Diskusi dan bertukar pikiran dengan sahabat-sahabatnya para Pewarta se Kabupaten Lombok Utara, Wabup Danny mengajak mewujudkan sinergitas dan kolaborasi bersama.
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Dani Karter Febrianto, yang masih berusia muda dan pandai bergaul, tak heran sangat dekat dengan wartawan atau pewarta.
Wabup Danny Karter Febrianto
Selain sikapnya yang tak fomal, ia juga suka menerima masukan-masukan dari siapa pun, khususnya yang terkait bagaimana membangun kebersamaan untuk memajukan Lombok Utara.
Waktu bertemu dengan para pewarta se Lommbok Utara, ia pun bicara tentang era digital saat ini, media iformasi terus berkembang.
“Karena itu dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi banyak pihak, dalam memacu tumbuhnya daerah ini,” kata wabup, Sabtu (27/11/21).
Karena pertemuannya dengan para pewarta memang bertajuk “Sinergitas Pemda Lombok Utara bersama Pewarta”.
Ia pun bicara kepada sahabat-sahabatnya para pewarta, yang menurutnya, wajib ikut serta dalam membranding. Dan memberikan berita positif tentang Lombok Utara ke seluruh Indonesia maupun dunia.
Wabup pun bicara banyak tetang potensi Desa Wisata Lombok Utara. Ia mencontohkan, Desa Senaru menjadi salah satu dari 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.
Dan sebenarnya masih banyak potensi Desa Wisata di Lombok Utara, meski belum banyak diekspos pewarta.
Artinya apa?
Senaru wajib terus berbenah, demikian juga desa-desa lain harus terus berbenah. Dan ini berarti, Lombok Utara sedang berbenah dan melangkah ke arah yang lebih baik.
“Penuhi ruang-ruang media sosial dengan narasi-narasi baik yang memberikan optimism,” ajaknya.
Wabup pun optimis, Pariwisata akan bangkit, demikian juga ekonomi bangkit untuk Lombok Utara yang Berdaya Saing.
@ng
Persiapan MotoGP, Gubernur Temui Presiden dan Menko Perekonomian
Penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantab, sebab ini program bangsa dan negara
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc gerak cepat, gas pool dengan menemui Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di Bogor, Jawa Barat, Jum’at (26/11/21).
Menurut Gubernur NTB, penyelenggaraan MotoGP pada bulan Februari dan Maret 2022 mendatang membutuhkan persiapan yang lebih baik dan mantap, mengingat daya tarik dan eventnya akan jauh lebih besar.
“Banyak sekali yang harus dibenahi dan segera dikeroyok maksimal bersama-sama. Ini bukan program Lombok Tengah. Ini bukan Program NTB. Ini program bangsa dan negara kita,” jelas Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB dilansir di sosial media resminya.
Bertempat di Istana Bogor, Presiden RI Joko Widodo juga mengundang Mensesneg, Menteri BUMN, Menteri Keuangan, Menteri PU, Menteri Perhubungan, Menteri Pariwisata, serta Menpora dalam rangka membahas secara komprehensif persiapan perhelatan MotoGP di Mandalika tahun depan.
“Tidak hanya Pulau Lombok yang akan merasakan ‘multiplier effect’ dari setiap perhelatan internasional di Mandalika, namun Pulau Sumbawa dan bahkan juga Indonesia akan merasakan dampak positifnya secara bertahap dan proporsional,” lanjut Doktor Ekonomi Industri tersebut.
Bang Zul meyakini bahwa meskipun banyak yang harus dibenahi dan banyak hal yang bisa dijadikan pembelajaran atas event WSBK lalu, jika dilakukan bersama pasti akan selalu ada jalan.
“Kesuksesan WSBK di Mandalika kemarin bukan hanya kesuksesan Lombok Tengah atau NTB, tapi kesuksesan Indonesia! Kesuksesan Pak Jokowi Presiden kita!,” kata Bang Zul.
Gubernur melanjutkan, dengan disorotnya ajang World Superbike di Mandalika secara global menjadikan Indonesia semakin menarik di dunia internasional.
Terlebih lagi, di saat ini program-program pembangunan nasionaldan daerah juga terus digaungkan. Namun, tidak ada yang semasif dan menarik perhatian nasional dan internasional seperti ajang WSBK.
“Dengan satu WSBK kemarin, Country Brand Indonesia jadi tak ternilai brand equity nya. Dahsyat sekali!” puji bang Zul.
