Rupiah Anjlok, Bisa Pengaruhi Ekonomi NTB

Langkah yang harus diambil Pemerintah Provinsi NTB, tetap menjaga pasokan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, seperi beras dan sembako lainnya

MATARAM.lombokjournal.com –  Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) sempat anjlok beberapa hari kemarin. Seperti diberitakan sejumlah media nasional, nilai tukar Rupiah melemah hingga ke level Rp.14.900 per Dollar AS.  Bahkan mendekati angka Rp.15.000 per Dollar.

Anjloknya nilai tukar rupiah itu akan berdampak terhadap perekonomian suatu daerah di Indonesia. Tak terkecuali di wilayah Porovinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengamat Ekonomi Universitas Mataram (Unram), Provinsi NTB, DR. M Firmansyah mengatakan, melemahnya nilai tukar Rupiah atas Dollar Paman Sam, Amerika Serikat, akan berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di Mataram atau di daerah NTB.

“Iya sedikit banyak akan berpengaruh,” ucapnya, kepada Lombok Journal.com saat dihubungi via WhatsApp, di Mataram, Sabtu (08/09) siang.

Dikatakan Firmansyah, melemahnya nilai Rupiah terhadap Dollar AS mau tidak mau mendrong  terjadinya inflasi, yakni terjadinya kenaikan harga sejumlah barang.

Terutama komoditi yang bahan bakunya berasal dari impor. Meskipun Itak disebutkan  berapa angka persentase inflasi tersebut.

“Biasanya disumbangkan produk yg sumber produk atau bahan baku dari Impor. Tahu tempe salah satunya. Kedelai dari impor.” ujarnya.

Pengusaha atau pelaku ekonomi, menurut Firmansyah, mereka akan mengambil langkah-langkah agar tetap bertahan dan berproduksi saat ekonomi kurang stabil.

“Tapi kemungkinan pengusaha menyikapinya dengan 2 cara, yaitu menaikkan harga atau harga tetap namun kurangi bahan,” sebutnya.

Menurut Firmansyah,  langkah yang harus diambil Pemerintah Provinsi NTB, harus tetap menjaga pasokan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, seperi beras dan sembako lainnya.

“Biarlah yang naik harganya itu produk sekunder bukan primer,” terang Firmansyah, dengan alas an kondisi sekarang cenderung tak bisa dikendalikan, namun tidak juga bisa diabaikan.

Selain itu, pria kelahiran Dompu, NTB ini, menambahkan, secara makro ekonomi masyarakat harus menggunakan atau membeli barang dalam negeri.

“Di ranah kebijakan makro itu wilayahnya otoritas moneter (Bank Indonesia). Kalau ranah mikro, ya kurangi penggunaan produk luar,” pungkas Firmansyah.

Razak




Operasi PAsar Bahan Pokok Dan Bahan Bangunan Di KLU, Hari Kamis

Warga  yang rumahnya rusak ringan bisa membeli bahan bangunan, agar bisa segera memperbaiki rumahnya

Hj. Putu Selly Andayani

MATARAM.lombokjournal.com — Dinas Perdagangan NTB akan melaksanakan Operasi Pasar Bahan Pokok dan Bahan Bangunan di Lombok Utara pada, Kamis (06/09).

“Ini beraitan dengan masyarakat KLU yang terkena gempa, diputuskan tanggl 6 akan dilakukan Operasi Pasar bapok dan bahan bangunan” ujar Hj. Putu Selly Andayani, hari Rabu (05/09).

Selly  menyatakan, kegiatan Operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari adanya berita hoax terkait adanya Harga Bapok (bahan pokok) dan bahan bngunan yng melonjak tinggi pasca gempa.

Pemerintah harus hadir, yakni Satgas bahan Bapok dan bangunan ikut turun dalam Operasi pasar (OP), lokasi  OP ini di depan pasar Tanjung.

“Pemerintah KLU menyiapkan tempat 200 meter untuk lokasi OP ini,” ujarnya.

Selly menambahkan, untuk bahan bangunan permintaan bahan bangunan akan diacatat terlebih dahulu baru di bawa ke lokasi OP.

“Dicatat  dulu, setelah dicatat baru besok diantarakan. Jadi apa yang diminta harus habis karena disna tidak ada tempat penyimpanan bahannya,” katanya.

