Zaza Magnolia, Ini Tentang  Business Life Cycle (1)

Sebagai pelaku usaha, juga Zaza Magnolia, harus memahami Business life cycletiap tahapan dan menganalisa di tahap mana perusahaan berada. 

mengambil contoh Zaza Magnolia, pelaku usaha catering, untuk pembicaraan Business life cycle
Catatan Manajemen : Agus K Saputra

lombokjournal.com ~  Kita mengambil contoh Zaza Magnolia, pelaku usaha catering, untuk pembicaraan Business life cycle.

Di pintu gerbang jelas tertulis: Pia Lumbung. The Sweetness of Lombok. Ini pertama kali saya berkunjung. Mengikuti ajakan makan siang kawan. 

BACA JUGA : Womanpreneur Zaza Magnolia, Membangun Kejayaan Bisnis (2)

Hidangan yang disajikan menu khas Lombok. Pelecing, beberuk, lebui, kelor, sambel terasi dan pepes ikan. Untuk menikmati ini semua, hanya nasi yang tidak saya sentuh.

Belum selesai sensasi yang saya rasakan, tak berapa lama Zaza Magnolia minta tolong asistennya untuk memasukkan Pia sebagai bekal pulang. Padahal Pia tersebut juga tersaji sebagai penutup makan siang.

 “Tos sabaraha lami usaha catering, teh (sudah berapa lama usaha catering, mbak),” tanya saya.

“Sejak saya di sini, pak. Tahun 2012.”

Wow, 12 tahun! Ketegori Remaja. Dalam sebuah penelitian, klasifikasi kelompok umur manusia dibagi menjadi empat kelompok. Yaitu kanak-kanak (5-11 tahun), remaja (12-25 tahun), dewasa (26-45 tahun), dan lansia (46-65 tahun). 

Kelompok umur ini didekati dengan metode intensitas kerutan yang nampak pada citra wajah.

Wil Schroter menyatakan bahwa setidaknya dibutuhkan waktu 4 tahun untuk mengarahkan bisnis “rintisan” menjadi nyata. Sekurangnya perlu 7-10 tahun untuk menjadikan bisnis “rintisan” benar-benar sukses, seperti Anda bayangkan saat ide itu muncul.

BACA JUGA : Maskapai Penerbangan Baru Pelita Air Resmi Dibuka

Ini menjadi tambah menarik, kenapa?

Pertama, Zaza Magnolia memiliki Badan Usaha legal bernama Muffin Station. Dalam perjalanannya menjadi empat line business yaitu:

  1. Terasi Tembrak Lombok
  2. BebekTembrakLombok 
  3. Pia Lumbung
  4. Muffin Station Catering

Kedua, Zaza Magnolia mendaki bisnisnya seperti mempraktikkan tahapan Business life cycle.

Business life cycle atau siklus hidup bisnis (dalam Kompas.com 30-06-2023) merupakan tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang dilalui perusahaan dari awal hingga akhir. Di mana konsep tersebut sangat penting dalam mengoptimalkan keuntungan dan operasional proses bisnis. 

Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha, kita harus memahami tiap tahapan dan menganalisa di tahap mana perusahaan berada. 

Beberapa tahapan business life cycle yang harus diketahui. 

  1. Permulaan 

Tahap permulaan merupakan fase terjadinya pengembangan bisnis, di mana perusahaan mulai membuat produk atau melayani target audiens. Pada tahap permulaan bisa dibagi menjadi dua aspek, yakni riset pasar dan pencarian dana yang terjadi sebelum perusahaan secara resmi dimulai. 

Di sisi lain juga memiliki rencana untuk merilis dan menginisiasi penciptaan produk atau layanan. 

Kata lainnya, tahap permulaan berisi waktu perencanaan bisnis dari sebelum perusahaan dirilis hingga menggapai tingkat stabilitas kritis pertama. 

Dalam tahap ini, pemilik perusahaan membuat produk prototipe lalu mencoba menjualnya, kemudian mengumpulkan dan mengevaluasi tanggapan, serta mencari sumber pembiayaan. 

  1. Pertumbuhan 

Selanjutnya, di tahap pertumbuhan perusahaan sudah mulai menghasilkan pendapatan secara konsisten dan arus kas meningkat. Pada tahap ini tepat untuk mengartikan kembali tujuan bisnis, mengatur ulang kinerja, memperkuat strategi pemasaran, dan lainnya. Tak hanya itu, budaya perusahaan juga mulai sepenuhnya terwujud. 

  1. Pendewasaan 

Pada tahap pendewasaan, penjualan dan keuntungan pada bisnis perusahaan mulai menurun, tetapi lebih stabil. Hal ini karena bisnis perusahaan berjalan sesuai model bisnis, peraturan yang jelas, dan mempunyai pelanggan yang loyal. Di sisi lainnya, semakin banyak potensi munculnya pendatang baru sebagai kompetitor. 

