Wagub NTB Tampil Memukau Saat Bicara Pariwisata Di Paris

Dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan

lombokjournal.com —

PARIS ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam temu bisnis di Paris, Perancis (20/06) 2019 mengatakan, NTB merupakan  tempat yang nyaris sempurna bagi mereka yang menginginkan rehat dari kesibukan sehari-hari.

Dengan berbagai kebijakannya, Pemprov NTB bersama para pemangku kepentingan terus mendorong kemudahan bagi wisatawan yang datang berlibur.

Wakil Gubernur NTB,  Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu di hadapan para pelaku bisnis perjalanan wisata setempat, Wagub mempresentasikan keindahan NTB. Menggunakan slide presentasi berisi foto-foto keindahan alam NTB, Wagub pun memaparkan satu demi satu alasan mengapa warga Prancis harus berwisata ke NTB.

“NTB memiliki salah satu pantai dan gunung terindah di negara ini. Orang-orangnya sangat ramah dan sangat berbudaya. Banyak kegiatan seperti olahraga air dan hiking. Dan NTB adalah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari dunia yang sibuk dan memulihkan tenaga,” ujar Wagub.

Dijelaskannya, NTB diberkati dengan 280 pulau di seluruh provinsi dengan banyak pantai dan gunung.

“Anda dapat menikmati pantai Sekotong atau Gili Trawangan yang indah. Sementara keesokan harinya, Anda bisa naik ke Kawah Senaru di atas Gunung Rinjani dan kemudian bersantai di Air Terjun Tiu Kelep, Air Kalaq, atau Mata Jitu,” ujarnya.

NTB  adalah rumah bagi dua gunung berapi legendaris, Rinjani dan Tambora. Puncak Rinjani dapat dicapai dengan berjalan kaki selama empat hari dari Sembalun.

Di puncaknya, ada sebuah kawah dengan danau yang indah dan pemandangan Lombok yang benar-benar menakjubkan.

Rinjani juga dianggap sebagai salah satu gunung dengan medan terberat karena pemukiman abu vulkanik yang berat membuatnya sangat sulit untuk naik ke atas.

Tambora adalah salah satu gunung berapi paling terkenal sepanjang sejarah. Gunung ini pernah melahirkan salah satu letusan terbesar dalam sejarah.

Letusannya begitu besar sehingga mengurangi gunung dari ketinggian 4.300 meter di atas laut menjadi sekitar 2.800 meter. Abu letusan bahkan bisa ditemukan 1.300 km jauhnya dari pandangan.

Dalam perjalanan ke Rinjani wisatawan dapat mampir di Desa Sembalun. Sebuah desa yang sejuk.

“Anda dapat menikmati pemandangan indah seperti gambar di slide. Atau jika Anda ingin membenamkan diri lebih dalam ke alam, Anda selalu dapat menikmati Tete Batu. Tete Batu adalah sebuah desa dengan sawah yang indah dan lereng bukit yang menakjubkan. Tapi itu juga rumah bagi ‘Desa Wisata’, yang berarti ada banyak homestay di mana wisatawan dapat menikmati minggu yang baik atau bahkan berbulan-bulan benar-benar menyerap budaya dan sifat Tete Batu,” ujarnya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Tete Batu. Mulai dari penanaman padi dengan penduduk setempat, mandi di air terjun terdekat, hingga trekking di sawah.

“Tinggal di salah satu ‘Desa Wisata’ kami benar-benar cara terbaik untuk menyerap budaya NTB,” seru Wagub.

Bagi mereka yang menginginkan wisata olahraga pantai, NTB adalah rumah bagi beberapa ombak terbaik untuk selancar menurut banyak penggemar selancar. “Termasuk Bangko-Bangko di Pulau Sumbawa dan Gerupuk di Lombok. Selain itu, surga pulau kita ini memiliki banyak kegiatan petualangan lainnya yang dapat ditawarkan. Seperti snorkeling di Gilli Meno, atau menyelam di Gilli Matra,” ujarnya.

Bagi mereka yang menyukai suasana liburan yang jauh dari kebisingan, NTB juga memiliki sejumlah penyedia jasa wisata yang tepat. Ada resor Amanwana yang sangat mewah di pulau-pulau moyo.

