Romain Febvre Tercepat di Lintasan MXGP 2023 di Lombok

 Bang Zul menyerahkan tropi juara MXGP 2023 seri XI di Sirkuit Selaparang Lombok, Lombok

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Lombok, Romain Febvre dari Kawasaki Racing Team berhasil memperoleh posisi pertama, total perolehan poin sebanyak 47 poin. 

BACA JUGA: Final MXGP 2023,  Semarak “The Spirit of A Culture”

Dalam event MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Lombok, Romain Febvre menang

Di ajang MXGP 2023 ini Romain Febvre, pada race 1 meraih sebanyak 22 poindan race 2 sebanyak 25 poin. Di belakangnya menyusul ketat  pembalap asal Spanyol, Jorge Prado yang mengumpulkan 47 poin, di race 1 sebanyak 25 poin dan race 2 sebanyak 22 poin.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyerahkan trofi juara MXGP 2023 seri XI yang berlangsung di Bank NTB Syariah Selaparang Internasional Motocross Circuit, Minggu (02/07/23). 

BACA JUGA: MXGP L0mbok, Persaingan Prado-Febvre

Bang Zul mengucapkan rasa syukur atas antusias masyarakat yang luar biasa dalam mendukung perhelatan MXGP Selaparang – Lombok. 

“Alhamdulillah MXGP 2023 berjalan lancar,” katanya usai perhelatan MXGP Selaparang-Lombok.

BACA JUGA: Para Pembalap Menilai, Sirkuit Selaparang Lebih Menantang

Sementara itu, salah satu pembalap dari Indonesia, Hilman Maksum meraih posisi ke 17 dengan perolehan poin sebanyak 9 poin, diantaranya race 1 sebanyak 5 poin dan race 2 sebanyak 4 poin. *** 

 

 




Final MXGP 2023, Semarak “The Spirit of A Culture”

Tarian kolosal The Spirit of A Culture” ditampilkan saat Final MXGP 2023, yang sarat muatan semangat perpaduan budaya dan tradisi

MATARAM.LombokJournal.com, ~ Final Race Ceremony MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Lombok ada yang menarik.

BACA JUGA: Jorge Prado Tercepat di Sesi Kualifikasi

Sebelum acara final MXGP 2023, disemarakkan pertunjukan seni dan budaya bertajuk “The Spirit of A Culture” di Starting Grid, MXGP Lombok, Minggu (02/09/23).

Penonton final MXGP 2023 sangat antusias menyaksikan The Spirit of A Culture, tarian kolosal yang sarat muatan semangat perpaduan budaya dan tradisi Suku Sasak, Samawa, Dompu dan Mbojo, suku bangsa asli di Nusa Tenggara Barat.

Tarian istimewa saat final MXGP 2023 itu sebagai sinergi dan harmoni suku asli di NTB. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang, Kota Mataram, Lombok bukan sekedar balapan. Tapi pemicu untuk merubah berbagai hal yang ada di Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Para Pembalap Menilai, Sirkuit Selaparang Lebih Menantang 

“Dari MXGP 2023 kami belajar bagaimana mengelola sistem terbuka. Dari MXGP kami belajar tentang kepribadian, gaya kepemimpinan dan jalan baru menuju banyak hal,” kata Bang Zul sapaan gubernur.

Ia mengapresiasi Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) atau Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional, dan Infront yang bersinergi bersama dalam menyelenggarakan event MXGP Lombok- Sumbawa.

“Saya ingin mengapresiasi Antonio dari FIM, David dan Danil dari Infornt. Mereka sangat sibuk dan kepada seluruh orang, harapan kita ke depan untuk menjamu MXGP lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan MXGP 2023 Sumbawa-Lombok, Ridwansyah mengatakan, rasa bangganya dan bersyukur karena Provinsi NTB mendapatkan jatah 2 kali gelaran MXGP 2023.

