Penyelenggaraan musdes penyampaian visi misi calon, tujuannya agar warga Samba mengetahui pandangan calon dalam membangun desa setempat ke depan.
GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Menjelang tiga hari musyawarah desa (musdes) pemilihan Kepala Desa PAW Samba, Panitia menggelar musdes penyampaian visi misi calon Kepala Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU), dipusatkan di aula Kantor Desa setempat, Sabtu (18/12/21).
Musdes penyampaian visi misi calon itu dihadiri Sekretaris Camat Gangga I Wayan Kartini, Kapolsek Gangga IPTU Remanto beserta jajarannya, Ketua BPD beserta anggota, Penjabat Kepala Desa Samba Sarjono, Ketua Panitia beserta anggota, kedua calon (Sajudin dan HM Ropi’i/Asia) serta para pendukung dari kedua calon.
Ketua Panitia Pilkades Sukiyadi mengungkapkan, pihaknya menyelenggarakan musdes penyampaian visi dan misi calon, agar warga Samba yang hadir mengetahui langsung pandangan calon dalam membangun desasetempat ke depan.
Itulah dasar pemikiran, kata Sukiyadi, kenapa panitia menghadirkan para calon.
“Mereka berdua putra terbaik Samba, terlihat kompak dan bersatu. Ini menunjukkan kedua calon tetap komit, bahu-membahu dan bergandengan mengejar takdir. Menang kalah lumrah dalam berdemokrasi, tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan demi kedamaian pelaksanaan pilkades ini,” katanya.
Pihaknya bahkan ingin forum penyampaian visi misi sebagai medium bagi masyarakat Samba berkumpul bersama-sama antara pendukung yang satu dengan pendukung yang lain.
Kedua calon bisa duduk dan berdampingan bersama yang disaksikan oleh semua pendukung.
“Warga yang hadir sumringah. Tentu kedua calon punya karakter yang berbeda dan itu menjadi ciri khas dari seorang pemimpin. Tidak bisa disamakan antara pemimpin satu dengan pemimpin yang lain. Semoga apa (visi misi- red) yang mereka sampaikan nanti jika terpilih mampu dilaksanakan,” harap Sukiyadi.
Calon Kades Sajudin S.Sos memaparkan visi misi antara lain tercapainya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih, guna terwujudnya kehidupan masyarakat Desa Sambik Bangkol yang tentram aman dan damai.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi, yaitu melanjutkan program program yang telah tertuang di RPJM Desa Samba yang belum terselesaikan.
Menyelenggarakan urusan pemerintahan desa secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab sesuai dengan perundang-undangan. Mengedepankan masyarakat untuk mencapai mufakat dalam mengambil kebijakan dengan meminta pendapat multi pihak.
Sementara Asiah memaparkan visi terciptanya Desa Sambik Bangkol yang maju, mandiri, aman, dan sejahtera, dengan tujuh misi yaitu mewujudkan pemerintahan desa yang jujur, adil, dan bermanfaat dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
Yakni mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat; meningkatkan profesionalitas; mewujudkan sarana dan prasarana yang kurang memadai; mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa; meningkatkan kehidupan desa yang dinamis dalam segi kegamaan dan kebudayaan; serta meningkatkan ketertiban dan keterampilan serta ketentraman warga desa.
Kemudian , Penjabat Kepala Desa Sarjono, dalam momen tersebut menegaskan, sistem pemilihan di Desa Samba dengan pergantian antar waktu yang hanya melanjutkan sisa masa jabatan Kepala Desa yang diganti.
Sistem PAW itu, lanjutnya, untuk Lombok Utara pertama diterapkan di Desa Samba. Wajib pilihnya ditentukan berdasarkan unsur perwakilan dari 14 dusun.
Setiap dusun diwakili berbagai unsur baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, kelompok perempuan, kelompok nelayan serta unsur-unsur yang lainnya.
“Perlu kami sampaikan bahwa pemilihan kepala desa di Samba dengan sistem PAW pertama kali di Lombok Utara khususnya di Kecamatan Gangga. Haruslah melahirkan kesan baik dengan indikator kesuksesan baik sukses penyelenggaraan maupun sukses hasil (terpilihnya kades-red) sesuai harapan warga,” jelasnya.
Diterangkan pula, visi misi menjadi parameter penting memilih calon yang berkompetisi dalam kontes Pilkades PAW tersebut.
Hendak dibawa kemana Samba ke depan tergantung dari visi misi yang diusung kemudian diterjemahkan ke dalam program kerja nyata oleh calon jika mendapat kepercayaan masyarakat memimpin Samba.
“Para pemilih PAW dari perwakilan 14 dusun. Merekalah yang berhak memilih pada musdes tanggal 20 Desember nanti. Kenapa melalui pola musyawarah karena itu roh dari PAW. Tradisi baik bangsa kita. Mari bersatu untuk Samba Berkah ke depan,” pungkas Sarjono.
