Pemilihan Duta Bahasa, Ini Harapan Bunda Literasi NTB

Hj.Niken Widyawati yang juga Bunda Literasi NTB hadiri pembukaan finalis pemilihan duta Bahasa Nusa Tenggara Barat Tahun 2023

MATARAM.LombokJournal.com ~ Adanya Duta bahasa NTB akan menguatkan kembali penghargaan dan kebanggaan warisan bangsa Indonesia dalam hal ini bahasa pemersatu. 

Dan Duta Bahasa diharapkan terus  meningkatkan literasi, kecakapan berbahasa juga didukung oleh kekayaan literasi.

BACA JUGA: Wagub NTB Jelaskan Upaya untuk Capai Desa Gemilang

Hj Niken hadiri acara Pemilihan Duta Bahasa Busa Tenggara Barat
Bunda Literasi NTB

Pesan itu disampaikan Hj. Niken Widyawati yang juga Bunda Literasi NTB dalam pembukaan finalis pemilihan duta Bahasa Nusa Tenggara Barat Tahun 2023 di Hotel Aston Mataram, Kamis, (11/05/23) 

“Tertuang diantara tiga deklarasi sumpah pemuda, bahwa pemuda telah bersumpah, berbahasa satu bahasa Indoensia,” ungkap Hj. Niken.

Bunda Literasi NTB juga berharap kepada pemuda-pemuda NTB agar meningkatkan literasi, kecakapan berbahasa juga didukung oleh kekayaan literasi. Kegiatan seperti ini akan disuport dan diapreasiasi untuk memajukan kabanggaan bangsa Indonesia 

Sebelumnya, Kepala Kantor Bahasa NTB Dr. Puji Retno Hardiningtyas, S.S., M.Hum dalam laporannya memaparkan, pihak Kantor Bahasa telah melakukan tahap seleksi sebanyak 164 peserta kemudian terjaring 50 yang lulus administrasi hingga terdapat 20 finalis 

BACA JUGA: Desainer NTB Didorong untuk Tingkatkan Kualitas Produk

“Hari ini akan terpilih siapa pemenang satu, dua dan tiga serta pemenang favorit,” kata perempuan yang akrab disapa Dr. Puji ini 

Dr. Puji menjelaskan, dalam kantor bahasa ada tiga program yang harus di lakukan oleh Duta bahasa. Pertama, adalah Abdi bahasa, bagaimana anak muda NTB senantiasa melakukan pengabdian dan pembinaan bahasa dan sastra.

Kedua, jaga bahasa yakni bagaimana menyelaraskan bahasa di NTB. Dan ketiga, adalah Niaga bahasa, yakni bagaimana Anak muda NTB mampu mempromosikan pariwisata NTB sampai ke manca negara. 

BACA JUGA: Bunda Niken: Sukseskan Event Lombok Sharia Festival (LSF)

“Hal itu sesuai dengan Trigatra Bangun Bahasa, semboyan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. Yakni, Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan Kuasai Bahasa Asing,”.kaya DR Puji. ***

 




Bunda Niken: Sukseskan Event Lombok Sharia Festival (LSF) 

Bunda Niken mendukung suksesnya Lombok Sharia Festival (LSF) 2023 yang ikut memperkuat perekonomian dan budaya daerah NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menerima audiensi dari Hijabersmom Community Indonesia Cabang Lombok yang akan menyelenggaraan event Lombok Sharia Festival (LSF) di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (10/05/23). 

BACA JUGA: Gubernur NTB Lakukan Groundbreaking Sirkuit Selaparang

Bunda Niken sapaan akrabnya menyambut baik dan siap memberikan support atas berbagai event yang akan berlangsung. 

Bunda Niken mendukung penyelenggaraan Lombok Sharia Festival

“Kita tentunya siap mensuport dan terus mendukung agar suksesnya acara,” tutur Bunda Niken. 

