Perempuan Pelaku UMKM Dibekali agar Naik Kelas

Kuatnya peran perempuan pelaku UMKM dalam perekonomian nasional dan besarnya jumlah unit usaha yang dijalankan, ternyata masih menghadapi banyak tantangan

LombokJournal.com ~ Perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih memiliki berbagai tantangan

Salah satu tantangan UMKM milik perempuan adalah dalam hal melakukan penetrasi dan eksis di pasar berbasis digital, yang saat ini mengalami trend yang meningkat.

BACA JUGA: Event WSBK Beri Keberkahan untuk UMKM NTB

Pelatihan untuk meningkatkan kapasitas perempuan pelaku UMKM
Pelatihan Kewirausahaan di Era Digital

Untuk penguatan UMKM perempuan di pasar berbasis digital, KemenPPPA bekerjasama dengan UN Women dan Gojek menggelar latihan Peningkatan Partisipasi Perempuan dan Kewirausahaan di Era Digital di Semarang, Selasa (21/03/23).. 

Pelatihan diikuti 50 perempuan UMKM yang siap naik kelas di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. 

Pelatihan selama dua hari penuh ini bertujuan: 

(1) penguatan skil perempuan dalam meningkatkan profit UMKM yang dijalaninya

(2) maksimalisasi penggunaan perangkat dan dunia digital dalam memajukan UMKM milik perempuan, dan

(3) memajukan pola pikir perempuan pemilik UMKM untuk tidak terjebak dalam konstruksi sosial yang membatasi potensi berkembang perempuan di bidang ekonomi.

Saat membuka pelatihan, Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Lenny N. Rosalin mengatakan, perempuan pelaku UMKM memiliki potensi yang tidak terhingga dalam perekonomian nasional.

BACA JUGA: Jemaah Haji Khusus Bisa Mulai Melunasi Bipih

Data statistik menunjukan, UMKM Indoensia yang didominasi oleh perempuan menyumbang 61 persen dari total PDB nasional, menyerap 97 persen  total tenaga kerja dan 60 petrsen dari total investasi, terang Lenny.

Menurutnya, Kota Semarang secara IPG dan IDG berada di atas rata-rata nasional dan rata-rata Jawa Tengah. Kalau kita melihat variable IPG dan IDG itu sendiri, ada komponen ekonomi yang seringkali menjadi momok di banyak daerah. 

“Saya menantang UMKM milik perempuan di Kota Semarang untuk tidak hanya menjadi pionir penyumbang naiknya IPG dan IDG lokal, Juga menjadi contoh bagi perempuan perempuan pemilik UMKM di wilayah yang lain” Lanjut Lenny.

Vice President of Public Policy and Government Affairs Gojek, Tricia Istiara Iskandar, menyampaikan dukungan Gojek dalam pemajuan UMKM milik perempuan di Indonesia. 

Menurutnya, Gojek memiliki komitmen kuat dalam pemajuan bisnis UMKM milik perempuan. Komitmen tersebut terlah diterjemahkan ke dalam berbagai aksi nyata pelatihan peningkatan kapasitas UMKM perempuan dan intervensi kebijakan bisnis di Gojek.

“Apa yang kita lakukan hari ini merupakan kolaborasi aksi tripartitit KemenPPPA, UN Women dan Gojek dalam mendorong UMKM milik perempuan masuk, eksis dan secara aktif menggunakan perangkat dan pasar berbasis digital dalam memajukan usahanya”. Tambah Tricia.

BACA JUGA: Wapres RI: Permintaan Produk Halal Berkembang Pesat

Sementara itu National Program Officer UN Women, Pertiwi T. Boediono mengatakan, sebagai Badan PBB yang fokus pada penguatan kesetaraan gender, pemberdayaan dan perlindungan perempuan, UN Women bekerja secara aktif mendorong upaya-upaaya pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh seluruh stakeholders yang ada.

