Rumput Laut di Teluk Ekas Jadi Fokus Kunjungan Menkomarves 

 Dalam kunjungan meninjau rumput laut ke Teluk Ekas, Luhut didampingi oleh Pj Gubernur NTB Drs. HL Gita Ariadi, M.Si, dan beberapa Menteri terkait

LOTIM.LombokJournal.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.A.P, melakukan kunjungan kerja ke Teluk Ekas, Lombok Timur,  Kamis (29/02/24).

Kunjungan kerja Menko Marves menyoroti proyek srategis nasional dalam bidang budidaya rumput laut, dengan Teluk Ekas sebagai lokasi utama pengembangannya.

BACA JUGA : Pj Gubernur Dampingi Kunjungan Menko Marves ke Teluk Ekas

Menkomarves Luhut menyatakan bahwa budidaya memiliki peran penting dalam sektor maritim Indonesia, tidak hanya sebagai sumber makanan dan obat-obatan. Tapi juga berpotensi sebagai bahan baku untuk bioplastik dan biofuel. 

Teluk Ekas dipilih sebagai pusat budidaya ini sebagai upaya untuk menjadikan rumput laut sebagai elemen kunci dalam pertumbuhan Indonesia.

“Dalam kunjungan kerja di Teluk Ekas, saya tekankan bahwa rumput laut merupakan game changer nyata bagi sektor maritim Indonesia,” ujar Menko Marves, 

Luhut yang didampingi oleh Pj Gubernur NTB Drs. HL Gita Ariadi, M.Si, dan beberapa Menteri terkait, mengungkapkan bahwa hasil kunjungan ini akan disampaikan kepada Presiden. 

Ia juga menegaskan rencananya untuk kembali bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perindustrian.

“Ini merupakan proyek strategis nasional, dan saya akan kembali bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perindustrian untuk rapat kabinet terbatas dan melaporkan semua ini kepada Presiden,” jelas Luhut.

BACA JUGA : Menko Marves RI Melakukan Kunjungan Kerja di NTB

Kunker ini dipimpin oleh Menko Marves Luhut, didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perindustrian, serta pejabat terkait. 

Mereka meninjau proyek strategis nasional di Teluk Ekas yang dipilih karena memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya rumput laut, dengan dukungan kondisi lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat lokal.

Dalam kunjungan ini, Menko Marves dan rombongan melihat secara langsung proses budidaya rumput laut di Teluk Ekas. Mereka juga berinteraksi dengan petani rumput laut, mendengarkan aspirasi, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan budidaya.

Menko Marves mengapresiasi perkembangan dalam budidaya di Teluk Ekas, Dan, menyebut proyek ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi rumput laut. 

Ia merencanakan pembuatan peta satelit untuk menentukan daerah potensial dan mempercepat proses panen.

“Nanti saya akan minta deputi saya untuk membuat peta satelit daerah potensial. Dalam satu bulan, akan dilakukan studi lebih komprehensif terkait proses panen, dan rumput laut ini diharapkan memberikan nilai ekonomi,” tambahnya.

BACA JUGA : Fasilitas Kajian Standar LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Di akhir sambutannya, Menko Marves mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah NTB yang turut berkontribusi dalam mensukseskan acara ini.

“Terima kasih kepada Pemerintah NTB yang sudah bekerja keras, bahu membahu mensukseskan acara ini,” katanya.

Penjabat Gubernur NTB juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menko Marves dan menyambut baik pilot project ini. 

Ia menyatakan harapannya bahwa mimpi-mimpi indah akan segera menjadi kenyataan untuk Indonesia. panda/her

 

 




Menko Marves RI Melakukan Kunjungan Kerja  di NTB

Kunjungan kerja Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait isu Kemaritiman dan Investasi

LOTENG.LombokJournal.com ~ Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ibnu Salim S. H., M. Si., dan Asisten II Setda Perov NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si., secara hangat menyambut kehadiran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan

BACA JUGA : Fasilitas Kajian LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Menko Marves saat tiba di BIZAM

Acara penyambutan dilaksanakan di Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (BIZAM) Lombok Tengah, pada Rabu (28/02/24).

