Gubernur Pacu Semangat Pengrajin Di Sakra, Lotim

Segala sesuatu itu akan terasa lebih mudah jika kita menjalankannya dengan memperbanyak silaturrahim dan berdialog secara langsung bersama masyarakat

LOTIM.lombokjournal,com —  Kerajinan tangan atau handicraft selain dapat memberikan dampak ekonomi yang baik, juga dapat membuka lapangan kerja yang banyak, mulai di daerah pedesaan hingga ke kota-kota.

“Kalau tidak rajin, tidak bisa menghasilkan karya yang baik. Handicraft ini memberikan dampak yang baik karena mendorong perekonomian dan tentunya membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” kata Gubernur Zulkieflimansyah saat silaturahmi bersama pengrajin handicraft, di Kantor Desa Sakra Selatan, Lombok Timur, Selasa (07/01/2019).

Dikatakan, kerajinan tangan dapat memberikan dampak yang luas dan sebagian besar pelaku usaha kecil dan kerajinan tangan juga menjadi upaya untuk menjaga kelestarian budaya berbentuk kerajinan di NTB.

“Kami optimis, kerajinan tangan yang ada di desa sakra selatan ini sangat membantu daerah kita menuju NTB Gemilang,” ujar gubernur.

Setelah meninjau hasil kerajinan tangan anak-anak muda Sakra Selatan, Gubernur Zul bersama Bupati Lombok Timur melanjutkan dialog bersama masyarakat.

Menurut  Gubernur, segala sesuatu itu akan terasa lebih mudah jika kita menjalankannya dengan memperbanyak silaturrahim dan berdialog secara langsung bersama masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa kembali bersilaturrahim bersama masyarakat Sakra Selatan. Kebiasaan baik bersilaturrahim bersama masyarakat itu harus kita lanjutkan. Kami datang kesini menampung keluhan, menyambung rasa, supaya tidak ada komunikasi terputus antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Gubernur Zul.

Lukman selaku masyarakat desa Sakra Selatan mengungkapkan rasa bahagianya atas kedatangan orang nomor satu di NTB.

“Alhamdulillah Pak Gubernur bisa kembali datang ke desa Sakra Selatan ini. Kaki yakin itu semua bukti rasa sayang gubernur kepada masyarakatnya sendiri,” ungkapnya.

Gubernur NTB dan Bupati Lotim, lanjut Lukman, diharapkan untuk tetap memperhatikan petani dan pengrajin di desa Sakra Selatan.

“Semoga pak Gubernur dan bupati Lotim selalu memperhatikan kami selaku petani dan pengrajin di desa sakra selatan ini.” Katanya

AYA/HmsNTB




Gubernur Tegaskan NTB Bersahabat Dengan Investor

“Kita tidak ingin ketika nanti Mandalika menjelma menjadi satu kawasan yang penuh dengan hotel berbintang, tetapi anak-anak kami tidak mampu menikmati alamnya sendiri”

LOTENG.lombokjjournal.com — NTB harus bersahabat dengan investor. Dan NTB harus mentransformasikan diri menjadi suatu daerah yang bersahabat dalam komunikasi bisnis.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menegakan itu saat bertemu Wakil Menteri BUM, Kartika Wirjoatmodjo dan para investor untuk membahas proyek The Mandalika, di Bukit Merese, Selasa (17/12/2019).

“Apa yang ingin kami lakukan di NTB ini sebenarnya sederhana saja. Sama seperti apa yang ingin dilakukan oleh Presiden Jokowi persis di level bangsa dan negara kita. Kalau Presiden Jokowi tagline-nya Indonesia Maju, maka kita di NTB ini menyebutnya NTB yang Gemilang,” ujar Gubernur.

Pemprov NTB akan melakukan apa saja untuk memastikan bahwa teman-teman investor nyaman dan tidak ada kesulitan untuk hadir melakukan aktivitas bisnis di NTB ini, ungkap gubernur.

Selain bersahabat dengan investor, lanjut Bang Zul, pihaknya akan menjamin NTB ini menjadi suatu daerah yang nyaman untuk dikunjungi oleh para pengunjung. Baik yang berasal dari luar negeri maupun yang berasal dari Indonesia sendiri.

Menurut Bang Zul, NTB ini mempunyai keindahan alam yang luar biasa. NTB harus mampu mengundang lebih banyak tamu yang hadir dan menikmati keindahan alam NTB.

Dan yang terakhir, Bang Zul melanjutkan, pihaknya bersahabat dengan investor, bersahabat dengan pengunjung.

Dan yang pennting ingin memuliakan warga sendiri dengan memberikan kursi yang paling utama. Agar masyarakat NTB tidak menjadi penonton di rumahnya sendiri.

“Kita tidak ingin ketika nanti Mandalika menjelma menjadi satu kawasan yang penuh dengan hotel berbintang, tetapi anak-anak kami tidak mampu menikmati alamnya sendiri,” tutup Bang Zul.

