IMDI NTB Lebih Tinggi dari Rata-rata Nasional

Hasil survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2023 menunjukkan bahwa Provinsi NTB memiliki nilai IMDI sebesar 47,665, melampaui rata-rata nasional 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Dalam upaya mengukur kinerja sektor digital di daerah, Kementerian dan Lembaga pemerintah memiliki instrumen tersendiri. Pengukuran ini memperlihatkan keseriusan serta kinerja suatu daerah dalam memajukan sektor digital sesuai kewenangannya.

BACA JUGA : Ekonomi Kreatif di NTB Beragam dan Menyebar

NTB memiliki nilai IMDI melampaui rata-rata nasional

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, PJ Sekda Pemerintah Provinsi NTB, Ibnu Salim, SH., M.Si, menyambut kunjungan kerja Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI, Dr. Said Mirza Pahlevi, M.Eng., di kantor Sekda Provinsi NTB pada Rabu (08/05/24).

Hasil survei Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) pada tahun 2023 menunjukkan bahwa Provinsi NTB memiliki nilai IMDI sebesar 47,665, melampaui rata-rata nasional yang berada pada 43,18. 

Capaian ini tidak lepas dari kontribusi masyarakat NTB serta dukungan dari para pemimpin daerah.

Meski demikian, meskipun masyarakat NTB telah terbiasa dengan teknologi digital, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya kesempatan kerja bagi lulusan pendidikan di bidang digital dan minimnya adopsi teknologi digital oleh usaha kecil menengah (UMKM).

PJ Sekda menyatakan bahwa penggunaan perangkat digital di NTB sudah cukup meluas, yang menjadi modal kuat bagi daerah tersebut. 

BACA JUGA : Hardiknas di Sembalun, Pj Gubernur Senghargaan AiSO

Untuk meningkatkan IMDI di NTB, kolaborasi antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika Kemenkominfo dengan Pemprov NTB menjadi krusial, termasuk dalam penyelenggaraan pelatihan bagi masyarakat dan ASN guna meningkatkan keterampilan digital.

Kementerian Kominfo menawarkan berbagai program pelatihan, mulai dari Fresh Graduate Academy hingga Digital Leadership Academy, yang dapat diakses secara gratis melalui website www.digitalent.kominfo.go.id.

Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamuddin Amy, menyambut baik kerjasama ini untuk menyelenggarakan pelatihan di NTB, baik untuk ASN maupun pelaku usaha UMKM.

Pemprov NTB juga mengundang Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP Kementerian Kominfo RI untuk meninjau Command Center yang dikelola oleh UPTD Layanan Digital Diskominfotik Provinsi NTB. 

BACA JUGA : Kebersamaan dalam Halal Bihalal Miq Gita bersama Keluarga Samawa

Dr. Said Mirza Pahlevi menyambut baik kolaborasi ini, dengan harapan dapat membantu dalam mendorong pengembangan masyarakat digital di Provinsi NTB melalui pemanfaatan data dari portal IMDI. ***

 

 




Ekonomi Kreatif di NTB Beragam dan Menyebar

Sebaran potensi ekonomi kreatif sudah ada semua di NTB, baik di pulau Lombok maupun pulau Sumbawa

MATARAM.LombokJournal.com ~ Ir. Hj. Lale Prayatni, Pj. Ketua Dewan Kerajinan Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), menggarisbawahi potensi ekonomi kreatif di NTB. Hal tersebut disampaikannya acara pembantuannya dalam  kegiatan pelaksanaan tugas pembantuan bimbingan teknis penyusunan proposal dan presentasi Bisnis Ekonomi Kreatif di Lombok Astoria pada Senin (06/05/24). 

Bunda Lale, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa kekayaan budaya NTB menghasilkan beragam produk budaya dengan potensi ekonomi kreatif tinggi, karena mereka memiliki ciri khas yang unik dan beragam dengan menggunakan bahan-bahan dari alam NTB.

BACA JUGA : Ekonomi NTB Tumbuh Sebesar 4, 75 Persen

“Tenun Sasak, Sumbawa, dan Bima, semuanya memiliki keunikannya masing-masing,” ujar Bunda Lale. 