“Bagi kami, UMKM perempuan dan berdayanya perempuan di bidang ekonomi merupakan pintu masuk bagi keberdayaan perempuan di sektor-sektor yang lain. UMKM perempuan harus didorong agar semakin kuat dari sisi manajemen dan bisnisnya serta dari sisi sumbangsihnya dalam penyelesaian masalah-masalah perempuang yang ada,” jelas Pertiwi.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Parahita Ekapraya Kantor DP3AP2KB Propinsi Jawa Tengah ini mengusung berbagai materi kewirausahaan yang berperspektif gender. 

Termasuk gender dan nilai pengembangan usaha responsif gender, kepemimpinan perempuan dalam aktivitas kewirausahaan, penguatan karakter inter dan intra personal perempuan dalam kewirausahaan, analisis bisnis dengan SMART dan SWOT.

Termasuk pengelolaan keuangan, perizinan usaha, survey pasar, bisnis model canvas responsif gender, survey pasar digital, izin usaha dan penetrasi platform digital dan digital on borading.

Najmi Rizki K, salah satu peserta pelatihan yang juga pemilik UMKM dengan merk Cake Up mengatakan, pelatihan ini sangat berguna dan memantapkan dirinya untuk masuk pasar berbasis digital. 

Najmi juga mentakan, keterampilan praktis yang diajarkan dalam pelatihan menguatkan semangatnya untuk memajukan usahanya demi kesejahteraan keluarga dan masa depan yang cerah anak-anaknya.

Kepala Dinas P3AP2KB Propinsi Jawa Tengah, Retno Sudewi  dalam penutupannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KemenPPPA, UN Women dan Gojek, yang telah menjadikan semarang sebagai lokasi awal pelatihan ini. 

BACA JUGA: Ikhtiar Wujudkan NTB Kiblat Fashion Muslim Indonesia

“Tentunya Dinas PPPA Propinsi dan Dinas PPPA Kota akan melakukan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan pelaku UMKM ini benar benar memiliki posisi yang kuat di pasar berbasis digital. Untuk itu diperlukan kerjasama yang semakin erat ke depan dari para stakeholders termasuk KemenPPPA, UN Women dan Gojek,” tutup  Dewi.***

 




Wapres RI: Permintaan Produk Halal Berkembang Pesat

Fasilitas riset dan inovasi produk halal yang diresmikan Wapres RI, di kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Lombok Utara 

KLU.LombokJournal.com ~ Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan Fasilitas Riset dan Inovasi Produk Halal Berbasis Maritim Nasional.

Peresmian berlangsung di Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Dusun Teluk Kodek, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang,  Kabupaten Lombok Utara, Kamis (16/03/23).

Menurut Wapres RI, permintaan produk halal berkembang pesat

Wapres Ma’ruf Amin mengatakan, permintaan produk halal mengalami perkembangan pesat. Label halal dapat memperkuat citra produk dan perusahaan. 

BACA JUGA: NTB Terima Penghargaan dari Kementerian LH dan Kehutanan

Saat ini terjadi peningkatan permintaan produk halal sebagai pola hidup masyarakat di tingkat Nasional dan global. 

Ini potensi besar yang dimiliki industri halal, menjadikannya salah satu mesin utama dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional dan masyarakat di pesisir.

Wapres berharap, peluang yang berharga ini harus dioptimalkan melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak pemangku kepentingan. 

“Alhamdulillah kita memiliki saranan dan prasarana untuk menunjang tercapainya tujuan tersebut. Seperti pusat riset di bidang sains halal dan pusat study ekonomi syariah di NTB ini,” harap Wapres RI. 

Wapres juga berharap, memajukan industri halal nasional berbasis kekayaan sumber daya maritim atau hasil laut, menjadi langkah strategis pembangunan ekonomi nasional. 

“Perlu hilirisasi industri di sektor kelautan dan perikanan, dan memasifkan tren ekonomi baru. Saya harapkan akan menopang tercapainya tujuan tersebut, sebagai sebuah upaya strategis mengoptimalisasi potensi sumber daya maritim dan kelautan Indonesia demi wujudkan Indonesia Emas sekaligus Pusat Halal Dunia,” katanya. 

