Panen Kapas di Lobar, Menuju Kedaulatan Sandang Indonesia
Dusun Gumesa Timur, Gerung, Lombok Barat tempat panen kapas, bukan satu-satunya tempat yang potensial untuk perkebunan kapas
LOBAR.LombokJournal.com ~ Asisten II Setda NTB, Pathul Gani, menghadiri acara panen kapas yang bertema “Bersatu Mewujudkan Kedaulatan SandangIndonesia” di Perkebunan Kapas Bidadariku, Dusun Gumesa Timur, Desa Giri Tembesi, Gerung, Lombok Barat pada 11 Juli 2024.
Dalam sambutannya, Pathul Gani menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk pemerintah pusat dan komunitas lainnya yang mendukung kegiatan ini.
“Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Gumesa,” ujarnya.
Pathul Gani juga menjelaskan bahwa Dusun Gumesa Timur bukan satu-satunya tempat yang potensial untuk perkebunan kapas. Menurutnya, banyak lokasi lain di NTB yang memiliki potensi serupa dan dapat dikembangkan di masa depan.
“Tempat ini memiliki sejarah penting dengan lahan 200 hektar kapas, sehingga bisa kita kembangkan ke seluruh wilayah NTB,” tambahnya.
Acara panen kapas juga dihadiri oleh para pegiat wastra dari berbagai daerah di Indonesia serta tamu undangan lainnya. san/her
Geofest 2024: Dorong Geotourism Berkelanjutan di NTB
Geofest 2024 mengambil tema “Gunung Berapi sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia”, sangat relevan dengan Geopark Rinjani dan Tambora
MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, S.IP., MM., resmi membuka acara Geofest 2024 dengan tema “Gunung Berapi Sebagai DestinasiPariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia” di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (04/07/24).
Dalam sambutannya, Pj Gubernur mengucapkan selamat datang kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) RI yang mengikuti acara secara daring, para stakeholder geopark network, dan seluruh peserta Geofest. Ia menyatakan bahwa merupakan sebuah kehormatan bagi NTB untuk menyambut para ahli dan praktisi geotourism dari berbagai negara dalam acara yang istimewa ini.
Kehadiran para tamu sangat dihargai, dan diharapkan mereka dapat menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat NTB.
“Kami sangat mengapresiasi dipilihnya kembali Provinsi NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan geotourism kali ini. Hal ini merupakan bukti pengakuan internasional atas potensi besar yang dimiliki oleh NTB dalam bidang geotourism dan keberhasilan kami dalam menjaga dan mengembangkan geopark yang ada di daerah,” ujar Pj Gubernur.
Tema Geofest tahun ini, “Gunung Berapi sebagai Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Kelas Dunia”, sangat relevan dengan Geopark Rinjani dan Tambora yang dimiliki NTB. Kedua gunung ini.
Penyelenggaraan Geofest 2024 tak hanya menawarkan keindahan alam, tapi menjadi simbol keberlanjutan dan inovasi pengembangan pariwisata berbasis pelestarian alam.
“Geopark Rinjani dan Tambora adalah dua ikon kebanggaan yang telah diakui dunia. Gunung Rinjani dengan keindahan Danau Segara Anak dan kekayaan flora faunanya, serta Gunung Tambora dengan sejarah letusan dahsyatnya yang membentuk lanskap unik dan menarik. Keduanya menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga edukatif bagi para pengunjung,” jelasnya.
Selain itu, keberadaan geopark juga memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan edukasi tentang pentingnya menjaga alam.
Pemerintah Provinsi NTB bertekad untuk mengembangkan kedua taman bumi ini melalui tiga pilar utama yaitu konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Tujuannya melestarikan warisan geologi (geoheritage), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keanekaragaman budaya (cultural diversity) demi kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah Provinsi NTB dalam pengembangan geopark, telah didirikan Badan Pengelola Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark yang berkantor di Bappeda Provinsi NTB melalui peraturan gubernur nomor 51 tahun 2018.
