Realisasi PAD NTB Meningkat Rp392,94 miliyar 

Upaya yang dilakukan Bappenda NTB untuk meningkatkan PAD berbuah manis, realisasi PAD meningkat Rp. 392,94 miliyar atau tumbuh 43,11 persen

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah tahun 2022 ditargetkan sebesar 36,97 persen, dan hingga akhir tahun 2022 terealisasi sebesar 43,11 persen yakni mencapai 116,61 persen. 

Meningkatnya kontribusi PAD tersebut tidak terlepas dari upaya dan inovasi pelayanan yang terus dilakukan oleh Bappenda Provinsi NTB. 

BACA JUGA: NTB Sebagai “Land of Infinite Experiences”

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Hj. Eva Dewiyani menjelaskan, upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dalam tahun 2022 di antaranya peningkatan kualitas layanan dengan berbagai inovasi seperti QRIS, Samdel, Samsat apps dan lain sebagainya. 

Melaksanakan kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Samsat Nigh Music, Samsat go to school dan Samsat Motor serta meningkatkan kerja sama dengan berbagai stakeholder.

Kepala Bappenda NTB menjelaskan, realisasi PAD NTB meningkat Rp392,94 miliyar
Konferensi pers Bappenda NTB

“Layanan yang kami siapkan memberikan kemudahan kepada masyarakat terutama untuk membayar pajak semakin tinggi,” ungkapnya saat konferensi pers di Aula Bappenda NTB, Rabu (04/01/23).

Ia menjelaskan realisasi pendapatan daerah tahun 2022 didominasi oleh pendapatan transfer sebesar 56,28, PAD sebesar 43,11 persen dan LLPD sebesar 0,61 persen.

Pendapatan Asli Daerah sendiri telah terealisasi sebesar Rp. 2,28 triliun atau 83,30 persen dengan penyumbang terbesar dari komponen pajak daerah 74,78 persen. 

Menyusul lain-lain PAD yang sah sebesar 22,45 persen, Hasil Pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 2,22 persen dan retribusi daerah 0,55 persen.

“Adapun penerimaan realisasi PAD tersebut meningkat Rp. 392,94 miliyar atau sebesar 20,81 dari periode yang sama bulan Desember tahun anggaran 2021,” jelasnya.

Dilanjutkannya, kelima komponen pajak daerah tahun 2022 mengalami peningkatan dari penerimaan tahun sebelumnya. 

Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi sebesar Rp. 512,74 miliyar meningkat 10,92 persen sebagai dampak positif dari Pergub nomo 97 tahun 2022 tentang insentif pajak kendaraan bermotor.

BBNKB terealisasi sebesar Rp. 353,84 meningkat 11,02 persen atau senilai Rp. 35,11 milyar ditandai dengan meningkatkan penerimaan dari kendaraan baru. 

PBBKB terealisasi Rp. 412,84 milyar meningkat 45,69 persen atau senilai Rp. 129,49 milyar akibat kenaikan harga BBM di tahun 2022, penetapan tarif tunggal serta event skala nasional dan internasional yang berlangsung di wilayah NTB. 

BACA JUGA: Ekspo Produk UKM-IKM NTB Dihadiri Mahasiswa Singapura

Dalam RPJMD Provinsi NTB tahun 2019-2023 Bappenda termasuk dalam OPD yang mengusung misi kedua, yakni “NTB Bersih dan Melayani” dengan indikator kinerja utama adalah kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah. ***

 

 

 




Pemprov NTB Tidak lagi Bekerja Sama dengan BSI

PT Bali Sea Food Indonesia (BSI) yang membangun pabrik pengolahan ikan di tanah Pemprov NTB tak lagi beroperasi di tahun 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB resmi tidak lagi menjalin kerjasama dengan PT. Bali Sea Food Indonesia (BSI). BSI sebelumnya, membangun pabrik pengolahan ikan bertaraf internasional, di atas lahan milik Pemprov NTB seluas 2 hektare di Teluk Santong Sumbawa. 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila di Sumbawa

Kerja sama pengelolaan aset ini dimulai dari 2013. BSI kemudian resmi beroperasi di awal 2018 dan tak lagi berlanjut di tahun 2022. 

Hal tersebut diutakan Sekertaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi saat menerima tim manajemen PT. Bali Sea Food Indonesia (BSI) untuk menyampaikan terkait status BSI di Teluk Santong Sumbawa, di Mataram, Rabu (28/12/22). 

Sekda menyebutkan, kewajiban pihak BSI terhadap negara yang belum ditunaikan akan diupayakan win win solution atau jalan tengah dengan calon investor lain, yang berpotensi mengelola lebih lanjut aset yang ada.

Sekda NTB yang didampingi Kadis DPMPTSP, Karo Hukum dan Kadis Lutkan meminta kepada pihak BSI untuk menyampaikan pernyataan tertulis kepada Pemerintah Provinsi NTB.

BACA JUGA: Falidasi Data Jadi Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di NTB

Terkait pengambilan keputusan akhir akan dilakukan pembahasan lebih lanjut dalam waktu segera, sebagai bentuk penghargaan Pemprov NTB dalam menghargai setiap inisiatif baik dari kegiatan investasi di NTB. ***

 




Validasi Data Jadi Prioritas dalam Penanggulangan Kemiskinan di NTB

Wagub  NTB dalam penganggulangan kemiskinan di NTB mengajak melakukan validasi data guna menurunkan kemiskinan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Validasi data merupakan first priority dalam menanggulangi kemisikinan di Provinsi NTB, dengan validasi data maka angka kemiskinan dapat turun dengan signifikan.

