NGO mitra kerja Dislutkan NTB, kata Bang Zul, memberikan kontribusi yang besar terhadap kinerja pembangunan daerah di Provinsi NTB
LOBAR.LombokJournal.com ~mengapresiasi para NGO (Non Goverment Organitation) sebagai mitra kerja Dinas Kelautan dan Perikanan NTB atas sumbangsihnya memajukan sektor kelautan dan perikanan.
Kerja sama yang harmonis antara NGO dan Dislutkan NTB mampu memberikan kontribusiyang besar terhadap kinerja pembangunan daerah di Provinsi NTB.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang biasa disapa Bang Zul di acara silaturrahmi NGO Mitra Kerja Dislutkan NTB di Merumata Hotel, Senggigi, Lombok Barat, Kamis (14/09/23).
Silaturahmi tersebut digelar dalam penyampaian progres kinerja dan kontribusi NGO mitra kerja sektor kelautan dan perikanan, terhadap kinerja pembangunan daerah di Provinsi NTB.
“NGO-NGO kita sudah sangat luar biasa membantu kita di NTB di sektor kelautan dan perikanan. Terima kasih banyak atas sumbangsihnya yang sangat luar biasa!” ungkap Gubernur.
Bang Zul juga turut mengapresiasi jajaran Dislutkan NTB yang mampu membangun sinergi dengan NGO mitranya, sehingga sektor kelautan dan perikanan berkontribusi positif dalam pembangunan di Provinsi NTB.
Di akhir sambutannya, Bang Zul berharap sinergi yang terjalin antara Pemerintah dan NGO dapat terus terjalin dengan baik. Karena, keberadaan NGO disebut Bang Zul, memiliki posisi yang sangat penting dalam masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengucapkan terima, semoga apa yang kita kerjakan ini betul-betul mendatangkan manfaat besar bagi kita semua,” tutupnya.***
PON 2024, Momentum Memasyarakatkan Olahraga
Selain prestasi yang harus dikejar di Pekan Olahraga Nasional 2024, juga jadi barometer persiapan sebagai tuan rumah PON 2028 NTB – NTT
MATARAM.LombokJournal.com ~ Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 21 di Aceh dan Sumut 2024 harus dijadikan momentum dan barometerbagi NTB, yang akan jadi tuan rumah PON ke 22 tahun 2028 bersama NTT.
Karena itu, Ketua DPW PKB Provinsi NTB, H Lalu Hadrian Irfani mendorong Pemerintah Daerah NTB dan stakeholders olahraga di daerah termasuk KONI, benar-benar menangkap momentum itu.
Selain sebagai ajang menoreh prestasi olahraga daerah, juga sebagai inspirasi dan trigger bagi masyarakat untuk gemar berolahraga agar sehat dan berprestasi.
“Saya rasa PON ini momentum yang tepat untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Ada prestasi yang kita kejar di PON Aceh – Sumut 2024, ada juga barometer kita untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2028 NTB – NTT agar prestasi Atlit NTB makin diperhitungkan,” kata Lalu Hadrian Irfani, Rabu (13/09/23).
Menurut Hadrian, di tataran masyarakat khususnya Lombok dan NTB secara umum olahraga sudah saatnya menjadi budaya hidup sehat.
Apa pun cabang olahraga selama masyatakat mencintai dan melaksanakannya, tentu akan sangat baik.
Indeks Derajat Kesehatan daerah ini juga akan terdongkrak jika olahraga bisa menjadi budaya masyarakat dan berprestasi pada ajang pertandingan olahraga baik tingkat daerah , nasional maupun internasional.
“Pepatah dulu, mensana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang kuat,” kata Hadrian yang juga Caleg DPR RI dari PKB untuk Dapil NTB II, Pulau Lombok.
Sebagai Caleg yang bakal mewakili masyarakat Lombok di kursi Senayan, Hadrian akan berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan pariwisata.
Ia mengatakan, olahraga erat kaitannya dengan pariwisata. Apalagi saat ini kawasan The Mandalika di Lombok Tengah sedang didorong menjadi destinasi sport tourism, menyusul adanya sirkuit berkelas internasional.
