Sambut Kapolda Baru, Gubernur NTB Ingatkan Pentingnya Kekompakan

Menyambut kedatangan Kapolda NTB yang baru Gubernur Zulkieflimansyah ingatkan, dengan kekompakan menyelesaikan banyak persoaan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengakui dalam situasi tidak biasa di tengah pandemi Covid 19, kekompakan membuat banyak persoalan terselesaikan.

Kapolda NTB lama dan Kapolda NTB baru saat penyambutan
Kapolda NTB lama dan Kapolda NTB baru

“Dalam banyak situasi yang tidak biasa, banyak terobosan dan hal baru sehingga NTB termasuk yang terbaik dalam penanganan Covid 19 dan menjadi daerah paling inovatif,” ujar Gubernur di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur, Kamis (30/12/21).

Kegiatan menyambut Kepala Polisi Daerah yang baru, Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto yang menggantikan Irjen Pol Mohammad Ikbal S.I.K, M.H, Gubernur Zul didampingi Wakil Gubernur, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah.

Wagub mengungkap slogan yang sering diucapkan Irjen Ikbal ‘together we are strong’ untuk menegaskan kebersamaan dalam membangun NTB.

“Kami menanti hari hari ke depan bersama Kapolda yang baru dalam menyelesaikan tugas tugas kita”, ucap Wagub.

Sementara itu, Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto mengatakan, latar belakangnya dalam penanganan korupsi di kepolisian maupun di KPK dapat memberikan kontribusi bagi NTB.

BACA JUGA:  Komando Gerindra NTB Sekarang di Tangan Pathul Bahri

“Kami siap dengan seluruh jajaran untuk membantu Pemprov di bidang yang bisa bermanfaat buat NTB”, sebut Djoko.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Mohammad Ikbal yang pindah tugas ke Riau dan menjadi Kapolda NTB selama satu tahun tujuh bulan mengatakan, belum banyak yang bisa diberikan dan berterimakasih kepada masyarakat NTB.

“Pandemi mengajarkan bahwa kerja kerja kita memang harus dengan bergandengan tangan dan terima kasih atas semua capaian capaian,” ujarnya.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Resmikan Jembatan Persada Hati

Hadir dalam acara pisah sambut, Sekda NTB, Asisten dan paraa Kepala OPD Pemprov NTB.***

 




Bupati Lombok Utara Resmikan Jembatan Persada Hati

Peresmian jembatan di Dusun Soloh, Desa Rempek yang menghubungkan Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol di Lombok Utara mempermudah akses perekonomian masyarakat.

 TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH  Meresmikan Jembatan Persada Hati di Dusun Soloh, Desa Rempek, Lomok Utara (30/12/21).

Hadir pula Kepala OPD, Camat Gangga Kariadi SP, Kepala Desa Rempek Rudi Hartono, Perwakilan Yayasan Persada Hati serta undangan lainnya.

Peresmian jembatan untuk transportasi warga Lombok Utara         Peresmian jembatan yang penting untuk meningkatkan ekonomi wrga Lombok Utara

Jembatan di Dusun Soloh yang menghubungkan dua Desa  yaitu Rempek dan Sambik Bangkol Kecamatan Gangga merupakan bantuan dari Yayasan Persada Hati.

Bupati Djohan menyampaikan dengan selesai dibangunnya jembatan yang diberi Persada Hati mempermudah akses masyarakat ke depan.

BACA JUGA: Dusun Beraringan di KLU Jadi Dusun Terintegrasi

“Manfaat besar yang didapatkan dari pembangunan jalan dan jembatan ialah aspek ekonomi,” katanya.

Jembatan yang dulunya kecil sekarang lebih besar dan lebar. Dan jembatan menghubungkan beberapa dusun di dua desa itu, selain mempermudah akses nantinya juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Daerah akan bangun fasilitas jalan secara bertahap yang bersumber dari DAK.   Karena itu, untuk mensukseskan program itu bisa dijalin kerjasama semua pihak  khususnya masyarakat.

“Atas nama Pemda  saya menyampaikan ucapan terimakasih pada Yayasan Persada Hati  telah memberikan bantuan  Jembatan pada masyarakat,”ucapnya.

Kadis PUPR PERKIM  Kaharijal  menyampaikan Jalan memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting sebagai jalur transportasi dan sangat diperlukan oleh masyarakat Desa Rempek khususnya Dusun Soloh  dengan dusun yang lainnya.

Pembangun jembatan dari Yayasan Persada Hati, dimana Proposal diajukan Pemda melalui Dinas PUPR PERKIM pada bulan Agustus dan disetujui.

BACA JUGA: Tahun Baru 2022, Resolusi Terbaik untuk Kesehatan Mental

Selanjutnya dilakukan perencanaan pembangunan dan mulai dikerjakan pada  Oktober dan selesai pada pertengahan Bulan Desember.

“Kami mohon dukungan kita semua khususnya masyarakat desa untuk kelancaran terhadap proses pelaksanaan pembangunan jalan nantinya,”tuturnya.