Setelah transisi di Ruang VVIP BIZAM, rombongan segera melanjutkan perjalanan menuju Kute Mandalika Lombok Tengah. 

BACA JUGA : Konten Lokal Berdampak Positif Bagi Perekonomian NTB

Kedatangan Menko Marves ini merupakan kunjungan kerja terkait isu Kemaritiman dan Investasi di Nusa Tenggara Barat. 

Selain itu, Luhut juga akan menyaksikan puncak acara perayaan Bau Nyale yang dijadwalkan akan digelar besok di Pantai Aan Mandalika Lombok. ***

BACA JUGA : Buku Puisi ‘Amerikano’ Tur ke 10 Titik di Pulau Lombok 




Koperasi PKK Cahaya Abadi Adakan Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi PKK Cahaya Abadi, Bunda Lale mendorong agar punya usaha lain selain simpan pinjam

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kelangsungan Koperasi PKK Cahaya Abadi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Penjabat (Pj) Ketua TP PKK NTB, Hj Lale Prayatni Gita Ariadi, turut serta dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Mataram pada Senin (26/02/24).

BACA JUGA : MotoGP dan ARRC 2024, Peluncuran Tiket di Jakarta

Bunda Lale berharap koperasi PKK berinovasi
Bunda Lale

Dalam sambutannya, Bunda Lale sapaan akrabnya, tidak hanya berfokus pada aspek simpan pinjam, melainkan mengajak koperasi untuk menjelma menjadi entitas modern dengan diversifikasi usaha yang lebih luas.

“Harus lebih dari sekadar tempat simpan pinjam. Kami berharap agar PKK Cahaya Abadi dapat berkembang dengan membuka usaha pendukung lainnya,” ungkap Bunda Lale.

BACA JUGA : Bunda Lale Ajak Masyarakat Jalani Hidup Sehat

Menyadari tantangan yang dihadapi oleh banyak koperasi yang terpaku pada model simpan pinjam, Bunda Lale memberikan peringatan akan ketidakberlanjutan model tersebut. Beliau menggarisbawahi pentingnya adanya usaha pendukung, untuk menghindari stagnasi perekonomian.

“Koperasi yang hanya mengandalkan simpan pinjam memiliki risiko tinggi untuk kegagalan jangka panjang. Koperasi harus mampu berkembang melalui diversifikasi usaha, ini akan membawa banyak keuntungan,” pesan Bunda Lale kepada para anggota koperasi.

Tidak hanya itu, Bunda Lale juga mengajak seluruh anggota Koperasi PKK Cahaya Abadi NTB untuk menjaga semangat dan terus berinovasi guna menjadikan koperasi sebagai contoh yang inspiratif bagi koperasi lainnya.

BACA JUGA : Perdagangan dan Peranannya dalam Pembangunan Ekonomi

“Dengan semangat dan inovasi, saya yakin Koperasi PKK Cahaya Abadi bisa menjadi lebih maju dan modern. Ini bukan hanya untuk kebaikan kita, tetapi juga untuk memberikan contoh positif kepada lainnya,” tutupnya dengan penuh optimisme. novita/opik

 




Pelabuhan Laut Kota Bima Ditinjau Pj Gubernur NTB

Pelabuhan Laut Kota Bima yang ditinjau Miq Gita sapaan Pj Gubernur NTB,  punya potensi terus berkembang dan menjadi pintu masuk perdagangan serta pusat lalu lintas barang

KOTABIMA.Lombokjournal.com ~ Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, melaksanakan rangkaian agenda selama dua hari di Kota Bima. 

BACA JUGA : Jembatan Jatibaru Diresmikan Pj Gubernur NTB

Pj Gubernur NTB meninjau potensi pelabuhan laut kota Bima

Salah satunya adalah peninjauan langsung terhadap potensi wilayah perairan Teluk Bima dan aktivitas perdagangan di Pelabuhan Laut Kota Bima pada, Jumat (23/02/24).

