Gubernur NTB Hadiri Hannover Messe di Jerman

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB bersamai Presiden Jokowi hadiri undangan Penandatanganan Kerjasama Hannover Messe 2023

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersamai Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo ke Jerman.

Kunker itu menghadiri undangan Penandatanganan Kerjasama Hannover Messe 2023.

BACA JUGA:  Isbat 1 Syawal Digelar 29 Ramadan atau 20 April 2023

Gubernur NTB Hannover Messe 2023 yang merupakan pameran industri terbesar di dunia

Urgensi kegiatan tersebut membuka peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri sirkular ekonomi serta peningkatan kualitas SDM untuk mendukung NTB Net Zero Emission  (NZE) tahun 2050.

“Senang sekali bisa menghadiri Hannover Messe Germany, menandatangani kerjasama dengan berbagai perusahaan yang tertarik untuk mengembangkan aktivitasnya di NTB. Terutama di area yang berkaitan dengan persoalan Lingkungan. Hannover Messe ini salah satu pameran industri terbesar di dunia,” ungkap Bang Zul. 

Hannover Messe merupakan pameran industri terbesar di dunia, dan Indonesia adalah negara ASEAN pertama yang menjadi negara mitra resmi atau partner country.

Bang Zul juga mengatakan, Provinsi NTB telah bekerjasama dengan Block Solution yang akan beroperasi pada bulan Juni mendatang.

BACA JUGA: Bang Zul Minta Wings Group Segera Bangun Hotel di Mekaki

“Insya Allah akhir Juni ini muiai beroperasi di kawasan  BRIDA Banyumulek Lombok Barat. Juga perusahaan-perusahaan lain yang tertarik untuk mulai mengolah sampah di NTB dengan teknologi Jerman,” ungkapnya.

Selain menghadiri Hannover Messe, didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah juga melakukan diskusi tindak lanjut kerjasama dengan University of Nottingham di Inggris pada  tanggal 15 – 24 April 2023. 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy, memberikan keterangan, kehadiran Gubernur NTB dapat mendukung implementasi dari NZE di Provinsi NTB. 

“Kita yakini, Gubernur NTB akan memberikan kabar baik untuk Provinsi NTB mendukung NZE tahun 2050,” katanya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Jerman yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Kunjungan Anggota Ombudsman RI

Selain itu, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andi Rachmianto, Komandan Paspampres Rafael Granada Baay, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. ***

 

 




Bang Zul Minta Wings Group Segera Bangun Hotel di Mekaki

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul mendesak Wings Group segera membangunan fasilitas hotel di Mekaki

LOBAR.LombokJournal.com ~ Perjalanan panjang harus dimulai dari semangat langkah pertama yang harus diperkuat, untuk mewujudkan harapan-harapan besar di masa yang akan datang. 

Munculnya persoalan mesti akan dihadapi dalam menjalani suatu proses pembangunan, hal ini wajar terjadi.

BACA JUGA: Sekda NTB Tutup Halaqoh Ramadhan 1444 Hijriyah

Bang Zul ingin Wings Group segera bangun hotel di Mekaki

Itulah penekanan Gubernur NTB Zulkieflimansyah, dalam pertemuannya dengan manajement PT Wings Group, yang didampingi Bupati Lobar, Fauzan Khalid, Rabu (12/04/23) di Aula Jayengrana, Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung. 

PT Wings Group akan membangun Hotel Kempinski di Pantai Mekaki, Pelangan, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB menghimbau pihak investor, agar segera membangun fasilitas wisata di kawasan tersebut. 

“Jangan karena hanya persoalan kecil seperti akses jalan menuju kawasan tersebut yang belum memadai bukan menjadi alasan untuk segera membangun fasilitas di kawasan yang cukup indah tersebut,” tandas bang Zul.

Permintaan Bang Zull, baik akses jalan maupun pembangunan fisik fasilitas penunjang hotel dibangun bersamaan. 

“Mari kita sama-sama punya satu tujuan. Jangan hanya karena alasan kecil proyek besar ini terganggu. Apalagi Sekotong ini merupakan harapan masa depan Lombok Barat, NTB, bagi pengembanga destinasi baru pariwisata,” kata bang Zul.

Gubernur Bang Zul perlu menyampaikan ini, alasannya pembangunan hotel di Mekaki ini menjadi pemantik investor lainnya. 

BACA JUGA: Bantuan Beras dan Uang Tunai untuk Petugas Kebersihan

Mereka akan tertarik membangun dan mengembangkan kawasan ini menjadi kawasan strategis yang maju dan berdampak positif bagi masyarakat secara ekonomi. 

