50 Miliar Untuk Mengalihkan Nelayan NTB Jadi Pembudidaya Ikan

Tahun 2017 ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Peroleh Bantuan Paket Budidaya Ikan Sebesar 50 miliar

Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB, Lalu Hamdi, (foto: AYA)

Mataram.lomnokjournal.com  —   Larangan penangkapan benih lobster ukuran kurang 200 oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak tahun 2015, membuat nelayan NTB terpuruk.

Apa lagi makin dikuatkan dengan revisi Peraturan Menteri (Permen) 56 tahun 2016 tentang larangan penangkapan dan pengiriman ke luar wilayah Ri, lebih 10 ribu nelayan kehilangan mata pencahariannya.

Meski dengan alasan kelestarian sumber daya laut, tapi Permen itu sejak 2016 berdampak pada 5 ribuan nelayan di Lombok, dan 4 ribuan nelayan di Sumbawa. Selama ini NTB dikenal sebagai  daerah   penghasil lobster terbesar di indonesia, terutama benihnya, membuat  orang tertarik membudidayakannya.

Namun, Kepala Dinas Perikanan dan Lelautan Provinsi NTB, Lalu Hamdi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tak tinggal diam. Langkah – langkah yang ditempuh minta pemberdayaan dan perlindungan bagi nelayan.

“Kami minta pemberdayaan dan perlindungan bagi nelayan penangkap benih lobster ini,” kata Lalu Hamdi, Rabu (5/7).

Untuk kembali meningkatkan kesejahteraan petani, tahun 2017  pemerintah memberi bantuan sebesar Rp50 milyar untuk nelayan NTB. Bantuan tersebut akan difokuskan kepada nelayan yang akan dialihkan usahanya menjadi pembudidaya ikan.

Jumlah RTP yang terdata sebagai calon penerima mendapat bantuan mencapai 2.246 RTP. Pada tanggall 19 Juni lalu, dari KKP bersama pemprov telah menyerahkan secara simbolis untuk nelayan yang akan dialihkan budidaya di Lobmbok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Pekan ketiga Juli ini akan dilakukan pelatihan dan pembekalan terhadap para nelayan, dan minggu ke empat penyaluran paket bantuan mulai dilakukan secara bertahap.

“Namun, tidak semuanya (nelayan) bisa melakukan atau tertarik (budi daya itu),” kata Lalu Hamdi.

Pihaknya mengkomunikasikan dengan pusat dan pemkab setempat, guna menyiapkan mata pencaharian sebagai nelayan penangkap ikan. Karena itu juga perlu disediakan alat penangkap ikan.

“Atau, ada yang tertarik pengolahan pemasaran terhadap ikan,” katanya.

Ada 5000an di Lombok, berarti ada 2.246 yang sudah terakomodir, sebab satu RTP bisa satu atau dua orang. Katakan sudah terakomodir misal 4000 ,masih ada 1000. Yang 1000 ini dari hasil identifikasi juga merupakan masyarakat pedalaman yang jauh dari pantai.

Mata pencaharian sebenarnya petani sawah tapi karena tergiur lobster, akhirnya ikut  turun ke laut.

“Bisa kita fasilitasi alat tangkap.  Dananya dari pusat,” jelasnya.

AYA




Bulan Mei, Tingkat Hunian Hotel Turun Tapi lama Menginap Naik

Bulan Mei, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di NTB mengalami penurunan dibanding bulan April sebelumnnya

Mataram.lombokjournal.com —  Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat,  tingkat penghunian kamar mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan April 2017. Hal ini disampaikan Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsih saat jumpa pers di BPS di Mataram,  Senin (3/7).

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Mei 2017, sedikit merosot. TPK bulan April 2017 tercatat sebesar 51,69 persen,   pada bulan Mei 2017 dengan TPK 50,83 persen, berarti merosot 0,86 poin.

“Jika dibandingkan dengan TPK bulan Mei 2016 sebesar 50,99 persen, berarti mengalami penurunan sebesar 0,16 poin,” ujarnya.

Sebaiknya, rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Mei 2017 tercatat 2,24, berarti lebih tinggi 0,06 hari dibandingkan RLM bulan April 2017 sebesar 2,18 hari.

“Jika dibandingkan RLM bulan Mei 2016 terjadi kenaikan 0,44 hari,” kata Endang.

