Pemprov Siap Dukung Komisi Penanggulangan HIV-AIDS Provinsi NTB

Upaya penanggulangan HIV-AIDS didukung Pemprov NTB, mengingat banyaknya event nasional dan internasional di NTB yang dikhawatirkan meningkatkan penularan HIV-AIDS

MATARAM.LombokJournal.com ~  Pemerintah Provinsi NTB siap memberikan dukungan bagi Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) NTB, untuk mencegah demi mencegah dan penanggulangan HIV-AIDS di masyarakat.

BACA JUGA: Bunda Lale Serah Terima Estafet Kepemimpinan DWP NTB

.Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Fathurrahman, M.Si dalam rapat koordinasi kemitraan, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS tingkat Provinsi, yang diselenggarakan oleh KPAP NTB, pada Rabu (18/10/23).

Dalam penanggulangan HIV-AIDS di NTB, diharapkan dikoordinasikan ke Pemerintah Daerah

Fathurrahman berharap KPAP NTB berserta pemangku kepentingan lainnya bekerjasama dalam mencarikan solusi sebagai pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.

BACA JUGA: Perempuan Adalah Ujung Tombak Ketahanan Pangan

“Kalau hal itu sifatnya perlu difasilitasi oleh kami Pemerintah Daerah, nanti bisa langsung dikoordinasikan,” ungkap Sekda. 

Pj Sekda berharap agar seluruh pihak bisa bekerja sama dalam melakukan deteksi awal untuk penanggulangan HIV-AIDS, agar virus ini bisa dikendalikan penyebarannya. 

Sehingga masyarakat NTB dan generasi penerusnya bisa diselamatkan. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

“Bagaimana masyarakat kita dan generasi kita yang akan datang, bisa kita jaga, kita selamatkan!” tandasnya. ***

 

 

 




Bunda Lale Serahkan Estapet Kepemimpinan DWP NTB 

Bunda Lale ajak 3 organisasi yang besar di NTB terdiri dari DWP, PKK, BKOW untuk bekerja bersama-sama dalam menyukseskan program kegiatan.

MATARAM.LombokJournal.com ~ Serah terima jabatan berupa tugas, wewenang dan tanggung jawab Pj Ketua DWP NTB, dari penjabat lama Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi kepada Zuharia Mardiyanti Fathurahman di Sekretariat DWP NTB, Mataram, Rabu (18/10/23)

Bunda Lale sapaan Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi dalam serah terima jabatan DWP Prov NTB, yakin kemampuan penggantinya. 

BACA JUGA: Perempuan Adalah Ujung Tombak Ketahanan Pangan

“Pagi ini saya menyerahkan satu estapet tongkat kepemimpinan kepada Pj Ketua DWP NTB, Zuharia Mardiyanti Fathurahman. Saya yakin buk Ria bisa sebagai nahkoda baru di DWP selama 1 tahun lebih kedepannya,” jelas Bunda Lale

Bunda Lale menyampaikan harapannya, ibu-ibu Dharma provinsi bisa memberikan dukungan kepada Pj Ketua DWP NTB yang baru dalam melaksanakan program kegiatan.

“Tentunya ada program yang belum terlaksana sehingga kita berharap semua program yang belum dilakukan bisa dilaksanakan dalam waktu 1,5 tahun kedepan,” kata Bunda Lale.

BACA JUGA: Antusiasme Penonton di Hari Terakhir MotoGP 2023

Selain itu, Bunda Lale mengajak kepada 3 organisasi yang besar di NTB terdiri dari DWP, PKK, BKOW untuk bekerja bersama-sama dalam menyukseskan program kegiatan.

Sementara itu, Pj Ketua DWP NTB yang baru, Zuharia Mardiyanti mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DWP Porvinsi NTB atas dukungan yang diberikan untuk melanjutkan kepemimpinan sebelumnya.

BACA JUGA: Penumpang Bandara Lombok Melonjak Seharus Pasca MotoGP 2023

“Terima kasih atas dukungan ibu-ibu DWP NTB untuk melanjutkan tongkat estafet yang sudah diberikan kepada saya dan kita semua dari Ibu Pj Gubernur, tentunya akan melanjutkan program kerja yang masih berjalan ditahun ini,” katanya. ***

 

 




Catatan dari Perhelatan MotoGP Mandalika 2023

Histeria penonton gelaran MotoGP tampak tiap kali layar menampilkan wajah riders yang tengah persiapan di garis start

LOTENG.LombokJournal.com ~ Kemeriahan gelaran Grand Prix of Indonesia, atau MotoGP Mandalika 2023 yang berlangsung 13-15 Oktober 2023, tak terelakan. Antusiasme penonton terbilang luar biasa. 

Puluhan ribu orang datang dari berbagai wilayah di Indonesia, bahkan luar negeri, berduyun-duyung ke Sirkuit Internasional Mandalika Lombok menonton MotoGP. Menyaksikan para riders dunia memacu andrenalin di atas kendaraan. 

BACA JUGA: Penumpang Bandara Lombok Melonjak Segari Pasca MotoGP 2023

Tribun Sirkuit Mandalika dipenuhi penonton MotoGP Mandalika 2023

Penonton dari Nusa Tenggara Barat jelas tumpah ruah menggaungkan kebanggaan pada Sirkuit Mandalika yang yang jadi ajang MotoGP yang prestisius. 

Untuk menonton MotoGP, penonton tak peduli meski harus berjalan kaki lumayan jauh di tengah panas terik matahari, mengingat luasnya areal Sirkuit Mandalika. 

Tribun-tribun penonton, khususnya Premium Granstand A dan B, penuh sesak, bahkan banyak yang tidak kebagian tempat duduk, merela rela menonton sambil berdiri. 

Sebelum balapan dimulai, khususnya di puncak balapan MotoGP, penonton yang menunggu momen-momen menegangkan itu kerap tak sabar menunggu. 

Alhasil, histeria penonton tampak setiap kali layar menampilkan wajah riders yang tengah persiapan di garis start. Apalagi ketika balapan utama ini berlangsung, penonton tak mau ketinggalan memberi semangat kepada pembalap idolanya. 

