Ditandatangani Kerjasama Wisata Halal NTB-UZBEKISTAN

Dengan pengelolaan yang baik di NTB – Uzbekistan bisa belajar dan menerapkan seluruh sistem pengelolaan wisata halal di Bukhara

MATARAM.lombokjournal.com —  Setelah Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djallillah menggelar temu bisnis di Paris, dalam rangka mempromosikan potensi pertanian dan wisata. hari ini, Senin (24/06),  2019 datang delegasi dari Usbezistan, yang dipimpin Second Secretary of Ambassy of Uzbekistan for Indonesia, Muzaffar S. Abdulazimov.

Kehadiran delegasi itu dalam rangka membangun kerjasama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Uzbekistan, khususnya Provinsi Bukhara. Kedua daerah ini sama-sama sepakat untuk menjalin kerjasama bidang wisata halal atau halal tourism.

Kesepakatan itu tertuang dalam Letter Of Intent (LOI) yang ditandatangani Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Dzalillah dan First Deputy Director of Bukhara Regional Department for Tourism Development, Oy Bek O. Khakimov, di ruang kerja Wakil Gubernur NTB.

NTB dan Bukhara, sebagai daerah yang bermayoritaskan muslim itu, dalam salah satu kesepakatannya, akan saling mempromosikan sejumlah potensi wisata halal yang dimiliki kedua daerah ini.

Selain itu, pembangunan sejumlah infrastruktur seperti hotel, juga akan menjadi perhatian kedua daerah tersebut.

“Uzbekistan dan Indonesia, khususnya NTB memiliki banyak kesamaan. Baik itu budaya, agama bahkan ada sejumlah kosa kata yang sama dengan Uzbekistan,” ungkap Muzaffar S. Abdulazimov.

Sebagai tahap awal kerjasama ini, katanya,  pihak Uzbekistan akan mempelajari pengelolaan wisata halal yang ada di NTB.

Sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia katanya, NTB merupakan daerah tepat. Sehingga, dalam perkembangannya ke depan, akan banyak wisatawan Uzbekistan yang datang ke NTB atau sebaliknya.

Dengan pengelolaan yang baik di NTB ini lanjut,  Uzbekistan bisa belajar dan menerapkan seluruh sistem pengelolaan wisata halal di Bukhara.

“Kami punya direct fligt dari Jakarta ke Taskins, Uzbekistan,” katanya.

Wagub Ummi Rohmi menjelaskan, potensi yang dimiliki NTB sangat besar. Sehingga, masyarakat luar atau para investor akan semakin tertarik datang ke NTB.

Tidak hanya berwisata namun juga untuk berinvestasi. Apalagi Teluk Saleh, Moyo dan Tambora baru saja ditetapkan sebagai Biosfer dunia. Sehingga, NTB ini akan semakin dikenal di seluruh dunia.

“Terima kasih kepada Uzbekistan. Kita akan sama-sama belajar,” ungkap Wagub ditemani Kepala Biro Kerjasama dan Kepala Dinas Pariwisata NTB.

AYA/Hms NTB




Dishub Belum Tentukan Tarif Taksi Online

Dishub NTB sudah membentuk tim pengkajian karena semua pedoman tetap berdasarkan atas aturan Kemenhub

MATARAM.lombokjournal.com — Mulai 18 Juni, Permenhub Nomor 118 tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan sewa khusus mulai berlaku penuh. Salah satu yang paling diatur dalam PM itu terkait dengan besaran tarif taksi online.

Dijelaskan, aplikator harus memasang tarif sesuai koridor Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB), yang bisa berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Menindaklanjuti aturan itu, Kepala Dishub NTB Lalu Bayu Windia menegaskan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha angkutan online.

Yang paling banyak berkembang di Kota Mataram adalah Go-Jek dan Grab.

“Kami sudah menggelar rapat dengan mereka pada Senin Lalu,” jelas Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia di Kantor Gubernur pada Senin (24/06) 2019.