Mandlika paling siap

Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, dari lima wisata super prioritas, Danau Toba, Likupang, Borobudur, Labuan Bajo dan Mandalika, dari kelima wisata super prioritas tersebut yang punya potensi paling besar dan paling siap adalah Mandalika.

Mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini melanjutkan, persepsi yang dulu mencuat adalah, Kawasan Mandalika tidak bersahabat dengan turis dan investor.

“Tapi setelah saya melihat secara langsung, tidak ada masalah sedikit pun dari masyarakat terhadap bertumbuhnya tourism dan berbagai aksesoris tourism itu sendiri,” ujarnya.

Menurut gubbernur, ini satu bukti, persepsi yang mengatakan masyarkat Lombok Tengah tidak terlalu pro investasi itu adalah salah.

Tiko, sapaan akrab Wamen melanjutkan, Mandalika merupakan kawasan yang luar biasa indah. Apalagi pada 2021 nanti akan digelar MotoGP.

Dan tentunya NTB menjadi satu-satunya sirkuit MotoGP di Indonesia dari 19 sirkuit MotoGP dunia.

Tiko menambahkan, NTB harus bangga punya pemimpin yang pro bisnis seprti Bang Zul. Menurutnya, dengan pro bisnis semua yang akan kita kerjakan akan menjadi mudah.

“Saya bangga dengan sahabat saya Bang Zul, Gubernur NTB yang sangat pro bisnis,” tutupnya.

Sebagai informasi, ada delapan investor yang tergabung dalam project The Mandalika tersebut, di antaranya. Djarum Group, Ciputra Group, Rajawali Group, Salim Group, Metro Group, Mandalika Jaya bersama, Vinci PP Property, Hotel Indonesia Natour.

AYA/HmsNTB




Pabrik Minyak Kayu Putih Terbesar Di Dunia, Ada Di NTB

“Berikutnya, tantangan kita ke depan, di tempat ini dibangun sekolah atau SMK yang punya kaitannya dengan minyak kayu putih ini”

BIMA.lombokjournal.com —  Warga NTB patut bangga, pabrik minyak kayu putih terbesar di dunia ada di NTB, tepatnya di Desa Oi Katupa, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Pabrik yang dibangun sejak setahun lalu itu dikelola PT. Sanggaragro Karya Persada pimpinan Jimmy Sumitro.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melihat proses pembuatan mulai dari panen di pohon, hingga menjadi minyak kayu putih yang siap dipasarkan, Kamis (12/12/2019).

“Kini industrialisasi itu tidak lagi mimpi. Kita akan deklarasikan bahwa NTB jadi pusat minyak kayu putih,” kata Gubernur di lokasi pabrik yang berada di kaki gunung Tambora.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu menegaskan, berbicara industrialisasi tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Namun dengan hadirnya industri ini, menambah kepercayaan diri masyarakat NTB. Hadirnya industri ini dapat memberikan menfaat bagi lahan-lahan kosong, yang selama ini tidak dimanfaatkan.

“Harapannya ke depan, tentu kalau semua tanamannya ini tumbuh bagus, kita memelihara dua tahun saja, tapi dua puluh lima tahun yang akan datang, kita tinggal memetik hasilnya,” ungkap Gubernur.

Hadirnya industri ini juga kata Gubernur akan menjamin kesejahteraan masyarakat. Kalau masyarakat sudah sejahtera lanjutnya, maka jaminan kesehatan dan pendidikan akan meningkat.

Bang Zul mengungkapkan, ke depan akan dibangun sekolah khusus di lokasi pabrik tersebut. Untuk menjamin sumber daya manusia yang akan mendukung keberlangsungan pabrik tersebut.

Hal ini juga dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat lokal. Sehingga tidak lagi mengambil tenaga kerja dari luar.

“Berikutnya, tantangan kita ke depan, di tempat ini dibangun sekolah atau SMK yang punya kaitannya dengan minyak kayu putih ini,” jelasnya.

Mesin penyulingan modern

Direktur PT. Sanggaragro Karya Persada mengungkapkan, pabrik minyak kayu putih ini telah dilengkapi dengan mesin penyulingan yang modern. Dalam sehari, kapasitas produksi daun minyak kayu putih sekitar 60 ton.

Dari 60 ton itu, dapat menghasilkan minyak kayu putih sekitar 1 ton. Kalau dinilaikan dengan uang, sekitar 300 juta per hari.

Namun untuk panen pertama, pabrik ini baru bisa mengolah daun minyak kayu putih sekitar 30 ton.

“Lahan yang akan kita manfaatkan untuk tanaman pohon kayu putih ini sekitar 5 ribu hektar. Namun yang sudah kita tanam, baru sekitar 2.500 hektar,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, untuk mendukung suplai bahan baku, pihaknya telah melakukan variasi tahun tanam sejak tahun 2016 hingga saat inI.

