MotoGP Digelar di Sirkuit Mandalika, Oktober 2023 

Gelaran MotoGP penting untuk menguatkan ekosistem pariwisata untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional dan menguatkan ekosistem pariwisata

JAKARTA.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Menteri BUMN RI Erick Thohir menggelar jumpa pers tentang balap motor bergengsi dunia, MotoGP, di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (13/07/23).

Balap motor bergengsi dunia MotoGP kembali digelar di Sirkuit Mandalika, Mandalika, Lombok Tengah, 13-15 Oktober 2023.

BACA JUGA: Event MotoGP, Perputaran Uang Capai 606,7 Miliar

“Bersama Menteri BUMN Mas Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN menandai di mulainya Asia Road Racing 11 sd 13 Agustus 2023 dan MotoGP 13 sd 15 Oktober 2023 ini di Sirkuit Internasional Mandalika. Luar biasa ini!” kata Gubernur NTB. 

Dalam penjelasannya, Menteri BUMN RI Erick Thohir mengatakan, event MotoGP 2023 diharapkan dapat menguatkan ekosistem pariwisata demi percepatan pemulihan ekonomi nasional. 

Tujuan digelar MotoGP untuk menguatkan ekosistem pariwisata, khususnya untuk kawasan Mandalika sebagai salah satu 5 destinasi Pariwisata Super Prioritas

“Tujuan utama dari event MotoGP ini untuk penguatan ekosistem pariwisata demi percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya untuk kawasan Mandalika sebagai salah satu 5 destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP),” kata Erick Tohir. 

Sementara itu CEO Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menuturkan, MGPA menargetkan 80 ribu tiket untuk penonton MotoGP Mandalika 2023 pada 15 Oktober mendatang. 

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat

Tiket MotoGP Mandalika akan mulai dijual pada 17 Juli 2023 mendatang.

“Kalau sekarang kami target total tiketnya hampir 80 ribu,” jelas Priandhi Satria. 

Terdapat beberapa kategori tiket perhelatan MotoGP 2023 yaitu general admission atau festival, regular grandstand, premium grandstand, premiere class, dan deluxe class

Harga tiket MotoGP 2023 dibanderol dari Rp 250 ribu hingga Rp 20 juta.

BACA JUGA: Maraknya TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius

Untuk melakukan pembelian tiket MotoGP 2023, masyarakat dapat mengakses situs resmi https://www.themandalikagp.com atau platform pembelian tiket seperti MyPertamina, LivinbyMandiri, Tiketapasaja.com, Tiket.com, Mytours, Bookmyshow, Platinum Group. ***

Harga Tiket MotoGP Mandalika 2023:

Festival/General Admission

  • Hari Kedua Rp 250 ribu
  • Hari Ketiga Rp 500 ribu
  • Tiket Terusan Rp 700 ribu

Regular Grandstand

  • Hari Kedua Rp 650 ribu
  • Hari Kedua Rp 1 juta
  • Tiket Terusan Rp 1,5 juta

Premium Grandstand

  • Hari Kedua Rp 1 juta
  • Hari Ketiga Rp 1,5 juta
  • Tiket Terusan Rp 2,3 juta

VIP

  • Premiere Class Rp 15 juta
  • Deluxe Class Rp 20 juta

 

 




Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat 

Gubernur NTB menutup Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang

MATARAM.LombokJournal.com ~ Program magang ke Jepang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dengan DPD Pengurus Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI). Kerja sama program  magang ke Jepang ini menyesuaikan Kerjasama KEMNAKER RI dengan IM Japan (Internasional Menpower Development Organization Japan).

Sebanyak 75 peserta pelatihan magang asal Provinsi NTB siap melakukan magang ke Jepang. 

BACA JUGA: Maraknya TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan, magang ke Jepang memberi pengalaman yang luar biasa bagi peningkatan kualitas SDM anak-anak muda NTB. 

Magang ke Jepang bukan semata-mata mencari uang dan pekerjaan tapi perjalanan untuk membuka khazanah, keterampilan dan jaringan yang luas.