Pada tahun 2024 ini, pemerintah berencana untuk terus meningkatkan kualitas dan daya tarik geopark di NTB melalui program dan kegiatan yang inovatif.
“Kami percaya bahwa dengan memperkuat jaringan geopark dan berbagi praktik terbaik, kita dapat meningkatkan peran gunung berapi sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membawa manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat lokal,” pungkasnya. San/Her
Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM
Peremian rute penerbangan baru Lombok-Balikpapan paya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur
LOTENG.LombokJournal.com – Pj Gubernur NTB, Hassanudin, didampingi Sekda NTB H. Lalu Gita Ariadi, meresmikanrute penerbangan baru Lombok-Balikpapan/Balikpapan-Lombok (LOP-BPN/BPN-LOP) di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Rabu (03/07/24).
Kini penumpang penerbangan dari Lombok dapat terbang langsung dari BIZAM, Lombok, NTB (LOP) ke Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) dengan maskapai penerbanganLion Air.
Rute penerbangan baru ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan mendorong masyarakat untuk menjelajahi destinasi-destinasi indah di Indonesia.
Mobilitas dan Aksesibilitas
Rute ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Lombok untuk mengunjungi Kalimantan Timur, mempersingkat waktu perjalanan, dan mempermudah mobilitas antarpulau.
Selain itu, rute ini membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi para pebisnis dari kedua wilayah. Konektivitasyang baik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan mempermudah pertemuan bisnis, pengiriman barang, dan investasi antardaerah.
Bagi wisatawan, rute ini memberikan kemudahan untuk menjelajahi keindahan alam Kalimantan Timur, termasuk IKN yang sedang berkembang.
Sebaliknya, Balikpapan sebagai pintu gerbang memudahkan wisatawan dari Kalimantan Timur untuk menikmati pesona Lombok yang terkenal dengan pantai-pantai indah dan budaya yang kaya.
Pj Gubernur Hassanudin meresmikan rute penerbangan baru tersebut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan NTB, Asisten II, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan, Kadis Koperasi UMKM, Kadis Pertanian Perkebunan, Kadis Nakertrans, serta Karo Ekonomi Provinsi NTB.
Turut hadir dalam acara tersebut GM bandara BIZAM, Manajemen Lion Air, GM Angkasa Pura 1, GM AirNav Cabang Lombok Praya, DPPU Pertamina, dan KKP.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan serah terima cinderamata, pengalungan kain kepada lima penumpang pertama, dan menyaksikan pendaratan pertama Lion Air dari Balikpapan ke Lombok.
Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah
Rakor virtual yang dipimpinan Irjen Kemendagri RI, Komjen Pol. Tomsi Tohir itu mengusung tema “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024”
MATARAM, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin, bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Forkopimda NTB, dan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian InflasiDaerah secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui Zoom di Pendopo Gubernur NTB pada Selasa (02/07/24).
Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, dan diikuti oleh para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia, serta segenap undangan lainnya. Tema yang diusung pada Rakor kali ini adalah “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasidi Daerah Tahun 2024″.
Pada Rakor tersebut, Provinsi NTB kembali menempati posisi sebagai salah satu dari 10 Provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia. NTB juga menerima TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024 atas kinerjanya dalam mengendalikan inflasi. Per Mei 2024, inflasi NTB tercatat sebesar 2,84 persen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen, menjadikannya salah satu yang terbaik di Indonesia.
“Alhamdulillah, NTB menjadi salah satu yang meraih TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024, atas kinerjanya mengendalikan inflasi sehingga per Mei 2024 inflasi sebesar 2,84% dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen dan merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelas Pj Gubernur NTB.
Dalam Rakor virtual tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengungkapkan bahwa angka inflasi di bulan Juni turun menjadi 2,51persen dari angka sebelumnya, yaitu 2,84 persen.