Ia melanjutkan dengan menyebutkan sebaran potensi ekonomi kreatif yang sudah ada di berbagai lokasi di NTB, baik di Pulau Lombok maupun di Pulau Sumbawa. Sentra-sentra seperti Tenun Bayan, Peringgasela, Taliwang, Poto, Donggo, dan Raba, serta dalam sektor kesenian seperti pertunjukan Sasak dengan Gandrung dan Zikir zaman, Tari Nguri dari Sumbawa, dan Tari Lenggo dari Bima.

Bunda Lale juga menyoroti tantangan dalam pengembangannya, seperti pengembangan potensi sumber daya lokal sebagai daya tarik wisata, peningkatan kualitas produk ekonomi kreatif, dan mendorong kemitraan antara usaha wisata dengan UMKM, pemerintah, dan swasta. 

BACA JUGA : Hardiknas di Sembalun, Pj Gubernur NTB Serahkan Penghargaan Aiso 

Ditambahkan bahwa ada juga peluang, seperti event-event Nasional dan Internasional di NTB, keunikan produk, kemudahan akses platform pemasaran digital, dan kebutuhan wisatawan terhadap produk NTB.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaludin, S.Sos., MT, menekankan peran penting faktor SDM dan menjadi kunci sukses dalam mencapai kinerja yang baik. 

Jamaludin menyoroti pentingnya hubungan tak berwujud antara perusahaan pariwisata dengan konsumen, yang sangat bergantung pada kemampuan individu karyawan dalam membangkitkan minat dan menciptakan kesenangan serta kenyamanan bagi para konsumen. 

BACA JUGA : Konstestasi Pilgub NTB 2024 Kurang Menggairahkan

Menurutnya, untuk menciptakan SDM pariwisata yang unggul, diperlukan pengembangan forum koordinasi dan sinergi program lintas sektor, MOU antar gubernur, walikota, dan bupati, serta pelatihan SDM kepariwisataan di sektor pemerintah dan SDM ***

 

 




Ekonomi Provinsi NTB Tumbuh Sebesar 4,75 Persen

BPS Provinsi NTB menyampaikan berita rilis resmi statistik terkait pertumbuhan ekonomi NTB pada triewulan 1 tahun 2024

MATARAM.LombokJpurnal.com ~ Badan Pusat Statistik (BPS) NTB  menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB pada triwulan I-2024 terhadap Triwulan I-2023 (y-on-y) mengalami pertumbuhan sebesar 4,75 persen. 

Perekonomian Nusa Tenggara Barat berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I-2024 mencapai Rp 43,66 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp26,50 triliun. 

BACA JUGA : Ekonomi Kreatif di NTB Beragam dan Menyebar

“Ekonomi kita di NTB mengalami pertumbuhan jika dibandingkan pada triwulan  1-2023 dan 2024 yaitu sebesar 4,75 persen,” jelas kepala BPS Provinsi NTB Drs. Wahyudin saat menyampaikan berita rilis resmi statistik di aula Tambora BPS NTB, Senin (06/05/24). 

Ia menyebutkan dari sisi produksi, Lapangan usaha Pertambangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,4 persen. Selanjutnya ada usaha Konstuksi dan Administrasi Pemerintahan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 9,46 persen dan 8,71 persen. 

Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,79 persen sedangkan Komponen Konsumsi Rumah Tangga merupakan komponen dengan andil paling besar yaitu hampir 58,60 persen.

BACA JUGA : Kebersamaan dalam Halal Bihalal Miq Gita dan Keluarga Samawa

Sementara itu, lanjutnya, Ekonomi Nusa Tenggara Barat Triwulan I-2024 terhadap triwulan III-2023 sebelumnya mengalami kontraksi sebesar 1,36 persen (q-to-q). 

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri mengalami konstraksi tertinggi sebesar 16,6 persen. Selanjutnya lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan dan Usaha Pengadaan Air mengalami kontraksi masing-masing sebesar 6,51 persen dan 5,30 persen. 

Sedangkan Ekonomi Nusa Tenggara Barat tanpa Biji Logam pada Triwulan I-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 3,01 persen jika dibandingkan dengan triwulan yang sama pada tahun 2023. 

BACA JUGA : Panen Raya Jagung di Samota Samawa, NTB Dihadiri Jokowi

Adapun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi NTB mengalami kontraksi sebesar 0,81 persen. Man Ikp

 




Hardiknas di Sembalun, Pj Gubernur Serahkan Penghargaan AiSO

Pesan Pj Gubernur NTB di perayaan Hardiknas, setiap satuan pendidikan harus mencerminkan potret kecil Indonesia Emas 2045

LOTIM.LombokJournal.com ~ Di tengah udara sejuk Sembalun, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, hadir dalam acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024. 

