Bupati Lombok Utara Resmikan Jembatan Persada Hati

Peresmian jembatan di Dusun Soloh, Desa Rempek yang menghubungkan Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol di Lombok Utara mempermudah akses perekonomian masyarakat.

 TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH  Meresmikan Jembatan Persada Hati di Dusun Soloh, Desa Rempek, Lomok Utara (30/12/21).

Hadir pula Kepala OPD, Camat Gangga Kariadi SP, Kepala Desa Rempek Rudi Hartono, Perwakilan Yayasan Persada Hati serta undangan lainnya.

Peresmian jembatan untuk transportasi warga Lombok Utara         Peresmian jembatan yang penting untuk meningkatkan ekonomi wrga Lombok Utara

Jembatan di Dusun Soloh yang menghubungkan dua Desa  yaitu Rempek dan Sambik Bangkol Kecamatan Gangga merupakan bantuan dari Yayasan Persada Hati.

Bupati Djohan menyampaikan dengan selesai dibangunnya jembatan yang diberi Persada Hati mempermudah akses masyarakat ke depan.

BACA JUGA: Dusun Beraringan di KLU Jadi Dusun Terintegrasi

“Manfaat besar yang didapatkan dari pembangunan jalan dan jembatan ialah aspek ekonomi,” katanya.

Jembatan yang dulunya kecil sekarang lebih besar dan lebar. Dan jembatan menghubungkan beberapa dusun di dua desa itu, selain mempermudah akses nantinya juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Daerah akan bangun fasilitas jalan secara bertahap yang bersumber dari DAK.   Karena itu, untuk mensukseskan program itu bisa dijalin kerjasama semua pihak  khususnya masyarakat.

“Atas nama Pemda  saya menyampaikan ucapan terimakasih pada Yayasan Persada Hati  telah memberikan bantuan  Jembatan pada masyarakat,”ucapnya.

Kadis PUPR PERKIM  Kaharijal  menyampaikan Jalan memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting sebagai jalur transportasi dan sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Rempek khususnya Dusun Soloh  dengan dusun yang lainnya.

Pembangun jembatan dari Yayasan Persada Hati, dimana Proposal diajukan Pemda melalui Dinas PUPR PERKIM pada bulan Agustus dan disetujui.

BACA JUGA: Tahun Baru 2022, Resolusi Terbaik untuk Kesehatan Mental

Selanjutnya dilakukan perencanaan pembangunan dan mulai dikerjakan pada  Oktober dan selesai pada pertengahan Bulan Desember.

“Kami mohon dukungan kita semua khususnya masyarakat desa untuk kelancaran terhadap proses pelaksanaan pembangunan jalan nantinya,”tuturnya.

@ng




Industrialisasi Kuliner, Sate Rembige Mulai Dikalengkan

Sate Rembige yang selama ini merupakan makanan khas warga Mataram, mulai masuk industrialisasi kuliner, saat ini Sate Rembige sudah mulai memproduksi sate dalam kemasan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kuliner khas Lombok mulai masuk era industrialisasi, salah satunya makanan khas kuliner Lombok yang digemari yakni Sate Rembige.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengenalkan industri kuliner itu waktu meresmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah di Mataram, Selasa (28/12/2021) malam.

Sate Rembge masuk industrialisasi kuliner
Sate Rembige kemasan

“Hari ini saya resmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah yang saat ini sudah bisa dikemas dan di kalengkan secara higenis dengan begitu bagusnya,” kata gubernur.

Sate Rembige yang sudah dikemas ini memiliki daya tahan 1 tahun. Sehingga masyarakat nasional bahkan internasional sekalipun dapat menikmatinya.

“Artinya Sate Rembige dapat Mendunia,” ungkapnya.

Mulainya industrialisasi sektor kuliner ini, Gubernur Zulkieflimansyah berharap, para pelaku usaha Sate Rembige perlu melakukan pemasaran atau branding besar-besaran .

Banyak event skala Internasional akan digelar di tahun 2022 di NTB, seperti MotoGP, WSBK (World Superbike), MXGP (Motor Cross Grand Prix)  dan IATC (Idemitsu Asia Talent Cup).

BACA JUGA: Industrialisasi Kuliner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan

“Sate rembiga ini punya peluang mendunia dengan momentum MotoGP, WSBK, MXGP dan IATC yang akan di gelar tahun depan. Tamu-tamu baik itu nasional bahkan internasional dapat menjadikan Sate Rembige ini sebagai cindera mata yang akan dibawa pulang ke daerah hingga negaranya masing-masing,” ujar gubernur.

Dihrapkan, mulainya Industrialisasi di sektor Kuliner akan mengubah persepi banyak masyarakat mengenai Industrialisasi di NTB.

