Gaya Kepemimpinan Terbuka dari Pj Gubernur NTB

Gaya kepemimpinan Dr Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., MM., telah memulai masa jabatannya dengan menunjukkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan mudah diakses. 

BACA JUGA : Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Sejak dilantik, ia menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, dan warga NTB.

Dalam berbagai kesempatan, gaya kepemimpinan Dr. Hassanudin menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam menjalankan pemerintahan. 

Menurutnya, keterbukaan adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. 

“Sebagai Pj Gubernur, saya ingin memastikan bahwa roda pemerintahan berjalan dengan transparan dan terbuka,” ujarnya seperti dikutip dari laman Media Sosial Facebook DLHK NTB, Jum’at  (05/07/24).

Gaya kepemimpinan  terbuka Dr. Hassanudin terlihat jelas saat ia menerima para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sela-sela kegiatan olahraga tenis lapangan di Halaman Kantor DPRD Provinsi NTB. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalikan Harus Dipersiapkan dengan Baik

Salah satu OPD yang ditemuinya adalah Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, Julmansyah, S.HUT., M.A.P. 

Mereka membahas beberapa isu penting, termasuk kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni hingga 3 Juli 2024.

Selain itu, Julmansyah melaporkan proses pelepasan kawasan hutan seluas 52 hektar untuk pembangunan UIN Bima dan perluasan landfill untuk melayani sampah tahun 2025. 

“Mendiskusikan kondisi TPA Regional Kebon Kongok pasca penutupan sejak 29 Juni-3 Juli 2024,” jelas Julmansyah.

Menanggapi laporan tersebut, Pj Gubernur Hassanudin menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam penanganan sampah. 

Ia menekankan bahwa kolaborasi intensif diperlukan untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan masyarakat tetap berjalan dengan baik. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM

“Pentingnya terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota, termasuk dalam penanganan sampah,” ujarnya. pnd/dyd

 




Optimis, NTB akan Raih Hasil Maksimal di PON Aceh 2024

Pj Gubernur NTB menyampaikan sikap optimis target prestasi di PON Aceh, Sumatra 2024 dan imbau masyarakat jaga kesehatan melalui olahraga

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Hassanudin, optimis Provinsi NTB akan meraih hasil maksimal dalam PON Aceh-Sumatera Utara 2024. 

BACA JUGA : Event MotoGP Mandalika Harus Disiapkan dengan Baik

Pj Gubernur optimis prestasi atlet NTB di PON Aceh
Pj Gubernur NTB, May TNI (Purn) Hassanudin

Hal itu dikatakannya terkait persiapan Kontingen NTB menjelang mengikuti PON Aceh-Sumatera Utara 2024,  

“Kita optimis dan siap dengan target yang realistis, sehingga perlu kita dorong (para atlet). Saya berharap NTB semakin berkibar dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Pj Gubernur usai bermain tenis bersama Kepala Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Lapangan Tenis Kantor DPRD Provinsi NTB, Jum’at (05/07/24).

Selain menyampaikan optimis terkait persiapan kontingen NTB menyongsong PON Aceh-Sumatera Utara 2024, May TNI (Purn) Hassanudin juga mengajak seluruh masyarakat NTB untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat dalam Pilgub NTB 2024

“Saya yakin dengan kegiatan-kegiatan seperti ini (olahraga), menyenangkan bagi kita semua. Sehat selalu dan jangan lupa bahagia,” ujarnya 

Hassanudin juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap berbagai event internasional yang hadir di Provinsi NTB. 

Ia menegaskan pentingnya persiapan yang matang sebagai tuan rumah dan pemanfaatan berbagai potensi di NTB.

Pj Gubernur yakin banyaknya event ini sangat bagus. Jika daerah lain mencari event, di NTB sudah ada berbagai event internasional yang terencana. 

BACA JUGA : Geofest 2024: Dorong Geotoueism Berkelanjutan di NTB

“Tentunya kita harus sukses optimis sebagai tuan rumah dan penyelenggara. Mari kita manfaatkan potensi kita ini untuk kesejahteraan dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. she/dyd

 

Pj




Event MotoGP Mandalika Harus Dipersiapkan dengan Baik

Pj Gubernur NTB menekankan, pentingnya persiapan matang menggelar event MotoGP dan harus memberdayakan UMKM 

Mataram, LombokJournal.comPenjabat (PJ) Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.I.P, MM, menerima audiensi dari jajaran Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pada Kamis (04/07/24). 