“Pak Presiden Jokowi bahkan berkali-kali mengatakan, jangan sampai karena alasan ijin yang ribet menjadi kendala investor untuk membangun. Yang penting jangan memanfaatkan situasi tersebut untuk meraih keuntungan. Jadi tugas pemerintah menyiapkan infrastruktur dan  jangan libatkan para investor yang menyebabkan investor mengurungkan niatnya untuk berinvestasi di daerah kita,” Bang Zul mengingatkan.

Pihak Wings Group  dinilai sangat serius untuk mengembangkan kawasan wisata Mekaki.. Kawasan ini lebih baik dari kawasan pengembangan yang sama yang sudah dikembangkan di Bali dan Jakarta. 

BACA JUGA: NTB Harus Konsisten Tingkatkan Kualitas Posyandu Keluarga

Bang zul meyakini kawasan Mekaki akan menjadi kawasan strategis yang akan berkembang pesat dan secara ekonomi masyarakat juga akan terbangun.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid berharap agar pihak investor bisa segera memulai pembangunannya. Hal ini akan menambah akses pariwisata di Lombok Barat.   

Menurut Fauzan, saat ini pariwisata Sekotong Kabupaten Lombok Barat mulai menggeliat dan menjadi daya tarik investor.

Setelah sejumlah investor membuka rute kapal cepat Nusa Penida, Gili Gede dan Senggigi. Kini investor kembali melirik kawasan Sekotong untuk menanamkan investasinya. 

‘’Kawasan pariwisata Sekotong adalah masa depan Lombok Barat bahkan NTB,’’ kata Fauzan optimis. 

BACA JUGA: Lombok FC U-16 Training Camp Dua Pekan di Barcelona

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala DPMPTSP NTB, Kepala Dinas LHK NTB, Kadis PUPR NTB, Kadis Perikanan dan Kelautan, Bupati Lombok Barat, Sekda Lobar dan OPD terkait pemkab Lobar.***

 

 




Saat Inflasi, Masyarakat Harus Semangat dan Tak Menyerah

Pelaksanaan bazar Ramadhan di tengah masyarakat Lombok Utara, bisa menjadi solusi saat inflasi 

KLU.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, dalam keadaan inflasi semua serba sulit, tapi masyarakat  harus tetap semangat tidak mudah menyerah

Hal itu dikatakannya saat melanjutkan Safari Ramadhan di Dusun Bararangin Kecamatan Kayangan, Selasa (11/04/23).

BACA JUGA: Safari Ramadhan di KLU, Bang Zul Kunjungi Bazar Ramadhan

Safari Ramadhan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melanjutkan kunjungannya 

“Harus tetap optimis semangat dan energik,” ungkap Bang Zul sapaan akrab orang omor satu di  NTB ini.

Ia juga mengungkapkan, di tengah inflasi melanda  Bazar Sembako sangat tepat di laksanakan di tengah masyarakat. Cara ini bisa menjadi solusi atas inflasi. 

BACA JUGA: RS Mandalika Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

Sementara itu Bupati Lombok Utara H. Djohan Syamsu mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTB dan rombongan.

“Terima kasih pak Gubernur, acara yang luar biasa,” ungkap Djohan. 

Di akhir acara Gubernur bersama sejumlah Kepala OPD asal Lombok Utara,  didampingi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara menyerahkan santunan berupa sembako kepada guru ngaji, marbot dan masyarakat Lombok Utara.

BACA JUGA: Dukungan untuk John ‘Kursi Roda’ dan Pekerja Seni di Lombok 

Selan dihadiri Bupati, Bazar Ramadhan ini juga dihadiri Wakil Bupati, Camat  Kayangan serta tokoh agama dan dan masyarakat. ***

 

 




Bang Zul Buka Pasar Murah di Lapangan Serasuba, Kota Bima 

Masyarakat Kota Bima antusias adanya pasar murah yang dibuka Bang Zul bersama Pemda setempat

BIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiefliemansyah membuka kegiatan pasar murah untuk mengisi bulan Ramadhan di Lapangan Serasuba. Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasana’e Barat, Kota Bima, Ahad (02/04/23).

BACA JUGA: Pemprov NTB akan Kembangkan Industrialisasi Tenun di Oi Fo’o

Bang Zul berharap pasar murah membantu masyarakat berbelanja keperluan Ramadhan dengan murah

Bang Zul, sapaan Gubernur, membuka bazaar tersebut bersama Pemda setempat. 

Diharapkan, diadakannya pasar murah agar masyarakat bisa berbelanja keperluan ramadhan dengan harga terjangkau.  

