Gubernur Zul Ke Kota Zhejiang dan Beijing, Pererat Kerja Sama Dengan Tiongkok

“Potensi kerja sama perdagangan juga akan dibicarakan ketika berdiskusi dengan Wakil Gubernur Zhii Cingjiu terutama terkait ekspor produk UMKM dari NTB”

MATARAM.lombokjournal.com  —  Untuk mempererat kerja sama di bidang pendidikan, bidang pemerintahan, perdagangan dan investasi dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah melakukan kunjungan kerja ke Kota Zhejiang dan Beijing,  tanggal 23 – 30 Oktober 2019.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamuddin Amy, S.Sos, MM mengatakan, selain didampingi  Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, ikut serta Rektor Universitas Mataram, Rektor UIN Mataram, Lembaga Pengembangan Pendidikan  (LPP) NTB serta Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB.

Agenda kunjungan kerja ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan dibiayai oleh Konsulat Jenderal (Konjen) RRT.

“Kunjungan kerja Gubernur ini atas undangan resmi Kedutaan Besar RRT,” ujar Najamuddin Amy, Rabu (23/10) 2019

Untuk memantapkan kerja sama pendidikan, Gubernur bersama rombongan akan mengunjungi empat universitas yaitu Zhejiang Gongshang University, Hangzhou Normal University, Beijing Wuzi University serta University of Science and Technology Beijing.

“Selain bertemu dengan rektor masing – masing universitas, Gubenur juga akan bertemu dengan mahasiswa Indonesia khususnya NTB yang kuliah di sana,” ujar Bang Najam, sapaan akrabnya.

Rektor Universitas Mataram dijadwalkan akan menandatangani MoU dengan Beijing Wuzi University, sedangkan Rektor UIN Mataram dijadwalkan untuk mendiskusikan potensi kerjasama dengan universitas – universitas tersebut.

Kerja sama bidang pemerintahan, Gubernur Zul dijadwalkan bertemu dengan Wakil Gubernur Zhu Congjiu di Zhejiang, untuk bersilaturrahmi dan membicarakan potensi kerjasama kedua belah pihak.

Gubernur Zul dijadwalkan untuk bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia di Beijing, Djauhari Oratmangun untuk berdiskusi mengenai potensi kerjasama dalam berbagai bidang antara NTB dengan RRT.

“Dalam bidang perdagangan dan investasi, Gubernur dan rombongan akan berkunjung ke perusahaan Everbright Environmental Energy (Hangzhou) Co.,Ltd yang merupakan salah satu perusahaan pembangkit listrik tenaga sampah yang tertarik untuk berinvestasi di NTB,” ujar Bang Najam.

Gubernur juga akan bertemu penanggung jawab Perusahaan Juma Youyi J yang memiliki ketertarikan untuk membangun kereta gantung di salah satu objek wisata di Lombok.

Lebih lanjut dikatakan, Gubernur Zul juga akan berkunjung ke Hangzhou Future Sci-Tech Dream City untuk melihat Silicon Valley dari Tiongkok dan berbincang dengan pengusaha yang menjadi bagian dari kota tersebut.

“Potensi kerja sama perdagangan juga akan dibicarakan ketika berdiskusi dengan Wakil Gubernur Zhii Cingjiu terutama terkait ekspor produk UMKM dari NTB,” kataBang Najam.

AYA/HmsNTB




Rakor Penanaman Modal; Percepatan Realisasi Investasi, Perlu Keterbukaan Dan Integritas

Proses perizinan dan non perizinan diselesaikan dalam waktu 3 jam jika persyaratan telah sesuai dengan ketentuan

MATARAM.lombokjournal.com — Selama tahun 2019 permintaan informasi publik tentang perizinan dan investasi dari masyarakat mencapai 6 (enam) permintaan.

Dua permintaan diantaranya dilakukan secara manual dan empat permintaan data informasi secara elektronik.

Informasi publik lain terkait perijinan dan investasi di NTB, khususnya informasi di luar yang diminta tersebut, sudah tersaji didalam Website Resmi Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPM-PTSP Provinsi NTB, Nunung Triningsih pada Rakor Bidang Penanaman Modal DPM-PTSP lingkup pemerintah kabupaten kota se-NTB dengan tema “Mewujudkan NTB Ramah Investasi melalui keterbukaan informasi dan reformasi birokrasi” di Hotel Madani Mataram, Selasa (22/10) 2019.