“Jadi mari saling bantu dan saling dukung demi kebaikan kita bersama. Kebaikan kita semua,” tutupnya.
Nn
Diskominfotikntb
Main di Tengah Hujan, Lombok FC Sikat PSLT 2-0
Bermain di lapangan yang becek pemain Lombok FC tak sepenuhnya bisa mengembangkan permainannya, namun Lombok FC berhasil menumbangkan PSLT 2-0
MATARAM.lombokjournal.com ~ -Lanjutan Liga 3 PSSI Rayon NTB mempertemukan Lombok FC vs Persatuan Sepak Bola Lombok Tengah (PSLT).
Lombok FC unggul atas PSLT dengan skor 2-0, dalam laga perdananya di GOR 17 Desember, Turide, Jumat (26/11/21).
H Hardian Irfani dan HBK
Di bawah guyuran hujan lebat dimana sebagian besar lapangan tergenang air, Lombok FC berusaha menekan PSLT.
Di babak pertama, trio striker LFC Edwin-Paul-Agus berupaya menusuk pertahanan PSLT. Namun, berulangkali bola terhenti oleh genangan air.
Pertengahan babak pertama kiper PSLT terkejut dengan tendangan jarak jauh pemain Lombok FC. Antisipasi bola itu memakan korban, kiper PSLT cidera akibat mengantisipasi bola.
Permainan berlanjut, lapangan becek menjadi kendala buat kedua Tim untuk mengembangkan permainannya.
Mereka harus jatuh bangun untuk mengatasi kondisi lapangan yang kurang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Sisi lapangan bagian timur yang lebih kering dimanfaatkan oleh para pemain untuk membangun serangan. Di ujung babak pertama tembakan Paul sanggup dihalau pemain PSLT. Babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Di babak kedua, Lombok FC kembali mengambil inisiatif menyerang. Trio Edwin-Paul-Agus berupaya mengejar bola-bola lambung yang dimainkan oleh pemain belakang Zahran dan Lodrico. Tendangan jarak jauh pemain tengah Lombok FC, Nanda berhasil ditepis kiper PSLT.
Umpan sayap Zahran di menit 55 disambut oleh Agus, saat hendak menendang pemain belakang PSLT melanggarnya. Wasit menunjuk titik putih. Eksekusi pinalti diambil Edwin dan berjalan mulus. Skor 1-0 untuk Lombok FC.
Gol ini menjadi penyemangat para pemain asuhan Coach Margono ini dengan terus memainkan bola-bola cepat. Di menit 61, Paul nyaris menggandakan skor. Bola berhasil dihalau keluar lapangan oleh pemain belakang PSLT.
PSLT tak ingin kehilangan muka, pemain sayap PSLT mencoba menusuk memanfaatkan sisi kiri lapangan yang relatif kering. Akibat lapangan yang becek, lagi-lagi bola tertahan di tengah lapangan. Pemain PSLT hanya sanggup bermain setengah lapangan.
Pemain Lombok FC lebih jeli memanfaatkan ruang kosong, tusukan dari Edwin dari sayap kanan kembali membuat pemain belakang PSLT harus mengganjalnya.
Tendangan bebas diambil oleh Agus, gol tercipta di menit 81 melalui sundulan Nanda. Skor bertambah untuk Lombok FC menjadi 2-0. Hingga peluit panjang ditiup gol tambahan tak tercipta.
Stadion berkualitas
Kondisi lapangan yang kurang baik mendapat komentar dari Presiden Lombok FC, H.Bambang Kristiono, SE (HBK). Menurutnya, permainan tidak dapat berkembang karena kondisi lapangan yang basah.
“Kami cukup puas dengan hasil ini. Hanya saja, kondisi lapangan ini ke depan akan menjadi perhatian saya juga teman-teman saya di DPR RI. Saya juga sudah ngobrolin masalah ini dengan pak Luthfi pada saat pertandingan uji coba beberapa waktu yang lalu, para anggota dewan di DPRD Provinsi NTB juga akan saya dorong untuk sama-sama memikirkan ini,” kata HBK.
“Saya akan koordinasikan dengan Pak Mori Hanafi agar NTB punya stadion yang berkualitas untuk mendukung prestasi pesepakbola kita di NTB,” sambungnya.