@ng




Dusun Beraringan di KLU Jadi Dusun Terintegrasi

PKK Lombok Utara menetapkan Dusun Beraringan sebagai Dusun Terintegrasi dan Kampung Anggur karena masyarakatnya aktif dalam berbagaikegiatan PKK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lombok Utara menetapkan Dusun Beraringan, Kecamatan Kayangan sebagai “Dusun Terintegrasi, Posyandu Keluarga Sadar Adminduk dan Kampung Anggur “, Kamis (30/12/21).

Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara, Hj. Galuh Nurdiah Djohan Syamsu yang juga Istri Bupati Lombok Utara mengatakan, penentuan Dusun Beraringan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan sebagai Dusun Terintegrasi, Posyandu Keluarga Sadar Adminduk dan Kampung Anggur, lantaran masyatakatnya sangat aktif dalam berbagai kegiatan PKK progeram kemasyatakatan lainnya.

Bupati Djohan hadiri penetapan Dusun Terintegrasi        menandai penetapan Dusun Terintegrasi

Misalnya, pada implementasi 10 Program pokok PKK yang diwujudkan dalam progeram kampung terintegtasi yang merupakan bukti nyata peran PKk membantu Pemerintah Daerah.

BACA JUGA: Tahun Baru 2022, Resolusi Terbaik untuk Kesehatan Mental 

Selaku motor penggerak di tengah masyarakat melalui pemberdayaan dalam menciptakan keluarga srjahtera, ungkapnya.

Progeram Dusun Terimtegrasi ini dipilih karena Dusun Beraringan sudah melaksanakan 10 progeram pokok PKK, di antaranya ;

  1. Pokja, Majelis Taklim terintegtasi Kemenag, DP2KB dan organisasi keagamaan di KLU.
  2. PokjaII- PAUD HI terintegrasi dengan 5OPF yaitu, Dikbudpora, Dikes, Dukcapil, DP2KB, dan Dinsos.
  3. Pokja III – KWT Putri Redilam Terintegrasi dengan DKP3. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.
  4. Pokja IV – Posyandu Keluarga Terintegrasi dengan DIKES DP2KB dan DINSOS.

Bank Sqmpah Terintegrasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu dusun Beraringan Kecamatan Kayangan memiliki kelompok Pokdarwis sejumlah 13 kelompok dengan jumlah 240 KK.

Dan Dusun ini menjadi Dusun ODF (Stop Buang Air Besar Srmbarangan), dan lainnya Dusun Beraringan dijadikan pusat perbelanjaan bagi dusun lain se KLU.

“PKK KLU secara kontinyu dan berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan dalan 10 progeram pokok PKK di Kabupaten Lombok Utara,” tutur Ibu Galuh, Kamis (30/12/21).

Hj Galuh berharap, agar TP PKK Kabupaten Lombok Uatar bekerja sama dengan Kades, Camat dan Dinas Pariwisata serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk kerja sama dalam rangka mempersiapkan dusun Berarungan Desa Kayangan menjadi lebih maju.

BACA JUGA: Bupati Djohan Hadiri Penandatanganan NPH PJUTS

Dan sebagai sentral bagi Desa dan Dusun lainnya pada tahun 2022 mendatang. Senada dengan yang disampaikan Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH bahwa Pemerintah mendukung penuh program yang digagas TP PKK Kabupaten Lombok Utara.

“Program PKK KLU ini kita harus kawal betul sehingga Lombok Utara  ini mulai dari pintu masuk sampai kantor-kantor dan tempat lain bisa kelihatan warna-warni di sana,” tandas Bupati.

Bupati Djohan  Syamsu mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama untuk bersatu dan  saling bahu membahu dalam menata progeram pemerintah. Kita tidak lagi berbicara perbedaan pilihan di saat pilkada yang sudah terlewati.

“Saya ini sudah terpilih dan dilantik jadi Bupati Lombok Utara, jadi saya ini adalah Bupatinya semua masyarakat yang ada di Kabupatrn Lombok Utara,” tegasnya.

Pada puncak acara, Bupati Djohan langsung membuka acara Lonching Dusun Beraringan sebagai “Dusun Terintegrasi, Posyandu Keluarga Sadar Adminduk dan Kampung Anggur”.***

@ng

 




Komando Gerindra NTB Sekarang di Tangan Pathul Bahri

Resmi Pimpin Partai Gerindra NTB, Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri langsung canangkan target tinggi untuk Pemilu tahun 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pimpinan DPD Partai Gerindra NTB sekarang di tangan Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri .

Dia menggantikan H. Ridwan Hidayat, yang kini memangku jabatan Ketua Dewan Pembina. Target besar dipatok Partai Gerindra di bawah kepeimpinan Pathul, yakni menjadi Partai pemenang pada Pemilu 2024.

Surat Keputusan DPP Partai Gerindra yang menetapkan Pathul sebagai Ketua Gerindra NTB, diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H.  Bambang Kristiono, SE (HBK), di Mataram, Rabu (29/12/2021).

para petinggi Partai Gerindra NTB      Serah terima Ketua Partai Gerindra NTB dari Ridwan Hidayat ke Pathu Bahri

SK tersebut ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto dan Sekjen Partai Gerindra, H. Ahmad Muzani.