BACA JUGA: Penonton MotoGP Mandalika 2023 Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Penonton menumpahkan ekspresi kegembiraan melalui yel-yel … Indonesia…. Indonesia… yang bergemuruh nyaris di semua tribun. 

Selain menghadirkan rasa gembira, ungkapan kekecewaan yang tidak bisa dibendung dari tribun penonton adalah ketika ada pembalap yang jatuh, baik itu pembalap idola maupun bukan. 

Marquez crash

Teriakan spontan ikut bergemuruh saat layar menampilkan ulang (replay) momen jatuhnya pembalap, terutama ketika Marc Marques yang memiliki sangat banyak penggemar di Indonesia ini crash di putaran ke 8. Pemilik 6 gelar juara dunia MotoGP ini terjatuh di tikungan ke-13. 

Para penggemar Marquez di tribun sebenarnya harap-harap cemas pada idolanya, sebab sehari sebelumnya, yakni pada sesi Sprint Race, Marquez sudah jatuh padahal belum genap melewati satu putaran. 

BACA JUGA: Antusiasme Penonton di Hari Terakhir MotoGP 2023

Belum lagi, pada gelaran MotoGP pertama kali di Indonesia tahun 2022, Marquez pembalap yang paling dinanti kala itu tepat setelah Rossi pensiun, bahkan tidak bisa mengikuti race utama. 

Saat itu Marques crash pada sesi pemanasan beberapa saat sebelum race utama dilangsungkan. Insiden yang menyebabkan Marquez cidera, menghebohkan saat itu. 

Jatuhnya Marquez benar-benar membuat penggemarnya frustasi

Apalagi mereka baru melihat aksi Marquez selama 8 putaran. Belum setengah dari perjalanan balapan yang seluruhnya berlangsung 27 putaran. 

Suara-suara kekecewaan beberapa saat terdengar dari arah Tribun B.

“Waduh… tidak seru lagi,” ungkap Cahyo, penonton Tribun B asal Jakarta. 

Jatuh bangun pembalap, memang sangat mempengaruhi reaksi penonton. Lagi-lagi, crashnya George Martin, di tikungan ke-11 putaran ke 13 dan berakhir di gravel tatkala sedang memimpin balapan dan jauh dari pembalap-pembalap lainnya, juga mengundang kekecewaan penonton. 

Tapi penampilan luar biasa dari pembalap Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo, mengobati hati para penggemarnya. Riders asal Italia ini tampil benar-benar menggemaskan. Start dari posisi 13, ia maju melaju memenangkan pertarungan sengit di lintasan. 

Begitu namanya disebut sebagai yang pertama menyentuh garis finish, gegap gempita suara gemuruh bersahut-sahutan dari arah tribun menyambut kemenangan Bagnaia, yang disusul Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Benar-benar memuaskan penonton. 

Usai gelaran berlangsung, puluhan ribu penonton bersegera meninggalkan sirkuit dalam hati yang penuh suka dan duka. 

Saat melewati terowongan antara tribun A dan B, penonton kembali meneriakan yel Indonesia, yang gemuruhnya bikin merinding bangga. Mereka pulang dengan sangat tertib.

Tapi rupanya, kekecewaan atas kembali absennya Marquez di garis finish itu, rupanya masih terus berlanjut hingga balapan tuntas dan penonton berduyun-duyun pulang.  

“Saya benar-benar frustasi dibuat,” ujar Helena, penggemar berat Marquez asal Surabaya yang menonton di tribun A, saat keluar menuju terowongan yang membatasi tribun A da B.  

Hasil balapan utama MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023:

  1. Francesco Bagnaia, Ducati Lenovo (GP23)
  2. Maverick Vinales, Aprilia Racing (RS-GP23)
  3. Fabio Quartararo, Monster Yamaha (YZR-M1)
  4. Fabio Di Giannantonio, Gresini Ducati (GP22)
  5. Marco Bezzecchi, Mooney VR46 Ducati (GP22)
  6. Brad Binder, Red Bull KTM (RC16)
  7. Jack Miller, Red Bull KTM (RC16)
  8. Enea Bastianini, Ducati Lenovo (GP23)
  9. Alex Rins, LCR Honda (RC213V)
  10. Aleix Espargaro, Aprilia Racing (RS-GP23)
  11. Takaaki Nakagami, LCR Honda (RC213V)
  12. Miguel Oliveira, RNF Aprilia (RS-GP22)
  13. Raul Fernandez, RNF Aprilia (RS-GP22)
  14. Franco Morbidelli, Monster Yamaha (YZR-M1)

Gagal finis

Johann Zarco, Pramac Ducati (GP23) 

Jorge Martin, Pramac Ducati (GP23) 

Joan Mir, Repsol Honda (RC213V)

Augusto Fernandez, Tech3 GASGAS (RC16)

Marc Marquez, Repsol Honda (RC213V)

Luca Marini, Mooney VR46 Ducati (GP22)

Pol Espargaro, Tech3 GASGAS (RC16)

 

 




Perempuan adalah Ujung Tombak Ketahanan Pangan

Megawati Lestari Dorong Perempuan menjadi agen perubahan diversifikasi untuk ketahanan pangan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Kondisi kekurangan air di sejumlah kawasan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat dampak gejala badai El Nino yang berkepanjangan sejak dua bulan terakhir makin terasa bagi sektor pertanian. 

Akibatnya, harga komoditi pertanian  termasuk yang paling pokok, seperti beras mengalami peningkatan signifikan. Tentu saja yang akan paling merasakan dampak kenaikan harga ini adalah kaum perempuan, para ibu rumah tangga. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

Peran perempuan untuk untuk diversifikasi pangan
Megawati Lestari bagi-bagi bingkisan

Caleg DPRD NTB dari Partai Golkar, Megawati Lestari, SH.MH ikut memikirkan kondisi tersebut. Menurutnya, fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun, ini harus ada solusinya dari pemerintah. Baik jangka panjang, menengah, dan solusi taktis jangka pendek.

Mega menyebut, penanganan seperti penyaluran air bersih dan bantuan sembako sebenarnya hanya efektif untuk solusi jangka pendek. Seharusnya yang perlu dipikirkan adalah solusi jangka panjangnya. 