“Benar-benar tempat yang menakjubkan di mana Anda dapat makan di bawah bintang-bintang sambil ditemani oleh rusa liar. Dan bahkan tidur di bawah tenda yang terletak di tengah-tengah hutan. Atau Anda dapat memiliki retret detoksifikasi di Jeeva bloam. Terletak di Tanjung Bloam, Anda tidak akan menerima wifi atau sinyal lainnya di sana,” papar Wagub.

Selain pemandangan alam, Wagub juga menyebutkan NTB juga kaya dengan aspek budayanya. Misalnya, olahraga tradisional peresean di Lombok.

Sebuah seni tradisional suku Sasak di mana pria berkumpul untuk menguji keberanian dan kekuatan mereka dalam pertempuran yang merupakan luapan emosi para raja dan tentara setelah menang di medan perang.

NTB juga merupakan pemegang peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal.

“Karena 96 persen warga kami beragama Islam, kami berupaya menjadikan tempat kami ramah bagi Muslim. Kami peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal oleh Global Muslim Travel Index. Provinsi kami juga terkenal dengan masjid-masjidnya dan dinamakan sebagai “Pulau Masjid 1.000” karena Anda dapat menemukan masjid setiap 80 meter persegi dengan mudah di pulau ini.” Katanya.

Di Lombok, wisatawan juga bisa menemukan upacara umat Hindu, yaitu Mulang Pekelem. Upacara Harmoni ini dilakukan oleh umat Hindu untuk melindungi alam, yang diadakan setiap tahun di bulan November.

Di akhir pemaparannya, Wagub juga memberikan kabar terbaru mengenai kemudahan demi kemudahan yang kini bisa didapatkan untuk mengunjungi NTB. Menurutnya, akan ada lebih banyak penerbangan ke Lombok, untuk memudahkan wisatawan Perancis mengunjungi NTB.

NTB juga memiliki perjalanan yang akan membawa wisatawan dari Pelabuhan Badas ke Pulau Moyo. Dan, ada tiga kapal pesiar Eropa yang akan mengunjungi NTB yaitu: Ponant, Starclippers, dan Variety.

“Acara ini adalah peluang besar bagi kami untuk bertemu dengan calon investor kami dan kami berharap dapat bertemu Anda lagi. Kami membawa dua video sehingga Anda akan tahu keindahan provinsi kami dan kami akan tunjukkan,” pungkas Wagub.

Diliput Media

Selain mempresentasikan NTB di hadapan para pelaku usaha di Prancis, Wagub juga menyempatkan diri melayani media setempat.

Kepada Jean-Louis Corgier, Redaktur Pelaksana Class Tourisme, Wagub juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah hal terkait kunjungannya dan kebijakan Pemprov NTB.

Wagub menegaskan, pariwisata merupakan salah satu sektor andalan di Provinsi NTB.

“Lombok-Sumbawa menjadi satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia. Karena memang alamnya yang luar biasa. Sehingga pariwisata menjadi salah satu andalan ekonomi dari Lombok, NTB selain agriculture, pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan.

“Karena itu suatu kewajiban,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya Rinjani dan Samota sebagai cagar biosfer dunia, Wagub menegaskan hal itu akan semakin mendorong Pemprov NTB untuk betul-betul memperhatikan kualitas lingkungannya.

“Kita di Pemprov NTB betul-betul memperhatikan sisi lingkungan ini. Bersama pegiat-pegiat lingkungan kita bahu membahu bagaimana Lombok-Sumbawa itu menjadi tempat yang betul-betul asri, terjaga lingk terjaga lingkungannya,” katanya.

Untuk itu pula, Pemprov NTB mulai menggencarkan program unggulan untuk memaksimalkan kebersihan daerah. Salah satunya, melalui program zero waste.

“Kita juga stressing illegal logging jangan sampai terjadi di tempat kita. Kemudian juga bagaimana konservasi daripada tanah, itu juga kita perhatikan. Artinya aspek lingkungan menjadi stressing dari Pemprov NTB,” tandasnya.

