Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Saat menghadiri Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting, kader Posyandu ditekankan  agar menggunakan alat yang standar dalam pelayanan kesehatan

LOTIM.LombokJournal.com ~ Para kader Posyandu diminta menggunakan peralatan Posyandu yang standar untuk menimbang dan mengukur, agar hasilnya akurat dan valid.

Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan itu saat mengunjungi pelaksanaan Gerakan Gotong Royong Bhakti Stunting, bertajuk “Pemberian Protein Hewani Tuntaskan Stunting” di Desa Jenggik Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur, Rabu (31/05/23).

BACA JUGA: Kolaborasi dan Sinergitas NTB Care, APDL dan BAZNAS RI

Wagub NTB menghadiri pelaksanaan gotong royong bakti stunting

“Untuk menciptakan pelayanan posyandu yang berkualitas harus menggunakan alat yang standar, seperti alat timbangan elektrik, antropometri dan lain sebagainya untuk mendapatkan data yang akurat dan valid,” tegas Umi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Selain itu, Umi Rohmi meminta pihak Kepala Desa untuk menganggarkan peralatan posyandu yang standar.

“Alangkah baiknya masing-masing posyandu memiliki timbangan elektrik dan fasilitas pelayanan pendukung lainnya karena anggaran desa itu diperuntukkan untuk peralatan posyandu dan honor kader serta pembinaan kader,” ungkapnya.

Dikatakan, Posyandu Keluarga  di NTB sudah 100 persen. Sehingga permasalahan sosial bisa diedukasi lewat posyandu, tidak hanya melayani masalah kesehatan gizi anak.

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Mampu Lunasi Hutangnya

“Posyandu ini sebagai tempat edukasi berbasis dusun, tidak hanya melayani masalah kesehatan gizi anak, melainkan bisa mengedukasi tentang bahayanya narkoba, pernikahan dini dan permasalahan sosial lainnya, yang penting posyandunya berkualitas,” kata Ummi Rohmi.

Umi Rohmi mengapresiasi Posyandu Mandalika Samang, sudah bintang tiga Gemilang. Rumah kader dinilai bagus  yang dijadikan lokasi pelayanan posyandu sehingga cukup representatif.

Sementara itu, Ketua Posyandu Mandalika Samang, Baiq Endang Ningsih menyampaikan terimakasih atas kedatangan buk Wagub. 

“Mewakili kader senang sekali bisa dikunjungi. Semoga bisa menjadi inspirasi penyemangat bagi kader untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ex Bandara Selaparang, Epicentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru

Disebutkan, sasaran anak bayi balita yaitu terdapat 121. Angka stunting sebelumnya terdapat 19 anak, hingga saat ini masih tersisa 5 yang masih diintervensi. 

Selain itu, ia berharap para kader terus dibimbing dan diberikan pelatihan dalam melakukan tugas-tugas kader dan lain sebagainya untuk meningkatkan kapasitas para kader. ***

 

 

 




Kolaborasi dan Sinergitas NTB Care, APDL dan BAZNAS RI 

NTB Care, APDL dan Baznas RI melakukan kolaborasi membantu disabilitas di Lombok Timur, agar memberi langkah positif ke depan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kolaborasi dilakukan tiga lembaga yaitu NTB Care, Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI).

BACA JUGA: Gotong Royong Bhakti Stunting di Lombok Timur

Kolanorasi NTB Care, Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) dan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI), menyalurkan bantuan kepada disabilitas

Ketiganya menyalurkan bantuan pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, Brace, dan Afo kepada 14 Orang dan 15 Unit alat bantu untuk diberikan kepada disabilitas Nusa Tenggara Barat, Rabu (31/05/23) di City Hotel. 

Sri Agustini, Ketua APDL Pusat Bandung menjelaskan terkait bantuan gerak kaki palsu.

“Alat bantu yang diberikan berupa kaki palsu, Brace, Brace ini merupakan alat untuk penyangga kaki yang lemas, dari bawah telapak kaki sampai ke pangkal paha. Termasuk untuk terapi kaki agar bisa berdiri, sedangkan Afo alat bantu yang berfungsi menguatkan engkel telapak kaki,” jelasnya.