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang MXGP Lombok

“Setelah sukses menyelenggarakan MXGP pada tahun lalu, maka tahun ini kami mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan 2 seri MXGP di NTB, yaitu MXGP Samota dan Lombok, saya ucapkan terima kasih, awal penuh keraguan tetapi seperti katanya pak Gubernur “there is a will there is a way,” katanya. ***

 

 




MXGP Lombok, Persaingan Prado-Febvre

Persaingan antara pembalap asal Spanyol, Jorge Prado dan pembalap asal Prancis, Romain Febvre di MXGP Lombok, akhirnya Romain Febvre unggul

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam seminggu terakhir ini semarak jadi tuan rumah dua seri motorcross kelas dunia, MXGP Lombok dan MXGP Samota, Sumbawa. 

Event MXGP Lombok maupun Sumbawa sukses menyedot perhatian pencinta olah raga otomotif. 

BACA JUGA: Final MXGP 2023, Semarak “The Spirit of A Culture”

Persaingan antara Jorge Prado dan Romain Febvre, akhirnya dimenangkan Febvre
Jorge Prado, Romain Febvre dan Glenn Coldenhoff / Nanik

Sukses menggelar seri ke 10 MXGP Sumbawa di sirkuit Samota, 25 – 26 Juni 2023 lalu, minggu ini Motocross Grand Prix (MXGP) seri ke 11 digelar MXGP Lombok di sirkuit Selaparang Kota Mataram, 1 – 2 Juli 2023.

Eks Bandara Selaparang yang tidak beroperasi sejak tahun 2011, kembali hidup dalam gegap gempita sekitar 50 ribu penonton yang memadati event MXGP Lombok.

Kemeriahan MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang terasa dengan antusiasme penonton yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri. 

BACA JUGA: Race 1 MXGP Lombok 2023, Jorge Prado Tercepat

MXGP Lombok dan Sumbawa, kembali sukses mengukir sejarah olah raga motor tanah air, setelah perhelatan WSBK dan MotoGP Mandalika beberapa waktu lalu.. 

Penampilan para pembalap yang datang dari berbagai negara begitu memukau. Mereka menyajikan ketangguhan dan keahlian serta penguasaan teknik mengendalikan motor di lintasan, berdebu, berbatu yang menyajikan tikungan-tikungan tajam. Mereka bersaing ketat saling mendahului dalam laju kecepatan tinggi. 

Lompatan-lompatan yang dilakukan para pembalap tatkala melintasi tanjakan-tanjakan tinggi, membuat para pembalap selayak terbang itu, tak pelak mampu menyajikan atraksi yang mendebarkan sekaligus mengagumkan. 

18 pembalap kejar mengejar berlomba paling depan mencapai garis finish di lintasan Sirkuit Selaparang yang baru saja diresmikan itu, memberikan tantangan baru bagi mereka. 

BACA JUGA: Para Pembalap Menilai, Sirkuit Selaparang Lebih Menantang

Jorge Prado

Pada sesi sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (01/07/23), pembalap tim Red Bull GasGas Jorge Prado mencatatkan waktu tercepat yakni 24 menit 54,741 detik.

Disusul posisi ke dua Ruben Fernandez dari tim HRC dengan catatan waktu 24 menit 56,521 detik dan pembalap Kawasaki Racing Team MXGP Romain Febvre berada pada posisi ke tiga dengan catatan waktu 24 menit 59,379 detik. 

Namun kecepatan pembalap asal Spanyol, Jorge Prado pada sesi kualifikasi itu mampu disaingi Romain Febvre setelah putaran ke enam pada Race 2 di hari Minggu (02/07/23).

Meski di lima putaran pertama Prado berada di posisi terdepan, sejak putaran ke enam Febvre  langsung menguasai lintasan. 

Febvre yang pada Race 1 finish pada posisi ke dua setelah Prado, kali ini tak memberi sedikit pun kesempatan bagi para pesaingnya untuk menyalip hingga garis finish setelah melintasi lap selama 30 menit + 2 lap. 