Namun dipaparkan, jumlah tamu yang menginap pada hotel bintang bulan Mei  2017 tercatat 80.846 orang. Berarti menurun 3,88 persen dibanding tamu bulan April 2017 sebanyak 84.105 orang.

Dibandingkan bulan Mei tahun 2016 tamu menginap sebanyak 75.393 orang, berarti tahun inni mengalami kenaikan sebesar 7,23 persen.

Non Bintang

Sementara itu, TPK hotel non bintang pada bulan Mei 2017 tercatat 25,43 persen, turun sebesar 0,72 poin dibandingkan dengan TPK bulan April 2017 yang tercatat sebesar 26,15 persen.

Jika dibandingkan dengan TPK bulan Mei 2016 yang sebesar  32,94 persen, turun 7,51 poin.

Rata-rata lama menginap (RLM) hotel non bintang pada bulan Mei 2017 hanya 1,90 hari. Ini naik 0,06 hari dibandingkan dengan TPK bulan April 2017 sebesar 1,84 hari.

“Tapi jika dibandingkan RLM bulan Mei tahun 2016 yang tercatat 1,97 hari, tahun inni menurun sebesar 0,07 hari,” kata Endang.

AYA

 




Inflasi NTB Bulan Juni Di Atas Angka Nasional

Bulan Juni  2017 NTB mengalami inflasi sebesar 0,58 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat, bulan Juni 2017 NTB mengalami inflasi sebesar 0,58 persen, angka inflasi ini di atas angka inflasi nasional yang tercatat 0,69 persen.

“Terjadi Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 127,25 pada bulan Mei 2017 menjadi 127,99 pada bulan Juni 2017,” kata Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsih di kantor di BPS di Mataram, Senin (3/7).

Dikatakannnya, Kota Mataram mengalami inflasi sebesar 0,47 persen,, dan kota Bima sebesar 0,98 persen. “Mataram mengalami inflasi lebih kecil dari kota Bima,” jelasnya.

Inflasi terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan dengan kenaikan indeks kelompok sandang, makanan jadi, minuman ,Rokok , transport, kesehatan, kelompok perumahan gas, air , listrik  dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga.

Menurut Endang, komoditas terbesar penyumbang inflasi adalah, bawang merah, angkutan udara, nasi dengan lauk, tongkol dan tarif listrik.

“Sementara komoditas terbesar menyumbang inflasi antara lain, bawang putih, cabai rawit, daging ayam ras, tomat, nasi dengan lauk , tarif listrik , daging sapi,  sayur dan telepon seluler,” paparnya

Laju Inflasi NTB tahun kalender Juni 2017 sebesar 2,19 persen, lebh tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Juni 2016 sebesar 1,42 persen. Begitu juga dengan laju inflasi “tahun ke tahun” Juni 2017 sebesar 3,38 persen, lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Juni 2016 sebesar 4,38 persen.

Dari 82 kota yang menghitung IHK, tercatat 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Tual sebesar 4,48 persen di ikuti kota Kendari 3,58 persen.

Sedangkan inflasi terendah terjadi di kota Merauke sebesar 0,12 persen di ikuti kota Pekanbaru sebesar 0,15 persen.

“Deflasi terbesar terjadi di kota Singaraja sebesar 0,64 persen dan deflasi terkecil terjadi di kota Denpasar sebesar 0,01 persen,” tutupnya.

AYA




Usai Buka Transmart Carrefour Mataram, Walikota Bicara Pembatasan

Tambah lagi tempat belanja, rekreasi dan tempat nongkrong modern bagi warga Mataram.  Grand opening Transmart Carrefour Mataram dilakukan Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, bersama CEO PT Trans Retail Indonesia, Shafie Shamsuddin.

MATARAM.lombokjournal.com – 

Usai menggunting pita, walikota mengaku akan mengkaji keseimbangan jumlah pusat perbelanjaan jenis mall sehingga bisa diambil kebijakan melakukan pembatasan.

Pengkajian dan pembatasan yang dimaksud, bertujuan memberikan keyakinan pada investor. “Jadi perlu kajian,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, usai membuka secara resmi Transmart Carrefour Mataram, di Mataram, Jumat (23/6).