Tentang disabilitas, Sri AgustinI menuturkan, disabilitas bukan melulu yang diberikan bantuan tapi disabilitas juga bisa memberikan bantuan kebaikan sekecil apa pun.

BACA JUGA: Anugerah Merdeka Belajar Tingkat untuk NTB

“Itu yang terpenting bisa memberikan bantuan. Kepada teman-teman penerima manfaat semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat, dan memberikan langkah positif ke depan,” kata Ketua APDL Pusat Bandung itu. 

Untuk pengukuran dan pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, APDL mendatangkan langsung dari Yayasan Anugerah Jaya Disabilitas Karawang, Jawa Barat yang dibina langsung oleh BAZNAS RI

Simbol kekuatan

Ketua Baznas Provinsi NTB diwakili Ketua 1, Lalu Fatimura Farhan menyampaikan, Baznas ingin menegaskan, pemasangan alat bantu ini merupakan simbol kekuatan, ketegaran dan kebersamaan kita.

“Teman-teman (disabilitas) jangan pernah merasa sendiri,” katanya

Pada kesempatan sama, Staf Ahli Gubernur bidang sosial dan kemasyarakatan menyampaikan pesan dan salam Takzim Gubernur Zulkieflimansyah.

“Keterbatasan fisik bukan lah penghambat untuk berkembang. Tetap semangat dalam melangkah,” ujar Lalu Fatimura Farhan..

Ia menyampaikan ajakan untuk membangun empati dan kesadaran masing-masing. Dan melalui kolaborasi ini, diharapkan menjadikan NTB contoh nyata yang dapat memberikan perubahan sosial secara nyata.

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua Donatur semoga Allah swt membalas kebaikan kita semua. Dan Semoga kerja sama ini tetap berlanjut ke depan untuk mewujudkan NTB  gemilang,” ujarnya. 

Agenda pemasangan alat bantu gerak kaki palsu, Brace, dan Afo itu juga dihadiri Direktur Utama Bank NTB Syariah, BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kota Mataram. ***

 

 




Industrialisasi di NTB Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Meski sektor pertambangan diambil, program industrialisasi berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi, dan tertinggi secara nasional

KLU.LombokJournal.com ~ NTB menjadi salah satu yang  pertumbuhan ekonominya tertinggi secara nasional, karena. NTB mampu menggerakkan geliat industrialisasi.

BACA JUGA: Anugerah Merdeka Belajar untuk NTB

Gubernur NTB mengatakan, industrialisasi di NTB mendongkrak pertumbuhan ekonomi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan itu saat berlangsung kick off Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2023, di Aula kantor Bupati Lombok Utara, Selasa (30/05/23).

“Walaupun sektor pertambangan diambil, namun dalam kurun waktu empat tahun ini, NTB membuktikan program industrialisasi berhasil mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” jelas Bang Zul sapaan Gubernur NTB. 

Meski NTB pertumbuhan ekonominya kalah dengan beberapa provinsi di atasnya, namun kualitas pertumbuhan ekonomi NTB mengungguli provinsi tersebut. 

Menurut Bang Zul, kunci keberhasilan NTB meraih pertumbuhan ekonomi tertinggi adalah sinergitas, kolaborasi bersama lintas vertikal dan horizontal, serta keberanian dalam melangkah.

BACA JUGA: Bang Zul Buka Turnamen Sepakbola Narmada Cup 1 2023

“Hampir setiap bulan, Pemprov NTB melaksanakan bazar pangan murah serta sidak harga di kabupaten /kota. Itu merupakan satu dukungan dalam upaya menekan inflasi pangan di daerah kita,” katanya.

Senada hal itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB, Heru Saptaji mengatakan, keberhasilan NTB mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 6,95 persen, tidak terlepas dari peran semua pihak. Khususnya dalam melakukan penguatan ekonomi domestik melalui program industrialisasi, pengembangan Usaha kecil, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dengan inovasi yang dilakukan, Heru optimis hingga akhir tahun 2023, dari 4,41 persen akan mampu di tekan hingga 4 persen. 