Menghadirkan tontonan dengan gaya balap yang menawan pada setiap putaran, crosser asal Prancis ini benar-benar menutup kesempatan laju bagi pembalap lainnya. 

Romain Febvre Juara

Romain Febvre pada seri ke 10 MXGP Samota keluar sebagai juara, kembali memuncaki balapan motorcross di MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang. Hingga garis finish Febvre meninggalkan Jorge Prado yang sebelumnya tercepat di Race 1 di sirkuit yang sama. 

Persaingan menguasai lintasan balap memang terlihat dari ke dua pembalap ini sejak di Sirkuit Samota. 

Di Sirkuit Samota, Jorge Prado juga menjuarai Race 1. Jorge Prado finish di posisi pertama dengan catatan waktu 35 menit 18.962 detik, sedangkan Romain Febvre memepet di posisi ke dua dengan selisih waktu 3.627 detik. 

Lalu pada Race ke dua, Romain Febvre membalas dengan telak. Ia sukses menguasai race kedua dan melintasi garis finish pertama dengan catatan waktu 35 menit 57.623 detik. 

MXGP Lombok di Sirkuit Selaparang yang menarik antusias pengunjung

Hasil ini menempatkan Romain Fevbvre menjadi crosser terbaik MXGP Sumbawa 2023 dengan raihan poin 47. Sementara Jorge Prado yang berada di posisi kedua meraih poin 42 poin. 

Drama adu cepat antara kedua pembalap ini, terulang di Sirkuit Selaparang. Race 1 menempatkan Prado di urutan pertama sedangkan Febvre berada pada urutan ke dua. 

Lalu pada Race 2 yang merupakan race pamungkas MXGP Selaparang, Febvre membaliknya menguasai posisi 1 sedangkan Prado harus kembali puas di posisi dua.  

Dengan hasil ini, Fabvre dan Prado sukses menjadi pembalap dengan dominasi dua seri sekaligus MXGP 2023 yang berlangsung Lombok dan Sumbawa.

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang Event MXGP Lombok

Setelah pada seri Samota keduanya juga sama-sama berhasil mengantongi satu kemenangan. ***

 

 




MXGP 2023, Jorge Prado Tercepat dI Sesi Kualifikasi

 Sudah diduga, dalam sesi kualifikasi MX1 di ajang MXGP 2023 si Sirkuit Selaparang, Jorge Prado mencatat waktu terbaik

MATARAM.LombokJournal.com ~ Hasil sesi kualifikasi MX1 di Sirkuit Selaparang, Lombok, Sabtu (01/07/23), pembalap tim Red Bull GasGas, Jorge Prado di posisi tercepat, 

mencatat waktu total 24 menit 54,741 detik. 

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang event MXGP Lombok

MXGP 2023 di Sirkuit Selaparang menyelesaikan babak kualifikasi MX1 dan MX2

Gelaran MXGP 2023 telah menyelesaikan balapan kualifikasi MX1 dan MX2. 

Penonton MXGP 2023 memadati tribun dan sepanjang akses paddock. 

BACA JUGA: Roman Febvre Tercepat di Sirkuit Samota

Hasil kualifikasi MX1 dalam MXGP 2023, Jorge Prado disusul Jeremy Seewer pembalap dari tim Yamaha di posisi berikutnya dengan waktu total 25 menit 1,946 detik. 

Sementara itu hasil kualifikasi MX2 diraih Jago Geertz, pembalap Yamaha diikuti Roan Van de Mosduk dari Husqvarna dan Simon Laengenfeld dari Red Bull. 

Pembalap Indonesia, Delvintor Alvarizi berada di posisi 15 disusul Diva Ismayana dan Nakami Vidi Makarim di posisi 18.