“Industrialisasi bukan sekadar pabrik dengan skala besar dan menciptakan mobil dan lain-lain. Industrialisasi harus menyentuh rakyat kecil, nantinya akan ada permintaan cabai dan tomat dalam jumlah banyak sehingga petani akan menjadi lebih sejahtera, dan lapangan kerja baru semakin banyak tersedia karena industrialisasi,” ungkap gubernur.

Pemilik Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah, Musleh mengungkapkan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah NTB, karena membantu proses pembinaan dan pendampingan melalui Dinas Perindustrian NTB.

BACA JUGA: Ahmad SH Jadi Ketua DPD Partai Nasdem Loteng, Ini Janjinya

“Terimakasih saya ucapkan kepada Dinas Perindustrian yang telah membantu kami, butuh waktu selama 8 bulan, hingga berhasil memproduksi Sate Rembige dalam kemasan dan kaleng sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat lokal, nasional  hingga internasional,” kata Musleh.

Hadir dalam peresmian itu, antara lain Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Wakil Bupat Sumbawa, Kadis Perindustrian, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan NTB. ***

 

 




Gubernur NTB Terima IGA Award 2021 untuk Pemda Terinovatif

Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021 menobatkan Provinsi NTB sebagai Pemda Terinovatif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Provinsi NTB Dr. H. Zulkieflimansyah direncanakan akan menerima secara langsung penghargaan sebagai Pemerintah daerah terinovatif Klaster Provinsi Penghargaan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021.

“Insyaallah besok penghargaan akan diserahkan langsung oleh Mendagri kepada Gubernur NTB di Jakarta,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy.

Hal itu dikatakan Najam pada wartawan yang mewawancarainya di Ruang Kerja Diskominfotik NTB, Selasa (28/12/21).

Sebelumnya, diterima Radiogram Kemendagri Nomor : 002.6/7266/SJ, Tanggal 27 Desember 2021, Tentang : Undangan Penerima Penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2021.

Sebanyak 39 pemerintah daerah (Pemda) masuk Nominator Innovative Government Award (IGA) Tahun 2021.

BACA JUGA: Puan Maharani Beri Bantuan Beras Premmium untuk Warga NTB

Ke 39 Pemda tersebut telah dibagi ke dalam beberapa klaster, yakni 7 Pemerintah Provinsi, 12 Pemerintah Kota, 12 Pemerintah Kabupaten, 5 Pemda di daerah perbatasan, serta 3 Pemda di daerah tertinggal.

Nominator pada klaster provinsi adalah Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Jambi.

Ketujuh Provinsi itu adalah Provinsi yang masuk dalam kategori sangat inovatif. Dan Pemprov NTB terpilih menjadi Pemda Terinovatif setelah melalui tahapan penjurian, dan finalnya paparan presentasi kepala daerah dihadapan dewan juri yang ditetapkan Kemwndagri beberapa waktu yang lalu.

Sementara nominator pada klaster kabupaten yaitu Banyuwangi, Wonogiri, Bogor, Muara Enim, Lampung Barat, Tabalong, Indragiri Hilir, Tanggamus, Musi Rawas, Tegal, Hulu Sungai Selatan, dan Bojonegoro.

Sedangkan nominator pada klaster kota, yaitu Singkawang, Surabaya, Padang Panjang, Cimahi, Yogyakarta, Tangerang, Mojokerto, Probolinggo, Pariaman, Bandung, Pekanbaru, dan Makassar. Kemudian, nominator pada klaster daerah perbatasan yakni Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bintan, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

BACA JUGA: Tes MotoGP di Sirkuit Mandalika, 11-13 Februari 2022

Pemerintah Provinsi NTB sendiri berhasil menyisihkan nominator lain dan meraih kluster Provinsi Terinovatif. Selain itu, Pemda lain yang berhasil meraih penghargaan serupa antara lain Kabupaten Tabalong, Kota Pariaman, Kabupaten sambas, dan Kabupaten Sumba Timur.

Penilaian inovasi daerah dan pemberian penghargaan IGA ini dilakukan melalui empat tahapan, yakni tahapan penjaringan, tahapan pengukuran, tahapan penilaian, validasi lapangan, hingga penetapan dan pemberian penghargaan.***

Aff

 




Ini Jadwal Final Piala AFF 2020 Indonesia Vs Thailand

Final Piala AFF 2020 kai ini merupakan final keenam bagi Timnas Indonesia namun tidak pernah sekali pun membawa gelar juara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Final Piala AFF 2020 atau AFF Cup 2020, timnas Indonesia dan Thailand akan bertanding dua kali untuk memperebutkan gelar juara Piala AFF 2020 yang akan berlangsung di Stadion Nasional Singapura dengan sistem dua leg mulai Rabu (29/12/2021).