BACA JUGA : Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Event MotoGp akan dihadiri Presiden Jokowi dan Prabowo

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB itu membahas persiapan untuk event MotoGP Mandalika yang akan diadakan pada 27 – 29 September 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit.

PJ Gubernur NTB menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk semua aspek, mengingat MotoGP adalah kesempatan besar bagi Provinsi NTB untuk dikenal di seluruh dunia.

“Semua aspek harus dipersiapkan dan tidak mengubah kearifan lokal yang ada. Ini adalah keberkahan bagi NTB, sayang jika tidak dimanfaatkan. Sebagai tuan rumah, kita harus siap,” ujar Dr. Hassanudin.

Ia juga berharap pemberdayaan UMKM di Provinsi NTB dapat diikutsertakan dalam gelaran MotoGP, serta mendorong kolaborasi dengan Pemprov NTB untuk menyukseskan acara tersebut. 

BACA JUGA : Rute Penerbangan Lombok-Balikpapan Diresmikan di BIZAM 

“Kita mendukung penuh dan berkolaborasi bersama untuk menyukseskan ini semua,” tambahnya.

Direktur Utama MGPA Nusantara Jaya, Priandhi Satria, menyampaikan bahwa dukungan Pemprov NTB sangat diperlukan, terutama dalam aspek keamanan, kebersihan, transportasi, dan lain sebagainya.

 “Dukungan yang dibutuhkan antara lain kebersihan kawasan, publikasi kegiatan, shuttle bus penonton, manajemen rekayasa lalu lintas, pengembangan dan promosi UMKM, opening ceremony, dan pengendalian harga tiket hotel,” jelas Priandhi.

Ia juga mengungkapkan bahwa event MotoGP tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo beserta Wakil Presiden Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, serta Presiden terpilih Jenderal TNI Datuk Seri H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Wakil Presiden terpilih K. P. H. Gibran Rakabuming Raka, B.Sc. 

“Ini merupakan kali pertama event MotoGP dihadiri langsung oleh dua presiden, sehingga persiapan keamanan dan penyambutan harus dilakukan dengan matang,” tuturnya.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Dalam audiensi tersebut, turut hadir mendampingi PJ Gubernur NTB, Asisten II Setda Provinsi NTB H. Fathul Gani, Kepala Dispora NTB. Tri Budi Prayitno, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra,, dan Kepala Bidang Ekraf Dinas Pariwisata Provinsi NTB, L. Surya Mulawarman. Serly/her

 




Pengukuhan Pengurus IKA SGI NTB, Mengapresiasi Peran Guru

Dalam pengukuhan pengurus IKA SGI NTB, ditekankan Anak didik akan mengenang perlakuan guru saat mengubah perilaku tidak baik anak didik

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengapresiasi peran guru, khususnya Ikatan Keluarga Aktivis Sekolah Guru Indonesia (IKA SGI).

BACA JUGA : Event MotoGP Harus Dipersiapkan dengan Baik

Pengukuhan pengurus IKA SGI NTB di Balai Guru Penggerak Jempong, Mataram
DR Aidy Furqon

Dan diingatkan pentingnya filosofi pendidikan bagi generasi muda dalam acara pengukuhan pengurus IKA SGI NTB yang baru.

Dalam acara pengukuhan pengurus IKA SGI NTB di Balai Guru Penggerak Jempong, Mataram pada Kamis (04/07/24), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. Aidy Furqon, mewakili Pj Gubernur NTB, Hassanudin, menegaskan bahwa mendidik adalah proses mengubah sesuatu yang tidak baik menjadi baik.

“Mendidik adalah transfer emosi. Anak didik tidak akan mengingat nilai bagus yang diberikan, tapi akan mengenang perlakuan guru saat mengubah perilaku tidak baik anak didik,” jelas Aidy di hadapan para guru yang bergabung dalam IKA SGI NTB.

BACA JUGA : Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Dalam sambutan pengukuhan pengurus IKA SGI NTB, Aidy menyampaikan bahwa kiprah Sekolah Guru Indonesia (SGI) melalui Program Organisasi Penggerak yang diciptakan pemerintah bertujuan mendorong hadirnya Sekolah Penggerak. 

Program ini melibatkan peran serta organisasi masyarakat seperti SGI dan tetap fokus pada peningkatan kualitas guru, kepala sekolah, serta tenaga kependidikan guna meningkatkan hasil belajar siswa dalam kompetensi literasi dan numerasi.