Sar
Legenda Sepakbola NTB Diajak Rembuk Majukan Klub Profesional
Para legenda sepakbola NTB mengapresiasi LFC sebagai embrio lahirnya klub sepakbola professional NTB, karena menghargai para pemainnya
MATARAM.lombokjournal.com ~ -Manajemen Lombok Football Club (LFC) mengundang para legenda sepakbola NTB, untuk urun rembuk bagi kemajuan klub profesional di NTB dan untuk kemajuan industri sepakbola Lombok dan Bumi Gora.
Presiden LFC, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) hadir langsung dalam silaturahmi yang berlangsung di salah satu hotel di Mataram, Sabtu (18/12/21) malam.
HBK bersama Juru Bicara LFC; Menghargai Pemain
“Manajemen LFC ingin mendapatkan saran, masukan berkaitan dengan persepakbolaan NTB. Secara khusus terkait kiprah klub sepakbola profesional LFC di masa mendatang,” kata HBK yang mengawali sambutannya dengan ucapan terima kasih.
Di hadapan para legenda sepakbola Bumi Gora tersebut, HBK memaparkan secara singkat sejarah lahirnya LFC.
Klub ini hanya dipersiapkan dalam waktu tiga bulan. Namun, dengan persiapan yang begitu mepet, tapi LFC sudah mampu berbicara banyak di ajang Liga 3 NTB yang saat ini masih bergulir.
Saat ini, LFC berada pada posisi empat di klasemen sementara. Dia menyebut, secara teknis, perjalanan LFC di Liga 3 mulai terjal setelah kalah oleh PS Mataram.
Kala itu, LFC tidak mampu mempertahankan keunggulan, banyak membuang peluang, dan akhirnya harus takluk dengan skor tipis oleh gol di injury time.
Apapun hasilnya, HBK menekankan, dirinya sangat bangga pada seluruh pemain, pelatih, dan manajemen LFC.
Seperti yang sudah disampaikannya, apa pun posisi LFC di klasemen akhir Liga 3 tahun ini, tak akan mengubah kebanggaanya pada klub.
Manakala LFC tidak lolos ke puratarn nasional Liga 3, LFC akan menggunakan seluruh sumber daya dan finansial yang dimilikinya untuk menyiapkan infrastruktur dan fasilitas klub. Juga akan digunakan untuk menyejahterakan para pemain.
HBK yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menceritakan, alasannya membangun klub sepakbola profesional di NTB.
Politisi Partai Gerindra ini memiliki mimpi besar untuk persepakbolaan NTB. Dia ingin ada klub di NTB yang tidak hanya jago kandang. Namun, mampu bertarung di level nasional.
“Saya ingin ada klub NTB yang jagonya hanya di kandang. Tapi begitu bertanding ke luar NTB, terus kena pembantaian lawan. Atau menyerah kalah karena nggak sanggup melanjutkan perjuangan,” kata HBK.
Alasan kedua, NTB ini dikenal sebagai daerah dengan banyak talenta-talenta muda sepakbola yang handal. Bukan hanya sekarang, tapi sejak dulu NTB ini sudah dikenal begitu.
Namun, di balik banyaknya talenta-talenta muda penuh bakat tersebut, belum ada klub dari NTB yang bisa berbicara di level nasional.
HBK menuturkan, bagaimana dirinya tahu, sejumlah klub ternama di tanah air, datang belanja pemain ke NTB. Ada Persisam Samarinda, Sulud United, Perseden, dan banyak yang lainnya.
Bahkan ada klub papan atas tanah air yang pernah menjadi kampiun Liga Indonesia, yaitu Bali United banyak merekrut pesepakbola-pesepakbola NTB.
Karena itu, HBK ingin talenta-talenta muda dari NTB itu kemudian tidak disia-siakan. Tentunya harus dimulai dengan lahirnya klub sepakbola profesional di Bumi Gora.
HBK juga menceritakan, dirinya jenuh karena banyak masyarakat NTB yang mencurahkan energi dirinya hanya untuk bicara politik di media sosial mereka.
Kepala Daerah yang baru menjabat setahun saja, sudah sibuk dibicarakan siapa-siapa penggantinya. Dia ingin, energi masyarakat tersebut, lebih diarahkan kepada hal-hal yang bersifat produktif.
Salah satunya adalah mengarahkan energi tersebut untuk kemajuan industri sepakbola di NTB, karena peluang untuk mengangkat nama besar NTB lewat olahraga sepakbola itu sangatlah besar.
“Jadi, jangan ladi ada yang menilai kalau Pak HBK bikin klub ini karena mau jadi Gubernur. Itu bukan prioritas langkah politik saya,” kata HBK menegaskan, yang disambut tepuk tangan hadirin yang hadir.
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristono mengungkapkan, jika LFC hadir untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat yang terserak di Pulau Lombok ini, apa pun latar belakangnya.
Berbeda profesi, berbeda etnis, berbeda keyakinan, seluruhnya ingin disatukan dengan memiliki kebanggaan yang sama atas kecintaan pada sepakbola dan Klub LFC.
Rannya mengaku, kiprah dirinya dalam manajemen sebuah klub sepakbola memang masih hijau. Namun, bukan berarti tidak memiliki persentuhan dengan sepakbola.