Bayu menjelaskan,  pada rapat itu Dishub NTB melakukan sosialisasi, penerapan beserta penindakan, seperti yang tertuang dalam Permenhub.  Kemudian, pembahasan mengenai tarif, kuota dan wilayah operasi taksi online.

Mengenai tarif, bila mengacu pada Peraturan Dirjen (Perdirjen) Perhubungan Darat Nomor SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 tentang tarif batas bawah angkutan sewa khusus.

Wilayah seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Papua, besaran TBB mencapai Rp 3.700 per km dan TBA Rp 6.600 per km.

Makanya, Bayu menegaskan Dishub NTB sudah membentuk tim pengkajian karena semua pedoman tetap berdasarkan atas aturan Kemenhub.

“Kami sudah ada tim, nanti mereka yang akan mengkaji semuanya,” ujar Bayu.

Mengenai batas akhir pengkajian, tidak ada deadline. Namun, Dishub NTB akan mencoba secepat mungkin menyelesaikan pekerjaan ini, agar aturan PM 118 bisa segera dinikmati masyarakat.

“Nanti tarif itu akan berbentuk SK dan ditandatangani langsung oleh pak gubernur, sementara ini masih berlaku tarif yang lama,” tandasnya.

AYA

 

 




MotoGP Mandalika 2021, Wagub Undang Pelaku Bisnis Prancis Berinvestasi

Khusus untuk MotoGP,Wagub menegaskan bahwa penyelenggaraannya akan mulai digelar pada tahun 2021 mendatang.

lombokjournal.com —

PARIS  ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meluangkan waktu khusus untuk mempresentasikan gelaran MotoGP Mandalika di Provinsi NTB pada 2021 mendatang.

“NTB juga ingin mengadopsi pariwisata olahraga sebagai salah satu daya tariknya,” ujar Wagub di hadapan puluhan pelaku bisnis perjalanan wisata di Prancis, Kamis, 20 Juni 2019.

Wagub menerangkan, Pemerintah Indonesia dan Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di NTB menyadari bahwa daerah ini cocok sebagai tempat berkembangnya wisata olahraga atau sport tourism.

“Dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki, dan investasi besar ke MotoGP dan potensi investasi di masa depan ke dalam Formula 1, kami yakin kami dapat mengembangkan platform pariwisata olahraga yang hebat,” ujar Wagub.

Serangkaian agenda wisata olahraga telah mulai digelar di NTB.

“Kami mengadakan ultra-marathon pertama kami di Sumbawa tahun lalu dan memiliki peserta dari seluruh dunia. Selain olahraga motor dan lari, kami juga ingin menjelajah ke olahraga bersepeda,” ujarnya.

Di daerah ini juga telah digelar turnamen bersepeda Tour de Lombok pada tahun 2017 yang rutenya membentang sepanjang 480 km, dari Mandalika ke Mataram.

Khusus untuk MotoGP, Wagub menegaskan bahwa penyelenggaraannya akan mulai digelar pada tahun 2021 mendatang.

“Kegiatan ini akan menarik lebih dari 120.000 pengunjung dengan lebih dari 400 juta orang akan menonton melalui siaran televisi di lebih dari 207 negara. Bayangkan dampak yang akan dihasilkan setelah kami menggelar kegiatan ini di provinsi kami,” sebut Wagub.

Selain MotoGP, ada pula rencana menggelar balapan Formula 1 (F1) di Lombok. Formula 1 telah terbukti menjadi acara olahraga ketiga yang paling banyak ditonton di dunia setelah Piala Dunia FIFA dan Olimpiade.

Dengan 21,1 juta pengikut media sosial, disiarkan televisi di 159 negara, dan rata-rata 200.000 orang menghadiri setiap perlombaan, F1 hampir dipastikan akan melahirkan dampak positif yang menakjubkan.