Terkait tema seminar tentang peningkatan profil pelajar Pancasila, Pj Gubernur menyampaikan bahwa hal tersebut sangat relevan dengan kondisi sekarang agar anak didik tidak hanya cerdas secara akademis. 

Untuk itu, penguatan pemahaman konsep base learning ADAB project dan program sekolah berbasis adab sangat penting, dengan guru sebagai aktor utama dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran.

BACA JUGA : Geofest 2024 Dorong Geotourism Berkelanjutan di NTB

Acara ini pengukuhan IKA SGA itu dihadiri oleh perwakilan Balai Guru Penggerak, Yuyun Sambodo, Direktur Universitas Terbuka, serta perwakilan SGI Pusat yang mengukuhkan Pari Husnan sebagai Ketua SGI NTB periode 2024-2026. jm/her

 




Analisa Terbaru Elektabilitas Kandidat Pilgub NTB 2024

Analisa dari hasil survei, ada penurunan signifikan dalam elektabilitas petahana Zulkieflimansyah, dari puncaknya di 50,5 persen dalam survei OMI menjadi hanya 25,4 persen

MATARAM, LomBokJournal ~ Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin mendekat dan dinamika politik kian menarik untuk diikuti. Analisa dari laporan survei terbaru dari berbagai lembaga menunjukkan perubahan signifikan dalam elektabilitas para kandidat. 

Bambang Mei Finarwanto, akrab disapa Didu, memaparkan analisa mendalam terkait hasil survei terbaru ini.

BACA JUGA : Kemendagri Adakan Rakor Pengandalian Inflasi Daerah

Perkembangan Elektabilitas Kandidat Berdasarkan Survei

  1. OMI (12-21 Maret 2024)
    • Zul-Suhaili: 50,5%
    • Iqbal-Dinda: 11,6%
    • Rohmi-Musyafirin: 10,4%
    • Pathul-Syafruddin: 5,0%
    • Belum Menentukan Pilihan: 22,5%
  2. LSI (11-17 Mei 2024)
    • Zulkieflimansyah: 35,5%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 14,1%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 10,9%
    • Lalu Pathul Bahri: 4,4%
    • Belum Menentukan Pilihan: 35,1%
  3. Kedai Kopi (20-29 Mei 2024)
    • Dr. H. Zulkieflimansyah: 27,7%
    • Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah: 19,9%
    • H. Suhaili FT: 17,9%
    • Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal: 10,9%
    • Belum Menentukan Pilihan: 23,6%
  4. LSI (7-11 Mei 2024)
    • Zulkieflimansyah: 32,1%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 11,9%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 10,3%
    • Indah Dhamayanti Putri: 10,1%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 6,4%
    • Lalu Gita Ariadi: 3,5%
    • Mohan Roliskana: 3,1%
    • W. Musyafirin: 2,0%
    • Belum Menentukan Pilihan: 20,6%
  5. Indikator (28-31 Mei 2024)
    • Sitti Rohmi Djalillah: 26,7%
    • Zulkieflimansyah: 24,2%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 6,6%
    • Lalu Gita Ariadi: 2,1%
    • Belum Menentukan Pilihan: 39,9%
  6. POLTRACKING (31 Mei-7 Juni 2024)
    • Sitti Rohmi Djalillah: 33,0%
    • Zulkieflimansyah: 29,5%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 17,0%
    • Lalu Gita Ariadi: 2,1%
    • Belum Menentukan Pilihan: 18,4%
  7. PRC (9-18 Juni 2024)
    • Zulkieflimansyah: 25,4%
    • Sitti Rohmi Djalillah: 17,3%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 10,5%
    • M. Sukiman Azmi: 6,6%
  8. Lembaga Presisi (25 Mei – 4 Juni 2024) di Lombok Timur
    • Sitti Rohmi Djalillah: 36,8%
    • M. Sukiman Azmy: 17,7%
    • Zulkieflimansyah: 9,3%
    • Suhaili Fadhil Thohir: 3,6%
    • Lalu Muhammad Iqbal: 2,3%
    • Lalu Gita Ariadi: 1,3%
    • Mohan Roliskana: 0,5%

Hasil Survei

Analisa dari hasil survei, ada penurunan signifikan dalam elektabilitas petahana Zulkieflimansyah, dari puncaknya di 50,5 persen dalam survei OMI menjadi hanya 25,4 persen dalam survei PRC terbaru. Sementara itu, survei LSI terakhir menunjukkan angka 32,1 persen. 

Didu menjelaskan bahwa penurunan ini kemungkinan disebabkan oleh performa kampanye, isu-isu lokal, dan dinamika politik.