Nunung mengungkapkan, dibutuhkan keterbukaan dan integritas pelayanan agar terwujud gairah investasi yang sehat, serta mampu mempercepat realisasi investasi.

Jadi hal penting yang harus dilakukan adalah penguatan keterbukaan informasi publik dan pembangunan zona integritas, pada unit-unit layaban publik menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani  (WBBM).

Menurut Nunung, pihaknya i terus membuka kran keterbukaan informasi publik, khususnya di bidang layanan perijinan dan investasi, Harapannya, bisa meyakinkan para investor agar merasa aman dan nyaman berinvestasi di NTB.

“Ini sudah menjadi kebijakan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah , semua perangkat daerah harus memberikan layanan dan kemudahan kepada masyarakat dan investor yang ingin berbisnis di NTB. Inti dari NTB ramah investasi adalah kemudahan dan keterbukaan,” ujarnya.

Dengan adanya layanan keterbukaan informasi yang intensif dapat memberikan kemudahan tentang perizinan bagi investor asing maupun investor dalam negeri.

Ia menjelaskan, dalam mewujudkan NTB ramah investasi, Pihaknya telah melakukan beberapa upaya.

Di antaranya pendampingan dalam pengurusan nomor induk bisnis melalui Online Single Submission (OSS), yaitu sistem yang mengintegrasikan semua layanan lisensi bisnis yang berada di bawah pimpinan daerah dan dilakukan secara elektronik.

Juga pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) dari unsur OPD terkait yang memiliki tugas menerima pengaduan dan melakukan pendampingan pembinaan dan pengawasan terhadap investor serta memfasilitasi investor yang menemui kendala.

Proses perizinan dan non perizinan diselesaikan dalam waktu 3 jam jika persyaratan telah sesuai dengan ketentuan.

Realisasi Investasi

Perkembangan realisasi investasi Di NTB dari tahun ke tahun menunjukan progres yang sangat positif.

Pada tahun 2017 nilai realisasi investasi sebesar Rp 11,9 triliun. Sedangkan pada tahun 2018 meningkat dengan capaian Rp 15,78 triliun.

Ini menunjukan progres investasi yang sangat cepat. Untuk kategori Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 25 persen, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri atau (PMDN) mencapai 75 persen.

Tahun 2019, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 16 triliun yang dibagi rata kepada 10 pemerintah kabupaten kota. Sampai dengan triwulan III tahun 2019 hanya mencapai pada angka Rp 5,58 triliun.

“Realisasi capaian dengan yang ditarget memang sangat jauh,” katanya.

Menurutnya, ini dampak gempa tahun lalu. Karena efeknya bukan terjadi di tahun 2018 tapi sangat terasa di tahun 2019.

Dengan bencana itu, tidak dari investor yang memilih untuk menjadwal ulang segala bentuk kegiatan investasinya.

Reformasi Birokrasi

Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) inspektorat NTB, Drs. Syamsuddar, M.Ak menjelaskan,  Zona integritas yang dibangun melalui reformasi birokrasi harus baik. Sehingga menumbuh-kembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi merupakan.

Ini langkah awal untuk menata sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif dan efisien. Pembangunan zona integritas dilakukan dengan percontohan di setiap tingkat unit kerja, untuk menuju WBK-WBBM.

“WBK dan WBBM merupakan alat untuk mempertahankan diri. Apalagi didukung dengan tanda tangan fakta integritas. Dengan itu, tentu kita tidak akan melakukan seuatu yang tidak sesuai dengan aturan dan segala bentuk perbuatan yang mengarah kepada tindakan KKN,” tuturnya.

Informasi Publik

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB, Hendriadi mengatakan informasi publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim atau diterima oleh suatu badan publik.

Ini  yang berkaitan dengan penyelenggaraan badan publik sesuai dengan UU KIP serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Maka kewajiban badan publik adalah menyediakan informasi publik yang akurat, benar dan tidak menyesatkan. Mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi sehingga dapat diakes dengan mudah.