Untuk itulah, Wagub menegaskan potensi ini akan melahirkan peluang bisnis bagi para pelaku bisnis yang hadir di pertemuan tersebut. “Ini adalah peluang besar bagi Anda, investor masa depan kami, untuk menciptakan bisnis Anda di sini, di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat,” pungkas Wagub.

AYA/Hms NTB (*)

 




Wagub NTB Tampil Memukau Saat Bicara Pariwisata Di Paris

Dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan

lombokjournal.com —

PARIS ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dalam temu bisnis di Paris, Perancis (20/06) 2019 mengatakan, NTB merupakan  tempat yang nyaris sempurna bagi mereka yang menginginkan rehat dari kesibukan sehari-hari.

Dengan berbagai kebijakannya, Pemprov NTB bersama para pemangku kepentingan terus mendorong kemudahan bagi wisatawan yang datang berlibur.

Wakil Gubernur NTB,  Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengatakan itu di hadapan para pelaku bisnis perjalanan wisata setempat, Wagub mempresentasikan keindahan NTB. Menggunakan slide presentasi berisi foto-foto keindahan alam NTB, Wagub pun memaparkan satu demi satu alasan mengapa warga Prancis harus berwisata ke NTB.

“NTB memiliki salah satu pantai dan gunung terindah di negara ini. Orang-orangnya sangat ramah dan sangat berbudaya. Banyak kegiatan seperti olahraga air dan hiking. Dan NTB adalah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari dunia yang sibuk dan memulihkan tenaga,” ujar Wagub.

Dijelaskannya, NTB diberkati dengan 280 pulau di seluruh provinsi dengan banyak pantai dan gunung.

“Anda dapat menikmati pantai Sekotong atau Gili Trawangan yang indah. Sementara keesokan harinya, Anda bisa naik ke Kawah Senaru di atas Gunung Rinjani dan kemudian bersantai di Air Terjun Tiu Kelep, Air Kalaq, atau Mata Jitu,” ujarnya.

NTB  adalah rumah bagi dua gunung berapi legendaris, Rinjani dan Tambora. Puncak Rinjani dapat dicapai dengan berjalan kaki selama empat hari dari Sembalun.

Di puncaknya, ada sebuah kawah dengan danau yang indah dan pemandangan Lombok yang benar-benar menakjubkan.

Rinjani juga dianggap sebagai salah satu gunung dengan medan terberat karena pemukiman abu vulkanik yang berat membuatnya sangat sulit untuk naik ke atas.

Tambora adalah salah satu gunung berapi paling terkenal sepanjang sejarah. Gunung ini pernah melahirkan salah satu letusan terbesar dalam sejarah.

Letusannya begitu besar sehingga mengurangi gunung dari ketinggian 4.300 meter di atas laut menjadi sekitar 2.800 meter. Abu letusan bahkan bisa ditemukan 1.300 km jauhnya dari pandangan.

Dalam perjalanan ke Rinjani wisatawan dapat mampir di Desa Sembalun. Sebuah desa yang sejuk.

“Anda dapat menikmati pemandangan indah seperti gambar di slide. Atau jika Anda ingin membenamkan diri lebih dalam ke alam, Anda selalu dapat menikmati Tete Batu. Tete Batu adalah sebuah desa dengan sawah yang indah dan lereng bukit yang menakjubkan. Tapi itu juga rumah bagi ‘Desa Wisata’, yang berarti ada banyak homestay di mana wisatawan dapat menikmati minggu yang baik atau bahkan berbulan-bulan benar-benar menyerap budaya dan sifat Tete Batu,” ujarnya.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Tete Batu. Mulai dari penanaman padi dengan penduduk setempat, mandi di air terjun terdekat, hingga trekking di sawah.

“Tinggal di salah satu ‘Desa Wisata’ kami benar-benar cara terbaik untuk menyerap budaya NTB,” seru Wagub.