BACA JUGA : Santunan kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB 

Sebaliknya, Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah Partai Perindo NTB, Sitti Rohmi Djalillah, menunjukkan tren peningkatan dukungan. Dalam survei POLTRACKING terbaru, elektabilitasnya mencapai 33,0 persen, meningkat dari 19,9 persen dalam survei Kedai Kopi sebelumnya. 

Didu berpendapat bahwa strategi kampanye Sitti Rohmi yang efektif dan responsif terhadap isu-isu lokal telah berhasil menarik simpati pemilih.

Di sisi lain, elektabilitas Suhaili Fadhil Thohir tampak stabil, berkisar antara 10,5 persen hingga 14,1 persen dalam berbagai survei. Didu mencatat bahwa basis pemilih yang loyal kemungkinan menjadi kunci stabilitas elektabilitasnya.

Analisa Didu  menggarisbawahi tingginya angka pemilih yang belum menentukan pilihan, yang masih sangat tinggi dalam sebagian besar survei. 

“Ketidakpastian yang signifikan ini membuka peluang bagi semua calon untuk memaksimalkan kampanye mereka guna menggaet swing voters,” katanya.

Didu menyimpulkan bahwa dukungan untuk Zulkieflimansyah terus menurun secara signifikan, sementara Sitti Rohmi Djalillah menunjukkan peningkatan elektabilitas yang impresif

BACA JUGA : Pasangan Rohmi-Firin, Era Baru Kepemimpinan NTB

Suhaili Fadhil Thohir mempertahankan stabilitas elektabilitasnya, menunjukkan adanya basis pemilih yang setia. 

“Hasil survei ini menunjukkan bahwa pertarungan utama akan terjadi antara Rohmi-Musyafirin dan Zul-Uhel, dengan calon lainnya kurang signifikan,” ujar Didu.***

 




Kemendagri Adakan Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Rakor virtual yang dipimpinan  Irjen Kemendagri RI, Komjen Pol. Tomsi Tohir itu mengusung tema “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024”

MATARAM, LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin, bersama Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, Forkopimda NTB, dan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui Zoom di Pendopo Gubernur NTB pada Selasa (02/07/24).

BACA JUGA : ASN Lingkup Provinxi NTB Diajak Bangun Sinergi Profesional

Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si, dan diikuti oleh para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia, serta segenap undangan lainnya. Tema yang diusung pada Rakor kali ini adalah “Pembahasan Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024″.

Pada Rakor tersebut, Provinsi NTB kembali menempati posisi sebagai salah satu dari 10 Provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia. NTB juga menerima TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024 atas kinerjanya dalam mengendalikan inflasi. Per Mei 2024, inflasi NTB tercatat sebesar 2,84 persen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen, menjadikannya salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Alhamdulillah, NTB menjadi salah satu yang meraih TPID Awards sebagai Provinsi berkinerja terbaik 2024, atas kinerjanya mengendalikan inflasi sehingga per Mei 2024 inflasi sebesar 2,84% dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen dan merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelas Pj Gubernur NTB.

BACA JUGA : Dessy Hassanudin Siap Bangun NTB Bersama PKK NTB

Dalam Rakor virtual tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, mengungkapkan bahwa angka inflasi di bulan Juni turun menjadi 2,51persen dari angka sebelumnya, yaitu 2,84 persen. 

BACA JUGA : Pasangan Rohmi-Firin, Era Baru Kepemimpinan NTB

“Angka 2,51persen itu merupakan pencapaian yang sangat baik, walaupun pada September 2023 pernah berada di angka yang lebih rendah, yaitu 2,28 persen. Ini berkat kebersamaan dan kerja keras kita semua sehingga dapat mencapai angka ini,” jelas Tomsi Tohir. novita

 

 




Dessy Hassanudin Siap Bangun NTB Bersama TP PKK NTB

Ibu Dessy Hassanudin berharap meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang

MATARAM, LombokJournal.com ~ Pj Ketua TP PKK NTB, Ibu Dessy Hassanudin, menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama membangun NTB bersama seluruh anggota TP PKK Provinsi NTB. Hal ini disampaikan Ibu Dessy saat menghadiri acara Tasyakuran di Gedung PKK NTB, Mataram, Selasa (02/07/24).