Rannya selama ini tinggal di Inggris, menempuh studi di sana. Dia banyak melihat langsung praktik-praktik pengelolaan sebuah klub sepakbola kelas dunia.
Rannya bahkan menceritakan hal yang tidak banyak tahu. Kalau di keluarganya, menyukai klub sepakbola dengan pilihan yang berbeda.
Bagaimana ayahandanya, HBK, yang sangat menggilai klub sepakbola Chelsea. Lalu dirinya yang gandrung pada Manchester City, dan sang ibunda yang justru sangat mengidolakan Manchester United.
“Jadi kalau dalam hal sepakbola, di dalam keluarga kami sendiri, dinamikanya luar biasa sekali, kita bisa argue habis-habisan untuk membela pilihan klubnya sendiri-sendiri,” ungkap Rannya sambil tertawa geli.
Dia memastikan, evaluasi internal dan eksternal secara menyeluruh akan dilakukan manajemen LFC sebagai langkah persiapan untuk menyambut kompetisi di tahun berikutnya.
Dan pertemuan dengan para legenda sepakbola NTB tadi malam, adalah bagian dari evaluasi tersebut.
Tanggal 23 Desember ini, HBK juga akan pulang dulu ke Jakarta bersama Manajer Tim Nouvar Furqoni Parinduan, dan Direktur Tehnik Anang Zulkarnain untuk ketemu petinggi PSSI sambil menjajagi beberapa calon pelatih yang akan dihire LFC.
Apresiasi Legenda Sepakbola NTB
Pada kesempatan tersebut, para legenda sepakbola NTB menyampaikan apresiasi, harapan, dan kebanggaannya pada HBK yang telah membangun klub LFC di NTB.
Haji Imron, salah satu legenda sepakbola NTB mengutarakan keyakinannya, jika tahun depan LFC akan keluar sebagai juara.
“Apa yang dilakukan LFC, sangat penting untuk memajukan dunia sepakbola NTB,” katanya.
Imron mengungkapkan, belum ada satu pun klub di NTB sekarang ini yang menggelar training center (TC) untuk persiapan menghadapi liga.
Dia tahu hal tersebut, karena tidak semua klub memiliki kesiapan finansial. Baru-baru ini hanya LFC saja yang telah melakukannya.
Kondisi seperti ini bahkan tidak hanya terjadi sekarang, semenjak dahulupun keadaannya begitu. Dia memberi contoh misalnya, bagaimana untuk pra PON saja di era tahun 1984, Imron yang menjadi bagian dari skuad sepakbola NTB kala itu, tidak ada training center (TC) secara baik.
Pemain sempat diinapkan di Wisma Nusantara, namun itupun kondisinya keluar masuk, akibat dukungan finansial yang sangat terbatas.
Karena itu, Imron menilai, apa yang dilakukan manajemen LFC sekarang, adalah hal yang sudah lama diimpikan publik sepakbola NTB.
Imron yakin, berkat LFC, nantinya, Lombok dan bahkan NTB akan lebih dikenal di daerah-daerah lain, bahkan di luar negeri, juga karena industri sepakbolanya. Bukan hanya sebagai destinasi wisata belaka.
Legenda sepakbola NTB lainnya, Petrus Lexy, mengemukakan, langkah LFC yang akan menggelar training center (TC) selama enam bulan ke depan, adalah sebuah langkah jitu. Dia menegaskan, itulah yang memang harus dilakukan sebuah klub sepakbola profesional.
Petrus menjelaskan, para legenda sepakbola NTB sebetulnya sudah mengikuti antusiasme kehadiran LFC. Melihat persiapan yang telah dilakukan, banyak legenda sepakbola NTB yang terheran-heran, mengapa LFC bisa kalah dengan klub-klub yang mereka tahu sebetulnya tanpa persiapan mumpuni untuk menghadapi Liga 3 ini.
Sehingga muncul berbagai spekulasi, hal tersebut ada kaitannya dengan keberadaan perangkat pertandingan dan faktor-faktor eksternal lainnya.
Hal yang disebutnya sebagai tradisi turun menurun yang kurang baik bagi tumbuh berkembangnya persepakbolaan NTB. Bahkan dia menyebutnya sebagai penghambat majunya sepakbola NTB.
“Rasanya memang benar, bahwa kita memang tidak siap untuk menjadikan sepakbola ini sebagai industri. Sehingga sepakbola NTB ini banyak dikelola secara amatiran,” kata Petrus.
Namun, Petrus percaya, kehadiran LFC telah memberikan harapan. Sepakbola dengan klub profesional bisa hadir dari NTB.
Sehingga, apa yang dihadapi para legenda sepakbola dahulu, tidak terjadi lagi di era sekarang.
“Dulu Pak. Kita kalah itu susah. Tapi menangpun malah kita menjadi lebih susah, karena untuk lanjut ke kompetisi berikutnya, tidak ada biaya dari klub,” katanya mengenang.