“Angka 2,51persen itu merupakan pencapaian yang sangat baik, walaupun pada September 2023 pernah berada di angka yang lebih rendah, yaitu 2,28 persen. Ini berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua sehingga dapat mencapai angka ini,” jelas Tomsi Tohir. novita
Pelaku UMKM Dapat Berkah Penyelenggaraan Event MXGP
Para pelaku UMKM yang menjual aneka makanan dan cemilan, akan ikut full selama 9 hari hingga seri ke-12 minggu depan
MATARAM, LombokJournal.com – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Nusa Tenggara Barat (NTB) turut memeriahkan gelaran MXGP seri ke-11 yang berlangsung di Sirkuit Ex Bandara Selaparang.
Acara ini membawa berkah tersendiri bagi para pelaku UMKM di NTB, yang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dan mempromosikan produk-produk unggulan mereka.
Berbagai makanan khas NTB disajikan oleh para pelaku UMKM, termasuk rice bowl, keripik pisang, Jagung Susu Keju (Jasuke), serta berbagai macam makanan dan minuman berbahan dasar kopi robusta yang memanjakan para pengunjung.
Salah satunya Ibu Rosa dari Selong, Lombok Timur, menjual aneka makanan dan camilan seperti rice bowl, pisang goreng, dan Jasuke. Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas kesempatan yang diberikan kepada para pelaku UMKM untuk terlibat dalam acara ini.
“Alhamdulillah, rame di hari kedua ini. Kami akan ikut full selama 9 hari hingga seri ke-12 minggu depan,” ungkapnya.
Selain itu, Ibu Linsih dari Masbagek, Lombok Timur, menjual berbagai tas hasil olahan daur ulang sampah dengan harga yang terjangkau, cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Ia juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah melibatkan kami secara gratis, dengan syarat membawa produk masing-masing.
“Kami ikut full sampai seri ke-12 pekan depan,” tambahnya.
Penyelenggaran event MXGP tidak hanya menjadi ajang promosi bagi UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam memperluas jaringan pemasaran mereka. ***
Promosi Potensi NTB di Halal Expo Brunei
Bunda Lale yang mrmimpin Delegasi Provinsi NTB, menyampaikan promosi berbagai event internasional termasuk MotoGP
BRUNEI.LombokJournal.com ~Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni, memaparkan potensi NTB pada gelaran Halal Expo di KBRI Brunei Darussalam, Kamis (27/06/24).
Dikenal dengan sapaan Bunda Lale, ia menjelaskan bahwa wisata halal di NTB dimulai sejak tahun 2015. Wisata halal di NTB menjamin ketersediaan makanan halal, tempat ibadah, dan penginapan yang ramah muslim. Tak heran, Provinsi NTB meraih beberapa penghargaan atas dedikasinya dalam menyelenggarakan wisata halal.
“Alhamdulillah, NTB beberapa kali mendapat penghargaan wisata halal dunia,” ujarnya.
Penghargaan yang telah diraih NTB meliputi:
Juara di ajang World Halal Tourism Awards (WHTA) 2016.
Desa Sembalun terpilih sebagai World’s Best Halal Honeymoon Destination 2016.
Novotel Lombok Resort & Villas sebagai World’s Best Halal Beach Resort.
Peringkat pertama destinasi pariwisata ramah muslim dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) Award 2023.
Bunda Lale, yang juga Ketua Delegasi Provinsi NTB, mempromosikan berbagai event internasional, termasuk MotoGP yang rencananya akan diselenggarakan pada November tahun ini.
Selain Lombok, Bunda Lale juga menyoroti Pulau Sumbawa yang memiliki potensi besar. Baik Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa memiliki pantai, bukit, hingga gunung yang menawan dengan keindahan panorama yang luar biasa.
“Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa memiliki pantai, bukit, hingga gunung yang menawan,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, KBRI mengadakan jamuan makan malam yang dihadiri oleh Ketua BKASP DPR RI Dr. H. Fadly Zon, SS., M.Sc, Dubes Indonesia untuk Brunei Darussalam Prof. Dr. Ahmad Ubaidillah, Kepala BPJPH Dzikro, S.Pt., ME, serta 40 peserta Indonesia Halal Expo 2024 Brunei. Delegasi Provinsi NTB terdiri dari Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB H Ahmad Masyhuri, Kepala Dinas Dikbud NTB Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd, Kepala Diskominfotik NTB Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM., Plt. Kepala BRIDA NTB Lalu Suryadi, SP., MM., Plh. Karo Adpim Ahmad Suyuti, serta unsur Direksi Bank NTB Syariah dan tim NTB Mall dari Dinas Perdagangan Pemprov NTB.
Delegasi Pemprov NTB dijadwalkan melakukan berbagai promosi berbagai kegiatan expo yang dipusatkan di KBRI Brunei Darussalam bersama provinsi lainnya di Indonesia.nov/dyd
Gamelan bagi Warga Lombok di Johor, Malaysia
Silaturahmi sekaligus penyerahan gamelan berlangsung dengan penuh kehangatan, sebagai penguatan akar budaya dan tradisi Lombok
MATARAM.LombokJournal.com ~Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menggelar acara silaturahmi dengan komunitaswarga Lombok di Johor, Malaysia.
Dalam acara tersebut, Pemprov NTB menyerahkan satu set alat musik gamelan sebagai bentuk dukungan untuk melestarikanbudaya Lombok di luar negeri.
Rombongan Pemprov NTB dipimpin oleh Wakil Ketua Dekranasda NTB, Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, bersama dengan beberapa kepala dinas, disambut hangat oleh masyarakat Lombok di Johor.
Acara silaturahmi sekaligus penyerahan gamelan berlangsung dengan penuh kehangatan, memperingati akar budaya dan tradisiLombok.
Dalam sambutannya, Bunda Lale menekankan pentingnya pelestarian budaya Lombok di diaspora. Ia menyampaikan bahwa gamelan sasak yang diserahkan memiliki nilai simbolis yang tinggi dan diharapkan dapat mempererat hubungan antar sesama warga Lombok di Johor.
Bunda Lale juga berencana untuk memperkenalkan seni Rebana kepada masyarakat Sumbawa di Johor Bahru, Malaysia. Dia berharap bahwa gamelan tersebut tidak hanya akan menjadi penghibur, tetapi juga akan digunakan untuk memelihara kesenian dan tradisi Lombok di Johor.
Selain seremoni penyerahan gamelan, Bunda Lale juga mengadakan dialog dengan warga Lombok untuk mendengarkan aspirasidan isu-isu yang mereka hadapi di luar negeri. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan banyak masukan yang disampaikan oleh masyarakat.
Bunda Lale juga menitipkan harapannya kepada Pemerintah Johor Bahru untuk melindungi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Lombok yang tinggal di sana, sambil menegaskan bahwa Pemprov NTB akan selalu mendukung warganya di manapun mereka berada.
Ketua Perhimpunan Masyarakat warga NTB di Johor Malaysia, Baiq Mustika, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Dia juga membagikan sejarah perhimpunan mereka dan mengapresiasi perhatian yang diberikan untuk komunitas mereka di luar negeri.
Dengan penyerahan gamelan ini, diharapkan bahwa budaya Lombok akan semakin dikenal dan dilestarikan di Johor, serta memperkuat rasa kebersamaan dan identitas budaya bagi warga Lombok di Malaysia.***
Misi Dagang NTB bertemu Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru
Dalam menjalankan misi dagang ini, pihak NTB juga mempresentasikan potensi ekspor dari provinsi tersebut, termasuk produk-produk lokal NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB, bersama Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, mengadakan lawatanmisi dagang ke Kantor KJRI Johor Bahru. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memperkuat kerjasama perdagangan antara Provinsi NTB, Indonesia, dengan Johor Bahru, Malaysia, Selasa (25/06/24).