AYA/Hms NTB (*)

 




MotoGP Mandalika Akan Dipromosikan di Paris

Beberapa aspek penting memang sangat perlu disosialisasikan secara luas kepada publik di Prancis,  terutama mengenai keindahan lokasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com  — Prancis sebagai salah satu negara yang memiliki basis penggemar MotoGP akan menjadi sasaran promosi yang tepat.

Upaya promosi yang efektf mulai drencanakan, setela ada kepastian digelarnya MotoGP Mandalika pada tahun 2021 mendatang.  Salah satunya, upaya promosi secara langsung ke penggemar MotoGP di berbagai belahan dunia, salah satuny di Prancis.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah akan melakukan upaya promosi ini saat hadir dalam agenda The International Coordinating Council Of The Man, And The Biosphere Programme, UNESCO di Paris, 17 – 21 Juni 2019.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, perhelatan MotoGP Mandalika 2021 sudah semakin dekat.

Dalam perhelatan nanti, tentunya diharapkan akan hadir sebanyak mungkin penggemar MotoGP dari berbagai belahan dunia. Kehadiran mereka tentunya harus didorong melalui strategi promosi dan sosialiasi yang masif.

Meski telah diumutmkan secara resmi oleh pihak penyelenggara, namun upaya mendorong semakin banyaknya pihak yang hadir menyaksikan gelaran MotoGP di Kuta-Mandalika ini tentu harus tetap dilakukan.

Beberapa aspek penting memang sangat perlu disosialisasikan secara luas kepada publik di Prancis. Terutama, mengenai keindahan lokasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Keindahan alam

MotoGP Mandalika tidak hanya menyajikan adu kecepatan para penbalap MotoGP Pengunjungnya juga akan disuguhi keindlahan alam Kuta-Mandalika yang eksotis.

Mereka yang datang menyaksikan gelaran MotoGP juga tentunya bisa menambah pengalaman liburannya dengan berkeliling ke berbagai destinasi wisata di Lombok dan Sumbawa yang sangat beragam.

Satu hal lain yang juga penting untuk dikamparnyekan adalah bahwa MotoGP Mandalika akan menjadi MotoGP yang bersejarah.

Sebab, ini merupakan gelaran MotoGP pertama di dunia yang menggunakan sirkuit berkonsep jalan raya, atau street circuit.

Segala keunikan dan nilai tambah yang dimiliki MotoGP Mandalika tersebut, tentu saja akan sangat disayangkan jika tidak diketahui oleh warga dunia.

Karena itulah, Wagub NTB bersama rombongan yang hadir dalam agenda di Paris, tersebut, akan memanfaatkannya sebagai ajang mempromosikan gawe besar ini.

“Kita ingin mengabarkan kepada publik di Paris, Prancis, bahwa saat ini pariwisata NTB terus berbenah. Dan dalam waktu dekat, kita akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021,” ujar Najamuddin.

la menambahkan, kemajuan pariwisata di NTB ini tentunya harus diketahui oleh sebanyak mungkin warga dunia. Sebab, semakin banyak yang mengetahui, akan semakin banyak pula yang akan hadir dalam agenda tersebut.

Kehadiran banyak wisatawan kedaerah inu,pada gilirannya akan membawa banyak manfaat dan keuntungan ekonomis yang akan dinikmati oleh warga NTB.

AYA/Hms NTB

 




Mudik Lebaran 2019, Penumpang Pesawat Domestik Maupun Mancanegara Turun

Akibat harga tiket pesawat mahal menyebabkan kunjungan wisatawan ke NTB menurun

MATARAM.lombokjournal.com —  Pada mudik lebaran 2019, terjadi penurunan drastis penumpang di Lombok Internasional Airport (LIA), baik domestik maupun mancanegara.

Hal itu berdasarkan hasil monitoring dan data posko terpadu angkutan lebaran 2019, Bandara Lombok Internasional Airpot (LIA). Faktanya, jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang domestik maupun mancanegara, dari dan menuju LIA mengalami penurunan.

“Kalau dibandingkan data 2018, terjadi penurunan penumpang cukup drastis pada mudik lebaran 2019 ini di Bandara LIA, baik domestik maupun mancanegara,” kata Humas Bandara LIA, l Nyoman Siang melalui keterangan tertulis di Mataram, Kamis (13/06) 2019.