BACA JUGA : Kebersamaan dalam Halal Bihalal Miq Gita dengan Keluarga Samawa

Dalam perayaan Hardiknas di Sembalun, Pj Gubernur NTB menegaskan, Indonesia Emas 2045 harus menjadi tujuan bersama
Pj Gubernur NTB didampingi Kadis Dikbud NTB

Acara perayaan Hardiknas tersebut dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Anugerah Istimewa Sekolah (AiSO) 2024 di halaman SMAN 1 Sembalun Lombok Timur, Sabtu (04/05/24).

Para perwakilan tenaga pendidik dari seluruh Provinsi NTB nampak bersemangat menerima penghargaan AiSO. Pj Gubernur, akrab dipanggil Miq Gite, mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu dengan para peserta.

Dalam konteks AiSO, Miq Gite memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini. Dia berharap bahwa pemberian AiSO saat perayaan Hardiknas 2024 menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus berprestasi yang terbaik dalam lingkup tugas masing-masing.

Namun demikian, Miq Gite juga menegaskan pentingnya untuk terus meningkatkan prestasi. Dia menegaskan bahwa mimpi Indonesia Emas 2045 harus menjadi tujuan bersama. 

BACA JUGA : Jokowi Buka Jalan Baru untuk Konektivitas Transportasi di NTB

Generasi yang saat ini sedang dididik di sekolah akan menjadi tulang punggung pembangunan negara.

Miq Gite menekankan bahwa setiap satuan pendidikan harus mencerminkan potret kecil Indonesia Emas 2045. Hal ini dapat dicapai dengan menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, produktif, kreatif, dan inovatif.

Sesuasi pesan yang terkandung dalam perayaan Hardiknas, Miq Gite mengajak untuk bersama-sama mendidik, mengawal, dan mewujudkan impian emas ini. 

Dia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut bukan hanya tanggung jawab Kadis Dikbud, tetapi memerlukan kolaborasi dan dukungan dari semua pihak.

BACA JUGA : Konstestasi Pilgub NTB 2024 Kurang Menggairahkan

“Mari kita terus tingkatkan kualitas AiSO agar semakin meriah dan mendapat dukungan luas,” pungkasnya. ***

 




Kebersamaan dalam Halal Bihalal Miq Gita dan Keluarga Samawa

Dalam halal bihalal bersama IKS, Miq Gita menekanakan, pentingnya nilai-nilai kebersamaan, dan solidaritas dalam memperkuat hubungan keluarga besar

MATARAM.LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, hadir dalam acara halalbihalal yang diadakan oleh Ikatan Keluarga Samawa (IKS) di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (04/05/24). 

BACA JUGA : Konstestasi Pilgub NTB 2024 Kurang Menggairahkan 

Pj Gubernur menegaskan, kebersamaan merupakan fondasi membangun NTB

Dalam kesempatan penuh kehangatan tersebut, Pj Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Gita itu menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh anggota IKS yang hadir. Ditegaskannya, pentingnya nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan solidaritas dalam memperkuat hubungan keluarga besar.

Dalam pidatonya, Miq Gita juga tidak lupa untuk memohon maaf lahir dan batin kepada semua yang hadir. Ia mengungkapkan bahwa acara halalbihalal adalah momen yang sangat berarti untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kedekatan di antara anggota keluarga besar IKS. 

BACA JUGA : Bantuan Presiden untuk Pedagang di Pasar Tradisional

Miq Gita menekankan bahwa dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan seperti ini, banyak hal bisa dibagikan dan cerita bisa saling disampaikan, sehingga ikatan kekeluargaan semakin kokoh.

Tak hanya sebagai perwakilan pemerintah, kehadiran Pj Gubernur NTB dalam acara tersebut juga merupakan bentuk nyata dari perhatian dan dukungan terhadap kegiatan sosial dan budaya masyarakat. 

Ini menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan dan mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga, terutama dalam suasana yang penuh keberagaman seperti di NTB.

Melalui semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin dalam acara halalbihalal, diharapkan akan muncul inspirasi bagi seluruh masyarakat NTB untuk menjaga dan memperkuat ikatan kekeluargaan dalam kehidupan sehari-hari. 