Meskipun demikian, perusahaan yang memiliki keinginan untuk berkembang secara berkelanjutan akan meningkatkan jangkauan pemasaran produk, memperkenalkan layanan baru, dan lainnya. Hal tersebut yang menyebabkan terbentuknya tanggung jawab sosial perusahaan yang baru dan berkualitas. 

  1. Decline atau exit 

Terakhir, tahap decline di mana siklus hidup bisnis yang kemungkinan menjadi akhir perjalanan karena semua penjualan, keuntungan, dan arus kas menurun. 

Hal tersebut bisa terjadi saat perusahaan tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan bisnis yang berubah atau perusahaan kehilangan keunggulan kompetitif di pasar. 

Akan tetapi, bisa saja tahapan ini menjadi awal baru perusahaan, karena bisnis dihadirkan dua pilihan. 

BACA JUGA : Pemerintah Pusat Diminta Tanggung Hosting Fee MotoGP 2024

Pilihan tersebut yakni memperluas bisnis ke titik penemuan kembali atau keluar sepenuhnya dari industri. Apabila memutuskan untuk mempertahankan perusahaan, pelaku usaha seperti Zaza Magnolia harus melakukan strategi. 

Misalnya seperti melakukan branding, membuat kemasan baru, dan sebagainya. ***

#akuAIR – Perumnas Ampenan, 23-09-2024




Rakor Persiapan Jadwal Kunker Presiden Jokowi ke NTB

Rakor persiapan dilakukan Pemprov NTB untuk pastikan kesiapan sesuai dengan protokol keamanan kepresidenan

MATARAM,LombokJournal.com ~ Jelang kunjungan kerja (kunker) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke NTB yang pada 23 September 2024, Pemprov NTB mengadakan rapat koordinasi (rakor) persiapan penyambutan kunker tersebut dengan pihak terkait,  Sabtu (21/09/24).

BACA JUGA : Maskapai Penerbangan Pelita Air Resmi Dibuka

Rakor persiapan digelar Pemprov NTB bersama Korem 162/Wira Bhakti, Polda NTB, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Danlanud Zam, Danlanal Mataram, PLN dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Pendopo Gubernur NTB

Agenda utamanya dalam kunker presiden adalah peresmian Proyek Pembangunan Smelter milik PT. AMMAN di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Rakor persiapan digelar Pemprov NTB bersama Korem 162/Wira Bhakti, Polda NTB, Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres), Danlanud Zam, Danlanal Mataram,  PLN dan sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTB serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Pendopo Gubernur NTB. 

BACA JUGA : PON XXII Nusa Tenggara, NTB dan NTT Jadu Tuan Rumah

Sekretaris Daerah (Sekda) NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menjelaskan rakor  tersebut untuk memastikan kesiapan menyambut kedatangan Presiden RI Jokowi yang berkunjung ke NTB.

“Kita ingin memastikan semua persiapan sesuai dengan protokol keamanan kepresidenan dan kesiapan pemerintah daerah,” jelasnya.

BACA JUGA : Muhammad Zohri Pecahkan Rekor PON XXI Aceh Sumut

iantaranya penyediaan beberapa unit helikopter oleh perwakilan Danlanud Zam Mataram, persiapan keamanan di setiap titik lokasi agenda oleh Korem 162/Wira Bhakti serta persiapan lalulintas dari Polda NTB serta berbagai persiapan pada aspek kesehatan dan lain sebagainya. mnp/dyd

 

 




Pengobatan Gratis Yayasan HBK Peduli Giliran di Lombok Tengah

Masyarakat Lombok Tengah mengaku ingat jasa Almarhum HBK saat bertemu Rannya yang hadir dalam acara pengobatan gratis

LOTENG.LombokJournal.com ~ Yayasan HBK Peduli melanjutkan kegiatan bakti sosial (baksos) pengobatan gratis di Pulau Lombok, kini giliran menyasar di Dusun Prantap, Desa Muncan, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Jum’at Jumat (20/9/2024).

BACA JUGA : Yayasan HBP Peduli Gelar Sunatan Masal di Lombok Timur

Kegiatan baksos pengobatan gratis sebelumnya berlangsung di Lombok Timur dan Lombok Barat.

Masyarakat antusias mengikuti pengobatan gratis yang digelar Yayasan HPK Pefuli
Rabbya Agustyra Kristiono

Rannya Agustyra Kristiono, Ketua Yayasan HBK Peduli tampak hadir bersama Ibu Hj Dian BK bersama tim HBK Peduli serta tim kesehatan.

Rannya yang dikenal murah senyum dan humble itu menyapa masyarakat satu persatu. Sekali lagi, Rannya mengaku senang bisa bertemu dengan masyarakat. 

“Inaq-inaq amak-amak matur tampiasih atas kehadirannya. Ada yang lupa sama tiang? Alhamdulillah masih ingat. Tiang Rannya Agustyra Kristiono. Matur tampiasih sudah memilih saya kemarin di Pileg. Walaupun mohon maaf tiang belum bisa duduk menjadi anggota DPR RI. Tetapi tiang dapat suara yang banyak di sini. Tiang hadir di sini untuk mengucapkan terima kasih dan sedikit berbuat untuk masyarakat. Semoga ini bermanfaat,” kata Rannya. 