Selama partisipasi di Piala AFF, ini merupakan final keenam timnas Indonesia, tim Merah Putih belum sekali pun merasakan gelar juara kompetisi tersebut.

Final Piala AFF 2016, Indonesia dikalahkan Thailand

Lima final sebelumnya, berlangsung tahun 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016, dan timnas Indonesia selalu pulang dengan status runner up.

Wajar kalau pada final keenam Piala AFF ini, rintangan yang dihadapi Indonesia kembali dihadapkan rintangan yang tak mudah. Thailand merupakan pemiliki gelar terbanyak di kompetisi AFF ini.

Thailand tercatat sudah lima kali menjadi juara, yakni pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, dan 2016.  Menariknya, tiga titel pada 2000, 2002, dan 2016 diraih Thailand setelah mengalahkan Indonesia di final.

Adapun tiimnas Indonesia lebih dulu memastikan tiket final setelah mengalahkan Singapura pada semifinal yang juga digelar dua leg di Stadion Nasional Singapura.

Skuad Garuda mengakhiri leg pertama semifinal Piala AFF dengan hasil imbang 1-1. Pada pertandingan yang berlangsung pada Rabu pekan lalu tersebut, satu gol timnas Indonesia dicetak oleh Witan Sulaeman pada menit ke-28.

BACA JUGA: Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF 

Sementara itu, gol penyama kedudukan Singapura tercatat atas nama Ikhsan Fandi pada menit ke-70.  Setelah itu, pada leg kedua, Sabtu (25/12/2021), Indonesia dan Singapura bermain imbang 2-2 hingga pertandingan dalam waktu normal 90 menit usai.

Sepasang gol skuad Garuda dicetak oleh Ezra Walian (11′) dan Pratama Arhan (87′). Sementara, dua gol yang dibukukan Singapura tercipta berkat aksi Song Ui-young (45+4′) dan Shahdan Sulaiman (74′).

Hasil imbang 2-2 pada akhir waktu normal leg kedua membuat laga Indonesia vs Singapura harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Pada babak perpanjangan waktu, timnas Indonesia berhasil menambah dua gol dan memastikan kemenangan 4-2. Dengan demikian, Indonesia berhak lolos ke final Piala AFF 2020 dengan keunggulan agregat 5-3 atas Singapura.

Di sisi lain, Thailand melaju ke final setelah berhasil mengalahkan juara bertahan Vietnam. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama berkat gol-gol Chanathip Songkrasin.

Lalu, pada leg kedua, Minggu (26/12/21), Thailand berhasil menahan imbang Vietnam dengan skor kacamata alias 0-0. Thailand pun berhak meneruskan langkah ke final Piala AFF 2020 setelah unggul agregat 2-0 atas Vietnam.

BACA JUGA: Thailand Bertekad Kalahkan Indonesia di Final Piala AFFA

Jadwal Final Piala AFF 2020 Leg 1, Rabu (29/12/2021)  19.30 WIB – Indonesia vs Thailand  Leg 2, Sabtu (1/1/2022) 19.30 WIB – Thailand vs Indonesia

Mas

 




Bunda Literasi NTB Salurkan Buku ke Seluruh Kabupaten/Kota

Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten dan Kota, sebagai wujud GLBK, agar para orang tua meluangkan waktu membaca bersama anaknya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebagai realisasi Gerakan Literasi Berbasis Keluarga (GLBK), Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah sebagai Bunda Literasi NTB menyalurkan buku ke seluruh Kabupaten/Kota se-NTB.

Bunda Literasi menyerahkan buku
Penyerahan buku di Lotim

GLBK merupakan upaya mewujudkan keluarga yang gemar membaca. Dengan adanya program tersebut, para orang tua diharapkan meluangkan waktunya minimal 30 menit untuk membaca buku bersama anak.

Bunda Niken berharap, buku-buku yang disalurkan jangan hanya disimpan, tapi harus benar-benar dibaca.

“Mudah-mudahan buku-bukunya tidak cuma ditaruh di lemari, di taruh di kardus tapi benar-benar dibaca oleh semua anak-anak bersama orang tuanya,” ungkap Bunda Niken.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Penyerahan Bantuan Buku di Lombok Timur, Sabtu (25/12/21).

BACA JUGA : Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Kabupaten Lombok Timur terpilih menjadi lokasi terakhir penyaluran buku, dari 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Sebanyak 500 eksemplar buku didistribusikan ke Komunitas Baca Darut Tauhid di Sembalun, Lombok Timur.