BACA JUGA : Transformasi Visual dalam Antologi Puisi ‘Pertemuan Kecil’ 

Dengan demikian, nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, toleransi, dan gotong royong akan terus menjadi pondasi utama dalam membangun NTB yang lebih baik di masa depan. ***

 




Konstestasi Pilgub NTB 2024 Kurang Menggairahkan

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, konstestasi Pilgub NTB mengecewakan dan kurang menggairahkan, terkesan mementingkan kalangan elit MATARAM.LombokJournal.com ~ 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial-Politik Mi6 menilai, konstestasi Pemilihan Gubernur NTB 2024, atmosfernya tidak menarik untuk dibahas secara sosial politik. 

BACA JUGA : Jokowi Buka Jalan Baru untuk Koneksitas Transportasi di NTB

Bakal calon cenderung memprioritaskan diri sendiri dan menggunakan gimmick klise tanpa mempertimbangkan kebutuhan rakyat. Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan bahwa isu-isu yang dibangun terkesan jauh dari kepentingan rakyat dan lebih mementingkan kepentingan elit, Jum’at (03/05/24)

Menurut Bambang Mei, para bakal calon hanya berbicara tentang jargon-jargon tanpa memperhatikan isu-isu yang penting bagi masyarakat NTB. Mi6 menilai bahwa kurangnya variasi dalam pendekatan politik membuat publik sulit untuk melihat gagasan baru dari calon di luar petahana.

Setelah munculnya video yang diduga sebagai Zul Rohmi Jilid II, pertarungan Pilgub NTB dianggap sudah selesai karena elektabilitas dan popularitasnya yang kuat di NTB. Namun, Mi6 tidak menutup kemungkinan adanya kejutan dalam Pilgub mendatang.

BACA JUGA : Trasformasi Karya Visual dalam Antologi Puisi ‘Pertermuan Kecil’

Berdasarkan pengalaman Pilgub NTB 2018, Mi6 merasa bahwa peluang kemenangan tetap terbuka bagi calon non petahana jika mampu memanfaatkan celah dan meraih dukungan rakyat dengan baik.

Mi6 memprediksi bahwa konstestasi Pilgub NTB 2024 akan diwarnai oleh ketidakjelasan calon yang maju, karena sulitnya memastikan siapa yang benar-benar siap untuk bertarung. Beberapa paslon sudah mendaftar, tetapi parpol belum memastikan secara jelas dukungannya.

Didu, panggilan akrab Direktur Mi6, menambahkan bahwa langkah-langkah biasa dari calon penantang petahana akan semakin sulit mengatasi keunggulan petahana.

BACA JUGA : Peliputan Pilkada, Pentingnya Peningkatan Kompetensi Jurnalis

Namun, masih ada kesempatan bagi calon non petahana untuk memenangkan Pilgub NTB jika mampu memberikan terobosan isu yang dapat menyatukan kepentingan masyarakat.***

 




Panen Raya Jagung di Samota Sumbawa NTB Dihadiri Jokowi

Presiden Joko Widodo bersama para pejabat daerah dan pusat serta petani setempat secara simbolis ikut panen jagung

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo didampingi Pj. Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi lakukan peninjauan dan panen Jagung di daerah Samota Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (02/05/24) 

BACA JUGA : Jokowi Buka Jalan Baru untuk Konektivitas Transportasi

Jokowi mwmbawa sendiri hasil panen jagung
Presiden Jokowi

Acara ini dipandu oleh Menteri Pertanian RI, Ir.  Andi Amran Sulaiman, MP., yang didampingi juga oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, serta sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo bersama para pejabat daerah dan pusat serta petani setempat secara simbolis ikut memanen jagung sebagai tanda dimulainya panen raya. 

BACA JUGA : Bantuan Presiden untuk Pedagang di Pasar Tradisional di Sumbawa

Kehadiran Presiden dan pejabat tinggi pemerintah diharapkan dapat memberikan semangat dan dorongan bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah mereka. ***

 




Bantuan Presiden untuk Pedagang di Pasar Tradisional di Sumbawa

Bantuan modal Jokowi di pasar tradisional menunjukkan komitmen pemerintah memberikan bantuan kepada sektor ekonomi mikro

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs H. L. Gita Ariadi, M. Si melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tradisional Seketeng di Sumbawa, NTB,  Kamis (02/05/24). 

BACA JUGA : Jokowi Buka Jalan Baru untuk Konektivitas Transportasi di NTB

Bantuan Jokowi untuk pedagang kecil merupakan komitmen pemerintah
Presiden Jokowi

Kunjungan Presiden tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada pedagang pasar dalam bentuk Modal Kerja (BMK) dan Bantuan Langsung Tunai.