Miq Gita, sapaan akrab Pj Gubernur NTB, melakukan peninjauan potensi di kawasan laut Teluk Bima menggunakan speedboat yang ditemani oleh Pj Walikota Bima, Ir. H Muhammad Rum. Perjalanan dimulai dari Pantai Lawata setelah Miq Gita meresmikan hadirnya Gong Perdamaian Nusantara.

Setelah menjelajahi potensi wilayah selama sekitar 30 menit, speedboat yang membawa Pj Gubernur NTB bersandar di salah satu dermaga di Pelabuhan Laut Kota Bima. 

BACA JUGA : Laut Indonesia Punya Sumber Daya yang Melimpah

Miq Gita menyampaikan keyakinannya, potensi pelabuhan laut Kota Bima akan terus berkembang dan menjadi pintu masuk perdagangan serta pusat lalu lintas barang yang canggih di masa depan.

“Pelabuhan Bima ini adalah urat nadi dari perekonomian, tempat keluar-masuknya komoditi logistik dari dan ke Kota Bima. Kita lihat di sini aktivitas bongkar muat kapal yang membawa barang kebutuhan masyarakat Bima dan hasil dari Bima untuk dikirim ke luar daerah,” ujar Pj Gubernur NTB.

Miq Gita menambahkan bahwa pelabuhan laut Bima memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu gerbang perdagangan dan penyediaan logistik masyarakat.

BACA JUGA : Rakor di Bima, Pj Gubernur Dukung Lawan Destruktive Fishing

“Potensi pelabuhan laut Ini sangat besar, dan nanti bagaimana pemerintah Kota Bima bersama pemerintah provinsi dan nasional dapat mengembangkan pelabuhan ini dengan sebaik-baiknya. Hal ini untuk memastikan bahwa daerah kita, khususnya logistik, tetap tersedia dengan harga yang terjangkau dan lain sebagainya. Itu kami inspeksi situasi, Alhamdulillah bergerak dinamis,” tutur Miq Gita usai meninjau aktivitas bongkar muat kapal. ***

 




Laut Indonesia Punya Potensi Sumber Daya yang Melimpah

Sumber daya laut yang dimiliki Indonesia selain perikanan, juga sumber daya mineral kelautan, termasuk minyak dan gas bumi, timah, emas, pasir kuarsa, dan lainnya

MATARAM.LombokJournal.com ~ Perauran Indonesia dengan wilayah kelautan yang luas memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah. 

BACA JUGA : Jembatan Jatibaru Diresmikan Pj Gubernur NTB

sumber daya kekayaan sumber daya mineral laut yang kita miliki tersebar di seluruh wilayah perairan Indonesia

Namun bukan hanya ikan yang menjadi kekayaan laut Indonesia. Kekayaan lainnya beragam karena ada enam potensi sumber daya yang dimiliki Indonesia, yakni:

1. Perikanan Tangkap dan Budi Daya; merupakan potensi sumber daya laut terbesar di Indonesia. Sebab laut Indonesia memiliki potensi lestari yang besar, karena itu mendukung perikanan tangkap dan budi daya.

Berbagai jenis ikan, udang, dan krustasea dikembangbiakkan di perairan Indonesia yang luas,  termasuk ikan bandeng dan udang.

2. Hutan Mangrove (Hutan Bakau) : luas  hutan bakau sebagai salah satu sumber daya laut mencapai 3.617.000 hektar. Hutan Bakau memiliki fungsi ekologis meliputi habitat binatang laut sekaligus fungsi perlindungan pantai dari abrasi.

Lebih dari itu memiliki fungsi ekonomis, seperti penggunaan kayu bakar, arang, dan kertas

3. Terumbu Karang :  Indonesia memiliki terumbu karang terluas di dunia, mencapai 284,3 ribu km2. Terumbu karang memiliki manfaat ekonomis sebagai sumber makanan, obat-obatan, dan objek wisata bahari.

Secara ekologis, terumbu karang bermanfaat secara ekologis untuk mengurangi hempasan gelombang pantai yang dapat menyebabkan abrasi.