Event LSF 2023 bertujuan mendukung pengembangan industri fashion di Indonesia, Hijabersmom Community Indonesia Cabang Lombok kembali akan mengadakan event LOMBOK SHARIA FESTIVAL (LSF) 2023 pada tanggal 13 s.d 14 Mei 2023 di Lombok Epicentrum Mall.

BACA JUGA: Murah Meriah Harga Tiket MXGP, Mulai Rp25 Ribu

“Di mana event LSF ini merupakan sinergi kreatifitas dan bisnis dalam fashion ini diharapkan dapat ikut memperkuat perekonomian dan budaya daerah Provinsi NTB dan UMKM lainnya melalui bidang fashion,” tutur Ina Pariska selaku ketua panitia LSF. 

Selain itu, Event LSF 2023 akan menampilkan brand designer Indonesia, dan karya desainer tanah air yang tergabung dalam Hijabersmom Community serta designer NTB dalam rangkaian  Fashion show di panggung runway yang mengedepankan  produk lokal. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Membuka Porseni FKPPMS 2023

Ada juga kegiatan charity, festival kuliner halal, lomba fashion show anak, lomba hafalan alquran ayat-ayat pendek dan sharing session bersama Bank Indonesia. ***

 

 

 




Gubernur NTB Membuka Kegiatan PORSENI FKPPMS 2023

Dalam pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (Porseni), Gubernur NTB menekankan kebersamaan dan persahabatan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Seluruh peserta Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (Porseni) selalu mengedepankan kebersamaan dan persahabatan antar pemain.

BACA JUGA: Murah Meriah, Harga Tiket MXGP Mulai Rp25 Ribu

Pesan Gubernur NTB saat buka PORSENI, jaga persaudaraan dan kebersamaan

Pesan itu Gubernur NTB, Zulkieflimansyah disampaikan saat menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSENI) oleh Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Sumbawa (FKPPMS) 2023, di Gelanggang Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Selasa (09/05/23).

Bang Zul sapaan Gubernur NTB menekankan kepada seluruh peserta, tidak perlu mengejar juara 1 kalau untuk itu harus mengorbankan persahabatan dan persaudaraan. 

BACA JUGA: Sirkuit MXGP Selaparang Dikelilingi Pemandangan Indah

“Tidak apa-apa kita juara dua, tidak apa-apa juara empat, tapi ketemu sahabat baru, syukur-syukur ketemu pasangan hidup di masa yang akan datang,” jelasnya. 

Gubernur berharap, agar Porseni berjalan dengan lancar dan persaudaraan terjalin semakin kuat. ***

BACA JUGA: Pejabat Eselon II NTB Membuat Orang Sasak Tersinggung

 




Destinasi Wisata Taman Surga Rinjani di Lombok Timur

Lombok Timur punya destinasi wisata baru, Taman Surga Rinjani yang dirsmikan Gubernur NTB, dilengkapi berbagai wahana untuk spot foto

LOTIM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmi meresmikan destinasi wisata Taman Surga Rinjani di Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Selasa (09/05/23).

BACA JUGA: Sukseskan Event Lombok Sharia Festival (LSF)

Gubernur NTB didampingi Bupati Lotim usai meresmikan destinasi wisata Taman Surga Rinjani

“Indah sekali tempatnya untuk menenangkan jiwa,” kata Gubernur NTB.

Taman Surga Rinjani Sembalun, merupakan destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman baru dalam berwisata. Dengan fasilitas berbagai wahana seperti Sepeda gantung, karpet aladin, tangan raksasa, kapal nabi nuh, resto, taman surga, aquarium, air terjun, perosotan dan berbagai wahana lainnya.

BACA JUGA: Gubernur NTB Lakukan Groundbreaking Sirkuit Selaparang

Waktu beroperasi pada hri seni hingga jum’at pukul 09.00 – 18.00 WITA dan Sabtu hingga Minggu dan tanggal merah pukul 08.00 – 20.00 WITA. Harga tiket untuk dapat masuk ke Taman Surga sebesar Rp. 20.000.