“Saya pikir kita harus serius, sebab secara keberlanjutan ini juga berpengaruh ke Ketahanan Pangan,” kata Megawati Lestari,  Selasa (17/10/23). 

Menurut Megawati, kaum perempuan bisa menjadi agen perubahan untuk diversifikasi pangan menuju ketahanan pangan nasional.

Ia menguraikan, diversifikasi atau penganekaragaman adalah suatu cara untuk mengadakan lebih dari satu jenis komoditi yang dikonsumsi. 

BACA JUGA: Pj Gubernur NTB Dukung Kewrja Sama Bidang Perbankan

Di bidang pangan kata Mega, diversifikasi memiliki dua makna, yaitu diversifikasi tanaman pangan dan diversifikasi konsumsi pangan. 

“Kedua bentuk diversifikasi tersebut masih berkaitan dengan upaya untuk mencapai ketahanan pangan,” ujarnya. 

Mega menjelaskan bahwa, negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang.

Kewajiban itu harus terpenuhi baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal.

“Sebagai Negara dengan jumlah penduduk yang besar dan di sisi lain memiliki sumber daya alam dan sumber pangan yang beragam, Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara berdaulat dan mandiri, begitu juga di daerah NTB ini,” paparnya.

Kepada kelompok perempuan di Lombok Tengah, Megawati Lestari mengajak agar kaum perempuan mulai menjadi agen perubahan diversifikasi pangan. 

BACA JUGA: Penumpang Bandara Lombok Melonjak Sehari Pasca MotoGP 2023

Hal itu menurut Mega bisa dimulai dengan sesuatu yang sederhana, seperti mulai menanam dan memanfaatkan pekarangan rumah. Diharapkan bisa menjadi stimulus dalam merubah mindset kaum perempuan di Lombok Tengah.

“Karena di saat harga beras dan sembako naik, pasti perempuan, ibu rumah tangga yang paling merasakan,” terang Mega. 

Saran perempuan yang juga Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB ini sudah saatnya konsep diversifikasi pangan dan semangat menanam ini mendapat dorongan. 

“Ibu-ibu bisa mulai dengan hortikultura, menanam cabai, tomat, atau sayuran lain yang bisa dilakukan di pekarangan rumah,” ujarnya.

Megawati Lestari sendiri sudah cukup lama bergelut sebagai aktivis perempuan untuk demokrasi. Dari pengalamannya bersentuhan dengan masalah sosial kemasyarakatan.

Dari sudut itu, Mega melihat kaum perempuan masih dinilai sebagai subjek pelengkap semata. Padahal, potensi yang ada di kelompok perempuan sangat luar biasa.

Hal itu juga yang menjadi alasan Megawati memantapkan visi untuk Pemberdayaan Perempuan dan Ketersediaan Pendidikan yang Berkualitas. 

“Dua hal yang akan saya perjuangkan ketika diberi amanah duduk di kursi DPRD NTB kelak,” papar Mega. 

Diversifikasi Pangan untuk Kesehatan

Dalam pertemuan dengan kelompok perempuan di Lombok Tengah, Megawati juga menyampaikan pentingnya diversifikasi pangan untuk kesehatan.

Megawati memaparkan, diversifikasi pangan, penganekaragaman pangan, atau penganekaan pangan adalah suatu usaha untuk mengajak masyarakat memberikan variasi terhadap makanan pokok yang dikonsumsi, agar tidak terfokus hanya pada satu jenis saja.

BACA JUGA: Catatan dari Perhelatan MotoGP Mandalika 2023

Menurut Mega, konsep ini hanya berlaku untuk makanan pokok saja. Oleh karena itu, diversifikasi pangan sering disamakan dengan konsep pengurangan konsumsi beras, dengan penggantian makanan pokok yang bukan beras, padahal tidak sama sekali. 

“Manfaat dari diversifikasi pangan yaitu untuk memperoleh nutrisi dengan nilai gizi yang lebih beragam serta seimbang. Hal ini juga berkaitan dengan pola hidup sehat dan kesehatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan menanam dan memanfaatkan pekarangan, Megawati berharap kaum perempuan terutama ibu rumah tangga tak hanya terbantu mengurangi beban ekonomi, tetapi sekaligus bisa mengatur pola hidup sehat.

“Misalnya penyakit diabetes atau gula darah. Itu salah satu faktor kan komsumsi nasi yang tinggi kadar glukosanya. Sehingga dengan diversifikasi misalnya kita kadang konsumsi jagung atau singkong, ini akan menjadi pola hidup sehat yang baik,” katanya.

Megawati mengakui bahwa diversifikasi dan ketahanan pangan adalah hal yang menjadi tantangan bangsa Indonesia ke depan.

Resolusi Ketahanan Pangan juga sudah dimulai pemerintah sejak tahun 2023 ini. Selain untuk menghadapi resiko ekonomi global, juga untuk memastikan kecukupan pangam nasional terpenuhi dekade ke depan.

Namun, upaya untuk goal besar itu harus juga dimulai di daerah dengan melibatkan aktor-aktor utama dari kaum perempuan.

“Inshaa Allah kalau perempuan kita berdaya dan dilibatkan dalam setiap strategi pembangunan termasuk diversifikasi dan ketahanan pangan, semua goal besar pasti akan lebih mudah dan ada akselerasi dalam pencapaiannya,” tandasnya.(*)

 

 




Penumpang Bandara Melonjak, Sehari Pasca MotoGP 2023

PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat lebih dari 10 ribu penumpang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok sehari pasca-pergelaran MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika

JAKARTA.LombokJournal.com ~ General Manager Bandara Lombok, Rahmat Adil Indrawan mengungkapkan, tingginya angka pergerakan penumpang yang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok pada Senin (16/10/23) atau sehari pascapergelaran MotoGP 2023 di Sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

Lonjakan penumpang di Bandara Lombok

Pihak  PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat lebih dari 10 ribu penumpang tiba dan berangkat dari Bandara Lombok dalam sehari itu.

Diperkirakan tinginya lonjakan penumpang itu karena adanya aktivitas keberangkatan para penonton, pembalap, kru, dan ofisial tim MotoGP Mandalika 2023.

