Pasar Murah Digelar Pemprov NTB di Berbagai Titik

Jelang Ramadhan, Pemerintah Provinsi NTB gencar perbanyak Operasi Pasar dan Pasar Murah jelang Ramadhan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya menjaga inflasi dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan, Pemerintah Provinsi NTB telah menjalin kerjasama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan operasi pasar dan pasar murah di berbagai titik strategis.

BACA JUGA : Medsos Harus Dioptimalkan untuk Meningkatkan Interaksi

Pj Gubernur NTB mengatakan, untuk meningkatkan operasi pasar dan pasar murah di berbagai titik strategis

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, menekankan pentingnya langkah ini guna menghindari penumpukan masyarakat di satu titik yang dapat mengakibatkan dampak negatif. 

Operasi pasar dan pasar murah dilakukan secara merata di berbagai lokasi guna mencakup masyarakat dengan lebih luas.

Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur, mengungkapkan hal ini usai membuka High Level Meeting TPID Provinsi NTB di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTB, Mataram pada Kamis (01/03/24). 

BACA JUGA : Inspirasi Putri Mandalika untuk Rakornas Kepemudaan

“Jelang Hari Besar Keagamaan (HBK), kita perlu melakukan kegiatan ekstra untuk mengendalikan inflasi,” jelas Miq Gite.

Pj Gubernur NTB juga mengajak awak media untuk membantu menyebarkan informasi positif terkait ketersediaan beras dan upaya pencegahan lonjakan harga. Miq Gite memastikan bahwa meskipun dampak badai el nino, petani di Lombok berhasil panen, yang akan menjamin ketersediaan beras di NTB.

“Banyak petani di Lombok berhasil panen. Meskipun belum panen raya, namun hal tersebut menjamin ketersiadaan beras di NTB. Ini juga diperkuat dengan Pergub yang kami buat, agar memastikan jaminan stok di daerah baru, lebihnya bisa keluar,” ungkapnya.

BACA JUGA : Rumput Laut di Teluk Ekas Jadi Fokus Kunjungan Menko Marves RI

Miq Gite menegaskan bahwa Pemprov NTB terus berupaya mengerahkan tenaga dalam menjalankan empat strategi pengendalian inflasi, yaitu keterjangkauan dan stabilitas harga, ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pangan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif. Nov/dyd

 




Inspirasi Putri Mandalika untuk Rakornas Kepemudaan

Pj Gubernur NTB berharap Rakornas Kepemudaan 2024 mebdapat inspirasi dan semangat Putri Mandalika untuk jaga persatuan , kesediaan berkorban dan memberi kesejahteraan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Provinsi NTB dengan bangga menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kepemudaan tahun 2024,  yang diselenggarakan di Hotel Lombok Raya Kota Mataram. 

BACA JUGA : Rumput Laut di Teluk Ekas Jadi Fokus Kunjungan Menko Marves 

Pj Gubernur berharap Rakornas Kepemudaan mengandung nilai-nilai positif yang mengambil inspirasi Putri Mandalika
Lalu Gita Ariadi

Kegiatan yang dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ini, berlangsung pada Kamis (29/02/24).

Kehadiran Rakornas Kepemudaan di Lombok menjadi lebih istimewa karena bersamaan dengan peristiwa Putri Mandalika, sebuah legenda masyarakat Sasak di Pulau Lombok.

Peristiwa ini tidak hanya menghidupkan tradisi Bau Nyale, tetapi juga mengandung nilai-nilai positif diharapkan menjadi inspirasi untuk Rakornas.

Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, menyampaikan harapannya agar inspirasi Putri Mandalika mewarnai Rakornas untuk menjaga persatuan, kesediaan berkorban, dan memberikan kesejahteraan dapat memberikan inspirasi positif.

“Semoga unspirasi dan semangat Putri Mandalika yang menolak perpecahan, memilih untuk bersatu, rela berkorban, dan memberikan kesejahteraan, menjadi sumber inspirasi untuk pertemuan Rakornas Kepemudaan malam ini. Semoga apa yang kita persembahkan dalam forum ini dapat menjadi bekal bagi masa depan bangsa dan negara,” ujar Miq Gita, sapaan akrab Pj Gubernur saat menyampaikan sambutan.