Dalam kunjungannya, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara/Kabinet dan sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. 

Tindakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian kepada sektor ekonomi mikro, terutama pedagang di pasar tradisional yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

BACA JUGA : TRansformasi Karya Visual dalam Antologi Puisi ‘Pertemuan Kecil’

Para pedagang di Pasar Tradisional Seketeng merespon kunjungan Presiden dengan antusias, menyambut bantuan yang diberikan sebagai dorongan besar bagi usaha mereka. 

Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah, dan berharap agar dukungan tersebut dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan usaha mereka di masa mendatang.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa, NTB, tidak hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah untuk terus mendukung pengembangan ekonomi rakyat.

BACA JUGA : Pelaksanaan Musrenbang NTB, Akselerasi Rencana Pembangunan

Serta memperkuat kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia. ***

 




Jokowi Buka Jalan Baru untuk Konektivitas Transportasi di NTB

Presiden Jokowi berharap bahwa pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di NTB akan mempercepat pembangunan konektivitas infrastruktur transportasi 

MATARAM.LombokJournalc.com ~ Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. H. Joko Widodo telah meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan infrastruktur transportasi di wilayah tersebut. 

BACA JUGA : Bantuan Presiden untuk Pedagang di Pasar Tradisional di Sumbawa

Jokowi berharap bahwa pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di NTB akan mempercepat pembangunan konektivitas infrastruktur transportasi
Jokowi resmikan ruas jalan baru

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Menteri PUPR, Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait pembangunan infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan di Provinsi NTB telah dilaksanakan sejak tahun sebelumnya. Sebanyak lima ruas jalan telah dibangun di empat kabupaten, dengan total panjang mencapai 40,63 kilometer. 

Proyek ini meliputi beberapa wilayah seperti Kabupaten Lombok Barat, Lembar-Sekotong (Pelangan-Segmen-Lembar-Gili Mas), Kabupaten Sumbawa Barat Polamata Jelanga, Kabupaten Sumbawa Sabedo Dalam-Bukit Planing-Lenangguar-Teladan, dan terakhir di Kabupaten Bima Wilamaci-Karumbu-Sape, dengan total biaya mencapai 211 miliar.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat

Presiden Jokowi berharap bahwa pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di NTB akan mempercepat pembangunan konektivitas infrastruktur transportasi secara signifikan.

 Konektivitas insfrastruktur transportasi diharapkan akan meningkatkan kecepatan logistik serta memperbaiki akses menuju kawasan-kawasan produktif seperti pertanian dan perkebunan.

“Kita harapkan dengan adanya jalan ini kecepatan logistik akan semakin baik, jalan-jalan menuju ke kawasan-kawasan baik itu kawasan produktif, kawasan pertanian, perkebunan, semuanya bisa ditunjang oleh jalan yang baik,” ujarnya.

Setelah meresmikan Inpres Jalan Daerah, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sumbawa Barat untuk meresmikan Bendungan Gili Suntuk serta melakukan Panen Raya Jagung di Kawasan Samota. pnd/dyd

 

 




Presiden Jokowi Tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat

Kedatangan Presiden Jokowi di Lombok (NTB) selain ke Kota Mataram juga berkunjungke Sumbawa

MATARAM. LombokJournal.com ~ Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) tiba di NTB pada malam ini, Selasa (30/04/24). Tiba di NTB, Presiden RI disambut langsung Pj Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si bersama seluruh jajaran Forkopimda Provinsi NTB di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

BACA JUGA : Tranformasi Karya Visual dalam Antologi Puisi ‘Pertemuan Kecil’

Di Kabupaten Sumbawa Barat, Presiden Jokowi akan meninjau pembangunan smelter
Presiden Jokowi tiba di BIZAM

 Jokowi dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa.

Adapun agenda orang nomor satu di Indonesia tersebut diantaranya, peninjauan smelter dan peresmian Bendungan Tiu Suntuk di Kabupaten Sumbawa Barat. 

Jokowi kemudian direncanakan menuju Pasar Tradisional Seketeng dan dilanjutkan dengan panen raya jagung di Samota, Kabupaten Sumbawa. ***

BACA JUGA : Pelaksanaan Musrenbang NTB, Akselerasi Perencanaan Pembangunan