Sebelumnya, saat menghadiri Dialog Budaya dengan tema Membangun Karakter Melalui Gemar Membaca, Senin (15/11), Bunda Niken menyatakan, pemerintah telah menyediakan 10 ribu buku yang akan dibagikan ke seluruh pelosok desa di NTB.

Diharapkan buku-buku itu menjadi pemicu semangat masyarakat dan anak-anak untuk terus membaca.

“Semakin banyak buku yang kita baca, maka akan semakin banyak yang kita tahu,” ujarnya.

Bunda Niken berpesan kepada para ibu, agar rutin memawa anak mereka ke Posyandu dan sekolah untuk mendapatkan berbagai ilmu.

“Pesan saya kepada para ibu, agar membawa anak-anak kita secara rutin ke posyandu, serta ke sekolah untuk belajar ilmu-ilmu yang diperlukan,” tutupnya.

BACA JUGA: Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Kegiatan itu dilanjutkan dengan diskusi santai antara Bunda Niken bersama para ibu dan anak-anak yang hadir dalam acara penyerahan.***

 




Indonesia Singkirkan Singapura 4-2, Maju ke Final Piala AFF

Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil menang atas Singapura dan berhak lolos ke Final Piala AFF 2020

lombokjournal.com.KALLANG; Kemenangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengalahkan Singapura 4-2 di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 dalam pertandingan sanagt emosional, Sabtu (25/12/21).

Pertandingan itu sendiri banyak hal yang sangat emosional terjadi. Tiga kartu merah yang dikeluarkan untuk pemain Singapura. Pada pertandingan babak tambahan, terjadi gol bunuh diri oleh pemain tim tuan rumah.

Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Singura di leg 1

Timnas Indonesia pun berhasil menyingkirkan Singapura dan berhak lolos ke final usai menang 5-3 secara agregat.

BACA JUGA: Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Beberapa hal penting terjadi selama 120 menit, beberapa hal di antaranya pun menjadi kunci kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura di leg kedua tersebut.

Dikutip dari catatan wartawan dari okebola, kemenangan Timnas Indonesia menyingkirkan mimpi Singapura untuk maju ke Final Piala AFF 2020 itu, ditentukan 5 hal, yaitu:

BACA JUGA: Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

  • Gol Cepat Ezra Walian Ezra Walian membuka gol di pertandingan Timnas Indonesia vs Singapura ketika laga baru berjalan 11 menit. Gol ini sangat berarti, mengingat Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke final Piala AFF 2020. Satu gol Ezra itu membuat pemain Timnas Indonesia tampil percaya diri. Tentunya jalannya pertandingan akan berbeda jika saja pihak Singapura yang pertama kali cetak gol. Apa yang dilakukan Ezra yang mencuri gol pertama menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan Timans Indonesia dalam mengatasi Singapura.
  • Gol Penyeimbang Pratama Arhan Timnas Indonesia nyaris kalah dari Singapura karena hingga laga memasuki menit ke-85, skuad Garuda sedang tertinggal 1-2. Untungnya mental para pemain Timnas Indonesia sangat kuat sehingga mereka tak lelah berhenti berjuang. Pratama Arhan pun hadir bak pahlawan karena mampu mencetak gol penyeimbang di menit 87. Berkat Pratama, laga pun berlanjut ke babak tambahan. Momen gol Pratama sangatlah berarti untuk kesuksesan Timnas Indonesia di laga semifinal tersebut.
  • Masuknya Egy Maulana Vikri Serangan Timnas Indonesia semakin baik ketika Egy Maulana Vikri masuk di babak kedua. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tepatnya baru memasukkan Egy pada menit ke-66 untuk menggantikan Ricky Kambuaya. Keputusan Tae-yong pun nyatanya sangat tepat karena serangan Timnas Indonesia menjadi lebih variasi semenjak masuknya Egy. Bahkan berkat Egy, Timnas Indonesia berhasil unggul saat babak tambahan karena terjadi gol di menit 91. Nama yang terpampang di papan skor mungkin adalah gol bunuh diri yang dilakukan pemain Singapura, Shawal Anuar. Namun sebelum Shawal melakukan own goal, bola liar yang menyambar kaki pemain Singapura itu berasal dari tepisan tendangan Egy yang sangat kencang. Egy pun lagi-lagi membantu gol Timnas Indonesia. Kali ini namanya benar-benar terlihat karena ia memang berhasil menjebol gawang Singapura di menit 105+2. 2.
  • Keunggulan Pemain Jadi Alasan Utama Timnas Indonesia Mampu Menang Timnas Indonesia menang 4-2 atas Singapura yang bermain dengan delapan pemain hingga laga berakhir. Awalnya Singapura bermain dengan sembilan pemain sejak menit 67 karena kartu merah yang diberikan kepada Safuwan Baharudin (45+2’) dan Irfan Fandi (67’). Kartu merah terakhir pun baru dikeluarkan pada menit 119 atau ketika babak tambahan ingin berakhir. Kartu merah ketiga itu diberikan kepada kiper Singapura, Hassan Sunny yang bermain baik di laga tersebut. Hebatnya disaat Singapura sudah bermain dengan sembilan pemain, mereka masih mampu membobol gawang Timnas Indonesia di menit 74 lewat gol Shahdan Sulaiman.
  • Gol itu membuat kedudukan Singapura ungul 2-1 atas Timnas Indonesia. Untungnya Pratama Arhan hadir bak pahlawan karena mampu mencetak gol penyeimbang di menit 85. Berkat gol Pratama, pertandingan berlanjut ke babak tambahan dan membuat Timnas Indonesia lolos ke final. Timnas Indonesia berhasil menang karena unggul jumlah pemain yang berada di lapangan. Namun, menariknya Singapura bermain tak kalah baik karena dapat mengimbangi permainan Garuda yang masih komplit 11 pemain.
  • Penampilan Gemilang Nadeo Argawinata di Bawah Mistar Gawang Nadeo memang kebobolan dua gol di leg kedua saat melawan Singapura. Namun, penampilannya tetaplah luar biasa, apalagi saat menghentikan tendangan penalti Singapura yang dieksekusi oleh Faris Ramli. Momen Nadeo menipis tendangan penalti bisa dikatakan menjadi momen kebangkitan Timnas Indonesia. Bagaimana tidak, ketika Pratam Arhan susah payak menyeimbang skor 2-2, tiba-tiba saja Singapura dihadiahi tendangan penalti oleh wasit di menit 90+1. Andai Faris mampu mencetak gol dari titik putih itu, maka skor akan menjadi 2-3 untuk keunggulan Singapura di menit-menit akhir pertandingan.