Harga yang diberikan adalah harga pabrik dan akan mendapatkan diskon 5 persen untuk bahan bangunan.

Permakluman sudah disampaikan ke Pemerintah KLU, akan ada OP Bahan Bangunan. Jadi warga  yang rumahnya rusak ringan bisa membeli bahan bangunan, agar bisa segera memperbaiki rumahnya.

Rencana Operasi asar ini akan dilaksanakn  selama satu hingga dua bulan sesuai permintaan.

“Intinya bahah yang diperlukan harus dicatat,  lalu dihadirkan di tempat,” pungkasnya.

AYA




Peringati HUT Pasar Modal, OJK Lakukan Donor Darah

Palang Merah Indonesia (PMI) NTB sering  kekurangan pendonor untuk memenuhi kebutuhan darah bagi yang membutuhkan

Farid Faletehan

MATARAM.lombokjournal.com — Memperingati Hari Ulang Tahun Pasar Modal yang ke 41, Selasa (04/09), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  NTB menggelar kegiatan donor darah.

Kegiatan tersebut dilakukan bermaksud berbagi kepada sesama yang membutuhkan, terlebih untuk korban gempa Lombok .

“Kami menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT Pasar Modal,” ujar Kepala OJK Farid Faletehan

Farid menargetkan 150 kantong dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Pihaknya mengundang seluruh karyawan industri keuangan Serta pihak seperti Bank dan Asuransi untuk berpartisipasi.

“Kita mengundang 200 orang lebih dari pihak jas keuangan untuk melakukan  donor, karena kami menargetkan 150 kantong,” ujarnya

Farid menambahkan, saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) NTB sering  kekurangan pendonor untuk memenuhi kebutuhan darah bagi yang membutuhkan. Terlebih dengan adanya bencana gempa bumi beberapa waktu lalu, sudah pasti banyak korba gempa membutuhkan darah.

“Untuk itu kami menggelar donor ini untuk membantu stok darah di NTB ,Serta agar bisa darah- darah ini disalurkan ke orang yang mrmbutuhkannya,” pungkasnya.

AYA




Konversi Dari Minyak Tanah Ke Elpiji di Pulau Sumbawa Bulan Oktober

Konversi elpiji di Pulau Sumbawa sudah ditunggu sejak 2011. Padahal konversi elpiji di NTB sudah dimulai tahun 2011 lalu, tapi hanya khusus dilakukandi  Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com — Program konversi dari minyak tanah (Mitan) ke penggunaan gas elpiji 3 kilo di pulau Sumbawa segera diterapkan. Diperkirakan program tersebut dapat dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 mendatang,

Sales Executive Elpiji Pertamina IX Wilayah Lombok, Firdaus Sustanto mengatakan, konversi gas elpiji 3 kg subsidi estimasi Oktober 2018 sudah dapat mulai dilakukan. jumlah penerima gas elpiji di Sumbawa sebanyak 254 ribu.

“Sekitar 254 ribu paket perdana dan itu untuk seluruh Kabupaten Kota di Pulau Sumbawa,” tutur Firdaus, Senin (03/09) malam. .

Ia menyatakan,  penyaluran untuk gas elpiji 3 kg tersebut, ada beberapa tahapan. Direncanakan bisa diselesaikan secepatnya, agar seluruh warga Sumbawa bisa berhemat dengan menggunakan gas dibandingkan dengan minyak tanah yang harganya lebih mahal..

“Nanti ada tahapannya, rencana diselesaikan dalam waktu 1 bulan,” terangnya.

Sementara itu  ,Sekretaris Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat  (NTB) Zainal Abidin menuturkan,  program ini akan terealisasi setelah tender yang dilakukan  selesai dan  proses verifikasi ulang data penerima tabung gas elpiji.

“Setelah tender langsung dibagikan yang tahap pertama sekitar 70 ribuan,” katanya

Dijelaskannya, dilakukan verifikasi ulang data tersebut sebelum paket tabung gas elpiji dibagikan, karena mungkin datanya tidak tepat sasaran. Jika terdapat calon penerima yang sudah menggunakan tabung gas elipiji 12 kilo, maka secara otomatis mereka akan dihapus dari daftar penerima.

Konversi elpiji di Pulau Sumbawa sudah ditunggu sejak 2011. Padahal konversi elpiji di NTB sudah dimulai tahun 2011 lalu, tapi hanya khusus dilakukandi  Pulau Lombok.