Bagi mereka yang menginginkan wisata olahraga pantai, NTB adalah rumah bagi beberapa ombak terbaik untuk selancar menurut banyak penggemar selancar. “Termasuk Bangko-Bangko di Pulau Sumbawa dan Gerupuk di Lombok. Selain itu, surga pulau kita ini memiliki banyak kegiatan petualangan lainnya yang dapat ditawarkan. Seperti snorkeling di Gilli Meno, atau menyelam di Gilli Matra,” ujarnya.

Bagi mereka yang menyukai suasana liburan yang jauh dari kebisingan, NTB juga memiliki sejumlah penyedia jasa wisata yang tepat. Ada resor Amanwana yang sangat mewah di pulau-pulau moyo.

“Benar-benar tempat yang menakjubkan di mana Anda dapat makan di bawah bintang-bintang sambil ditemani oleh rusa liar. Dan bahkan tidur di bawah tenda yang terletak di tengah-tengah hutan. Atau Anda dapat memiliki retret detoksifikasi di Jeeva bloam. Terletak di Tanjung Bloam, Anda tidak akan menerima wifi atau sinyal lainnya di sana,” papar Wagub.

Selain pemandangan alam, Wagub juga menyebutkan NTB juga kaya dengan aspek budayanya. Misalnya, olahraga tradisional peresean di Lombok.

Sebuah seni tradisional suku Sasak di mana pria berkumpul untuk menguji keberanian dan kekuatan mereka dalam pertempuran yang merupakan luapan emosi para raja dan tentara setelah menang di medan perang.

NTB juga merupakan pemegang peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal.

“Karena 96 persen warga kami beragama Islam, kami berupaya menjadikan tempat kami ramah bagi Muslim. Kami peringkat nomor satu untuk tujuan wisata halal oleh Global Muslim Travel Index. Provinsi kami juga terkenal dengan masjid-masjidnya dan dinamakan sebagai “Pulau Masjid 1.000” karena Anda dapat menemukan masjid setiap 80 meter persegi dengan mudah di pulau ini.” Katanya.

Di Lombok, wisatawan juga bisa menemukan upacara umat Hindu, yaitu Mulang Pekelem. Upacara Harmoni ini dilakukan oleh umat Hindu untuk melindungi alam, yang diadakan setiap tahun di bulan November.

Di akhir pemaparannya, Wagub juga memberikan kabar terbaru mengenai kemudahan demi kemudahan yang kini bisa didapatkan untuk mengunjungi NTB. Menurutnya, akan ada lebih banyak penerbangan ke Lombok, untuk memudahkan wisatawan Perancis mengunjungi NTB.

NTB juga memiliki perjalanan yang akan membawa wisatawan dari Pelabuhan Badas ke Pulau Moyo. Dan, ada tiga kapal pesiar Eropa yang akan mengunjungi NTB yaitu: Ponant, Starclippers, dan Variety.

“Acara ini adalah peluang besar bagi kami untuk bertemu dengan calon investor kami dan kami berharap dapat bertemu Anda lagi. Kami membawa dua video sehingga Anda akan tahu keindahan provinsi kami dan kami akan tunjukkan,” pungkas Wagub.

Diliput Media

Selain mempresentasikan NTB di hadapan para pelaku usaha di Prancis, Wagub juga menyempatkan diri melayani media setempat.

Kepada Jean-Louis Corgier, Redaktur Pelaksana Class Tourisme, Wagub juga memberikan penjelasan mengenai sejumlah hal terkait kunjungannya dan kebijakan Pemprov NTB.

Wagub menegaskan, pariwisata merupakan salah satu sektor andalan di Provinsi NTB.

“Lombok-Sumbawa menjadi satu dari 10 destinasi prioritas di Indonesia. Karena memang alamnya yang luar biasa. Sehingga pariwisata menjadi salah satu andalan ekonomi dari Lombok, NTB selain agriculture, pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan pariwisata sebagai sektor andalan, seluruh pemangku kepentingan di NTB tentu memiliki tanggungjawab moral untuk menjaga lingkungan.