‘Membuka bazaar Ramadhan bersama Pemda Kota Bima siang ini. 

Mudah-mudahan upaya sederhana ini bisa membantu masyarakat kita,” harap Bang Zul. 

Masyarakat Kota Bima tampak antusias menghadiri pasar murah tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 bersama Wamen BUMN

Terlebih, dengan kehadiran Gubernur Zulkieflimansyah yang dikenal gemar menyambangi masyarakatnyanya. ***

 

 




Bang Zul Ngobrol Literasi Keuangan di Bima 

Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul ngobrol literasi keuangan bersama aparatur desa dan masyarakat di Bima

BIMA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melakukan Ngobrol Literasi Keuangan bersama para aparatur desa, kelompok masyarakat dan pemuda di Bima.

Kegiatan itu berlangsung dalam Safari Ramadhan ‘Ngeraos Sekolah’ bersama otoritas jasa keuangan (OJK) dan IJK di SMA Negeri 1 Woha, Senin (03/04/23). 

BACA JUGA: Bang Zul Ajak Warga Dompu Jangan Merusak Hutan 

Bang Zul mengatakan, literasi keuangan perlu agar masyarakat bisa mengelola uang

Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul itu mengatakan, literasi keuangan sangat penting bagi masyarakat, agar faham tentang pengelolaan keuangan. 

Karenanya, Bang Zul meminta OJK untuk membimbing masyarakat tentang literasi keuangan.

“Salah satu tugas paling penting OJK itu adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang literasi keuangan, maka dari itu, OJK kami minta datang ke kepala desa organisasi pemuda, untuk memberikan edukasi terkait literasi keuangan,” ungkapnya.

Bang Zul menjelaskan, minimnya pengetahuan tentang literasi keuangan ini, memiliki pengaruh besar terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut Lion Group

“Jarang yang memanfaatkan pasar uang, pasar modal, Reksadana dan lain-lain,” tuturnya.

Ia meminta para peserta yang hadir, untuk serius mengikuti kegiatan peningkatan literasi keuangan ini. Agar dapat diterapkan dalam kehidupan, sehingga bisa mengelola keuangan dengan benar.

Jika literasi keuangan sudah dikuasai, maka masyarakat tidak harus bekerja keras, melainkan harta atau aset yang telah diperoleh dapat juga mendatangkan penghasilan.

Didampingi itu, Bang Zul berpesan khusus kepada para siswa-siswi di SMA Negeri 1 Woha, agar tetap konsentrasi mengenyam pendidikan. Hingga lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, guna mencapai masa depan yang cerah.

BACA JUGA: Gubernur NTB Bahas MXGP 2023 Bersama Wamen BUMN

“Untuk siswa-siswi terus tingkatkan prestasi, perbanyak prestasi kelompok, jangan lupa terus sekolah lanjutkan ke perguruan tinggi, bila perlu ke luar negeri,” pesannya.***

 




Pemprov NTB akan Kembangkan Industrialisasi Tenun di Oi Fo’o

Potensi tenun yang besar di Oi Fo’o, Kota Bima, Pemprov NTB mendukung pengembangan tenun di Oi Fo’o

BIMA.LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB melalui OPD terkait akan membantu pengembangan industrialisasi di Oi Fo’o, dengan begitu Oi Fo’o dapat dikenal dengan tenun khasnya.

Hal tersebut dikatakan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menyapa masyarakat di Kelurahan Oi Fo’o Kota Bima, Minggu (02/04/23) untuk bersilaturahmi dan berdiskusi.

BACA JUGA: Cerita Wastra NTB Siap Bertarung di Nasional

Diskusi yang dihadiri mayoritas ibu-ibu yang mengenakan kain tenun khas Bima. Oi Fo’o yang terkenal dengan potensi tenunnya, diminta untuk mengembangkan Industri tenun, melihat potensinya yang besar.

“Industrialisasi itu adalah upaya kita mengembangkan perekonomian masyarakat, jadi industrialisasi ini membuat tenun yang harganya 250 bisa jadi 1 juta,” tuturnya.

Industrialisasi merupakan proses peningkatan nilai tambah suatu produk mentah yang diolah menjadi berbagai macam produk jadi.

BACA JUGA: Penenun NTB Wajib Mengikuti Tren Fashion

Sama halnya dengan kain tenun ini, dapat dibuat menjadi sarung, celana, baju, dan lainnya sehingga meningkatkan nilai jual dari tenun tersebut.

“Kedepannya, Oi Foo harus menjual barang yang sudah dijahit, agar harganya lebih tinggi,” ungkapnya.