Acara misi dagang dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Konjen RI Johor Bahru Sigit Suryantoro Widiyanto, Koordinator Fungsi Ekonomi Andreza Sethia Dasuki, dan perwakilan dari Perkumpulan Pengusaha Johor Bahru Malaysia serta UKM, yang berjumlah 15 perwakilan dari berbagai sektor usaha.
Dari pihak NTB, hadir Kadiskop UMKM NTB, Direksi Bank NTBS, Kadis Kominfotik NTB, Tim Disdag, NTB Mall, dan Tim Dikbud NTB.
Dalam kesempatan ini, Pj Gubernur NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Dr. H. Aidy Furqon mengungkapkan harapannya agar kerja sama perdagangan antara NTB dan Johor Bahru dapat diperkuat. Dia juga menyoroti pentingnya NTB Mall di Strand Mall Malaysia sebagai platform untuk mempromosikan produk-produk UMKM NTB.
Ditambahkan bahwa adanya penerbangan langsung dari Lombok ke Malaysia diharapkan dapat mempermudah kerjasama dagang antara kedua wilayah tersebut.
Dalam menjalankan misi dagang ini, pihak NTB juga mempresentasikan potensi ekspor dari provinsi tersebut, termasuk produk-produk seperti kopi, manggis, vanili organik, sedotan bambu, tas rotan, buah kering, mutiara, udang, ikan segar, vanili organik, jagung, dan teh kelor.
Kepala Dinas Perdagangan NTB Baiq Nelly Yuniarti menyambut baik kemungkinan kunjungan pengusaha Johor Bahru ke NTB untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dalam perdagangan.
Dengan demikian, harapan mereka adalah agar pertemuan dalam misi dagang ini dapat memperkuat hubungan perdagangan antara Provinsi NTB dan Johor Bahru Malaysia, serta mendorong kunjungan dan kolaborasi lebih lanjut di masa depan. novita
Roadshow Mi6 di Pulau Sumbawa Berlanjut, Kali Ini di Bima
Lanjutan roadshow yang dilakukan Mi6 di Bima, yakni mendengarkan langsung aspirasi para PKL
BIMA.LombokJournal.com ~ Roadshow Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 di Pulau Sumbawa terus berlanjut dengan kunjunganke Kabupaten Bima, Selasa (25/06/24).
Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, memimpin pertemuan dengan puluhan Pedagang Kaki Li111111ma (PKL) yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Bima dan Kota Bima.
Pertemuan lanjutan roadshow itu berlangsung di Kompleks Pantai Lawalata pada Selasa (25/06/24), di mana Mi6 mendengarkan langsung aspirasipara PKL. Bambang Mei menjelaskan bahwa kehadiran Mi6 bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi dan kebutuhan PKL sebagai kelompok ekonomi yang rentan.
“Kami ingin turun langsung, berdialog, dan merasakan kondisi nyata masyarakat, serta menjalin silaturahim dengan PKL di Bima,” ujar Bambang Mei, yang juga menggarisbawahi pentingnya dukungan kepada calon kepala daerah yang peduli terhadap nasib PKL, khususnya Rohmi Firin dalam Pilgub NTB 2024.
Mi6 juga mendorong upaya kolaboratifdengan APKLI untuk memperbaiki pengurusan izin Sertifikat Halal PKL di Kota Bima, guna memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para PKL.
Ketua Ansor Kota Bima, Rafik, menambahkan dukungannya terhadap inisiatif Mi6 untuk menyuarakan aspirasi PKL kepada calon pemimpin daerah. Dia juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap PKL dalam hal bantuan dan inovasi untuk meningkatkan daya saing mereka.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua APKLI NTB, Abdul Majid, berharap pertemuan ini akan menghasilkan dialog yang bermakna antara pemerintah dan PKL untuk menyusun kebijakan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan usaha para PKL.
Curhatan dan Harapan PKL di Bima Mendapat Perhatian
Kusdiono, Ketua APKLI Kota Bima, mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian Mi6 dan APKLI NTB terhadap keluhan dan harapan PKL di Bima.