 




Perpisahan dengan Aktivis, Irjen Iqbal Janji Tak Lupakan NTB

Menandai perpisahannya dengan aktivis, Kapolda NTB Irjen M. Iqbal yang selanjutnya bertugas ke Riau, menggelar makan malam bersama aktifis dan genersi muda, yang menilainya sukses menjaga keamanan dan ketertiban event IACT dan WBSK

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kapolda NTB Irjen M. Iqbal menggelar makan malam perpisahan (Farewell Dinner) dengan generasi muda NTB di lapangan Bharadaksa Mapolda NTB di Mataram, Jumat (24/12/21) malam.

Acara itu menandai kepindahan Kapolda untuk selanjutnya bertugas ke Riau.

Jenderal ramah yang sebentar lagi akan resmi menjadi Kapolda Riau itu menyampaikan permohonan maaf jika dirinya dalam menjalankan amanah dirasa kurang memuaskan.

Pengalungan atribut dari aktivis Cipayung Plus

Kapolda ersalaman dengan aktivis mahasiswa

Namun begitu, sosok yang dikenal dekat dengan seluruh elemen aktivis di NTB itu, meminta aktivis dan masyarakat untuk tetap mengkoreksi dirinya supaya menjadi polisi yang lebih baik dan amanah.

“Koreksi diri saya untuk menjadi lebih baik, menjadi polisi yang amanah terus bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada konsep kepolisian yang paling utama adalah polisi yang dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

Sebagian besar wilayah NTB sudah dikunjunginya bukan saja di Lombok namun hingga ke pelosok timur Pulau Sumbawa yaitu Bima dan Dompu.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Pemerintah Kebut Pembangunan KEK Mandalika

“Sehingga di Bima saya gelari ‘Iqbal Dou Mbojo’ (Iqbal orang Bima,  red),” katanya disambut tepuk tangan.

Menurutya, NTB ini unforgettable. Tak terlupakan. Karena di sini saya pertama jadi Kapolda,” tambah Perwira tinggi dengan empat anak itu.

BACA JUGA: Pilgub NTB 2024, Mi6 Prediksi Paket Zul-Rohmi Oleng

Jenderal bintang dua itu mengingatkan para mahasiswa untuk selalu semangat menggapai cita-cita.

“Saya kira moral force sangat penting sekali, bukan hanya kontrol sosial tapi tunjukkan bahwa adik-adik mampu berkiprah. Memang harus garang di lapangan di atas mobil komando, namun masa depan juga harus cerah,” ingatnya.