Bang Zul berharap industrialisasi di Oi Fo’o ini berjalan dengan baik sehingga perekonomian masyarakat meningkat.

BACA JUGA: Industri di Masa Depan Tergantung Peran Milenial

Di akhir acara Gubernur memborong tenun kerajinan masyarakat, yang disambut meriah oleh masyarakat Oi Fo’o.***

 

 




Sekda NTB Buka Pesona Khazanah Ramadhan 

Saat membuka acara  Pesona Khazanah Ramadhan, Sekda NTB juga berbagi produk lokal NTB Mall

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pesona Khazanah Ramadhan 2023 tidak saja untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif, juga sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sekda NTB berharap acara pesona Ramadhan menggerakkan ekonomi masyarakat

Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi mengatakan itu saat membuka Pesona Khazanah Ramadhan 2023 di komplek Islamic Center Masjid Hubbul Wathan, Mataram, Sabtu (01/04/23). 

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Saat itu Miq Gite panggilan akrab Sekda juga berbagi produk lokal NTB Mall dengan masyarakat. 

Dikatakan Miq Gite, Pesona Khazanah Ramadhan 2023 adalah bentuk sukacita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, dengan produk lokal dan harga terjangkau bagi masyarakat. 

“Jadi tidak saja mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif namun menggerakkan ekonomi masyarakat”, ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Sapa Warga Desa di Kab. Bima 

Dalam Pesona Ramadhan, selain gelar lomba dan bazaar makanan, deretan produk lokal seperti busana Muslim dan UMKM, diharapkan menjadi pilihan masyarakat untuk berbelanja. 

Selain itu, pasar murah yang digelar dapat membantu masyarakat memperoleh produk dengan harga terjangkau selama Ramadhan sampai Idul Fitri. 

Hal ini penting seperti dikatakan Sekda, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi NTB yang sudah sangat baik sekaligus mengendalikan inflasi akibat tingginya harga harga barang konsumsi dengan produk lokal. 

Beberapa kegiatan seperti Atraksi Budaya Islami, Moeslim Fashion Industry, Tausiah Akbar, dan kompetisi yang didukung pihak swasta diselenggarakan pada 26 Maret–16 April. 

BACA JUGA: Pungli di Pantai Pink Kawasan Sekaroh Dibantah

“Kami berharap kolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait, PKR dapat terlaksana dengan sukses, sehingga mampu mendorong masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif,“ ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin Malady. ***

 

 




Sekda NTB Minta TPID Provinsi/Kabupaten/Kota Bersinergi 

Diungkapkan Sekda NTB, seiring pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat, tekanan inflasi mengalami peningkatan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat H. Lalu Gita Ariadi M.Si minta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi hingga kabupaten/kota, meningkatkan sinerginya dalam pengendalian Inflasi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu disampaikan saat menghadiri high level meeting TPID Provinsi NTB, dengan agenda Koordinasi Pengendalian Inflasi di Provinsi NTB di Bulan Ramadhan dan menjelang Periode HBKN Idul Fitri  1444 H, di Ruang Serbaguna Kantor Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTB, Kamis (30/03/23).

BACA JUGA: Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Sekda minta TIPD Provinsi hingga kabupaten/kota bersinergi

“Kami harapkankan teman-teman TPID hingga Kabupaten Kota agar pelaporannya semakin di intensifkan. Sehingga report termasuk di Irjen Kemendagri itu masing-masing TPID kabupaten telah memberikan laporan yang sebaiknya-baiknya,” ungkap Sekda.

Di tengah tantangan kompleksitas perekonomian global dan nasional, perekonomian Provinsi NTB tercatat tumbuh tinggi 6,95 persen (yoy) untuk keseluruhan

 tahun 2022. 

Secara khusus, NTB menjadi 4 besar provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di tahun 2022.

Seiring dengan pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat, tekanan inflasi juga mengalami peningkatan sehingga perlu diwaspadai. 

Gangguan rantai pasok global, permasalahan produksi, dan permasalahan distribusi masih menjadi tantangan inflasi eksisting di NTB hingga saat ini.

Inflasi Provinsi NTB Februari 2023 sebesar 6,30 persen (yoy) kembali meningkat setelah bulan sebelumnya yang sebesar 5,83 persen (yoy). 

Upaya pengendalian inflasi  perlu terus dilakukan untuk mencapai target inflasi 2023 kembali pada rentang 3±1 persen(yoy). 