Hanya saja, bibitnya masih disuplai dari luar NTB.

 AYA/HmsNTB




Pertemuan Tahunan Bank Indoesia, Ekonomi NTB Terus Membaik Pascagempa

“Momentum pertumbuhan Indonesia yang masih dapat tumbuh kuat di tengah kondisi global yang melemah, perlu didukung dengan kebijakan akomodatif agar semakin mendorong pertumbuhan ekonomi kita”

MATARAM.lombokjournal.com – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah megungkapkan optimisme terkait masa depan perekonomian NTB.

Karen itu, Ia mengajak seluruh instansi dan lembaga terkait berjuang bersama-sama dalam membangun perekonomian di NTB.

Didampingi para Asisten Setda NTB dan sejumlah Kepala OPD turut mengikuti kegiatan tersebut, Wagub Ummi Rohmi mengungkapkannya, dalam pertemuan tahunan bertempat di Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB, Rabu (11/12/2019).

Acara yang digelar Bank Indonesia Perwakilan NTB itu mengusung tema “Sinergi, Transformasi, Inovasi Menuju indonesia maju” itu diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya Fashion Show dan juga Bazaar.

Umi Rohmi mengapresiasi kegiatan dan program yang telah dilakukan Bank Indonesia perwakilan NTB.

“Kita semua sangat optimis dengan masa depan kita,” katanya.

Integrated Eco Farming dan Integrated Tourism yang sebelumnya dipaparkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB disambut positif oleh Umi Rohmi.

“Integrated Eco Farming itu adalah salah satu solusi terbaik begitu juga dengan integrated tourism,” tegasnya.

Umi Rohmi berpesan untuk selalu menjaga dan melestarikan lingkungan. Segala permasalahan diimbau agar dapat segera ditangani serta diidentifikasi pula penyebabnya.

“Ini semua berbicara agar kita semua bisa menangani semua permasalahan kita itu dari hulu,” tutur Umi Rohmi.

Semua program diharapkan bisa berorientasi dengan desa. Umi Rohmi percaya, dengan sinergi, transformasi, inovasi, serta leadership yang baik segala target pembangunan bisa dicapai.

“Harapan kami, ini bisa kita implementasikan di 995 desa di NTB dan juga kelurahannya,” harapnya.

Peningkatan perekonomian di NTB pascagempa

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, Achris Sarwani, memaparkan kondisi dan prospek ekonomi provinsi NTB tahun 2020. Achris menyampaikan adanya peningkatan perekonomian di NTB pascagempa yang melanda beberapa waktu lalu.

“Menunjukan komitmen kita untuk bersinergi dan memperjuangkan tujuan bersama, yaitu sebuah perekonomian yang semakin kuat, mandiri dan mensejahterakan,” kata Achris.

Achris mengungkapkan,  tahun 2019 keadaan perekonomian global sedikit menurun. ini dipicu oleh meluasnya perang dagang antara Amerika dan Tiongkok dan juga diikuti oleh beberapa negara lainnya. Sejumlah negara termasuk Indonesia juga terkena dampak dari kejadian tersebut.

“Di tengah kondisi perekonomian global yang terus menurun tersebut, kami masih melihat ada peluang untuk bisa meningkatkan ekonomi domestik,” ungkapnya.

Peluang itu diantaranya dari permintaan global terkait kendaraan listrik yang terus meningkat. Di tengah kondisi ekonomi global yang lemah, ia bersyukur kinerja dan prospek ekonomi nasional masih cukup baik.

Achris menerangkan, perekonomian Indonesia di tahun 2019 diperkiraan akan tumbuh sekitar 5,1 persen dan akan meningkat ditahun 2020 dalam kisaran 5,1 sampai dengan 5,5 persen.

“Momentum pertumbuhan Indonesia yang masih dapat tumbuh kuat di tengah kondisi global yang melemah, perlu didukung dengan kebijakan akomodatif agar semakin mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” sambung Achris.

Untuk perekonomian di NTB sendiri, Achris yakin pada tahun 2020 perekonomian di NTB akan meningkat.

“Kami optimis di 2020, ekonomi NTB  dalam kisaran 5,4 sampai 5,8 persen dan apabila dengan non tambang 5,6 sampai dengan 6,0 ,” lanjutnya.

Achris juga mengusulkan dua strategi yang diharapkan dapat mempercepat dan mendorong peningkatan perekonomian NTB.

Pertama, Integrated Eco Farming,  kegiatan pertanian dan perternakan dilakukan secara terintegrasi, limbah peternakan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk bagi pertanian.

Begitu pula dengan limbah pertanian digunakan sebagai pakan ternak.