Menurut Hemdri, keterbukaan informasi terkait investasitelah diatur dalam peraturan Komisi Informasi di bidang perizinan pasal 13 ayat 1, badan publik wajib menyediakan informasi publik tiap saat.

Sekurang-kurangnya di antaranya; syarat-syarat perizinan, izin yang diterbitkan atau dikeluarkan berikut dengan dokumen pendukungnya dan laporan penataan izin yang diberikan.

“Keterbukaan informasi terkait investasi dapat mempercepat investor untuk melakukan investasi di NTB,” tutur Hendri sapaan akrab Ketua KI NTB tersebut.

Badan publik dalam hal ini, website resmi DPM PTSP harus mencantumkan informasi publik mengenai potensi investasi dan lokasi yang ditawarkan oleh pemerintah. Prosedur memperoleh hak investasi, proses pelaksanaan investasi dan terakhir adalah daftar investor termasuk profil investor.

Hendri menjelaskan, manfaat KIP bagi investasi dapat meminimalisir biaya transaksi dalam setiap kegiatan investasi yang dilakuakan.

Menghindari terjadinya black economy atau ekonomi hitam yang tidak diinginkan, peluang mendapatkan investor semakin besar dan memiliki keseriusan yang nyata.

Dan melahirkan investasi yang konkret sehingga potensi ekonomi daerah tidak hialng.

AYA




Dukung Penerbangan Lombok-Jeddah, Angkasa Pura Akan Tingkatkan Fasilitas, Sarana Dan Prasarana

Banyak sekali manfaat langsung yakni  waktu tempuhnya tidak terlalu lama jamaah tidak lelah bisa fokus ibadah, biaya tentu  lebih ringan

MATARAM.lombokjournal.com —  General Manager PT Angkasa pura I Nugroho Jati memastikan siap mendukung rencana pemerintah Provinsi NTB yang kembali membuka rute penerbangan langsung dari Lombok – Jeddah yang rencananya akan mulai dibuka awal Desember mendatang.

Adapun dukungan yang akan dilakukan Angkasa pura yakni dengan meningkatkan fasilitas maupun sarana dan prasarana bandara.

“Kesiapan kita dari segi infrastruktur yakni dari sisi pertamina, bahan bakar dan landasan tempat parkir pesawat jenis Airbus 330,terminal pemberangkatan kita akan tingkatkan,” tegas Jati,  Selasa (22/10) 2019.

Penerbngan langsung dari Lombok -Jeddah ia nilai sebagai salah satu cara yang tepat guna meningkatkan tingkat kunujungan wisatawan ke Pulau lombok pasca gempa.

Di sisi lain dengan dibukanya penerbangan langsung Lombok-Jeddah tersebut selain dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan ibadah umroh juga dapat menarik minat tamu dari jeddah untuk berkunjung ke Lombok.

“Rencana ini sangat bagus untuk kedepan, karena banyak Warga NTB yang melaksanakan ibadah Umroh,  kita berharap jika awal penerbangan  hanya sebulan sekali, seterusnya bisa satu bulan  menjadi dua kali,” Ujar Jati

Penerbangan Langsung Lombok -Jeddah sangat disambut baik oleh semua pihak. Terlebih untuk Jamaah yang akan melaksankan ibadah Umroh.

Banyak sekali manfaat langsung yakni  waktu tempuhnya tidak terlalu lama jamaah tidak lelah bisa fokus ibadah, biaya tentu  lebih ringan.

Diharapkan, ke depan agar penerbangan langsung Lombok-Jeddah itu bisa berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan semua pihak.

AYA

 

 




Mulai Desember, Penerbangan Langsung Lombok-Jeddah

Dibukanya rute Lombok-Jeddah, selain mempermudah jemaah NTB untuk umrah, penerbangan tersebut akan membantu sektor pariwisata NTB untuk bangkit kembali

MATARAM.lombokjournal.com  —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri rapat persiapan penerbangan langsung Lombok-Jeddah, di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (19/10) 2019 siang.