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut Lion Goup

“Harapannya, semoga tahun 2023 2024 pertumbuhan ekonomi bisa terus kita jaga dengan sebaik2nya dan kita bisa mengendalikan inflansi juga dengan sebaiknya-baiknya,” tutup Sekda NTB.

Terhadap para Asosiasi, Sekda NTB juga berharap semakin rajin berkomunikasi dan duduk bersama sehingga jika ada terjadi inflasi, bersama bisa mengambil langkah cepat untuk mengendalikan masalah-masalah penyebab inflasi. ***

 




Operasi Pasar untuk Stabilisasi Harga Selama Ramadhan

Operasi Pasar murah dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga-harga pasar yang sempat bergejolak

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi, memantau Operasi Pasar Stabilisasi Harga Selama Ramadhan di Pasar Mandalika, Pasar Sindu, Pasar Pagesangan dan Pasar Kebon Roek, Kamis (30/03/23).

BACA JUGA: MXGP 2023, Bang Zul Temui Nirwan Bakrie dan Dirut LION Group

Sekda mengatakan, operasi pasar murah untuk stabilasi harga kebutuhan pokok yang bergejolak

“Ketika harga beberapa komoditas kebutuhan pokok masyarakat meningkat, angka inflasi bergerak naik, TPID ( Tim Pengendali Inflasi Daerah ) NTB lakukan konsolidasi hingga aksi di lapangan,” tutur Miq Gite. 

Saat memantau pasar itu, Sekda NTB didampingi jajaran Polda NTB, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Pol PP, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kantor Perwakilan BI, BULOG, TPID Pemkab/Pemkot se NTB.

“Berjuang bersama memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok,  kelancaran distribusi, harga yg terjangkau dan kegiatan pasar murah,” kata Sekda.

Ia mengatakan, Operasi Pasar Murah dapat memberikan pengaruh bagi harga-harga pasar yang sempat bergejolak, namun bangkit kembali.  

BACA JUGA: Sekda NTB Minta TPID Provinsi/Kabupaten/Kota Bersinergi

“Alhamdulillah dengan operasi pasar murah yg intens diberbagai tempat, harga-harga yang sempat bergejolak mulai normal kembali,” tutup Miq Gite.***

 




NTB Tingkat Inflasinya Di Atas Rata-rata Nasional

Rakor pengendalian Inflasi secara virtual yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian, terungkap NTB Salah satu yang tingkat inflasinya tinggi 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB termasuk salah satu Provinsi di Indonesia yang tingkat inflasinya di atas rata-rata Nasional pada bulan Februari 2023.

Tingkat inflasi Provinsi NTB 6,30 persen, Kota Jambi 6,83 persen dan tertinggi di Sibolga Sumatera Utara 6,91 persen.

Hal itu terungkap saat Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri,  M. Tito Karnavian di Ruang Rapat Timur, Pendopo Gubernur, Mataram (27/03/23).

BACA JUGA: Provinsi NTB Siap-siap Hadapi Musim Kemarau

Tingkat inflasi NTB di atas rata-rata nasional

“Saya minta kepada Kepala Daerah, mohon maaf Bang Zul harus membacakannya, untuk mengevaluasi apa yang menjadi masalah di daerah masing-masing, sehingga segera adakan Rakor dengan Pemerintah Kabupaten/Kota sehingga penyebab inflasi bisa diatasi dengan baik,” jelas Mendagri.

Mendagri mengingatkanarahan Presiden dengan Surat Edaran adanya larangan untuk buka bersama kepada pejabat, ASN dan staf-stafnya di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang tidak mampu.

Walaupun adanya larangan tersebut, boleh buka bersama dengan masyarakat tidak mampu, bersama anak yatim piatu dan kaum dhuafa di tempat mereka masing-masing.

Karena itu lebih bernilai dan menyentuh sebagai bentuk empati kepada masyarakat.

Kepala Daerah diminta memperbanyak bantuan sosial baik secara tunai dan non tunai. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Desak Pemda Siapkan Anggaran Pemulangan Jenasah

Karena itu akan meningkatkan daya beli masyarakat dan ketahanan pangan.

“Bila semua pejabat turun, baik Kepala Daerah, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa maka ini bisa mengatasi inflasi,” jelasnya.

BACA JUGA: Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Lepas  Pantai Ampenan

Rakor tersebut, dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2023, diikuti bersama oleh Forkopimda, Kapolda, Kejati, Sekda Provinsi NTB, Kabulog, Kadin dan Kepala OPD bidang urusan Pertanian, Perdangangan, Keuangan, Sosial, Perhubungan, ESDM, Perencanaan Pembangunan Daerah, PUPR dan Statistik. ***