Kedua, Integrated Tourism. Dengan munculnya industri pariwisata akan memunculkan potensi ekonomi, di antaranya meningkatkan pendapatan PAD daerah, mendorong peningkatan permintaan konsumsi, mendorong industri IKM dan menciptakan peluang kerja.

AYA/HmsNTB

 




Pembagunan Infrastruktur Dan Transportasi Kawasan Mandalika Didukung Komisi V DPR RI

Bang Zul sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memberikan perhatian serius terhadap Mandalika

LOTENG.lombokjornal.com – Perkembangan pembagunan infrastruktur dan transportasi di kawasan Mandalika ditinjau  Komisi V DPR RI menggelar Kunjungan Kerja Spesifik, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Rabu (04/12/2019).

Dalam kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Hj. Nurhayati itu, mitra kerja Komisi V  DPR RI turut bersamai kunjungan tersebut. Di antaranya, BUMN, Angkasa Pura, BMKG, Basarnas, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian PUPR.

rombongan Komisi V DPR RI setelah melakukan peninjauan, lalu menuju ke D’Max Hotel Praya, Kabupaten Lombok Tengah untuk mendengarkan paparan terkait program dan perencanan pembangunan infrastruktur serta transportasi dari pihak-pihak terkait.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyambut hangat kunjungan tersebut, dan berharap kunjungan ini dapat berkesan dan memberikan manfaat positif bagi NTB.

“Mudah-mudahan di NTB semua bisa selesai, sehingga tujuan tugas spesifik bisa kita penuhi,” ucap Bang Zul.

Bang Zul mengutarakan rasa syukurnya terhadap cepat dan lancarnya pemulihan pasca bencana yang sempat mengganggu pariwisata di NTB.

Namun di saat bersamaan, Bang Zul turut menyayangkan melonjaknya harga tiket penerbangan menuju Lombok.

“Alhamdulillah, recovery-nya cepat. Tapi di tengah kecepatan recovery pariwisata itu, tiba-tiba harga tiket pesawat sangat mahal,” ungkapnya.

Menurut Bang Zul, Penerbangan menjadi faktor yang sangat penting dalam pariwisata. Ia kemudian mencontohkan penerbangan Perth-Lombok yang diresmikan beberapa waktu lalu mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang datang secara signifikan.

“Pariwisata ini sangat tergantung pada penerbangan, jadi tidak ada gunanya kami mempunyai destinasi secara luar biasa, tapi orang susah kesana,” sambung Bang Zul.

Bang Zul juga sangat mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang memberikan perhatian serius terhadap Mandalika. Terakhir, Ia berharap segala persiapan dan fasilitas dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

“Kami atas nama pemerintah daerah, berterima kasih atas kunjungan teman-teman semua, mudah-mudahan sering-seringlah datang ke NTB ini,” kata Bang Zul.

Ingin mengetahui permasalahan

Hj. Nurhayati, Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang memimpin kunjungan kali ini menyampaikan,  kunjungan Koisi V Selain melihat langsung pembangunan infrastruktur dan transportasi penunjang di kawasan Mandalika, juga untuk mengetahui permasalahan yang menonjol dari pembangunan infrastruktur tersebut.

“Kami harapkan selesai tepat waktu, karena ada perhelatan besar disini ya, MotoGP yang tahun 2021 di bulan September,” kata Nurhayati.

Perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana di Lombok pun turut masuk menjadi agenda kunjungan. Nurhayati menilai progres pembangunan infrastruktur di NTB sudah sangat baik.

Nurhayati berharap, pembangunan di bidang infrastruktur dan transportasi dapat mempercepat bergeraknya sektor ekonomi dan sektor lainnya, agar berdampak terhadap peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Anggota Komisi V DPR RI, Ir. Eddy Santana Putra, M.T menganggap proyek dan rencana infrastruktur di NTB sangat menarik. Penataan jalan dan kemudahan akses transportasi diharapkan dapat dipersiapkan dengan baik.

“Sangat menarik dan perlu kita dukung, malah saya dukungannya tidak hanya di Mandalika, satu pulau ini kita bangun,” tutur Eddy.

AYA/HmsNTB




Produk Unggulan UMKM NTB Dipamerkan Di Jakarta

Kegiatan pameran dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di NTB, sebab menampilkan semua potensi, baik itu alam, kebudayaan maupun hasil UMKM yang dikembangkan masyarakat NTB

lombokjourna.com —

JAKARTA   —   Sejumlah produk unggulan UMKM NTB, seperti mutiara Lombok, Tenun Lombok, perhiasan dari kulit kerang, Batik Sasambo, Tenun Bima,  Tenun Sumbawa, dipamerkan di Jakarta, Senin (02/12/2019).

Kegiatan tersebut digagas Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), Bank Indonesia  dan Bank NTB Syariah.