Konversi elpiji di Pulau Sumbawa sering tertunda. Smula direncanakan tahun  2017 lalu. Namun baru sekarang  tahapannya telah selesai.  Dan harga jualnya pun berbeda dengan di Lombok.

“Pasti berbeda harganya di Lombok dengan  di Sumbawa, tetapi belum dipastikan harganya. Nanti Pertamina akan menetapkan,” jelasnya.

Dipastikan Zainal, untuk harganya tidak akan ada kenaikan karena ini merupakan produk dari pemerintah.

“Kalau yang produk pemerintah tidak ada yang naik,” pungkasnya.

AYA




Statistik Transportasi NTB, Bulan Juli 2018

Jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional naik sebesar 73,73 persen dari 12.317 orang menjadi 21.398 orang

MATARAM.lombokjournal.com — Badan Pusat Statistik (BPS) NTB merilis Jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada bulan Juli 2018 turun sebesar 27,70 persen dibandingkan bulan Juni 2018. Sedangkan jumlah penumpang berangkat naik 8,58 persen.

“Jumlah barang yang dibongkar melalui pelabuhan laut pada bulan Juli 2018 naik 12,25 persen dari bulan Juni 2018. Demikian halnya dengan barang yang dimuat juga naik yaitu sebesar 41,01  persen,” ungkap Kepala BPS NTB Suntono Senin (03/09).

Ia menyatakan, Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Juli 2018 sebanyak 200.079 orang, naik sebesar 6,10 persen dari bulan Juni 2018.

Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik sebesar 13,55 persen menjadi sebanyak 17.131 orang.

Jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Juli 2018 melalui penerbangan domestik sebanyak 206.164 orang, naik sebesar 25,22 persen dibandingkan bulan Juni 2018.

Demikian halnya dengan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional naik sebesar 73,73 persen dari 12.317 orang menjadi 21.398 orang.

Jumlah barang yang dibongkar pada bulan Juli 2018 melalui penerbangan domestik sebesar 790.103 Kg, naik sebesar 38,70 persen dari bulan Juni 2018. Barang yang dimuat di terminal dosmetik pada bulan Juli 2018 naik sebesar 19,77 persen dari bulan  sebelumnya.

“Sedangkan barang yang dimuat di terminal internasional pada bulan Juli 2018 turun 60,98 persen dibanding Juni  2018,” pungkasnya.

AYA




Deflasi  NTB Bulan Agustus 0,10 Persen, Lebih Besar Dari Angka Nasional

Laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Agustus 2018 sebesar 2,06 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Agustus 2017 sebesar 1,60 persen

MATARAM.lombokjournal.com — Bulan Agustus 2018, Nusa Tenggara Barat  (NTB) mengalami deflasi sebesar 0,10 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,69 pada bulan Juli 2018 menjadi 132,56 pada bulan Agustus 2018.

Badan Pusat Statistik ( BPS ) NTB merilis itu pada media hari Senin. “Angka ini lebih besar dibandingkan angka deflasi nasional yang tercatat sebesar 0,05 persen” Ujar Suntono selaku Kepala BPS NTB Senin (03/09).

Ia menyatakan Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,07 persen dan Kota Bima mengalami deflasi sebesar 0,21 persen.

Deflasi Nusa Tenggara Barat bulan Agustus 2018 sebesar 0,10 persen terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan dengan penurunan indeks pada Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 1,79 persen dan Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,04 persen. Sedangkan kenaikan indeks terjadi pada Kelompok Kesehatan sebesar 0,42 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,35 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,27 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,22 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 0,01 persen.

Sedang laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Agustus 2018 sebesar 2,06 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun kalender Agustus 2017 sebesar 1,60 persen.

“Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Agustus 2018 sebesar 3,42 persen, lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Agustus 2017 sebesar 3,89 persen,” pungkasnya

AYA

 

 




NTB masuk Nominasi Investasi Terbaik

Kriteria yang dinilai sehingga NTB  masuk nominasi yaitu bagaimana pelayanan, perizinan dan investasi, serta bagaimana volume investasi dalam progres 5 tahun. Kemudian bagaimana prospek ke depannya.

Lalu Gita Ariadi

MATARAM.lombokjournal.com — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam arward Indonesia aktraktif yang diselenggarakan salah satu media nasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, H Lalu Gita ArIadi menuturkan, nominasi itu merupakan salah satu acara media nasional. Nama acara tersebut adalah Indonesia aktraktif Award, dan NTB masuk dalam nominasi tersebut.