“Kalau PON 2024 Aceh – Sumut bisa kita pelajari dan terapkan pasti PON 2028 NTB akan semakin kuat dengan branding sport tourism ke depan. Dan saat itu, efek domino event PON ini pasti akan berimbas langsung ke pariwisata,” ujarnya.
Hadrian meminta KONI dan Cabor-Cabor yang ada mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kepada masyarakat khususnya generasi muda agar mulai mengisi waktu luang dengan berolahraga. Setidaknya joging atau bersepeda santai.
Ke depan, paparnya, public space untuk berolahraga ringan seperti Taman Udayana di Kota Mataram dan lintasan sport di Mandalika Lombok Tengah, harus dikembangkan dan diperbanyak lagi.
Selain itu, pekan olahraga juga harus mulai ditumbuhkan baik di tingkat Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan Provinsi. Misalnya bola voli, tenis meja, bulu tangkis dan Cabor lainnya.
“Event-event Pekan Olahraga ini sangat penting untuk menjaring bibit-bibit atlit untuk cabor-cabor unggulan,” katanya.
Jaring Talenta Santri dan Santriwati
Politisi humble dari PKB ini menambahkan, memasyarakatkan olahraga tak hanya penting digalakan di sekolah umum, tetapi juga di kalangan Pondok Pesantren.
Sebab, santri dan santriwati di Ponpes yang ada di Lombok, NTB juga sangat potensial jika digali bakat olahraganya.
“Pola hidup sehat para santri dan santriwati di lingkungan Ponpes justru lebih tertib dan teratur. Tentu banyak talent-talent terpendam di Ponpes,” kata Caleg DPR RI dengan jargon Batur Ite ini.
Oleh karenanya, Hadrian berencana akan membuat kegiatan-kegiatan olahraga yang melibatkan potensi Ponpes di Lombok.
“Insha Allah kalau kami diberi amanah di kursi Senayan, semua akan kita perjuangkan,” tukas Hadrian. (*)
Orang Tua Jangan Malu Anaknya Stunting
Wagub NTB mengingatkan orang tua untuk rajin ke Posyandu, dan jangan malu anaknya stunting karena itu kondisi sementara
Kali ini Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah menggelar gotong bakti stunting di Dusun Tato, Desa Sandik, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat, Rabu (13/09/23).
Wagub NTB mengingatkan, jika bayi dan balita didiagnosa stunting penting rajin datang ke Posyandu. masyarakat diminta untuk tidak malu karena stunting masih bisa diatasi.
Kalau rajin ke Posyandu masyarakat mendapatkan pelayanan serta edukasi kesehatantermasuk stunting, guna membesarkan anak-anak yang sehat dan cerdas, sesuai visi misi NTB Gemilang.
“Jangan malu anaknya stunting karena itu kondisi sementara. Harus tetap dibawa ke posyandu dija supaya pertunbuhannya bisa berkembang dengan baik,” pesan Wagub NTB.
Ummi Rohmi juga berpesan kepada para kader posyanduuntuk menggunakan alat pengukur tinggi dan berat badan anak yang terstandar. Karena hal tersebut akan mempengaruhi data di kemudian hari.
“Cek semua data bayi balita supaya betul-betul pengukuran kita ini valid dan akurat,” pesan Ummi Rohmi.
Bakti stunting kali ini turut dihadiri oleh Asisten 1 , Kepala Bappeda , Kadis Kesehatan , Kadis PMPD Dukcapil , Kadis Dikbud , Kadis Perhubunan , Kadis DP3AP2KB , Karo Kesra , Karo Adpim , Kepala BKKBN Provinsi NTB. ***
Launching Command Center NTB untuk Layanan Publik
Soft launching Command Center NTB untuk monitoring data dari aplikasi Perangkat Daerah dengan langkah integrasi ke dalam dashboard Pimpinan Daerah
MATARAM.LombokJournal.com ~ Launching Command Center adalah salah satu langkah yang baik dari Pemerintah Daerah sebagai bentuk layanan yang telah bertransformasi digital, untuk mewujudkan NTB Smart Province System Pemerintahan Berbasis Eektronik (SPBE).
Kepala Dinas Kominfotik, Najammudin Amy, menyampaikan itu saat melakukan peninjauan persiapan soft launching Command Center Provinsi Nusa Tenggara Barat di Komplek Perkantoran Gubernur NTB, Selasa (12/09/23) malam.