Wakil Gubernur NTB,. Hj. Sitti Rohmi Djalillah menegaskannya saat menyampaikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi NTB Tahun 2022, di Hotel Golden Palace, Mataram, Kamis (29/12/22).

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Huntap Korban Banjir di Bima

Mengajak melakukan validasi data untuk menurunkan kemiskinan dignifikan
Wagub Sitti Rohmi Jalillah

“Saya minta untuk serius melakukan validasi data dengan sebaik-baiknya. Bila perlu kita turun langsung untuk hal tersebut, jika hal ini berhasil maka bukan hal yang mustahil angka kemiskinan kita turun dengan signifikan,” ucap Wagub. 

Ummi Rohmi panggilan akrabnya mengatakan, Provinsi NTB telah melakukan hal yang seharusnya dalam hal penanggulangan kemiskinan. 

Dengan adanya program-program unggulan yang dimiliki, data yang tepat serta sinergi antar 10 Kabupaten/Kota di NTB, seluruh permasalahan akan segera dapat diatasi.

“Saat ini kita sudah on the right track, dengan program-program yang bagus juga. Seandainya data kita sudah tepat, sinergi dan kolaborasi kita baik, maka saat ini kita bisa mengatasi apapun permasalahan masyarakat hingga di tingkat desa hingga dusun,” terangnya.

Wagub menekankan, dengan data yang tepat by name by addres maka penerimaan segala jenis bantuan tidak akan salah dan tepat sasaran.

Salah satu pintu dalam hal menangangi penanggulanan kemiskinan telah terdapat pada program unggulan Posyandu Keluarga.

Posyandu Keluarga sebagai pusat layanan edukasi berbasis dusun, sehingga masyarakat dapat mendapatkan berbagai edukasi melalui posyandu. 

Tak hanya mengenai kesehatan namun masalah pendidikan, lingkungan hingga perekonomian ada di dalamnya.

“Kami menjadikan Posyandu tersebut sebagai pusat edukasi berbasis dusun. Kami mengedukasi masyarakat tidak hanya mengenai masalah kesehatan, tetapi juga masalah lainnya seperti lingkungan, literasi, ekonomi, kebencanaan. Lebih dari 7600 posyandu di NTB, kami revitalisasi menjadi Posyandu Keluarga. Tidak hanya melayani ibu dan anak, tapi Posyandu di NTB juga melayani remaja dan orang tua,” katanya.

Ia berharap dengan adanya Rakor ini akan menciptakan banyak masukan dari seluruh Kabupaten/Kota. Selanjunya untuk segera capaian/output tersebut dapat untuk dieksekusi langsung.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Dr. Ir. H. Iswandi. M.Si dalam laporannya mengatakan, sesuai target RPJMD 2019-2023 Provinsi NTB mengenai penurunan kemiskinan berada di angka 11,92 persen. Saat ini masih berada di posisi 13,86 persen. 

BACA JUGA: Aksi Bersih-bersih di Pantai Kembali Dimasifkan

“Dengan harapan besar Gubernur dan Wagub kami yakin jika kita dapat fokus menanggulangi kemiskinan dengan data yang valid mestinya kita bisa, pada tahun 2023 angka kemiskinan dibawah 10 persen,” kata Iswandi.

Ia mengajak kepala seluruh stakeholders terkait, agar pemberian program bantuan penanggulangan kemiskinan harus  mengacu pada data kemiskinan atau data Pensasaran Percepatan penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). 

Ditambahkan, data P3KE memuat data masyarakat berdasarkan nama dan alamat yang sudah diverifikasi, dan di-cross check dengan berbagai sumber data yang sudah ada.

Dari data yang dimiliki Bappeda Provinsi NTB, masih terdapat 477.954 KK dan 1.864.812 individu yang masuk ke dalam kemiskinan ekstrem. 

Mantan Kepala Bappenda Provinsi NTB ini menghimbau kepada seluruh stakeholders, agar dapat berfokus dalam hal penanggulangan penghapusan kemiskinan ekstrem ini.

“Nanti kami akan menyusun kebijakan dan regulasi di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, agar data P3KE digunakan sebagai data sasaran penanggulangan kemiskinan, kita fokus menggunakan data ini, sehingga progress NTB meninggkat dan dapat mewujudkan NTB yang Gemilang,” tutupnya. ***

 




HBK Peresmian KUBE Peternak Kambing Cahaya Mandiri di Loteng 

Untuk menyiapkan jalan kesejahteraan petani dan peternak, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang HBK Resmikan KUBE di Loteng 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Peresmian KUBE Peternak Kambing “Cahaya Mandiri” di Desa Pejanggik, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah, Rabu (28/12/22), merupakan ihtiar nyata H. Bambang Kristiono, SE (HBK) mewujudkan Food Estate di sektor peternakan.

Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok percaya KUBE itu akan meningkatkan penghasilan para petani dan peternak.

BACA JUGA: Bangga Menggunakan Produk Lokal, Ini kata Gubernur NTB

KUBE Peternakan merupakan ihtiar HBK meningkatkan kesejeahteraan masyarakat Loteng

Peresmian KUBE tersebut dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri beserta jajarannya, antara lain Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Camat Praya Tengah, dan Kepala Desa Pejanggik.