Sementara itu, Sahar, legenda sepakbola NTB lainnya juga menyampaikan hal yang hampir sama. Mantan atlet sepakbola NTB yang kini berkiprah di Asosiasi ini menjelaskan bagaimana LFC telah menjadi klub yang sangat menghargai dan menghormati para pemainnya.
LFC menjadi klub sepakbola NTB yang telah menggaji para pemainnya, memberikan makan gratis dengan gizi yang tinggi, bahkan kesehatannyapun sangat diperhatikan.
“Kami malang melintang di berbagai klub di NTB. Baru kali ini pemain sangat, sangat dihargai. Pemain diberi gaji dan diberikan fasilitas-fasilitas lainnya. Saya ikut terlibat di LFC U-17, saya lihat jerseynyapun Mills Apparel. Dan itu, dilakukan oleh LFC,” katanya.
Apa yang telah dilakukan oleh LFC, kata Sahar, adalah hal yang membuat seluruh khalayak bangga. Dia yakin sepenuhnya, LFC mampu berkiprah besar di ajang sepakbola nasional di fase berikutnya.
Lombok FC Kalahkan Perslotim
Sementara itu, hasil pertandingan kedelapan LFC pada hari Sabtu kemarin, melawan PS. Perslotim yang bertanding di tengah guyuran hujan, Lombok FC menang tipis atas Perslotim dengan skor 1-0.
“Manajemen LFC sangat berterima kasih kepada segenap pemain dan pelatih yang tetap semangat dalam menyelesaikan pertandingan sisa.
Mudah-mudahan mereka bisa konsisten mempertahankan performanya.
Tapi apapun hasil akhirnya nanti, kita sudah menyiapkan skenario-skenario berikutnya.
Yang pasti, perjuangan LFC tidak akan berhenti karena belum menjadi juara di tahun ini,” tutup Rannya pasti.
Me
Jadwal Shalat Mataram Sekitarnya, Minggu 18 Desember 2021
Memperhatikan jadwal shalat mendorong kia untuk mendirikan shalat tepat waktu, dan sebaik-baik shalat yakni yang diakukansecara berjamaaah
MATARAM.lombokjournal.com ~ Berikut jadwal waktu shalat Sabtu 18 Desember 2021 untuk wilayah Kota Mataram dan Kabupaaten Lombok Barat.
Subuh 04.27
Terbit 05.54
Zuhur 12.12
Asar 15.40
Magrib 18.31
Isya 19.49
Sumber:Kemenag Jakarta Pusat ·
Zikir Sesudah Salat
KH Imam Zarkasyi dalam buku Fikih Jilid 1 tentang Syahadat, Thaharah, dan Shalat menjabarkan beberapa doa dan dzikir yang dapat dibaca seusai sholat. Doanya sebagai berikut.
“Astaghfirullahal-adzim alladzi laa ilaha illa huwal-hayyul-qayyumu wa atubu ilaihi,”.
Yang artinya: “Saya memohon ampun kepada Allah Yang Mahamulia, Yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi tegak pribadi, dan saya bertaubat kepada-Nya,”.
Dzikir dan doa itu dapat dibaca berulang sebanyak tiga kali.
Lalu dilanjutkan dengan membaca “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul-mulku wa lahu-lhamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ala kulli syai-in qadir,”.
Yang artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri, tidak ada sekutu bagi-Nya segala kekuasaan, dan hanya bagi-Nya segala puji. Dia-lah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu,”.
Kemudian, dilanjutkan dengan membaca:
“Subhanallahi” sebanyak 33 kali
“Alhamdulillah” sebanyak 33 kali
“Allahu Akbar” sebanyak 33 kali.
Lalu ditutup dengan membaca: “La haula wa laa quwwata illa billahil-aliyyil azhim,”.
Yang artinya: “Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan, kecuali dari hadirat Allah Yang Mahaluhur dan Mahaagung,”.
Tablig Akbar HUT NTB, Gubernur Dampingi Ustad Somad
Tablig Akbar Ustad Abdul Somad (UAS) dan beberapa pendakwah ikut semarakkan perayaan Ulang Tahun NTB ke 63, Gubernur Zul mendampingi UAS di Islamic Center
MATARAM.lombokjournal.com ~ HUT ke 63 NTB semakin semarak dan berkah dengan kehadiran Ustad Abdul Somad (UAS) di bumi Seribu Masjid.
Dalam Tabligh Akbar ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah juga turut mendampingi Ustad Abdul Somad di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Jumat (17/12).
Penceramah kondang yang akrab disapa UAS tersebut membuat HUT NTB kali ini semakin Aman dan Berkah seperti misi ke 6 NTB Gemilang.
Tabligh Akbar diadakan pada dua tempat di Lombok, yaitu Islamic Center, Mataram dan Masjid Agung Praya Lombok Tengah
“Malam ini menemani Ust Abdul Somad di Islamic Centre Mataram. Banyak ilmu dan pelajaran dari beliau malam ini tentang bagaimana kita menghidupkan Mesjid,” ucap Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.
Seperti diketahui, Tabligh Akbar tersebut diselenggarakan oleh Muslim United yang akan berlangsung pada tanggal 17-18 Desember 2021.