Kehadiran Transmart Carrefour Mataram menambah persaingan bisnis pasar modern di Kota Mataram.  Pusat perbelanjaan jenis mal yang sudah lebih dulu ada di Kota Mataram  adalah Mataram Mall, Lombok Epicentrium Mall, dan Giant.

Dikatakan, minat investor untuk menanamkan modalnya di Mataram cukup tinggi terutama di sektor jasa dan perdagangan. Meski pihaknya mendorong dan meyakinkan investor menanamkan modalnya di Mataram, bukan berarti pihaknya tidak memperhatikan aspek persyaratan terutama yang berkaitan tata ruang dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota Mataram memperketat pemberian izin bagi dunia usaha yang ingin berinvestasi di lokasi-lokasi tertentu karena Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sudah direvisi.

“Jadi revisi tersebut salah satunya bertujuan untuk mempertahankan fungsi kelestarian lingkungan hidup dan ruang terbuka hijau,” katanya.

Ahyar menegaskan pihaknya melakukan pengkajian terlebih dahulu, sebelum keluarnya perizinan.  “Kita tetap terbuka terhadap investasi, tapi semua ada batasannya. Saya ini juga orang kampung,” tegasnya sambil bergurau.

Karena lokasi Transmart Carrefour Mataram di Jalan Selaparang No 60 Cakranegara di sebelah barat perempatan Sweta yang padat, tak heran saat pembukaan jalan sekitar transmart macet. Di di hari pertama ini parkiran basement belum dibuka, sehingga di sekitar bangunan transmart ini banyak dibuka parkiran darurat.

Transmart di mataram terdiri dari 1 Basement, 1 Ground Floor dan 3 Lantai di atasnya. Di Groundfloor, terdapat atrium yang luas, yang pada hari pertama diisi dealer  beberapa merek  kendaraan roda empat.

Di sekelilingnya terdapat beberapa gerai makanan, dan terdapat tangga menuju  CGV Cinemas. Sejak dibuka hingga hari Selasa (27 Juni), ada promo nonton gratis untuk film-film tertentu.  Dua lantai di atas Ground Floor merupakan tempat berbelanja, di lantai yang paling atas berisi Trans Studio Mini.

Pada hari pertama dibuka,pengunjung yang datang penuh sesak. Pengunjung datang dari berbagai penjuru, bahkan banyak dari luar Mataram, sehingga untuk berjalan saja harus berdesak-desakan.

Rr




BERRYBENKA Store di Lombok, Hadirkan Koleksi Special Ramadhan

Sukses menghadirkan lebih 20 gerai offline di seluruh Indonesia dalam waktu kurang dari 1 tahun, kini untuk meriahkan Bulan Suci Ramadhan Berrybenka membuka Berrybenka Store– nya di Pulau Lombok.

MATARAM.lombokjournal.com —

Berrybenka, perusahaan retail fesyen berbasis teknologi dan pelopor pengalaman berbelanja Online-to-Offline (O2O) di Indonesia kini hadir di Lombok Epicentrum Mall, Ground Floor Unit 48. Di area seluas 96m2, Berrybenka hadirkan koleksi pilihan dari Berrybenka Label, Berrybenka Men, dan Hijabenka. Koleksinya diperbaharui tiap dua minggu.

Hadir di Lombok Epicentrum Mall, Ground Floor Unit 48.

Vina Rosta selaku Co Head of Online-to-Offline  PTBerrybenka menyampaikan, memeriahkan bulan suci Ramadhan, Berrybenka hadir di PulauSeribu Masjid bersama koleksi special Ramadhan.

“Kami mengharapkan kombinasi antara penjualan online (lewatwebsite, app) dan penjualan offline,  dapat memberikan pengalaman berbelanja lebih baik lagi kepada para pelanggan,” terangnya dalam siaran persnya, Minggu (18/6)

Berrybenka gencar membuka beberapa gerai offline sepanjang tahun ini untuk peningkatan penjualan dan jumlah pelanggan baru baik di ranah offline maupun online di kota tersebut setelah hadirnya gerai offline Berrybenka.

“Lombok dipilih sebagai destinasi dibukanya Pop Up Store Berrybenka karena kami melihat bahwa penjualan di Lombok selama satu tahun terakhir ini mengalami kenaikan sebesar 150%”, sambungVinaRosta.