BACA JUGA: Aset di Gili Trawangan Tidak Diperjual Belikan

Dalam kesempatan sama, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap fasilitas Riset dan Inovasi Produk Halal berbasis maritim nasional yang dikembangkan BRIN, dapat berkolaborasi dengan Pemda Lombok Utara maupun Pemerintah Provinsi NTB.

“Sehingga fasilitas yang luar biasa canggih ini, bisa kita sinergikan bersama untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, untuk menjadi negara maju berbasis maritim,” harap Bang Zul sapaan akrabnya Gubernur NTB.

Untuk diketahui, Fasilitas Riset dan Inovasi Produk Halal berbasis maritim nasional merupakan pusat kegiatan Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat. 

BACA JUGA: Wapres Ma’ruf Amin Resmikan BLK Komunitas Secara Nasional

Kawasan tersebut dapat mendukung berbagai riset yang menghasilkan bahan baku produk halal. Salah satunya dari biota laut secara baik dan berkelanjutan. ***

 

 




Aset di Gili Trawangan Tidak Diperjual Belikan

 Arahan dari KPK, Tim Satgas tidak bekerjasama dengan oknum masyarakat yang sudah menyewakan/memperjual belikan aset di Gili Trawangan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menegaskan tidak ada aset Pemprov NTB di Gili Trawangan yang diperjual belikan, melainkan aset tersebut dikerjasamakan dengan pihak lain.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB, Lalu Rudy Gunawan, menjelaskan terkait aset Gili Trawangan. 

BACA JUGA: Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Tidak benar Pemprov NTB bekerjasama dengan warga negara asing. Tapi Pemprov NTB melakukan kerjasama dengan perusahaan yang berbadan hukum indonesia, bukan warga negara asing. 

“Sekalipun ada nama warga negara asing, tetapi dalam perjanjian pemanfaatan tanah, yang bersangkutan bertindak untuk dan atas nama perusahaan yang berbadan hukum indonesia, bukan bertindak untuk dan atas nama diri sendiri. Selain itu, Pemprov NTB bekerjasama dengan Warga Negara Indonesia yang memiliki suami/istri warga negara asing,” jelasnya, Rabu (15/03/23).. 

Pemprov NTB akan memberikan prioritas kepada masyarakat dan pengusaha untuk mendapatkan Hak Guna Bangunan dengan jangka waktu paling lama 30 Tahun, dapat diperpanjang dan diperbarui. 

Dalam proses kerjasama, Tim Satgas mendapatkan arahan dari KPK agar tidak bekerjasama dengan oknum masyarakat yang sudah menyewakan/memperjual belikan lahan di Gili Trawangan. Terkait hal ini pihak Kejaksaan Tinggi NTB telah melakukan penyidikan. 

BACA JUGA: Sukseskan Eco-Marathon 2023 di Mandalika

“Oleh karena itu, Tim Satgas mengikuti arahan dari KPK dan Kejaksaan Tinggi NTB, sehingga perjanjian kerjasama dilakukan langsung dengan pengusaha atau orang yang menyewa dari oknum masyarakat,” tuturnya.

Khusus untuk Investor yang sebelumnya sudah ada atau pernah melakukan perjanjian kerjasama, akan dicarikan bentuk atau formula kerjasama yang tepat yang tidak melanggar ketentuan hukum.

Sehingga Investor dengan masyarakat lokal dapat tetap bekerjasama mengelola usaha secara bersama, yang tentunya tetap berada di bawah pengawasan Pemprov NTB.