Kehadiran UAS di NTB juga didampingi beberapa pendakwah lainnya, seperti Ustadz Salim A Fillah asal Yogyakarta. Dai muda Ustadz Handy Bonny dan Habib Jafar Al Jufri yang akan mengisi acara Tabligh Akbar
Adapun rangkaian acaranya Tabligh Akbar ini, seperti Pasar Raya Jumat Akbar, Seminar Management Masjid Muslim United, Tablig Akbar, dan Satnight Akbar.
Menariknya, Muslim United juga menyediakan tiket nol rupiah alias gratis. Selain itu juga ada tiket alternatif dengan menyertakan infaq.
Pihak penyelenggara mengatakan, alternatif tiket tersebut disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai infaq.
Manikp
Iwan Panjidinata Kembali Pimpin Partai Gerindra KSB
Sebelumnya Iwan memimpin Partai Gerindra KSB, karena dicalonkan saat pemilihan Pilkada KSB 2015 ia mundur, sekarang ia kemabali pimpin Partai Gerindra KSB sebagai bagian konsolidasi Partai
MATARAM.lombokjournal.com ~ Iwan Panjidinata kembali memimpin DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat, menggantikan Ketua DPC sebelumnya, yaitu Mustafa HMS.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Gerindra Nomor: 09-0192/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tertanggal 14 September 2021.
H. Bmbang Kristiono (HBK)
Penyerahan SK pergantian personalia DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat (KSB) tersebut dilakukan Ketua Badan Pengawas dan Disiplin DPP Partai Gerindra H. Bambang Kristiono (HBK) di Mataram, Jumat (17/12/21) malam.
SK tersebut diterima langsung oleh Iwan Panjininata secara langsung. SK ditandatangani langsung Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, H. Ahmad Muzani.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini memastikan, pergantian tersebut merupakan bagian dari konsolidasi dan penguatan Partai di Bumi Pariri Lema Bariri, mengingat agenda-agenda politik yang akan dihadapi Partai dalam waktu yang tak terlalu lama.
HBK juga mengingatkan pentingnya pengelolaan Partai secara tertib dan modern.
Mengenai rencana proses pergantian antar waktu salah seorang anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat yang disebut sakit, menjadi sorotan beberapa pihak di KSB.
Iwan Panjidinata sendiri pernah memimpin DPC Partai Gerindra KSB sebelumnya. Ia pernah terpilih menjadi Anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.
Namun, pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kab. Sumbawa Barat tahun 2015, Iwan dicalonkan Partainya ikut dalam kontestasi Pilkada untuk posisi calon Wakil Bupati berpasangan dengan H. Mala Rahman.
Namun, pasangan ini hanya memperoleh posisi ketiga dari tiga pasangan calon.
Karena mencalonkan diri, sesuai UU Pilkada, Iwan kemudian harus mundur dari keanggotaannya sebagai anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat. Penggantinya dilantik pada tahun 2015.
Belakangan, posisi Iwan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra KSB berganti ke Mustafa HMS, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kab. Sumbawa Barat.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Prov. NTB Ali Al Khairy mengatakan, pergantian pucuk kepemimpinan ini adalah hal yang lumrah dan biasa dalam sebuah organisasi termasuk Partai politik.
Partai Gerindra, kata Ali, adalah rumah besar, yang banyak kamarnya. Sehingga Ia menyebut, pergantian ini semata hanya pindah kamar saja.
Sementara tugas, pengabdian, dan tanggungjawab semua kader adalah masih sama.
“Yang paling penting adalah tugas untuk memenangkan agenda-agenda politik mendatang. Ada pemilihan legislatif, ada pemilihan presiden, ada juga pemilihan kepala daerah,” katanya.
Selain Iwan, Merliza juga ditunjuk menjadi Sekretaris dan Ikhsan Musa Mahdi sebagai Bendahara DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat.
Dietapkan pula sepuluh Wakil Ketua, empat Wakil Sekretaris, dan dua Wakil Bendahara.
Terkait posisinya yang kini kembali memimpin DPC Partai Gerindra KSB, Iwan mengatakan, dirinya akan langsung konsolidasi dengan kepengurusan di tingkat Anak Cabang setelah menerima Surat Keputusan DPP tadi malam.
Penguatan PAC menjadi prioritasnya, karena manakala PAC di setiap Kecamatan di Kab. Sumbawa Barat memiliki positioning kuat, maka hal itu juga akan menjadikan DPC Partai Gerindra KSB juga menjadi kuat.
Selain itu, pengelolaan kepartaian yang tertib juga akan menjadi atensinya. Termasuk soal proses PAW salah satu anggota DPRD Partai Gerindra yang mejadi sorotan.
“Kami juga menyiapkan target-target untuk pemenangan Partai ke depan,” kata Iwan.
Pihaknya menargetkan, perolehan kursi Partai Gerindra di KSB bisa meningkat menjadi empat kursi pada pemilihan legislatif tahun 2024.