Saat itu HBK didampingi Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Ali Usman Ahim, dan dua anggota Dewan NTB dari Lombok Tengah, Lalu Wirajaya dan Lalu Sudiartawan.

“Saya akan menjadikan KUBE Peternakan Kambing ini sebagai KUBE andalan. Yang akan mampu mendorong peningkatan taraf hidup para peternaknya,” kata HBK yang disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin.

Ia menyatakan dengan sepenuh hati, dirinya siap bekerja keras dan menjadi bagian penting dari kelompok KUBE Cahaya Mandiri. Apalagi, bukan pertama kalinya HBK terlibat dalam membimbing dan membina KUBE yang ada di P. Lombok.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menuturkan, di awal masa jabatannya sebagai Anggota DPR RI, mulai membina KUBE yang bergerak di bidang budidaya jamur putih di Kota Mataram. 

KUBE tersebut dimulainya dengan sangat sederhana. Tapi beberapa hari yang lalu, dalam kesempatan resesnya, HBK kembali mengunjungi KUBE tersebut. 

Ia mengaku takjub dan bahagia, hanya dalam kurun waktu tiga tahun, KUBE usaha jamur tersebut telah berkembang pesat. 

Bukan hanya mampu menyuplai kebutuhan jamur di Kota Mataram, tapi juga sudah berekspansi dengan mengembangkan usaha yang sama, di Lombok Barat dan Lombok Tengah.

“Saya berharap, KUBE peternakan kambing Cahaya Mandiri juga bisa seperti itu,” kata HBK.

Politisi Partai Gerindra ini ingin menjadikan KUBE Cahaya Mandiri sebagai percontohan dalam pengelolaan peternakan kambing di P. Lombok. HBK yakin, dengan ketekunan para peternak untuk terus belajar, sehingga berbagai keberhasilan akan mewujud. 

Bahkan, bukan tidak mungkin, desa Pejanggik bisa menjadi salah satu pusat peternakan kambing di Pulau Seribu Masjid.

Dan HBK sangat senang karena dalam  kesempatan tersebut, telah hadir seorang dokter hewan yang siap membimbing dan menjadi sahabat para peternak KUBE Cahaya Mandiri.

Dengan cara itulah, untuk mendorong terwujudnya program Food Estate di wilayah P. Lombok akan dapat dicapai lebih cepat. 

Ada tiga sektor Food Estate yang bisa dikembangkan di P. Lombok yaitu Peternakan, Pertanian, dan Perikanan.

“Ketiga-tiganya itu merupakan keunggulan kompetitip yang sangat potensial untuk dikembangkan,” tandas HBK.

BACA JUGA: Pemilahan Sampah Mendukung Pertanian dan Kesehatan

Apalagi masyarakat P. Lombok secara turun menurun telah mewarisi tradisi dan kemampuan dalam mengelola sawah, ladang, dan ternak sejak dari nenek moyangnya. 

Ia sangat percaya, para peternak di P. Lombok tak akan kalah dalam hal kemampuan pengelolaan, dibanding para peternak yang ada di P. Jawa. 

Para peternak di P. Lombok telah belajar secara otodidak dan ditempa dengan pengalaman yang panjang sehingga menjadi peternak-peternak yang mumpuni.

Kepada Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri yang juga Ketua DPD Partai Gerindra NTB, HBK berharap, dukungan penuh bagi pengembangan KUBE Cahaya Mandiri. 

HBK yakin sepenuhnya, Bupati HL Pathul Bahri siap dengan berbagai dukungan yang diperlukan sehingga mampu mempercepat upaya menjadikan KUBE Cahaya Mandiri sebagai KUBE percontohan di P. Lombok.

Bupati HL Pathul Bahri dalam kesempatan tersebut menegaskan, tahun depan, kelompok ternak akan memiliki asosiasi. 

Hal tersebut menjadikan posisi tawar para peternak semakin kuat.

Sebagai langkah awal, Pemkab Loteng akan segera memberikan bantuan alat pencacah rumput yang modern agar kualitas makanan ternak meningkat kandungan gizinya.

Butuh Kebijakan Afirmasi

Ketua KUBE Cahaya Mandiri Amaq Yong menyampaikan, para peternak kambing saat ini butuh kebijakan afirmasi dari pemerintah daerah untuk bisa berkembang. 

Menurutnya, masalah yang dihadapi para peternak kambing saat ini adalah adanya serbuan ternak kambing dari luar daerah.

Contohnya, di tahun 2016 lalu para peternak kambing di P. Lombok begitu semangat dan antusias mengembangkan kambing etawa. 

Pada saat itu, harga kambing Etawa ini sangat menjanjikan. Baru lahir saja, sudah dihargai Rp 3 juta. Sementara yang sudah dewasa bisa dihargai belasan juta. 

Para petani pun berlomba-lomba untuk beternak kambing etawa. Namun, saat mereka sudah siap menjual kambing-kambing hasil peliharaannya, pada saat itu juga datang serbuan ternak kambing dari luar daerah, dan harga pun anjlok.

“Pada saat itu, harga ayam bahkan bisa lebih mahal dari harga kambing,” katanya.

Semenjak itu, para peternak pun menjadi begitu trauma untuk beternak kambing. 