Pada tahun 2018 jumalah penumpang sebanyak 5773 orang dengan jumlah kedatangan pesawat 51, turun menjadi 4618 orang pada tahun 2019 dengan jumlah kedatangan pesawat 40.

Untuk keberangkatan pada 2018 jumlah penumpang 5620 orang, dengan jumlah keberangkatan pesawat 50. Sementara 2019 jumlah keberangkatan penumpang 4678 orang, pesawat 40.

“Penurunan juga terjadi untuk penumpang internasional, dimana pada 2018, jumlah kedatangan sebanyak 522 orang, turun menjadi 387 orang. Sedangkan keberangkatan, pada 2018 jumlah penumpang 601, turun menjadi 305 pada 2019,” jelas l Nyoman Siang.

Pemprov NTB telah bersurat kepada Kementerian di Jakarta, supaya harga tiket pesawat bisa diturunkan, karena akibat harga tiket pesawat mahal mengakibatkan kunjungan wisatawan ke NTB menurun.

Selain itu, kebijakan tersebut juga telah berdampak terhadap pelaku UMKM, dimana tingkat penjualan mengalami penurunan, akibat sepinya pengunjung dan pembelian produk UMKM.

AYA




Bulan April Nilai Ekspor NTB Anjlog

Impor juga mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan dengan impor bulan Maret 2019 sebesar US$ 28.568.795

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi NTB menyatakan jika Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan April  2019 mengalami penurunan cukup tinggi jika dibandingkan dengan ekspor  bulan Maret 2019, yaitu sebesar 83,50  persen .

“Nilai ekspor bulan April  2019 hanya sebesar US$ 2.676.537, sedangkan bulan Maret 2019 mencapai US$ 16.219.947. Penurunan yang cukup tinggi ini karena pada bulan ini tidak ada ekspor tambang,” ujar Kepala BPS NTB Suntono pada Rilis BpS Senin, (10/6).

Suntono menyatakan jika Ekspor bulan April 2019 yang terbesar ditujukan ke Amerika Serikat (USA)yaitu sebesar 72,82 persen, disusul ke Hongkong sebesar 7,71 persen dan  China 6,27 persen.

Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan April 2019 adalah Ikan dan Udang senilai US$ 1.409.687 (52,67 persen), Daging dan Ikan Olahan US$ 561.948 (20,99 persen), Perhiasan/ Permata sebesar US$ 356.458 (13,32 persen), serta Garam, Belerang, dan Kapur sebesar US$ 263.234 (9,83 persen)”Terangnya

Adapun Nilai impor pada bulan April 2019 senilai US$ 16.290.436. Ini berarti impor mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan dengan impor bulan Maret 2019 sebesar US$ 28.568.795. Sebagian besar Impor berasal dari negara Amerika Serikat (USA)(35,04 persen), Perancis (19,11 persen), Jepang (16,27 persen), dan Singapura (11,63 persen).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Mesin-mesin/ Pesawat Mekanik (62,05 persen), Karet dan Barang dari Karet (17,00 persen) serta Kendaraan dan Bagiannya (7,68 persen),” katanya.

AYA

 




Bulan Mei, Inflasi NTB Sebesar 0,82 Persen

Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 1,18 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik ( BPS ) NTB menyatakan,  bulan Mei 2019 Nusa Tenggara Barat mengalami inflasi sebesar 0,82 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,47 pada bulan April 2019 menjadi 135,57 pada bulan Mei 2019.

“Angka inflasi ini berada di atas angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,68 persen,” ujar Kepala BPS NTB Suntono ,Senin (10/06) 2019.

Sunyomo menyatakan, jika Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 1,18 persen.

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2019 sebesar 0,82 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 2,31 persen; Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,64 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,45 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,44 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,19 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,10 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,01 persen.

Dikatakan, laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Mei 2019 sebesar 1,18 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Mei 2018 sebesar 0,74 persen.

Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Mei 2019 sebesar 3,61 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Mei 2018 sebesar 2,82 persen.