Dalam peninjauan persiapan launching Command Center tersebut, Najamuddin di dampingi oleh Kepala UPTD Pusat Layanan Digital Ari Wahyuddin S,STP., MM.
“Command Center yang akan segera soft launching ini dihajatkan sebagai tempat memonitoring data dari berbagai aplikasi pada Perangkat Daerah dengan langkah integrasi ke dalam dashboard pimpinan secara cepat, mudah, dan akuntabel. Kita perlu meninjau persiapan soft launching tersebut,” ujar Kadis Kominfotik NTB, Najamuddin Amy.
Keberadaan Command Center ini di NTB diharapkan layanan baik administrasi pemerintahan maupun layanan publik dapat terpantau oleh pimpinan secara real-time.
Dengan demikian pimpinan mampu melakukan pengambilan keputusan yang tepat dan cepat.
Lebih lanjut Najam memberikan apresiasi terhadap konsep yang diterapkan oleh Command Center NTB.
Menurutnya. hanya dengan berada dalam sebuah ruangan, seseorang dapat mengetahui banyak informasi. ***
Energi Terbarukan, NTB Senang Kerja Sama dengan Denmark
Wagub NTB menerima kedatangan Kedutaan Denmark, Ms. Stine Leth Rassmussen yang melaporkan progres kerja sama energi terbarukan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (Wagub NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengaku senang atas kerja sama dan dukungan Pemerintah Denmark dalam pengembangan energi terbarukan.
“Kami senang sekali telah menjalin kerja sama ini. Terimakasih atas supportnya untuk NTB, terutama dalam pengembangan energi terbarukan untuk mewujudkan NTB Net Zero Emission 2050,” ungkap Wagub NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi.
Sementara itu, Pemerintah Denmark melalui Kedutaan Besarnya mengapresiasi kerja sama energi terbarukan antara Pemerintah Provinsi NTB-Pemerintah Denmark menuju NTB Net Zero Emisi 2050.
Bahkan Pemerintah Denmark mengundang secara khusus Wagub Umi Rohmi untuk hadir di acara COP-28 di Dubai, Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim. NTB akan diharapkan mempresentasikan progres capaian NTB Net Zero Emisi 2050.
Turut mendampingi Wakil Gubernur pada pertemuan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, Zulmansyah, S.Hut.***
PDIP NTB Gelar Rakerda Songsong Pemilu 2024
Pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP NTB memuat pesan strategis, menjelang kiat dekatnya kalender Pemilu 2024
MATARAM.LombokJournal.com~ Menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) atau Pemilu 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III tahun 2023, Senin (11/09/23).
Rakerda PDIP NTB jelang Pemilu 2024 bertema “Fakir Miskin dan Anak-anak Terlantar Dipelihara oleh Negara” itu diikuti seluruh pengurus PDIP se-NTB, dibuka Ketua DPP PDIP Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, I Made Urip.
Made Urip menegaskan, agenda rakerda memuat pesan strategis, menjelang kian dekatnya Pemilu 2024yakni Pilpres dan Pileg 2024.
Made Urip menggarisbawahi, target PDIP di Pemilu 2024 yaitu menjadi pemenang ketiga kali, “hattrick” secara berturut-turut.
“Tadi sudah ada gemblengan dari Ketua DPD, mendidik kita. DPD PDIP NTB rutin menggelar rakerda, saya memberikan apresiasi. Rakerda ini adalah tugas konstitusional kita sebagai kader, melaksanakan AD/ART,” kata Made Urip di Kantor DPD PDIP NTB di Mataram
“Kita tata partai kita dengan baik. Rakerda secara periodik kita lakukan sebagai tugas kepartaian,” sambungnya.
Anggota DPR itu mengaku, dalam hitungan bulan PDIP akan menghadapi tugas-tugas yang makin berat.
Sehingga rakerda menjadi penting dalam rangka menyusun program partai ke depan, evaluasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan, dan menyusun strategi pilpres dan pileg.
Caleg Jangan Saling Seruduk
Untuk merealisasikan target Pemilu 2024, para Calon Legislatif (Caleg) memiliki peran vital. Dharap para caleg PDIP dapat saling topang, bahu-membahu dan bekerja sama meraih suara sebanyak-banyaknya.