Bahkan kata Amaq Yong, untuk kembali menghimpun para peternak agar mau membangun KUBE Cahaya Mandiri, harus melakukan berbagai cara. Bahkan sampai menyiapkan hadiah-hadiah menarik untuk merangsang keinginan beternak kambing kembali.

Karena itu, Amaq Yong meminta agar Pemkab Lombok Tengah meyiapkan kebijakan untuk melarang datangnya serbuan ternak kambing dari luar daerah, sebagai wujud perlindungan kepada para peternak lokal.

“Pemain yang mendatangkan kambing dari luar daerah ini sebenarnya tidak banyak. Tapi mereka memiliki modal yang besar dan pengetahuan pengelolaan bisnis ternak kambing yang kuat. Sementara kami, para peternak lokal, tidak memiliki kedua-duanya,” kata Amaq Yong.

Penegasan yang sama disampaikan Kades Pejanggik, Ahmad Nursiah. Dia memberi contoh, bagaimana Hari Raya Kurban menjadi hari yang dinanti-nantikan para peternak kambing, karena pada saat itu, harga ternak kambing akan naik tinggi. 

Namun, dengan datangnya serbuan kambing dari luar daerah, alih-alih mendapat untung, yang terjadi malah buntung.

“Karena itu, kami mohon solusi pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ini,” tandasnya.

Dia menuturkan, Desa Pejanggik adalah desa yang masyarakatnya banyak menggantungkan diri pada sektor peternakan. 

Sebab lahan pertanian di desa Pejanggik saat ini, 70 persen di antaranya merupakan lahan sawah tadah hujan yang hanya dapat ditanami satu kali dalam setahun.

Terkait permintaan para peternak ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Taufiqurrahman Ponate menegaskan, para peternak tidak perlu khawatir lagi untuk beternak kambing. 

Pemerintah daerah, sudah menerbitkan regulasi yang melarang ternak kambing dari luar masuk ke Lombok Tengah.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila di Sumbawa

“Kecuali untuk kepentingan peningkatan ras. Selebihnya tidak boleh masuk,” katanya.

Dia menekankan, langkah tersebut diambil karena sesungguhnya sektor pertanian dan peternakan adalah urat nadi pembangunan di Lombok Tengah. 

Sumbangsih dari sektor ini di Lombok Tengah bisa mencapai 29-32 persen.

Khusus untuk membantu para peternak kambing, pihaknyapun siap all out membantu. UPT Peternakan yang membidangi masalah kesehatan hewan telah ditunjuk secara langsung oleh Bupati Loteng untuk membantu para peternak apabila ada masalah terkait kesehatan hewan. 

Masalah tersebut umumnya terjadi pada awal musim penghujan, dimana ternak kambing biasanya kena cacingan, sehingga membutuhkan penanganan secara cepat dan memadai.

Selain itu, dari sisi biosecurity, pihaknya juga akan menyiapkan disinfektan sehingga menjadikan kandang-kandang kambing peternak bisa lebih sehat, sehingga ternak juga mengalami pertumbuhan yang pesat.

Mewujudkan DAM Mujur

Disisi lain, dalam kesempatan peresmian KUBE tersebut, HBK juga menuturkan kepada seluruh masyarakat yang hadir, ia bersama Bupati Lombok Tengah melakukan seluruh ikhtiar untuk mewujudkan pembangunan DAM Mujur.

Dam Mujur, kata HBK, adalah proyek yang sudah sekian puluh tahun tidur dan hanya disetiap hajatan pemilu lima tahunan, acap menjadi komoditas politik untuk meraih jabatan. Akibatnya, saat dirinya serius turun langsung memperjuangkan DAM Mujur ini, ikut pula dituduh menunggangi dan mengharap insentif elektoral dari isu DAM Mujur ini.

“Saya tegaskan, saya hanya ingin memanfaatkan masa jabatan saya sebagai anggota DPR RI ini dengan membangun dan meninggalkan warisan yang baik untuk masyarakat yang saya wakili. Salah satunya yaitu dengan mewujudkan pembangunan DAM Mujur ini,” tandas HBK.

HBK menegaskan, menurut pandangannya, DAM Mujur itu sangat penting dan strategis untuk pengelolaan pertanian di P. Lombok. Berdasarakan desain yang dulu difinalkan oleh para ahli dan para tokoh pertanian NTB, di P. Lombok ini.

Sistem pengairannya sangat khas, berbeda dengan yang ada di daerah lain.

“Kalau di daerah lain, satu sungai satu bendungan. Tapi kalau disini, satu sungai bisa empat bedungan,” katanya.

Saat ini, pemerintah sudah membangun empat bandungan besar di P. Lombok, termasuk Bendungan Meninting yang sedang proses pembangunannya di Lombok Barat.

“Seluruh pembangunan sistem pengairan di P. Lombok baru akan sempurna apabila Bendungan Mujur sebagai bendungan terakhir berhasil kita wujudkan,” tandas HBK.

Untuk mewujudkan Dam Mujur demi kemajuan daerah, kata HBK, sepertinya akan sangat sulit kalau bersandar pada APBD yang jumlahnya sangat terbatas. 

Karena itu butuh dukungan penuh dari pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur berskala besar seperti Dam Mujur ini. 

Dengan demikian, APBD bisa lebih fokus diarahkan bagi program-program pemberdayaan yang pro masayrakat.