BACA JUGA : Rakor di Bima, Pj Gubernur NTB Dukung Lawan Destruktive Fishing

4. Pertambangan dan Energi: Kekayaan  sumber daya mineral kelautan yang kita miliki tersebar di seluruh wilayah perairan Indonesia. 

Sumber daya mineral ini di antaranya minyak dan gas bumi, timah, emas dan perak, pasir kuarsa, monasit dan zirkon, pasir besi, agregat bahan konstruksi, posporit, kromit, dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Padang Lamun : Lamun merupakan tumbuhan berbunga yang hidup di bawah permukaan air. Ini membentuk padang luas di dasar laut, dan menjaga stabilisasi dasar, dan fungsi sebagai perangkap sedimen

Padang lamun juga merupakan daerah penggembalaan dan asuhan bagi hewan di lautan.

6. Pariwisata Bahari : Potensi sumber daya dan keanekaragaman flora dan fauna dapat dikembangkan menjadi komoditas pariwisata. Dan melibatkan berbagai jenis wisata, seperti bisnis, pantai, budaya, pesiar, alam, dan olahraga.

BACA JUGA : Kontingen DKKI NTB ke Kejuaraan Grand Prix XI di Gresik

Dengan potensi sumber daya yang beragam ini, penting untuk menjaga kelestarian lingkungannya demi keberlanjutan ekosistem. Sudah selayaknya bersama-sama menjaga keindahan dan keberlanjutan laut Indonesia.

Potensi sumber daya Indonesia yang melimpah dan beragam ini, penting untuk menjaga kelestarian lingkungan demi keberlanjutan ekosistem. ***

 

 




Industrialisasi Perikanan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi mendorong peninglatan kesejahteraan Nelayan, dengan menghadirkan industrialisasi perikanan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kesejahteraan para nelayan bisa semakin meningkat bila Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi NTB membantu menghadirkan industrialisasi perikanan di kalangan nelayan. Dengan industrialisasi perikanan akan meningkatkan nilai dari hasil tangkapan nelayan. 

BACA JUGA : Pj Gubernur NTB Melakukan Pemantauan Pemilu 2024

Audensi Pj Gubernur NTB dewngan Himpumam Melayan Seluruh Indonesia NTB

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi saat beraudensi dengan HNSI Nusa Tenggara Barat jelang Rapat Kerja Daerah Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia tahun 2024, di ruang kerja Pj Gubernur NTB (16/02/24).

Kata Pj Gubernur, dihadirkannya industrialisasi perikanan di NTB, harus dibarengi dengan percepatan persiapan SDM nelayan. 

Karena itu, Miq Gite sapaan Pj Gubernur minta HNSI sebagai mitra pemerintah untuk mendampingi para nelayan demi kesiapan para nelayan menyongsong industrialisasi. 

BACA JUGA : Pj Gubernur NTB Menyalurkan Hak Pilih  di TPS 12 Karang Taruna, Mataram

“Tugas HNSI ketika industrialisasi perikanan hadir, dibutuhkan percepatan kesiapan SDM nelayan,” jelasnya. 

Miq Gite melanjutkan, adanya industrialisasi perikanan selain dibarengi dengan SDM yang memadai, juga harus disertai branding yang tepat. Nantinya menjadi tugas bersama untuk membuat NTB bisa terkenal dengan hasil olahan ikannya. 

“Branding ini kemudian menjadi PR dan tantangan kita ke depannya,” ucap Pj Gubernur. 

BACA JUGA : Pemilu Dalam Negara Demokrasi

Pada akhir pertemuan tersebut, Miq Gite berharap kesejahteraan nelayan NTB bisa terus meningkat. Laut sebagai sumber kekayaan yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya. nov/dyd

 




Setelah Memantau Harga Sembako di Pasar, Rachmat Hidayat: Harga-harga Melambung

Rachmat Hidayat memantau sejumlah pasar tradisionil, diakuinya harga komoditi kebutuhan sehari-hari melonjak 

MATARAM.LombokJournal.com ~ H. Rachmat Hidayat melakukan kunjungan ke sejumlah pasar tradisional, selain menyapa masyarakat dan pedagang pasar penuh keakraban, kunjungan Rachmat Hidayat Anggota DPR RI dari PDIP, untuk mengecek harga sembako di pasar tradisional.