BACA JUGA: Band Dewa 19 Ambassador Pariwisata Gili Tramena, Lombok

“Semakin baik dari sisi waktu dan settingan motor. Semoga semakin baik,” ungka Alvarizi. ***

 




Para Pembalap Menilai, Sirkuit Selaparang Lebih Menantang

Para pembalap yang meraih pole position menilai, dibanding Sirkuit Samota, berlaga di Sirkuit Selaparang, Mataram lebih sulit tapi menantang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Setelah usai balapan di Sirkuit Samota, Sumbawa, para pembalap  MX1 dan MX2 yang menjalani sesi kualifikasi di Sirkuit Selaparang, Mataram, memberi penilaian.

BACA JUGA: Sesi Kualifikasi MX1 2023, Jorge Prado Tercepat

Para pembalap menilai, Sirkuit Selaparang, Lombok lebih menantang

Para pembalap yang meraih pole position mengungkapkan penilaiannya, antara Sirkuit Selaparang dan Sirkuit Samota masing-masing mempunyai karakter berbeda. 

Pembalap dari Redbull GasGas Factory, Jorge Prado mengaku Sirkuit Selaparang dinilainya cukup menantang. 

BACA JUGA: LIMOFF Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Sirkuit Selaparang dinilai lebih mengalir dibandingan dengan Samota (Sumbawa), tapi cukup sulit karena masing-masing punya karakteristik.

“Sirkuit Samota punya karakter high speed dan elevasi, sedangkan Sirkuit Selaparang lebih ketat dengan tikungan pendek,” jelasnya saat konferensi pers di Media Center International MXGP Sirkuit Selaparang, Mataram, Sabtu (01/07/23).

Pembalap Yamaha, Jago Geertz, kompetisi di Indonesia menjadi pengalaman menarik di luar Eropa. Terlebih dengan lanskap sirkuit yang indah. 

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Menjelang MXCP Lombok

“Menantikan balapan besok. Saya harap saya bisa melakukan yang terbaik dengan karakter sirkuit yang berbeda dalam seminggu setelah Samota,” ujar Geertz. ***

 




Band Dewa 19, Ambassador Pariwisata Gili Tramena. Lombok

Grup Band Dewa 19 selain ikut menyemarakkan event MXGP Lombok, juga dinobatkan sebagai ambasador pariwisata Gili Tramena, Lombok Utara

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ini cara Pemerintah Provinsi NTB meningkatkan kunjungan wisatawan ke Gili Tramena Gili di Lombok Utara, yakni menobatkan band Dewa 19 menjadi Ambasador Pariwisata Gili Tramena Lombok, yaitu Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

BACA JUGA: LIMOFF Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Gubernur NTB, Wakil Gubernur Lombok Utara, Ketua BPPD NTB saat penobatan Dewa 19 sebagai ambassador pariwisata Gili Tramena

Penobatan Dewa 19 sebagai ambassador Gili Tramena itu dihadiri Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, yang berlangsung di Kantor Gubernur NTB, Jum’at (30/06/23).

Meski kunjungan di Gili Tramena, khususnya Gili Trawangan, saat ini mulai meningkat, diharapkan Band Dewa 19 sebagai Ambassador Gili Tramena, diharapkan mampu membawa Gili Tramena semakin dikenal banyak orang. 

“Saya, sebagai Gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat sangat berterima kasih kepada Dewa 19 yang telah bersedia menjadi Ambasador Pariwisata di Gili Tramena, Lombok Utara,” kata Bang Zul sapaan Gubernur NTB.. 

Tampak muncul para personil Band Dewa 19 yaitu Ahmad Dhani, Marcello Tahitoe, Virzha, Yuke Sampurna dan Agung Yudha Asmara.

Bang Zul optimis, kuatnya eksistensi Band Dewa 19 di dunia musik, mampu menarik penggemarnya mengunjungi Gili Tramena Lombok.

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang Event MXGP Lombok

“Dengan kuatnya pamor yang dimiliki oleh Dewa 19, Kami yakin Dewa 19 akan mampu membuat Gili jauh lebih rame lagi,” pungkasnya. 