Dia menyebutkan sejumlah tantangan yang dihadapi PKL, termasuk pengaturan retail modern dan kebutuhan akan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan usaha mereka.
Sejumlah PKL, seperti Mega Mustika, menyampaikan curhatannya terkait dengan bantuan dan pengaturan tempat berjualan yang lebih baik di Kota Bima. Dia juga menyoroti masalah perizinan usahadan pentingnya label halal untuk mendukung usahanya.
Dalam konteks Kabupaten Bima, M. Iqbal dari APKLI Kabupaten Bima menegaskan komitmen untuk mendukung PKL dengan fasilitas izin dan bantuan permodalan, meskipun tantangan seperti pengembangan infrastruktur dan fasilitas yang layak masih perlu diatasi.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan PKL, serta menghasilkan solusi konkret untuk mendukung kesejahteraan dan kemajuan ekonomi para PKL di Bima.
Pertemuan lanjutan roadshow Mi6 dengan PKL di Bima tidak hanya memperlihatkan komitmen untuk mendengar aspirasi mereka. Tapi juga membangun kerjasama yang berarti untuk memperbaiki kondisi dan dukungan bagi para PKL dalam memajukan usaha mereka di masa depan. me
PKL Punya Posisi Tawar Politik yang Kuat dalam Pilgub 2024!
Isu strategis jelang Pilgub NTB dari PKL Dompu, perbanyak pembinaan, penataan pasar, hingga berdayakan PKL jajanan khas
DOMPU.LombokJournal.com ~ Mi6, lembaga kajian sosial dan politik ternama di Nusa Tenggara Barat (NTB), melanjutkan roadshow untuk pemetaan isu strategisPilkada NTB 2024 dengan mengunjungi Kabupaten Dompu.
Dalam kunjungannya, Mi6 berfokus pada dialog dengan Pedagang Kaki Lima yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Dompu. Pertemuan ini dipimpin oleh Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, yang didampingi Ketua APKLI Provinsi NTB, Abdul Majid.
Mi6 menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan murni untuk mendengarkan langsung aspirasinya, mengingat peran mereka sebagai kelompok ekonomi yang rentan.
Bambang Mei Finarwanto juga menyoroti pentingnya memperbaiki kondisi ekonomi mereka sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi lokal.
Pertemuan di Gelanggang Pemuda KNPI Kabupaten Dompu pada Senin (24/06/24) berlangsung hangat, dengan PKL menyampaikan apresiasi dan harapan mereka kepada Mi6. Didu, sapaan akrab Bambang Mei Finarwanto, menekankan pentingnya memahami kondisi riil masyarakat secara langsung sebagai dasar untuk formulasi kebijakan yang inklusif.
Selanjutnya, Mi6 berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi pedagang kaki lima melalui dokumen aspirasi yang akan disampaikan kepada calon kepala daerah pada Pilgub NTB 2024.
Mereka juga menyoroti posisi politik yang signifikan dari PKL dalam proses pemilihan, yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.
Ketua APKLI NTB, Abdul Majid, menambahkan bahwa dialog ini harus menghasilkan platform yang memungkinkan pemahaman mendalam antara pemerintah dan PKL. Dia juga mengapresiasi peran Pemkab Dompu namun menekankan perlunya perbaikan lebih lanjut dalam pengelolaan dan perhatian terhadap PKL.
Di sisi lain, Ketua APKLI Kabupaten Dompu, Supriadin, menyoroti perlunya perbaikan dalam tata kelola PKL, mengingat rencana penggusuran yang mengancam. Dia juga menekankan pentingnya pembinaan, pelatihan, dan bantuan modal untuk meningkatkan kesejahteraan PKL, termasuk yang menjual kuliner tradisional khas Dompu.
Secara keseluruhan, roadshow Mi6 ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan solusi konkret untuk meningkatkan kondisi PKL di Dompu, serta memastikan bahwa suara mereka diintegrasikan dalam kebijakan publik secara lebih baik ke depannya. me