Setelah peresmian KUBE Cahaya Mandiri, HBK berkesempatan memberikan hadiah atau door prize secara simbolis kepada sepuluh orang peternak yang dinilai sukses dan menjadi teladan.

Setelah pemberian hadian tersebut, HBK didampingi Bupati Loteng kemudian meninjau langsung kendang kolektif ternak kambing milik KUBE Cahaya Mandiri.

Dan sebelum meninggalkan acara, HBK pun berkesempatan untuk menyalurkan bantuan Sembako kepada seluruh petani ternak yang hadir dalam acara tersebut, untuk mensyukuri usianya yg ke 62 tahun.

Tinjau PJUTS 

Usai meresmikan KUBE Peternakan Kambing Cahaya Mandiri, HBK dan rombongan meninjau PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya) yang berada di Dusun Bonjol, Desa Pejanggik. 

HBK melakukan dialog dengan masyarakat penerima manfaat tentang pentingnya pembangunan PJUTS yang berada di tempat-tempat rawan keamanan dan rawan kecelakaan, khususnya di malam hari.

“Mohon didukung untuk beberapa titik lagi pak HBK, agar keamanan di daerah kami bisa lebih baik lagi,” pinta Kadus Bonjol.

“Insya Allah diperhatikan, kami akan ikhtiarkan dan perjuangkan di tahun depan ya,” jawab HBK (*)

 

 




Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Beringin Sila Sumbawa

Saat peresmian bendungan Beringin Sila, Presiden Jokowi menegaskan pembangunan bendungan itu sebagai  pemerataan pembangunan infrastruktur

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan Bendungan Beringin Sila di Desa Motong, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Kamis (29/12/22).

Bendungan Beringin Sila merupakan peresmian Bendungan ke empat dari 6 bendungan yang telah dibangun di wilayah NTB. Di samping Bendungan Beringin Sila, tiga bendungan yang telah diresmikan yakni Bendungan Tanju (Dompu), Bendungan Mila (Dompu) dan  Bendungan Bintang Bano (KSB). 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja di Bima

Presiden Jokowi berharap, peresmian Bendungan Beringin Sila menambah masa tanam petani

Sedangkan bendungan Meninting (Lombok Barat) dan Bendungan Tiu Suntuk (KSB) ditargetkan akan diresmikan tahun 2023.

Presiden Jokowi yang didampingi Menteri PUPR, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa dan sejumlah pejabat terkait,bersyukur bendungan sudah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. 

“Kunci pembangunan di NTB adalah ketersediaan air. Dengan adanya suplai air yang kontinyu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,” imbuh presiden.

Menurutnya, pembangunan enam bendungan di wilayah NTB sejak tahun 2015 lalu, merupakan wujud pemerataan pembangunan infrastruktur untuk mendukung ketersedian air dan ketahanan pangan nasional, 

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan pembangunan Bendungan Beringin Sila dilakukan sejak Januari 2019 dengan biaya sebesar Rp1.721 triliun. 

Pembangunan dilakukan dalam dua paket dimana Paket I dilaksanakan oleh PT Abipraya – Mina (KSO), sedangkan Paket II oleh PT Nindya – Lestari (KSO) dan supervisi dilaksanakan oleh PT Indra Karya– Bina – Tuah (KSO).

Konstruksi Bendungan Beringin Sila didesain dengan tinggi 70,5 m, panjang 787,58 m, dan lebar puncak 12 m. Dengan total kapasitas tampungan 27,46 juta m3 dan luas genangan 126 Ha. 

Bendungan ini nantinya akan mampu mengairi lahan seluas 3.500 Ha dan menghasilkan air baku sebesar 76 liter/detik untuk mendukung pertanian di Kabupaten Sumbawa. 

BACA JUGA: Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga Pangan di NTB 

Selain itu, kehadiran bendungan ini juga memberikan manfaat untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 1,4 MW, reduksi banjir sebesar 90,37 m3/detik, serta potensi sebagai tempat pariwisata, perikanan tangkap, dan tempat konservasi. ***

 

 




Lebih Unggul, Ini Dia Deretan Kamera Fujifilm Terbaik yang Sangat Recommended

Kamera Fujifilm lebih unggul, tetap berjaya dan eksis hingga sekarang, besutan perusahaan asal negara Tirai Bambu Jepang. Yakni Fujifilm Holdings Corporatio

lombokjournal.com ~ Siapa yang tak mengenal Kamera Fujifilm? Kamera yang tetap lebih unggul dari perusahaan asal negara Tirai Bambu Jepang. Yakni Fujifilm Holdings Corporation. Perusahaan Fujifilm Holdings Corporation berdiri pada tahun 1934 dan bergerak di bidang optik serta gambar.
Sejumlah produk telah dihasilkan oleh perusahaan ini. Sebut saja kamera, mikroskop, teropong dan termasuk juga alat pengukur. Bukan hanya menghasilkan produk tersebut, Fujifilm juga identik dan terkenal sebagai perusahaan fotografi. Mereka tetap konsisten dan menjadi perusahaan terbaik yang memasarkan kamera digital.
Tak ingin tertinggal, Fujifilm aktif mengikuti perkembangan zaman yang teknologinya semakin maju. Perusahaan ini turut andil dan bersaing dengan perusahaan lain yang bergerak dalam bidang teknologi kamera digital. Hal ini dibuktikan dengan rilisnya kamera digital mirrorless pada tahun 2018 yang bernama GFX 50S.
Inilah 6 Kamera Fujifilm Terbaik dan Sangat Recommended.