“Mari bersama kita gelorakan inflasi pangan, menuju NTB yang sejahtera,” ajak Heru.

BACA JUGA: Lombok FC U-19 Juara Barcelona Football Festival 2023

Acara yang juga dihadiri oleh bupati/walikota se NTB itu diakhiri dengan  penandatangan  berkas kerja sama oleh  pemerintah daerah kabupaten /kota serta penandatangan berkas kerja sama klaster bisnis to bisnis oleh para pengusaha dari 10 kabupaten/kota di NTB. ***

 

 




Anugerah Merdeka Belajar Tingkat Nasional untuk NTB

Wagub Hj.Sitti Rohmi menerima Anugerah Merdeka Belajar dari Mendikbud, Nadiem Makarim, di Yogyakarta

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemprov NTB berhasil meraih penghargaan “Anugerah Merdeka Belajar” sebagai Pemerintah Daerah Trasformatif Tingkat Provinsi di tingkat Nasional. 

BACA JUGA: Industrialisasi di NTB Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kata Kadisdikbud NTB, NTB terima Anugerah Merdeka Belajar karena sukses dalam program Transformasi Pendidikan Vokasi
Wagub NTB dan Kadisdikbud NTB

Karena NTB dinilai sukses dalam program Transformasi Pendidikan Vokasi. 

Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, di Gedung Trimurti Prambanan, Yogyakarta, Senin (29/05/23).

NTB dinilai berhasil meningkatkan penyerapan lulusan SMK dengan mendorong terbentuknya Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) dan juga penerapan teaching factory dalam pembelajaran di SMK pada daerah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqan yang hadir dalam penyerahan penghargaan mengucap kesyukuran atas prestasi yabg sukses diraih NTB. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Tuntaskan Kewajibannya

“Alhamdulillah, di 2023 di kegiatan Merdeka Belajar, Nusa Tenggara Barat mendapat apresiasi dari Kementerian untuk kategori Transformasi Pendidikan Vokasi. Jadi hanya ada tiga atau empat provinsi di Indonesia ini yang mendapat penghargaan dari Mas Menteri atas suksesnya kita melakukan transformasi pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat,” jelas Aidy Furqan.

Menurutnya, upaya yang telah dilakukan NTB sehingga berhasil mendapat penghargaan Merdeka Belajar di antaranya adalah penyelenggaraan kemitraan dan adanya SMK BLUD.

BACA JUGA: NTB Segera Bangun Perusahaan Energi Terbarukan

“Jadi rupanya di Indonesia baru beberapa provinsi saja (yang melakukan transformasi pendidikan vokasi) sehingga tadi juga disebut sangat sedikit sekali, NTB salah satu bagiannya,” tandasnya. 

 

 




Bang Zul Buka Turnamen Sepakbola Narmada Cup 1 2023 

Bang Zul mengapresiasi panitia penyelenggara turnamen yang akan melahirkan talenta-talenta muda sepak bola

LOBAR.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB,. Zulkieflimansyah, membuka Open Turnamen “Narmada Cup 1 2023” se-Pulau Lombok bersama Askab Kabupaten Lombok Barat, di lapangan umum Narmada Lombok Barat, Senin (29/05/23).

BACA JUGA: NTB Segera Bangun Perusahaan Energi Terbarukan

Bang Zul menekankan pentingnya persahabatan dan sportivitas

Bang Zul sapaan Gubernur NTB mengapresiasi panitia penyelenggara yang menyelenggarakan turnamen luar biasa untuk menciptakan talenta-talenta anak muda pada bidang olahraga sepakbola.

Menurutnya, selama penyelenggaraan turnamen sepakbola ini akan mampu menghidupkan pelaku UMKM. 

“Mungkin awal-awal masih belum banyak penonton, tapi satu dua minggu insyaallah saya akan datang lagi menyaksikan pertandingan,” katanya.

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Mampu Tuntaskan Kewajibannya

Ditambahkan, dalam turnamen ini pasti ada yang kalah dan menang. Tapi persahabatan jauh lebih penting dari segalanya.