Pameran bertajuk Gemilang NTB “Nuansa Tanpa Batas” berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian dan dilaksanakan hingga 6 Desembar 2019 mendatang. UMKM Unggulan NTB dipamerkan di 12 stand yang disediakan Pemerintah  Daerah NTB.

Pameran tersebut dibuka Wakil Ketua MPR RI, Syarif Hasan ditemani sejumlah pejabat kementerian dan lembaga Republik Indonesia. Termasuk Direktur Jendral industri kecil menengah dan aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian, Ati Wibawaningsih.

Selain itu juga terdapat produk olahan yang tidak kalah menarik seperti black garlic, tortila rumput laut, madu, dan aneka olahan ikan, kopi yang menjadi produk makanan olahan khas NTB.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjelaska,n pameran tersebut strategis untuk membuka jaringan pamasaran dengan palaku usaha, baik domestik maupun internasional.

Sebab, para pelaku usaha akan melirik produk unggulan yang berkualitas.

Hal itu dapat dilakukan dengan menampilkannya dalam bentuk pameran.

“Tujuannya untuk melakukan kerja sama dengan UKM binaan berkelanjutan setelah pameran, serta mengetahui sejauh mana produk kita dilirik khususnya di luar daerah,” ungkap Wagub saat diwawancarai usai kegiatan tersebut.

Wagub berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di NTB. Pameran ini Menampilkan semua potensi, baik itu alam, kebudayaan maupun hasil UMKM yang dikembangkan masyarakat NTB.

Direktur Jendral industri kecil menengah dan aneka (IKMA),Kementerian Perindustrian, Ati Wibawaningsih akan mendukung pengembangan Produk UMKM yang ada di NTB, khususnya produk kain tenun.

“Kita sebagai pemerintah harus mendukung dan harus dikembangkan. Kalau kita lihat di NTB itu, tidak ada daerah yang nggak punya tenun,” jalasnya saat diwawancara.

BACA JUGA   ; 

Ia menambahkan bahwa tahun depan akan digelar Industrial Muslim Fashion Exhibition yang diharapkan akan diisi oleh tenunan asal NTB. Ke depan katanya akan dilakukan pembinaan SDM bagi masyarakat NTB yang akan mengembangkan tenun tersebut.

Bahkan katanya akan diberikan peralatan untuk mendukung program tersebut.

“Saya harap, dari NTB mendominasilah kegiatan exhibition tersebut,” katanya.

Potensi mutiara juga akan dikembangkan secara profesional. Tentu katanya harus bekerjasama dengan para desainer dan pengusaha yang bergerak di bidang mutiara.

Selain itu, program besar dari Kementerian Perindustrian untuk NTB adalah pengolahan ikan. Sebab katanya, potensi ikan di NTB cukup besar, terutama ikan tuna.

“Potensi ikan tuna di NTB itu banyak sekali. Kita akan kembangkan,” katanya.

 HmsNTB




NTB  Pamerkan Sejumlah Produk Unggulan UKM-UMKM di Jakarta

Pameran ini juga diselenggarakan dengan maksud memberikan apresiasi kepada produk unggulan khas NTB

lombokjournalcom –

JAKARTA   ;  Pameran dagang di Kementerian Perindustrian RI di Jakarta bertajuk pertunjukan Gemilang NTB “Nuansa Tanpa Batas” akan dilaksanakan pada 2-6 Desembar 2019 di Jakarta.

Ummi Rohmi

Acara pameran itu digelar Pemerintah Provinsi NTB bersama Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), Bank Indonesia  dan Bank NTB Syariah serta UMKM Mitra Binaan lainnya akan menggelar

Sejumlah produk unggulan UMKM NTB, ditampilkan pada pameran di 12 stand yang disediakan Pemerintah  daerah tersebut.

Di antaranya Mutiara Lombok, Perhiasan dari Kulit Kerang, Batik Sasambo, Tenun Bima,  Tenun Sumbawa, Tenun Lombok, dan berbagai macam olahan makanan. Seperti Ayam Taliwang, Pelalah Ayam Pagutan, Jamu,madu Sumbawa Kopi Rumput Laut, serta produk Tortila yang berasal dari desa wisata Bilebante, Lombok Tengah.

Pameran tersebut dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah duta besar negara-negara sahabat serta para mentri, pengusaha dan tamu undangan lainnya.

Pada opening ceremony, Grup Srikandi NTB Gemilang yang dipimpin langsung Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua  Dekranasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah bersama sejumlah kepala OPD  Perempuan, akan unjuk kebolehan dengan akan menyajikan sebuah kejutan berupa pementasan gambelan khas sasak.

Di sela-sela gladi  di Gedung Garuda Kementrian Perindustrian RI, di Jakarta, Minggu (1/12-2019), Umi Rohmi sapaan Wagub NTB itu menjelaskan tujuan pameran dagang adalah memperkenalkan dan memasarkan lebih luas produk dari UKM–UKM binaan dari NTB.