BACA JUGA: Pelaku Pariwisata Diminta Buka Diri dan Terus Belajar

Kamera yang masih lebih unggul mengusung desain tradisional ini, terkenal praktis dan menawan

Kamera dengan brand Fujifilm memang sangat populer, sebab kamera ini memiliki berbagai tipe yang peminatnya datang dari berbagai kalangan. Dari kalangan fotografer pemula sampai profesional kebanyakan menggunakan brand Fujifilm. Alasan utama mereka lebih memilih kamera ini karena ragam fitur yang menarik, canggih dan terkini.
Jika tertarik ingin memiliki kamera yang berasal dari negeri Doraemon ini, Anda perlu menyimak ulasan ini dengan seksama. Pasalnya di bawah ini adalah deretan kamera Fujifilm terbaik dan sangat recommended untuk Anda.

Fujifilm GFX 50R

Salah satu kamera mirrorless dari Fujifilm adalah GFX 50R. Kamera dengan body yang ramping ini sangat portable dan menawarkan keunggulan yang mumpuni. Beberapa fitur yang tersedia dalam kamera ini yaitu sensor CMOS 51,4MP 43,8 x 32,9mm. Sensor ini dipasangkan dengan prosesor gambar X-Processor Pro.
Dengan kombinasi prosesor dan sensor tersebut tak ayal membuat kamera mirrorless ini sangat mampu menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi. Selain itu rentang yang dihasilkan juga sangat luas. Begitupun sensitivitas yang luasnya hingga ISO 102400.
Gabungan sensor dan prosesor ini juga memungkinkan perekaman video full HD hingga 1080 p30. Dengan dukungan LCD layar sentuh 3,2 inch 2,36m-dot di belakang, kamera ini menampilkan desain miring tiga arah. Sehingga mendukung pekerjaan dari sudut ke bawah 45 derajat dan ke atas 90 derajat.

Fujifilm X-S10

Merupakan kamera dengan body ringkas hingga sangat cocok untuk Anda bawa ke mana saja. Pada kamera ini terdapat fitur foto dan video yang sangat support untuk pembuatan konten. Sebagai kamera terbaik, seri X-S10 memiliki sensor X-Trans CMOS 4 dengan ukuran APS-C 26,1MP. Sensitivitas ISO mulai dari 160 hingga 12800. Kamera ini juga dilengkapi dengan touch screen LCD di belakang dengan ukuran 3,0 inch 1,04m-dot.

Kamera Fujifilm X-T3

Selanjutnya ada kamera dengan seri X-T3. Kamera mirrorless bergaya SLR ini memiliki sensor BSI CMOS X-Trans 26MP. Menggunakan sistem AF hibrida dengan 425 titik pendeteksi. Kamera Fujifilm ini mampu menghasilkan video 10-bit melalui HDMI dengan rentang 4:.
Dilengkapi dengan LCD touch screen yang bisa Anda miringkan secara horizontal dan vertikal. Untuk perekaman video, resolusi yang dapat Anda gunakan yaitu maksimal DCI dan UHD 4K hingga 60P.

Fujifilm GFX100S

Merupakan kamera yang masuk dalam jajaran mirrorless medium format. Kamera ini merupakan salah satu dari jenis Fujifilm yang menerima banyak review positif. Dengan sensor medium format 102MP, kamera ini punya kinerja yang low-light, depth of field yang lebih tipis. Resolusi untuk kamera cukup tinggi dan tanpa pixel individual.
Kelebihan dari kamera ini adalah mampu beroperasi meskipun kondisi suhu yang dingin maksimal 10oC. Adapun untuk LCD di belakang ukuran layar sentuhnya adalah 2,3 inch (OLED 3,68 million pixel).

BACA JUGA: Pakar Menjawab: Kenapa Orang Tua Zaman Sekarang Cenderung Ribut Memberi Nama untuk Anak?

Fujifilm X-A7

Seri yang satu ini mengandalkan eksterior yang stylish. Memiliki sensor CMOS APS-C 24,2 MP, X-A7 mampu merekam video dengan resolusi UHD 4K. Sensitivitas pada kamera ini mulai dari ISO 200 – 12800 dan bisa Anda perluas sampai ISO 100 hingga 51200. Adapun layar sentuh LCD pada kamera ini berukuran 3,5 inch 2,76m-dot.

Fujifilm X100F

Kamera yang masih mengusung desain tradisional ini, terkenal praktis dan menawan. Efek real time pada kamera bisa Anda lihat dari efek retro, partial color dan sebagainya. Selain itu, Anda bisa mengambil gambar dan video secara terus menerus dengan menggunakan 3fps hingga 8fps.
Keenam jenis inilah yang merupakan kamera terbaik dan recomended dari brand Fujifilm. Sebenarnya masih banyak lagi seri dari Fujifilm ini. Anda bisa mengecek dan mencari informasi lengkapnya melalui website belanja online Blibli.
Blibli ini merupakan perusahaan e-commerce yang menyediakan ratusan bahkan ribuan produk dengan lima belas kategori. Dalam salah satu kategori tersebut Anda bisa menemukan kamera Fujifilm lengkap dengan spesifikasi dan harga. Jika tertarik ingin membeli, jangan ragu untuk memesannya langsung melalui aplikasi atau situs Blibli.com. Selamat berbelanja! (*)

https://www.blibli.com/jual/fujifilm




Bangga Gunakan Produk Lokal, Ini Kata Gubernur NTB 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menegaskan, bangga produk lokal akan membuat produk itu kuat dan bertahan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bangga menggunakan produk lokal merupakan satu-satunya cara memberikan ruang pada produk NTB untuk tumbuh dan berkembang. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan itu, saat Penandatanganan Prasasti Rumah Kemasan Sterill dan Peresmian secara Simbolis Target Inovasi TA 2023 pada acara Expo Industrialisasi NTB Gemilang Tahun 2022 di lapangan Kantor Dinas Perindustrian Prov NTB, Selasa (27/12/22). 