Penyerahan SK disaksikan seluruh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten/Kota se NTB dan juga para anggota Fraksi Partai Gerindra dari DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua DPD Partai Gerindra dimisioner, H. Ridwan Hidayat, yang didaulat menyampaikan pidato pembuka dalam penyerahan SK tersebut memaparkan perjalanan Partai Gerindra NTB semenjak dirinya mendapat amanah memimpin Partai.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Ketua Umum, kepada Mas BK, yang telah memuliakan kami sebagai Ketua DPD Partai,” kata Ridwan.

Dia mulai memimpin Gerindra NTB pada tahun 2017. Hasilnya, Gerindra NTB berhasil menempatkan sembilan kadernya duduk di DPRD Prov. NTB dalam Pileg 2019.

BACA JUGA: Koalisi Pilbup Lotim Sinyalnya Kuat, Haerul Bertemu Rachmat Hidayat

Bertambah satu kursi dibanding Pemilu lima tahun sebelumnya. Sementara pada Pilpres di tahun yang sama, pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra memperoleh 70 persen suara.

Ridwan mengungkapkan, dalam Pilkada serentak yang digelar di NTB tahun 2020, Gerindra mampu memenangi lima Pilkada dari delapan Pilkada yang digelar secara serentak.

Gerindra bahkan menempatkan sejumlah kader-kader utamanya sebagai Kepala Daerah.

“Pada pemilu legislatif 2024, Gerindra harus mampu merebut posisi Ketua DPRD NTB dengan menjadi pemenang pemilu legislatif,” kata Ridwan.

Dengan sembilan kursi di DPRD NTB saat ini, Gerindra mendapat kursi Wakil Ketua DPRD. Sementara Ketua DPRD NTB dijabat kader Partai Golkar yang memperoleh 10 kursi dalam Pileg 2019.

Namun begitu, secara keseluruhan perolehan suara, Gerindra sebetulnya masih unggul dibanding Golkar.

Menutup pidatonya, Ridwan membacakan dua pantun. Pantun itu menekankan, betapa masyarakat Indonesia, dan juga masyarakat NTB, menantikan Prabowo Subianto, Ketum Partai Gerindra, menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Pemilu 2024 mendatang.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE mengungkapkan rasa syukurnya, bagaimana peralihan atau pergeseran posisi kepemimpinan di DPD Partai Gerindra NTB bisa berjalan dengan sangat sejuk, sangat teduh, dan jauh dari riak-riak atau intrik-intrik politik yang merugikan soliditas dan kekompakan Partai.

“Ini menunjukan suatu suasana, bagaimana kedewasaan dan kematangan berpolitik para pimpinan Gerindra NTB saat ini,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut pun secara khusus menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya atas kepemimpinan Gerindra dibawah Ridwan Hidayat.

HBK menekankan, anggota DPRD Prov. NTB tersebut telah meletakkan standar tinggi bagi kepemimpinan Gerindra, mengingat prestasi yang telah ditorehkannya dalam pemilu sebelumnya.

Sehingga Gerindra NTB pun secara khusus memperoleh berbagai penghargaan dari Ketua Umum Partai.

“Gerindra menjadi pemenang dengan perolehan suara terbanyak dibandingkan pemilu sebelumnya, yaitu di posisi ketiga. Meski menang, ternyata kita masih kalah lihai dibanding Partai sebelah, sehingga perolehan kursi kita di DPRD NTB masih selisih satu kursi,” kata HBK.

Pun dalam Pilpres, perolehan suara Prabowo Subianto masih tetap mempertahankan dominasinya dengan angka rata-rata 70 persen suara.

Hal yang ditegaskan HBK adalah suatu pencapaian yang luar biasa, hasil perjuangan dan kerja keras.

“Apa yang telah dicapai Kak Tuan Ridwan Hidayat ini, harus kita lanjutkan dan kita tingkatkan. Minimal dipertahankan,” tandas tokoh yang dikenal sebagai samurainya Prabowo Subianto ini.

Karena itu, kepada Pathul Bahri yang kini mendapat amanah dan kepercayaan memimpin DPD Gerindra kedepan, HBK menginstruksikan untuk menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, dan dengan penuh keikhlasan.

“Dengan pengalaman, dengan pengetahuan, dan dengan jejaring yang dimiliki, adinda Pathul Bahri, in syaa Allah, Gerindra akan menjadi Partai yang lebih besar dan lebih berjaya lagi di NTB,” tandas HBK haqqulyakin.

Kepengurusan DPD Partai Gerindra yang dinahkodai Pathul Bahri didominasi oleh figur-figur muda.

Memegang posisi kunci, Ali Al Khairi selaku Sekretaris DPD. Sementara posisi Bendahara dipegang oleh Mori Hanafi, yang saat ini Wakil Ketua DPRD Prov. NTB.

BACA JUGA: Jelang Liga 3 Tahun 2022, LFC Buka Rekrutmen Pemain

Kemudian OKK dipercayakan kepada Sudirsah Sujanto.