“Jadilah orang yang baik, jaga nama baik daerah dan bangsa. Karena kalian akan  menjadi duta bangsa Indonesia di mata dunia,” ungkap Bang Zul saat memberikan sambutan pada acara Penutupan Tahap I Angkatan 35-06/357 sekaligus Pembukaan Pelatihan Tahap I Angkatan 35-07/358 Program magang ke Jepang, di Aula Balai Latihan Kerja Provinsi NTB, Selasa (11/07/23).

Menurut Bang Zul, program magang ke Jepang sangat diuntungkan dengan mengirimkan peserta magang dari negara lain seperti Indonesia, yang berkontribusi memajukan ekonomi mereka. Orang Jepang kalau semakin kaya mereka malas untuk bekerja.

“Oleh karena, tampilkan sebagai sosok yang berasal dari NTB yang akan membanggakan kita semua. Atas nama pemerintah Provinsi NTB selamat kepada peserta magang ke Jepang semoga membawa nama baik bagi bangsa kita,” harap Bang Bang Zul.

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB I Gede Putu Aryadi menjelaskan program magang ke Jepang merupakan hasil inovasi Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB yang disebut PEPADUPLUS yang telah masuk mengikuti nominasi di tingkat pusat. 

PEPADUPLUS sebagai sebuah inovasi Pemerintah Provinsi NTB dalam mempersiapkan pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak NTB yang sesuai kebutuhan Kerja dan siap diserap oleh industri kerja yang ada.

“Inovasi ini sebagai salah satu wujud kontribusi Disnakertrans Provinsi NTB terhadap program industrialisasi yang dicanangkan oleh Pemprov NTB,” jelasnya. 

Dijelaskannya, dari keahlian yang didapatkan, diharapkan setelah pulang dari magang ke Jepang dapat menjadi wirausaha yang mandiri. 

Sehingga setelah pulang dan habis kontrak di Jepang, akan diberikan hak dan kewajiban, berupa sertifikat dan tunjangan usaha mandiri. 

Peserta yang telah lulus pelatihan tahap 1 (satu) selanjutnya akan mengikuti pelatihan tahap 2 (dua) di Bekasi, sebelum pemberangkatan ke Jepang untuk melakukan magang selama tiga tahun.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Tampak hadir dalam penutupan tersebut, Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB, Pihak dari Kementerian Tenaga Kerja dan dari International Manpower Jepang (IM-Japan).***

 

 




Gubernur NTB Ajak Gaungkan Fungsi Koperasi

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan apresiasinya atas kerja keras Dinas Koperasi dan UKM NTB

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kerja keras Dinas Koperasi dan UKM NTB menguatkan koperasi untuk mensejahterakan rakyat.

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat

Gubernur NTB saat peringatan Hari Koperasi Indonesia ke 76

Hal itu dikatakan Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB saat memperingati Hari Koperasi Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Juli di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Rabu (12/07/23). 

Dalam Hari Koperasi Indonesia atau HKI ke-76, Bang Zul menyebutkan tugas koperasi tidaklah mudah. 

Ada banyak tantangan untuk membangunkan kembali koperasi kembali kepada fungsinya; mensejahterakan masyarakat. 

Karena, koperasi merupakan cara yang paling mulia dalam memberikan akses ekonomi, khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu. 

BACA JUGA: Maraknya Modus TPPO, Pemprov Tanggapi Serius

“Koperasi ini adalah cara yang paling mulia agar orang miskin bisa mencicipi kekayaan, kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi,” jelas Bang Zul.

Untuk itu, Bang Zul berharap, agar HKI ke-76 yang mengangkat tema “Pemajuan Koperasi Kunci Kesejahteraan Masyarakat” Ini, dapat menjadi momentum membangkitkan koperasi seperti mimpi “founding father”nya, Mohammad Hatta. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

“Semoga hari ini menjadi langkah awal untuk membangunkan kembali koperasi kita untuk kembali pada hakikatnya semula yang diimpikan oleh Bung Hatta, bapak koperasi Indonesia,” harap Bang Zul. ***

 

 




Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Pindah Tugas 

Gubernur NTB, Bang Zul menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji  yang akan pindah tugas 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi kepemimpinan Bank Indonesia NTB, Heru Saptaji yang selama tiga tahun di bawah kepemimpinan Heri Saptaji, yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: Magang ke Jepang, 75 Peserta Asal NTB Siap Berangkat  

Gubernur NTB dan Kepala Bank Indonesia NTB
Gubernur NTB dan Kepala Bank Indonesia NTB

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul mengatakan itu saat menerima Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB, Heru Saptaji di Pendopo, Rabu (12/07) untuk pamitan pindah tugas. 