BACA JUGA : Pj Gubernur NTB Dampingi Kunjungan Menko Marves RI ke Teluk Ekas

Sebagai sebuah forum diskusi, hasil dari pertemuan Rakornas dianggap sangat berharga dalam proses penyusunan RPJP Nasional dan RPJM Daerah, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. 

Pj Gubernur menyambut baik keputusan menyelenggarakan Rakornas di Pulau Lombok, NTB dan merasa terhormat atas kepercayaan tersebut.

Pj Gubernur juga menegaskan komitmen NTB untuk memperkuat kolaborasi dengan Kemenpora RI, terutama karena NTB bersama NTT akan menjadi tuan rumah bersama PON 2028. 

Kegiatan Rakornas ini, dengan fokus meningkatkan koordinasi antar lembaga, keserasian program, dan optimalisasi sumber daya. Diharapkan dapat menghindari ketidaksinkronan kebijakan dan meningkatkan kinerja pemberdayaan pemuda sesuai target 2024.

Rakornas Bidang Pemberdayaan Pemuda 2024 melibatkan berbagai agenda seperti diskusi panel, breakout session, dan kegiatan pengkondisian eselon II. 

Peserta berasal dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian/Lembaga Terkait, dan Pemerintah Daerah, dengan narasumber dari berbagai instansi terkait kepemudaan.

BACA JUGA : Fasilitas Kajian Standar LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Momentum Rakornas ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan koordinasi dan kinerja pemberdayaan pemuda di Indonesia, sesuai dengan visi untuk mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045. ***

 




Pj Gubernur Dampingi Menko Marves RI ke Teluk Ekas

Pj Gubernur mengatakan bahwa kunjungan dengan Piloting Project dan perhatian di Teluk Ekas dari Menkomarves impian indah masyarakat NTB menjadi kenyataan

LOTIM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, penuh semangat menyertai Kunjungan Kerja Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) di Teluk Ekas bersama Menko Marves RI, Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A. 

Momen tersebut tidak hanya dimanfaatkan Pj Gubernur  memperlihatkan potensi budidaya rumput laut skala besar, tetapi kunjungan diharapkan membawa berkah dan harapan bagi kemajuan Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA : Rumput Laut di Teluk Ekas Jadi Fokus Kunjungan Menko Marves

“Kami berharap kunjungan kerja Bapak Menko siang ini membawa berkah untuk masyarakat NTB, sebagaimana kunjungan sebelumnya yang telah terbukti memberikan hasil,” ungkap Miq Gita sapaan Pj Gubernur dengan antusias di Teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (29/02/2024).

Miq Gita menambahkan bahwa Kunjungan dengan Piloting Project dan perhatian dari Menkomarves membuatnya yakin bahwa impian-indian indah akan menjadi kenyataan.

“Dengan perhatian luar biasa dari Bapak Luhut, sepertinya impian-indah itu akan segera menjadi kenyataan,” tambahnya.

Selain itu, Miq Gita juga memamerkan kekayaan alam NTB, khususnya Desa Telong-Elong di seberang Teluk Ekas yang terkenal sebagai Kampung Lobster dan pusat perikanan di NTB. 

BACA JUGA : Fasilitas Kajian Standar LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Dia berharap kunjungan Menkomarves, Menteri Perikanan dan Kelautan, serta Menteri Industri akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB.

“Di samping Teluk Ekas, ada Desa Telong-Elong yang merupakan sentra perikanan di daerah kami. Semoga dengan kehadiran Menko Marves, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Industri, akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat NTB,” tegas Pj Gubernur .

Sebagai penutup sambutannya, Miq Gita menyampaikan terima kasih kepada Menkomarves, Menteri Perikanan dan Kelautan, Menteri Industri, investor, dan PT Sea Six yang telah memberikan bimbingan kepada masyarakat NTB. 

Pj Gubernur berharap agar rumput laut dapat menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA : Kerja Sama TP PKK, Upaya Menurunkan Angka Stunting di NTB

“Terima kasih kepada Pak Luhut, Mentri KKP, Menteri Perndustrian, Investor, dan PT. Sea Six atas bimbingannya kepada masyarakat NTB. Semoga rumput laut menjadi primadona di NTB,” tutup Miq Gita dengan rasa syukur. panda/her

 




Rumput Laut di Teluk Ekas Jadi Fokus Kunjungan Menkomarves 

 Dalam kunjungan meninjau rumput laut ke Teluk Ekas, Luhut didampingi oleh Pj Gubernur NTB Drs. HL Gita Ariadi, M.Si, dan beberapa Menteri terkait

LOTIM.LombokJournal.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.A.P, melakukan kunjungan kerja ke Teluk Ekas, Lombok Timur,  Kamis (29/02/24).