“Persahabatan jauh lebih penting dari segalanya jangan sampai karena asyik ingin saling mengalahkan sehingga terjadi permusuhan maka itu harus dihindari,” tuturnya.

Bang Zul menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah kepada panitia, atas diselenggarakannya turnamen sepakbola Narmada Cup 1 2023.

BACA JUGA: Olahraga Bersepeda L’Etape Indonesia Dilepas di Mandalika

“Semoga berjalan lancar aman dan kondusif dan jaga sportifitas olahraga,” katanya. 

 

 




Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB tahun 2023

Pesan Bunda Niken dalam Jambore kader PKK, agar melihat data stunting di posyandu dan kemudian melakukan intervensi 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Semua kader PKK semua tingkatan diminta melihat data di Posyandu, dan melakukan intervensi yang diperlukan.

Sebagai kader PKK diminta memperhatikan perkembangan anak-anak disekitar agar dapat terhindar dari stunting.

BACA JUGA: Pemprov NTB Optimis Mampu Tuntaskan Kewajibannya

Bunda Niken menyampaikan pesan dalam Jambore Kader PKK ntb
Bang Zul dan Bunda Niken bersama istri Walikota Mataram

“Seluruh kader PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa sampai Dusun, dapat melihat data stunting di posyandu dan kemudian melakukan intervensi dengan melakukan pemberian protein hewani secara kontinyu,” pesan Bunda Niken.

Bunda Niken sapaan Ketua TP – PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah memberikan pesan itu kepada seluruh kader PKK NTB itu, saat Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB tahun 2023 di Lapangan Sangkareang, Mataram, Senin (29/05/23). 

Menurutnya, Tim Penggerak Peningkatan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan di NTB, Salah satunya sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya keluarga.

BACA JUGA: Ex Bandara Selaparang, Epicentrum Pertumbuhan Ekonomi Baru

Ditegaskannya, jika bersama-sama dan kolaborasi maka Provinsi NTB mampu melahirkan generasi yang cerdas, sehat dan terbebas dari stunting.

“Jika kita bersama, Insya Allah Provinsi kita dapat melalui tantangan tersebut,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Mataram, Hj. ND Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos berharap agar kegiatan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB tahun 2023 dapat mempererat silaturahmi para kader.

BACA JUGA: Pengiriman Ternak dari Pulau Sumbawa Meningkat

“Sehingga dalam keberagaman, etnis sosial, budaya, Tim Penggerak PKK mampu memberikan sumbangsih terbaik bagi pembangunan di daerah masing-masing dalam mewujudkan NTB Gemilang,” tutupnya.***

 

 




Pemprov NTB Optimis Mampu Tuntaskan Kewajibannya 

Asisten III Setda Pemprov NTB jelaskan, penyelesaian kewajiban jangka pendek menjadi prioritas belanja dari Bendahara Umum Daerah

MATARAM.LombokJournal.com ~ Merebaknya isu kewajiban penyelesaian hutang Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB kepada pihak ketiga mendapat tanggapan Asisten III Setda Pemprov NTB, H Wirawan.

Sebenarnya Pemprov NTB sudah memberikan penjelasan yang memadai berkaitan dengan kebijakan penyelesaian kewajiban kepada pihak ketiga. Karena diskursus ini terus menggelinding, sehingga ditanggapi dengan sajian data yang lebih komprehensif.

BACA JUGA: Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi NTB 2023

Menurut Wirawan, ada dua hal yang mesti ditegaskan terkait masalah ini. Pertama, Pemprov NTB terus berproses dalam penyelesaian kewajibannya, dan sejauh ini proggresnya meningkat signifikan.

Total kewajiban jangka pendek sebesar Rp. 639,40 milyar sesuai yang tercantum dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), sudah dituntaskan pembayarannya sebesar Rp.384,49 Milyar atau sebesar 60,13 persen.

Kewajiban jangka pendek itu terdiri dari kewajiban kontraktual sebesar Rp. 420,73 Milyar dan kewajiban non kontraktual seperti belanja pegawai, belanja jasa, iuran BPJS, belanja operasional (listrik & telepun), dan utang BLUD. 