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) sempat memakaikan sapuk (ikat kepala khas Sasak) kepada personel yang hadir.

Sedang Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Carter, menyerahkan sertifikat kepada Ahmad Danny.

Sementara itu, Ahmad Dhani selaku pendiri Band Dewa 19 begitu antusias dengan terpilihnya Dewa 19 sebagai Ambasador Wisata di Gili Tramena. 

“Meskipun saat ini Bali masih menjadi destinasi wisata utama di Indonesia, saya yakin suatu saat Gili Tramena bisa mendapatkan rekognisi serupa dan setara dengan Bali karena landscape-nya yang sangat indah. Bahkan anak anak saya sangat ingin menghabiskan waktu lebih lama di Gili,” jelas Ahmad Dhani. 

BACA JUGA: Seru! 2023 Penenun Sukarara Siap Menenun Seharian

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata NTB beserta jajaran Kepala Dinas lainnya, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, Kepala Dinas  Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, UPT 3 Gili, Kepala Desa Gili Indah.***

 

 




Mohon Keberkahan Jelang Event MXGP Lombok 

Menjelang pelaksanaan event MXGP Lombok, Pemprov menggelar doa bersama agar mendatangkan manfaat dan keberkahan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah berharap agar event MXGP Lombok  mendatangkan manfaat dan keberkahan.

Itu dikatakan Bang Zul panggilan Gubernur NTB menjelang pelaksanaan event MXGP Lombok atau gelaran Motocross Grand Prix Sumbawa Lombok 2023 putaran kedua di Sirkuit Selaparang, Mataram.

BACA JUGA: Persediaan Sapi Sambut Idul Adha di NTB Aman

Gubernur NTB memohon agar pelaksanaan MXGP Lombok membawa keberkahan
Pemprov NTB gelar doa bersama

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar doa bersama di Sirkuit Selaparang, Rabu (28/06/23) agar event MXGP Lombok berjalan sukses.

Dan  juga agar sirkuit baru tempat menggelar MXGP Lombok 2023 yang rampung 99,5 persen tersebut mendatangkan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat dan daerah. 

“Kita semua berdoa dan berharap agar sirkuit dan even MXGP Lombok dan event lain yang akan digelar dilahan eks bandara ini akan mendatangkan manfaat dan keberkahan,” ujar Bang Zul. 

Dikatakannya, keberanian berpikir besar dan maju serta didukung dan dikerjakan oleh seluruh elemen akan membuahkan hasil besar. 

BACA JUGA: Tindak Asusila Ayah dan Kakek pada Anak dan Cucu Kandung

Pengorbanan juga dibutuhkan agar ikhtiar yang dilakukan demi kepentingan yang lebih besar untuk masyarakat dan daerah. 

Komandan lapangan MXGP Sumbawa Lombok 2023, Ridwansyah mengatakan, sirkuit Selaparang siap menggelar putaran kedua  pada 1 dan 2 Juli depan. 

“Tinggal lima persen untuk tribun dan sarana pendukung lainnya”, jelas Ridwansyah. 

Sirkuit Selaparang memiliki 12 tikungan dan  14 handicap yang siap dijajal 19 pembalap dari 19 negara. 

Beberapa venue UMKM dan hiburan juga akan segera  rampung untuk menggelar Pesta Rakyat dan konser musik. 

BACA JUGA: Pelaku Kekerasan Seksual di Maluku Dihukum Seumur Hidup

Hadir pula dalam doa bersama, Sekda NTB, Sekda kota Mataram, para kepala OPD Pemprov NTB, masyarakat lingkar sirkuit dan para anak yatim piatu. ***

 

 




Tindak Asusila ayah dan kakek pada Anak dan Cucu Kandung

Persetubuhan atau tindak asusila yang dilakukan ayah dan kakek pada anak dan cucu kandungnya jadi perhatian publik di Maluku

AMBON.LombokJournal.com ~  Tindakan asusila dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya..