“Penyelenggaranya dari media nasional dengan berbagai kriteria-kriteria untuk sektor investasi kita dapat,” ujar Kepala DPMPTSP, H Lalu Gita Ariadi

Ia menjelaskan, nominasi lainya masuk juga ada dari DKI  Jakarta, Jawa barat, dan Jawa timur.  Karena NTB masuk nominasi, diminta untuk mempresentasikan progres-progres investasi, prospek kendala dan hal lainnya.

“Kita sudah lakukan itu, dan final akhirnya nanti insyallah pengumumannya dan penganugerahannya tanggal 14 September,” tambahnya.

Gita mengatakan, informasi NTB masuk dalam nominasi tersebut sebelum terjadinya gempa bumi Lombok. Namun ia berharap ke depannya bisa mendapatkan predikat dari nominasi yang ditentukan oleh pihak penyelenggara.

“Mudah-mudahan bisa dapat predikat gold, atau perak atau perunggu, seperti dikejuaran itu,” ungkapnya

Beberapa kriteria yang dinilai sehingga NTB  masuk nominasi yaitu bagaimana pelayanan, perizinan dan investasi, serta bagaimana volume investasi dalam progres 5 tahun. Kemudian bagaimana prospek ke depannya.

Tim penguji Indonesia Aktraktif Award itu dari pakar-pakar yang kompeten.

“Dilihat anatomi NTB itu diulas, nah kita kan prospek investasi, kemarin kita sebutkan KEK Mandalika, Sumbawa Barat dengan pembangunan smellter kemudian rencana global Samota, Sakosa, Sape Komodo Samiang,” jelasnya.

Daerah-daerah yang disebutkan Gita merupakan sebagai kawasan pariwisata yang ada di NTB. Kawasan pariwisata tersebut paparkan ketika presentasi saat itu.

“Ini profil investasi NTB kedepan, kemudian langkah-langkah semua itu dinilai,” ujarnya.

Bagaimana progres Mandalika setelah Kawasan ekonomi khusus (KEK) diulas, kemudian Newmont, PDAM NT, serta smellter  bagaimana prosesnya  setelah dibangun. Hal tersebut juga yang dapat di nilai untuk bisa masuk kedalam Indonesia Aktraktif Award, bersaing dengan 3 provinsi yang cukup baik.

“Menjadi kebanggaan kita bersaing dengan daerah punya katakanlah kelas relatif diatas kita,” pungkasnya

AYA

 




Bank of China Cabang Jakarta Serahkan Donasi RP100 Juta Untuk  Gempa Lombok

NU Peduli sebagai pelaksanaan kegiatan akan mendistribusikan donasi tersebut untuk beberapa kluster logistik, kesehatan, pendidikan dan lain-lain

lombokjournal,com

JAKARTA  ;   Gempa Lombok yang menelan korban jiwa dan harta benda serta menimbulkan penderitaan masyarakat, menarik simpati Bank of China (BOC)Cabang Jakarta untuk menyerahkan donasinya.

BOC Cabang Jakarta yang diwakili Country Manager,  Mr. Zhang Chao menyerahkan donasi gempa Lombok sebesar Rp100 juta kepada Sekretaris LAZISNU, AbdUl RAUF, M.Hum,  yang  disaksikan oleh Manager Bagian distribusi, Slamat, serta Manager IT dan Media, Wahyu Nurhadi.

Penyerahan donasi itu, Jum’at (22/08), di Kantor BOC Cabang Jakarta, Wisma Tamara, Jakarta.

Hadir pula saat itu Mr  Du Qi Qi, Asisten Country Manager Head of CorporateSupport Departemen, Ms Mie Mie, penanggung jawab donasi ini’

“Kami turut merasakan duka masyarakat Lombok karena gempa yang terjadi. Semoga dengan donasi  ini sedikit meringankan derita saudara-saudara di Lombok, ” ujar Country Manager BOC Cabang Jakarta, Mr Zhang Chao Yang.

Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana “BNPB” yang ditulis Kompas.com, hingga Selasa (21/08) tercatat 1.005 gempa susulan yang terjadi dan bencana jiwa tersebut telah merenggut 515 korban jiwa.