Berrybenka bertujuan memberikan pengalaman belanja Online-to-Offline (O2O) yang nyaman, mudah dan terpercaya bagi pelanggan; Berrybenka hadir dengan fitur-fitur yang belum ditemukan di took ritel lainnya yaitu, fitur ‘COD 2.0’ dan ‘Retur di Toko’.

Fitur ‘COD 2.0’ yang ditawarkan disini adalah pelanggan bias memesan produk-produk yang ada di website Berrybenka, lalu memilih salah satu toko yang terdekat sebagai tujuan pengiriman, misalnya toko di Lombok Epicentrum Mall ini. Setelah pesanan sampai di toko (kurang lebih 2-3hari), pelanggan akan mendapatkan SMS notifikasi bahwa barangnya sudah sampai.

Pelanggan dapat datang ke toko dan mencobanya terlebih dahulu, lalu melakukan pembayaran hanya untuk produk yang memang dirasa cocok. Layanan ini baru pertama kali dilakukan oleh perusahaan fesyen di Indonesia.

Untuk fitur yang kedua, “Retur di Toko”,pelanggan dapat mengembalikan barang yang telah mereka beli secara online denganhanya membawanya ke toko kita, tanpa perlu repot untuk membungkus dan membawanya ke perusahaan jasa logistik untuk dikirimkan kembali ke gudang di Jakarta.

Selama bulan suci Ramadhan ini, pelanggan dapat memiliki koleksi special Ramadhan dengan harga khusus, yakni potongan harga sebesar Rp. 100.000,- untuk setiap minimum pembelianRp. 450.000,-

Keterangan lebih lanjut dapat dilihat di www.berrybenka.com/popuplombok dan ikuti tagar #BBPopUpLombok di media sosial.

TentangBerrybenka

Berrybenka.com adalah situs belanja online  fesyen dan kecantikan ternama di Indonesia. Berrybenka menjual lebih dari 1500 merek lokal dan internasional, termasuk in-house label. Berrybenka menawarkan kombinasi produk fesyen dan kecantikan terkini untuk setiap gaya personal yang beragam untuk wanita dan pria, bervariasi dari pakaian, aksesori, sepatu, tas, produk olahraga dan kecantikan.

Komitmen kami adalah memberikan pengalaman belanja online yang menyenangkan, mudah, dan terpercaya untuk memuaskan pelanggan dengan koleksi baru dan penawaran special setiap harinya. Berrybenka menawarkan beragam keuntungan seperti retur produk gratis hingga 30 hari setelah barang diterima, gratis biaya pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia untuk semua pembelanjaan di atas Rp 200.000 serta Cash on Delivery (COD) di lebihdari 55 kota dan 2400 kecamatan di seluruh Indonesia.

Rr (Adv)




Ekspor NTB Bulan Mei Turun Lagi

Kalau dibandingkan bulan April, nilai ekspor pada bulan Mei 2017 kembali merosot.

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statisik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat nilai ekspor Provinsi NTB bulan Mei  2017 mengalami penurunan. Kepala Badan Pusat Statistik (NTB) Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, nilai ekspor NTB  selama bulan Mei  2017 sebesar US$ 42.890.168 Nilai tersebut menurun 63.42 persen dibandingkan dengan bulan April yang nilai ekspor mencapai US$ 117.236.839.

“Penurunan disebabkan oleh menurunnya nilai ekspor barang tambang/galian non migas, yang memiliki kontribusi ekspor sangat dominan,” katanya di Mataram, Kamis (16/6).

Bulan Mei 2017, ekspor terbesar dengan tujuan Korea Selatan (Korsel) senilai 66.64 persen, Jepang 33,35  Persen, sisanya  Singapura, Hongkong dan itali  Senilai 0,01 Persen.

Jenis barang yang diekspor pada bulan Mei terdiri dari barang tambang/galian non migas senilai US$ 42.883.955 (99,986 Persen), Ikan dan Udang  US$ 2.602  (0,006 persen), dan Buah Sebesar US$ 611  (0,008 persen).

“Selebihnya adalah ikan/Udang,benda benda dari batu,Gips dan semen, jerami/bahan anyaman dan lain-lain,”Jelasnya.