BACA JUGA : Barisan Tuan Guru Muda (Baruda) Nusantara NTB Dukung Ganjar-Mahfud

Setelah memantau harga kebutuhan sehari-hari, Rachmat Hidayat mengakui terjadi kenaikan harga

Tampil trendy dan santai usai berolahraga, Kamis pagi Rachmat Hidayat tiba di pasar Selak Mandalika, Kota Mataram, Kamis (08/02/24) pagi.

“Katanya harga-harga pada naik, maka saya cek langsung ke pasar ini. Dan ternyata memang benar harga sejumlah sembako sedang naik cukup signifikan,” kata Rachmat Hidayat di sela kunjungannya.

Rachmat Hidayat dengan rinci menjelaskan, terjadinya kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat mencatat sejumlah harga komoditi yang naik. 

Antara lain beras yang mencapai Rp16 ribu – Rp17 ribu per kilo, atau Rp370 ribu per karung ukuran 25 Kg. Tomat Rp22 ribu per kilo, bawang merah Rp35 ribu per kilo, ayam Rp40 ribu per kilo, kopi Rp58 ribu per kilo, bawang merah Rp35 ribu per kilo, Bawang Putih Rp33 ribu, gula Rp17,5 ribu perkilo, minyak goreng Rp177 ribu/12 liter dan masih banyak lagi.

Terkait kenaikan harga sejumlah komoditi di pasar tradisional, Rachmat Mengatakan mengatakan, hal ini harus menjadi atensi pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Daerah.

BACA JUGA : Apel Kesiapan Pengamanan Logistik Suara Pemilu 2024

Menurutnya, inflasi merupakan hal yang lazim terjadi namun harus tetap di dalam kontrol pemerintah.

“Ada komoditi yang bisa diintervensi pemerintah daerah, baik Pemprov NTB, Pemkot Mataram dan Pemda Kabupaten. Namun ada juga komoditi yang harus diintervensi pemerintah pusat. Jangan karena tahun politik, masalah inflasi ini tidak diatensi,” tegasnya.

Ia mengatakan, inflasi ibarat dua sisi mata uang yang berkaitan. Di tingkat lokal, papar Rachmat, kenaikan harga komoditi seperti hortikultura memang bisa membuat para petani tersenyum. Namun di sisi lain masyarakat umum sebagai konsumen harus menyediakan dana lebih untuk kebutuhan pokok mereka.

“Jadi yang harus dijaga adalah kestabilan harga. Naik boleh, karena petani bisa untung, tapi kenaikannya harus terjaga. Jangan sampai ada broker atau makelar yang mengambil keuntungan,” kata Rachmat.

Kehadiran Rachmat Hidayat di pasar Selak Mandalika Kota Mataram disambut baik sejumlah pedagang dan masyarakat di sana. Nampak Ketua DPD PDIP Provinsi NTB ini berdialog santai dengan pedagang yang ada.

BACA JUGA : Relawan Big Bro Dirikan Puluhan Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud di NTB

Selain menyerap aspirasi mereka tentang harga sembako, Rachmat juga berdiskusi kecil tentang penataan pasar, kebersihan dan kenyamanannya. me

 

 




Hadiah Bulan Ramadhan, PT Jamkrida NTB Segera Beralih ke Syariah

Pj Gubernur NTB berharap pada bulan Ramadhan sudah bisa meresmikan PT Jamkrida NTB dengan sistem syariah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Sejak dibentuk tahun 2021 lalu, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi NTB telah mengajukan proses konversi dari usaha penjaminan kredit umum konvensional menjadi usaha penjaminan syariah

BACA JUGA : Jajaran Pemprov NTB Diminta Lakukan Perbaikan Signifikan

PT Jamkrida NTB akan segera diubah menjadi usaha penjaminan kredit syariah

Setelah melalui berbagai proses persyaratan dan tahapan, PT Jamkrida NTB akan segera diubah menjadi usaha penjaminan kredit syariah.

Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengapresiasi usaha dan upaya yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran PT Jamkrida NTB dalam mengajukan proses konversi yang cukup panjang. 

Diharapkan, Jamkrida NTB terus berkembang dan tumbuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat NTB.

“Saya harap segera diakselerasi tahapan yang belum, sehingga pada bulan Ramadhan kita sudah bisa meresmikan PT Jamkrida NTB dengan sistem syariah,” harap Miq Gita sapaan akrab PJ Gubernur NTB saat menerima audiensi PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) NTB di ruang tamu kantor Gubernur NTB, Rabu (31/01/24).

BACA JUGA : Relawan GaMa Mataram Gelar Konser Musisi Jalanan “Musik untuk Demokrasi”

Miq Gita menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB akan selalu mendukung terutama dengan pemenuhan modal PT Jamkrida NTB setelah diubah menjadi syariah.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Jamkrida NTB, Lalu Taufik Mulyajati menjelaskan, semua perizinan baik administrasi dan pemenuhan struktur seperti Dewan Pengawas Syariah serta tenaga ahli penjaminan syariah semua sudah dipenuhi, tinggal menunggu analisis dari OJK pusat kepada pemerintah Provinsi  NTB sebagai pemegang saham.

BACA jUGA : Koalisi Deklamator Mataram dan GaMa Mataram Gelar Acara Sastra “Hidup Tanpa Etika”

“Setelah itu, baru keluar izin syariah secara resmi. Insyaallah bulan ramadhan akan segera diresmikan,” katanya. man/her/ikp

 




Perempuan adalah Ujung Tombak Ketahanan Pangan

Megawati Lestari Dorong Perempuan menjadi agen perubahan diversifikasi untuk ketahanan pangan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kondisi kekurangan air di sejumlah kawasan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat dampak gejala badai El Nino yang berkepanjangan sejak dua bulan terakhir makin terasa bagi sektor pertanian. 

Akibatnya, harga komoditi pertanian  termasuk yang paling pokok, seperti beras mengalami peningkatan signifikan. Tentu saja yang akan paling merasakan dampak kenaikan harga ini adalah kaum perempuan, para ibu rumah tangga. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

Peran perempuan untuk untuk diversifikasi pangan
Megawati Lestari bagi-bagi bingkisan

Caleg DPRD NTB dari Partai Golkar, Megawati Lestari, SH.MH ikut memikirkan kondisi tersebut. Menurutnya, fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun, ini harus ada solusinya dari pemerintah. Baik jangka panjang, menengah, dan solusi taktis jangka pendek.

Mega menyebut, penanganan seperti penyaluran air bersih dan bantuan sembako sebenarnya hanya efektif untuk solusi jangka pendek. Seharusnya yang perlu dipikirkan adalah solusi jangka panjangnya. 

“Saya pikir kita harus serius, sebab secara keberlanjutan ini juga berpengaruh ke Ketahanan Pangan,” kata Megawati Lestari,  Selasa (17/10/23). 

Menurut Megawati, kaum perempuan bisa menjadi agen perubahan untuk diversifikasi pangan menuju ketahanan pangan nasional.

Ia menguraikan, diversifikasi atau penganekaragaman adalah suatu cara untuk mengadakan lebih dari satu jenis komoditi yang dikonsumsi. 

BACA JUGA: Pj Gubernur NTB Dukung Kewrja Sama Bidang Perbankan

Di bidang pangan kata Mega, diversifikasi memiliki dua makna, yaitu diversifikasi tanaman pangan dan diversifikasi konsumsi pangan. 

“Kedua bentuk diversifikasi tersebut masih berkaitan dengan upaya untuk mencapai ketahanan pangan,” ujarnya. 

Mega menjelaskan bahwa, negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang.

Kewajiban itu harus terpenuhi baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal.