“Karena itu suatu kewajiban,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya Rinjani dan Samota sebagai cagar biosfer dunia, Wagub menegaskan hal itu akan semakin mendorong Pemprov NTB untuk betul-betul memperhatikan kualitas lingkungannya.

“Kita di Pemprov NTB betul-betul memperhatikan sisi lingkungan ini. Bersama pegiat-pegiat lingkungan kita bahu membahu bagaimana Lombok-Sumbawa itu menjadi tempat yang betul-betul asri, terjaga lingk terjaga lingkungannya,” katanya.

Untuk itu pula, Pemprov NTB mulai menggencarkan program unggulan untuk memaksimalkan kebersihan daerah. Salah satunya, melalui program zero waste.

“Kita juga stressing illegal logging jangan sampai terjadi di tempat kita. Kemudian juga bagaimana konservasi daripada tanah, itu juga kita perhatikan. Artinya aspek lingkungan menjadi stressing dari Pemprov NTB,” tandasnya.

AYA/Hms NTB (*)

 




MotoGP Mandalika Akan Dipromosikan di Paris

Beberapa aspek penting memang sangat perlu disosialisasikan secara luas kepada publik di Prancis,  terutama mengenai keindahan lokasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika

MATARAM.lombokjournal.com  — Prancis sebagai salah satu negara yang memiliki basis penggemar MotoGP akan menjadi sasaran promosi yang tepat.

Upaya promosi yang efektf mulai drencanakan, setela ada kepastian digelarnya MotoGP Mandalika pada tahun 2021 mendatang.  Salah satunya, upaya promosi secara langsung ke penggemar MotoGP di berbagai belahan dunia, salah satuny di Prancis.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah akan melakukan upaya promosi ini saat hadir dalam agenda The International Coordinating Council Of The Man, And The Biosphere Programme, UNESCO di Paris, 17 – 21 Juni 2019.

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, perhelatan MotoGP Mandalika 2021 sudah semakin dekat.

Dalam perhelatan nanti, tentunya diharapkan akan hadir sebanyak mungkin penggemar MotoGP dari berbagai belahan dunia. Kehadiran mereka tentunya harus didorong melalui strategi promosi dan sosialiasi yang masif.

Meski telah diumutmkan secara resmi oleh pihak penyelenggara, namun upaya mendorong semakin banyaknya pihak yang hadir menyaksikan gelaran MotoGP di Kuta-Mandalika ini tentu harus tetap dilakukan.

Beberapa aspek penting memang sangat perlu disosialisasikan secara luas kepada publik di Prancis. Terutama, mengenai keindahan lokasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Keindahan alam

MotoGP Mandalika tidak hanya menyajikan adu kecepatan para penbalap MotoGP Pengunjungnya juga akan disuguhi keindlahan alam Kuta-Mandalika yang eksotis.

Mereka yang datang menyaksikan gelaran MotoGP juga tentunya bisa menambah pengalaman liburannya dengan berkeliling ke berbagai destinasi wisata di Lombok dan Sumbawa yang sangat beragam.

Satu hal lain yang juga penting untuk dikamparnyekan adalah bahwa MotoGP Mandalika akan menjadi MotoGP yang bersejarah.

Sebab, ini merupakan gelaran MotoGP pertama di dunia yang menggunakan sirkuit berkonsep jalan raya, atau street circuit.

Segala keunikan dan nilai tambah yang dimiliki MotoGP Mandalika tersebut, tentu saja akan sangat disayangkan jika tidak diketahui oleh warga dunia.

Karena itulah, Wagub NTB bersama rombongan yang hadir dalam agenda di Paris, tersebut, akan memanfaatkannya sebagai ajang mempromosikan gawe besar ini.