Terakhir ia mengungkapkan, penggantinya adalah Brigjen Pol Djoko Poerwanto, sosok yang punya intelijensia yang mumpuni, track record bagus, yang juga pernah duduk pada senat saat di akademi kepolisian.

“Terakhir tolong dibantu Kapolda yang baru. Kalau membantu saya, ngasih saya 10 angka maka membantu Kapolda yang baru dengan memberikan 100 angka,” pintanya disambut tepuk tangan meriah.

Sementara, mewakili panitia perpisahan juga mewakili para aktivis, Karman BM dalam sambutannnya membeberkan sejumlah keberhasilan Irjen Pol M. Iqbal selama bertugas di NTB di antaranya sukses menjaga keamanan dan ketertiban event IACT dan WBSK.

“Bukan saja diapresiasi oleh Indonesia namun juga diapresiasi oleh dunia internasional,” tegas aktivis kepemudaan itu.

“Legacy pak Iqbal adalah membangun hubungan yang baik dengan kawan-kawan aktivis. Kalau dulu beliau ceramahkan konsep pemolisian masyarakat (Polmas, red) yang pada pokoknya konsep melibatkan masyarakat untuk terlibat dan merasa bertanggung jawab atas kamtibmas. Tapi sekarang kita di NTB bisa mengaktiviskan polisi,” katanya disambut tawa dan tepuk tangan.

Ia jelaskan, maksud tema merawat kebersamaan, diambil dari intisari pidato-pidato Irjen Iqbal tentang kebersamaan dan gotong royong.

“Mudah-mudahan kebersamaan ini, tidak terbatas sampai di sini. Kita berharap di manapun Bang Iqbal bertugas, spirit yang ditinggalkan beliau tetap kita rawat,” katanya.

Di tempat yang sama, Aziz Muslim ketua PKC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengatakan ia mengapresiasi prestasi Irjen M. Iqbal di NTB.

“Kami bangga, dan bersyukur dengan keberaan bang Iqbal, beliau datang ke pelosok-pelosok, ke rumah-rumah kami, datang silaturrahmi. Itu sesuatu yang yang akan kami rindukan.

Selain PMII, perwakilan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mukmin Al Betika ungkatkan hal senada.

“Bang Iqbal Top,” ucapnya singkat.

Farewell dinner juga dihadiri secara online melalui zoom. Dipandu oleh Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB, Abdul Majid dan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB, Siti Ridha Andi Pattiroi.

Dihadiri oleh unsur aktivis mahasiswa cipayung plus, utusan BEM dan LSM.

Acara yang santai serius itu ditutup dengan pengalungan gordon/selendang atribut dari beberapa organisasi Cipayung plus.

Me

 




Produk UMKM NTB Diminati Pasar Mancanegara

Hingga saat ini eksport terbesar NTB didominasi hasil konsentrat, namun sukses penyelenggarakan IATC dan WSBK, berdampak pada hasil produk UMKM NTB

LOBAR.lombokjournal.com ~ Produk UMKM asal NTB juga menjadi salah satu pendongkrak nilai ekspor yang tidak kecil.

Peran pelaku usaha dalam terus meningkatkan laju ekspor tidak kalah saing, mengingingat produk-produk UMKM dari NTB juga banyak diminati pasar mancanegara.

Meski diakui, nilai ekspor terbesar dari NTB masih didominasi hasil konsentrat PT Newmont Nusa Tenggara baik mineral maupun batu bara.

ekspor prukduk UMKM di akhir tahun 2021 secara virtual

Penjelasan itu disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB Ir. Huhammad Husni, M.Si

“Kita berharap ke depan ekspor migas dan non tambang dari Provinsi NTB akan terus meningkat dari tahun ke tahun hingga saat ini,” kata Asisten II H. Husni pada simbolisasi pelepasan ekspor simultan secara hybrid oleh Menteri Perdagangan, Kamis (23/12/21) di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok Barat.

Muhammad Husni yang sebelumnya sebagai Kepala Dinas ESDM NTB ini juga menyinggung keberadaan Mandalika Sirkuit yang sebelumnya sukses menyelenggarakan IATC dan WSBK, yang berdampak pada hasil produk UMKM NTB yang banyak terserap pasar.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Pemerintah Kebut Pembangunan KEK Mandalika

Ia berharap agar gelaran MotoGP Maret 2022 mendatang di Mandalika Sirkuit akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penjualan hasil komoditi produk UMKM unggulan NTB termasuk hasil-hasil industri kerajinan NTB.

Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi mengakui berbagai kemajuan kemajuan ekspor dari Indonesia yang diminati oleh negara-negera Eropa, Asia, Australia ataupun Amerika meningkat secara signifikan. Diharapkan hasil produk ekspor Indonesia yang semakin kompetitif akan menjadi evolusi yang luar biasa bagi kemajuan perekonomian nasional.