Gubernur Zulkieflimansyah

Dalam rapat tersebut, Gubernur NTB mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Lion Group beserta penyelenggara travel yang telah mempersiapkan penerbangan Lombok – Jeddah.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya penerbangan langsung dari Lombok ke Jeddah akan memancing animo masyarakat kita untuk mengunjungi tanah suci,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini, Penerbangan Lombok-Jeddah ini nantinya tidak hanya memancing animo masyarakat ke tanah suci. Di sisi lain, Bang Zul yakin  penerbangan tersebut bisa mengundang banyak tamu dari Jeddah untuk datang ke Lombok.

“Mari kita dorong masyarakat kita untuk berziarah ke tanah suci, Insya Allah pada saat yang sama dengan adanya direct flight, mudah-mudahan tahap berikutnya akan banyak teman-teman dari timur tengah untuk berkunjung ke Nusa Tenggara Barat yang kita cintai ini,” serunya.

Lebih jauh, Bang Zul berdo’a supaya penerbangan perdana Lombok – Jeddah pada tanggal 4 Desember 2019 berjalan dengan lancar dan selamat.

“Selamat teman-teman semua, Insya Allah sesuai harapan kita semua, 400 penumpang penerbangan perdana dari Lombok ke Jeddah Berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manajer Lion Group Denpasar,  Fajar Teguh Santoso mengungkapkan keseriusannya dalam membuka rute penerbangan Lombok-Jeddah tersebut.

Menurutnya, dibukanya rute Lombok-Jeddah, selain mempermudah jemaah NTB untuk umrah, penerbangan tersebut akan membantu sektor pariwisata NTB untuk bangkit kembali.

“Jika rute tersebut berpotensi, kita pasti akan buka. Sehingga masyarakat kita yang akan menjalankan ibadah umrah akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, hadir juga sejumlah Kepala OPD, hingga travel yang siap membantu penerbangan tersebut.

AYA 




CSR BRI Diminta Untuk Program Pengembangan Pengusaha Baru

Pprogram ini fokus pada pengusaha yang berada di NTB baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Ia berharap agar program ini nantinya dapat berkelanjutan

MATARAM.lombokjournal.com  —   Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hj. Zulkieflimansyah menerima silaturahmi jajaran pimpinan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Mataram di ruang kerjanya, Jumat (18/10)  2019 pagi.

Silaturahmi yang berlangsung hangat ini dalam rangka mendiskusikan kontribusi Bank BRI terhadap pembangunan di NTB.

Gubernur berharap agar ke depan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BRI memiliki program pengembangan pengusaha baru di NTB.

Sehingga tidak hanya memberikan donasi  semata, tetapi akan lahir program yang berkala dan bermanfaat bagi perkembangan perekonomian masyarakat NTB.

Pimpinan Cabang BRI Mataram, Dwi Hendro Susatyo, menyampaikan kesiapannya untuk program tersebut.

“Calon-calon pengusaha baru atau pengusaha yang sudah ada ini, nanti kami akan godok, untuk diberikan pelatihan apa saja terkait kewirausahaan,” ungkap Dwi Hendro.

Dwi Hendro mengutarakan program ini fokus pada pengusaha yang berada di NTB baik yang ada di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Ia berharap agar program ini nantinya dapat berkelanjutan.

AYA/HmsNTB




Gubernur Ingin Dorong Masjid Lahirkan Pengusaha Baru

Bagaimana memfungsikan masjid sebagai tempat ibadah, sekaligus sebagai bank yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat

MATARAM.lombbokjournal.com —  Masjid tidak hanya tempat ibadah. Namun, ketika orang datang ke masjid mereka menemukan solusi terhadap masalah yang mereka hadapi.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan itu, saat Safari Salat Subuh, di Masjid Raudlatul Jannah, Pagesangan Permai, Kota Mataram, Kamis (17/10) 2019.

Ia merasa prihatin dengan persoalan rentenir yang terus melilit masyarakat.  Sebagian masyarakat menjadikan pinjaman uang dari rentenir sebagai solusi. Padahal, yang terjadi sebenarnya adalah masalah yang tidak kunjung usai.

Karena itu, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini memberikan solusi atau jalan keluar terhadap persoalan tersebut. Yaitu, menjadikan masjid sebagai tempat melahirkan banyak pengusaha baru.