“Kita ingin mengabarkan kepada publik di Paris, Prancis, bahwa saat ini pariwisata NTB terus berbenah. Dan dalam waktu dekat, kita akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021,” ujar Najamuddin.

la menambahkan, kemajuan pariwisata di NTB ini tentunya harus diketahui oleh sebanyak mungkin warga dunia. Sebab, semakin banyak yang mengetahui, akan semakin banyak pula yang akan hadir dalam agenda tersebut.

Kehadiran banyak wisatawan kedaerah inu,pada gilirannya akan membawa banyak manfaat dan keuntungan ekonomis yang akan dinikmati oleh warga NTB.

AYA/Hms NTB

 




Mudik Lebaran 2019, Penumpang Pesawat Domestik Maupun Mancanegara Turun

Akibat harga tiket pesawat mahal menyebabkan kunjungan wisatawan ke NTB menurun

MATARAM.lombokjournal.com —  Pada mudik lebaran 2019, terjadi penurunan drastis penumpang di Lombok Internasional Airport (LIA), baik domestik maupun mancanegara.

Hal itu berdasarkan hasil monitoring dan data posko terpadu angkutan lebaran 2019, Bandara Lombok Internasional Airpot (LIA). Faktanya, jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang domestik maupun mancanegara, dari dan menuju LIA mengalami penurunan.

“Kalau dibandingkan data 2018, terjadi penurunan penumpang cukup drastis pada mudik lebaran 2019 ini di Bandara LIA, baik domestik maupun mancanegara,” kata Humas Bandara LIA, l Nyoman Siang melalui keterangan tertulis di Mataram, Kamis (13/06) 2019.

Pada tahun 2018 jumalah penumpang sebanyak 5773 orang dengan jumlah kedatangan pesawat 51, turun menjadi 4618 orang pada tahun 2019 dengan jumlah kedatangan pesawat 40.

Untuk keberangkatan pada 2018 jumlah penumpang 5620 orang, dengan jumlah keberangkatan pesawat 50. Sementara 2019 jumlah keberangkatan penumpang 4678 orang, pesawat 40.

“Penurunan juga terjadi untuk penumpang internasional, dimana pada 2018, jumlah kedatangan sebanyak 522 orang, turun menjadi 387 orang. Sedangkan keberangkatan, pada 2018 jumlah penumpang 601, turun menjadi 305 pada 2019,” jelas l Nyoman Siang.

Pemprov NTB telah bersurat kepada Kementerian di Jakarta, supaya harga tiket pesawat bisa diturunkan, karena akibat harga tiket pesawat mahal mengakibatkan kunjungan wisatawan ke NTB menurun.

Selain itu, kebijakan tersebut juga telah berdampak terhadap pelaku UMKM, dimana tingkat penjualan mengalami penurunan, akibat sepinya pengunjung dan pembelian produk UMKM.

AYA




Bulan April Nilai Ekspor NTB Anjlog

Impor juga mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan dengan impor bulan Maret 2019 sebesar US$ 28.568.795

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi NTB menyatakan jika Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan April  2019 mengalami penurunan cukup tinggi jika dibandingkan dengan ekspor  bulan Maret 2019, yaitu sebesar 83,50  persen .

“Nilai ekspor bulan April  2019 hanya sebesar US$ 2.676.537, sedangkan bulan Maret 2019 mencapai US$ 16.219.947. Penurunan yang cukup tinggi ini karena pada bulan ini tidak ada ekspor tambang,” ujar Kepala BPS NTB Suntono pada Rilis BpS Senin, (10/6).

Suntono menyatakan jika Ekspor bulan April 2019 yang terbesar ditujukan ke Amerika Serikat (USA)yaitu sebesar 72,82 persen, disusul ke Hongkong sebesar 7,71 persen dan  China 6,27 persen.

Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan April 2019 adalah Ikan dan Udang senilai US$ 1.409.687 (52,67 persen), Daging dan Ikan Olahan US$ 561.948 (20,99 persen), Perhiasan/ Permata sebesar US$ 356.458 (13,32 persen), serta Garam, Belerang, dan Kapur sebesar US$ 263.234 (9,83 persen)”Terangnya

Adapun Nilai impor pada bulan April 2019 senilai US$ 16.290.436. Ini berarti impor mengalami penurunan sebesar 42,98 persen dibandingkan dengan impor bulan Maret 2019 sebesar US$ 28.568.795. Sebagian besar Impor berasal dari negara Amerika Serikat (USA)(35,04 persen), Perancis (19,11 persen), Jepang (16,27 persen), dan Singapura (11,63 persen).

“Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Mesin-mesin/ Pesawat Mekanik (62,05 persen), Karet dan Barang dari Karet (17,00 persen) serta Kendaraan dan Bagiannya (7,68 persen),” katanya.

AYA

 




Bulan Mei, Inflasi NTB Sebesar 0,82 Persen

Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 1,18 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik ( BPS ) NTB menyatakan,  bulan Mei 2019 Nusa Tenggara Barat mengalami inflasi sebesar 0,82 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,47 pada bulan April 2019 menjadi 135,57 pada bulan Mei 2019.

“Angka inflasi ini berada di atas angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,68 persen,” ujar Kepala BPS NTB Suntono ,Senin (10/06) 2019.

Sunyomo menyatakan, jika Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,73 persen dan Kota Bima mengalami inflasi sebesar 1,18 persen.

Inflasi Nusa Tenggara Barat bulan Mei 2019 sebesar 0,82 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 2,31 persen; Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,64 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,45 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,44 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,19 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,10 persen; Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,01 persen.

Dikatakan, laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Mei 2019 sebesar 1,18 persen lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Mei 2018 sebesar 0,74 persen.

Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Mei 2019 sebesar 3,61 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Mei 2018 sebesar 2,82 persen.

AYA




Di Tengah Kumandang Takbir Idhul Fitri, Gubernur Zulkieflimansyah Ajak Refleksikan NTB Gemilang

NTB harus menjadi rumah yang nyaman bagi penduduk NTB sendiri

MATARAM.lombojournal.com —  Semua pihak diajak merefleksikan kembali makna NTB Gemilang di tengah takbir yang dikumandangkan di tengah perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Rabu (05/06).

Seruan itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, di tengah  ikhtiar mewujudkan NTB Gemilang yang tidak mudah.

“Namun, spirit seruan Allahu Akbar, diyakininya bisa memberikan suntikan semangat,’ kata Gubernur Zul.

Suntikan yang dibutuhkan untuk mensinergikan kekuatan bersama. Sehingga, hal-hal besar seperti mewujudkan NTB Gemilang, akan terasa kecil.

Filosofi itu dipaparkan Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul saat memberi sambutan sebelum salat Idul Fitri di Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center, Mataram.

Di hadapan ribuan warga NTB yang  melaksanakanmenghadiri salat Idul Fitri, Gubernur memaparkan hal-hal yang ingin diwujudkan melalui tagline NTB Gemilang.

Pertama, NTB Gemilang bermakna bahwa NTB menjadi rumah yang nyaman bagi bisnis dan investasi. Pelaku bisnis akan merasa NTB sebagai tempat yang bersahabat bagi iklim bisnis.

Dengan demikian, investasi dan usaha-usaha akan berdatangan ke NTB dan ini diyakini akan mendorong roda perekonomian.

Kedua, NTB Gemilang berarti NTB harus mewujudkan iklim yang nyaman bagi pengunjung atau wisatawan. Lombok baru saja terpilih sebagai the best halal destination in the world. Sebagai destinasi wisata halal terbaik di seluruh dunia.

Predikat terbaik itu menurutnya bukan sebatas teraplikasi dalam hal makanan atau busana saja.

“Tapi mudah-mudahan, yang disebut dengan halal destination adalah kerendahan hati, dan kemauan masyarakat NTB untuk hidup di dalam naungan Al Quran dan hidayah Allah SWT,” ujar Doktor Zul.