“Jumlah pergerakan penumpang kemarin memang cukup tinggi, tercatat ada 10.351 penumpang dengan rincian 6.571 penumpang yang berangkat dan 3.780 penumpang berangkat,” kata Adil, sapaan akrab Rahmat Adil Indrawan. 

Dikatakan, selama penyelenggaraan MotoGP 2023, Bandara Lombok melayani sebanyak 49.344 pergerakan penumpang pada periode 11-16 Oktober 2023, dengan rata-rata harian mencapai 8.224 penumpang per hari. 

Angka ini lebih tinggi 23 persen dari rata-rata harian penumpang pada Oktober 2023 yang sebanyak 6.698 penumpang per hari. 

BACA JUGA: Penonton MotoGP 2023 Mandalika 2023 Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Sebanyak 560 pergerakan pesawat udara atau rata-rata 93 pergerakan pesawat per hari turut dilayani pada periode yang sama, Jadi meningkat 31 persen dibandingkan rata-rata harian sebelumnya yang ada di angka 71 pergerakan pesawat.

“Puncak arus kedatangan penumpang di Bandara Lombok terjadi pada Jumat, 13 Oktober dengan total 8.819 penumpang, dengan 5.300 penumpang di antaranya tiba di Lombok. Sementara puncak arus keberangkatan penumpang terjadi pada Senin (16/10/2023) dengan total 10.351 penumpang, dengan 6.571 penumpang yang berangkat meninggalkan Lombok,” imbuh Adil.

Sementara itu, para pembalap, kru, dan ofisial tim telah meninggalkan Bandara Lombok, Senin (16/10/2023) untuk mengikuti seri selanjutnya yang akan digelar di Sirkuit Phillip Island pada 20-22 Oktober mendatang. 

Mereka menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA7080 jenis Boeing 777-300ER yang lepas landas pukul 10.35 WITA dan pesawat Malaysia Airlines MH8457 jenis Airbus A330-323 pada pukul 12.29 WITA. Kedua penerbangan berangkat menuju Melbourne, Australia.

Selain pelayanan penumpang, PT Angkasa Pura I Bandara Lombok juga mulai melayani penerbangan logistik kargo MotoGP 2023 yang akan diberangkatkan menuju tujuan selanjutnya. Keberangkatan penerbangan kargo dimulai pada Selasa (17/10/2023) dengan dua penerbangan menuju Australia, serta pada Rabu (18/10/2023) dengan dua penerbangan menuju Australia dan satu penerbangan tujuan Malaysia. Akan ada sekitar 480 ton kargo logistik MotoGP 2023 yang akan berangkat melalui Bandara Lombok kali ini.

BACA JUGA: Pj Gubernur NTB Dukung Kerja Sama Bidang Perbankan

“Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh tim di Bandara Lombok dan kolaborasi dengan stakeholder terkait, kami berhasil mendukung kesuksesan perhelatan MotoGP 2023. Kami berharap seluruh pelayanan di Bandara Lombok dapat memberikan kesan tak terlupakan kepada para pengguna jasa bandara,” harap Adil. ***

 

 




Rachmat Hidayat Resmikan Gedung Serba Guna di Lotim

Di sela-sela Resmikan Gedung Serba Guna Desa, Rachmat Hidayat berikan sumbangan tunai untuk beberapa elemen masyarakat Pringgabaya Utara. 

LOTIM.LombokJournal.com ~ Melalui Wasilah dan perjuangan Rachmat Hidayat, anggota DPR RI dapil Lombok, masyarakat Pringgabaya Utara memiliki Gedung Serba Guna bantuan dari Kemensos RI.

Rachmat Hidayat kembali menorehkan catatan baik, mempercepat bantuan  fasilitas umum agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. 

Hari Kamis, 12 Oktober 2023, pekan lalu, Rachmat Hidayat disambut suka cita oleh ratusan warga Desa Pringgabaya Utara, disertai alunan gendang belek dan lagu lagu tradisional  menyambut kedatangan ‘robin hood masyarakat desa’. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Orasi Simakrama Kebangsaam

Rachmat Hidayat berharap agar Gedung Serba Guna segera bisa dimanfaatkan khususnya ibu-ibu PKK
Rachmat Hidayat serahkan bantuan

Gedung itu bisa dipakai untuk aneka keperluan kegiatan sosial dan keagamaan warga desa pringgabaya Utara. 

Sehingga tak heran jika kehadiran Rachmat Hidayat di Kantor Desa Pringgabaya Utara meresmikan dan serah terima Gedung Serba Guna berlangsung meriah. Masyarakat antusias menyaksikan jalannya acara  dengan suka cita. 

Tampak Hadir dalam acara ini 4 Kepala Desa Tetangga yakni Taufik, SH (Kades Anggareksa, Kecamatan Pringgabaya) , Haji Idris ( Kades Poh Gading Timur ), Wira Made ( Kades Kromut ).Selain itu tampak pula puluhan Kader dan Fungsionaris PDIP Lombok Timur. 

Sementara itu  di meja depan para tamu, tampak dipamerkan berbagai penganan khas olahan warga Desa Pringgabaya Utara seperti Manisan Tomat, Bumbu Tabur Berbahan Jagung, Sirup khas Pringgabaya dan beberapa kerajinan dari tembikar. 

Rachmat Hidayat yang juga Ketua DPD PDIP NTB dalam sambutannya mengatakan, Gedung Serba Guna Desa Pringgabaya ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama bagi Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan keluarga (PKK) di wilayah tersebut. 

BACA JUGA: Penonton MotoGP Mandalika Pecahkan Rekor Tahun Lalu

“Bapak Ibu sekalian, Mudah-mudahan ruangan ini dapat digunakan sebaik-baiknya, terutama bagi Ibu PKK. Di sini (Gedung Serba Guna) Ibu-ibu bisa ngobrol, arisan. Karena namanya serba guna,” kata Rachmat di hadapan masyarakat. 

Selain itu, tokoh Gumi Gora ini juga menjelaskan, ikatan batin antara PDIP dengan masyarakat Pringgabaya sudah terjalin sejak lama. Bahkan sejak tahun 1987 silam, saat itu PDIP pertama kali mendapatkan 2 kursi DPRD kabupaten dari dapil Pringgabaya. 