Kunjungan kerja Menko Marves menyoroti proyek srategis nasional dalam bidang budidaya rumput laut, dengan Teluk Ekas sebagai lokasi utama pengembangannya.

BACA JUGA : Pj Gubernur Dampingi Kunjungan Menko Marves ke Teluk Ekas

Menkomarves Luhut menyatakan bahwa budidaya memiliki peran penting dalam sektor maritim Indonesia, tidak hanya sebagai sumber makanan dan obat-obatan. Tapi juga berpotensi sebagai bahan baku untuk bioplastik dan biofuel. 

Teluk Ekas dipilih sebagai pusat budidaya ini sebagai upaya untuk menjadikan rumput laut sebagai elemen kunci dalam pertumbuhan Indonesia.

“Dalam kunjungan kerja di Teluk Ekas, saya tekankan bahwa rumput laut merupakan game changer nyata bagi sektor maritim Indonesia,” ujar Menko Marves, 

Luhut yang didampingi oleh Pj Gubernur NTB Drs. HL Gita Ariadi, M.Si, dan beberapa Menteri terkait, mengungkapkan bahwa hasil kunjungan ini akan disampaikan kepada Presiden. 

Ia juga menegaskan rencananya untuk kembali bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perindustrian.

“Ini merupakan proyek strategis nasional, dan saya akan kembali bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Perindustrian untuk rapat kabinet terbatas dan melaporkan semua ini kepada Presiden,” jelas Luhut.

BACA JUGA : Menko Marves RI Melakukan Kunjungan Kerja di NTB

Kunker ini dipimpin oleh Menko Marves Luhut, didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Perindustrian, serta pejabat terkait. 

Mereka meninjau proyek strategis nasional di Teluk Ekas yang dipilih karena memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya rumput laut, dengan dukungan kondisi lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat lokal.

Dalam kunjungan ini, Menko Marves dan rombongan melihat secara langsung proses budidaya rumput laut di Teluk Ekas. Mereka juga berinteraksi dengan petani rumput laut, mendengarkan aspirasi, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan kegiatan budidaya.

Menko Marves mengapresiasi perkembangan dalam budidaya di Teluk Ekas, Dan, menyebut proyek ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi rumput laut. 

Ia merencanakan pembuatan peta satelit untuk menentukan daerah potensial dan mempercepat proses panen.

“Nanti saya akan minta deputi saya untuk membuat peta satelit daerah potensial. Dalam satu bulan, akan dilakukan studi lebih komprehensif terkait proses panen, dan rumput laut ini diharapkan memberikan nilai ekonomi,” tambahnya.

BACA JUGA : Fasilitas Kajian Standar LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Di akhir sambutannya, Menko Marves mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah NTB yang turut berkontribusi dalam mensukseskan acara ini.

“Terima kasih kepada Pemerintah NTB yang sudah bekerja keras, bahu membahu mensukseskan acara ini,” katanya.

Penjabat Gubernur NTB juga menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Menko Marves dan menyambut baik pilot project ini. 

Ia menyatakan harapannya bahwa mimpi-mimpi indah akan segera menjadi kenyataan untuk Indonesia. panda/her

 

 




Fasilitas Kajian Standar LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Pembangunan gedung Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) jadi fasilitas standarisasi pengelolaan kawasan hutan

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pemprov NTB, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Julmansyah S. Hut., M. AP, turut serta dalam peresmian fasilitas Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Mataram. 

BACA JUGA : Kerja Sama TP PKK, Upaya Turunkan Angka Stunting di NTB

Peresmian fasilitas kantor BPSILHK jadi proses kajian lingkungan hidup dan kehutanan

Acara tersebut berlangsung di Jln Dharma Bhakti no.7 Langko Lingsar Lombok Barat, pada Rabu (28/02/24).