Gubernur menyerukan, warga NTB harus menunjukkan kepada dunia, bahwa Islam tidak berlawanan dengan kemajuan. Islam bukanlah agama yang menentang semangat zaman.

“Kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama yang compatible dengan modernitas,” ujarnya.

Gubernur berharap, lewat perwujudan NTB Gemilang ini, di NTB orang bisa melihat penerapan kehidupan beragama Islam yang menginspirasi, sesuai tuntunan Allah SWT dalam Al Quran.

“Sehingga di NTB, orang melihat the living quran, Quran yang berjalan. Kita punya seribu masjid di Nusa Tenggara Barat, kita punya seribu masjid di Pulau Lombok. Mudah-mudahan, semua nama Allah yang kita agungkan di masjid-masjid, juga kita agungkan di berbagai tempat di luar masjid,” serunya.

Rumah Yang Nyaman

Cita-cita ketiga sekaligus yang terpenting yang ingin diwujudkan NTB Gemilang adalah, NTB harus menjadi rumah yang nyaman bagi penduduk NTB sendiri.

“Tentu bukan hanya menyenangkan investasi, tentu bukan hanya menyenangkan pengunjung. Tapi on the top of that, NTB Gemilang harus bisa menjamin dan memastikan bahwa penduduk Nusa Tenggara Barat, rakyatnya harus bahagia,” tegas Gubernur.

Gubernur menegaskan, masyarakat NTB dengan berbagai aktivitas yang akan terjadi di tempat kita tidak boleh jadi penonton.

“Kita tidak boleh menari dengan gendang yang ditabuh oleh orang lain. Kita harus meng-upgrade capacity masyarakat kita, perbaiki pendidikan. Mudah-mudahan kita mampu menari dengan gendang yang kita tabuh sendiri,” ujarnya.

Gubernur mengingatkan, upaya mewujudkan NTB yang Gemilang, menghadirkan baldatun tayiibatun warobbun gafur, bukanlah persoalan sederhana.

“Tapi pagi ini, di Islamic Center, di tempat yang bersejarah ini, mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan bisa menjadi nyata,” ujarnya.

Meskipun hal-hal tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, namun Doktor Zul meyakini akan menjadi ringan jika umat Islam di NTB meresapi dan menggaungkan semangat dalam kalimat takbir yang dikumandangkan di hari Idul Fitri.

Seperti diketahui, di penghujung Ramadhan ini, di setiap masjid, ketika Ramadhan berakhir, takbir selalu dikumandangkan. Kalimat takbir ini, menurut Gubernur bukanlah kalimat sederhana.

AYA/Hms NTB




Gubernur Zulkieflimansyah  Lepas Keberangkatan 3 Armada Angkutan Lebaran Gratis

Pelepasan mudik ke Dompu dan Bima sejumlah 135 orang, dan mereka rata-rada adalah mahasiswa

MATARAM.lombokjournal.com —  Para supir bus diminta utamakan keselamatan pemudik dan senantiasa berkendara hati-hati.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan pesa itu saat melepas mudik gratis, khusus mahasiswa dengan tujuan Mataram – Bima – Dompu.

“Bismillahirrahmanirrahim para supir senantiasa hati – hati, yang penting selamat sampai tujuan” pesan Gubernur Zul saat melepas keberangkatan 3 armada angkutan lebaran.

Pelepasan mudik gratis diselenggarakan di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Jum’at (31/05) 2019. Sebelumnya, kegiatan diawali dengan penempelan stiker khusus pada armada mudik oleh Gubernur Zul juga didampingi oleh Furkopimda Provinsi NTB.

“Pelepasan mudik ke Dompu dan Bima sejumlah 135 orang, dan mereka rata-rada adalah mahasiswa. Setelah ini Gubernur akan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Lembar dan Lombok International Airport untuk melihat langsung kesiapan mudik lebaran” tambah Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S. Sos, MM

AYA/Hms NTB