Sebelum berlangsung pengobatan gratis, Rannya menceritakan pesan Almarhum Ayahandanya H. Bambang Kristiono (HBK) yang banyak memberikan contoh berbuat dan berpihak kepada masyarakat. 

Kegiatan sosial yang dilakukan HBK sampai dengan hari ini dilakukan guna melanjutkan mimpi besar almarhum. Ia berharap semoga kegiatan HBK Peduli tersebut dapat menjadi amal jariyah Ayahnya. 

BACA JUGA : Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik

“Ini salah satu kegiatan kami dari Yayasan HBK Peduli. HBK Peduli ini dibangun oleh Alarhum Ayah tiang Pak H. Bambang Kristiono (HBK). Kenal kan? Beliau dulu anggota DPR RI dapil Pulau Lombok. Sebelum Almarhum meninggal, beliau menitipkan pesan kepada saya dan Tim HBK Peduli untuk terus berbuat dan memperhatikan nasib masyarakat Pulau Lombok lewat kegiatan sosial. Semoga kegiatan niki bermanfaat, dan menyambung tali silaturrahim kita. InsyaAllah kita akan sering ketemu,” terang Rannya. 

Masyarakat antusias mengikuti pengobatan gratis tersebut. Selain obat-obatan, masyarakat juga diberikan telur gratis dari HBK Peduli. 

“Senang sekali kami ketemu sama Mba Rannya dan Ibu Dian. Beliau berdua orang baik, termasuk HBK Peduli,” kata Inaq Fatimah.

Inaq Fatimah juga mengaku, mengenang kebaikan Almarhum HBK. Menurutnya, HBK adalah sosok wakil rakyat yang sering berbuat untuk rakyat. Benar-benar memperhatikan nasib rakyat dan gemar membantu rakyat. 

“Pokoknya yang tiang ingat, Almarhum orang baik, namanya banyak disebut, banyak dikenal, artinya orang baik, dekat dengan kami (rakyat),” kata Fatimah. 

BACA JUGA : Klarifikasi HBK Center atas Fukungan dalam Pilkada Lotim

Masyarakat mendoakan agar Almarhum HBK diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Mereka juga mendokan agar Rannya dan Ibu Dian senantiasa dianugerahi kesehatan dan diberikan rezeki yang berlimpah. (adv)

 




Maskapai Penerbangan Baru Pelita Air Resmi Dibuka

Hadirnya maskapai penerbangan baru Perlita Air di Bizam diharapkan akan membuka rute-rute baru 

LITENG.LombokJournal.com ~ Sekda NTB Drs. H. L. Gita Ariadi M.Si menghadiri Seremoni Maskapai Penerbangan  PT. Pelita Air Service (”Pelita Air”) yang melakukan penerbangan perdana Rute Jakarta-Lombok P.P. yang digelar di Bale Telkom Group-at Bukit 360 Mandalika Pertamina Mandalika International Street Circuit Kuta Lombok Tengah. 

BACA JUGA : Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik

Hadirnya maskapai penerbangan Pelita Air Goes To Mandalika ini tentu akan banyak masyarakat domestik akan banyak datang ke Lombok dari Jakarta P.P
Lalu Gita Ariadi

Dalam kesempatan tersebut, Miq Gite sapaan Sekda, mengungkapkan hadirnya anak perusahaan Pertamina Persero ini dapat mendongkrak ekonomi NTB. Dimulai dari Pelaksanaan Moto GP, Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE), dan kunjungan-kunjungan destinasi wisata Lombok Sumbawa lainnya. 

“Hadirnya maskapai penerbangan Pelita Air Goes To Mandalika ini yang merupakan anak perusahaan  dari Maskapai Pertamina Persero ini, tentu akan mendongkrak ekonomi NTB, masyarakat domestik akan banyak datang ke Lombok dari Jakarta  P.P,” jelas Miq Gita 

BACA JUGA : TVRI NTB Bantu Sebarluaskan Keunggulan NTB

Lebih lanjut Miq Gita menyampaikan  adanya kemudahan transportasi ini diharapkan maspakai penerbangan  Pelita Air akan buka Rute-rute baru seperti Lombok Australia dan Connecting kota secara nasional juga diperluas, perpanjangan runway 2,7KM menjadi 3,3KM Bizam akan segera terealisasi yang akan meramaikan Mandalika NTB dengan 164 penerbangan tersedia 11 Pesawat. 

Acara ini dikemas santai dengan talk show yang diakhiri dengan games dimenangkan 3 peserta, yakni Eka dari Protokol Gubernur, Diki Ajudan Sekda NTB dan Dian dari RRI Mataram dengan hadiah tiket gratis  P.P Jakarta Lombok.