AYA




Di Tengah Kumandang Takbir Idhul Fitri, Gubernur Zulkieflimansyah Ajak Refleksikan NTB Gemilang

NTB harus menjadi rumah yang nyaman bagi penduduk NTB sendiri

MATARAM.lombojournal.com —  Semua pihak diajak merefleksikan kembali makna NTB Gemilang di tengah takbir yang dikumandangkan di tengah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Rabu (05/06).

Seruan itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, di tengah  ikhtiar mewujudkan NTB Gemilang yang tidak mudah.

“Namun, spirit seruan Allahu Akbar, diyakininya bisa memberikan suntikan semangat,’ kata Gubernur Zul.

Suntikan yang dibutuhkan untuk mensinergikan kekuatan bersama. Sehingga, hal-hal besar seperti mewujudkan NTB Gemilang, akan terasa kecil.

Filosofi itu dipaparkan Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul saat memberi sambutan sebelum salat Idul Fitri di Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center, Mataram.

Di hadapan ribuan warga NTB yang  melaksanakanmenghadiri salat Idul Fitri, Gubernur memaparkan hal-hal yang ingin diwujudkan melalui tagline NTB Gemilang.

Pertama, NTB Gemilang bermakna bahwa NTB menjadi rumah yang nyaman bagi bisnis dan investasi. Pelaku bisnis akan merasa NTB sebagai tempat yang bersahabat bagi iklim bisnis.

Dengan demikian, investasi dan usaha-usaha akan berdatangan ke NTB dan ini diyakini akan mendorong roda perekonomian.

Kedua, NTB Gemilang berarti NTB harus mewujudkan iklim yang nyaman bagi pengunjung atau wisatawan. Lombok baru saja terpilih sebagai the best halal destination in the world. Sebagai destinasi wisata halal terbaik di seluruh dunia.

Predikat terbaik itu menurutnya bukan sebatas teraplikasi dalam hal makanan atau busana saja.

“Tapi mudah-mudahan, yang disebut dengan halal destination adalah kerendahan hati, dan kemauan masyarakat NTB untuk hidup di dalam naungan Al Quran dan hidayah Allah SWT,” ujar Doktor Zul.

Gubernur menyerukan, warga NTB harus menunjukkan kepada dunia, bahwa Islam tidak berlawanan dengan kemajuan. Islam bukanlah agama yang menentang semangat zaman.

“Kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang compatible dengan modernitas,” ujarnya.

Gubernur berharap, lewat perwujudan NTB Gemilang ini, di NTB orang bisa melihat penerapan kehidupan beragama Islam yang menginspirasi, sesuai tuntunan Allah SWT dalam Al Quran.

“Sehingga di NTB, orang melihat the living quran, Quran yang berjalan. Kita punya seribu masjid di Nusa Tenggara Barat, kita punya seribu masjid di Pulau Lombok. Mudah-mudahan, semua nama Allah yang kita agungkan di masjid-masjid, juga kita agungkan di berbagai tempat di luar masjid,” serunya.

Rumah Yang Nyaman

Cita-cita ketiga sekaligus yang terpenting yang ingin diwujudkan NTB Gemilang adalah, NTB harus menjadi rumah yang nyaman bagi penduduk NTB sendiri.

“Tentu bukan hanya menyenangkan investasi, tentu bukan hanya menyenangkan pengunjung. Tapi on the top of that, NTB Gemilang harus bisa menjamin dan memastikan bahwa penduduk Nusa Tenggara Barat, rakyatnya harus bahagia,” tegas Gubernur.

Gubernur menegaskan, masyarakat NTB dengan berbagai aktivitas yang akan terjadi di tempat kita tidak boleh jadi penonton.

“Kita tidak boleh menari dengan gendang yang ditabuh oleh orang lain. Kita harus meng-upgrade capacity masyarakat kita, perbaiki pendidikan. Mudah-mudahan kita mampu menari dengan gendang yang kita tabuh sendiri,” ujarnya.

Gubernur mengingatkan, upaya mewujudkan NTB yang Gemilang, menghadirkan baldatun tayiibatun warobbun gafur, bukanlah persoalan sederhana.

“Tapi pagi ini, di Islamic Center, di tempat yang bersejarah ini, mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan bisa menjadi nyata,” ujarnya.