“Caleg kerja politik di lapangan. Memasuki DCS dan DCT, biasanya di lapangan teman saja diseruduk. Jeruk makan jeruk, lahan yang sudah dikuasai teman sendiri, diserang. Ini lasti terjadi, saya berjarap bagi caleg-caleg harus bahu-membahu memenangkan partai, jangan saling seruduk,” pungkasnya.
Kata Made Urip, PDIP punya DPR, karena itu mestinya diajak tandem di lapangan.
“Ke bawah, jangan mau menang sendiri. Jangan ada perbedaan suara. Itu tidak boleh terjadi,” imbuh Made Urip.
Made Urip memaparkan perihak Trias Dinamika partai. Pertama, pemetaan wilayah politik, kedua penempatan tokoh atau kader, dan terakhir pembumian seluruh program partai.
“Setelah jadi, baru kita implementasikan Darsa Prasetya partai, sepuluh janji setia partai,” paparnya.
Terkahir, Made Urip berharap daerah pemilihan (Dapil) yang masih belum terisi, diharapkan dapat terisi di Pileg 2024.
“Untuk pileg DPR, NTB ada dua dapil, baru satu yang terisi. Saya berharap, minimal di 2024 dua dapil yang ada tersebut bisa diisi oleh kader-kader terbaik kita,” bebernya.
Caleg Jangan Leha-leha
Di tempat yang sama, Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat melaporkan, pihaknya di DPD PDIP NTB telah melaksanakan amanat yang tertuang dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDIP yang dihelat beberapa waktu yang lalu.
Amanat dalam rakernas, kata Rachmat menjadi pedoman seluruh pengurus dan kader di NTB untuk bergerak.
“Sesungguhnya pesan ini sudah kami laksanakan. Begitu selesaikan rakernas III, kami sudah sampaikan ke daerah. Perintah DPP setiap hari kita laksanakan,” ujar Rachmat.
Lebih jauh, anggota DPR itu mengingatkan, ketaatan dan loyalitas kader terhadap partai menjadi modal dasar berpartai.
“Harapan saya, kepada seluruh kader, kinerja caleg se-NTB, tugas mereka paling utama mencapai kemenangan adalah memperkuat saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelasnya.
Rachmat meminta kader, pengurus, termasuk para bacaleg untuk tidak leha-leha. Mengingat kalender pemilu 2024 kian dekat. Mesin partai, kata Rachmat akan dapat berjalan baik ketika seluruh elemen yang ada di dalamnya berfungsi dengan baik.
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah memonitoring langsung agenda gotong royong Bakti Stunting itu, Senin (11/09/23).
Dalam keguatan Bakti Stunting itu, Ummi Rohmi sapaan Wagub, senang melihat kader posyandu beserta seluruh elemen masyarakat gotong royongdalam kegiatan Bakti Stunting menekan angka stunting di NTB.
“Alhamdulillah, pagi ini monitoring Bhakti Stunting di Desa Pesiraman, Lenek, Lombok Timur. Senang melihat kader posyandu beserta semua element masyarakat #Kolaborasi menekan angka stunting di Nusa Tenggara Barat,” tulis Wagub dalam statusnya. ***
Alternatif Pengobatan Akupuntur Sudah Hadir di NTB
Pengobatan akupuntur, menurut Gubernur NTB, memberikan pilihan pengobatan bagi masyarakat
MATARAM.LombokJournal.com ~ Hadirnya praktisi profesional dan lulusan kursus akupuntur pertama di NTB semakin memberi peluang bagi masyarakat untuk alternatif pengobatan.
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat mengikuti kegiatan Bakti SosialPengobatan Akupuntur Gratis di Kantor Desa Jagaraga, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (09/09/23).
“Ini menambah alternatif pilihan pengobatan bagi masyarakat,” ungkap Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.
Bang Zul berharap dengan adanya pengobatan akupuntur dapat memberikan pilihan pengObatan bagimasyarakat.
“Semoga bapak ibu segera sehat dengan pengobatan akupuntur ini,” harap bang Zul saat menyaksikan langsung praktek akupuntur yang dilakukan oleh sejumlah praktisi profesionaldan lulusan kursus akupunktur.