BACA JUGA : West Indonesia Yacht Rally 2024 si Sumbawa Diikuti 30 Negara

Pada moment Pendaratan Perdana Pelita Air secara live streaming hadir Asar Perkasa dari Pelita Air, Letkol Eka dari Bizam, Bapak Troy dari ITDC, Barata dari Angkasa Pura, Kepada Biro Administrasi Pimpinan drh. H. Khairul Akbar M.Si, Ka. Dinas Perhubungan NTB Drs. H. Fauzal M.Si dan undangan lainnya termasuk puluhan awak media baik lokal nasional ikut meliput kegiatan ini. nov/her

 




Yayasan HBK Peduli Gelar Sunatan Massal Gratis di Lombok Timur

Ketua Yatasan HBK Peduli, Rannya Agustyra Kristiono melepas Rindu dengan Masyarakat Lombok Timur, dengan menggelar pengobatan dan sunatan Massal Gratis 

LOTUM.LombokJournal.com ~ Yayasan HBK Peduli terus konsisten melakukan gerakan sosial bagi masyarakat Pulau Lombok. Kali ini, yayasan yang dibentuk oleh Almarhum H. Bambang Kristiono (HBK) itu memberikan pelayanan kesehatan dan sunatan massal gratis bagi masyarakat Pulau Lombok pada Rabu, Rabu (18/09/24). 

BACA JUGA : Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik

Ketua Yayasan HBK Peduli, Rannya bersama tokoh masyarakat di Lotim

Kali ini, Yayasan HBK Peduli menggandeng Kesira (Kesehatan Indonesia Raya) yang merupakan sayap Partai Gerindra. Pelayanan pengobatan dan sunatan masal gratis itu dilakukan di Dusun Pelepok, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur.

Hadir dalam kesempatan tersebut hadir langsung Ketua Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono. 

Rannya didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Timur,  Haerul Warisin (Haji Iron) dan Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) II Lombok Timur fraksi Partai Gerindra Khairil Anwar. 

Setibanya di lokasi acara, Rannya langsung disambut emak-emak serta anak-anak yang memang telah menunggu kedatangannya. 

Rannya menyalami satu persatu masyarakat sembari melempar senyum. Warga tampak antusias ketika Putri Almarhum H. Bambang Kristiono itu tiba di lokasi. 

Dalam sambutannya, Rannya mengaku terharu atas ramainya sambutan masyarakat. Acara itu menurutnya menjadi momen melepas kerinduan bersama masyarakat.

BACA JUGA : Tim Pemenangan Luthfi-Wahid Dikukuhkan

“Bapak/Ibu terima kasih ya atas sambutannya. Saya merasa sangat senang bisa bertemu kembali dengan Bapak/Ibu dan adik-adik semua. Saya ingin bertemu dengan masyarakat. Mudah-mudahan kita terus bisa menyambung tali silaturrahim ke depan,” ujar Rannya.

Ketua Yayasan HBK Peduli itu berharap, pelayanan pengobatan dan sunatan massal gratis itu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Terutama bagi para lansia dan anak-anak yang dikhitan. Pihaknya berkomitmen untuk terus berbuat bagi masyarakat, apapun kondisi dan situasinya. Hal itu, kata Rannya merupakan salah satu pesan Ayahandanya.

“Yayasan HBK Peduli ini akan terus menyapa masyarakat dengan berbagai macam kegiatan sosial. Sekarang ini pengobatan dan sunatan massal gratis. Kemudian penyaluran air bersih masih kita lakukan, nanti kita kita akan mencari kegiatan-kegiatan lain,” tuturnya.

“Yayasan HBK Peduli akan tetap berkomitmen membantu masyarakat sesuai dengan tujuan pendiriannya,” sambungnya. 

Menurut Rannya, selain urusan pendidikan dan infrastruktur, kesehatan masyarakat terutama lansia dan anak-anak juga mesti menjadi perhatian bersama semua pihak. 

Usai memberi sambutan, Rannya juga turut menyaksikan pemberian pelayanan kesehatan dan sunatan massal gratis.

Sesekali, Rannya tampak berdialog dengan masyarakat dan anak-anak yang hadir di lokasi acara. Rannya tak bisa menyembunyikan rasa harusnya ketika melihat satu persatu masyarakat diberikan pelayanan kesehatan gratis. 

Dalam kesempatan tersebut, Yayasan HBK Peduli juga membagikan telur gratis kepada masyarakat. 

“Sektor kesehatan dan gizi masyarakat ini juga tentu akan diberikan perhatian serius oleh Presiden terpilih yang juga Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto,” kata Rannya.

Di tempat yang sama, Calon Bupati Lombok Timur Haerul Warisin berharap kegiatan tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan keberkahan.

Dalam kesempatan tersebut, Hairul Warisin menyampaikan gagasannya untuk membangun Lombok Timur. Ia juga berdialog dengan masyatakat. 

BACA JUGA : Atlet Karate Menambah Medali Emas untuk NTB

Selain itu, Anggota DPRD Lombok Timur Fraksi Partai Gerindra Khairil Anwar menyampaikan terima kasih kepada Rannya yang tidak lelah memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Mewakili masyarakat kami mengucapkan terima kasih kepada Mba Rannya dan Yayasan HBK Peduli. Partai Gerindra berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.