BACA JUGA: Belajar ke Luar Negeri, Membangun Kampung Halaman

Gubernur NTB mengatakan bangga produk lokal akan membuat produk itu kuat dan bertahan

“Sekarang kebanggaan pakai produk lokal itu satu-satunya cara memberikan ruang pada produk kita untuk tumbuh dan berkembang. Ketika masyarakat memiliki kebanggaan menggunakan produk lokal maka dapat diyakini ekonomi NTB dalam menghadapi gejolak eksternal yang menganggu pasti akan tetap kuat dan bertahan,” ungkap Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Bang Zul juga memberikan contoh terkait diresmikannya pabrik sosis milik pak Amri di Banyumulek, Lombok Barat tanggal 29 mendatang. Produk tersebut terlihat sederhana namun membutuhkan waktu empat tahun untuk mampu mengolah ternak menjadi sosis, bakso dan nugget tersebut. 

“Mengelola industrialisasi tidaklah sederhana, butuh akumulasi pengalaman pembelajaran yang tidak sederhana, butuh biaya, usaha, keringatan, air mata. Membujuk perusahaan yang mau merubah daging menjadi nugget itu tidak gampang membujuk perusahaan untuk mau bikin sosis kelihatan sederhana tapi itu dalam prakteknya tidak gampang,” jelasnya. 

Namun ketika itu berhasil, maka akan menghadirkan industri dengan nilai tambah lebih tinggi. Ini akan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang lebih banyak dan akan hadir industri turunan yang lebih beragam dari industri pengolahan.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nuryanti, SE., ME sebelumnya melaporkan, salah satu fokus di tahun 2023 nanti adalah produk-produk keperluan rumah tangga seperti sabun cuci piring, minyak goreng, gula aren dan terigu.

Dan beberapa produk yang akan masih juga seperti salah satunya adalah fashion yang sudah melakukan bisnis 30 penjahit chapter sertifikasi, yang diharapkan menjadi percepatan pencapaian produk-produk di 2023.

BACA JUGA: Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga Pangan di NTB

“Meski kita tidak memiliki industri teman-teman yang besar, tapi tersebar di seluruh rumah-rumah atau desa-desa yang ada di Dinas Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Yanti menegaskan.***

 




Pengadaan Barang dan Jasa e-Katalog, Kualitasnya Terus Ditingkatkan

Menurut Sekda NTB, hasil LHP menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk melakukan penyempurnaan kualitas Pengadaan Barang dan Jasa e-Katalog

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah NTB, H. Lalu Gita Ariadi, menyampaikan, terlepas dari segala kekurangan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang ada, Insyaallah Pemprov NTB terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pengadaan barang dan jasa e-Katalog dengan menggunakan digitalisasi.

BACA JUGA: Sertijab Kepala Perwakilan Ombudsman NTB

Sekda mengatakan, Pemprov NTB akan meningkatkan kualitas Pengadaan Barang dan Jasa e-Katalog

Miq Gita, sapaannya, mewakili Gubernur NTB menghadiri dan menerima penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dan dengan Tujuan Tertentu Semester II Tahun 2022 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi NTB, Jumat (23/12/22).

“Apapun hasil dari LHP ini tentu akan menjadi sumber inspirasi dan motivasi kami untuk melakukan penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta kemasyarakatan di daerah,” tuturnya.

Demikian juga untuk tujuan tertentu lainnya, adapun kekurangannya sebatas hal yang bisa ditoleransi, volume situasi dan sebagainya, Pemprov NTB akan terus melakukan pengawasan. 

Kemudian menindaklanjuti apapun hasil yang telah disampaikan oleh hasil pemeriksaan tersebut.

Miq Gita juga mengatakan, saat ini NTB bersama tujuh Pemprov lainnya masuk dalam cluster Provinsi Terinovatif 2022.

Dari usulan-usulan inovasi yang disampaikan, banyak di antaranya transformasi digitalisasi pelayanan publik yang berkaitan dengan LHP ini. Objeknya adalah kinerja layanan publik yang berbasis digitalisasi.

Diketahui, LHP tersebut meliputi Hasil Pemeriksaan Kinerja atas Efektivitas Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK). Melalui Aksi Pembentukan UKPBJ serta Implementasi e-Katalog dan e-Payment TA 2019 s.d. Semester I Tahun 2022. 

Dan Pemeriksaan DTT atas Belanja Modal Infrastruktur dengan Pembiayaan APBD dan/atau Pinjaman PEN TA 2021 s.d. Oktober 2022 pada Pemerintah Provinsi NTB.

