

Acara Festival Budaya itu didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Pengembangan dan Kebudayaan.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengaku bangga, karena dalam acara festival ini keterlibatan anak muda hampir diatas 80 persen. Ini membuktikan bahwa pemuda peduli dengan adat budaya yang dimiliki.

Melalui festival budaya yang dilaksanakan tidak hanya di Desa Gumantar melainkan beberapa Desa di KLU, diharapkan jadi kebangkitan adat dan budaya di Lombok Utara.

BACA JUGA: Gerakan 1000 Pohon, Upaya Selamatkan Sumberair di KLU

Festival Budaya Desa Gumantar menampilkan tarian, musik tradisional dan juga peresean yang rencananya akan mempertemukan pepadu terbaik dari Nusa Tenggara Barat, yang selanjutnya akan dihadapkan dengan pepadu terbaik Lombok Utara.

@ng

 




Pemdes Sesait Tingkatkan Kapasitas Digital Pelaku UMKM

Peningkatan kapasitas pelaku UMKM merupakan program unggulan Pemerintah Desa (Pemdes) Sesait, dan tahun 2022 pelaku UMKM jadi prioritas dalam pemulihan ekonomi pascapandemi

KAYANGAN,KLU.lombokjournal.com ~ Pemerintah Desa Sesait, Kecamatan Kayangan Lombok Utara menggelar acara pelatihan peningkatan kapasitas UMKM dalam bidang branding dan digital marketing, Kamis Kamis (02/12/21).

Agenda tersebut merupakan salah satu program unggulan dari Pemerintah Desa Sesait sebagai upaya memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM di Desa Sesait.

Maruli Sartadi, Kasi Pelayanan Desa Sesait menjelaskan, pelatihan itu juga menjadi langkah Pemerintah Desa Sesait dalam mengupayakan pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.

BACA JUGA: PKK KLU dan YNLM Adakan Pelatihan Kebun Gizi

Selain pelatihan tersebut, Pemerintah desa Sesait juga akan menggelar beberapa agenda dalam rangka peningkatan kapasitas dibeberapa bidang.

Juga dicanangkan, tahun 2022 UMKM akan jadi prioritas Pemerintah Desa Sesait dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Sehingga dengan kegiatan pelatihan yang diselenggarakan tersebut, besar harapan dari pemerintah desa Sesait untuk para pelaku UMKM agar memaksimalkan apa yang didapatkan dari pelatihan tersebut.

Peningkatan kapasitas branding dan digital marketig pelaku UMKM
ilustrasi Produk UMKM

“Kami sangat berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini, tapi harapannya para pelaku UMKM dapat memaksimalkan rencana tindak lanjut yang disepakati nanti.” ujar Maruli.

Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh para pelaku UMKM yang terjaring dalam satu wadah yaitu Himpunan UMKM Desa Sesait.

Himpunan UMKM desa Sesait yang dibentuk atas kerjasama Pemerintah Desa Sesait dengan Yayasan Sheep Indonesia, guna memudahkan koordinasi terhadap para pelaku UMKM di Desa Sesait.

Himpunan UMKM Desa Sesait pun menjaring, hingga saat ini 23 kelompok UMKM yang tercatat di himpunan UMKM Desa Sesait tersebut.

Wisnu Supangga, Ketua Himpunan UMKM Desa Sesait menjelaskan,  kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari Pemerintah Desa Sesait kepada para pelaku UMKM yang ada di desa Sesait.

Sehingga diharaakan, dengan adanya pelatihan dari Pemerintah Desa, dapat menopang keberlangsungan dari setiap kelompok maupun perorangan dari UMKM yang ada di desa Sesait.

BACA JUGA: Gubernur NTB Puji Keberhasilan Program Kampung Sehat

Wisnu juga berharap, setiap produk dari UMKM yang ada di Desa Sesait bisa dipasarkan oleh BUMDES Sesait nantinya.

“Harapan kami selaku masyarakat yang menjadi pelaku UMKM, sekiranya BUMDES bisa mengutamakan produk UMKM sebagai produk unggulan di BUMDES Sesait,” harap Wisnu.

Han

 

 




Gubernur NTB Puji Keberhasilan Program Kampung Sehat

Program Kampung Sehat merupakan salahsatu sarana yang mampu menekan secara masif dampak penyebaran Covid-19, dan sukses pencapian penerapan vaksinasi

MATARAM.lombokjornal.com ~ Program kampung sehat jilid II yang digagas Polda NTB dipuji Gubernur H. Zlkieflimansyah sebagai salahsatu sarana yang mampu menekan secara masif dampak penyebaran Covid-19.