Untuk diketahui bahwa pengobatan ini juga telah dibuka secara formal, baik di Rumah Sakit maupun Klinik, sehingga mudah diakses oleh masyarakat.***
HAORNAS 2023 Momentum Sukseskan Event Olahraga di NTB
Dalam perataan Hari Olahraga Nasional, Sekda NTB mengingatkan bahwa Provinsi NTB akan jadi tuan rumah banyak event olahraga
MATARAM.LombokJournal.com ~ Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) yang berlangsung pada tanggal 9 September 2023 merupakan momentum sukeskan event olahraga (sport tourism) di Provinsi NTB.
Seperti MotoGP, Motul FIM Superbike World Championship, Motocross World Championship (MXGP), Lombok Audax dan event olahraga lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan, ke depan Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah berbagai event olahraga nasional, Minggu (10/09.23).
Seperti tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional dihadiri induk-induk olahraga (inorga) yang bernaung di bawah KORMI, diperkirakan 25 ribu orang pegiat olahraga berkumpul di Lombok pada tahun 2025.
Pada tahun 2028, Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Olahraga Nasional KORPRI dan tahun 2028, bersama NTT dan NTB tuan rumah bersama PON XXII.
“Mari bergegas mari berbenah, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses promosi ekonomi,” tutur Miq Sekda. ***
Rachmat Hidayat Salurkan Bantuan di Car Free Day di Praya
Rachmat Hidayat Aksi Kemanusiaan Lagi di Lombok Tengah, penerima bantuan menilai PDIP Jadi Partai paling peka pada rakyat
LOTENG.LombokJournal.com ~ Masyarakat yang padati arena Car Free Day di Praya, Lombok Tengah, menerima kejutan bantuandari Rachmat Hidayat.
Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu selain memberi sarapan gratis, juga memberi bantuan berupa santunanpada anak-anak yatim, mobil ambulans untuk Yayasan Tulus Angen Community, alat musik untuk musisi jalanan Mandalika, dan bantuan kursi roda elektrik untuk para penyandang disabilitas, Minggu (10/09/23).
”Seluruh bantuan ini adalah murni aksi kemanusiaan. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan politik. Saya selalu meyakini, berbagi kepada sesama adalah salah satu cara paling kuat untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam masyarakat,” ucap Rachmat, yang saat ini merupakan Komisi VIII DPR RI.
Sebagian masyarakat mengelu-elukan nama Ketua DPD PDIP NTB yang menyalurkan bantuan. Sejumlah warga yang menandainya dari jauh segera mendekat, dan menyalami dengan takzim politisi seniorBumi Gora ini.
Penyerahan seluruh bantuan tersebut dilakukan berbarengan dengan digelarnya acara Ngopi dan Nongkrong Bareng bersama H Rachmat Hidayat dan politisi PDIP asal Lombok Tengah, H Ruslan Turmuzi.
Acara penyerahan bantuan ini tampak spesial, sebab dihadiri Sekretaris Daerah NTB HL Gita Ariadi, yang pekan depan bakal dilantik sebagai Penjabat Gubernur NTB setelah dipilih Presiden Joko Widodo.
Sejumlah politisi PDIP di Lombok Tengah ikut hadir memeriahkan acara yang juga banyak dihadiri para generasi milenialtersebut, seperti Ketua DPC PDIP Lombok Tengah yang juga Anggota DPRD Loteng, Suhaimi.
Penyerahan bantuan untuk warga yang membutuhkan ini juga dirangkai dengan pagelaran musik. Sejumlah musisi jalanan dan musisi penyandang disabilitas unjuk kebolehan turut menghibur warga.
Rachmat mengaku bersyukur, bila bantuan yang telah diserahkan kepada masyarakat dapat membantu dan bermanfaat untuk penerima.
Ditegaskan, membantu masyarakat yang membutuhkan menjadi prioritasnya. Bantuan itu, sangat penting dalam keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Khusus bantuan kursi roda kepada para penyandang disabilitas, diharapkan akan membantu mereka sehingga tidak lagi memiliki mobilitas terbatas.
”Kaum difabel adalah kelompok yang seringkali diabaikan oleh sebagian kita. Padahal mereka membutuhkan perhatian dan dukungan yang lebih. Dengan memberikan dukungan kepada mereka, kita dapat membantu mereka merasa lebih dihargai dan diterima di lingkungan sekitarnya,” kata Rachmat.