“Waktu itu PDIP dapat kursi dua orang dari Kecamatan Pringgabaya. Jadi kalau saya kasih yang begini-gini ini masih tak seberapa, masih kurang, jauh (dari apa yang diberikan masyarakat),” ujarnya. 

Tak hanya itu, Rachmat juga berjanji kepada masyarakat Pringgabaya akan menggelontorkan seluruh aspirasinya kepada 4 desa yang ada di Kecamatan tersebut. 

“Ke depan, pokir- pikir saya bagikan merata untuk empat desa yang hadir hari ini,” ujar Rachmat memerintahkan Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur yakni Ahmad Amrullah yang akrab disapa Am. 

Di sisi lain, Rachmat juga meminta kepada anggota DPRD PDIP dapil 5, agar tidak hanya fokus pada basisnya yang ada satu desa saja, ia menyarankan agar desa-desa yang lain juga dapat diprioritaskan. 

BACA JUGA: Pj Gubernur Dukung Kerja Sama Bidang Perbankan

“Jangan hanya Sambalia aja kamu perhatikan. Tetapi juga desa-desa yang lain ini juga diperhatikan di Pringgabaya ini,” terangnya. 

Menurut Rachmat, kedekatan dirinya dengan masyarakat Pringgabaya hampir tidak ada jarak. Jadi tak heran jika tokoh karismatik NTB itu memberikan hal yang lebih di sana. 

“Jadi Pringgabaya ini sesungguhnya cuman saya tidak lahir saja saya di sini. Saya besar di sini dengan Mamiq Emok (sahabatnya),” imbuhnya. 

Tidak hanya itu, Rachmat juga menyebutkan banyak jenis bantuan dari Pemerintah Pusat yang bisa dikucurkan kepada masyarakat. Mulai dari bantuan jaminan kesehatan dari BPJS, bantuan UMKM, dan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang disebut sebagai rumah sehat. 

“Jadi di Kemensos itu ada yang namanya Program PENA (Pahlawan Ekonomi Nasional) namanya. Itu nanti ada jatahnya masing-masing ibu UMKM bisa dapat Rp 5 juta satu orang. Begitu juga dengan rumah sehat, jadi siap rumahnya kurang bagus bisa kita berikan untuk rehab rumahnya Rp 20 juta,” ungkap Rachmat. 

“Dan itu semua untuk Pringgabaya semua. Nanti itu akan diberikan kepada 4 desa di Pringgabaya. Kalau misalnya dapat Rp 200 juta sama-sama 50 rumah” sambungnya. 

Pentingnya Jaminan Kesehatan 

Tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur Haji Suroto mengatakan, sebetulnya, Dinas Sosial ini memiliki fungsi sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). 

Di sana kata Suroto, banyak hal yang perlu ditangani oleh pemerintah. Mulai dari pakir miskin, orang terlantar, lansia terlantar, disabilitas, orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dan kesehatan masyarakat. 

“Sehingga kalau Bapak Ibu sekalian datang ke kantor bupati. Salah satu kantor yang paling rame sampai sore ya Dinas Sosial. Karena nangani paling banyak,” katanya. 

Kendati demikian, Suroto menjelaskan bahwa seluruh masyarakat pasti bakal difasilitasi namun tentu dengan melihat kondisi keuangan daerah. 

“Kalau tidak bisa kita tangani di daerah, kita ajukan ke Provinsi dan ke pusat. Dan terbukti yang kami ajukan ke pusat selalu direspon berkat komunikasi dengan DPR RI Pak Rachmat Hidayat, Alhamdulillah,” ujarnya. 

Menurut dia, yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat Lombok Timur saat ini adalah persoalan Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga program tersebut saat menjadi prioritas oleh pemerintah kabupaten. 

“Dan hari ini itu sebagai prioritas Pj Bupati tahun ini bercita-cita 90 persen. Maunya 100 tetapi yang mampu ya diharapkan bayar sendiri, dan yang tidak mampu akan menjadi tanggungan pemerintah,” ungkapnya. 

Suroto menyebut, sejauh ini Pemerintah Pusat telah memberikan sebanyak 736 ribu layanan. Kemudian pada bulan depan pihaknya bakal mendapatkan jatah lagi sebanyak 1 persen sehingga sisa yang belum tercover BPJS tinggal 2 persen. 

“2 persen itu jumlahnya 26 ribu, dan di daerah siap untuk mengeluarkan anggaran. Tetapi akan lebih baik kami akan meminta bantuan kepada Ayahandanya (Rachmat Hidayat) yang 26 ribu itu mudah-mudahan ada pengurangan dari pemerintah pusat sehingga kabupaten sisanya sesuai dengan kemampuan,” imbuhnya. 

Dengan begitu, seluruh masyarakat Kabupaten Lombok Timur akan terlayani semua dengan jaminan kesehatan dari pemerintah. 

“Minimal masyarakat punya BPJS, agar tidak perlu nunggu sakit yang penting sudah punya duluan. Agar tidak sekarang sakit baru buat,” katanya. 

Ibu-ibu PKK Sulap Tomat jadi Permen

Kepala Desa Pringgabaya Utara Zulkarnaen menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rachmat Hidayat yang telah konsen membantu masyarakatnya. 

“Kami dari masyarakat Desa Pringgabaya Utara kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ayahanda,” katanya. 

Menurut Zulkarnaen, sudah banyak hal yang telah diberikan oleh Rachmat Hidayat kepada Desa Pringgabaya Utara. Bahkan dalam hal remeh temeh pun beliau ikut.

Dia memberikan contoh pada saat pembebasan lahan Bumdes Pringgabaya Utara, Rachmat Hidayat kata dia ikut melobi Bupati Lombok Timur sehingga mau tandatangan. 

“Bahkan itu nilainya tidak sedikit, tapi Alhamdulillah berkat beliau Bupati tandatangan. Dan InsyaAllah ke depan ini ada lapangan,” ujarnya. 