BACA JUGA: Strategi Pemprov NTB agar Event Internasional Meriah 

Dalam waktu dekat ini Ka. UPT Gili Tramena bersama dengan Biro Hukum dan BPKAD akan ke Jakarta untuk berkonsultasi dan berkoordinasi dengan KPK. ***

 

 

 




Pariwisata NTB ke Depan Makin Dikenal Dunia

Perhatian Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf makin besar, karena itu Gubernur Zulkiflimansyah makin optimis makin optimis masa depan pariwisata NTB

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Selain dukungan anggaran 5,8 triliun dari Pemerintah Pusat untuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, ada program lain yang menguntungkan pengembangan pariwisata NTB.

BACA JUGA: Event WSBK Mandalika 2023 Ditonton 59 Ribu Orang

Kata Menparekraf, Pariwisata NTB perlu menguatkan sumber dyaa manusia
Sandiaga Salahudin Uno

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI juga berencana membangun Global Hub untuk industri kreatif yang akan dibangun di area BRIDA Banyumulek, Lombok Barat.

“Kita optimis masa depan pariwisata kita akan makin dikenal dunia  dengan kehadiran lebih banyak lagi ajang balapan dan event internasional,” ujar Bang Zul di sirkuit Mandalika, Ahad (05/03/23). 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, kajian tentang geliat pariwisata dan dan dampak ekonominya selalu by data. 

Dengan pergerakan wisatawan yang tidak saja menguntungkan NTB namun daerah lain seperti Bali dan lain lain. 

Karena itu, terkait rencana terobosan seperti balapan Formula 1, Sandiaga mengingatkan penguatan sumber daya manusia dan strategi pemasaran sangat penting. 

BACA JUGA: Menparekraf Sandiaga Uno Naik Jaran Kamput

“Selain digital marketing juga promosi segment seperti komunitas dan peningkatan kapasitas SDM seperti Marshall dan lain lain”, jelasnya. ***

 

 




Event WSBK Mandalika 2023 ditonton 59 Ribu orang

Suksesnya event WSBK Mandalika 2023 menunjukkan, NTB sudah banyak belajar menyelenggarakan event kelas dunia

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Event final race World Superbike (WSBK) Mandalika Indonesian Round 2023, Minggu (05/03/23), jumlah penontonnya sekitar 59,251 ribu orang. Jumlah itu belum terhitung jutaan pemirsa televis dari seluruh dunia. 

BACA JUGA: Penonton WSBK Mandalika 2023 Capai 59 Ribu Orang

Kata Gubernur NTB, kita makin percaya diri menyelenggarakan event global

Capaian jumlah penonton itu menunjukkan penyelenggaraan WSBK Mandalikan 2023 bisa dibilang sukses

Namun Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap penyelenggara  terus berbenah dan memperbaiki diri

“Selalu ada ruang untuk terus berbenah dan memperbaiki diri. Tapi yang jelas, kita sudah banyak belajar dan jadi semakin percaya diri ke depan dalam menyelenggarakan event event global kelas dunia,” kata Gubernur Zulkieflimansyah di Pertamina Mandalika Street Circuit, Lombok Tengah. 

Padatnya penonton WSBK yang menyuguhkan kekayaan seni budaya NTB seperti Peresean, Sembeq Burak dan Gendang Beleq.

Selain itu penonton juga menikmati suguhan side event seperti Lombok Sumbawa Fair yang dipenuhi 360 UMKM NTB. ***

BACA JUGA: UMKM Perlu Didorong Kembangkan Produk Ekspor

 




Penonton WSBK Mandalika 2023 Capai 59 Ribu Orang 

Ajang balap internasional WSBK Mandalika 2023, menurut Menparekraf, penonton meningkat 18 persen dari penyelenggaraan sebelumnya

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Balapan yang berlangsung sudah dua tahun di Sirkuit Mandalika Lombok, memberi dampak yang signifikan, terhadap ekosistem ekonomi, bukan hanya bagi Lombok NTB melainkan juga bagi Bali dan destinasi lainnya. 

Gelaran balapan internasional ini juga mampu membangkitkan ekonomi Indinesia. Demikian pula dampaknya terhadap pergerakan wisata nusantara. Hal ini tidak lepas dari Mandalika yang merupakan venue kelas dunia, sirkuit ini sejajar dengan sirkuit lain yang ada di dunia. 