Dari pameran ini, Umi Rohmi berharap akan terbuka jaringan pemasaran dan peluang kerja sama dari pihak lain.

“Untuk melakukan kerja sama dengan UKM binaan berkelanjutan setelah pameran, serta mengetahui sejauh mana produk kita dilirik khususnya diluar daerah,” ujar wagub.

Sekjend DPP IPEMI NTB, Ajeng Rosalinda Motimori,  menyampaikan, kegiatan pameran produk bertajuk “Nuansa Tanpa Batas” itu, baginya tidak hanya sekadar kegiatan pameran yang mengutamakan segi transaksi jual beli saja.

Namun  pameran ini juga diselenggarakan dengan maksud memberikan apresiasi kepada produk unggulan khas NTB.

Dengan adanya pameran ini, dapat memacu dan mengasah kreativitas, khususnya para pelaku UMKM di NTB untuk selalu melakukan inovasi terhadap produknya.

“Saat ini IPEMI sendiri telah melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas produk dan penjualannya. Kedepan pembekalan lain melalui pemanfaatan teknologi informasi (digital marketing), sehingga para UKM dapat bersaing meningkatkan mutunya secara global,” kata Ajeng.

AYA/HmsNTB




Gojek Ingin Dukung Industrialisasi Dan Zero Waste

“Sejalan dengan program untuk mendukung NTB Zero Waste, kata Charly,  Gojek juga memiliki  konsens untuk terus mengUrangi penggunaan kantong plastic”

MATARAM.lombokjournal.com — Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kehadiran Gojek dengan berbagai fasilitas dan fitur layanan lainnya  seperti  GoFood, GoLife, GoMassage, Goclean dan beragam fitur bisnis berbasis UMKM lainya, kini semakin eksis  dan diminati masyarakat.

Kehadiran Gojek di tanah air  mendorong dan merangsang tumbuhnya kreativitas bisnis dan industri pemasaran secara online dikalangan UMKM dan kaum perempuan, termasuk di NTB,  ujar  Head Regional Corporate Affairs Gojek,  Alfianto Domy Aji didampingi  Regional Government Relations, Charly Raya dan Perwakilan Gojek Mataram, saat menghadap Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj.Siti Rohmi Djalillah, di kantornya di Mataram, Selasa (26/11/2019).

Menurut Alfianto Domy Aji dengan adanya berbagai program pendukung kesejahteraan yang dikembangkan oleh Gojek,  maka berdasarkan survey yang  dilakukan Fakultas ekonomi dan Lembaga Demografi UI  menunjukkan, sejak tahun 2018 Gojek telah memberikan kontribusi sebesar Rp.55 Triliun lebih ecara nasional.

“Dengan kehadiran Gojek di NTB akan dapat ikut membantu menggerakkan NTB. Kontribusi Gojek terhadap perekonomian nasional se-Indonesia disumbangkan melalui UMKM dengan Gofood,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, di Mataram NTB,  saat ini semakin banyak masyarakat dan UMKM terutama perempuan yang melakukan pendaftaran untuk Gofood.

Adanya aplikasi ini menjadikan masyarakat yang terdiri dari Usaha MasYarakat Kecil Menengah (UMKM) semakin mudah memasarkan beragam produk dengan aplikasi Gojek, tegasnya.

Untuk mendukung program industrialisasi dan berbagai program di NTB, termasuk program Zero Waste, maka Gojek menawarkan sejumlah program dukungan untuk penguatan kapasitas masyarakat.

” Bu Wagub, Kami (Gojek, read) punya program pelatihan untuk perempuan bagi peningkatan skill jualan online, seperti bagaimana mengemas produk, bagaimana memasarkan dan meningkatkan kualitasnya dengan menggunakan kemajuan teknologi informasi,” ujar Charly.

Selain itu, sejalan dengan program untuk mendukung NTB Zero Waste, kata Charly,  Gojek juga memiliki  konsens untuk terus mengUrangi penggunaan kantong plastik. Ia menjelaskan, di dalam algoritma/aplikasi telah tersedia beragam pilihan untuk costumer. Misalnya bungkus plastik diganti  box.

Juga punya program pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi produktif. Misalnya, di pulau Jawa telah bekerja sama dengan muslimah NU untuk peningkatan keterampilan Muslimah NU di bidang usaha ekonomi produktif, ujarnya.

Wakil Gubernur NTB yang akrab disapa Umi Rohmi menyambut baik kehadiran Gojek di NTB. Apalagi gojek, kata Umi Rohmi memiliki konsens besar pada program-program dan upaya untuk pemberdayaan masyarakat, terutama perubahan mindset dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Seperti pengembangan usaha ekonomi produktif dan pemasarannya, secara praktis dan nyaman dengan memanfaatkan teknologi digital.