“Sebagai Negara dengan jumlah penduduk yang besar dan di sisi lain memiliki sumber daya alam dan sumber pangan yang beragam, Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara berdaulat dan mandiri, begitu juga di daerah NTB ini,” paparnya.

Kepada kelompok perempuan di Lombok Tengah, Megawati Lestari mengajak agar kaum perempuan mulai menjadi agen perubahan diversifikasi pangan. 

BACA JUGA: Penumpang Bandara Lombok Melonjak Sehari Pasca MotoGP 2023

Hal itu menurut Mega bisa dimulai dengan sesuatu yang sederhana, seperti mulai menanam dan memanfaatkan pekarangan rumah. Diharapkan bisa menjadi stimulus dalam merubah mindset kaum perempuan di Lombok Tengah.

“Karena di saat harga beras dan sembako naik, pasti perempuan, ibu rumah tangga yang paling merasakan,” terang Mega. 

Saran perempuan yang juga Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB ini sudah saatnya konsep diversifikasi pangan dan semangat menanam ini mendapat dorongan. 

“Ibu-ibu bisa mulai dengan hortikultura, menanam cabai, tomat, atau sayuran lain yang bisa dilakukan di pekarangan rumah,” ujarnya.

Megawati Lestari sendiri sudah cukup lama bergelut sebagai aktivis perempuan untuk demokrasi. Dari pengalamannya bersentuhan dengan masalah sosial kemasyarakatan.

Dari sudut itu, Mega melihat kaum perempuan masih dinilai sebagai subjek pelengkap semata. Padahal, potensi yang ada di kelompok perempuan sangat luar biasa.

Hal itu juga yang menjadi alasan Megawati memantapkan visi untuk Pemberdayaan Perempuan dan Ketersediaan Pendidikan yang Berkualitas. 

“Dua hal yang akan saya perjuangkan ketika diberi amanah duduk di kursi DPRD NTB kelak,” papar Mega. 

Diversifikasi Pangan untuk Kesehatan

Dalam pertemuan dengan kelompok perempuan di Lombok Tengah, Megawati juga menyampaikan pentingnya diversifikasi pangan untuk kesehatan.

Megawati memaparkan, diversifikasi pangan, penganekaragaman pangan, atau penganekaan pangan adalah suatu usaha untuk mengajak masyarakat memberikan variasi terhadap makanan pokok yang dikonsumsi, agar tidak terfokus hanya pada satu jenis saja.

BACA JUGA: Catatan dari Perhelatan MotoGP Mandalika 2023

Menurut Mega, konsep ini hanya berlaku untuk makanan pokok saja. Oleh karena itu, diversifikasi pangan sering disamakan dengan konsep pengurangan konsumsi beras, dengan penggantian makanan pokok yang bukan beras, padahal tidak sama sekali. 

“Manfaat dari diversifikasi pangan yaitu untuk memperoleh nutrisi dengan nilai gizi yang lebih beragam serta seimbang. Hal ini juga berkaitan dengan pola hidup sehat dan kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan menanam dan memanfaatkan pekarangan, Megawati berharap kaum perempuan terutama ibu rumah tangga tak hanya terbantu mengurangi beban ekonomi, tetapi sekaligus bisa mengatur pola hidup sehat.

“Misalnya penyakit diabetes atau gula darah. Itu salah satu faktor kan komsumsi nasi yang tinggi kadar glukosanya. Sehingga dengan diversifikasi misalnya kita kadang konsumsi jagung atau singkong, ini akan menjadi pola hidup sehat yang baik,” katanya.

Megawati mengakui bahwa diversifikasi dan ketahanan pangan adalah hal yang menjadi tantangan bangsa Indonesia ke depan.

Resolusi Ketahanan Pangan juga sudah dimulai pemerintah sejak tahun 2023 ini. Selain untuk menghadapi resiko ekonomi global, juga untuk memastikan kecukupan pangam nasional terpenuhi dekade ke depan.

Namun, upaya untuk goal besar itu harus juga dimulai di daerah dengan melibatkan aktor-aktor utama dari kaum perempuan.