Sementara Juru Bicara Lombok FC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, kemenangan ini membawa asa bagi klub untuk mencapai target juara di Liga 3 PSSI Rayon NTB.
Rannya, sapaannya mengaku Lombok FC akan terus berbenah agar bisa menjadi juara di ajang ini. Karena tahun 2022 mendatang, klub yang berjuluk Kijang Rinjani ini ingin masuk ke Liga 2 PSSI.
“2022 target kami adalah Liga 2. Semoga itu bisa terwujud. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan serta do’a masyarakat Lombok dan NTB untuk mendukung Lombok FC,” ujar dara yang saat ini masih menempuh study di Brunnel University, London, Inggris tersebut.
Kemenangan Lombok FC kemarin juga menurutnya tidak terlepas dari kehadiran para suporter yang diberikan julukan Babalo. Babalo ini merupakan singkatan dari Barisan Batur Lombok yang akan senantiasa mendukung para pemain Lombok FC berhadapan dengan beberapa klub peserta Liga 3 lainnya.
Me
Hati-hati, Akibat Hujan Lebat Jalur Lintas Pusuk Longsor
Jalan di jalur lintas Pusuk mengalami longsor Sabtu pagi dan menutupi sebagian jalan, yang menyebabkan kemacetan dari arah Gunungsari menuju Pemenang maupun sebaliknya
PEMENANG,KLU.lombokjournal.com ~ Hujan lebat yang mengguyur sepanjang malam di wilayah Pemenang hingga Pusuk, menyebabkan jalur Lintas Pusuk yang tengah dibenahi terus mengalami ancaman longsor.
Lokasi longsor itu terutama terjadi di area jalan yang dilebarkan dan harus memotong atau mengikis sebagian sisi perbukitan pinggir jalan.
Diperkirakan pada hari Sabtu (27/11/21) pagi jalur Lintas Pusuk yang dilebarkan kembali mengalami longsor dan mengganggu arus lau litas, karena longsoran bebatuan lunak itu menutupi ruas jalan.
Menurut pekerja yang mengawasi area itu, longsoran diperkirakan terjadi pada pukul 05.00 WITA, hari Sabtu.
Jalur lintas baik dari arah Gunungsari menuju Pemenang maupun sebaliknya, terjadi kemacetan panjang. Sebab meski sebagian jalan sudah tampak dilebarkan, sebenarnya yang bisa digunakan lintasan kendaraan areanya masih sempit.
Dan lagi, ancaman longsor tetap akan terjadi bila hujan lebat.
“Saat hujan lebat sebaiknya tidak memilih melintasi Jalur Pusuk. Lebih baik beralih ke Jalur Senggigi sebagai antisipasi,” kata Kapolsek.
@ng
Sukses Selenggarakan IATC dan WSBK, Ini Persiapan Berikutnya
Penyelenggaraan IATC dan WSBK di Sirkuit Mandalika berjalan dengan lancar dan sukses, kekurangan yang ada dibenahi sebagai bentuk bentuk kesiapan jadi tuan rumah MotoGP
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si , suksesnya terselengara IATC dan WSBK 2021 di NTB menjadi bahan evaluasi bersama untuk kembali mempersiapkan Mandalika sebagai tuan rumah perhelatan MotoGP pada tahun 2022 mendatang.
Lalu Gita Aryadi
Hal tersebut diungkapkan Miq Gite sapaan akrabnya saat menghadiri Rapat Analisa dan Evaluasi Event IATC dan WSBK 2021 Road to MotoGP 2022, di Lombok Astoria Hotel, Jumat (26/11/21).
“Alhamdulillah penyelenggaraan IATC dan WSBK di Mandalika berjalan dengan lancar dan bisa dikatakan sukses. Meskipun masih ada kekurangan-kekurangan kecil, insyaAllah bisa kita benahi bersama sebagai bentuk kesiapan kita menjadi tuan rumah pada perhelatan MotoGP tahun depan di Sirkuit Mandalika,” kata Miq Gite.
Bertindak sebagai pemimpin rapat, Miq Gite juga menuturkan bahwa kesuksesan penyelenggaraan dua event internasional tersebut merupakan sebuah prestasi, mengingat ini adalah kali pertama Provinsi NTB mengadakan ajang balap berskala internasional.
“Prestasi sebuah pengalaman pertama adalah nilai pencapaian kita yang berada di atas rata-rata melebihi apa diharapkan,” tuturnya.