Julmansyah menyampaikan apresiasi atas pembangunan gedung baru BPSILHK yang berhasil direvitalisasi pasca-gempa bumi tahun 2018. 

Ia menekankan pentingnya fasilitas tersebut untuk meningkatkan proses kajian standarisasi instrumen terkait lingkungan hidup dan kehutanan.

“Pemprov, DLHK, dan UPT Kementerian LHK telah menjalin sinergi yang baik dalam sosialisasi dan kolaborasi. Bangunan ini menjadi wujud nyata kerja sama yang berdampak positif,” ungkap Julmansyah.

BACA JUGA : Konten Lokal Berdampak Positif Bagi Perekonomian NTB

Selain itu, ia menyoroti perlunya fasilitas standarisasi produk hasil hutan, termasuk dalam sektor wisata alam dan pengelolaan kawasan hutan. BPSILHK diharapkan menjadi rujukan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan hasil hutan serta mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan.

Ir. Samidi M.Sc., Kepala Biro Umum Setjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, membacakan sambutan Menteri KLHK yang menyatakan bahwa gedung baru ini mendukung fasilitas proses kajian standarisasi BPSILHK Mataram. Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung baru tersebut.

“Pembangunan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi bersama, dan kami berharap kolaborasi ini dapat ditingkatkan pada kegiatan selanjutnya,” ujar Samidi.

BACA JUGA : NTB Dari Rawan Pangan Jadi Lumbung Pangan Nasional

Dengan selesainya pembangunan gedung baru ini, diharapkan fasilitas BPSILHK Mataram dapat meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di NTB dan Bali, wilayah kerjanya. san/her

 




Menko Marves RI Melakukan Kunjungan Kerja  di NTB

Kunjungan kerja Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait isu Kemaritiman dan Investasi

LOTENG.LombokJournal.com ~ Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ibnu Salim S. H., M. Si., dan Asisten II Setda Perov NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si., secara hangat menyambut kehadiran Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan

BACA JUGA : Fasilitas Kajian LH dan Kehutanan Diresmikan di NTB

Menko Marves saat tiba di BIZAM

Acara penyambutan dilaksanakan di Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (BIZAM) Lombok Tengah, pada Rabu (28/02/24).

Setelah transisi di Ruang VVIP BIZAM, rombongan segera melanjutkan perjalanan menuju Kute Mandalika Lombok Tengah. 

BACA JUGA : Konten Lokal Berdampak Positif Bagi Perekonomian NTB

Kedatangan Menko Marves ini merupakan kunjungan kerja terkait isu Kemaritiman dan Investasi di Nusa Tenggara Barat. 

Selain itu, Luhut juga akan menyaksikan puncak acara perayaan Bau Nyale yang dijadwalkan akan digelar besok di Pantai Aan Mandalika Lombok. ***

BACA JUGA : Buku Puisi ‘Amerikano’ Tur ke 10 Titik di Pulau Lombok 




Kerja Sama TP PKK, Upaya Turunkan Angka Stunting di NTB

Kerja sama dilakukan, mengingat tingginya angka stunting di daerah pesisir, padahal daerah pesisir merupakan penghasil ikan

MATARAM.LombokJournal.com –  Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Barat (TP PKK NTB), bersama TP PKK Kota Mataram, baru saja meluncurkan intervensi penurunan angka stunting di Provinsi NTB tahun 2024 di Kelurahan Tanjung Karang.

BACA JUGA : Konten Lokal Berdampak Positif Bagi Perekonomian NTB

Bunda Lale mengatakan kerja sama TP PKK sebagai pilot project

Dalam sambutannya, Bunda Lale panggilan akrab Pj Ketua TP PKK NTB, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal tim TP PKK untuk mengatasi masalah angka stunting di daerah pesisir.

Kerja sama dilakukan, mengingat masih tingginya angka stunting di daerah pesisir. Mengingat bahwa daerah pesisir merupakan penghasil ikan, TP PKK Provinsi berupaya mempercepat pertumbuhan berat dan tinggi badan anak-anak stunting di wilayah tersebut. 

Jika berhasil, proyek kerja sama ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah.

“Pilot Project TP PKK Provinsi NTB ini fokus pada peningkatan berat dan tinggi badan anak-anak stunting di daerah pesisir. Jika berhasil, ini akan menjadi rekomendasi kami kepada pemerintah daerah,” ungkap Bunda Lale saat menyampaikan sambutan di Aula Kantor Camat Sekarbela, pada Selasa (27/02/24).