Diakui juga bahwa keberhasilam ini karea dukugnan dan kekompakan Forkopimda. Sehingga mampu menurunkan angka penyebaran Covid dan capian percepatan vaksinasi.

“Keberhasilan ini tentunya berkat kekompakan dan sinergi antara Pemprov. NTB, Polda NTB, Korem 162 WB, Kabupaten/Kota, tenaga kesehatan dan semua pihak,” kata gubernur.

BACA JUGA: Bupati Djohan Hadiri Penganugerahan Kampung Sehat Awards

Hal itu disampaikannya pada acara Kampung Sehat 2 Award tahun 2021, Selasa (30/11/2021) di Primepark Hotel Mataram.

Keberhasilan program Kampung Sehat merupakan juga mendorong bergeraknya ekonomi masyarakat dan sukses pencapian penerapan vaksinasi di destinasi wisata super prioritas nasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tempat Sirkuit Mandalika.

NTB masuk sebagai salahsatu provinsi dengan penanganan Covid-19 dan penerapan Vaksinasi terbaik se Indonesia. Hal ini menjadi modal untuk persiapan gelaran balap bergengsi dunia berikutnya.

Menghadiri acara Kampung Sehat Awards
Gubernur H. Zulkiefimansyah

“Event MotoGP ini diperkirakan 10 kali lebih ramai dari WSBK dan akan mendatangkan 200.000 pengunjung di NTB,” ujar Bang Zul.

Pemerintah Provinsi NTB bersama semua pihak,  harus mempersiapkan secara maksimal gelaran MotoGP 2022 yang akan berlangsung pada bulan Maret di Mandalika International Street Circuit.

Ditambahkan Bang Zul,  gelaran Wolrd Superbike (WSBK) 2021 sukses menarik  perhatian dunia. Sehingga Presiden RI Joko Widodo mengapresianya saat rapat terbatas (Ratas) evaluasi gelaran WSBK.

“Secara khusus Presiden memuji dan menyampaikan apresiasi atas suksesnya NTB menjadi tuan rumah,” kata gubenur.

Merawat kebersamaan

Sementara, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto, mengatakan, upaya yang dilakukan Polda NTB dibawah koordinasi Gubernur NTB, merupakan upaya menggerakan desa hingga kabupaten, dalam meningkatkan daya tahan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Kekompakan Forkompinda kunci keberhasilan prgram Kampung Sehat

Covid masih menghantui, maka mulai dari diri pribadi, dusun, desa, kecamatan dan kabupaten hingga provinsi, harus terus bersinergi dan merawat kebersamaan berkolaborasi untuk menghadapi pandemi.

“Dukungan semua untuk membangun kesadaran masyarakat hingga lebih baik,”

NTB sudah mendunia, maka terus lebih baik lagi, dibangun peradabannya agar masyarakat juga go Internasional. Ini butuh proses dan sinergi steak holder.

BACA JUGA: Evaluasi Dana Desa, Wagub Imbau Fokus Program Bersama

Bupati/Walikota dimita menunjukkan keseriusannya menerapkan disiplin dalam nurut tatanan baru dengan penerapan 5 M.

“Terimakasih Gubernur, Kapolda, Danrem, Bupati/Walikota, Camat, Kades dan khusus pahlawan sejati Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan,”puji alumni Akpol ini.

Kapolda NTB Irjen. Pol. M. Iqbal, menyampaikan, program kampung sehat 2 dilanjutkan akibat pandemi yang sempat melonjak. Kampung Sehat parameternya selain prokes adalah penerapan vaksin.

“Kita belajar dari sukses Program Kampung Sehat jilid pertama,” kata Kapolda NTB

Diakuinya, saat ini harus berpikir out of the box dan inovatif. Maka Program kampung sehat lahir dari pemikiran yang inovatif.

Kampung tangguh atau kampung sehat adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Civid-19, ketahanan ekonomi dan percepatan vaksin.

Pada Kampung Sehat 2 Award tahun 2021, posisi ke tiga diraih oleh Desa Jorok kecamatan Unteruwes Sumbawa, posisi kedua Desa Pasanggarahan Montong Gading Lombok Timur, dan juara pertama diraih desa Gilibante Pringgarate Lombok Tenggah.

Hadir pada acara tersebut, Forkopimda NTB,  Jajaran Polda NTB, Jajaran Korem 162, Bupati/Walikota, Kapolres, Dandim, tokoH agama, masyarakat, OKP dan insan pers.

Edt. Nn