BACA JUGA: Bautista Tak Terbendung Menjuarai WSBK Indonesian Round 2023 

Menparekraf Sandiaga Uno pernah memprediksi penonton WSBK 2023 MENCAPAI 75 RIBU ORANG
Sandiaga Uno

Hal ini diungkapkan oleh Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dalam konferensi pers di Media Center di Mandalika, Minggu (05/03/23).

Bukan itu saja, Sirkuit Mandalika juga memiliki sensasi tersendiri bagi para riders, sebab memiliki karakteristik keunikan tersendiri. Elok dan indah, setidaknya itulah komentar para riders mengenai sirkuit ini. 

Melihat tribun-tribun yang hanya terisi sedikit di hari Jumat dan Sabtu, 3 dan 4 Maret 2023, banyak yang berkesimpulan bahwa ajang WSBK 2023 ini sepi penonton. 

Dan di hari terakhir helatan balapan internasional ini, hari Minggu penonton terlihat cukup banyak, menempati setidaknya setengah dari bebera tribun yang dibuka. 

Terhadap hal ini, Sandiaga yang hadir di Media Center Indonesia (MCI) di Sirkuit Mandalika Lombok untuk melakukan jumpa pers, buru-buru meminta agar tidak cepat mengambil kesimpulan bahwa WSBK sepi penonton. 

BACA JUGA: UMKM Perlu Didorong Kembangkan Produk Ekspor

Sandiaga berharap semua pihak menunggu data resmi terkait hal ini. Belum lagi jumpa pers berakhir, Sandiaga dengan semangat mengumumkan data penonton setelah ia menerima informasi dari alat komunikasinya.

“Ini boleh dikutip secara resmi, penonton World Superbike Championship (Kejuaraan Dunia Superbike/WSBK) 2023 di Sirkuit Mandalika mencapai 59 ribu orang atau meningkat 18 persen. Ini adalah angka yang sangat membanggakan,” katanya. 

Sandiaga juga mengungkapkan, evaluasi terus dilakukan melalui kajian ekonomi dari pelaksanaan balapan ini berdasarkan pengalaman tahun lalu. Dan ke depan pemerintah menyiapkan tambahan anggaran 5,8 T untuk menyelesaikan fasilitas-fasilitas pendukung yang belum rampung

Proses pengkajian dan penelitian ini dilakukan dengan bekerja sama, salah satunya dengan berbagai perguruan tinggi nasional. Hasilnya, event tersebut mampu memberikan perputaran uang hingga lebih Rp 5 triliun. 

“Dibandingkan tahun lalu hasil tersebut sepertinya terpecahkan, naiknya signifikan,’’ ungkap Sandiaga Uno di Media Center Indonesia di kawasan Sirkuit Mandalika, Minggu. 

Berbagai terobosan juga dilakukan untuk terus membangun optimisme positif terhadap keberadaan Sirkuit Mandalika, salah satunya dengan membuka penerbangan-penerbangan internasional langsung ke Lombok. 

BACA JUGA: LomBok Sumbawa Fair 2023 akan Jadi Event Utama

“Promosi juga terus digaungkan melalui media-media televisi 75 persen, media sosial 25 persen seperti website Pesona Indonesia, Wonderfull Indonesia dan tidak lupa melalui media sosial saya juga dengan 9 juta follower,” kata Sandi. ***

 




UMKM Perlu Didorong Kembangkan Produk Ekspor

Setelah melalui badai pandemi Covid-19, kalangan UMKM perlu dukungan yang mendorong produknya terus berkembang 

LombokJournal.com ~ Produk dalam negeri dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebenarnya tak kalah kerennya dibanding merek internasional. 

Bahkan produk  dari kalangan UMKM tak sedikit yang sudah diekspor digemari di mancanegara. 