Meskipun hal-hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, namun Doktor Zul meyakini akan menjadi ringan jika umat Islam di NTB meresapi dan menggaungkan semangat dalam kalimat takbir yang dikumandangkan di hari Idul Fitri.

Seperti diketahui, di penghujung Ramadhan ini, di setiap masjid, ketika Ramadhan berakhir, takbir selalu dikumandangkan. Kalimat takbir ini, menurut Gubernur bukanlah kalimat sederhana.

AYA/Hms NTB




Gubernur Zulkieflimansyah  Lepas Keberangkatan 3 Armada Angkutan Lebaran Gratis

Pelepasan mudik ke Dompu dan Bima sejumlah 135 orang, dan mereka rata-rada adalah mahasiswa

MATARAM.lombokjournal.com —  Para supir bus diminta utamakan keselamatan pemudik dan senantiasa berkendara hati-hati.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan pesa itu saat melepas mudik gratis, khusus mahasiswa dengan tujuan Mataram – Bima – Dompu.

“Bismillahirrahmanirrahim para supir senantiasa hati – hati, yang penting selamat sampai tujuan” pesan Gubernur Zul saat melepas keberangkatan 3 armada angkutan lebaran.

Pelepasan mudik gratis diselenggarakan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Jum’at (31/05) 2019. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan penempelan stiker khusus pada armada mudik oleh Gubernur Zul juga didampingi oleh Furkopimda Provinsi NTB.

“Pelepasan mudik ke Dompu dan Bima sejumlah 135 orang, dan mereka rata-rada adalah mahasiswa. Setelah ini Gubernur akan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Lembar dan Lombok International Airport untuk melihat langsung kesiapan mudik lebaran” tambah Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S. Sos, MM

AYA/Hms NTB




Pasar Murah Sambut Idul Fitri Digelar Dinas Perdagangan NTB

Pasarmurah itu melibatkan 20 lebih distributor yang ada di kota Mataram

I Nyoman Darmilaswati

MATARAM.loombokjournal.com — Pasar murah jelang Idul Fitri dengan dukungan puluhan distributor kebutuhan pokok digelar di Lapangan Karang Pule Mataram.

Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memilih untuk menggelar pasar murah di Lapangan Karang Pule  karena paling banyak penduduknya.

“Kami persiapkan sebelumnya karena ini adalah hari terkhir kegiatan Pasar murah selama puasa inj,” ujar I Nyoman Darmilaswati  selaku Kepala Bidang Pengembangan dalam Negeri, Rabu (29/05).

Pada H-6 sebelum Idul Fitri PElaksanaan pasar murah itu sangat membantu masyrakat,  karena bisa mendapatkan harga dengan lebih murah. Sebab pasarmurah itu melibatkan 20 lebih distributor yang ada di kota Mataram.

Nyoman menambahkan, masyarakat sangat antusias dengan adanya pasar murah ini.

“Ini kan acara terakhir selama puasa, tapi nanti akan tetap dilaksnakan saat menyambut Hari besar keagamaan. PasAr murah ini kita buka dari jam 8-12 siang,” kata Nyoman..

AYA




Sidak Parsel Lebaran, Ditemukan Satu Parsel Di Retail Lokal Sudah Mendekati Kadaluarsa

Kepala BPOM Mataram,  Ni Gusti Ayu Nengah sejak bulan April lalu sudah memberikan surat himbauan/edaran kepada seluruh supermarket, jika mengisi parsel haruslah mengikuti persyaratan yang ada

MATARAM.lombokjournal.com —  Dinas Perdagangan Provinsi NTB bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), Dinas Perdagangan Kota  Mataram, dan Satuan Petugas (Satgas) Pangan Polda NTB melakukan  inspeksi mendadak (sidak) parsel lebaran.

Sidak dilakukan di sembilan retail modern di Kota Mataram yakni di supermarket Hero,rubby, J-Mart,MGM,Niaga Selaparang,Transmart,Giant, Mario dan di Niaga Rembiga.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj. Putu Selly Andayani Senin (27/5) di Mataram. Ia mengatakan, dari sembilan retail modern yang diperiksa, petugas menemukan satu parsel di retail lokal sudah mendekati kadaluarsa.