“Masjid itu tidak hanya tempat ibadah. Namun, ketika orang datang ke masjid mereka menemukan solusi terhadap masalah yang mereka hadapi,” ungkap Bang Zul.

Bang Zul akan menggandeng Bank NTB Syari’ah. Sebab, segala usaha yang dilakukan oleh masyarakat, kalau bekerjasama dengan Bank akan memberikan dampak baik bagi pengembangan usaha ke depan.

“Biasanya kalau dikelola oleh Bank, maka mereka tahu apakah usaha ini bisa sukses atau tidak,” jelasnya di hadapan puluhan Jama’ah Sholat Subuh bertajuk “Safari Subuh Menuju NTB Gemilang, Mencetak 1000 Pengusaha Melalui Masjid”.

Gubernur sedang mempelajari bagaimana memfungsikan masjid sebagai tempat ibadah, sekaligus sebagai bank yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Orang datang ke masjid itu juga menemukan solusi terhadap persoalan rentenir,” jelasnya.

Selain itu, Bang Zul juga mengajak masyarakat NTB untuk senantiasa menghadirkan kesyukuran dalam hidup ini. Sebab, begitu banyak nikmat yang dilimpahkan oleh Allah SWT kepada umat manusia. Baik itu nikmat keimanan maupun kesehatan.

“Kita akan mengetahui pentingnya kesehatan setelah kita merasakan sakit,” ungkap gubernur.

Ia juga mengingatkan, harta yang melimpah tidak menjamin hidup bahagia kalau setiap harinya diliputi rasa sakit. Penghasilan miliaran per bulan tidak ada gunanya kalau yang diizinkan makan oleh dokter hanyalah obat.

Terkadang, hidup sederhana lebih baik. Berpenghasilan biasa saja, namun bisa makan apa saja.

Semenara itu, Ta’mir Masjid Raudlatul Jannah mengaku bersyukur atas kehadiran Gubernur pada salat subuh itu. Ia berharap, kunjungan tersebut bukan yang terakhir. Namun, pada kegiatan-kegiatan di masjid itu ke depan, Gubernur tetap meringankan langkah untuk hadir.

AYA/HmsNTB




Peresmian Lotte Grosir, Sinyal Pulihnya Ekonomi Di Mataram

Konsep dari Lotte Grosir yakni memberikan kesempatan kepada pengusaha mikro untuk dapat melakukan distribusi sampai ke beberapa kota di sekitar Lombok, dan juga ke pulau Sumbawa

Peresmian Lotte Grosir

MATARAM.lombokjournal.com –  Peresmian Lotte Grosir Mataram, di Jl. A.A Gde Ngurah 127, Kamis (17/10) 2019 pagi, dinilai sebagai sinyal bagi NTB, khususnya Kota Mataram, situasi ekonomi sudah tumbuh dan bangkit.

Penilaian itu disampaikan Gubernur NTB,  H. Zulkieflimansyah saat meresmikan grosir,  yang diawali dengan persembahan Gendang Beleq. Gubernur yangd atang bersama istrinya Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, menganggapnya sebagai angina segar bagi ekonomi  NTB.

“Tentu ini, sinyal bagi NTB , bagi kota Mataram, bahwa ekonomi kita sudah tumbuh dan tentunya bangkit,” ungkap gubernur.

Diingatkan, agar dalam menyalurkan CSR, Lotte Group ini memiliki konsep yang unik, yang tidak hanya memberikan donasi, tapi ada kegiatan berkala.

“Mudah-mudahan ada kegiatan berkala dari Lotte Group, untuk mengirim petani dan UKM kita ke Korea supaya wawasannya semakin bertambah dan mengerti betul, bagaimana  berbisnis ala Korea, sehingga Lotte Group ada di hati masyarakat yang ada di desa-desa,” harap Gubernur.

Presiden Direktur PT. Lotte Chemical Indonesia Mr. Kim Yong Ho, menerangkan,  konsep dari Lotte Grosir yakni memberikan kesempatan kepada pengusaha mikro untuk dapat melakukan distribusi sampai ke beberapa kota di sekitar Lombok, dan juga ke pulau Sumbawa.