Jadi terbukti, produk UMKM sebenarnya memiliki standar kualitas ekspor.  Semua orang pasti paham, kualitas ekspor memiliki spesifikasi yang tidak sembarangan?

BACA JUGA: Lombok Sumbawa Fair 2023 akan Jadi Event Utama

Bank Indonesia konsisten mendorong pengembangan UMKM
UMKM dengan produk ekspor

Memang sebagian masyarakat masih suka berburu barang merek internasional.  Alasannya, produk luar negeri dinilai kualitasnya lebih baik, modelnya mengikuti zaman, hingga menjadi status simbol (gengsi) bagi pemiliknya. 

Namun kini,  anggapan itu tak selamanya benar.

Dukungan untuk UMKM tentu masih perlu dilakukan. beberapa waktu lalu Indonesia diterjang pandemi Covid-19 (sampai sekarang pun sisnya masih terasa). Adanya pandemi itu,, UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terpukul. 

Menurut survei Bank Indonesia, 87,5 persen UMKM harus menelan pil pahit, karena mengalami penurunan pendapatan. Dari sisi pelaku UMKM, inovasi dan adaptasi termasuk pemanfaatan teknologi digital, mutlak harus dilakukan. 

Dengan pemanfaatan teknologi dapat memudahkan pelaku UMKM memasarkan produknya, tak hanya bagi konsumen lokal, namun juga global. 

Dari sisi pembayaran, dengan digitalisasi membuat transaksi dapat dilakukan dimana pun dan kapan pun, proses transaksi menjadi semakin mudah.

Dari sisi konsumen, kita harus meningkatkan kesadaran serta minat untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri. Dengan cara tersebut, dapat mendukung UMKM untuk terus berkembang, lebih dari itu bisa membantu menggerakkan roda perekonomian Indonesia. 

BACA JUGA: Strategi Pemprov NTB agar Event Internasional Meriah

Bagaimana tidak, data dari Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan, UMKM memiliki peranan penting dan strategis dalam struktur perekonomian Indonesia. Sebesar 99,9 persen dari pelaku usaha di Indonesia merupakan UMKM, dengan penyerapan tenaga kerja hingga 97,0 persen dan berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 60,5 persen. 

Salah satu yang konsisten melaksanakan program pengembangan UMKM yaitu Bank Indonesia. 

Bank sentral di Indonesia ini konsisten melakukan program pengembangan UMKM melalui tiga pilar kebijakan, yaitu korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan pembiayaan guna mewujudkan UMKM yang produktif, inovatif, dan adaptif.  

Bank Indonesia juga mendukung Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BWI). 

Ini mendorong pemulihan ekonomi, antara lain melalui penyelenggaraan berbagai event strategis, perluasan penggunaan QRIS UMKM, program belanja produk-produk UMKM, serta peluncuran aplikasi E-Catalogue Bank Indonesia.

Salah satu event strategis Bank Indonesia yang selalu dinantikan masyarakat sebagai aksi nyata dukungan terhadap UMKM serta pariwisata, adalah Karya Kreatif Indonesia (KKI). 

Sedikit kilas balik, pada tahun lalu, KKI terbukti sukses menjadi momentum kebangkitan UMKM di era pandemi untuk mendorong UMKM digital dan UMKM ekspor. 

Capaian KKI 2021 meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, baik dari sisi omzet (94 persen), jumlah pengunjung (130 persen), realisasi business matching ekspor dan pembiayaan (17 persen), maupun komitmen pembiayaan (548 persen). 

Hal ini mencerminkan membaiknya kinerja UMKM dan optimisme untuk bangkit setelah melewati badai pandemi.

BACA JUGA: Pertunjukan Kolosal INEN GUMI Meriahkan Event WSBK 2023

Tahun lalu KKI hadir pada bulan Mei, dengan rasa yang berbeda, karena KKI 2022 menjadi bagian dari side event Presidensi Indonesia untuk G20. ***

Sumber: Bank Indonesia




Strategi Pemprov NTB agar Event Internasional Meriah 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah strategi meramaikan event internasional, yakni mengoptimalkan LSF agar jadi event internasional di NTB

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ LSF haruslah dijadikan event rutin dalam penyelenggaraan event internasional di NTB.