Total besaran utang non kontraktual ini sebesar Rp. 219 Milyar. Sehingga sisa kewajiban jangka pendek sampai saat ini tinggal Rp.254, 9 Milyar.

“Penyelesaian kewajiban jangka pendek ini menjadi prioritas belanja dari Bendahara Umum Daerah,” jelas Wirawan.

BACA JUGA: Olahraga Bersepeda L’Etape Indonesia 2023 Dilepas di Mandalika

Prinsipnya, anggaran yang berasal dari fiskal bebas diarahkan secepatnya untuk pembayaran kewajiban jangka pendek ini.

Hal kedua, mencuatnya isu pengelolaan keuangan daerah ini, mesti dipandang positif karena mengharuskan Pemprov NTB selalu mengupdate informasi kepada masyarakat.

Informasi keuangan daerah bukan kategori informasi yang dikecualikan, sehingga penting untuk selalu memberikan informasi yang bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Terkait jumlah defisit yang disebutkan oleh Ketua DPD Gelora NTB, L. Fahrurrozi sebesar 1,3 triliun, Wirawan menyebutkan bahwa angkanya tidak sebesar itu.

Realisasi defisit itu artinya selisih antara realisasi belanja dengan realisasi pendapatan. Untuk Tahun Anggaran 2022 realisasi defisit APBD Provinsi NTB sebesar Rp.570,93 Milyar. Angka ini sebenarnya lebih rendah dari target defisit sebesar Rp.646, 65 m. 

Realisasi defisit ini ditutupi melalui pembiayaan netto sebesar Rp.633,458 milyar berupa pinjaman tahap II dan III dari PT. SMI.

Mungkin yang dianggap sebagai defisit oleh Ketua DPD Gelora adalah total Kewajiban Pemprov NTB baik jangka pendek maupun jangka panjang.

BACA JUGA: Gubernur NTB Kunjungi Pekerja Kelapa Sawit di Malaysia

“Kami tegaskan sekali lagi, kewajiban jangka pendek yang harus dituntaskan tahun ini adalah sebesar Rp 639,40 Milyar. Sementara kewajiban jangka panjangnya sebesar RP. 736,79 Milyar berupa utang kepada PT. SMI yang akan diangsur selama 8 Tahun, yang mulai dicicil tahun 2023 ini,” jelas Wirawan..

Menutup pembicaraan Wirawan menegaskan, Pemprov NTB berusaha mengedepankan kepatuhan kepada regulasi. Sehingga masalah yang ada dapat terselesaikan secara tuntas dengan tidak menimbulkan masalah baru.***

 

 




Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024 ke Dusun Rumbuk, Lingsar

PPS Desa Batu Mekar langsung sosialisasi menemui warga, sesuai arahan Komisi Pemilihan Umum Lobar

LOBAR.LombokJournal.com `~ Sosialisasi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, ke tokoh masyarakat (Tomas) Dusun Rumbuk, Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar, hari Minggu (28/05/23). 

BACA JUGA: Komisioner KPU Mataram Dinilai Melanggara PKPU

Materi sosialisasi tahapan pemilu, antara lain Daftar Pemilih Sementara

Ketua PPS Desa Batu Mekar, Nursaid menyampaikan, materi sosialisasi seperti memutakhirkan data pemilih awal, hingga perbaikan data yang saat ini sudah menjadi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). 

PPS perlu turun langsung menemui warga, sesuai arahan langsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lobar. 

Selain sosialisasi terkait kepemiluan, hal lain yang disampaikan yakni perlunya warga mengenal siapa saja anggota PPS Desa Batu Mekar. Sehingga warga tahu ke mana melapor bila namanya tidak masuk Daftar Pemilih

BACA JUGA: Olahraga Bersepeda L’Etape Indonesia Dilepas di Mandalika

Pemilu 2024 nanti terdiri dari Pemilu Legislatif (Pileg) untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. 

Secara bersamaan dilaksanakan pula Pemilu Presiden (Pilpres) dan Wakil Presiden Indonesia 2024, dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

Terkait hal tersebut, Nursaid menjelaskan agar Tomas Dusun Rumbuk menyiapkan kader terbaik yang memiliki fisik kuat guna disiapkan jadi calon anggota KPPS. 