Perwakilan Masyarakat Rizal Iskandar mengucapkan terima kasih kepada Rannya. Menurutnya, masyarakat bahagia atas pelayanan pengobatan dan sunatan massal gratis. 

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada Mba Rannya yang tekah membantu masyarakat. Masyarakat kita bahagia. Ini bukan kali pertama, tapi sudah sering. 

Ke depan kami haral Mba Rannya dan Yayasan HBK Peduli terus konsisten membantu masyarakat,” katanya. (adv)

 




Tim Pemenangan Luthfi-Wahid Dikukuhkan

Pasangan Lutfi-Wahid berpesan, agar tim dan relawan, untuk tidak terpaku dengan struktur formal tim pemenangan yang dikukuhkan

LOTIM.LombokJournal.com ~ Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi – H. Abdul Wahid atau yang dikenal dengan Luthfi-Wahid mengukuhkan tim pemenangan, baik tim kabupaten, koordinator wilayah (Korwil), koordinator kecamatan (Korcam) dan relawan di Gedung Birrul Walidain NWDI Pancor, Rabu (18/09/24)

BACA JUGA :  Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik

Pasangan Luthfi-Wahid bersama tim pemenangan dan relawan

Syamsul Luthfi berpesan agar tim dan relawan menghindari sikap dan ungkapan yang bisa menimbulkan kebencian.

Pengukuhan tim pemenangan tersebut sekaligus mengamanahkan kepada tim untuk berusaha merangkul dengan cara-cara elegan dan menghindari hoaks.

Bersimpati kepada masyarakat, menurut Syamsul Luthfi, merupakan cara-cara terpuji untuk meraih dukungan. 

‘’Kita tidak dapat memberikan janji apapun kepada masyarakat, kecuali masa depan yang lebih baik,’’ kata cucu pahlawan nasional Almagfurulahu Maulana Syeikh TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid itu.

Kepada tim dan relawan, Syamsul Luthfi yang juga mantan Ketua DPRD Lotim dan Wakil Bupati Lotim itu mengharapkan para relawan untuk tidak terpaku dengan struktur formal tim pemenangan yang dikukuhkan. 

BACA JUGA : 500 Pelajar di Sumbawa Deklarasi Anti Kekerasan pada Anak

‘’Silakan mereka yang memiliki kesempatan untuk turun, turun dan dekati masyarakat, tidak perlu saling tunggu. Utamakan fungsi, bukan struktur,’’ katanya.

Dia mengatakan, keinginannya agar Lombok Timur maju dan masyarakat menjadi sejahtera. Berangkat dari ‘nawaitu’ itu dia memberanikan diri masuk gelanggang pertarungan politik Lombok Timur.

‘’Kita ingin Lotim maju dan berkembang. Potensi Lotim sangat banyak yang harus digali dan dikembangkan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,’’ tuturnya.

Menurut Anggota DPR RI dua periode ini, tak ada waktu bagi tim untuk berleha-leha. 

‘’Tak ada waktu untuk bermalas-malasan, meski hasil survey pasangan Luthfi – Wahid nomor satu dibandingkan paslon lain,’’ katanya. 

Sebagai legislator NTB di Senayan, demikian Luthfi, dia memahami dinamika pengambilan kebijakan pemerintah pusat untuk dialokasikan ke daerah.

Luthfi – Wahid berniat menjadikan Lotim sebagai daerah percontohan di NTB, berkembang dan tumbuh dalam berbagai sektor peningkatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. 

‘’Karena itu tidak ada yang bisa dijanjikan, selain masa depan Lotim yang lebih baik,’’ katanya.

Luthfi berpesan untuk tidak menjelekkan paslon lain. 

‘’Sebab kita belum tentu lebih baik dari mereka,’’ katanya. 

Tak lupa Syamsul Luthfi berharap agar masyarakat Lombok Timur juga nantinya memilih calon gubernur NTB dari Lotim. 

BACA JUGA : PON XXII Nusa Tenggara, NTB dan NTT Jadi Tuan Rumah

Sementara Ketua Umum Pemenangan Luthfi – Wahid, TGH. Yahya Ibrahim Al Madani menyemangati para tim pemenangan dan relawan dengan semangat optimisme untuk menang. 

‘’Karena terus terang, kalau kita kalah, sungguh sangat jelek, malu sekali,’’ katanya. 

Jadi, bagi Tuan Guru Moyot, apa pun yang terjadi, tim harus memenangkan Luthfi – Wahid. adv

 




Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Diminta Melek Politik

Rannya mengingatkan, mahasiswa baru mesti memiliki fondasi kokoh yang mendorong terealisasinya impian mereka kelak.

LOTIM.LomboikJournal.com ~ Rannya Agustyra Kristiono menjadi pemateri di acara Pengenalan Kahidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKM) Universitas Gunung Rinjani (UGR) tahun akademik 2024/2025. 