Tak hanya itu, Zulkarnaen menjelaskan, Gedung Serba Guna ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Pringgabaya Utara. Gedung tersebut nantinya bakal dikelola langsung oleh Bumdes agar dapat membawa keuangan bagi desa. 

“Nanti di sini akan ada tempat Ibu-ibu yang akan membuat tomat menjadi permen, dan produk itu akan kita buatkan sertifikat halal,” imbuhnya. 

Dengan begitu, masyarakat Pringgabaya Utara akan merasakan kesejahteraan dengan tidak lagi mengandalkan uang kebutuhan dapur dari suaminya. 

“Jadi besok itu sudah tidak perlu lagi Ibu-ibu minta ke suami. Jadi kami sangat bersyukur sekali ada bantuan Gedung Seba Guna ini,” terangnya. 

Di sisi lain, Zulkarnaen berharap bantuan berupa Gedung itu tidak menjadi pemberian terakhir dari Rachmat Hidayat. Dia meminta kepada masyarakatnya sama-sama mendoakan Ketua DPD PDIP NTB itu agar senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah Swt.

“Karena hanya beliau wakil rakyat yang benar-benar memikirkan kita. Semoga Pak Rachmat kembali terpilih dan dapat melanjutkan apa yang sudah diberikan sekarang ini,” harapnya. 

Ucapan Terimakasih dari Tokoh Perempuan 

Kemudian seperti biasa, tokoh yang dijuluki Robin Hood ini selalu memberikan kesempatan kepada para tokoh perempuan di setiap desa yang dikunjungi.

Saat itu, salah satu pelaku UMKM Pringgabaya, Iin Noviani terima kasih kepada Rachmat Hidayat yang telah konsen membantu masyarakat di Lombok Timur. 

Menurut Iin, sebelumnya para UMKM di Pringgabaya Utara hanya mendapatkan bantuan dari perusahaan saja, namun itu dalam jumlah yang tidak terlalu besar. 

“Kayaknya itu tidak maksimal juga bantuannya, kami minta bantuan yang mungkin lebih bisa menjamin untuk kesejahteraan ibu-ibu ini,” katanya.

Oleh karena itu, Iin sangat berharap silaturahmi antara masyarakat Pringgabaya dengan Rachmat Hidayat tak ada putusnya. Ia mengakui bahwa baru kali ini ada anggota DPR RI yang konsen kepada masyarakat desa.

Sementara itu selepas acara peresmian dan serah terima gedung serba guna , Rachmat Hidayat nampak memberikan sumbangan tunai yang nominal jutaan rupiah kepada beberapa elemen warga desa pringgabaya Utara seperti bantuan untuk kegiatan BPD desa Pringgabaya Utara, bantuan untuk pemuda/ wirausaha desa dan bantuan untuk kaum perempuan UMKM . 

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat  mendukung berbagai kegiatan bapak ibu sekalian untuk memacu semangat gotong royong di desa Pringgabaya Utara ini,” imbuh Rachmat. ***

 

 

 




Pj Gubernur NTB Dukung Kerja Sama Bidang Perbankan

Bank Jatim senang diterima untuk kerja sama dengan Bank NTB Syariah, karena memiliki performance bagus dalam bisnis perbankan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi menyambut baik kerja sama dengan Bank Jatim, untuk  menumbuhkan ekonomi daerah masing-masing.

Menyinggung kerja sama itu, disampaikan Pj Gubernur NTB, Lalu Gita saat menerima silaturahmi Komisaris Independen Bank Jawa Timur, Prof. Moch Mas’ud bersama rombongan, di Ruang Kerja Kantor Gubernur, Mataram (16/10/23).

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Orasi dalam Simakrama Kebangsaan

“Selamat datang di NTB, tentunya menyambut baik kerja sama yang ditawarkan dalam bidang perbankan, untuk menumbuhkan daerah masing-masing mengingat memiliki visi dan misi yang sama antara Bank NTB Syariah dengan Bank Jatim,” ungkap Miq Gite sapaan akrab Pj Gubernur NTB.

Komisaris Independen Bank Jatim, Prof Moch Mas’ud menyampaikan terimakasih telah diterima dengan baik untuk menjalin kerja sama dengan Bank NTB Syariah.. 

Diakuinya kerja sama dengan Bank NTB Syariah ini karena memiliki performance sangat bagus dalam bisnis perbankan, sebagai bank yang terpercaya dan progres dari waktu ke waktu.

BACA JUGA: Pj Gubernur Tinjau Dusun Kekurangan Air Bersih di Lotim

“Kita disini bukan berkompetisi melainkan kolaborasi atau kerja sama untuk mencari kecocokan dan hubungan yang baik ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan Treasury & Global Services, Edi Marianto didampingi Senior Executive Vice President, Revi Adiana Silawati, mengatakan pihaknya berniat untuk mewujudkan kerja sama sinergi dengan Bank NTB Syariah.

BACA JUGA: Pembalap yang Berlaga di MotoGP 2023 Diarak Keliling Kota 

“Jadi kita ingin kolaborasi dengan baik, kebetulan sama memiliki visi dan misi antara Bank Jatim dengan Bank NTB Syariah yaitu ingin menumbuhkan daerah melalui institusi masing-masing,” ujarnya. ***

 




Penonton MotoGP Mandalika, Pecahkan Rekor Tahun Lalu 

MotoGP 2023 pembeli tiketnya mencapai 102.929 penonton, lebih banyak dibanding tahun lalu sejumlah 102.801,  selama 3 hari penonton membludak 

LOTENG.LombokJournal.com ~ Penyelenggaraan balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesianGP) atau MotoGP 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, jumlah penonton meningkat dibanding tahun lalu. 

MotoGP 2023 tercatat dihadiri sebanyak 102.929 penonton, lebih banyak dibanding tahun lalu sejumlah 102.801 selama 3 hari penyelenggaraan.

BACA JUGA: Pj Gubernur NTB Dukung Kerja Sama di BidangPerbankan

Terkait jumlah penontonm itu dikemukakan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation ITDC, Ari Respati di Sirkuit Mandalika, Minggu (15/10/23). Meningkatnya jumlah penonton MotoGP tersebut, diyakini Ari bisa memberilan dampak ekonomi nasional yang melebihi capaian tahun lalu. 