“Gerindra NTB lebih memilih anak-anak macan, ketimbang singa-singa tua. Yang menjadi singa-singa tuanya cukup saya dengan Kak Tuan Ridwan Hidayat saja,” kata HBK terkait fugur-figur muda yang kini duduk di kepengurusan DPD Gerindra NTB.

Secara khusus, dalam kepengurusan DPD Gerindra ini, juga hadir figur-figur muda dari Nahdlatul Wathan duduk di kepengurusan Partai, seperti HL Muhyi Abidin, yang merupakan pentolan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan. Yang juga dulunya tokoh penting Gerindra NTB.

Duduk pula di kepengurusan, cucu-cucu dari Almagfurullah Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, pendiri Nahdlatul Wathan dan juga Pahwalan Nasional dari NTB. Hal yang kata HBK, akan memperkuat posisi Gerindra di kancah perpolitikan Bumi Gora.

“Saya kira, ini adalah peluang yang sangat bagus bagi para generasi muda Nahdatul Wathan untuk berpartisipasi aktif dan terlibat langsung dalam kancah perpolitikan NTB melalui Partai Gerindra, mengingat Partai Gerindra di NTB memiliki kekuatan suara yang sangat besar. Mereka akan saya siapkan, dan diberikan kesempatan untuk menjadi pejuang-pejuang politik yang akan mempengaruhi dan sekaligus mewarnai peta perpolitikan NTB,” tegas HBK optimis.

Atas amanah yang telah diterimanya, Pathul Bahri menegaskan kesiapannya. Bupati Lombok Tengah ini mengungkapkan, paling tidak, dalam sepekan atau dua pekan kedepan, setelah diterimanya SK Kepengurusan DPD Partai Gerindra ini, pihaknya akan langsung menggelar Rapat Kerja dengan dihadiri oleh seluruh Ketua DPC Partai Gerindra dari seluruh Kabupaten/Kota.

Secara merendah, Pathul mengaku bahwa dirinya adalah figur yang tentu, memiliki banyak kekurangan. Karena itu, dengan masukan dari kader-kader terbaik Partai Gerindra, dalam rapat kerja tersebut, maka kekurangan yang ada pada dirinya akan disempurnakan.

Pathul kemudian menutup pidatonya dengan menukil cerita menggelitik tentang saling tuding “kebodohan” yang terjadi antara pengusaha dan sopirnya.

Pathul menekankan, hasil rapat kerja Partai yang akan digelar dalam waktu dekat, akan menjadi preferensi pihaknya bekerja untuk mempertahankan kejayaan Partai Gerindra di NTB.

Kehormatan untuk PDIP

Sementara itu, ada yang spesial dalam penyerahan SK Ketua DPD Gerindra NTB ini. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat menjadi satu-satunya pimpinan Partai di Bumi Gora yang tampak hadir.

Rachmat bahkan secara khusus didaulat untuk naik ke panggung utama untuk berfoto bersama dengan HBK dan pengurus inti Gerindra NTB yang baru.

“Kak Tuan H. Rachmat Hidayat adalah abang, dan sekaligus guru politik saya. Pada saat pertama kali saya datang, menjalankan perintah Partai menjadi caleg DPR RI dari Dapil sini, saya bersama istri sering sowan dan meminta arahan beliau di rumahnya,” kata HBK, soal kehadiran H. Rachmat Hidayat dalam penyerahan SK Kepengurusan Partai tersebut.

HBK dan Rachmat kini sama-sama duduk di DPR RI. Jika ini adalah periode pertama untuk HBK, Rachmat sudah duduk tiga periode di DPR RI.

Kehadiran Rachmat seorang dalam penyerahan SK tersebut telah memantik beragam spekulasi. Banyak pihak yang mengaitkan hal tersebut dengan kemesraan yang kini terjalin antara PDIP dengan Gerindra.

Kemesraan tersebut bahkan telah mengarah pada bakal diduetkannya Ketum Prabowo Subianto dengan bintang PDIP Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI, dalam Pilpres 2024 mendatang.

Terhadap hal ini, Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat yang dikonfirmasi tentang kehadirannya mengaku, dirinya hadir karena menerima undangan secara resmi. Politisi senior NTB ini pun tidak berpretensi apa-apa.

Karena berpikir bahwa para pimpinan partai politik lain di NTB juga diundang. Kemudian penyerahan SK ini juga menjadi panggung kehormatan untuk PDIP NTB, Rachmat pun menyampaikan terima kasih.

“Ini tentu menjadi sebuah kehormatan bagi kami di PDI P, diundang di acara penting seperti ini” kata Rachmat. .***

 




Koalisi Pilbup Lotim Sinyalnya Kuat, Haerul Bertemu Rachmat

Pertemuan Haerul Warisin dengan  Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat menunjukkan rh koalisi Pemilihan Bupati Lombok Timur 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ H Haerul Warisin membangun komunikasi politik untuk memuluskan langkahnya maju di Pemilihan Bupati Lombok Timur 2024.

Anggota DPRD NTB yang kini memangku Ketua DPD Partai Gerindra Lombok Timur tersebut, membangun komunikasi dengan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat.