Kegiatan berlangsung di Kampus Universitas Gunung Rinjani di Lombok Timur pada Rabu (18/09/24).

BACA JUGA : Program Kerja itu Memandu Kemana Program Disasar

Kata Rannya, mahasiswa baru mesti memiliki fondasi kokoh yang mendorong terealisasinya impian mereka kelak
Rannya Agustyra Kristiono

Ratusan mahasiswa baru UGR tahun akademik 2024/202 tampak antusias mendengarkan pemaparan materi dari Rannya. Rannya menyampaikan materi dengan tajuk “Start Action: Mewujudkan SDM yang Berkarakter Pemimpin dan Progresif di Era Baru”. 

Rannya mengingatkan kepada ratusan mahasiswa baru untuk tekun belajar dan meningkatkan kualitas pribadi. Sebab menurutnya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi amat penting di era saat ini. 

Menurut lulusan Brunel University London itu, mahasiswa baru mesti memiliki fondasi kokoh yang mendorong terealisasinya impian mereka kelak. Dengan demikian, mahasiswa baru harus dapat mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan terwujudnya asa itu.

“Ini adalah langkah pertama adik-adik dalam perjalanan panjang di dunia akademik. Saya tentu berharap adik-adik tidak hanya menjadi mahasiswa terus konsisten mengupgrade diri, yang kompeten, tetapi juga inovatif dan tangguh, sesuai dengan visi UGR,” ujar Rannya yang diikuti antusias oleh ratusan mahasiswa baru UGR. 

Rannya juga mengingatkan agar mahasiswa baru mulai beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan baru di kampus. 

Menurutnya, bangku kuliah akan sangat menentukan masa depan setiap orang. Ia menekankan pentingnya eksplorasi diri serta perluasan relasi selama masa perkuliahan. 

BACA JUGA : 500 Pelajar Deklarasi Anti Kekerasan pada Anak

“Eksplor semampu kalian, kejarlah pengalaman akademik dan non-akademik, serta perluas relasi seluas-luasnya,” pesan Rannya. 

Dalam kesempatan tersebut, Rannya memberikan materi khusus soal kesetaraan gender, perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan narkoba. 

Khusus untuk fonemena sosial tersebut, dalam skala mikro, Rannya mengingatkan langkah pencegahan dengan menerapkan 5D yakni ditegur, dialihkan, dilaporkan, ditengkan, dan direkam. 

Dirinya mendorong terciptanya kampus yang aman dari tindak kekerasan seksual dan perundungan, perlu ada upaya bersama dari setiap elemen kampus. Semua pihak harus berkomitmen melakukan pencegahan dan tidak diam jika disinyalir ada tindak kekerasan seksual dan perundungan. 

“Ini menjadi hak dan kewajiban semua orang dalam kampus untuk memastikan bahwa kampus itu aman dari segala macam perundungan dan kekerasan,” ujar Putri Almarhum H. Bambang Kristiono (HBK) itu. 

Ia juga berharap ada mekanisme pelaporan yang baik di lingkungan kampus yang dapat menjamin semua pihak dapat terlindungi. Sejumlah kendala acap ditemui dalam pelaporan, seperti rumitnya prosedur pelaporan hingga prosedur pelaporan yang tidak berpihak pada korban.

Rannya mengatakan, kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat terjadi di mana saja, baik di lingkup publik maupun privat. Lingkungan kampus sering dipersepsikan sebagai ruang aman, sehingga kekerasan yang terjadi kerap tersembunyi dan tidak terlaporkan. Pelakunya pun tidak dihukum setimpal. Akibatnya, korban mengalami trauma seumur hidup. 

Jika tidak ada mekanisme atau perturan mengenai penanganan kekerasan seksual. 

Lebih jauh, Rannya mengingatkan, selain fokus pada pengembangan akademik, Rannya meminta mahasiswa untuk lebih melek politik. Sebab menurutnya, hampir seluruh sendi kehidupan ke depan erat kaitannya dengan dunia politik.

Ia mengungkapkan pentingnya anak muda untuk melek politik sedini mungkin. Bukan tanpa sebab, banyaknya jumlah pemilih pemula pada kontestasi politik ini dinilai akan menentukan masa depan negara Indonesia.

BACA JUGA : West Yacht Rally 2024 di Sumbawa Dookito 30 Negara

“Sebagai anak muda, kita harus punya bekal pengetahuan tentang dunia politik. Tidak hanya untuk mengetahui cara kerja dan sistem politi, tapi paham bahwa politik itu juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari,” bebernya.

Dijelaskan Rannya, anak muda yang melek politik paham akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Mereka akan mampu menganalisis informasi dunia politik secara objektif dan rasional. 

Dengan pembekalan yang ada, ruang gerak anak muda lebih terbuka lebar untuk menyampaikan aspirasinya dan menentukan pilihan dengan tepat.