BACA JUGA : NTB Dari Rawan Pangan Jadi Lumbung Padi Nasional

Bunda Lale juga mencatat bahwa upaya serupa tengah dilakukan di Desa Aik Berik, dengan pemberian ikan dan telur mampu meningkatkan berat badan anak sebanyak 0,3 ons. 

Kolaborasi dengan E-Fishery memungkinkan perbandingan efisiensi antara pemberian ikan air tawar dan air laut dalam mengurangi angka stunting di NTB.

“Kami juga melakukan hal yang serupa di Desa Aik Berik. Nantinya, kita akan membandingkan mana yang lebih efektif antara ikan air tawar dan air laut dalam mengatasi stunting,” tambahnya.

Bunda Lale mengakhiri sambutannya dengan harapan kepada seluruh lurah dan kader PKK Kota Mataram untuk mendukung Pilot Project PKK NTB, menjadikannya keberhasilan bersama. Serta bisa menjadi tolak ukur secara nasional. 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bank NTB Syariah atas dukungan selama 3 bulan dalam upaya mengatasi stunting.

BACA JUGA : Caleg Pendatang Baru Dapil Lombok Melenggang ke Senayan

“Kami berharap dukungan dari semua kader PKK dan bapak lurah untuk Pilot Project ini sebagai keberhasilan kerja sama kita. Terima kasih kepada Bank NTB Syariah atas dukungan selama 3 bulan ini. Semoga kami tetap mendapat dukungan,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, Ketua TP PKK Kota Mataram, menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP PKK Provinsi NTB atas perhatian khusus yang diberikan kepada Kota Mataram.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada TP PKK Provinsi NTB yang telah memberikan perhatian khusus kepada kami di Kota Mataram, terutama di Kecamatan Sekarbela,” tutupnya. ***

 




Bimtek Penyusunan Perkada Turunan Perda PDRD

Pj Sekretaris Daerah NTB berharap, kegiatan bimtek menghasilkan turunan peraturan daerah yang komprehensif, dan dapat diimplementasikan

MATARAM.LombokJournal.com ~  Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi NTB mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Perkada Turunan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), yang difasilitasi oleh SKALA, di Hotel Prime Park Mataram, Selasa (27/02/24).

BACA JUGA : Konten Lokal Berdampak Positif Bagi Perekonomian NTB

Pj Sekda NTB menyampaikan sambutan saat bimtek

Fasilitasi oleh SKALA dalam bentuk kegiatan Bimtek itu, setelah Peraturan Daerah Provinsi NTB Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ditetapkan. 

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ibnu Salim dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan bimtek ini menghasilkan turunan peraturan daerah yang komprehensif, dan dapat diimplementasikan dengan baik.

“Agar seluruh peserta dapat mencermati dan mengidentifikasi seluruh persoalan yang diatur, sehingga dapat menghasilkan turunan peraturan yang komprehensif dan dapat diimplementasikan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA : NTB Dari Rawan Pangan Jadi Lumbung Pangan Nasional

Mengawali kegiatan bimtek, dalam laporannya Kepala Bappenda Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, menekankan pentingnya sinergitas antar level Pemerintah Daerah dalam penyusunan peraturan Kepala daerah. 

Eva menyampaikan bahwa sinergitas ini menjadi krusial, mengingat adanya perubahan objek pajak daerah, terutama terkait opsi pajak kendaraan bermotor bagi pemda kabupaten/kota dan opsi MBLB untuk Pemprov NTB.

Kegiatan bimtek  yang berlangsung selama dua hari, melibatkan beberapa desk layanan konsultasi teknis terkait aspek dan substansi perkada masing-masing pemda. 

BACA JUGA : Koperasi PKK Cahaya Abadi Adakan Rapat Anggota Tahunan

Hal ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai penyesuaian tarif pajak daerah. Dan opsi PKB serta MBLB yang nantinya akan langsung di split ke RKUD masing-masing pemda. ***

 




Konten Lokal Berdampak Positif Bagi perekonomian NTB

Konten lokal berkontribusi berarti dalam pengembangan branding kearifan lokal dan pertumbuhan ekonomi masyarakat

LOTIM.LombokJournal.com – Dalam acara Konsolidasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dengan media, PressCamp KPI Pusat di Villa Ara, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur (26/2/2024), Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, berperan sebagai narasumber.