BACA JUGA : ASN Lingkup Pemprov NTB Diajak Bangun Sinergi Profesional

Ibu Dessy Hassanudin bersama anggota TP PKK NTB

Dalam acara tersebut, Ibu Dessy Hassanudin mendengarkan langsung pemaparan dari Pj Ketua PKK sebelumnya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi, mengenai berbagai program TP PKK NTB yang telah dilaksanakan. 

Ibu Dessy berharap dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja serta prestasi TP PKK NTB di masa mendatang.

“Saya mohon bantuan bapak dan ibu semua untuk dapat bekerja sama, sehingga kegiatan yang sudah dilakukan bisa diteruskan dan ditingkatkan,” ungkap Ibu Dessy.

Selain itu, Ibu Dessy Hassanudin juga mengapresiasi kerja keras anggota TP PKK NTB sebelumnya dalam mengatasi berbagai isu seperti stunting, kemiskinan ekstrem, pernikahan anak, dan berbagai masalah lainnya. 

BACA JUGA : Santunan Kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB

“Ini adalah tugas kita bersama untuk mengentaskan semua itu,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi memaparkan berbagai program TP PKK NTB serta kondisi Provinsi NTB saat ini. 

Ia menyampaikan bahwa fokus program TP PKK, sesuai arahan Mendagri, adalah untuk mengatasi stunting, menjaga inflasi, mengawal pemilu, dan menanggulangi kemiskinan ekstrem. 

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB

“Selamat datang di NTB. Semoga ibu tetap betah di NTB,” harapnya.novita

 




ASN Lingkup Pemprov NTB Diajak Bangun Sinergi Profesional

May (Purn) Hassanudin perkenalkan diri kepada ASN sebagai pejanbat baru di lingkungan Pemprov NTB

Mataram, LombokJournal.comPenjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., M.M., memimpin Apel Paripurna seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Provinsi NTB pada Selasa (02/07/24). 

BACA JUGA : Santunan kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB

Dalam acara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur NTB ini, Dr. Hassanudin memperkenalkan diri kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mengajak mereka untuk membangun sinergi kerja sama yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi.

Dalam sambutannya, Dr. Hassanudin memperkenalkan diri sebagai pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. 

“Nama saya Mayjen TNI (Purn) Hassanudin, saya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan,” ujar Pj Gubernur. 

Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama ASN dan non ASN yang profesional dan berintegritas untuk mencapai tujuan bersama.

Dr. Hassanudin menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah memberikan amanah kepadanya untuk melaksanakan tugas sebagai Pj Gubernur dalam masa transisi hingga terpilihnya Gubernur definitif hasil pilkada mendatang. 

“Saya, oleh pemerintah pusat, diberikan amanah melaksanakan tugas sebagai penjabat Gubernur dalam masa transisi hingga terpilihnya Gubernur definitif hasil pilkada mendatang,” jelasnya.

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB

Hassanudin mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pj Gubernur sebelumnya, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, atas dedikasi dan pengabdiannya selama mengemban amanah

“Sekarang beliau akan melanjutkan perannya yang penting sebagai sekretaris daerah, dan saya berharap kita semua dapat terus bekerja sama dengan beliau dalam menjaga stabilitas dan efisiensi pemerintahan kita,” tambahnya.

Dikatakan, visi dan misi NTB tetap berfokus pada pelayanan terbaik untuk masyarakat. Selama masa transisi ini, pemerintah akan melanjutkan program-program yang telah berjalan. Dan memastikan keberlanjutannya, dan melakukan perbaikan yang diperlukan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Ia mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh ASN lingkup Provinsi NTB demi memberikan pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat NTB, bangsa, dan negara. 

BACA JUGA :Pasangan Rohmi-Firin, Era Baru Kepemimpinan NTB

“Saya mengucapkan selamat bekerja menunaikan tugas dan kewajiban masing-masing demi memberikan pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat NTB,” ujarnya. Pnd/opk

 




Santunan kepada 100 Anak Yatim di Pendopo Gubernur NTB

Santunan kepada 100 anak yatim mendorong anak-anak untuk tetap semangat dan terus belajar agar kelak menjadi anak-anak yang sholeh dan sukses 

MATARAM.LombokJournal.com ~ Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Hassanudin, S.I.P., M.M., memulai tugasnya dengan memberikan santunan kepada 100 anak yatim. 

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB

Pj Gubernur dan Sekda NTB saat memberikan santunan untuk anak yatim

Acara yang berlangsung di Pendopo Gubernur Provinsi NTB, Senin (01/07/24) ini juga diisi dengan pengajian, zikir, dan doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur memberikan nasehat kepada anak-anak yatim agar selalu rajin belajar dan berjuang mengejar cita-cita. 