Sedangkan Lanjut Endang, untuk  nilai Impor bulan Mei  2017 sebesar US$ 12,093.991 meningkat 357,75 persen dibandingkan bulan April  2017 yang bernilai US$ 2.642.032

Negara asal impor terbesar pada bulan Mei  2017 adalah Australia senilai US$ 4.157.562 (69.47 persen), Singapura senilai US$ 5.420.944 (44,82 persen) ,Singapura senilai US$ 1.703.639 (14,09 persen), Jepang Senilai US$ 1.690.877 (13,98 Persen) serta Amerika Serimat senilai US$ 899.838 (7,44 Persen).

“Jenis barang impor bulan Mei  2017 dengan nilai terbesar adalah mesin-mesin / pesawat mekanik  70,73 persen , Bahan Kimia 14,42 Persen dan bahan bakar mineral 13,60  persen,” pungkasnya.

AYA




Aplikasi Uber Kini Hadir di Lombok.

Setelah di resmikan di beberapa derah di Indonesia, Aplikasi Uber kini hadir di Lombok.

Dian menunjukkan aplikasi Uber

MATARAM.lombokjournal.com —  Head of Communication Uber Jakarta, Dian Safitri mengatakan, dengan menggunakan aplikasi Uber, warga dan pengunjung di Lombok dapat melakukan perjalanan yang aman, nyaman dan terjangkau dalam hitungan menit dengan hanya menekan satu tombol yang ada di smartphone mereka.

“Kehadiran aplikasi Uber di Lombok  diharapkan dapat membantu geliat mobilitas dan dinamika warga untuk aktivitas sehari-hari,” katanya saat konferensi pers di Mataram, Rabu (14/6).

Dian mengatakan, Lombok dipilih lantaran perkembangan pariwisata yang di anggpa pesat, apalagi dengan dikembangkannya wisata halal sejak tahun 2015.

“Kalau kita lihat di NTB beberapa tahun kebelakang dengan wisata Halalnya, ini lah salah satu alasan kenapa Lombok,” Ujarnya

Dian menuturkan, aplikasi Uber menghadirkan peluang ekonomi yang fleksibel bagi warga Lombok yang ingin memperoleh pendapatan tambahan. Dengan cara berbagi tumpangan untuk warga atau wisatawan yang ingin menjelajah Lombok  dengan keandalan Uber.

“Aplikasi Uber dapat diunduh secara gratis di Apple Store bagi pengguna iOS. Sedangkan bagi pengguna Android dapat mendownload melalui Playstore,” jelasnya

Dijelaskan, tahapan-tahapan yang dilakukan untuk dapat menggunakan aplikasi Uber yaitu buka aplikasi Uber, kemudian melakukan pendaftaran dengan mengisi nomor telepon atau alamat email dan password yang telah disiapkan.

Selanjutnya, pilih metode pembayaran yang diinginkan bisa tunai, kartu debit atau kredit. Kemudian isi lokasi tujuan dan penjemputan.

“Saat melakukan perjalanan Uber, penumpang akan menerima catatan bukti pembayaran dan catatan perjalanan di email dan aplikasi,”  Ucap Dian

Uber fokus untuk menghadirkan keamanan perjalanan bagi para penumpang seperti ketika melakukan pemesanan kendaraan, penumpang dapat mengenali identitas pengemudi seperti nama yang tertera, foto pengemudi, bahkan jenis dan pelat nomor kendaraan.

Hal ini dilakukan untuk memberikan ketenangan bagi keluarga penumpang dengan mengetahui posisi, tujuan, perkiraan waktu tiba melalui WhatApps dan dari status sepanjang perjalanan.

Untuk menikmati perjalanan yang nyaman, para penumpang memiliki hak untuk memberikan rating bintang antara 1 sampai 5. Mengenai pengalaman perjalanannya dengan memberi nilai untuk hal terburuk dan poin 5 bagi yang terbaik.

“Selain itu penumpang dapat menyampaikan keluhan perjalanan dengan menggunakan fitur “Help” atau “Bantuan” yang tersedia di aplikasi,” Jelas Dian

Peresmian Uber Lombok akan dilakukan Sekertaris Daerah (Sekda) NTB, Rosyadi Sayuti, hari Kamis  tanggal 15 Juni 2017.