Terpisah Kepala Dinas Perdagangan NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si menjelaskan, nilai ekspor provinsi NTB periode Januari-November 2021  tercatat sebanyak USD 1,08 Milyar. Produk ekspor utama NTB antara lain berupa bijih logam, udang, mutiara, makanan serta buah olahan dan rumput laut.

Dikatakan, pada pelepasan eksport akhir tahun Desember 2021 ini saja terdapat enam perusahaan dari NTB yang ikut serta. Enam perusahaan ini mencatat nilai total ekspor sebesar USD 718,8 ribu. Dari enam perusahaan ini produk ekspornya berupa rumput laut, kerajinan ketak, mutiara, vanili, indukan udang vannme dan mutiara.

Seperti diketahui pelepasan ekspor di akhir tahun 2021 ini, dilaksanakan secara nasional oleh Menteri Perdagangan yang dilaksanakan secara virtual.

BACA JUGA: Hem, Nikmatnya Sarapan Pagi dengan Mi Koclok Cirebon

NTB dipusatkan di Pelabuhan Gili Mas Lembar, Lombok Barat. Selain Asisten II Setdaprov NTB juga hadir Kadis Prindag NTB, Direktur P2IE Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Maroloh Nainggolan, Perwakilan BI NTB  dan anggota Forkmpinda Lombok Barat.

Nano

 




Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

Pendukung Partai Demokrat kubu Moeldoko yang mengajukan gugatan kepada Menkumham ditolak PTUN, karena PTUN tidak berwenang mengadili perkara perselisihan internal partai

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gugatan pendukung Partai Demokrat kubu Moeldoko kembali ditolak Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Pendukung Moeldoko mengajukan gugaan kepada kepada Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

Materi gugatan itu terkait SK Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan  Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 dan Pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Penolakan tersebut tertuang di laman resmi Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor Perkara 154/G/2021/PTUN-JKT atas nama Ajrin Duwila (mantan Ketua DPC Kepulauan Sula) dan Hasyim Husein (mantan kader Partai Demokrat), Kamis (23/12/21).

BACA JUGA: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjadi di KLU

“Putusan PTUN tersebut merupakan kado akhir tahun bagi demokrasi di Indonesia.” kata Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat, Mehbob malalui siaran pers Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, hari Kamis.

Dijelaskan, sejak upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh pihak Moeldoko melalui KLB ilegal Deli Serdang, pada 5 Maret 2021, menjadi perhatian publik .

Upaya itu dinilai bentuk abuse of power yang mengancam keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

“Karena itu Partai Demokrat dalam upaya menghadapi pembegalan politik dari KSP Moeldoko terus mendapat dukungan para pecinta demokrasi,” katanya.

Mehbob juga menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Hakim yang telah memutuskan perkara ini dengan  objektif dan adil secara hukum.

Menurutnya, Putusan PTUN ini bukan sekedar kemenangan Partai Demokrat melainkan kemenangan rakyat yang menginginkan demokrasi dan keadilan selalu tegak di Indonesia.

Dalam pertimbangan hukum pada salinan putusan tersebut tertera Majelis Hakim menyatakan  gugatan ditolak karena Pengadilan TUN tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara perselisihan internal partai, walaupun objek gugatannya SK Menkumham.

Hal ini ditegaskan dalam pasal 32 ayat 1 UU Parpol dan Surat Edaran MA No. 4 Tahun 2016 telah menjelaskan, perselisihan internal parpol merupakan kewenangan Mahkamah Partai.

BACA JUGA:  Pilkades Serentak Berlangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

“Putusan PTUN ini semakin menguatkan keputusan Menkumham yang mengesahkan DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono dan AD/ART Partai Demokrat hasil Kongres V Partai Demokrat sudah sah, berlaku dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Sehingga dengan adanya keputusan ini makin memperkokoh kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” tegas Mehbob.

Sejak perkara ini diregister pada 30 Juni 2021, telah digelar 16 kali siding. Majelis Hakim telah mempelajari, menganalisa bukti Dokumen.

Serta telah mendengarkan keterangan Saksi Fakta dan Saksi Ahli dari para pihak, yaitu; Menkumham sebagai Tergugat, DPP Partai Demokrat sebagai Tergugat II Intervensi, dan Pendukung Moeldoko sebagai Penggugat.

Me

 




Jelang MotoGP, Pemerintah Kebut Pembangunan KEK Mandalika

Pemerintah Pusat sangat aktif membereskan pembangunan KEK Mandalika, tujuannya agar event MotoGP 2022 berlangsung sukses

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan terus dikebut demi maksimalnya penyelenggaraan MotoGP 2022.