Menurut Bang Zul, kolaborasi antara Pemprov NTB DAN Bank Indonesia NTB berbuah positif.

“Berkat kolaborasi (Pemprov NTB dan Bang Indonesia) yang baik kita mampu menekan tingkat inflasi dan berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Alhamdulillah ekonomi kita bergerak baik dan on the right track,” ujar Gubernur. 

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi

Dikatakan Heru, Bank Indonesia NTB mencatat transaksi tunai per hari di NTB berkisar antara 2.2 sd 2.3 Trilyun, belum lagi transaksi non tunai yang juga meningkat sangat pesat dan signifikan.

Geliat ekonomi yang meningkat menyebabkan  kebutuhan akan uang untuk transaksi besar”, sebutnya. 

Heru Saptaji Lahir di Jakarta pada tanggal 21 September 1968. Menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Hukum Perdata Universitas Brawijaya pada tahun 1991. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Mendapatkan gelar Magister di bidang Manajemen Keuangan dan Perbankan dari Universitas Gadjah Mada  pada tahun 1998. ***

 




Maraknya Modus TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius

Pemprov NTB menanggapi serius maraknya ragam modus TPPO, yang diperlukan melibatkan sinergi semua pihak

MMATARAM.LombokJournal.com ~  Makin marak dan beragamnya modus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menanggapi serius. 

BACA JUGA: Pekerja Migran NTB yang Disiksa Majikan di Libya

Dua pekerja migran asal NTB korban TPPO
Pekerja migran asal NTB korban TPPO

Untuk penguatan tim pencegahan, Pemerintah Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) TPPO di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Selasa (11/07/23).

Isu TPPO di Provinsi NTB butuh penanganan serius yang melibatkan sinergi semua pihak. Terutama semua lini yang memiliki yang punya daya ungkit tinggi untuk menghapuskan TPPO di NTB. 

Hal itu dingkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTB yang diwakili oleh Asisten I Setda NTB. H. Fathurrahman. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Penanganan TPPO di NTB membutuhkan penanganan serius dan sinergi semua pihak,” ucap Fathurrahman. 

Beragam modus

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Kemenko, PMK Veronica En’da Wulandari yang hadir dalam rakor itu memaparkan ragam, modus TPPO. 

Di antaranya, perekrutan TPPO secara online, berkedok beasiswa pendidikan, pernikahan, adopsi anak, dan masih banyak lagi. 

Menurut Veronika, di NTB modus TPPO yang masih marak adalah modus PMI menghindari prosedur legal atau unprosedural. 

Para pemangku kepentingan diharapkan lebih menguatkan sinergitas dan kolaborasi untuk melindungi masyarakat dari TPPO. 

BACA JUGA: LIMOFF 2023 Isai, Mimpi Besar Jadi Nyata

“Semoga dengan Rakor ini sinergitas dan kolaborasi para pemangku kepentingan bisa semakin kuat untuk mencegak praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang,” harap Veronika. ***

 




Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Inflasi 

Gerakan pangan murah dilakukan Pemprov NTB yang pertama kali digelar di Desa Peresak Narmada, yang akan dilanjutkan sampai akhir tahun 

LOBAR.LombokJournal.com ~ Upaya pengendalian inflasi di NTB dan meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat melakukan Gerakan Pangan Murah, di Lapangan Tanak Tepong desa Presak Kecamatan Narmada Lombok Barat, Selasa (11/07/23).

.Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, H. Abdul Aziz menjelaskan, gerakan pangan murah ini kerja sama Badan Ketahanan Pangan Nasional dengan Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan NTB. 

BACA JUGA: Maraknya Modus TPPO, Pemprov NTB Tanggapi Serius

Selain itukegiatan gerakan pangan murah ini  juga melibatkan Dinas terkait dan stakeholder lainnya berkoordinasi dengan Bulog, Pelaku Usaha Pangan, Dinas Perindustrian, Pertanian, Perdagangan termasuk pelaku UMKM di Desa setempat.

“Gerakan pangan murah ini pertama kali digelar di Desa Peresak Narmada, kedepannya kita akan berlanjut sampai akhir tahun masih 14 kali lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kades Peresak Bahri menyambut baik program gerakan pangan murah yang digelar diwilayah Peresak Lapangan Tanak Tepong.

“Terimakasih kepada Pemprov NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar GPM. Ini adalah kegiatan yang luar biasa memudahkan masyarakat kita untuk mendapatkan bahan pangan yang lebih murah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA: Kreativitas dan Inovasi Merancang Kendaraan Hemat Energi

Kades berharap kegiatan gerakan pangan murah harus sering dilakukan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Sehingga memudahkan warganya mendapatkan bahan pangan yang lebih murah dan terjangkau. 

Termasuk melibatkan pelaku UMKM setempat sebagai wadah mereka untuk lebih bersemangat.

Pengamatan wartawan, warga setempat berterimakasih digelarnya gerakan pangan murah murah ini. Tampak masyarakat berbondong-bondong datang ke lokasi untuk membeli bahan pangan sebagai kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA: Kerja Sama Pemprov NTB dan Australia Utara Makin Erat

“Seperti Bawang, harga normalnya 32 ribu perkilo, disini kita dapatkan harga 25 ribu perkilo termasuk bahan pangan lainnya relatif lebih murah,” ungkap seorang warga.  ***

 




Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Menteri BUMN Eric Tohir berharap penyelenggaraan event di Sirkuit Mandalika kalau bisa sebulan sekali

LOTENG.LombokJournal.com ~ Optimalisasi Sirkuit Mandalika Mandalika Lombok, menjadi perhatian Menteri BUMN, Eric Tohir. 

Sirkuit Mandalika yang besar itu diharapkan tak hanya menyelenggarakan satu kegiatan tiap tahun, seperti MotoGP atau WSBK. Seharusnya lebih banyak event besar lainnya yang digelar di Sirkuit Mandalika. 

BACA JUGA: LIMOFF 2023 Usai, Mimpi Besar Jadi Nyata

Penyelenggaraan kompetisi Shell Eco-Marathon di Sirkuit Mandalika

“Saya dan Pak Gubernur (NTB-red) bersepakat tidak bisa hanya setahun satu event, kalau bisa sebulan sekali,” ujar Eric, saat berkunjung ke Sirkuit Mandalika, Minggu (09/07/23).   

Eric mengatakan tetap mendorong diselenggarakannya event-event besar di Sirkuit Mandalika, seperti ada Shell Eco-Marathon, ada MotoGP dan juga mobil sport. 

Ia memastikan agar aset seperti Sirkuit Mandalika tidak hanya menggelar satu kegiatan besar setahun.

“Sekarang Sirkuit Mandalika sudah ada agenda satu tahun penuh, silahkan dicek,” ujarnya kepada wartawan usai menyaksikan gelaran Shell Eco-Maraton 2023. 

Ia dan Gubernur NTB turut memastikan terbukanya lapangan kerja dan bertumbuhnya ekonomi sebagai efek dari dibangunnya Sirkuit Mandalika. 

BACA JUGA: NTB Mall Tandatangani MoU Kerja Sama dengan NFH, Malaysia

Karena, setelah sirkuit Mandalika dibangun, diiringi juga pembangunan hotel, lalu mendorong pembangunan di sekitar kawasan Mandalika dan lainnya. 

Seperti rencana gelaran Shell Eco-marathon tahun 2024, Eric menyampaikan bawa hotel dan penginapan harus mampu menampung 1.800 orang yang hadir di Mandalika. Padahal kapasitas perhotelan saat ini 1.200. 