Mr. Kim mengakui,  gerainya mendapatkan suplai yang sangat luar biasa dari suplai-suplai lokal.

“Disini peran dari Lotte Grosir adalah memberikan arahan, bimbingan tentang produk-produk, apa yang bisa dijual sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Mataram,” ungkapnya.

Mr. Kim memastikan bahwa, dengan kehadiran gerainya, dapat memberikan alternatif tempat berbelanja  bagi pelanggan di Mataram dan juga luar Mataram.

“Saya berharap kehadiran lotte grosir  bisa menjadi tempat belanja yang sangat disayangi oleh masyarakat NTB,” tutupnya.

AYA/HmsNTB




Gubernur Imbau Petani Jangan Jual Tembakau Lewat Calo

Diharapkan  kedatangan Gubernur NTB ke PT. Sadhana Arifnusa bisa membangun pemahaman, dan bisa menambah kuota pembelian

Gubernur Zul dan Kuswanto

lombokjournal.com —

LOTIM   ;   Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah berharap agar petani tembakau tidak menjual tembakau melalui calo.

Hal itu dikatakan gubernur waktu menyaksikan pembelian tembakau Oven dan Rajangan di Gudang PT. Sadhana Arifnusa di jl. Raya Montong Baan No.234, Sikur, Lombok Timur, Kamis (17/10) 2019.

“Alhamdulillah PT. Sadhana Arifnusa bersedia membeli tembakau petani kita. Asalkan, petani kita ini tidak menjualnya melalui calo atau spekulan,” ungkap Gubernur.

Diungkapkannya, beberapa hari sebelumnya gubernur juga sudah berkunjung ke PT. Bentoel di Lombok Timur,  guna melihat secara langsung pembelian tembakau oleh PT Bentoel.

“Sekarang ini, kami datang guna menyaksikan secara langsung proses pembelian tembakau di PT. Sadhana Arifnusa. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh petani tembakau untuk menjual tembakaunya melalui jalur yang benar, Harus bermitra dengan binaan,” katanya.

Para petani tembakau yang menjadi mitra dunia usaha relatif tidak memiliki masalah dalam menjual hasil panennya. Mereka mendapat bimbingan mulai dari proses penanaman sampai dengan panen.

Namun yang menjadi masalah adalah para petani tembakau yang non mitra usaha.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si yang turut mendampingi Gubernur Zul mengaku sempat mendengar Informasi,  PT. Sadhana Arifnusa tidak menerima pembelian petani tembakau.

“Tapi alhamdulillah, kami bersyukur, hari ini, kami melihat secara langsung PT. Sadhana Arifnusa membeli dan menyerap tembakau petani-petani kita,” kata Husnul Fauzi.

Menambah kuota pembelian

Kuswanto selaku Station Manager berharap dengan kedatangan Gubernur NTB ke PT. Sadhana Arifnusa bisa membangun pemahaman, dan bisa menambah kuota pembelian.

“Kami berterimakasih, gubernur bisa menyaksikan secara langsung proses pembelian di PT kami,” ujarnya.

Kuswanto menerangkan, kuota awal pembelian tembakau adalah 3000 ton. Lalu, sampai hari ini ditambah menjadi 3300 ton. Lalu, ditambah lagi 500 ton. Dengan demikian, jumlah akhir kuota pembelian tembakau sebanyak 3800 ton.

“Alhamdulillah kami bisa menambah kuota pembelian, Kehadiran gubernur menambah hangat jalinan silaturrahim kami,” tutup Kuswanto.

Salah seorang petani tembakau, Fadli yang sejak 1996 bermitra dengan PT. Sadhana Arifnusa mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan Gubernur NTB yang secara langsung menyaksikan proses pembelian tembakau tersebut.

“Kami merasa sangat bergembira, karena (kuota) pembelian tembakau bertambah, mudahan tetap sehat Gubernur NTB,” ungkap pria berusia 40 tahun yang berasal dari Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Hadir Bupati Lombok Timur, Kadis Pertanian dan Perkebunan NTB, beserta ratusan petani mitra.