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur event Indonesian GP atau MotoGP 2023 dapat berjalan dengan lancar, seru dan meriah. Kami sangat bangga melihat balapan tahun ini dapat lebih dinikmati penonton dan minim keluhan. Kami optimistis dampak ekonomi nasional dari perhelatan MotoGP dapat melebihi capaian tahun lalu yakni lebih dari Rp 4,5 triliun,” jelasnya. 

Suksesnya MotoGP 2023 menyedot penonton ini, dijelaskan Ari, tak lepas dari persiapan yang matang, dan kerja keras bersama seluruh lihak. ITDC sendiri bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah menyiapkan dan melakukan perbaikan baik didalam kawasan maupun di luar kawasan Pertamina Mandalika International Circuit

BACAJUGA: Rachmat Hidayat Orasi Simakrama Kebangsaan

Semua itu guna memberikan pengalaman menonton yang terbaik bagi penonton.

Persiapan tersebut di antaranya, pembangunan dan penyempurnaan infrastruktur jalan kawasan sepanjang 35 km, kantong-kantong parkir 7.888 kapasitas (mobil & motor), gate kawasan, layanan transportasi dan pengaturan arus lalu lintas untuk memudahkan akses penonton event Indonesian GP 2023.

BACA JUGA: Desa Wisata NTB dan NTB Mall Andalah Raih Provinsi Terinovatif se Indonesia

“Kami juga menggandeng lebih banyak UMKM dan talenta dari NTB untuk memeriahkan event ini. Tercatat sebanyak 300 lebih UMKM NTB terlibat dalam event ini. Dan alhamdulillah, hasilnya event tahun ini lebih meriah, lebih seru dan lebih lancar dibanding tahun lalu,” jelasnya.***

 




Antusiasme Penonton di Hari Terakhir MotoGP 2023

Semangat penonton tetap tinggi untuk menyaksikan MotoGP 2023 hingga penyelenggaraan hari terakhir 

LOTENG.LombokJournal.com ~  Hari terakhir MotoGP Mandalika 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dipenuhi oleh para penonton yang sangat antusias

Cuaca terik di sekitar area sirkuit Mandalika sejak Minggu, 15 Oktober 2023 pagi, tidak menyurutkan semangat mereka untuk bersiap menyaksikan balapan yang akan dimulai siang hari.

BACA JUGA: Penonton MotoGP Mandalika 2023, Pecahkan Rekor Tahun Lalu

Penonton VIP dengan akses khusus dapat mengikuti sesi Hero Walk

Sesi ini berlangsung bersamaan dengan pembalap yang baru saja merampungkan sesi warming up. Hero Walk berlangsung dalam dua sesi, untuk sesi pertama bersama dengan para pembalap Moto2 dan Moto3 pada pukul 10.00-10.30 WITA. Dilanjutkan sesi kedua bersama dengan para pembalap MotoGP pada pukul 11.20-11.50 WITA. 

Para pembalap MotoGP seperti Francesco “Pecco” Bagnaia, Álex Rins, Fabio Quartararo, hingga Marc Márquez mulai berjalan satu per satu ke area Hero Walk. 

BACA JUGA: Penumpang Bandara Lombok Melonjak Sehari Pasca MotoGP 2023

Mereka kemudian menyapa para penonton, memberikan kesempatan penonton untuk foto atau selfie bersama, hingga beberapa kali terlihat menandatangani barang-barang milik penonton. 

Terlihat salah satu pembalap MotoGP, Marc Márquez menjadi primadona saat sesi Hero Walk. Ia menyapa dan menjabat tangan para penggemarnya, serta foto atau selfie bersama. 

Tentu hal ini disambut sangat baik oleh penonton. 

Salah satu penonton, Riki Aditiya asal Lombok Tengah merasa senang karena bisa bertemu dan berfoto langsung dengan pembalap MotoGP andalannya. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Orasi Simakrama Kebangsaan

“Yang penting saya bisa berfoto dengan Marc Márquez dan minta tanda tangan. Jadi tidak masalah meskipun panas,” ujarnya

 

 




Rachmat Hidayat Orasi Simakrama Kebangsaan 

Hadir penuhi undangan Peradah Lombok Barat, orasi Rachmat Hidayat jelaskan toleransi dan keberagaman dalam arti sesungguhnya

LOBAR.LombokJournal.com ~ Ketua DPD PDIP NTB yang juga Anggota DPR RI Dapil Lombok, Rachmat Hidayat berikan Orasi dalam Simakrama Kebangsaan yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Peradah Lombok Barat di Pura Gunung Sari Sabtu (14/10/23). 

Dalam orasi yang disampaikan, Rachmat Hidayat menyinggung konteks kebangsaan untuk memaknai arti toleransi dan keberagaman dalam arti sesungguhnya. 

BACA JUGA: MERAYAKAN Maulid Nabi Bersama Bunda Lale

Rachmat Hidayat kepada umat Hindu ingatkan pentingnya tolerasi dan kebangsaan

Rachmat mencontohkan soal kebangsaan itu, tali persaudaran jangan sampai terputus karena berbeda agama maupun suku bangsa.

“Itulah tali ikatan kebangsaan kita. Kita tidak tahu kapan kita mati, kapan kita begini, Oleh karena itu tetap kita bersaudara, bersahabat sampai kita mati,” ujar dalam orasi .

Rachmat mencontohkan kebangsaan itu dalam kepartaian, selama menjadi Ketua DPD PDIP NTB, banyak sekali anggota dewan PDIP yang beragama Hindu. 

Itu adalah langkah Rachmat memupuk toleransi dan kebangsaan sehingga anggota dewan tersebut bisa memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di Dapilnya.

“Contoh di Mataram ada 4 anggota DPR saya yang Hindu. Begitu saya jadi Ketua DPD banyak sekali yang Hindu. Maksud saya untuk membantu teman-teman kita memperbaiki tempat-tempat ibadah, untuk keumatan berdharma di bidang agama,” jelasnya.

Dia juga meminta Raden Nuna, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDIP NTB, untuk memperbaiki tempat beribadah di Pura Gunung Sari Lombok Barat yang hancur akibat gempa 2018 lalu. 