“Inshaa Allah kalau perempuan kita berdaya dan dilibatkan dalam setiap strategi pembangunan termasuk diversifikasi dan ketahanan pangan, semua goal besar pasti akan lebih mudah dan ada akselerasi dalam pencapaiannya,” tandasnya.(*)

 

 




Penumpang Bandara Melonjak, Sehari Pasca MotoGP 2023

PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat lebih dari 10 ribu penumpang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok sehari pasca-pergelaran MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika

JAKARTA.LombokJournal.com ~ General Manager Bandara Lombok, Rahmat Adil Indrawan mengungkapkan, tingginya angka pergerakan penumpang yang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok pada Senin (16/10/23) atau sehari pascapergelaran MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

Lonjakan penumpang di Bandara Lombok

Pihak  PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat lebih dari 10 ribu penumpang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok dalam sehari itu.

Diperkirakan tinginya lonjakan penumpang itu karena adanya aktivitas keberangkatan para penonton, pembalap, kru, dan ofisial tim MotoGP Mandalika 2023.

“Jumlah pergerakan penumpang kemarin memang cukup tinggi, tercatat ada 10.351 penumpang dengan rincian 6.571 penumpang yang berangkat dan 3.780 penumpang berangkat,” kata Adil, sapaan akrab Rahmat Adil Indrawan. 

Dikatakan, selama penyelenggaraan MotoGP 2023, Bandara Lombok melayani sebanyak 49.344 pergerakan penumpang pada periode 11-16 Oktober 2023, dengan rata-rata harian mencapai 8.224 penumpang per hari. 

Angka ini lebih tinggi 23 persen dari rata-rata harian penumpang pada Oktober 2023 yang sebanyak 6.698 penumpang per hari. 

BACA JUGA: Penonton MotoGP 2023 Mandalika 2023 Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Sebanyak 560 pergerakan pesawat udara atau rata-rata 93 pergerakan pesawat per hari turut dilayani pada periode yang sama, Jadi meningkat 31 persen dibandingkan rata-rata harian sebelumnya yang ada di angka 71 pergerakan pesawat.

“Puncak arus kedatangan penumpang di Bandara Lombok terjadi pada Jumat, 13 Oktober dengan total 8.819 penumpang, dengan 5.300 penumpang di antaranya tiba di Lombok. Sementara puncak arus keberangkatan penumpang terjadi pada Senin (16/10/2023) dengan total 10.351 penumpang, dengan 6.571 penumpang yang berangkat meninggalkan Lombok,” imbuh Adil.

Sementara itu, para pembalap, kru, dan ofisial tim telah meninggalkan Bandara Lombok, Senin (16/10/2023) untuk mengikuti seri selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Phillip Island pada 20-22 Oktober mendatang. 

Mereka menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA7080 jenis Boeing 777-300ER yang lepas landas pukul 10.35 WITA dan pesawat Malaysia Airlines MH8457 jenis Airbus A330-323 pada pukul 12.29 WITA. Kedua penerbangan berangkat menuju Melbourne, Australia.

Selain pelayanan penumpang, PT Angkasa Pura I Bandara Lombok juga mulai melayani penerbangan logistik kargo MotoGP 2023 yang akan diberangkatkan menuju tujuan selanjutnya. Keberangkatan penerbangan kargo dimulai pada Selasa (17/10/2023) dengan dua penerbangan menuju Australia, serta pada Rabu (18/10/2023) dengan dua penerbangan menuju Australia dan satu penerbangan tujuan Malaysia. Akan ada sekitar 480 ton kargo logistik MotoGP 2023 yang akan berangkat melalui Bandara Lombok kali ini.

BACA JUGA: Pj Gubernur NTB Dukung Kerja Sama Bidang Perbankan

“Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh tim di Bandara Lombok dan kolaborasi dengan stakeholder terkait, kami berhasil mendukung kesuksesan perhelatan MotoGP 2023. Kami berharap seluruh pelayanan di Bandara Lombok dapat memberikan kesan tak terlupakan kepada para pengguna jasa bandara,” harap Adil. ***