Selain permainan wahana yang disediakan tempat ini, ada juga berbagai spot foto menarik yang bisa di coba wisatawan untuk lebih instagramable.

BACA JUGA: Murah Meriah, Harga Tiket MXGP, Mulai Rp.25 Ribu

Berbagai spot foto tersebut adalah sepeda gantung, tangan raksasa, karpet aladin, perosotan, air terjun, akuarium, perahu Nabi Nuh, 6 jenis ayunan, taman bunga dan berbagai tempat yang Instagrammable lainnya. ***

 

 

 




Pejabat Eselon II NTB Membuat Orang Sasak Tersinggung 

Rachmat Hidayat minta Bawaslu turun tangan, statemen Pejabat Eselon II Pemprov NTB dinilai terlibat politik praktis

MATARAM.LombokJournal.com ~ Rachmat Hidayat mengingatkan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah untuk menindak tegas pejabat Pemprov NTB yang terlibat politik praktis.

Hal tersebut dilakukan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB yang juga Anggota DPR RI ini menyusul, beredarnya potongan video pidato sambutan Kepala Dinas Sosial NTB, Ahsanul Khalik di berbagai group WhastApp. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Lakukan Groundbreaking Sirkuit Selaparang 

Rachmat Hidayat mendesak Gubernur NTB menindak Pejabat Eselon II NTB yang terlibat politik praktis
Rachmat Hidayat

Potongan video itu diketahui merupakan sambutan Ahsanul saat mewakili Gubernur dalam acara halalbihalal Himpunan Masyarakat Lombok (HIMALO) di perantauan yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Ahad (07/05/23).

Dalam potongan video tersebut, Ahsanul dinilai masuk dalam ranah politik praktis.

“Saya berharap muncul orang-orang Sasak yang hebat untuk memimpin NTB ini. Tetapi dia harus paham betul tentang ke-Sasak-annya dan tentang ke-NTB-annya. Tetapi kalau belum ada, ya biarkan Bang Zul dulu nanti kan periode kedua,” kata Kadis Sosial, Ahsanul Khalik.

Pidato Ahsanul yang bernada politik praktis itu mendapat reaksi dari Rahmat Hidayat.

Menurut Rachmat, pidato Ahsanul Khalik secara terbuka di hadapan hadirin dalam acara tersebut, dinilai sebagai tindakan politik praktis yang dilakukan pejabat eselon II NTB.

”Gubernur harus mengambil tindakan tegas terhadap jajarannya yang sudah terang-terangan terlibat politik praktis semacam ini,” kata Rachmat, Selsa (09/05/23).

BACA JUGA: Posyandu Keluarga Turunkan Angka Stunting dan AKIB di NTB

Rachmat sedang berada di Jogjakarta untuk kunjungan Komisi VIII DPR RI, dan kiriman potongan video pidato Ahsanul khalik diterimanya dini hari dari sejumlah tokoh masyarakat Sasak. 

Tokoh Sasak Geram

Banyak di antara para tokoh yang menyampaikan langsung kegeramannya pada pidato Ahsanul pada Rachmat.

Dini hari itu pula, Rachmat langsung menghubungi Sekretaris Daerah NTB, HL Gita Ariadi, agar ada tindakan tegas terhadap seluruh ASN lingkup Pemprov NTB yang terlibat politik praktis. 

Lalu Gita Ariadi selaku Sekda NTB, merupakan panglima para ASN di Pemprov NTB. Namun, menyampaikan jawaban pada dirinya Rachmat, kewenangan penindakan ada pada Gubernur NTB sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian.

Saat yang sama, Rachmat juga menghubungi Gubernur Zul melalui sambungan telepon. Respon baru didapat selepas pagi. 

Kepada Rachmat, Gubernur Zul mengaku akan memanggil Ahsanul terkait hal tersebut.