Haerul secara khusus bertemu dengan Rachmat selepas penyerahan SK Kepengurusan DPD Partai Gerindra NTB di salah satu hotel di Mataram, Rabu (29/12/2021) siang.

Rachmat memang secara khusus menjadi satu-satunya ketua partai yang diundang dalam penyerahan SK Kepengurusan partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

“Membangun komunikasi politik itu keniscayaan,” kata Haerul sembari melempar senyum khasnya, saat dikonfirmasi soal pembicaraaan intensifnya dengan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB.

Apakah pembicaraan terkait koalisi kedua partai di Pilbub Lotim?

Mantan Wakil Bupati Lombok Timur itu memberi tanda, kalau isi pebicaraan tersebut belum saatnya dibuka ke publik.

BACA JUGA: Dispora KLU Gali Potensi Atlet Sepak Bola Seja  10-12

Namun Warisin tak menampik, jika dirinya memang terus membangun komunikasi politik setelah ditunjuk partainya untuk maju di perhelatan Pilkada Lombok Timur tahun 2024.

Gerindra dan PDIP adalah partai dengan perolehan suara besar di Lombok Timur. Gerindra kini memiliki lima kursi. Sementara PDIP memperoleh empat kursi.

Perolehan kursi kedua partai pun besar kemungkinannya akan bertambah di Pemilu 2024 mengingat kepercayaan masyarakat yang kian meningkat.

Haerul yang merupakan tokoh dari Lombok Timur bagian selatan mengungkapkan, dirinya memiliki kedekatan secara personal dengan Rachmat. Seperti khalayak ketahui, Anggota DPR RI dari PDIP tersebut memang politisi yang berasal dari Lombok Timur bagian selatan.

Sebelum menjadi Anggota DPR RI, Rachmat juga membangun karir sebagai Anggota DPRD di Lombok Timur. Lalu naik ke tingkat provinsi dan kini di DPR RI.

“Beliau adalah panutan dan guru politik saya,” ungkap Haerul.

BACA JUGA: Indutrialisasi Kuiner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan 

Ia menekankan betapa hubungan keduanya telah terjalin dengan begitu intens semenjak lama.

Sebelumnya, Haerul juga memastikan, pihaknya memang telah menimbang sejumlah figur yang berpotensi mendampingi dirinya untuk maju di Pilbup Lotim.

Setidaknya sudah ada tiga figur yang kini sedang dilirik. Siapa mereka, pada waktunya, publik akan mengetahuinya. Yang pasti, aspek kewilayahan menjadi aspek penting dalam penentuan figur yang akan mendampinginya.

Karena dirinya berasal dari Lombok Timur bagian selatan, maka figur pendampingnya kata Haerul sudah pasti akan berasal dari figur Lombok Timur bagian utara.

Mekanisme untuk menentukan figur pendamping itu pun pastinya akan disiapkan oleh partai. Antara lain melalui berbagai survei yang terkait popularitas dan elektabilitas.

Survei tersebut pun bisa secara perseorangan maupun survei popularitas dan elektabilitas pasangan. Itu sebabnya, tokoh yang dikenal ramah ini, terus membangun komunikasi politik intensif.

Sementara itu, Rachmat saat dikonfirmasi soal pembicaraan intensifnya dengan Haerul Warisin menekankan, kerja sama strategis dengan partai politik lain dalam pilkada adalah bagian dari upaya PIDP untuk terus memperjuangkan kemaslahatan bagi masyarakat. Karena itu, PDIP terbuka dengan hal tersebut.

Namun, apa persis yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Haerul, akan ada momentum dan timing untuk dibuka kepada publik.

Rachmat tak menampik, hubungan mesra antara PDIP dan Gerindra. Baik di tingkat pusat dan daerah. Sebagai sesama partai di dalam pemerintahan, komunikasi kedua partai pun sangat baik.

“Komunikasi politik yang telah terbangun ini menunjukkan bahwa partai politik nyaman bekerja sama dengan PDI Perjuangan,” kata Rachmat.

Jadi, apakah Gerindra dan PDIP akan berkoalisi di Pilbup Lombok Timur? Rachmat melempar senyum penuh arti.***

 




Dispora KLU Gali Potensi Atlet Sepak Bola Sejak U 10 -12

Penataan data potensi atlet, Dispora bersama pengurus KONI KLU sudah melakukan rapat kerja untuk mendata kembali bibit atlet pesepak bola dan atlet cabor lainnya

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pihak Dispora Kabupaten Lombok Utara (KLU) sedang menata dan mendata potensi di semua cabang olah raga.

“Dispora KLU akan gali potensi atlet sepak bola sejak U 10 -12,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga. Nasli. S Pd.

Ia mengatakan itu didampingi Kasi Kepemudaan dan Kepramukaan, Arnowadi, S Pd, Rabu (29/12/21) saat di temui di ruang kerjanya.

Nasli dan Arnowadi mengakui, pihak Dispora KLU sedang menata dan mendata potensi di semua cabang olah raga.

BACA JUGA: Tiga Pemain Bola Asal KLU Main di Liga Nasional

Namun diakui, dirinya kurang dari satu bulan menempati jabatan baru dan masih banyak yang harus dikerjakan, ungkap Nasli.