Karena itu, diharapkan kehadiran Lombok Sumbawa Fair (LSF) secara berkesinambungan digelar di berbagai event internasional di NTB, seperti WSBK, MotoGP, MXGP dan lainnya.

BACA JUGA: Bazar Lombok Sumbawa Fair di event WSBK 2023

Menurut Gubernur NTB, strategi meramaikan event internasional di NTB yaitu menghadirkan Lombok Sumbawa Fair
Gubernur Zulkieflimansyah

“Inilah yang jadi magnit dan warna lain untuk meramaikan berbagai event berkelas di NTB,” kata Bang Zul panggilan akrab Guberrnur NTB..

Ia menyampaikan itu saat menjawab pernyataan media terkait strategi yang dilakukan Pemprov agar berbagai event internasional di NTB selalu ramai, setelah membuka Lombok Sumbawa Fair (LSF) WSBK Series Riders 20203 di Mandalika Sirkuit, Sabtu (04/03/23).

Bang Zul saat itu didampingi anggota Forkompinda NTB, sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

Ditegaskan, LSF hendaknya dijadikan sebagai keyword strategis untuk mentrigger para pelaku UMKM, untuk memasarkan produknya ke dunia luar. Sehingga disegani tidak saja di tingkat nasional, tapi juga bisa mendunia.

“Kepada Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan ataupun Dinas Pariwisata hendaknya momen-moment penting seperti ini bisa diatensi secara berkelanjutan,” kata Bang Zul.

Maksudnya, penonton tak hanya melihat sisi olahraga balapnya, namun juga sisi lain yang menarik seperti keramahtamahan, budaya masyarakat bahkan hasil-hasil produk UMKM NTB. 

BACA JUGA: Pertunjukan Kolosal INEN GUMI Meriahkan event WSBK 2023

“Untuk mewujudkan NTB Gemilang tidak hanya dikemas dalam sebuah cerita, namun benar-benar diwujudkan secara nyata,” ujar Bang Zul. 

Direktur Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dr. Marhaen berharap, masyarakat bisa membuat para wisatawan berbahagia mengunjungi NTB, yang kaya akan keindahan dan panorama alam yang menarik. 

BACA JUGA: UMKM Perlu Didorong Kembangkan Produk Ekspor

“Ajak wisatawan maupun pelaku usaha wisata untuk bisa membuang uang sebanyak-banyaknya ke NTB dengan modal utama keindahan alam, kekayaan budaya dan keramahtamahan masyarakatnya,” kata Marhaen. 

Sementara itu dua pembalap WSBK, yakni Stefano Manzi dan Danilo Petrucci saat disapa Gubernur NTB mengaku tertarik mengikuti balap di  Lombok, karena merupakan sirkuit terbaik di dunia. 

BACA JUGA: Okupansi Hotel di KEK Mandalika Capai 85 persen

Kecuali itu alamnya yang indah, keramah-tamahan masyarakatnya yang harus tetap dipertahankan serta keunikan budayanya. ***

 

 




Lombok Sumbawa Fair akan Jadi Event Utama

 Gubernur NTB saat membuka Lombok Sumbawa Fair 2023 mengatakan, ke depan penyelenggaraannya akan dilakukan penyempurnaan

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Pembukaan Lombok Sumbawa Fair (LSF) Mandalika 2023 di Sirkuit Mandalika yang dilakukan Gubernur NTB,  Zulkieflimansyah, Sabtu (04/02/23) berlangsung meriah. 

Dalam pembukaan itu, Bang Zul sapaan Gubernur menyebutkan, ke depan event LSF akan menjadi event utama di Sirkuit Mandalika. Berbagai event balap international lainnya selalu ada LSF. 