AYA/HmsNTB

 




Operasi Pasar Dilakukan Disdag NTB Untuk Atasi Kelangkaan Semen

Kegiatan operasi pasar semen ini dilakukan upaya menstabilkan harga semen yang masih melonjak di pasaran

MATARAM.lombokjournal.com —  Menindaklanjuti kelangkaan semen yang masih terjadi di Pulau Lombok, Dinas Perdagangan (Disdag) NTB kembali melakukan operasi pasar semen yang akan berlangsung selama lima hari ke depan terhitung mulai Selasa (15/10) 2019.

Operasi pasar semen sudah mulai dilakukan di Lombok Utara, dan akan dilakukan di seluruh kabupaten di Pulau Lombok.

“Hari pertama kami adakan di Kabupaten Lombok Utara, dan kabupaten serentak mulai hari ini yakni di Kota Mataram di Polsek Cakranegara, Lombok tengah di Praya, dan Lombok Timur di Polsek Masbagik dan Lombok Barat di Gununsari,” ujar Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj.Putu selly andayani,  Rabu,(16/10) 2019.

Selly menjelaskan, operasi pasar semen ini melibatkan beberapa distributor semen di Pulau Lombok dengan berbagai merek semen untuk menjual semennya secara terbuka kepada masyarakat.

Di tiap lokasi menyiapkan semen dengan jumlah yang berbeda diantaranya semen merk Holchin sebanyak 500 sak,gersik 150 sak , dan akan dilihat jika peminatnya banyak akan ada penambahan.

“Dalam operasi pasar ini masing-masing semen dijual  dengan harga Rp 58.000/sak dan dibatasi untuk masyarakat sebanyak 10 sak per orang kecuali untuk pokmas itu bisa mencapai 70 sak karena di tiap kelompok ada tujuh orang tentunya dengan membawa SK atau tand tangan dari pihak kelurahan,” tegasnya.

Kegiatan operasi pasar semen ini dilakukan upaya menstabilkan harga semen yang masih melonjak di pasaran, dan akan terus dilakukan hingga harga semen kembali normal.

“Seperti diketahui harga eceran semen untuk saat ini dijual dengan harga Rp 85.000,” kata Selly.




Hingga Bulan Oktober, Semen Masih Langka

Harga semen dari  distributor tidak mengalami kenaikan, karena langsung dilakukan pengecekan ke para distributor untuk dimintai keterangan  oleh Ditreskimsus Polda NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Hingga Bulan Oktober ini Semen Merek Tiga Roda masih mengalami kelangkaan di NTB.  Hal ini dipicu karena kerusakan Mesin pabrik di Tanjung  Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu

Kepala Dinas Perdagangan NTB Hj.Putu Selly Andayani menegaskan, ketersediaan semen hingga bulan Oktober ini masih mengalami kelangkaan.

“Masih langka karena kemarin sudah diangkut 7000 ton ke Lombok, taunya mesin Pembuat semen di Kal8mantan Selatan itu rusak lagi, jadinya Semen Tiga Roda memang kosong,” katanya.

Selly menjelaskan Beberapa waktu lalu, ia dan pihak terkait telah melakukan sidak ke sejumlah Gudang semen Tiga roda di kota Mataram. Dari hasil sidak yang dilakukan itu dirinya mmg mengakui bahwa ketersediaan semen di wilayah kota Mataram lengka.

“Waktu kita cek gudangnya kosong sekali,tidak ada semen,” ujarnya

Selly memaparkan jika harga semen dari  distributor tidak mengalami kenaikan, karena langsung dilakukan pengecekan ke para distributor untuk dimintai keterangan  oleh Ditreskimsus Polda NTB.

Ditegaskan Selly, untuk persoalan harga tidak boleh ada permainan harga lagi karena hal itu masuk Bapok penting, dan telah diatur dalam undang-undng perdagangan.

“sekarang sudah ditangani oleh aparat,” kata Selly

Seperti diketahui Semen Tiga roda langka di NTb dikarenakan pabrik yang membuat semen tersebut mengalami kerusakan mesin, sehingga berdampak terhadap kelangkaan semen di NTB, hingga saat ini pabrik semen itu ungkapnya masih dalam tahap melakukan perbaikan mesin.

AYA/HmsNTB