Terkait data potensi di bidang olah raga, Nasli bersama pengurus KONI KLU sudah melakukan rapat kerja untuk mendata kembali bibit atlet pesepak bola dan atlit olah raga lainnya.

Pihaknya berterima kasih kepada rekan media yang banyak membantu publikasi dalam memunculkan potensi olah raga dan lain sebagainya.

“Saya berharap, semua pihak atau masyarakat Kabupatenen Lombok Utara mencintai olahraga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani,” ujarnya.

Nasli juga membanggakan tiga pesepak bola asal Kabupaten Lombok Utara akan ikut berlaga di Liga nasional.

Tiga pesepakbola asal Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), masing-masing Suaka Arya Duta, Raden Soma dan Raden Yondi Pranata Demung Melela, selama ini bermain di East Bali FC (East Bali Football Club) yang bermarkas di Stadion Wikrama Mandala, Karangasem, Bali.

BACA JUGA: Jelang Liga 3 Tahun 2022, LFC Buka Rekrutmen Pemain

Tidak hanya soal atlet sepak bola, di cabor bulu tangkis pemuda KLU juga meraip Juara.

Terkait atlit sepak bola, sukses East Bali menjadi juara di kompetisi di Liga 3 di bawah Asprov PSSI Bali, membawa dua pemain asal KLU yakni Raden Soma dan Raden Suaka ikut berlaga di Liga 2 Piala Soeratin U 17,  yang rencananya dilaksanakan bulan Februari di Solo.

Informasi melalui wartawan sangat membantu Dispora maupun OPD lain dalam menyampaikan kinerja Pemda KLU ke masyarakat, sesuai harapan Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu, SH.

“Seluruh kegiatan Pemda KLU harus terpublikasi dan sampai informasinya kepada masyatakat disamping terdokumentasi,” ujar Nasli meniru ucapan Bupati Djohan Syamsu di hari pertama tugasnya.

@ng

 




Keberatan Sahdan Cakades Pansor Sudah Ambang Batas

Surat Keberatan Calon Kepala Desa (Cakades) Pansor, Sahdan terkait hasil Pilkades Pansor sudah di ambang batas, tidak menutup kemungkinan batal demi hukum

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ambang batas akhir tanggapan surat keberatan Pilkades di Desa Pansor, Kecamatan Kayangan  Nomor Urut 1 Sahdan, yaitu tiga (3) hari setelah sampai di meja Dinas P2KBPMD KLU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas P2KBPMD KLU, Ir Hermanto saat ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, Rabu (29/12/21).

Calon Kepala Desa (Cakades) Pansor dengan Nomor Urut 1 Sahdan, bersama tim dan simpatisannya mengajukan gugatan terkait hasil Pilkades Pansor kepada Kepala Dinas P2KBPMD, pada Jumat (24/12/21).

BACA JUGA: Bupati Djohan Hadiri Penandatanganan NPH PJTUS 

Hermanto menanggapi surat pengaduan Cakades Nomor urut satu (1) Sahdan tertanggal 27 Desember 2021 yang isinya sebagai berikut ;

Menanggapi surat sdr. Sahdan Cakades Pansor dengan nomor urut satu (1) tidak menerima hasil pleno penetapan.

Keputusan Bupati No. 248/108/P2KBPMD/2021, tentang pembentukan Tim Penyelesaian Perselisihan Hasil pmilihan Kepala Desa di Kabupaten Lombok Utara.

Menanggapi surat sdr. Sahdan Cakades nomor urut 1, tanggal 22 Desember 2021, perihal pengaduan terkait hasil pleno penetapan hasil, bahwa Tim pemenangan nomor urut 1 tidak menerima hasil pleno tersebut.

BACA JUGA: Tiga Pemain Bola Asal KLU Main di Liga Nasional

Alasannya, diduga telah terjadi ketidaksesuaian presentase kehadiran pemilih yang di atas rata rata, dibandingkan dengan TPS lainnya sebagaimana yang terjadi pada TPS 6 dan 7 Desa Pansor Kecamatan Kayangan, dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Sesuai ketentuan pasal 82 ayat 4 Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara No. 5 tahun 2021 tentang peratrtan pelaksanaan peraturan daerah KLU No 3 tahun 2021 tentang pemilihan Cakades diatur tentang mekanisme penyelesaian perselisihan pilkades yaitu pengajuan permohonan sekurang kurangnya memuat :

(a) – Identitas Pemohon, (b) – pihak termohon, (c) – Keputusan panitia pemilihan yang menjadi obiyek perselisihan, (d) – Menguraikan alasan menurut pemohon tentang adanya kekeliruan atau kesalahan terhadap hasil perhitungan suara, (e) – Menyampaikan permohonan yang diinginkan pemohon dan melampirkan bukti bukti dan identitas saksi saksi.

  1. Dokumen laporan Sdr. Sahdan calon nomor urut 1 yang disampaikan kepada Bupati Lombok Utara setelah di lakukan penelitian masih belum lengkap.
  2. Panitia Penyelesaian Perselisihan Hasil Pilkades KLU “mengembalikan berkas pengaduan yang disampaikan pemohon untuk dilengkapi sampai dengan tiga (3) hari sejak surat diterima agar di sesauiakan peraturan perundang undangan yang berlaku”.