Pada Pemilu 2019 lalu, Partai Gerindra memperoleh dua kursi. Jumlah tersebut berkurang satu kursi dibanding perolehan suara pada Pileg 2014.
Saat Partai Gerindra memperoleh tiga kursi, Iwan menjadi Ketua DPC.
“Di KSB ini ada tiga daerah pemilihan. Kalaupun nantinya pada prosesnya Partai Gerindra hanya mendapatkan satu kursi di tiap daerah pemilihan di Pileg 2024, maka itu berarti sudah menjadi perbaikan dari perolehan kursi saat ini,” kata Iwan. (*)
Jadwal Shalat Mataram Sekitarnya, Sabtu 18 Desember 2021
Memperhatikan jadwal shalat itu akan mendorong kita untuk selalu mensegerakan pelaksanaan shalat, dan lebih baik adalah melaksanakan shalat dengan berjamaah
MATARAM.lombokjournal.com ~ Berikut adalah jadwal waktu melaksanakan shalat, hari Sabtu 18 Desember 2021 untuk wilayah Mataram Lobar.
Subuh 04.27
Terbit 05.53
Zuhur 12.12
Asar 15.39
Magrib 18.31
Isya 19.48
Sumber :Kemenag Jakarta
Zikir Sesudah Salat
KH Imam Zarkasyi dalam buku Fikih Jilid 1 tentang Syahadat, Thaharah, dan Shalat menjabarkan beberapa doa dan dzikir yang dapat dibaca seusai sholat. Doanya sebagai berikut.
“Astaghfirullahal-adzim alladzi laa ilaha illa huwal-hayyul-qayyumu wa atubu ilaihi,”.
Yang artinya: “Saya memohon ampun kepada Allah Yang Mahamulia, Yang tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup lagi tegak pribadi, dan saya bertaubat kepada-Nya,”.
Dzikir dan doa itu dapat dibaca berulang sebanyak tiga kali.
Lalu dilanjutkan dengan membaca “Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul-mulku wa lahu-lhamdu yuhyi wa yumitu wa huwa ala kulli syai-in qadir,”.
Yang artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri, tidak ada sekutu bagi-Nya segala kekuasaan, dan hanya bagi-Nya segala puji. Dia-lah yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu,”.
Kemudian, dilanjutkan dengan membaca:
“Subhanallahi” sebanyak 33 kali
“Alhamdulillah” sebanyak 33 kali
“Allahu Akbar” sebanyak 33 kali.
Lalu ditutup dengan membaca: “La haula wa laa quwwata illa billahil-aliyyil azhim,”.
Yang artinya: “Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan, kecuali dari hadirat Allah Yang Mahaluhur dan Mahaagung,”. ***
Hemm, Nikmatnya Sarapan Pagi, Soto Ayam Kuah Susu
Memulai hari dengan sarapan pagi yang nikmat akan meningkatkan produktivitasmu, dan bagaimana kalau kita coba Soto Ayam Kuah Susu
MATARAM.lombokjournal.com ~ Sarapan yang tepat bisa membantu proses metabolisme tubuh, memberi energi tinggi, dan juga menjaga mood sepanjang hari.
Mulailah sarapan pagi yang sehat, enak, dan tidak membosankan! Ini akan meningkatkan produktivitas kencangmu, dan imun tetap terjaga?
Kamu bisa mencari menu sarapan pagi yang mudah dihidangkan dan memiliki banyak manfaat.
Tidak perlu bingung, berikut ini Kami punya rekomendasi menu sarapan pagi yang tidak hanya enak, tapi juga bergizi dan menyehatkan. Yuk kita gas…
Soto ayam kuah susu
Soto ayam bisa jadi menu sarapan pagi yang cukup baik untuk dihidangkan.
Hangatnya sajian makanan khas Indonesia satu ini, membantu menghadirkan rasa tenang dan juga perlahan membakar semangat untuk mengawali hari.
Agar menghadirkan kesan menu sarapan pagi yang unik, Anda bisa coba menambahkan kuah susu dalam hidangan soto ayam ini
Bahan-bahan:
300 gr ayam rebus suwir
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 cm jahe
2 lembar daun salam
2 ruas sereh
1 ruas jahe
700 ml Frisian Flag Purefarm Full Cream
250 ml kaldu ayam/sapi
½ sdt merica
3 butir cengkeh
1 sdt ketumbar bubuk
2 sdm gula pasir
1 sdm minyak goreng
Garam dan merica secukupnya
Daun bawang dan bawang goreng (topping)
Cara membuat:
Untuk membuat resep soto ayam kuah susu, pertama siapkan bawang merah 5 siung, bawang putih 3 siung, jahe 1 cm lalu haluskan
Panaskan wajan, masukkan minyak 1 sdm, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan, serai 2 batang, daun salam 2 lembar, ketumbar 1 sdt, cengkeh 3 butir.
Setelah bumbu mulai tercium harum, tambahkan kaldu ayam 250ml, Frisian Flag Purefarm Full Cream 700ml, garam sesuai selera, merica 1/2 sdt, gula 2 sdt.
Masukkan daging ayam suwir 300gr lalu aduk sampai bumbu-bumbunya meresap.