“Kita sudah rapat bahwa kapasitas perhotelan 1.200, harus bisa menampung 1.800 manusia yang akan terlibat dalam SEM 2024. Sebab itu keberadaan homestay tidak kalah pentingnya, harus berdampingan antara hotel bintang 5-homestay supaya masyakat bisa dapat dampak itu,” katanya.

Peningkatan kawasan Mandalika juga harus terus dilakukan. Selain ada sirkuit, misalnya ada tempat berkuda nasional dan internasional, lapangan golf, trek lari alam. 

Semua itu menurut Eric agar kawasan Mandalika memiliki keunikan sebagai kawasan entertainment dan sport. 

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menambahkan, berbagai kegiatan internasional yang diselenggarakan di NTB, khususnya di Sirkuit Mandalika memberikan impact yang luar biasa, yang mengakselerasi perubahan sosial yang ada di masyarakat.

Lebih dari itu, juga merubah kegiatan ekonomi di NTB. 

“Berbagai kegiatan Internasional memberi impact yang luar biasa, yang pastinya mengakselerasi perubahan sosial yang ada di masayarakat kami,” ujar Zulkieflimansyah.

Dari event-event tersebut, eksternalitas positifnya bagi NTB banyak sekali. 

BACA JUGA: Kreativitas dan Inovasi Merancang Kendaraan Hemat Energi

Bahkan setiap kali berakhirnya event, Gubernur NTB mengungkapkan selalu ada kajian khusus secara berkala oleh BPS dan hasilnya dipublikasikan. 

“Sekarang luar biasa uang yang beredar setiap ada event,” kata Gubernur Zul atau Bang Zul tanpa menyebut angka. ***

 

 




LIMOFF 2023 Usai, Mimpi Besar Jadi Nyata

Closing Ceremony LIMOFF 2023, Bang Zul menilai event ini sebagai mimpi besar yang menyadi kenyataan

LOBAR.LombokJournal.com ~ Bang Zul panggilan akrab Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi Bunda Niken dan seluruh panitia LIMOFF 2023 yang mewujudkan mimpi besar NTB, menjadi Pusat Fasyen Muslim Nasional.

BACA JUGA: LIMOFF 2023, Wujudkan NTB Sebagai Pusat Fashion Muslimah

Acara LIMOFF 2023 jadi pembelajaran untuk percepatan industrialisasi di NTB

Hal itu disampaikan Bang Zul saat menutup Lombok International Modest Fashion Festival atau LIMOFF 2023 di Hotel Merumata Senggigi, Minggu (09/07/23).

“Atas nama masyarakat NTB mengucapkan terima kasih, selamat kepada Bunda Niken dan kawan-kawan, mimpi besar kita untuk menghadirkan event seperti LIMOFF 2023 menjadi nyata,” tutur Bang Zul.

Bang Zul berharap agar LIMOFF 2023 dapat hadir kembali dengan perayaan yang lebih luar biasa dan peserta yang semakin banyak. 

“LIMOFF 2023 tahun ini sangat luar biasa, Semoga kita dapat bertemu dengan acara yang semarak lagi tahun depan,” ungkap Bang Zul. 

BACA JUGA: Kreativitas dan inovasi Merancang Kendaraan Hemat Energi

Sementara itu, Ketua panitia LIMOFF 2023, Nuryanti, SE., ME menyampaikansebanyak 109 desainer dan 900 desain yang ditampilkan di LIMOFF 2023. 

Kata Nuryanti, model pembelajaran yang tebaik untuk percepatan industrialisasi adalah menghadirkan karya karya terbaik.