Program-program itu menurut wagub sejalan dengan program industrialisasi yang sedang giatnya dilakukan Pemda di NTB untuk meningkatkan ekonomi dan nilai tambah produk bagi masyarakat.

Jika selama ini, produk-produk pertanian, perikanan, hasil laut dan produk lainnya dikirim dalam bentuk bahan mentah, maka melalui industrialisasi, kami ingin ada nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, dengan mengirim barang yang sudah diolah, ujarnya.

Menurut Wagub, di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB saat ini banyak meluncurkan program yang berkaitan dengan perubahan mindset.  Misalnya NTB Bersih (zero waste), pelestarian hutan, kesehatan, pengurangan TKI ilegal, perdewasaan usia perkawinan dan Revitalisasi Posyandu.

Semuanya memerlukan kerja keras dalam membangun  mindset masyarakat, terangnya.

“Bicara zero waste sebenarnya lebih banyak urusan kabupaten/kota. Tetapi dengan melihat kondisi sampah saat ini, maka Pemerintah Provinsi juga tidak bisa berpangku tangan. Tetapi harus hadir mendorong dan memfasilitasi masyarakat”, imbuhnya.

Karena itu, di NTB sudah menerbitkan  Perda tentang sampah.

“Perubahan mindset masyarakat seperti zero waste ini kita benar – benar perhatikan bahwa sampah yang ada nantinya dapat menjadi sumberdaya, dan hal ini kita sudah himbau kepada masyarakat agar memilah sampah dari rumah” tuturnya.

Selain itu, sampah yang telah dipilah dapat dikelolah di Bank Sampah. Banyak variasi tukar sampah saat ini, ada yang tukar sampah dengan sembako, tukar sampah dengan kuota internet bahkan tukar sampah dengan biaya kuliah.

“Adanya bank sampah tentu memudahkan juga bagi masyarakat untuk sama-sama mengumpulkan sampah yang dapat didaur ulang kemudian ditukarkan dengan berbagai hal, banyak inovasi yang dibuat bank sampah di NTB,” jelasnya.

Gojek juga mengusulkan kepada Wagub NTB untuk mengadakan pelatihan bersama dengan Muslimah Nahdlatul Wathan (NW) untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pemasaran sehingga akan ada pemanfaatan yang dapat dirasakan.

“Kalau kita mengadakan pelatihan kepada jamaah NW bersifat turun temurun dalam artian, pelatihan ini akan terus menjalar hingga ke berbagai unsur yang ada di dalamnya, tentu pelatihan pemanfaatan teknologi dapat digunakan ibu-ibu jamaah apalagi sekarang banyaknya jamaah yang sudah tidak asing dengan smartphone,” jelasnya.

AYA




Anak Muda Diminta Sibuk Dengan Usaha Produktif

Program bisnis dan pendampingan selama ini diharapkan, agar UMKM yang ada di NTB menjadi UMKM yang mandiri dan berdayasaing

MATARAM.lombokjournal.com — Anak muda NTB agar selalu disibukkan dengan usaha-usaha produktif. Salah satunya dengan menjadi pengusaha yang menggagas dan menciptakan wirausahawan baru.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menginginkan itu saat Launching Lembaga Cipta Daya Wirausaha, di Pendopo Gubernur NTB, Senin (25/11) 2019.

“Gubernur tidak akan sukses, Bupati tidak akan sukses, Walikota tidak akan sukses, jika anak mudanya lebih tertarik pada politik ketimbang jadi pengusaha,” kata Gubernur Zul,

Pada kegiatan ber tema “Mewujudkan Program 1000 Wirausaha menuju NTB Gemilang” itu, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu menegaskan, penggerak pertumbuhan ekonomi suatu daerah adalah dunia usaha.

Karena itu ditehaskan, investasi itu penting  dihadirkan untuk membangun daerah.

Bang Zul juga menegaskan, pengangguran dan kemiskinan bisa diturunkan bila banyak anak muda NTB yang jadi pengusaha.

Karena itu, kahadiran Lembaga Cipta Daya Wirausaha diharapkan dapat mempercepat terwujudnya 1000 pengusaha baru di NTB.

Selain itu, lembaga ini juga diharapkan mampu bekerjasama dengan lembaga atau dinas terkait untuk menyukseskan seluruh program pemerintah daerah.

Termasuk mengatasi masalah dan memperlancar sumbatan komunikasi dari para anak muda NTB yang ingin menjadi pengusaha.

“Lembaga ini seperti LPP di program beasiswa ke luar negeri. Tugasnya memperlancar sumbatan komunikasi dan membantu anak-anak muda NTB yang mau jadi pebisnis untuk dilatih dan difasilitasi,” jelas Bang Zul.

Bang Zul juga sempat menyinggung sebagian masyarakat yang merasa pesimis dengan program 1000 pengusaha baru ini. Termasuk program beasiswa ke luar negeri. Namun, Ia menegaskan di mana ada kemauan, di situ ada jalan.