Acara halalbihalal Himalo tersebut diketahui dihadiri sekitar seribu diaspora Lombok yang kini tinggal di Jakarta dan sekitarnya. 

Saat berpidato, Ahsanul juga dinilai berpotensi memecah belah sesama warga NTB.

“Yok daripada yang masuk yang bukan orang NTB. Kan ada juga orang di luar NTB kan kepengin juga dia nyalon jadi gubernur NTB. Ya jangan bermimpilah. Kita bangsa Sasak harus mengatakan itu. Jangan bermimpilah. Bukan berarti kita kesukuan. Ndak. Tetapi kita harus memahami bahwa kita memang memiliki orang-orang yang memiliki kemampuan untuk itu.”

Rachmat menegaskan, selain politik praktis, apa yang disampaikan Ahsanul Khalik tersebut juga berpotensi memecah belah. Menegasikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sementara di sisi lain, apa yang disampaikan Ahsanul bisa ditafsirkan khalayak, sesungguhnya saat ini tidak ada tokoh Sasak yang pantas menjadi gubernur memimpin NTB.

”Sebagai pejabat eselon II, Ahsanul telah memberikan pembelajaran yang tidak baik. Sebab, semua masyarakat, seluruh warga, boleh menjadi apa saja di Republik ini selama tidak dicabut hak politiknya entah dia Suku Sasak, Suku Samawa, Suku Mbojo, ataupun warga negara Indonesia lainnya,” tandas Rachmat.

Bawaslu diminta turun tangan

Karena itu, politisi berambut perak ini juga mendesak agar Bawaslu juga turun tangan. Ahsanul disebutnya harus diperiksa. Termasuk pejabat lain di Pemprov NTB yang memiliki indikasi yang sama yang terlibat politik praktis.

Ditegaskannya, tidak hanya di tahun politik seperti saat ini, narasi-narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat harusnya tidak mendapat tempat. 

Pun pejabat-pejabat yang merupakan abdi negara yang terlibat politik praktis juga sudah sepatutnya ditindak tegas, bukan justru sebaliknya diberi panggung.

”Politik itu bermartabat. Tidak bisa meraih segala sesuatu dengan segala cara. Nggak boleh begitu. Pasti setiap orang Sasak yang mendengar apa yang disampaikan dalam potongan video itu juga berpotensi tesinggung,” tandas Rachmat.

BACA JUGA: Wagub NTB Apresiasi Posyandu Mawar Kebon Bawak Ampenan

Ia mempertanyakan, apa kapasitas Ahsanul untuk menyampaikan hal tersebut. Dalam kapasitas mewakili Gubernur atau mewakili Sekda, apa yang disampaikan Ahsanul sudah sangat offside

Kalau pun hendak bercanda, dinilainya sangat tidak sensitif dan tidak pada tempatnya.

”Ini sama saja, mau masuk surga tapi menohok teman sendiri. Masuk surga harus dengan mulus. Harus dengan iman dan perilaku yang baik,” tandas Rachmat.

Ditegaskannya, dirinya akan terus mengingatkan Gubernur Zulkieflimansyah untuk terus menindak tegas ASN yang berpolitik praktis tersebut. 

Sebab, perilaku politik praktis dari para pejabat, justru bisa menjadi kampanye negatif yang malah bisa mendiskreditkan gubernur. ***

 

 




Sirkuit MXGP Selaparang, Dikelilingi Pemandangan Indah

Sirkuit MXGP Selaparang cukup menguntungkan, mudah diakses dan mempunyai panorama indah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Desainer Sirkuit MXGP Bandara Selaparang Mataram, Noval Hadi mengungkapkan pandangan khusus terkait Sirkuit MXGP ex Bandara Selaparang di Kota Mataram.

 Menurutnya meski dibangun di tengah kota, sirkuit MXGP Selaparang memiliki keuntungan, mudah diakses dan dikelilingi pemandangan alam indah. 