Dan Soto ayam siap dihidangkan dengan menambahkan daun bawang & bawang goreng di atasnya. ***
Kado HUT NTB, Gubernur Tandatangani Dua MOU
Penandatangan dua MoU dilakukan Gubernur Zulkieflimansyah menjadi kado HUT NTB ke 63, yang pertama dengan Walikota/Bupati se NTB, dan kedua dengan PT Istana Cempaka Raya
MATARAM.lombokjournal.com ~ Peringatan HUT Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke 63 kali ini dengan kado cukup istimewa mengiringi perayaannya.
Kado HUT NTB tersebut yakni berlangsungnya penandatangaan MoU yang punya makna penting.
Ada dua penandatanganan MOU. pertama, Gubernur NTB dengan Bupati Walikota se NTB tentang Ruang Lingkup Informasi dan Komunikasi Publik, Bidang Pengelolaan Tehnologi dan informasi, Bidang Statistik, dan Bidang Persandian dan Keamanan Informasi.
Kedua, MOU dengan PT Istana Cempaka Raya tentang Pembangunan Hotel dan pendukung fasilitas lainnya di aset Pemprov NTB yang berada di Gili Tangkong, Lombok Barat.
”Ini hebat, karena investornya dari Malaysia. Mudah-mudahan pembangunannya bukan Bulan Februari tapi bisa dimulai Januari. Karena kita bulan februari itu sebagai tuan rumah free sesion untuk balapan MotoGP akan digelar bulan Maret 2022,” ungkap Gubernur Zul.
Gubernur mengungkapkannya pada ramah tamah usai upacara di Gedung Sangkareang, Mataram, Jum’at (17/12/21).
Dalam penandatanganan MOU itu disaksikan Wagub NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Bupati Sumbawa, Bupati Lombok Timur, Bupati Dompu Wabup KLU dan pimpinan daerah lainnya, serta para tamu undangan.
Puncak upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-63 berlangsung khidmat berjalan sesuai protokol kesehatan.
Bertindak sebagai inspektur upacara Danrem 162 Wira Bhakti Brigen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S. Sos, SH., M. Han., mewakili Gubernur NTB sebagai tanda perpisahan pindah tugas ke Jakarta sebagai Asisten Deputi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai-Partai di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan.
Sementara Letkol Bayu Sigit Dwi Untoro sebagai komandan Upacara.
Pelaksanaan upacara tersebut para tamu undangan menggunakan pakaian adat Sasambo sebagai simbol keragaman budayadi tanah Bumigora tercinta.
Nano
Sinergi Stakeholder Sukseskan Vaksinasi Serentak di KLU
Vaksinasi serentak nasional di KLU, dengan sasaran warga yang belum divaksin baik tahap 1 maupun tahap 2, diikuti warga dengan antusiasme yang tinggi
GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, S.I.K, M.H mengikuti Video Conference bersama 34 Polda di seluruh Indonesia terkait percepatan Vaksinasi Serentak secara nasional, di Aula Bale Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga, Kamis (16/12/21).
Kegiatan vaksinasi serentak itu diikuti oleh Jajaran Polres Lombok Utara, Asisten I Pemkab Lombok Utara, Drs. H. Raden Nurjati, Pabung Kodim 1606/Mataram, Mayor Inf. Ibnu Hiban, Kapolsek Gangga IPTU Remanto, SH dan jajarannya.
Selain itu juga hadir, Kepala PKM Gangga, Sabri, SKM, Penjabat Kepala Desa Samba Sarjono, S.I.Kom. beserta jajaran Pemdes setempat, Babinsa Samba, Peltu Zaenal AK, Bhabinkamtibmas Samba, Bripka Agus Mulyadi, dan para Vaksinator, serta warga layak vaksin.
“Kegiatan ini juga sebagai gerakan gebyar vaksinasi serentak di seluruh Indonesia dengan sasaran warga yang belum divaksin baik tahap 1 maupun tahap 2,” terang Kapolsek Gangga, IPTU Remanto, SH kepada media ini, Kamis (16/12).
Dituturkan, pihaknya juga tak luput menempuh langkah-langkah cepat lain guna pencegahan Covid-19. Seperti mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun dan mencuci tangan sebelum memasuki bale Desa.
Kata Remanto, pihaknya berusaha maksimal memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
BACA JUGA: Presiden Minta Vaksinasi di NTB Khususnya Loteng Diperepat
Pasalnya, kehadiran Polri di masyarakat dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada calon penerima vaksin supaya tidak takut saat disuntik vaksin.
Selain itu, Polri sepenuhnya siap mendukung program vaksinasi Covid-19 untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan kuat secara fisik, kuat secara ekonomi, serta semakin produktif pada masa mendatang.
Ia lantas mengharapkan protokol kesehatan bisa diterapkan dengan baik, sehingga apapun jenis kebijakan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah terkait peningkatan kasus Pandemi tidak akan terjadi.