Where there is a will, there is a way,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Cipta Daya Wirausaha, Muhammad Jhon Fitriadi, ST menjelaskan, kehadiran lembaga tersebut untuk membantu pemerintah Provinsi NTB menyukseskan program penciptaan 1000 wirausahawan baru.

“Sebagai lembaga yang baru, kami butuh arahan dan bimbingan Gubernur dan stakehokder, sehingga 1000 wirausaha baru bisa tercapai,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan aktivitas yang telah dilakukannya selama ini berupa program bisnis dan pendampingan. Sehingga, diharapkan UMKM yang ada di NTB menjadi UMKM yang mandiri dan berdayasaing.

“Semoga kami bisa bekontribusi program Gubernur untuk mencetak 1000 pengusaha baru,” ungkapnya

Hadir pada kegiatan itu Anggota DPR RI Dapil Lombok,  Suryadi Jaya Purnama, Dirut Bank NTB Syari’ah, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Perdagangan, Kadis Perindustrian, Kepala OJK,  Ketua MUI NTB, Kadis Pariwisata serta Ketua Asosiasi, Pelaku UMKM se-NTB.

AYA/HmsNTB




Seminar Nasional Bank Pembangunan Daerah Se Indonesia Di Mataram

“Semula, FKDK BPSDI ini dijadwalkan di NTT, tapi berkat ikhtiar pak gubernur, kegiatan ini terlaksana di NTB atas kesepakatan Ketua Umum FKDK Pusat dengan Gubernur NTB”

MATARAM.lombokjournal.com —  Rapat Kerja Nasional Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPSDI), di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (21/11) 2019,  diharapkan terjadi interaksi antar BPD se-Indonesia untuk kemajuan bersama.

Gubernur Zulkkieflimansyah

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat membuka Seminar Nasional dalam kegiatan itu juga mendorong inovasi dan mengimbangi perkembangan teknologi agar tidak ditinggalkan oleh era digital.

Seminar Nasional FKDK BPSDI tersebut dihadiri 150 peserta. Mereka terdiri dari Komisaris Utama, Komisaris, Direktur Utama, Direksi dan Komite-komite yang membantu tugas Dewan Komisaris.

Mereka berasal dari seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia. Hadir pula pihak lainnya sebagai partisan.

“Komisaris BPD ini orang-orang yang luar biasa, kalau sudah berkumpul BPD-BPD di NTB ini, InsyaAllah NTB akan mendapatkan banyak keberkahan atas kedatangan orang-orang hebat dari seluruh Indonesia,” ujar Bang Zul panggilan akrab gubernur.

Bang Zul berharap, BPD dari seluruh Indonesia terus melakukan ikhtiar terbaik guna memberikan manfaat untuk Indonesia, baik untuk para peserta, masyarakat dan BPD tempat pengabdian tersebut.

“Yang terpenting, BPD Seluruh Indonesia terus memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada negara kita tercinta,” tutup Bang Zul.

Sebelumnya, Zainal Fanani selaku Komisaris Utama Bank NTB Syari’ah, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan pada Bank NTB menyelenggarakan  suatu perhelatan berskala nasional dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi dari BPD-BPD seluruh Indonesia.

“Semoga dengan terpilihnya NTB sebagai tempat pelaksanaan kegiatan FKDK BPSDI ini semakin memperkenalkan destinasi wisata NTB yang telah didaulat menjadi wisata halal terbaik dunia,” ungkapnya.

Zainal mengungkapkan, kegiatan FKDK BPSDI ini terlaksana atas ikhtiar Gubernur NTB yang telah menjalin silaturahmi dengan Ketua Umum FKDK Pusat. Dalam silaturahmi tersebut, gubernur mengungkapkan kesiapannya menjadi tuan rumah dalam perhelatan acara nasional tersebut.

“Semula, FKDK BPSDI ini dijadwalkan di NTT, tapi berkat ikhtiar pak gubernur, kegiatan ini terlaksana di NTB atas kesepakatan Ketua Umum FKDK Pusat dengan Gubernur NTB,”  ujarnya.

Ketua Umum FKDK Pusat, Sanny J. Parengkuan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas sambutan hangatnya dan telah bersedia menjadi tuan rumah FKDK BPSDI.

“NTB luar biasa, saya baru datang langsung dikasih Ikat Kepala (Sapuk), yang perempuan dikasih selempang, Keren NTB ini,” ungkapnya

Ia berharap, momentum FKDK semakin meningkatkan kerjasama dan sinergi antar BPD, untuk selaras dan seirama mendukung pertumbuhan dan kemakmuran masyarakat.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai pemukulan Gendang Beleq oleh Gubernur NTB ditemani Ketua Umum FKDK Pusat dan Komisaris Utama Bank NTB.

AYA/HmsNTB