Selain Miq Gite, turut hadir dalam rapat tersebut, yaitu Kepala Kepolisian Daerah NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal.
Kapolda menyatakan kesiapan dari tim keamanan, dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya dengan belajar dari evaluasi kekurangan-kekurangan yang ada pada saat event IATC dan WSBK 2021.
“Kita akan terus berusaha meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan untuk masyarakat, karena kita benar-benar semangat dan insyaAllah siap melaksanakan perhelatan MotoGP pada Maret 2022 mendatang,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa terdapat tiga variabel yang telah berhasil dilakukan pada saat sebelum penyelenggaraan, saat event berlangsung maupun pasca diselenggarakannya IATC dan WSBK.
Menrutnya, ada tiga variabel yang sudah dilakukan, yaitu terkait dengan sengketa lahan, pelaksaan protokol kesehatan serta pengamanan yang luar biasa.
“Hal tersebut tentunya akan terus kita benahi agar perhelatan MotoGP 2022di NTB semakin berkualitas” jelas Moh Iqbal.
Menyikapi pemaparan itu, Miq Gite menghimbau kepada seluruh panitia daerah pendukung agar terus melakukan sinkronisasi agar perhelatan MotoGP di tahun 2022 mendatang dapat terselenggara dengan baik.
“Panitia daerah pendukung harus melakukan sinkronisasi sehingga kita bisa pastikan perhelatan MotoGP tahun depan akan terselenggara dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB sedang berupaya untuk mengendalikan berbagai agenda nasional yang rencananya akan diselenggrakan di NTB namun berdekatan dengan event MotoGP 2022.
“Pemerintah Provinsi sedang berusaha untuk mengendalikan agenda-agenda nasional yang akan diselenggrakan di KEK Mandalika. Jadi, kita bisa fokus untuk mempersiapkan dengan matang perhelatan MotoGP 2022 tanpa adanya gangguan yang berarti,” tutupnya.
Turut hadir juga dalam rapat tersebut, yaitu Managing Director ITDC, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Kadisops Lanud ZAM, KSOP Lembar serta beberapa stakeholders terkait.
Nn
Diskominfotikntb
Bupati Djohan Minta Maaf, Anggaran RTG Masih Diblokir
Upaya Pemda KLU menanyakan soal kepastian Dana RTG ini sudah dilakukan berulang kali, namun hingga saat ini masih ada kepastian
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Permohonan maaf terkait penyelesaian 14 ribu rumah tahan gempa (RTG) yang sampai saat ini masih diblokir, disampaikan Bupati Lombok Utara, H Dhohan Syamsu, SH secara terbuka, Kamis (25/10/21).
Saat itu bupati menghadiri pelepasan benur udang Vaname di dusun Lempenge, Desa Rempek Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.
“Sudah lima kali saya perintahkan Pak Wakil Bupati untuk berangkat ke Jakarta dalam upaya mendapatkan kepastian terkait anggaran RTG yang masih diblokir,” ucapnya.
Dananya ada, lanjut Djohan, tapi sampai hari ini masih di blokir.
“Pemblokiran ini terjadi sebelum Ia terpilih sebagai Bupati Lombok Utara,” tegasnya.
Bupati mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak BNPB melalui telpon. Tidak hanya itu, pada saat menyambut tamu dari pusat di Bandara Lombok Tengah, bupati juga sempat menyampaikan kepada seluruh BNPB.
Deadline waktu yang ditargetkan Pemerintah Pusat berkaitan dengan RTG ini sampai pada bulan Desember tahun 2021 ini.
Termasuk keuangan atau pendapatan daerah yang menurun akibad Covid 19, yang hingga saat ini menjadi masalah bangsa.
@ng
Mobil Listrik Karya SMKN 3 Mataram Tampil di IEMS 2021
Mobil listrik karya SMKN 3 hasil binaa PLN Peduli melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara itu merupakan satu satunya Sekolah Menengah yang mendapat undangan dari BRIN
TANGERANG.lombokjournal.com ~ R-One SMEKTI, mobil listrik dengan konsep E-Formula karya SMKN 3 Mataram, ikut meramaikan pameran mobil eletkrik nasional, Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 yang digelar kawasan Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/112) – Jumat (26/11) 2021.
Mobil Listrik hasil garapan siswa – siswa SMK ini tampil dengan mengusung konsep mobil E-Formula.