 “Track MXGP di Lombok ini termasuk flat track (tanpa kontur tanah asli) sehingga desainnya akan mengikuti view yang ada,” kata Noval.

Ia mengatakan itu di depan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, dan Kepala OPD terkait, Selasa (9/5/2023) pada Groundbreaking Sirkuit MXGP 2023 di ex Bandar Udara Selaparang, Mataram.

Noval menngurai, layout track akan menempati lahan seluas 500 x 144 meter dengan panjang lintasan 1,6 kilometer dengan 16 tikungan. 

Dengan basic lahan yang rata (flat), Noval menggambarkan sirkuit MXGP Lombok seperti grass track indoor dengan standar internasional. 

“Layout ini juga sudah memiliki fasilitas skybox, vvip dan public area tapi untuk handicap (tingkat kesulitan) masih kami rahasiakan,” sebutnya. 

Sementara itu, komandan lapangan MXGP Lombok, dr L Herman Mahaputra mengatakan, nama resmi sirkuit ini belum ditentukan.

 “Sambil jalan nanti dengan pembangunan sirkuit,” ujarnya. 

Ia menamabahkan, pembangunan sirkuit Lombok akan berbiaya lebih murah karena material diperoleh dari area sekitar ex bandara. ***

 

 




Murah Meriah, Harga Tiket MXGP Mulai Rp 25 Ribu

Memang murah meriah, harga tiket MXGP 2023 kelas festival harganya Rp 50.000 untuk 2 hari, atau Rp. 25.000 per harinya 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) 2023 harganya tak akan membuat kantong jebol.

BACA JUGA: Gubernur NTB Lakukan Gorundbreaking Sirkuit Selaparang

Event yang akan berlangsung di Sirkuit Samota dan Eks Bandara Selaparang Kota Mataram ini, harga tiketnya murah meriah alias tak akan membuat kantong jebol. 

Humas MXGP, Baiq Yulia menjelaskan, Selasa (09/05/23) harga tiket yang dijual. Untuk kelas festival dibandrol seharga Rp 50.000 untuk 2 hari, atau Rp. 25.000 per harinya. 

BACA JUGA: MXGP Samota 2023, Dimeriahkan dengan “Trabas Dompu Great Adventure

Paddock hanya Rp.200.000 untuk 2 hari atau Rp. 100.000 per harinya. VVIP Rp. 4 juta per dua hari atau Rp.2juta per harinya. 

Dan VIP hanya Rp. 3juta untuk 2 hari atau Rp. 1,5 juta pe rharinya. 

“Seluruh harga tiket itu untuk 2 days pass. Jadi emang murah banget,” jelas Yulia. 

Yulia menambahkan, untuk harga tiket paddock terpisah, jika para penonton ini berkeliling ke wilayah paddock tinggal nambah biaya. 

BACA JUGA; Posyandu Keluarga Trunkan Stunting dan AKIB di NTB

Tiket MXGP juga sudah bisa dibeli melalui tiket.com dan para pembeli yang tidak ingin mengantri atau datang langsung, bisa memesan via aplikasi tiket.com. ***

 

 




Gubernur NTB Lakukan Groundbreaking Sirkuit Selaparang

Pngembangan kawasan eks Bandara Selaparag, menurut Gubernur NTB, akan menggeliat seiring akan digelarnya kejuaraan internasional Motocross 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Setelah sukses sebagai tuan rumah event internasional balap motor dunia MXGP, kini NTB kembali akan menggelar event serupa di eks Bandara Selaparang, Mataram.

Gubernur NTB yang biasa disapa Bang Zul melakukan groundbreaking Sirkuit MXGP di Eks Bandar Udara Selaparang, Mataram, Selasa (09/05/23). Sirkuit Selaparang di Kota Mataram siap menggelar Seri MXGP Lombok 2023.