BACA JUGA: Kompetisi Shell Eco-Marathon 2023 Sudah Berakhir

“Kemudian kita amati, tiru, modifikasi sehingga insyaallah kedepannya NTB akan menjadi lebih baik sebagai kiblat muslim fashion Nasional,” ujar Nuryanti. ***

 




Kreativitas dan Inovasi Merancang Kendaraan Hemat Energi

Tim Indonesia melaju ke putaran final World Championship kompetisi merancang kendaraan hemat energi Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023

LOTENG.LombokJournal.com ~ Kreativitas dan inovasi diperlihatkan anak-anak muda dari tim Thailand, Korea Selatan, dan Indonesia dalam Kejuaraan Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023, dalam menguji kendaraan hemat energi. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Tinjau Dampak Banjir di Lunyuk, Sumbawa

Pencapaian luar biasa dalam merancang kendaraan hemat energi

Pencapaian luar biasa dalam merancang kendaraan hemat energi diperlihatkan dalam kompetisi yang berlangsung 5-9 Juli 2023, di Sirkuit Internasional Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Tim dari berbagai negara ini menunjukkan kemampuan luar biasa merancang kendaraan hemat energi terbaik, juga pada kategori kendaraan Prototype. 

Sebelumnya, kemampuan merancang kendaraan hemat energi ini,  tim Indonesia nyaris sapu bersih  pada kategori Urban Concept, yang kemudian mengirim tiga tim Indonesia melaju ke putaran final World Championship. 

Kali ini giliran kategori prototype, tim Indonesia kembali berjaya mengoleksi tujuh dari sembilan gelar juara rancangan hemat energi, yang terbagi dalam tiga sub kategori.

BACA JUGA: NTB Mall Tandatangani MoU Kerja Sama dengan NFH, Malayasia

Meski pada sub kategori ICE (internal combustion engine), tim dari Indonesia harus puas di posisi ke dua setelah Thailand berada di posisi pertama dan ke tiga. Juga pada sub kategori Hidrogen, tim-tim Indonesia harus mengakui keunggulan tim dari Korea. 

Tapi, pada sub kategori baterai elektrik, tim Indonesia mengantongi seluruh gelar juara.

Pencapaian jarak tempuh terbaik diraih oleh VIRGIN TEAM dari Sakonnakhon Technical College, Thailand, pada kategori Prototype, subkategori mesin pembakaran dalam (internal combustion engine).

Hasil terbaik ini berada pada jarak tempuh 1.867,8 kilometer per liter (km/l), setara dengan mengemudi dari Jakarta ke Kuala Lumpur. 

Pemenang lainnya termasuk juara bertahan Semar Proto UGM dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan hasil 779,6 kilometer per kilowatt jam (km/kWh) di subkategori baterai elektrik.

Dan KUST dari Universitas Kookmin, Korea selatan, dengan hasil 373,7 kilometer per meter kubik (km/m3) di subkategori sel bahan bakar hidrogen.

BACA JUGA: Kompetisi Shell Eco-Marathon 2023 Sudah Berakhir

Atas keberhasilannya menjadi yang terbaik, Tim Thailand yang datang dengan pengemudi perempuan ini mengaku bangga. 

Bukan hanya soal sukses meraih juara pertama, melainkan juga karena mereka berhasil melewati tantangan, yaitu memastikan kendaraan yang akan tampil dalam kejuaraan ini tetap berada pada kondisi terbaiknya saat diboyong ke Indonesia. 

 “Kami merasa sangat senang berhasil mendapatkan hasil terbaik dibandingkan tim-tim lainnya di kategori yang sama. Salah satu tantangan kami adalah ketika membawa kendaraan kami dari Thailand ke Indonesia dan memastikan kendaraan dalam kondisi terbaiknya. Dapat menyelesaikan kompetisi ini di posisi pertama merupakan sebuah kemenangan besar untuk kami,” kata Nattapong Singhakul, pengemudi VIRGIN TEAM.

Hasil Lengkap

Inilah hasil lengkap tim-tim terbaik pada kategori Prototype, sub kategori Internal Combustion Engine (ICE).

VIRGIN TEAM Perguruan Tinggi Teknik Sakonnakhon dengan capaian waktu 1.867,8 km/I. Disusul NAKOELA UI TEAM dari Universitas Indonesia, capaian waktu 1.190,3 km/I dan Fueang Fha Thailand Amphawa Industrial and Community Education, capaian waktu 893,4 km/I.