Pameran dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal (Purn) Moeldoko.
Mobil Listrik (Molis) yang dibina oleh PLN Peduli melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara itu mendapat perhatian dan antusiasme dari pengunjung.
SMKN 3 Mataram menjadi satu satunya Sekolah Menengah yang mendapat undangan dari BRIN untuk ikut memamerkan hasil karyanya pada ajang yang bertaraf nasional tersebut.
General Manager UIP Nusra, Josua Simanungkalit mengatakan, keikutsertaan molis R-One SMEKTI pada ajang nasional tersebut merupakan wujud nyata dukungan PLN melalui PLN Peduli pada dunia pendidikan. Program ini sejalan dengan transformasi PLN dalam mengkampanyekan program electrifying lifestyle.
“Apabila melihat era ke depan, kendaraan listrik menjadi sebuah keniscayaan, dan apa yang ditunjukkan oleh anak-anak SMK ini menunjukkan bahwa SDM kita itu siap untuk era electric vehicle,” kata Josua.
Prof Dr Eniya L Dewi, peneliti senior BRIN menuturkan, hasil karya SMKN 3 Mataram ini menunjukkan bahwa kita sudah mampu melakukan konversi dari teknologi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik.
“Pendekatan seperti ini yang harus diperbanyak, kemudian dikembangkan, kemampuan untuk mengkonversi menjadi awal untuk memulai, dan apresiasi untuk PLN yang bersedia mendukung pengembangan ini dan dimulai di dunia sekolah menengah,” tutur Eniya.
Hal senada juga disampaikan peneliti senior BPPT, Ganesha Tri Chandrasa, inisiasi untuk memulai konversi kendaraan konvensional dimulai dari dunia pendidikan.
“Ke depan, SMKN 3 Mataram akan kita coba proyeksikan untuk menjadi pilot projek dalam hal mengkonversi kendaraan listrik di Indonesia timur, dan PLN telah memulainya. Saya berharap kolaborasi kedepan jadi lebih mantap,” sebut Ganesha.
Sementara itu, Kepala sekolah SMKN 3 Mataram, Ruju Rahmad menambahkan bahwa suatu kebanggan tersendiri anak – anak didik kami ikut ambil bagian pada even yang bertaraf nasional.
“Tentunya ini merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Kami berterimakasih kepada PLN yang sejak awal mendukung kami dan ambil bagian dalam proses pengembangan siswa di sekolah kami,” kata Ruju.
Untuk diketahui, mobil listrik karya siswa SMKN 3 Mataram memiliki spesifikasi dengan kapasitas motor penggerak 5 KW, dengan kapasitas baterai 72 V/100 ah dan tenaga disalurkan ke sistem penggerak depan 4 kecepatan, memiliki kemampuan kecepatan 50 – 60 km/h dengan jarak tempuh mencapai 90 km. (*)
Nn
Bupati Djohan Tanggapi Pemandangan Umum Fraksi Terkait RAPBD 2022
Pemandangan Umum Fraksi-fraksi menyetujui untuk diteruskannya pembahasan RAPBD 2022 ke tingkat Banggar
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Rapat Paripurna DPRD KLU dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terkait RAPBD 2022 dilaksanakan di Aula Paripurna DPRD, Kamis (25/11/21).
Fraksi Gabungan terdiri dari Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi Persatuan Bintang Keadilan.
Bupati H. Djohan Sjamsu
Melalui juru bicaranya I Made Kariyasa, SPd.H., mengutarakan, berdasarkan regulasi yang berlaku, menyetujui untuk segera dibahas pada Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah KLU, dengan melakukan sinkronisasi antara besaran KUA-PPAS dengan substansi dari penjelasan kepala daerah.
Fraksi Gerindra melalui juru bicaranya Artadi, S.Sos. menyatakan, Pemda agar memusatkan perhatian pada peningkatan perekonomian dan pembangunan masyarakat, sesuai dengan visi misi.
Hal tersebut disoroti Fraksi Gerindra dengan beberapa catatan, di antaranya penghematan dan penempatan anggaran sesuai dengan RPJMD, penataan destinasi wisata baru yang perlu ditingkatkan dengan perencanaan yang lebih baik, serta peningkatan pemulihan ekonomi masyarakat pascagempa dan Pandemi Covid-19.