Peristiwa tindakan asusila yang terjadi di Ambon, Maluku itu berlangsung sejak 2007 dengan anak-anak kandung pelaku sebagai korban, namun baru terungkap pada 2022 lalu.

BACA JUGA: Pelaku Kekerasan Seksual di Maluku Dihukum Seumur Hidup

Terungkapnya perilaku asusila itu saat kedua cucu kandung pelaku turut menjadi korban. 

Kasus tindakan asusila ini pun terungkap berkat andil dan keberanian salah satu korban yang melaporkan aksi pelaku ke Polres setempat sehingga atas gerak cepat Aparat Penegak Hukum (APH)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga dalam mengungkapkan itu dalam kunjungan di Ambon, Maluku menemui para penyintas kasus kekerasan seksual di Maluku.

Menteri juga melakukan dialog dengan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) dari kelompok minoritas dan daerah terisolasi. 

Para penyintas yang berdialog dengan Menteri Bintang Puspayoga, di antaranya 2 (dua) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandung korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) oleh ayah dan kakek kandung.

BACA JUGA: Korban KDRT, Bertengkar Hebat Seorang Suami Bunuh Istri

Dan 1 (satu) orang korban TPKS oleh 6 (enam) pelaku, serta 2 (dua) orang AMPK asal Pulau Buru.

“Salah satu kasus TPKS yang menyita perhatian publik adalah kasus persetubuhan yang dilakukan oleh ayah dan kakek kandung terhadap 5 (lima) orang anak kandung dan 2 (dua) orang cucu kandungnya,” ujar Menteri BIntang Puspayoga di Maluku, dilansir dari laman kemenpppa.go.id, Selasa (27/06/23). 

Ayah dan kakek pelaku TPKS berhasil divonis hukuman penjara seumur hidup

Dialog dengan penyintas korban TPKS dilakukan untuk menggali lebih dalam akan pengalaman dan upaya yang dilakukan penyintas dalam melaporkan tindakan asusila yang dialami. 

Serta memberikan dukungan psikososial dan bantuan spesifik perempuan dan anak kepada para penyintas. 

BACA JUGA: Anak Korban KDRT, Ibunya Meregang Nyawa

Pada pertemuan tersebut, Menteri PPPA di dampingi oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA, Nahar dan Tim Layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 KemenPPPA. Turut serta mendampingi adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Maluku, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Maluku. ***

 

Sumber: kemenpppa.go.id




LIMOFF Diramaikan 150 Brand, Targetkan 12 Ribu Pengunjung

Penyelenggaraan LIMOFF bertujuan untuk mempromosikan dan merayakan warisan budaya Lombok melalui fesyen

LOBAR.LombokJournal.com ~ Sebanyak 109 designer Internasional dan nasional siap memeriahkan Lombok International Modest Fashion Festival  atau LIMOFF,  yang berlangsung tanggal 6 – 9 Juli 2023 di Merumata Hotel Senggigi Lombok Barat.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah membuka  Kick Off LIMOFF secara virtual, Selasa (27/06/23).  

BACA JUGA: NTB Ingin Menjadi Pusat Busana Muslim Dunia

Penyelenggaraan LIMOFF bukan hanya fesyen tapi mengenalkan indtri lokal dan budaya Lombok
Busana Muslim

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB ini berkomitmen dan akan terus mendukung gelaran LIMOFF.

“Kita akan mendukung sepenuhnya terkait event LIMOFF karena ini salah satu ikhtiar menjadikan NTB sebagai pusat Busana Muslim Nasional,” tutur Bang Zul.

LIMOFF diramaikan 150 Brand, 15 Guest Desainer dari Indonesia dan Asean Designers Philipines, Singapore, Cambodia, Malaysia dan Brunei Darusalam, 16 Dekranasda dari berbagai Provinsi dan Kabupaten dan Target Pengunjung 12.000 orang.