BACA JUGA: Pj Gubernur Tinjau Dusun Kekurangan Air Bersih di Lotim

Rachmat mengatakan akan meminta para kader menyisihkan bantuan mereka untuk memperbaiki tempat ibadah tersebut.

“Raden Nuna kapan ada pokir? Kalau dapat jadi anggota DPR lagi sanggup enggak? Saya minta yang lain sama-sama berapa sumbangkan,” kata Rachmat yang kemudian ditimpali “Sanggup,” oleh Raden Nuna.

Dia meminta masyarakat Hindu di Lombok untuk tidak merasa minoritas berada di Lombok. Karena semuanya merupakan warga Lombok yang memiliki hak sama.

“Dalam pemahaman kebangsaan jangan merasa minoritas, enggak ada minoritas. Kalau saya bilang enggak ada orang Bali di sini, tetapi orang Sasak yang beragama Hindu,” ujar dia. 

Dia menceritakan perjuangan dirinya saat Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) di Mataram berubah menjadi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN).

“STAIN menjadi IAIN, dari IAIN menjadi UIN. Hindu punya STAHN menjadi Institut (IAHN). Itulah komitmen saya, anak-anak saya juga ada yang Hindu, sama saja. Tuhan melahirkan kita karena Tuhan suka kita,” katanya.

Di akhir orasinya Rachmat Hidayat memberikan sumbangan stimulan untuk memperbaiki bangunan Pura Gunung Sari, mengingat Pura Gunung Sari memiliki  sejarah panjang karena dibangun pada era Anak Agung sekitar abad 17 silam. 

BACA JUGA: Desa Wisata dan NTB Mall Andalan untuk Raih Provinsi Terinovatif se Indonesia

Masa Depan Bangsa di Tangan Generasi

Dalam kesempatan sama, Raden Nuna Abriadi menjelaskan pentingnya toleransi untuk mempertahankan atau mengokohkan sebuah bangsa. 

Dia mengatakan, masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda yang paham hakikat kebangsaan.

“Kita tidak tahu nasib bangsa kita. Ada negara bisa hancur lebur karena pertikaian horizontal, karena persoalan ras, golongan dan agamanya. Saya sangat bersyukur bahwa generasi muda umat Hindu Dharma menjadi garda terdepan dalam memberikan hakikat kebangsaan ini,” ujarnya.

“Berbicara Pancasila, kita pasti dan wajib berbicara tentang siapa penggali Pancasila. Dalam rumusan sebelum proklamasi para pendiri bangsa melakukan pemufakatan dalam sidang BPUPKI,” katanya.

Dia mengatakan mengapa PDIP mutlak hukumnya harus menang, karena memiliki prinsip untuk selalu mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa ini. Jika orang-orang yang ingin mengubah Pancasila masuk dalam parlemen, dikhawatirkan akan mencoba mengusik ideologi bangsa Indonesia seperti deretan peristiwa masa lalu.

“Bangsa ini sudah berkali-kali diuji dengan peristiwa politik yang ingin menggantikan dasar Pancasila. Sehingga saya ingin mengajak kita berpikir jika kekuatan yang ingin menggantikan Pancasila menjadi kekuatan dominan menguasai parlemen, Indonesia akan dibawa,” katanya.

“Dengan kekuasaan politik kita melakukan pengamanan terhadap nilai dasar kita berbangsa. Benar apa yang dikatakan ayahanda Rachmat Hidayat bahwa PDIP sudah tidak menggunakan dikotomi mayoritas dan minoritas,” ujarnya.

Raden Nuna mengatakan kekuasaan politik PDIP untuk menguatkan kebangsaan Indonesia. Memilih anggota DPR baginya menjadi sesuatu yang harus untuk mengkristalisasi nilai kebangsaan untuk menjadi tujuan utama.

“PDIP konsisten dalam menegakan dasar pondasi kebangsaan. Di Aceh tidak ada anggota DPR PDIP karena menjadi konsistensi kami dalam menegakkan prinsip-prinsip dasar kita yang mana Pancasila sebagai dasar pondasi dan sumber dari segala sumber hukum,” ujarnya.

BACA JUGA: Sulhan Muchlis Gagas Festival UMKM Berbasis Pondik Pesantren

Konsisten Wujudkan Toleransi

Ketua DPD Peradah NTB, I Gede Purnama Mahendra Arta dalam sambutannya mengatakan sangat berharap Rachmat Hidayat dapat kembali menduduki kursi DPR RI karena dapat mempertahankan toleransi dan semangat kebangsaan.

“Mudah-mudahan ayahanda Rachmat Hidayat dapat lanjut kembali (DPR RI), karena ini sudah diimpelemtasikan dalam aksi nyata ayahanda Rachmat Hidayat. Karena telah bisa memberikan kursi terbanyak umat Hindu di Kota Mataram,” ujarnya.

I Gede Purnama Mahendra Arta mengatakan banyak sekali kontribusi Rachmat Hidayat terjadap kegiatan-kegiatan umat Hindu di NTB. Itu menjadi bukti, Rachmat Hidayat konsisten dalam mewujudkan toleransinya.

“Kalau soal keberagaman ayahanda Rachmat Hidayat tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Krama Pura Gunung Sari, Ketut Sandi juga mengaku sangat bahagia dengan kehadiran Rachmat Hidayat. Dia mengatakan ini menjadi kali pertama pura di Gunung Sari dikunjungi Anggota DPR RI.

“Ini kali pertama Anggota DPR pusat mengunjungi Pura Gunung Sari. Mudah-mudahan PDIP tetap jaya. Sudah 80 persen kami pasti mendukung bapak bersama calon presiden Ganjar Pranowo,” ujarnya.

Dia mengatakan sangat mengagumi sosok Rachmat Hidayat yang sering membantu umat Hindu.

“Kami sudah cukup kenal lama sama Pak Rachmat. Kami tahu bahwa Pak Rachmat sudah cukup banyak membantu kami umat Hindu, termasuk membangun asrama putra berkat bantuan beliau hampir Rp1 miliar,” ujarnya.(*)