Secara umum, lanjutnya, Fraksi Geribdra dapat nenerima RAPBD untuk ditindaklanjuti pada rapat-rapat selanjutnya.
D tempat yang sama, Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., yang hadir pada Paripurna lanjutan bersama Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST., M.Eng., menyambut baik uraian pemandangan umum yang telah disampaikan fraksi-fraksi, dengan diteruskannya pembahasan RAPBD tahun 2022 ke tingkat Banggar.
“Sependapat (dengan DPRD) bahwa indikator utama mengukur kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan selesainya penyusunan APBD tepat waktu,” tutur bupati.
Bupati Djohan menyampaikan, saat ini memiliki waktu efektif lima hari untuk membahas dan mencapai kesepakatan bersama, hingga akhir November 2022.
“Kami yakin dan percaya, dengan komitmen kebersamaan antara Pemda dan DPRD serta masyarakat Konbok Utara, optimis bahwa proses ini bisa kita lalui sesuai program prioritas yang telah disepakati,” urainya.
Dijelaskan Bupati Djohan, dalam RPJMD diakselerasikan pelaksanaannya melalui berbagai kebijakan dan program yang dilaksanakan pada OPD sesuai dengan Tupoksi masing-masing.
“Pemda KLU tetap memastikan ketersediaan anggaran pada beberapa kegiatan yang secara langsung penggunaannya untuk pemulihan ekonomi, konsisten dilaksanakan,” pungkasnya.
APBD merupakan instrumen penting sebagai landasan dalam perealisasian capaian kebijakan dan program pembangunan tahunan.
Selanjutnya, dilakukan pembahasan pada tingkatan Banggar, untuk kemudian diparipurnakan kembali pada masa sidang berikutnya.
Dyd
Gubernur Hadiri HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Sumbawa
gubenurPeringatan Hari Ulang Tahun ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional 2021 merupakan rangkaian kunjungan gubernur ke Pulau Sumbawa
SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 PGRI dan Hari Guru Nasional 2021, yang dipusatkan di Taman Sangaria Utan, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Kamis (25/11/21).
Gubernur Zulkieflimansyah
Kegiatan tersebut didampingi Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dan Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rofiq, Camat Utan, Danramil Utan, Polsek Utan serta Perangkat Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Guru-guru se-Kabupaten Sumbawa.
“Rasanya bangga bisa berdialog dengan guru-guru kita di Sumbawa. Terima kasih atas masukan-masukan yang luar biasa,” ungkap Bang Zul.
Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat saat dibacakan sejarah perjalanan PGRI dan kontribusinya membangun kecerdasan generasi bangsa, sejak didirikan pada tanggal 25 November 1945 silam hingga kini.
Usai memperingati HUT PGRI, kegiatan dilanjutkan dengan Temu Wicara antara Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa bersama dengan para guru. Tema dialog “Guru di Jantung Pemulihan Menuju NTB Gemilang”.
Kegiatan memperingati HUT PGRI di Sumbawa merupakan rangkaian kunjungan Bang Zul di Pulau Sumbawa.
Sehari Sebelumnya, gubernur juga bertemu dengan masyarakat Desa Tente Kabupaten Bima.
Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pelantikan Lembaga Adat Masyarakat Donggo (Lamdo) di Pendopo Bupati Dompu, sekaligus bertemu dan menyapa masyarakat desa-desa yang ada di Kecamatan Dompu.
Ikp
Kominfo
Kuartal IV Tahun 2021, Ekonomi NTB Capai 5,8 Persen
Ekonomi NTB bisa berdiri tegak dan survive selama pandemi, berkat kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda
MATARAM.lombokjournal.com ~ Capaian perumbuhan ekonomi NTB di kuartal ke IV/2021 bisa 5,8 Persen, karena adanya sinergitas dan kolaborasi seluruh kabupaten/kota dan seluruh stakeholder terkait.
Wagub Hj Sitti Rohmi
Sikap opimis itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat menghadiri pertemuan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di ruang serba guna BI NTB, Rabu (24/11/21).
“Insya Allah kuartal ke IV, kita optimis dapat mencapai 5,8 persen dan ini berkat sinergi, inovasi dan kolaborasi,” ujar Ummi Rohmi.
Ia mengngkapkan, selama pandemi Covid-19 selama 2 tahun dengan berbagai tekanan dan keterpurukan, namun adanya kolaborasi yang luarbiasa antar Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta seluruh Forkompinda, daerah NTB mampu survive.