BACA JUGA : Bimtek Penyusunan Perkada Turunan PDRD

Doktor Najamuddin Amy mengajak seluruh media untuk terus mendukung konten lokal yang sehat dan produktif. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian di Provinsi NTB.

Dalam pandangannya, acara ini tidak hanya menjadi wadah untuk menguatkan keterlibatan media lokal. Tapi juga untuk memberikan kontribusi berarti dalam pengembangan branding kearifan lokal dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Siaran dan berita dari konten lokal kita yang produktif dan melimpah menjadi asa dan masa depan NTB bicara Siaran Sehat dan Berkualitas,” ujar Doktor Najam.

BACA JUGA : NTB Dari Rawan Pangan Jadi Lumbung Pangan Nasional

Dalam paparannya, Dr. Najam fokus pada potensi Muatan Lokal dalam konten siaran, menekankan peran penting media lokal dalam mengangkat konten lokal di NTB. Konten lokal sebagai kontribusi vital dalam memperkuat branding kearifan lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Saat ini, pentingnya ekspos kearifan lokal dalam menciptakan daya tarik global sehingga sangat berdampak baik bagi NTB,” tambahnya.

Dr. Najam juga menyoroti bahwa konten lokal yang turut meramaikan panggung nasional menjadi pintu masuk bagi masyarakat luas. Termasuk dari luar daerah, untuk memahami dan mengapresiasi kearifan lokal di berbagai daerah.

“Saat ini, dengan segala sesuatu yang sudah sangat borderless, tanpa batas, ini menjadi kekuatan bagi kita bahwa kearifan yang kita miliki dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tandasnya.

BACA JUGA : Caleg Pendatang Baru Dapil Lombok Melenggang ke Senayan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua KPI Pusat dan jajarannya serta Ketua KPID NTB beserta jajaran sebagai upaya bersama untuk memperkuat peran media lokal dan meningkatkan eksposur kearifan lokal di Indonesia. ***

 




NTB Dari Rawan Pangan Jadi Lumbung Pangan nasional

Pj Gubernur NTB menekankan komitmenuntuk terus bekerja sama guna mencapai kemandirian pangan 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi hadir dalam peringatan ulang tahun ke-24 Masyarakat Petani Pertanian Organik Indonesia (MAPORINA).

Kegiatan yang berorientasi kemandirian pangan itu diselenggarakan di Kantor Brida Provinsi NTB di Mataram, Senin (26/02/24).

BACA JUGA : Koperasi PKK Cahaya Abadi Adakan Rapat Anggota Tahunan

 Acara masyarakat petani ini diisi kegiatan sarasehan, seminar nasional, dan pameran pertanian organik sebagai rangkaian perayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gita sapaan Pj Gubernur menekankan komitmen untuk terus bekerja sama guna mencapai kemandirian pangan di seluruh masyarakat. 

Ia menyatakan kebahagiaannya atas transformasi NTB yang sejak tahun 1984 berhasil berubah dari daerah rawan pangan menjadi lumbung pangan nasional

NTB menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang belum terjamah oleh beras impor. Dan Miq Gita menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menjaga fokus pada kemandirian pangan ke depannya.

BACA JUGA : Caleg Pendatang Baru Dapil Lombok Melenggang ke Senayan

“Kami berkomitmen untuk mempertahankan daerah kita sebagai daerah berhasil dalam kemandirian  pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Ir H Sarjan, Ketua Maporina Provinsi NTB, menyampaikan tujuan peringatan ulang tahun MAPORINA Ke-24. Yakni  untuk mensosialisasikan efisiensi pertanian organik dan kualitas hasil yang memuaskan. 

Ia berharap UMKM anggota Maporina terus meningkat guna mendukung pertanian organik.

“Maporina juga hadir untuk mendekatkan para produsen dengan konsumen,” tambahnya.

BACA JUGA : MotoGP dan ARRC 2024, Peluncuran Tiket di Jakarta

Dengan demikian, perayaan ulang tahun Maporina tidak hanya menjadi momen untuk merayakan pencapaian. Sekaligus juga sebagai ajang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan. Manikp