Sekretaris LAZIS NU, Abdul Rauf, M.HUM menyambut baik donasi dari BOC Cabang Jakarta. Menurutnya, hal ini sangat berguna untuk meringankan penderitaan masyarakat Lombok.

“Niat baik dari BOC Cabang Jakarta akan membantu korban di tengah-tengah bencana, ” ujarnya.

Abdul Rauf menjelaskan, donasi yang masuk NU CARE/LAZISNU akan diserahkan ke NU Peduli sebagai pelaksanaan kegiatan. Donasi tersebut akan didistribusikan untuk beberapa kluster;

  1. Kluster Logistik (beras, mie instan, telur, minyak goring, gula, biscuit, susu)
  2. Kluster penddikan (paket sekolah darurat dan trauma healing)
  3. Kluster Kesehatan (pelayanan kesehatan, PHBS, hygen kit, anita, konseling)
  4. Pengungsi dan perlindungan (family kit, terpal, tenda, selimut, tikar, popok bayi dan lansia, minyak telon)
  5. Sarana prasarana (toilet portable, MCK, Tempat ibadah, huntara)

Mr Zhang Chao Yang menyampaikan rasa hormatnya kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang selama ini telah memberikan dukungan dan perhatian besar pada pekembangan BOC Cabang Jakarta, serta seluruh pegawai yang berkerja sungguh-sungguh dan berdedikasi tinggi.

Selama bertahun tahun menghadapi ujian dan tantangan, BOC Cabang Jakarta tetap mempertahankan nilai-nilai korporasi yang mengutamakan ‘bertanggung jawab – integritas – professional – inovasi – solid – berprestasi’.

Hal itu membuat seluruh bisnis dapat berkembang dengan stabil, dan BOC Cabang Jakarta telah memberikan  kontribusi yang bermakna penting bagi kerjasama ekonomi dan perdagangan, serta hubungan persahabata antara Indonesia dan Tiongkok.

BOC Cabang Jakarta menjadi pilihan utama bagi perusahaan-perusahaan terkemuka dari Tiongkok untuk berinvestasi dan mengembangkan bisnis di Indonesia dalam llatar belakang ‘Satu Ikatan Satu Jalan’  (’One Belt One Road’).

Me




Pengusaha Tas Ketak Pun Juga Terdampak Gempa

Sebelum gempa pendapatan bisa mencapai 2 juta per hari, sekarang hanya sekitar 100-200 ribu

, Muhammad Afandi

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Pasca gempa yang terjadi pada dua pekan yang lalu membuat perekonomian di Lombok menurun, salah satu contohnya adalah pengusaha tas Ketak yang sedang naik daun.

Pengusaha tas Ketak ikut merasakan akibat gempa. Produk tas Ketak sekarang semakin sedikit peminat , terutama karena  penurunan  wisatawan yang ke Lombok karena gempa bumi yang melanda Lombok, membuat para pedagang sepi konsumen.

”Kadang saja ada yang beli, bahkan tidak ada sama sekali karena musibah ini. Kita juga takut-takut mau bukak toko,”  cerita  pengelola  toko UD. Bale Bambu di Gunung Sari, Muhammad Afandi, Rabu (21/08).

Peminatnya juga kadang ada yang beli kadang juga tidak. Konsumen jarang ada yang mau datang untuk melihat-lihat. Apalagi untuk membeli, untuk minggu kemarin dan minggu ini sepi.

Ia menuturkan, awal gempa seminggu tidak bukakarena trauma sekaligus takut gempa susulan yang terus terjadi minggu ini. Jadi otomatis toko juga DItutup.

“Untuk harga tas bervariasi dari yang kecil 75 sedangkan yang medium 100 dan yang besar 110,” ucapnya.

Pengunjung ada beberapa yang datang berkunjung dan membeli, terkadang orang sini untuk mengirim keluar daerah karena bisa dibilang tas Ketak masih sangat tenar sampai ke luar negeri.

Untuk pendapatan selama seminggu ini sangat minim karena efek sepinya peminat atau pengunjung yang dating.

“Dulu sebelum musibah gempa, pemasukan kami bisa mencapai 2 juta per hari. Tapi  saat ini rata-rata yang kami dapatkan pemasukan sekitar 100-200 ribu per hari dan penjualan yang lebih banyak membeli tas dan ingke dibandingkan kursi,” ujarnya.