Dengan temuan tersebut, petugas menarik parsel yang sudah dijajakan. Karena berdasarkan ketentuan yang berlaku, makanan dan minuman yang disi di dalam parsel masa kadaluarsanya tinggal enam bulan kedepan.

“Kita tadi sudah melakukan sidak di sembilan supermarket yang d di Kota mataram, tidak ada ditemukan parsel yang sudah kadaluarsa atau Expaied,” ujarnya.

Kepala BPOM Mataram,  Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih menyatakan, jika sidak ini dilakukan dalam rangka menyambut  Hari Raya Idul Fitri .

“Jadi  dalam rangka buln suci ramadhan dan hari raya idul fitri setiap tahun selalu melaksankn kegiatan intesnifikikasi pengawasan pangan yang dilkukan pertama dari distributor, pasar dan takjil ,sekarmg menjelng hati raya Idul fitri,” ujar Nengah

Nengah mengatakan, dalam sidak ini pihaknya dari bulan April lalu sudah memberikan surat himbauan/edaran  kepada seluruh supermarket, jika mengisi parsel haruslah mengikuti persyaratan yang ada. Di Antaranya tidak boleh mengisi dengan Alhkohol, harus memperhatikan  kadarluarsa barang terlebih dahulu minimal enam bulan lamanya.

Untuk Parsel tidak ada temuan yang menyalahi aturan, mudah mudahan dengan adanya Sidak ini masyarakat   merasa kehadiran pemerintah dalam mengawsi setiap produk .

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, kami pemetintah sudah mengeceknya, semuanya aman,” tegas  Nengah.

AYA




Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Dipusatkan Di Lapangan Sangkareang Di Mataram

Total transaksi yang disiapkan Bank Indonesia untuk wilayah Kota Mataram di bulan Ramadhan sebesar 1,9 triliun rupiah,  sedangkan di seluruh wilayah NTB disiapkan 2,9 triliun Rupiah

MATARAM.lombokjournal.com –Pelayanan penukaran uang pecahan kecil untuk kebutuhan lebaran, dipusatkan di lapangan sangkareang Kota Mataram.

Kepala BI perwak8lan NTB, Achris Sarwani mengatakan, untuk memudahkan pelayanannya pihak Bank Indonesia bersama 14 perbankan membuka layanan untuk masyarakat pulau Lombok.

“Bank Indonesia Perwakilan NTB  bersama 14 perbankan lainnya di Mataram  secara resmi telah membuka layanan penukaran uang  yang dipusatkan di lapangan sangkareang Kota Mataram,” ujar Kepala BI perwak8lan NTB, Achris Sarwani Kamis (16/05)

Achris menyatakan, jika layanan penukaran uang yang dibuka Bank indonesia n NTB bersama 14 perusahan perbankan yang dipusatkan di lapangan Sangkareang Kota Mataram ini  langsung dibanjiri masyarakat  yang hendak menukarkan uangnya dalam bentuk pecahan kecil .

“Seperti sudah menjadi tradisi  kebiasan untuk memberikan sedekah maupun angpao ke sanak keluarga di hari raya idul fitri, itu menjadi salah satu faktor penyebab  permintaan akan uang pecahan kecil ini  selalu mengalami peningkatan,” terangnya.

Karena itu, untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan  Bank Indonesia Perwakilan NTB  bersama 14 perusahan perbankan di Mataram ini,  memutuskan untuk membuka stand penukaran uang  yang di pusatkan di lapangan Sangkareang.

Stand penukaran uang  ini  direncanakan akan di gelar hingga tanggal 28 mei mendatang

Achris Sarwani juga mengatakan, total transaksi yang disiapkan Bank Indonesia Perwakilan NTB untuk wilayah Kota Mataram di bulan Ramadhan yakni sebesar 1,9 triliun rupiah,  sedangkan di seluruh wilayah NTB Bank Indonesia  menyiapkan 2,9 triliun Rupiah.

Untuk anggaran yang dikeluarkan Bank Indonesia perwakilan NTB di bulan ramadhan kali ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yakni sekitar 20 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Tahun ini sebanyak 2,9 Triliyun yang kami sediakan, naik 20 persen dibanding Tahun lalu yng hanya 2,6 Triliyun,” kata Achris Sarwani.

AYA