Langkahnya menebar bantuan untuk masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna itu adalah langkah kecil. Karena itu, ia menggugah pihak lain untuk juga turut memberi perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dukungan tersebut pun tak melulu harus berupa finansial. Berbagi waktu atau tenaga, juga tentulah akan sangat bermanfaat untuk mereka.
Didaulat menyampaikan sambutan dalam penyerahan bantuan tersebut, Sekda NTB HL Gita Ariadi menyampaikan rasa syukur masyarakat Pulau Lombok memiliki wakil seperti H Rachmat Hidayat. Dia menyebut, Rachmat Hidayat adalah amaq atau ayahandanya.
”Inaq Amaq Semeton Jari, Arik Kakak. Beliau niki Amaq tiang. Kita doakan beliau panjang umur dan tetap bisa berbuat untuk berjuang mewakili pelungguh di Jakarta, melalui partai beliau PDI Perjuangan,” kata Gita.
Dia pun menyampaikan rasa girangnya, bisa turut serta menyapa masyarakat secara langsung dalam pembagian bantuan Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok tersebut. Gita menegaskan, dirinya siap hadir dalam acara Anggota DPR RI dari partai politik manapun.
Kesempatan tersebut juga digunakan Gita untuk menyeru kepada seluruh lapisan masyarakat agar mereka tetap rukun dan damai. Memastikan daerah tetap harmonis, adalah menjadi salah satu tugas dan tanggung jawabnya.
Apalagi setelah resmi nantinya dilantik sebagai Penjabat Gubernur NTB.
”Inaq Amaq, endek tekanggo begejuh. Dukung pemerintah adekne daerah yang pelungguhtarik aman. Dendekn gare-gare bede pilihan muk endek saling sapak. Ngiring tarik dukung investasi sak eyak pinak masyarakat sejahtere,” kata birokrat asal Lombok Tengah ini dalam bahasa Sasak.
Sementara itu, H Ruslan Turmuzi pada kesempatan tersebut menjelaskan, sejumlah bantuan yang merupakan program aspirasinya, juga turut diserahkan kepada masyarakat. Politisi senior Lombok Tengah yang sudah lima periode duduk di DPRD NTB ini.
Dikatakan, bantuan dari program aspirasi tersebut adalah wujud perhatiannya kepada masyarakat Lombok Tengah yang sudah menyampaikan secara langsung aspirasi kepada dirinya.
Bajang Toni yang mewakili penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga, atas perhatian yang telah diberikan H Rachmat Hidayat dan juga H Ruslan Turmuzi.
”Sekarang semakin terang benderang bagi kami, siapa partai yang sepenuhnya berbuat untuk masyarakat,” kata Bajang Toni.
Dia mengungkapkan, Yayasan Tulus Angen Community tempat dirinya berkiprah, akan sangat terbantu dengan keberadaan mobil ambulans yang telah diberikan.
Mobil itu akan sangat membantu layanan bagi 30 penyandang disabilitas dari keluarga tidak mampu yang ditangani yayasan ini terutama dalam hal menjalani fisioterapi rutin.
Para penyandang disabilitas tersebut tidak hanya dari Lombok Tengah, tapi juga dari Lombok Barat dan Kota Mataram.
Sementara itu, Zainal Abidin, warga Dasan Gundul, Desa Menemeng, Kecamatan Peringgarata, yang menerima bantuan kursi roda elektrik juga tak bisa menyembunyikan besarnya rasa syukur dirinya.
Zainal Abidin harus kehilangan kedua kakinya setelah dirinya tersengat setrum listrik tahun 2019 silam. Selama 3,5 tahun, remaja 28 tahun ini harus terbaring dan tergolek lemah di tempat tidur. Sebagian besar tubuhnya terkena luka bakar.
Kini, dengan bantuan kursi roda elektrik yang nilainya satu unit mencapai Rp 27 juta itu, aktivitasnya tidak akan lagi terbatas. Dirinya ingin, dengan bantuan kursi roda tersebut, dapat menjadi jalan hidupnya bisa lebih produktif.
”Bantuan kursi roda ini menjadikan saya kini memiliki masa depan. Pak Haji Rachmat benar-benar pahlawan untuk kami,” katanya.(*)