“Menjadi apapun itu bagus: menjadi TNI, dokter, guru, bahkan menjadi ustadz juga sangat bagus,” pesan Dr. Hassanudin.

Pj Gubernur juga berbagi cerita mengenai masa kecilnya sebagai anak yatim yang pernah menjadi pedagang asongan. Dr. Hassanudin mendorong anak-anak untuk tetap semangat dan terus belajar agar kelak menjadi anak-anak yang sholeh dan sukses.

BACA JUGA : Upacara Hari Bhayangkara ke 78 Dihadiri Pj Gubernur NTB

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si., para asisten, beberapa pejabat Eselon II dan III Lingkup Pemprov NTB, pimpinan Baznaz NTB, staf Setda NTB, dan undangan lainnya.

BACA JUGA : PaSangan Rohmi-Firin Era Baru Kepemimpinan NTB

Penyelenggaraan kegiatan pengajian, zikir, dan doa bersama ini bertujuan agar Pj. Gubernur dan keluarga besar selalu sehat, diberikan kemudahan dan sukses dalam memimpin Provinsi NTB, serta agar Provinsi NTB tetap kondusif, aman, dan nyaman. ***

 




Pasangan Rohmi-Firin Era Baru Kepemimpinan NTB

Pasangan Rohmi-Firin semakin unggul dalam berbagai survei, dengan elektabilitas mencapai 33 persen

Mataram, LombokJournal.com ~ Akan ada era baru dalam kepemimpinan di NTB setelah Pilkada serentak 2024. Prediksi itu diungkapkan Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto mengungkapkan, pasangan Jilbab Ijo, Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin (Rohmi-Firin), mendapat dukungan publik yang makin luas, mendekatkan mereka pada kemenangan.

BACA JUGA : Pesan Harmonisasi Disampaikan Pj Gubernur NTB

Sebagai kandidat perempuan, Rohmi menerima dukungan kuat dari kelompok marginal dan minoritas. Dukungan ini memberikan pasangan Rohmi-Firin basis pemilih yang loyal dan solid. 

“Pasangan Rohmi-Firin semakin unggul dalam berbagai survei, dengan elektabilitas mencapai 33 persen dua bulan sebelum pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur NTB dibuka,” ungkap Bambang.

Bambang, yang akrab disapa Didu, mengungkapkan bahwa semakin meluasnya dukungan dan tingginya antusiasme publik terhadap pasangan Rohmi-Firin telah memicu kekhawatiran para pesaing. 

Kampanye negatif terhadap kepemimpinan perempuan mulai bermunculan, namun Didu yakin bahwa upaya ini tidak akan berpengaruh signifikan.

Menurut Didu, kandidat perempuan sering dihadapkan pada stereotip gender dan hambatan budaya. Namun, hambatan ini semakin tidak relevan dengan meningkatnya dukungan masyarakat dan kebijakan afirmatif dari pemerintah. 

BACA JUGA :Pelaku UMKM Dapat Berkah Penyelenggaraan Event MXGP

Didu menambahkan bahwa keinginan publik untuk melihat lebih banyak pemimpin perempuan semakin kuat.

“Pasangan Rohmi-Firin bukanlah pasangan yang spekulatif. Mereka hadir untuk mendobrak tradisi dan menjawab harapan publik,” kata Didu. 

Bukti meningkatnya dukungan publik terhadap kepemimpinan perempuan terlihat dalam hasil Pemilu Legislatif 2024, di mana kandidat perempuan meraih suara tertinggi di beberapa daerah.

Namun, Didu mengingatkan agar Rohmi-Firin tidak terlena dengan dukungan yang meluas.

“Dalam Pilkada, dukungan pemilih bisa sangat dinamis. Kandidat lain mungkin mengadopsi strategi kampanye yang lebih agresif atau inovatif,” jelas Didu.

Didu juga menekankan pentingnya kampanye lintas wilayah untuk memperluas basis dukungan. Rohmi dan Musyafirin perlu menyapa langsung masyarakat di kedua pulau, Lombok dan Sumbawa, untuk menjaga momentum hingga hari pemilihan.

BACA JUGA : Jorge Prado Mendominasi MXGP Seri 11 di Mataram

“Cross campaign adalah bagian dari upaya menjaga momentum hingga akhir. Meraih kemenangan dalam Pilkada membutuhkan konsistensi dan fokus pada tujuan hingga akhir,” tutup Didu.***