Untuk merayakan kehadirannya di Lombok, pihak Uber memberikan promo spesial hingga tanggl 31 Juni sebesar 40 persen. Untuk promo potongan hingga Rp 25 Ribu dari tanggl 15 hingga 25 Juni 2017.

Promo berupa 5 perjalanan gratis hingga Rp 25 ribu tiap perjalanan berlaku s.d 25 juni 2017. Caranya mudah, pengguna layanan aplikasi Uber hanya memasukkan kode UBERXLOMBOK ke pilihan PROMOSI di aplikasi Uber.

AYA

 




Bertani Cara Orang Kota¸ Lahan Sedikit Hasil Berlipat

Pilihan terbaik bertani di perkotaan adalah menggunakan sistem hidroponik, memanfaatkan lahan terbatas tapi hasilnya berlipat

MATARAM.lombokjournal.com —

 

 

 

 

Green house pertanian hidroponik terletak tepat di depan kantor BPK di sekitar kawasan taman Udayana di Mataram, baru usai dibangun. Luasnya sekitar  2 are, dengan konstruksi 250 paralon bisa dibuat 10 ribu lubang tanam.

“Berarti disini bisa ditanami 10 ribu tanaman sayur-sayuran,” kata Masbuhin saat ditemui di lokasi green house pertanian hidroponik di Udayana, Selasa (13/6). Kalau ditanami cabe bisa menghasilkan 1,5 kg per tanaman.

Itu setara dengan lahan konvensional seluat satu hekto are, lahan ini pun hanya bisa ditanami 8900 tanaman sayuran sejenis cabe dengan hasil hanya 1 kg per tanaman.  Dalam soal waktu, sistim hidroponik waktunya bisa lebih pendek, perbandingannya kalau di tanah mencapai sekitar 3 bulan sedang di hidroponik kurang dari 2 bulan.

Memang menurut Masbuhin yang kini dikenal sebagai penggerak urban farming itu, sistim hidroponik membutuhkan ‘lahan’ lebih sedikit. Untuk ukuran lahan 2 x 4 bisa menanam 400  tanaman sayuran.

Dengan memanfaatkan lahan ukuran 2 x 4 bisa menanam 400 tanaman sayuran. Ini setara dengan memiliki sepetak sawa. Bandingkan, sepetak sawa ukuran 2 x 10 hanya bisa dimanfaatkan menanam 350 tanaman sayuran. Jadi dengan ukuran lahan 2 x 4 potensinya bisa seperti sepetak sawah.

Di green house hidroponik yang terletak di sekitar taman udayana, depan Kantor BPK, Masbuhin sedang melakukan percobaan bagaimana satu jenis pupuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi banyak jenis tanaman. Selamaini, satu jenis pupuk hanya untuk satu jenis tanaman pula.

Selain itu, ia juga mulai menanam sayur Basil, Slada Lolobonda, Lolorosa dan Asparagus. “sayur basil sedang dikejar permintaan dari hotel-hotel,” tuturnya.

Tentang Basil, Mansbuhi mengandaikan, seandainya di green house hidroponiknya yang terpasang 250 paralon yang bisa menghasilkan 40 kg sehari, itu masih jauh untuk memenuhi permintaan pasar. Bahkan seandainya di Mataram ada 10 green house hidroponik seukuran yang ada di Udayana itu, masih juga belum bisa mencukupi permintaan pasar.

“Jadi prospek mengembangkan pertanian sistim hidroponik masih terbuka besar,” tegas masbuhin.

Dikatakan, urban farming sistem hidroponik tidak mahal. Misalnya untuk green housenya hanya butuh listrik 85 wat untuk kebutuhan pompa air ukuran akuarium yang menjalankan sirkulasi air. Pupuk yang diberikan hanya kotoran ikan dan kompos cair.

Dalam sebulan ia sudah bisa memanen sayuran yang ditanamnya. Sistim bertanam di lahan konvensional membutuhkan waktu lebih lama.

Rr

 




Potensi Industri Kreatif Lombok Timur Diminta Terus Diperkuat

Masyarakat prelaku industri kreatif di Lombok Timur  (Lotim) diajak terus memperkuat dan meningkatkan kualitas produk industri kreatif

Wagub M Amin secara sibolik memberikan bibit pertanian (foto: Dok Humas NTB)

LOMBOK TIMUR.lombokjournal.com – Ajakan itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si, khususnya bagi masyarakat atau pelaku industri kreatif. “Peningkatan kualitas produk agar bisa bersaing dengan produk-produk luaryang beredar di masyarakat,” katanya saat Safari Ramadhan di Masjid Islahul Muslimah, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur,  Senin (12/06).