Partisipasi aktif anak muda akan menjadi bagian dari sejarah yang memastikan keberhasilan pemerintahan Indonesia yang berkelanjutan.  Maka dari itu, jangan sampai anak muda Indonesia bersikap abai dan tidak punya bekal pengetahuan dunia politik.

Di tempat yang sama, Presiden Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani M. Eri Setiawan mengungkapkan alasan pihaknya mengundang Rannya sebagai pemateri di acara PKKMB 2024/2025. Menurut Eri, Rannya adalah sosok perempuan muda yang inspiratif bagi UGR. 

“Kami ingin mendengarkan pikiran dari perspektif anak muda, khususnya perempuan. Mba Rannya kami nilai sebagai intelektual muda yang punya pengalaman khususnya bicara dari sudut pandang perempuan,” jelasnya.

“Makanya kita undang Mba Rannya untuk hadir karena secara pemikiran dan pengalaman kita jadikan lokomotif peregerakan perempuan. Mba Rannya menginspirasi kami,” sambung Eri. 

Ia menerangkan, ini kali kedua Rannya diundang sebagai pembicara di UGR. Mahasiswa UGR menyebut Rannya sebagai sosok perempuan muda yang ramah dan murah senyum. 

“Orangnya humble, secara pemikiran terbuka, kami kagum dan beliau sangat ramah. Tadi mahasiswa baru antusias sekali,” bebernya. (adv)

 




West Indonesia Yacht Rally 2024 di Sumbawa diikuti 30 Negara

Penyelenggaraan West Indonesia Yacht Rally 2024 memungkinkan masyarakat mempromosikan potensi pariwisata dan budaya yang beragam

SUMBAWA.LombokJournal.com ~ Sail to Indonesia, West Indonesia Yacht Rally 2024 diikuti 30 Negara, berlangsung di Pantai Gelora, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (14/09/24).

BACA JUGA : Program Kerja itu Memandu Kemana Program itu Disasar

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah diharapkan ditingkatkan, sehingga kegiatan West Indonesia Yacht Rally 2024 tetap bisa dilaksanakan
Fahri Hamzah dan Pj Gubernur NTB, Hassanudin

Sail to Indonesia dinilai sebagai ajang yang sangat strategis untuk mempromosikan Potensi Daerah, seperti keindahan berbagi destinasi wisata di Indonesia, khususnya di Pulau Sumbawa dan Lombok di kancah Internasional.

Penjabat Gubernur NTB Hassanudin yang hadir bersama Istri Ibu Dessy Hassanudin dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan sail to Indonesia tersebut, sehingga berjalan sukses dan meriah.

Ke depan Hassanudin berharap Pantai Gelora akan menjadi inspirasi kita dan memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya.

BACA JUGA : Atlet Karate Menambah Medali Emas untuk NTB

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk menyambut tamu-tamu di berbagai negara, berinteraksi secara positif, mempromosikan potensi pariwisata dan budaya yang beragam.

Kegiatan Sail to Indonesia sejalan dengan program yang dijalankan pemerintah pusat untuk menjaga ekosistem laut. Sebelumnya telah dilakukan pembersihan Pantai dan penanaman Mangrove di Pantai Gelora.

BACA JUGA : Muhammad Zohri Pecahkan Rekor PON XXI Aceh Sumut

Ke depan kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah diharapkan semakin terus ditingkatkan, sehingga kegiatan serupa dapat dilaksanakan di tempat-tempat lainnya di Indonesia khususnya di Provinsi NTB. ***

 

 




Program Kerja itu Memandu Kemana Progam Disasar

Program kerja bisa dimulai dari hasil riset kecil-kecilan, dan menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai apa yang menjadi tujuan organisasi atau perusahaan

Kepemimpinan (leader) fokus pada bagaimana memotivasi karyawan
Catatan Manajemen : Agus K Saputra

lombokjournal.com ~ Kawula muda era tahun 84/85 menjadi saksi, bagaimana radio menjadi kawan keseharian. Sembari beraktivitas mendengar musik-musiknya.

BACA JUGA : Manajemen Di Tengah Turbulensi Bisnis

Saya adalah bagiannya, dan mengenang Dimas Valentino salah satu sosok pembawa program stasiun radio swasta yang populer saat itu

Belajar malam dengan menyimak musik melalui Public Service Program (PSP). Tentu saja setelah membeli kupon request lagunya. Di Program ini kita pun saling memanggil kawan. Bahkan pilihan lagu terkadang khusus ditujukan ke seseorang yang sedang kita incar. Pedekate!

Program ini memang sangat digemari. Terkadang saya datang nongkrong di Studio. Menemani penyiar mengudara. Tentu saja ditemani kopi hitam.

Untuk menambah engagement, dilaksanakan Jumpa Penggemar. Di sini kita saling mengenalkan diri. Lucunya, nama asli satu sama lain jadi ketahuan. Nama udaranya saya Agus Congank alias Agus Ompong.