Bang Zul mengucapkan selamat datang kepada seluruh designer ke Provinsi NTB. 

“Selamat datang di Lombok, NTB,” ungkap Bang Zul.

Ketua Dekrenasda NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zuklieflimansyah menjelaskan, event LIMOFF bertujuan untuk mendukung dan menampilkan bakat jenama fesyen lokal dan pengrajin tekstil di Lombok. 

BACA JUGA: Mohon Keberkahan Jelang MXGP Lombok

“Dengan menyediakan platform bagi para kreator ini untuk menampilkan karya mereka, festival ini bertujuan untuk mempromosikan dan merayakan warisan budaya Lombok melalui fesyen,” jelasnya.

Selain fesyen, LIMOFF juga akan menjadi ajang promosi pariwisata, kerajinan tangan, dan industri kuliner di Lombok

Para pengunjung akan memiliki kesempatan untuk menemukan berbagai aspek budaya dan ekonomi Lombok, sekaligus mendukung bisnis dan pengrajin lokal. 

Festival ini akan menampilkan berbagai kegiatan, seperti peragaan busana, lokakarya, dan pameran, yang dapat dinikmati semua orang.

“LIMOFF bukan hanya ajang fashion, tapi juga kesempatan bagi pengunjung untuk belajar tentang Lombok dan keunikan budayanya,” ujar Bunda Niken. 

Menurutnya, festival ini merupakan upaya mendukung industri lokal, memamerkan produk mereka yang memiliki kualitas sangat tinggi, serta menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal pulau dan orango-rangnya. 

BACA JUGA: Ini Cara Pemprov NTB Tangani Samnpah MXGP Samota

“Para pengunjung nantinya diharapkan mendapatkan pemahaman dan memberi apresiasi yang lebih dalam tentang kekayaan warisan budaya Lombok,” kata Bunda Niken. ***

 

 




Penanganan Pekerja Migran Perlu Pendekatan Kemanusiaan

Banyak kasus pekerja migran bermula dari minimnya pengetahuan, karena itu perlu pendakatan kemanusiaan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kasus pekerja migran ilegal dan perdagangan manusia berawal pula dari minimnya pengetahuan dan akses pekerja migran ke luar negeri. Karena itu diperlukan penanganan yang komprehensif  

BACA JUGA: Pekerja Migran Asal Lombok Korban Penyiksaan di Libya

“Perlu penanganan yang komprehensif mulai dari hulu dan kesadaran kita semua untuk mulai menangani persoalan pekerja migran dengan pendekatan kemanusiaan,” ujar Gubernur.NTB, Zulkieflimansyah.

Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB mengatakan itu usai penandatangan Nota Kesepatakan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pencegahan, Penegakan Hukum dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia asal Nusa Tenggara Barat, Selasa (27/06/23) di Mapolda NTB. 

BACA JUGA: Komitmen Perlindungan untuk Pekerja Migran 

Penandatanganan bertujuan melindungi pekerja migran itu dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTB, Kepolisian Daerah,  Kementerian Hukum dan HAM dan BP2MI. 

Sementara itu, Kapolda NTB, Drs Djoko Perwanto mengatakan, MoU ini adalah langkah penting dan strategis agar banyaknya kasus pekerja migran dan perdagangan manusia yang terjadi menjawab persoalan penanganan yang ada. 

“Kita akan mulai dari desa dan lingkungan masyarakat terkecil. Polda juga memiliki sumberdaya dan fasilitas serta program yang dapat sejalan dengan MoU ini,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub Tekankan, Pekerja Migran Harus Legal

Dalam penandatangan tersebut hadir pula, Deputi Bidang Penempatan Pekerja Migran Kawasan Amerika Pasifik Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Drs Lasro Simbolon, MA dan Kepala Wilayah Kemenkumham NTB, Romi Yudianto, SH, MH. ***