BACA JUGA: Gubernur NTB Nobar Grasstrack bersama Masyarakat

Acara groundbreaking dilakukan Gubernur NTB bersama jajaran Pemprov NTB

Bang Zul kembali menorehkan sejarah perhelatan sport tourism (wisata olahraga), dengan menggelar kejuaraan balap motor yang fenomenal. 

Dengan groundbreaking diyakini, pengembangan kawasan ex Bandara Selaparang akan menggeliat seiring akan digelarnya kejuaraan internasional Motocross pada bulan Juni mendatang. 

“Menggelar dua seri MXGP di NTB tidak nudah tapi eksternalitas dan dampak ekonomi dari penyelenggaraan di ex bandara ini akan sangat luarbiasa di masa depan,” kata Gubernur Bang Zul.

Ia mengungkapkannya di depan Kadis Kominfotik NTB dan seluruh Kabid, Kadis PUPR, Kadispora, Dirut RSUP NTB, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, unsur PT Angkasa Pura Persero dan Asisten I Setda Kota Mataram.

BACA JUGA: MXGP Samota 2023 Dimeriahka dengan “Trabas Dompu Great Adventure”

Dikatakanya, setelah sukses menggelar MXGP Samota tahun lalu, NTB diganjar  penghargaan sebagai penyelenggara sesi MXGP terbaik. Karena itu, tahun ini INFRONT memutuskan menambah seri di Pulau Lombok. 

Dikatakan Bang Zul, meski penyelenggaraan MXGP kurang menguntungkan secara finansial namun pengembangan kawasan akan sangat menguntungkan. 

“Di kawasan Samota sekarang telah banyak dibangun pemukiman pemukiman baru yang menumbuhkan fasilitas ekonomi lainnya selain wisata,” terang Bang Zul. 

Demikian pula dengan gelaran MXGP di Pulau Lombok yang dibangun di lahan ex Bandara seluas 68 Ha, pengelolaan kawasan milik Angkasa Pura oleh Pemprov NTB ini akan potensial menggerakkan ekonomi, pasca penyelengaraan event tersebut. 

Salah satunya adalah training center dan coaching clinic atlet motor, maupun event skala besar nasional dan internasional lainnya. Mengingat  lokasi ex Bandara itu yang strategis di tengah kota. 

Hal senada diungkapkan, desainer Sirkuit MXGP Selaparang yang memastikan sirkuit Motocross di tengah kota  dengan lanskap keindahan alam jarang ditemukan. 

“Tidak saja di tengah kota yang mudah diakses penonton nantinya tapi juga ambience (nuansa) alam sekitar akan menambah keindahan sirkuit,” ucapnya. 

BACA JUGA: Murah Meriah, Harga Tiket MXGP Mulai Rp25 Ribu

Setelah groundbreaking, pembangunan sirkuit direncanakan berlangsung hingga H – 1 penyelenggaraan pada Juni mendatang. ***

 




Posyandu Keluarga Turunkan Angka Stunting dan AKIB di NTB

Dinas Kesehatan NTB didorong untuk lebih masif bekerja sama dengan Posyandu Keluarga yang ada di seluruh kabupaten/kota di NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Posyandu Keluarga di Provinsi NTB yang makin massif terbukti berperan turunkan angka stunting, serta angka kematian ibu dan bayi (AKIB). 

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah minta Dinas Kesehatan dan seluruh stake holder terkait untuk dapat meningkatkan kerjasama. Dinas Kesehatan Provinsi NTB juga didorong berkolaborasi dengan sepuluh kabupaten dan kota di NTB. 

BACA JUGA: Wagub NTB Apresiasi Posyandu Mawar, Kebon Bawak Ampenan

Wagub NTB mendorong Dinas Kesehatan NTB kolaborasi dengan Posyandu Keluarga di seluruh NTB
Wagub NTB, Hj Stti Rohmi Jalillah

“Provinsi NTB harus rutin berkolaborasi dengan sepuluh Kabupaten/kota secara intens,” kata Wagub.