BACA JUGA: Bazar Lombok Sumbawa Fair di Event WSBK 2023

Hal tersebut disampaikan Gubernur, sebagai upaya Pemprov NTB untuk penyegaran. Agar masyarakat tidak jenuh sehingga jangkauan pasar lebih luas. 

Selain itu, event LSF nantinya akan menjadi wadah bagi UMKM lokal maupun nasional unjuk taring. 

“Event utama kita nantinya adalah Lombok Sumbawa Fair, yang kebetulan LSF itu ada WSBK atau MotoGP di dalamnya. Ini jadi keyword yang penting,” tutur Gubernur. 

Ke depan, Bang Zul menjelaskan akan ada penyempurnaan dalam penyelenggaraan LSF.  Dan UMKM yang akan tampil, tak hanya berasal dari NTB saja, juga dari berbagai daerah di Indonesia. 

BACA JUGA: Media Center di WSBK 2023, Makin ‘Ramah’ Wartawan

Bintang tamu dan atraksi acara yang dihadirkan pun akan semakin beragam.***




Bazar Lombok Sumbawa Fair di Event WSBK 2023

Lokasi bazar UMKM kini lebih dekat dengan dengan penonton, yang akan meningkatkan transaksi 

MANDALIKA.LombokJournal.com ~ Pada event WSBK 2023, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTB menghadirkan Bazar Lombok Sumbawa Fair (LSF) 2023.

Bazar LSF menyediakan 252 stand UMKM dari Pusat dan Provinsi NTB ditambah 60 stand dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. 

Jumlah ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Penyelenggaraan LSF 2023 yang merupakan side event WSBK 2023 ini, juga sudah relatif lebih baik, sebab lokasi-lokasi stand kini lebih dekat dengan penonton. 

BACA JUGA: World Superbike (WSBK) Indonesian Round 2023 Dimulai

Bazr Lombok Sumbawa Fair untuk mengakomodir UMKM
Jamaluddin

Tahun sebelumnya, lokasi stand UMKM terbilang jauh dari penonton sehingga penonton kesulitan mengakses kebutuhan selama berada dalam sirkuit. 

Dekatnya lokasi stand UMKM dengan penonton tahun ini (berada di belakang grandstan A dan B), diprediksi akan meningkatkan nilai transaksi jual beli selama event balapan berlangsung. 

Tentu saja ini berefek pada semakin membaiknya perputaran ekonomi.

“Karena UMKM-nya  lebih banyak, perputaran ekonomi akan meningkat. Apalagi sekarang UMKM sudah lebih dekat dengan penonton,” kata Jamaluddin Maladi S.Sos., MT., Kepala Dinas Pariwisata NTB yang juga Koordinator Lapangan WSBK 2023, di Media Center Indonesia, Juma (03/03/23). 

BACA JUGA: Pertunjukan Kolosal INEN GUMI Meriahkan event WSBK 2023

Selain mempermudah penonton dalam mengakses UMKM, LSF 2023 juga akan menghadirkan artis  lokal NTB yang  sudah mendapatkan rekognisi nasional seperti Desy Natalia X Factor, Abhy Summer, Gita KDI, The Datu, Amtenar, Wet Band, Gokil Boys, Tanaman Kaktus. Hadir juga artis ibukota yang akan memeriahkan WSBK 2023 yaitu Discopanthera dan band legendaris, Jamrud.

Tidak hanya itu, Jamaluddin juga mengungkapkan bahwa pedagang asongan juga mulai event tahun ini diakomodir untuk lebih dekat dengan akses penonton yakni diarahkan di pintu dua dan pintu tiga. 

Kemudahan-kemudahan yang mulai dirasakan, tentu saja akan membawa dampak baik bagi masyarakat pada event-event berikutnya. 

BACA JUGA: Media Center di WSBK 2023, Makin Ramah Wartawan

Sehingga multiplier effect sebagaimana harapan dari gelaran balapan internasional ini, diharapkan akan terwujud. ***