BACA JUGA: Penyusunan RPD 2024-2026, Ada 7 Program Isu Strategis

Turut hadir bersama dalam kegiatan ini yaitu Wakil Ketua I DRPD NTB, Perwakilan Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara, Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTB, serta seluruh stakeholder terkait. ***

 




Mengelola Sampah Dengan Digitalisasi, Bisa Dikembangkan di NTB

Ini baru dikenalkan, mengelola sampah cara digital, yang recananya akan dikembangkan ke seluruh NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mendukung hadirnya ATM Sampah yang ditawarkan PT Mountrash Avatar Indonesia saat audiensi di ruang kerja Wagub, Rabu (21/12/22).

Menurut Wagub, sampah memang harus punya daya tarik untuk menghasilkan uang, dan harus konsisten terus menerus diupgrade.

BACA JUGA: Sertijab Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB

Wagub NTB mendukung cara mengelola bank sampah yang konvensional bisa didigitalisasi
ATM SAMPAH

“Kalau saya senang sekali, saya maunya tidak hanya sekedar demo saja tapi langsung bisa dimanfaatkan,” jelas Ummi Rohmi. 

Seperti yang diketahui, kendala juga muncul baik itu dari alat-alat, sistem dan penjualan yang tidak lancar, jadi koordinasi pun diminta untuk terus dilakukan. 

Harapannya sampai hilir dan ada garansi sampah akan terus menerus terbeli.

PT Mountrash Avatar Indonesia juga bergerak di bidang AKS atau aplikasi bank sampah. ATM sampah adalah dimana bank sampah dan massa beban sampahnya bisa dibuat lebih sederhana untuk kemudian dipilah sampahnya.

Cara menggunakan Dropbox ATM Bank Sampah ini pertama dengan men-download dan registrasi Aplikasi Mountrash, kedua Scan QR pada DropBOX dengan App Mountrash, dan terakhir Masukan botol plastik ke dalam DropBOX. 

Untuk jenis sampah yang ingin di masukkan telah tertera dalam aplikasi. 

Titik Nuraini selaku Founder dan Direktur Partnership juga menjelaskan, mereka selama ini ingin mengembangkan bank sampah yang konvensional bisa didigitalisasi.

“ATM sampah ini kita ingin kembangkan ke seluruh NTB, bank sampah yang saat ini masih tradisional harus menabung dengan buku tabungan sekarang bisa digitalisasi, di urus secara online,” kata Eni

Bank sampah yang ada di sekolah digunakan untuk pendidikan karakter, karena dilihat 75 persen orang indonesia tidak sadar akan kedisiplinan dalam kebersihan, jadi akan terukur berjenjang dari SD hingga SMA.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama

“Jadi semua akan terdata ibu, seandainya warga di NTB ini sudah berapa yang teredukasi dan pertumbuhan nya seperti apa dalam bulan pertama dan seterusnya, akan terlihat termasuk sampahnya”, tambahnya.

Harapan dari pihak Mounthrash dapat terjalin kerjasama untuk penanganan sampah di NTB karena dilihat sampah masih jadi masalah bersama, sehingga hadir memberikan solusi dengan cara era saat ini yaitu digitalisasi. ***




Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Worker Awards 2022

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kesekian kalinya mengunjungi dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB 

LOTIM.lombokjournal.com ~ Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyerahkan langsung piagam Penghargaan Pekerja Migran Indonesia atau Indonesian Migrant Worker Awards (IMWA) tahun 2022.kepada Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, I Gede Putu Aryadi, di Lombok Timur, NTB, Minggu (18/12/22). 

BACA JUGA: Hari Migran Internasional Diperingati di Lombok Timur

Sekda mengatakan, Menaker RI banyak memberi perhatian untuk Provinsi NTB
Sekda NTB mendampingi Menaker RI

Selain Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur turut meraih penghargaan sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Terbaik dalam Layanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Kemudian Desa Peduli Pekerja Migran Indonesia diberikan kepada Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada media cetak yang mendukung Program Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang diberikan kepada Suara NTB.

Penghargaan juga diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia Purna Penempatan Berprestasi, yakni Asmuni asal Lombok Barat yang telah sukses mendirikan banyak cabang rumah makan Sukma Rasa. 

Penghargaan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI tersebut dimaksudkan untuk mengapresiasi dan memotivasi seluruh stakeholders penempatan PMI agar dapat berperan lebih baik. 

“Semoga dengan apresiasi ini Bapak/Ibu semua semakin bersemangat untuk selalu menebar kebaikan dan melakukan yang terbaik untuk pekerja migran kita,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah di Lombok Timur, NTB. 

Sementara itu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyampaikan sangat bersyukur, NTB mampu bangkit dari berbagai ujian yang menerpa mulai dari gempa dan kemudian Covid-19. 

“Alhamdulillah berbagai kemajuan dan capaian di HUT ke 64 NTB, kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Menteri yang kesekian kalinya berkunjung dan memberikan perhatian yang begitu besar kepada Provinsi NTB,” ucap Miq Gite, sapaan Sekda NTB. 

BACA JUGA: NTB HUT ke 64, Mensyukuri Perjuangan Pemimpin Sebelumnya

Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menambahkan, IMWA tahun 2022 diberikan kepada 15 (lima belas) penerima dengan 12 (dua belas) kategori. 

“Indonesian Migrant Worker Awards diberikan kepada stakeholder dan perseorangan, sebagai apresiasi atas peran serta yang aktif dan komitmen yang tinggi dalam pelayanan penempatan dan pelindungan PMI,” kata Suhartono. ***