Sedangkan pada sub kategori Bahan Bakar Hidrogen, ada KUST Korea Universitas Kookmin dengan capaian waktu 373,7 km/m3, keluar sebagai juara pertama. Lalu pada posisi ke 2 ada Bumi Siliwangi Team 2 Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia, capaian waktu 287,5 km/m3.

Dan ANTASENA ITS TEAM Indonesia Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, capaian 216,2 km/m3, berada pada urutan ke tiga. 

Untuk sub kategori Baterai Elektrik, Semar Proto UGM Indonesia Universitas Gadjah Mada keluar sebagai juara pertama dengan capaian waktu terbaik 779,6 km/kWh. 

Pada tempat kedua IMEI TEAM Indonesia Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, capaian waktu 749,2 km/kWh dan ANTAWIRYA EV Indonesia dari Universitas Diponegoro Semarang, capaian waktu 649.9 km/kWh. 

Sementara itu, pada Regional Championship dalam kategori kompetisi Urban Concept, satu tim dari Singapura dan tiga tim dari Indonesia berhasil lolos dan melaju ke World Championship.

Mereka adalah Tim TP Eco Flash Politeknik Temasek Singapura,  Garuda UNY Eco Team I dari Universitas Negeri Yogyakarta, lalu ITS Team Sapuangin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan Arjuna UI Team Universitas Indonesia. 

Ke empat tim ini berhasil unggul dari empat tim lainnya. 

Tim pemenang dari beberapa negara ini kemudian memiliki kesempatan berpartisipasi di ajang global, untuk mengikuti World Championship.

Mereka akan berkompetisi merancang kendaraan hemat energi dengan tim-tim dari Amerika, serta Eropa dan Afrika. Ajang ini akan berlangsung di Shell Technology Center di Bangalore, India, pada 10-12 Oktober 2023.

BACA JUGA: Inovasi Pelayanan Publik, Kemudahan Bayar Pajak Ranmor

Tim-tim Urban Concept dengan efisiensi energi terbaik dalam kompetisi Regional Mileage Challenges, akan diberikan alokasi energi berdasarkan hasil yang diperoleh. 

Mereka akan berkompetisi untuk melihat siapa yang dapat melewati garis finis terlebih dahulu tanpa kehabisan alokasi energi.***

 

 




Sirkuit Mandalika Tuan Rumah Shell Eco-Marathon 2024

Kompetisi Shell Eco-Marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2024 kembali akan digelar di Sirkuit Mandalika 

LOTENG.LombokJournal.com ~ Berakhirnya gelaran kompetisi Shell Eco-Marathon 2023, hari Minggu (09/07/23), Sirkuit Mandalika Lombok, kembali dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang sama di tahun 2024. 

BACA JUGA: Event di Sirkuit Mandalika Harus Dioptimalkan

Setelah kompetisi Shell Eco-Marathin 2023, sirkuit Mandalika kembali akan menjadi tempat event yang sama tahun 2024

Penyelenggaraan di Sirkuit Mandalika itu dikonfirmasi langsung oleh Inggrid Siburian, Shell Indonesia Country Chair. 

Konfirmasi ini juga menekankan, kegiatan Shell Eco-Marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2024 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, akan digelar pada bulan Juli, di  minggu yang sama sebagaimana tahun 2023. 

BACA JUGA: LIMOFF 2023 Usai, Mimpi Besar Jadi Nyata

Bahkan, Inggrid mengungkapkan kabar baik lainnya, di tahun mendatang selain event Shell Eco-marathon, di Sirkuit Mandalika juga akan digelar Driver World Championship.

BACA JUGA: NTB Mall Tandatangani MoU dengan NFH, Malaysia

“Tahun depan (2024-red) Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah, akan digelar pada bulan Juli di minggu yang sama seperti tahun ini. Selain itu, kita juga akan adakan Driver’s World Championship di Mandalika. Itu sudah diputuskan, sudah confirm,” ungkap Inggrid yang mendampingi Menteri BUMN, Eric Tohir saat mengunjungi para peserta Shell Eco-marathon, di Sirkuit Mandalika, Minggu (09/07). ***