“Saya ucapkan terima kasih yang tulus atas keterlibatan para personil Vaksinator hari ini. Semoga pelaksanaan Vaksinasi Serentak hari ini dapat meningkatkan animo masyarakat kita mengikuti vaksinasi serta dapat meningkatkan imunitas bagi seluruh warga dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono, S.I.Kom., mengungkapkan percepatan vaksinasi Covid-19 terutama di wilayahnya dan KLU, tampak antusiasme masyarakat yang tinggi,
Antusiasme tinggi pada pelaksanaan vaksinasi Covid 19. terlihat dari antrean masyarakat di tempat-tempat dilaksanakannya vaksinasi.
Disampaikan pula, Pemdes Samba akan terus mendukung program pemerintah untuk percepatan vaksinasi Covid-19. Pihaknya mengharapkan masyarakat dapat proaktif dengan memanfaaatkan gerai-gerai vaksin yang telah disiapkan para petugas medis.
“Saya yakin dengan kita terus-menerus untuk meningkatkan vaksinasi Covid-19, pandemi yang melanda selama kurang lebih dua tahun ini dapat lekas berakhir sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas dengan normal seperti kondisi sebelum pandemi ini merebak,” pungkas Sarjono.
Vaksinasi serentak yang dirangkaikan dengan pembagian Bansos berupa Sembako itu berlangsung tertib, lancar, tetap menerapkan protokol kesehatan serta sesuai ekspektasi awal.***
Pemprov NTB Tak Ada Program Bantuan Peternak Senilai Rp100 Juta
Menanggapi berita gugatan KSU Rinjani, Gubernur Zulkiefimansyah menegaskan, Pemprov NTB tak ada program bantuan senilai Rp100 juta
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB tidak mempunyai program bantuan 3 ekor sapi kepada satu peternak senilai 100 juta. Apalagi bantuan tersebut harus diberikan melalui sebuah koperasi.
‘’Kita Pemprov tidak ada bantuan seperti itu (tiga ekor ternak senilai Rp 100 juta)” kata Gubernur Zul kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/12/21).
Penegasan Gubernur Zulkieflimansyah itu menanggapi berita digugatnya Pemprov NTB, Dinas Peternakan, Bank BNI, dan Bank Mandiri oleh Koperasi KSU Rinjani ke Pengadilan TUN Mataram.
Materi gugatan KSU Rinjani karena menilai Pemprov NTB dan dua Bank BUMN itu tidak mau menyalurkan dana PEN untuk peternak.
Menurut Sri Sudarjo, Ketua KSU Rinjani, pihaknya sudah mengajukan dana PEN KUR Kolektif pada program satu peternak tiga ekor sapi senilai Rp 100 juta. Bantuan ini disalurkan melalui pihak bank tanpa jaminan.
Lebih rinci Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Pemerintahan, Abdul Azis mengungkapkan, ia bersama Dinas Peternakan Provinsi NTB pernah menghadiri hearing di DPRD Provinsi NTB terkait tuntutan Koperasi ini.
Dalam hearing itu terungkap KSU Rinjani sudah merekrut anggota hampir di seluruh wilayah NTB sebanyak 21 ribu orang lebih.
‘’Ya, mereka menarik iuran bervariasi dari Rp 164 ribu sampai Rp 200 ribu kepada masyarakat untuk mendapatkan bantuan yang dijanjikan itu. Padahal sebenarnya tidak ada bantuan itu,’’ kata Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Abdul Azis.
Menurutnya, Koperasi ini sudah berbulan-bulan merekrut anggota. Karena bantuan Rp 100 juta tanpa jaminan itu tidak ada, akhirnya mereka membawa masalah ini ke DPRD Provinsi NTB.
Saat itu hadir berbagai pihak terkait. Seperti Dinas Peternakan Provinsi NTB, Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, KPPN hingga OJK.
“Dalam hearing tersebut kami sampaikan Pemerintah Provinsi menyatakan tidak ada dana yang dimaksud. Apalagi sampai membagi satu anggota koperasi 3 ekor sapi senilai Rp 100 juta,” kata Abdul Azis.
Demikian juga Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BRI mengatakan tidak ada dana program yang dimaksudkan oleh KSU Rinjani disalurkan melalui Bank mereka.
‘’Namun mereka tetap memaksakan bahwa dana itu ada. Lho, ini ada apa? Kok mereka memaksakan bahwa ada program itu?” kata Azis heran.
Akhirnya karena semua pihak mengatakan tidak ada program yang dimaksud, Koperasi ini menuding pemerintah dan pihak Bank menyembunyikan dana itu. Menuding Pemerintah Provinsi tidak mau membantu rakyatnya sendiri.
‘’Mungkin itu sebabnya mereka (KSU Rinjani) mengajukan gugatan ke Pengadilan TUN,’’ ujarnya.
Apakah ada indikasi penipuan karena sudah menarik iuran ratusan ribu kepada setiap anggota?
’Saya tidak mengatakan demikian. Saya hanya ingin menegaskan statement Pak Gubernur Zulkieflimansyah, bahwa Pemprov NTB tidak mempunyai program yang dimaksud KSU Rinjani itu,’’ kata Azis. ***