Pembangunan yang dimaksud di antaranya jalan Kute-Songgong sepanjang 5,3 km, sebanyak 196 rumah diperbaiki, dan drainase akan disempurnakan. Termasuk areal parkir, beautifikasi bypass, pembangunan gapura dan lain-lain akan segera dituntaskan.

Menteri PUPR dan Sekda NTB akansukseskan MotoGP        Mempercepat pembngunan KEK Mandalika sukseskan event MotoGP

“Berbagai kekurangan akan segera dilengkapi,” kata Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, M. Si, Kamis (23/12/21).

Hal tersebut diungkapkannya saat mendampingi Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, dan Mantan Panglima TNI (purn) Marsekal Hadi Tjahjanto yang datang berkunjung ke NTB.

BACA JUGA: Mantan Pangima TNI pun Dapat Tugas Sukseskan MotoGP

Miq Gite berharap, seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga MotoGP akan terselenggara dengan sukses. Dan menjadikan Mandalika kian mempesona, sehingga dapat memberi kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.

“Semoga semuanya berjalan lancar. MotoGP sukses. Mandalika kian mempesona, kian menarik untuk dikunjungi, dan memberi kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah. Aamiin YRA,” harap Miq Gite.

Kunjungan Menteri Basuki dan Marsekal Hadi ke NTB bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, menjelang perhelatan MotoGP tahun 2022.

“Kita ingin pastikan kesiapan infrastruktur yang menyongsong event MotoGP pada Maret 2022 yang akan diselenggarakan,” ungkap Menteri PUPR RI.

Hal tersebut juga sebagai tindak lanjut direktif Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Terbatas pada tanggal 26 November 2021 di Istana Bogor. Saat itu Gubernur NTB ikut hadir.

Terdapat dua hal yang menjadi atensi Menteri Basuki, yaitu pelebaran jalan provinsi ruas Kuta-Keruak sepanjang 5.6 km, sekaligus penataan landscape-nya.

Termsuk penghijauan/penataan tanaman sepanjang jalan by pass BIZAM-Mandalika sepanjang 17.3 km.

BACA JUGA: Event MotoGP, UMKM dan Perhotelan Harus Jalin Kemitraan

“Pelebaran jalan dan program penghijauan tersebut sangat urgent untuk mendukung perhelatan MotoGP. Alhamdulilah Pemerintah Pusat telah menyetujui usulan Bapak Gubernur untuk penanganan pekerjaan tersebut melalui penambahan DIPA APBN 2022 antara lain di  Kementerian PUPR, yaitu sekitar Rp 300 Miliar, ” jelas Menteri Basuki.

Ia menegaskan, ke depan tentunya akan banyak tantangan yang dihadapi, sehingga seluruh pihak harus terus berkerja keras mengingat waktu yang tersisa tidaklah banyak.

Menurut Menteri Basuki, Tantangannya tidak ringan.

“Kita harus kerja keras karena waktunya mepet. Pengadaan/lelang dini juga akan segera dilakukan mulai minggu ini sehingga paling lambat pertengahan Januari  2022 pekerjaan konstruksi bisa dilaksanakan,” tambahnya.

Usai kunjungan tersebut, Menteri Basuki langsung melakukan rapat teknis di kantor ITDC Provinsi NTB untuk membahas dua hal urgent di atas.

“Minimal kita fokus pada segmen jalan depan sirkuit sepanjang 1,2 km yang akan kita lebarkan jalannya menjadi jalan 2 jalur 4 lajur seperti by pass sekarang. Karena selain jalannya lebar kita akan menghadirkan landscape dengan pepohonan yang rindang dan bunga-bunga yang indah di koridor tersebut,” jelasnya.

Kementrian Perhubungan juga turut menghadirkan fasilitas keselamatan jalan berupa, Lampu Jalan, Rambu-rambu, RPPJ, Marka dan Guard Rail.

Terjalinnya komunikasi yang apik antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah Kab/Kota juga sangat mendukung keberhasilan proses pembangunan di KEK Mandalika.

Terakhir, Menteri Basuki berharap agar Pemerintah dan seluruh stakeholders terkait dapat terus melakukan sinergi untuk mematangkan seluruh persiapan.

Pemerintah Pusat, ITDC, Pemprov NTB, Polda, Korem dan Kab. Loteng diharapkan sungguh-sungguh bersinergi dan belajar dari pengalaman event WSBK November lalu.

“Harapan Bapak Presiden di kawasan Mandalika terutama sekitar sirkuit tidak boleh macet, jangan ada genangan dan tidak kelihatan kumuh,” tutup Menteri PUPR.

Nano