Surat Kepala Dinas P2KBPMD KLU dikirim tertanggal 27 Desember 2021, dengan ambang batas sore ini, maka tidak menutup kemungkinan surat pengaduan sdr. Sahdan batal demi hukum, ungkap Hermanto, Rabu (29/12/21).

@ng

 




Bupati Djohan Hadiri Penandatanganan NPH PJUTS

Peresmian Percontohan dan Penandatanganan NPH PJUTS yang dihadiri Bupati Djohan Sjamsu di Narmada, tujuannya membantu masyarakat yang belum mendapatkan akses penerangan jalan umum

TANJUNG,lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu S.H menghadiri Peresmian Percontohan Pemasangan Lampu PJUTS serta Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah (NPH) Lampu PJUTS antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages (LPP-FBDH) di Gunung Jae Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Lobar, Rabu (29/12/21).

Bupati Djohan tandatangi perjanjian hibah

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Regional III Ronal Mutra, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov NTB Ir. Moh. Husni,M.Si, Bupati Lombok Barat H Fauzan Halid MSi,Wakil Bupati Lombok Tengah Dr.H M Nursiah, Wakil Bupati Lombok Timur H Rumaksi,Sekda Kota Mataram Dr.H Efendi Eko Saswito serta undangan lainnya.

Kegiatan ini untuk mensukseskan program Pemerintah “Indonesia Terang” Tenaga Surya hemat energi  dengan tujuan membantu masyarakat yang belum mendapatkan akses penerangan jalan umum, pedesaan di wilayah Lombok Utara.

Pelaksanaan PJU-TS ini nantinya akan terlaksana pada awal Februari Tahun 2022 secara bertahap dengan jumlah tahap pertama Seribu PJU.

Dalam keterangannya, LPP FBDH yang diwakilkan oleh Ketua Regional III Ronal Mutra, supaya masing-masing Daerah bisa mendukung serta memonitoring pelaksanaan PJU-TS nantinya.

BACA JUGA: Tiga Pemain Bola Asal Lombok Utara Main di Liga Nasional

Selain Lombok Utara terdapat 4 daerah di Pulau Lombok yang mendapatkan hibah tersebut diantaranya Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat dan Kota Mataram.

@ng

 




Industrialisasi Kuliner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan

Roadshow Industrialisasi yang dilakukan Gubernur Zukieflimansyah dengan meresmikan rumah produksi, mulai indutri fashion, kosmetik hingga industry kuliner

MATARAM.lombokjournal.com ~ Industrialisasi sektor kuliner terus merebak, setelah Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah meresmikan rumah produksi Ayam Taliwang kemasan steril, Selasa (28/12/2021).

Peresmian rumah produksi itu menunjukan geliat program industrialisasi pengemasan olahan pangan local terus bergerak.

Peresmian rummah produksi itu sekaligus menandai Road Show Industrialiasi yang dilakukan Gubernur Zul, Selasa (28/12/2021) di Kota Mataram.

Industrialisasi kuliner menyasar ayam taliwang

Dengan brand “Beca Bero” yang artinya penasaran ingin terus mencoba, kemasan Ayam Taiwang memancing orang yang sudah mencoba, untuk berkunjung kembali menikmati kuliner NTB.

Gubernur Zul saat peresmian itu menegaskan, NTB sebentar lagi jadi tua rumah event bergengsi dunia, seperti motoGP Maret tahun 2022, yang pengunjungnya 10 kali lebih banyak dari event WSBK tahun 2021.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Mataram Hari Ini, Rabu 29 Deember 2021

Harapannya, agar informasi dan keberadaan UMKM/IKM yang bergerak di sektor kuliner bisa diinformasikan dengan baik.

“Jangan sampai rumah makan kemasan kita tidak diketahui publik,” pesannya.

Gubernur juga meminta OPD terkait memastikan dan mensuport serta bersinerg membantu semua kebutuhan UMKM/IKM di NTB.

Dalam Peresmian Rumah Produksi Ayam Taliwang dalam kemasan Steril, jalan Erlangga Gomong, pemilik Pusat oleh-oleh  Ayam Taliwang Kemasan “Beca Bero”, Hj. Ida Ghaffar menyampaikan terimakasih kepada gubernur yang meresmikan usahanya.

kemasan ayam taliwang,hasil program industrialisasi

Disampaika, filosofi nama Rumah Produksi Ayam Taliwang dalam kemasan Steril, “Beca Bero” merupakan kata-kata yang unik dan diharapkan membuat penasaran pengunjung setelah menyantap ayam Taliwangnya.

BACA JUGA: Industrialisasi Kuliner, Sate Rembige Mulai Dikalengkan

Hj Ida  bertutur, awal membuka rumah makan Taliwang tahun 1997 saat itu geliat pariwisata sedang tinggi. Banyak tamu yang berkunjung dan ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh.

“Namun masih belum mampu bertahan untuk waktu yang agak lama,” tuturnya.