Potensi industri kreatif di Lotim perlu didorong dan ditingkatkan, sebab akan menopang kemajuan kesejahteraan masyarakat Lotim. Industri kreatif menjadi pelengkap dan pendukung berbagai potensi yang ada di, seperti potensi pertanian yang menjadi sektor andalan masyarakat Lotim.

Menurut Wagub, industri kreatif bisa jadi pendukung dan pelegkap potensi pertanian Lotim yang cukup besar. Sektor pertanian yang jadi andalan paliang besar membuka lapangan kerja masyarakat. Sebanyak 42% persen tenaga kerja diserap sektor pertanian. Baru diikuti sektor  perdagangan dan jasa lainnya.

Wagub bercerita, tiga menteri beberapa waktu lalu datang khusus ke Sembalun untuk menanam bawang putih, merupakan langkah mengembalikan kejayaan Sembalun  sebagai sentra produksi bawang nasional.  Sembalun diharapkan mengembalikan swasembada  bawang putih nasional sweperti beberapa puluh tahun lalu.

“Bapak Gubernur memberikan perhatian dan komitmen beliau membangun dan memajukan pertanian. Terbukti kita mengekspor hasil pertanian kita ke daerah lain,” ungkap Wagub di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.

Momentum bulan suci, masyarakat diajak menjaga semangat Ramadhan dengan membangun silaturrahim, memperbanyak amal serta meningkatkan kualitas ibadah. “Peningkatan amal ibadah tersebut makin mendekatkan pada taqwa,” kata wagub.

Wagub juga menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi NTB mendukung program Bumi Sejuta Sapi (NTB-BSS), menyerahkan dana sebesar Rp. 6.450.500.000,- kepada Pemkab Lotim. Wagub juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana, pertanian dan bibit tanaman kepada sejumlah kelompok tani, serta bantuan untuk sejumlah masjid.

AYA




Bulog Kucurkan 1,1 Ton Gula Pasir Di Pasar Kebon Roek

Menjaga stabilitas harga pangan bulan ramadhan, Bulog Divre NTB Distribusikan 1,1 ton atau 1 ton 100 kg gula di Pasar Kebon Roek Mataram.

MATARAM.lombokjournal.com – Langkah menjaga stabilisasi pangan yang dilakukan Bulog bermaksud menjaga harga di tingkat yang sama dan stabil,  agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Komersial Bulog divre NTB, Heri Sulistiyo, pada wartawan. “Kita distribusikan gula pasir melalui pedagang-pedagang pasar yang telah bekerja sama dengan bulog,” terangnya, Jumat (9/6) di Mataram.

Di pasar Kebon Roek, Bulog Divre NTB mendistribusikan gula melalui beberapa pedagang di pasar Harga eceran yang dijual yakni sesuai dengan spanduk yang dipasang di masing- masing pedagang seharga Rp 12.500/Kg.

“Jadi pedagang wajib menjual kepada konsumen sesuai harga eceran tertinggi yaitu Rp 12.500/Kg,” jelasnya.

Jika ada pedagang yang akan menjual di atas persyaratan, akan dilakukan evaluasi serta tidak akan kerjasama dengan pedagang tersebut.   “Kita akan mencari pedagang yang benar- benar komit untuk menjual harga sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Rencananya, pendistribusian gula ini dilakukan di beberapa pasar  di kota Mataram yang sesuai dengan pencatatan dari BPS .  Untuk hari ini (Jumat, 09/6) penyaluran dilakukan di pasar Kebon Roek, pasar Mandalika dan pasar Pagesangan.

Selain gula, Bulog berencana mendistribusikan bawang putih , beras dan juga cabai dalam waktu dekat karena stok sudah mulai menipis. Bawang putih dijual sesuai harga yakni Rp 38.000/ kg.  Harga ini masih di bawah harga pasar. Survey yang dilakukan Bulog, di pasar- pasar harga bawang putih mencapai Rp 50.000/ kg, tergantung kualitasnya.

AYA