Fisik yang kuat dirasa perlu agar ‘tahan banting’ menyelenggarakan Pemilu 2024 yang banyak menguras waktu, tenaga dan pikiran. 

Selain Tomas PPS Desa Batu Mekar rencana mengunjungi para pemuda Dusun Rumbuk. Hal tersebut penting dilakukan mengingat 60 persen pemilih pada Pemilu 2024 nanti adalah pemilih baru yang sering disebut pemilih milenial

BACA JUGA: Bunda Niken Hadiri Lombok Tenun Expo

Karena itu, sosialisasi ke pemuda menjadi hal penting yang harus dilaksanakan. ***

 




Olahraga Bersepeda L’Etape Indonesia Dilepas di Mandalika

Gubernur Bang Zul menyampaikan apresiasi, Olahraga Bersepeda L’Etape Indonesia by Tour De France 2023 diselenggarakan di Lombok, NTB

LOTENG.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah bersama Menteri Kemenparekraf/Barekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, Event Director L’Etape Indonesia dan Bupati Lombok Tengah, melepas L’Etape Indonesia by Tour De France 2023 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (28/05/23).

BACA JUGA: Lombok FC U-16 Masuk Semi Final Barcelona Football Festival

L'Etape Indonesia bagian dari Tour de FranceBang Zul menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara telah memilih NTB sebagai tempat event olahraga bersepeda.

“Terimakasih telah memilih NTB sebagai tempat diselenggarakannya L’Etape olahraga bersepeda internasional, semoga berjalan dengan lancar dan aman bisa menikmati keindahan alam NTB,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

BACA JUGA: Festival Ilmiah PRISMA 2 Unram Loloskan 15 Finalis

L’Etape Indonesia by Tour De France 2023 sebuah ajang event olahraga bersepeda Internasional amatir bagian dari Tour de France yang sudah lebih dari 100 tahun terselenggara. 

BACA JUGA: Gubernur NTB dan Walikota Mataram Sehati Sukseskan MXGP

Tour de France melalui L’Etape Indonesia by Tour de France yang dipersembahkan oleh penyelenggara Tour de France A.S.O (Amaury Sport Organization) bekerja sama dengan promotor olahraga asal Indonesia Veloism Danendra Aksata (VDA).***

 

 




Bunda Niken Hadiri Kegiatan Lombok Tenun Expo 

Bunda Niken mengapresiasi seluruh penenun Perempuan di NTB, dan mendukung penyelenggaraan pameran tenun

MATARAM.LombokJournal.com ~ Bunda Niken sapaan Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi seluruh penenun perempuan di NTB, Gema Alam NTB, Yayasan Pikul NTT dan seluruh stakeholder terkait yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraam “Lombok Tenun Expo”.

BACA JUGA: Haul Almagfurullah TGH Mustafa Umar Ponpes Al-Aziziyah

Bunda Niken berharap kegiatan Lombok Tenun Expo terus berlanjut

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB itu menyampaikan itu saat menghadiri acara Lombok Tenun Expo yang berlangsung di Ballrom Rinjani I Hotel Lombok Raya, Sabtu (27/05/23).

“Kita semua yang hadir memiliki  kesamaan perspektif, kesamaan semangat, pengetahuan bahwa kita harus mendukung pelestarian Sumberdaya Alam dan lain sebagainya, atas nama Pemprov NTB sangat mengapresiasi kegiatan ini,” tutur Bunda Niken.

BACA JUGA: Desainer NTB Didorong Tingkatkan Kualitas Produk

Ia berharap kegiatan Lombok Tenun Expo dapat terus berlanjut sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada seluruh penenun perempuan di NTB.

“Usul saja agar kegiatan ini bisa terus berlanjut dari tahun ke tahun sebagai ajang tampilnya kelompok kelompok tenun perempuan dari seluruh NTB, ditunggu tahun depan supaya bisa kita saksikan kembali Lombok Tenun Expo,” katanya. ***

BACA JUGA: Harga Telur di NTB Belum Ada Kenaikan Signifikan