Indikator lain dari banyaknya peminat PSP adalah iklan. Idiom-idiom lokal terselip dalam narasi. Mungkin ini pula yang membuat pengiklan “terkejut”. Ada unsur “wow” yang mempermudah pesan produk sampai ke pemirsa.

BACA JUGA : Perlindungan pada Anak, Investasi Songsong Indonesia Emas

Dari sisi penggemar, jika mau jujur. Banyaknya iklan ini “sedikit” menganggu “durasi” Program. Apa daya tidak ada hak veto dari penggemar. Mengingat keberhasilan dari Program menjadi sumber penghasilan perusahaan radio.

Bisa dibayangkan. Di menit-menit tertentu. Tarif iklan mungkin saja bervariasi. Awal, tengah, dan penutup. Plus durasi iklan pun bisa jadi tarifnya berbeda-beda.

“Apa rahasia suksesnya bang Dimas,” tanya saya.

Pertama, harus ada program kerja. Public Service Program adalah program kerja. Hasil riset kecil-kecilan: ke mana Progam ini disasar. Begitu pula pilihan lagu Tequila-nya Larry Carlton sebagai backsound PSP. (Nyatanya jadi lekat dalam benak. Seolah Tequila itu PSP. Pun sebaliknya: PSP itu Tequila)

Program kerja menjadi salah satu faktor penting untuk mencapai apa yang menjadi tujuan. Dalam hal ini menambah jumlah penggemar (kupon request) dan tentu saja menjadi sumber penghasilan radio (iklan). Kupon dan iklan adalah dua sumber penghasilan.

Kedua, eksekusi program kerja. Ini sangat penting. Eksekusi berarti menerjemahkan strategi atau program kerja menjadi tindakan konkret. Boleh dikata, eksekusi program kerja sebagai perwujudan bahwa kita ada. Mewujud dan hadir di sana.

BACA JUGA : Muhammad Zohri, Pecahkan Rekor PON XXI Aceh Sumut

“Lha, pokoknya kita peneng (pusing) dibuatnya, kang. Bagaimana tidak. Kita yang buat program. Kita sendiri yang eksekusi program,” derai bang Dimas Valentino membagi kisah suksesnya. ***

 

#akuAIR – Perumnas Ampenan, 16-09-2024.




Doa 1000 Anak Yatim Untuk Kemaslahatan indonesia

Doa 1000 Anak Yatim bertujuan untuk mendukung gerakan kemanusiaan dan dukungan kesejahteraan bagi anak yatim

Mataram, LombokJournal.com Pj Gubernur NTB, Dr. Hassanudin, melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, menghadiri acara Doa 1.000 Anak Yatim yang digelar di Teras Udayana, pada Minggu (15/09/24). 

BACA JUGA : 500 Pelajar di Sumbawa Deklarasi Anti Kekerasan terhadap Anak

Kegiatan Doa 1.000 Anak Yatim mengajak menghentikan penderitaan akibat konflik bersenjata, bencana alam, dan perubahan iklim yang terjadi di berbagai belahan dunia

Acara Doa 1000 Anak Yatim bertujuan untuk mendoakan kemaslahatan Indonesia, perdamaian dunia, serta mengkampanyekan perlindungan terhadap anak dan perempuan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH, berpesan agar para anak yatim tidak menikah di usia dini. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan kedewasaan sebelum memasuki jenjang pernikahan. 

“Anak-anakku, kalian adalah generasi emas NTB di masa depan. Yakinlah, di antara kalian akan lahir pemimpin hebat yang akan memajukan NTB dan bahkan Indonesia. Masa depan kalian sangat cerah,” ujar Ahsanul Khalik. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB, bersama Islamic Relief, berkomitmen untuk membentuk generasi muda yang berprestasi dan berkontribusi besar.

Sementara itu, Dr. Hany El-Banna, pendiri Islamic Relief Worldwide dan Humanitarian Forum, menegaskan bahwa kehadirannya di acara Doa 1000 Anak Yatim bertujuan untuk mendukung gerakan kemanusiaan yang mulia. 

BACA JUGA : Perlindungan pada Amak, Investasi Songsong Indonesia Emas

Kegiatan Doa 1.000 Anak Yatim mengajak menghentikan penderitaan akibat konflik bersenjata, bencana alam, dan perubahan iklim yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Di Provinsi NTB, Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) sedang menjalankan berbagai program sosial, termasuk mitigasi perubahan iklim, pembangunan rumah bagi keluarga yatim dan dhuafa, pengentasan kemiskinan dengan pendekatan graduasi, serta dukungan kesejahteraan bagi anak yatim.

Melalui program Orphan Sponsorship Program (OSP), bertujuan untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak yatim, seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan.

Saat ini, program OSP telah memberikan manfaat kepada 1.272 anak yatim yang tersebar di Lombok Barat dan Mataram. 

BACA JUGA : Kuliah Umum Masa Depan Seni Pertunjukan

Dari jumlah tersebut, 322 anak telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SLTA, sementara 950 anak lainnya masih mendapat dukungan karena sedang bersekolah atau kuliah. ***