Ia berharap ke depannya, agar musibah yang terjadi dilombok segera berakhir, agar peminatnya kembali meningkat seperti biasanya dan membuat pendapatannya naik.

“Ini aja banyak tukang yang masih takut untuk bekerja, bahkan bisa dikatakan sudah seminggu tukang tidak ada yang masuk karena trauma gempa,” pungkasnya.

AYA




Bantuan Pakan Ternak Untuk Ternak, Bukan Untuk Dikonsumsi Korban Gempa

Kementan melalui Ditjen PKH memberikan bantuan khususnya bagi peternak berupa pakan ternak, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan hewan

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com – Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Utara meluruskan dugaan sejumlah pengungsi, yang menduga bantuan pakan ternak diperuntukkan para pengungsi korban gempa.

Hal itu terkait viralnya penolakan sejumlah pengungsi korban gempa bumi yang mendapatkan bantuan pakan ternak yang disampaikan relawan Jokowi.

Tim dari Disnak KLU pun langsung terjun ke lapangan dan bertemu dengan sejumlah pengungsi yang mendapatkan bantuan ternak tersebut.

Kepala  Bidang Peternakan KLU, Adi Wibawa mengatakan, pakan ternak tersebut bukan berasal dari relawan Jokowi melainkan dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).

Kementan melalui Ditjen PKH, ujar Adi, pasca bencana gempa bumi yang melanda Lombok Utara dan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat Posko Peduli Gempa NTB. Dan memberikan bantuan khususnya bagi peternak berupa pakan ternak, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan hewan.

Bahkan untuk mempercepat penerimaan bantuan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, menginstruksikan Ditjen PKH untuk membentuk Tim Aksi Peduli Gempa yang terdiri dari Ditjen PKH (Pusat dan UPT), Dinas PKH Provinsi Bali, Dinas Kabupaten yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.

Tim tersebut telah bertugas di lapangan sejak terbentuk pada 5 Agustus 2018, sampai dengan saat ini.

Adi membantah bila bantuan pakan ternak tersebut untuk di konsumsi pengungsi korban gempa, dan disalurkan oleh relawan Jokowi. Ia menegaskan, bantuan tersebut murni sebagai kepedulian terhadap peternak.

“Tidak benar kalau bantuan ini oleh relawan Jokowi. Ini dari kementerian. Sebagai daerah penghasil sapi dan daerah peternakan, bantuan ini untuk mensuplai kebutuhan pakan ternak bukan untuk di konsumsi masyarakat,” ujar Adi.

Minta maaf

Bandi korban gempa yang memberikan keterangan pada video tersebut mengaku, tidak mengetahui bantuan tersebut berasal dari kementerian.

Iapun meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan semua pihak yang telah dituding tidak memperhatikan pengungsi dengan memberi pakan ternak.

“Saya tidak tahu kalau ini bantuan khusus untuk peternak, saya kira kita dikasi pakan untuk di konsumsi, saya pribadi minta maaf kepada bapak presiden Jokowi atas ketidaktahuan saya,” ujarnya menyesal.

Bantuan pakan ternak dan obat obatan ini di berikan kepada kelompok tani ternak di empat kecamatan diKabupaten Lombok Utara (KLU) yaitu Tanjung, Pemenang, Gangga, Kahyangan, sedangkan di Kabupaten Lombok Timur berada di 3 Kecamatan, yaitu Sembalun, Sambelia dan Pringgabaya.

Ada 9 Kelompok Tani Ternak (KTT) yang ada di Kabupaten Lombok Utara yang terkena dampak gempa antara lain:

  1. KTT Sri Datu dengan jumlah sapi sebanyak 295 ekor;
  2. KTT Mekar Sari dengan jumlah sapi sebanyak 142 ekor;
  3. KTT Baru Sadar + Pade Angen dengan jumlah sapi sebanyak 50 ekor;
  4. KTT Makmur Jaya dengan jumlah sapi sebanyak 50 ekor;
  5. KTT Pade Angen dengan jumlah ternaknya 300 ekor;
  6. KTT Bina Karya jumlah ternaknya 300 ekor;
  7. KTT Maju Sejahtera jumlah ternakya 70 ekor;
  8. KTT Tanjung Tilah dengan jumlah ternak sebanyak 50 ekor;
  9. KTT Telaga Gedong jumlah ternaknya sebanyak 50 ekor.

 

AYA (*)