Setelah tahun 2019, ia mulai memproses ayam Taliwang tapi masih juga belum dapat bertahan lama, hanya bisa bertahan tiga sampai empat hari.

Setelah diintervensi oleh Program Industrialisasi yang digagas Gubernur Zul, barulah ia dapat mewujudkan kenyataan untuk kemasasan steril Ayam aliwang hingga 6-7 bulan.

Tidak hanya itu, proses pembinaan dan pendampingan oleh Pemprov. NTB melalui Dinas Perindustrian terus membantu seperti izin, sterilisasi produk hingga mampu menjadikan ayam taliwang sampai ke Asia bahkan Eropa, untuk dijadikan oleh-oleh.

Sebelumnya Gubernur dan Ketua TP. PKK Provinsi NTB,  meresmian Rumah Produksi CV. Karya Iwin Insane dan menyerahankan Sertifikat Uji Kompetensi Desainer Pakaian serta Bantuan Mesin Peralatan Pengolahan Tembakau, di STIP Banyumulek, Lombok Barat.

Setelah itu, meresmikan Rumah Produksi Oranic Lombok Ibu Septia Erianty, Rumah Produksi Sate Rembige Dalam Kemasan Steril di Mataram Mataram.

Selain itu, roadshow industrialisasi tersebut Doktor Zul bersama Ketua Dekranasda NTB juga meresmikan Rumah Makan Rarang, kec. Terara, Rumah Produksi Ayam Rarang Dalam Kemasan Steril di Lombok Timur.

Termasuk Launching Boat Listrik di Senggigi Beach, UPT Pelabuhan Senggigi, Lombok Barat.

Dalam roadshow itu Gubernur Zul dan Ketua TP.PKK Provinsinsi NTB, disertai Wakil Bupat Sumbawa, Kadis Perindustrian, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan Provinsi NTB.***

 




Industrialisasi Kuliner, Sate Rembige Mulai Dikalengkan

Sate Rembige yang selama ini merupakan makanan khas warga Mataram, mulai masuk industrialisasi kuliner, saat ini Sate Rembige sudah mulai memproduksi sate dalam kemasan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kuliner khas Lombok mulai masuk era industrialisasi, salah satunya makanan khas kuliner Lombok yang digemari yakni Sate Rembige.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengenalkan industri kuliner itu waktu meresmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah di Mataram, Selasa (28/12/2021) malam.

Sate Rembge masuk industrialisasi kuliner
Sate Rembige kemasan

“Hari ini saya resmikan Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah yang saat ini sudah bisa dikemas dan di kalengkan secara higenis dengan begitu bagusnya,” kata gubernur.

Sate Rembige yang sudah dikemas ini memiliki daya tahan 1 tahun. Sehingga masyarakat nasional bahkan internasional sekalipun dapat menikmatinya.

“Artinya Sate Rembige dapat Mendunia,” ungkapnya.

Mulainya industrialisasi sektor kuliner ini, Gubernur Zulkieflimansyah berharap, para pelaku usaha Sate Rembige perlu melakukan pemasaran atau branding besar-besaran .

Banyak event skala Internasional akan digelar di tahun 2022 di NTB, seperti MotoGP, WSBK (World Superbike), MXGP (Motor Cross Grand Prix)  dan IATC (Idemitsu Asia Talent Cup).

BACA JUGA: Industrialisasi Kuliner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan

“Sate rembiga ini punya peluang mendunia dengan momentum MotoGP, WSBK, MXGP dan IATC yang akan di gelar tahun depan. Tamu-tamu baik itu nasional bahkan internasional dapat menjadikan Sate Rembige ini sebagai cindera mata yang akan dibawa pulang ke daerah hingga negaranya masing-masing,” ujar gubernur.

Dihrapkan, mulainya Industrialisasi di sektor Kuliner akan mengubah persepi banyak masyarakat mengenai Industrialisasi di NTB.

“Industrialisasi bukan sekadar pabrik dengan skala besar dan menciptakan mobil dan lain-lain. Industrialisasi harus menyentuh rakyat kecil, nantinya akan ada permintaan cabai dan tomat dalam jumlah banyak sehingga petani akan menjadi lebih sejahtera, dan lapangan kerja baru semakin banyak tersedia karena industrialisasi,” ungkap gubernur.

Pemilik Rumah Produksi Sate Rembige Goyang Lidah, Musleh mengungkapkan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah NTB, karena membantu proses pembinaan dan pendampingan melalui Dinas Perindustrian NTB.

BACA JUGA: Ahmad SH Jadi Ketua DPD Partai Nasdem Loteng, Ini Janjinya

“Terimakasih saya ucapkan kepada Dinas Perindustrian yang telah membantu kami, butuh waktu selama 8 bulan, hingga berhasil memproduksi Sate Rembige dalam kemasan dan kaleng sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat lokal, nasional  hingga internasional,” kata Musleh.

Hadir dalam peresmian itu, antara lain Ketua TP.PKK Provinsi NTB, Wakil Bupat Sumbawa, Kadis Perindustrian, Kadis Pariwisata, Kadis Perdagangan NTB. ***