Ia mengatakan itu di hadapan jajaran Dinas Kesehatan Prov NTB pada rapat Progress Program Kerja Dinas Kesehatan NTB Triwulan 1 di Kantor Dinkes NTB, Senin (08/05/23).

Kepala Dinas Kesehatan NTB H. Lalu Hamzi Fikri mengungkapkan, fungsi Posyandu Keluarga sebagai wadah edukasi dan screening kesehatan bagi masyarakat, akan terus ditingkatkan. 

“PR kita menurunkan angka stunting dan angka kematian ibu dan bayi lebih kencang lagi,” kata mantan Dirut RSUP NTB ini. 

BACA JUGA: NTB Bertekad Menyelesaikan 5 Pilar Sanitasi

Dijelaskan, angka kasus stunting sampai dengan triwulan 1 di tahun 2023 sebesar 14,76 persen. Sebelumnya, tahun 2022 stunting NTB berada di angka 19.23, menurun dari tahun 2021 dimana stunting di angka 16.84.  

“Kasus kematian ibu sampai dengan triwulan 1 di tahun 2023 sebesar 26 kasus. Sementara sebelumnya, di tahun 2022 sebanyak 97 kasus, menurun dari tahun 2021 sebanyak 144 kasus,” ujarnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Melarang Ada Bullying di Sekolah

Menurutnya, kasus kematian bayi sampai dengan triwulan 1 di tahun 2023 sebesar 196 kasus kasus. Sementara sebelumnya, di tahun 2022 sebanyak 788 kasus, menurun dari tahun 2021 sebanyak  811 kasus. ***




Wagub NTB Apresiasi Posyandu Mawar Kebon Bawak Ampenan

Posyandu Mawar mendapat apresiasi Wagub NTB, yang berhasil turunkan 18 kasus stunting jadi 9 kasus stunting

MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi menurunnya kasus stunting di Posyandu Mawar, Kebon Bawak, Pejeruk, Ampenan.

Di Posyandu Mawar terhitung pada bulan Februari 2023 memiliki 18 kasus stunting, dan pada bulan Mei 2023 berhasil turun menjadi 9 kasus stunting

BACA JUGA: NTB Bertekad Selesaikan 5 Pilar Sanitasi

“Posyandu di Mataram bagus, angka stunting turun terus, Harus semakin rajin lagi diyakinkan agar semua yang stunting dapat selesai, kalau ada yang terdapat kelainan harus di rujuk,” tutur Ummi Rohmi saat melakukan kunjungan di Posyandu Mawar, Pejeruk Ampenan Senin (08/05/23).

Ummi Rohmi terus mengingatkan agar tetap mengkonsumsi dua butir telur ayam sehingga kebutuhan proteinnya dapat terpenuhi.

“Jangan lupa makan telur setiap hari, ibu-ibu juga jangan lupa memberikan asupan alami kepada anak-anak,” ungkap Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Gubernur NTB Nobar Grasstrack Nersama Masyarakat

Sementara itu, Ketua Posyandu Mawar, Sumiarni mengatakan bahwa dari posyandu terus bergerak aktif memantau perkembangan anak – anak ekitar, sehingga bisa dengan cepat mengatasi kasus stunting.

“Kita ada Tim Pendampingan Keluarga jadi setiap bulan akan di pantau perkembangannya,” tuturnya.

Selain itu, terus dilakukannya konseling kepada ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita sehingga bisa melihat makanan apa saja yang sudah diberikan agar gizi yang diberikan kepada anak – anaknya dapat seimbang.

BACA JUGA: Musrenbang 2023, Gerakkan Gagasan dan Inovasi Masyarakat

“Kita adakan konsling juga, anaknya itu diberikan makanan seimbang, tidak lupa meberikan telur, karena merupakan salah satu protein yang bisa menambah berat badan ,” tutupnya.***