Wagub Minta APWI NTB Fokus Pada Sinergi, Inovasi, dan TI

Wagub Hj Sitti Rohmi minta pengurus APWI yang baru dilantik meningkatkan peran Widyaiswara menghasilkan SDM yang profesional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Keberadaan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) Provinsi Nusa Tenggara Barat dinilai strategis.

Dan kehadirannya diharapkan makin meningkatkan fungsi dan peran Widyaiswara dalam menghasilkan SDM yang profesional.

Pengurus APWI NTB dilantik Wagub
Pengurus APWI NTB

Hal itu diungkapkan Wagub NTB, Hj. Sitti Rohmi Jalillah saat Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD APWI NTB Periode 2020-2024, Kamis (20/0/22) di Wisma Tambora BPSDMD Provinsi NTB.

Menurutnya APWI strategis bila dikaitkan dengan misi kedua Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, yaitu bersih dan melayani terutama pada sisi sumber daya manusianya.

“Keberadaan APWI NTB tentu diharapkan makin bisa meningkatkan fungsi dan peran widyaiswara dalam menghasilkan SDM yang professional,” kata wagub.

Dikatakan, APWI penting fokus pada 3 hal, pertama, .seluruh SDM yang diberi pelatihan bisa bersinergi satu sama lain.

Kedua, pentingnya inovasi di era sekarang.  Setelah diterpa bencana gempa, kemudian pandemi, senyatanya Pemda NTB berjalan dengan kondisi bencana.

BACA JUGA: Wagub: SDM Penggerak Utama Tercapainya NTB Gemilang

“Semua tidak akan bisa berjalan lancar kecuali dengan kesanggupan terus melakukan inovasi,” ujar wagub.

Pesan wagub ketiga, perlu terus dikembangkan melek teknologi.

“Karena dengan teknologi semua urusan bisa efektif dan sekaligus bisa menjangkau wilayah lebih luas. APWI NTB hendaknya bisa merealisasikan semua itu untuk kemajuan daerah menuju NTB Gemilang.,” kata wagub.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APWI, Dr. Budiarso Teguh Widodo, M.E. dalam sambutannya secara virtual dari Jakarta,menguraikan terkait Jabatan FugsionalWidyaiswara.

Dikatakan, dengan kehadiran Permen PAN-RB Nomor 42 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Widyaiswara, telah mengubah secara mendasar peran strategis profesi Widyaiswara ke depan.

Penaandatanganan pelantikan di depan wagub

Menurut Budiarso, Widyaiswara tak lagi fokus hanya pada kegiatan Dikjartih ASN serta Evaluasi dan Pengembangan Diklat.

Sekarang Widyaiswara menjadi pelaksana teknis fungsional di bidang pelatihan, pengembangan pelatihan, dan penjaminan mutu pelatihan di lembaga penyelenggara pelatihan.

Semua itu untuk pengembangan kompetensi pada lembaga penyelenggara pelatihan.

Itu sebabnya, diperlukan Empat Atap sebagai Sasaran Utama Profesi Widyaiswara, yaitu Pengembangan Kompetensi Profesi Widyaiswara, Peningkatan Kualitas Pelatihan, Pengembangan Pelatihan, dan Penjaminan Mutu Pelatihan

Budiarso, yang saat itu mengenakan pakaian adat berpesan kepada pengurus DPD APWI, agar segera menyusun dan melaksanakan berbagai program kegiatan yang kreatif, produktif, dan inovatif, Sehingga mendukung proses transformasi dan rebranding profesi dan organisasi profesi Widyaiswara, “Terutama dalam meningkatkan kompetensi profesi ASN sesuai dengan tuntutan stakeholders dan perubahan era digital (disrupsi) untuk mewujudkan SDM Unggul menuju Birokrasi Berkelas Dunia,”  kata Budiarso.

BACA JUGA: Jelang Moto3 2022, Ramai-ramai Dukung “Super Mario”

Program pendampingan

Dalam kesempatan sama, Ketua DPD APWI NTB, Ir. H. Akhmad Makchul, M.Si, menyampaikan, di tahun 2022. telah merencanakan melanjutkan program pendampingan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

“Kelanjutan program ini, dimaksudkan untuk makin mengoptimalkan kinerja organisasi melalui peningkatan kompetensi aparatur yang telah berjalan baik di tahun sebelumnya,” ungkap Makchul..

Program lainnya, lnjut Makchul, rencana pendampingan untuk mengawal program-program strategis daerah dan nasional, .

Selain itu, menginisiasi terbentuknya lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM – APWI) agar dapat terwujudnya wadah kerjasama antar lembaga dalam pelaksanaan pelatihan dan bimtek bagi anggota DPRD kabupaten/kota maupun berbagai kegiatan sosio-kultural dengan stakeholder lainnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPSDMD Provinsi NTB, Ir Lalu Hamdi, M.Si dan Koordinator Wilayah IV Regional Bali dan Nusa Tenggara, Dr H. Lalu Sajim Sastrawan, SH, MH. Saat itu keduanya berpakaian adat Nusantara, demiian pula pengurus juga berbusana adat saat pelantikan yang dilakukan secara virtual oleh Ketua Umum DPP APWI.***

 




Wagub: SDM Penggerak Utama Tercapainya NTB Gemilang

Wagub NTB menekankan, seluruh pelatihan SDM yang diberikan agar menekankan sisi sinergi 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sumber Daya Manusia (SDM) harus ditempatkan pada posisi utama, karena SDM jadi penggerak utama tercapainya visi NTB Gemilang dengan baik.

Penekanan itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah pada pengukuhan dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) di Aula Wisma Tambora BPSDM NTB, Kamis (20/01/22).

Wagub saat pelantikan

Wagub berharap kuallitas Widyaiswara terus meningkat dan proses-proses dalam menghasilkan SDM juga makin  berkualitas. 

“Dalam proses-proses itu, terutama pada sisi pemerintahan ini betul-betul tercapai dengan baik,” Wagub mengingatkan.

Sitti Rohmi juga berpesan pada Widyaiswara, agar seluruh pelatihan SDM yang diberikan agar sisi sinergi menjadi penekanan penting. 

“Artinya dalam bekerja, tidak mungkin bisa bekerja sendiri, sehingga sinergi paling penting ditekankan dalam pelatihan-pelatihan yang dilakukan,” kata Wagub.

Menuutnyat, banyak sekali pekerjaan yang tidak dibarengi dengan sinergi dan kurangnya kalaborasi sehingga hasil capaiannya kurang baik. 

Maka diharapkan SDM di Pemprov NTB harus memiliki kemampuan atau kepiawaian bersinergi dan berkolaborasi.

BACA JUGA: Wagub Minta APWI NTB Fokus Pada Sinergi, Inovasi dan TI

Hal strategis yang menjadi catatan Wagub yakni mengajak kepada Widyaiswara berinovasi. Karena tanpa inovasi NTB tidak bisa survive di masa-masa yang sulit, dari bencana alam gempa bumi 2018, disusul Covid-19  selama dua tahun. 

“Semua itu tidak terlepas dari inovasi yang terus menerus dilakukan oleh perangkat daerah NTB.  Selain itu setiap ASN Pemprov NTB harus melek teknologi, dimana semua pekerjaan bisa dilakukan dengan kecanggihan teknologi yang begitu efektif dan memuliki jangkauan yang lebih luas.

“Saya yakin kehadiran APWI NTB bisa merealisasikan SDM yang berkualitasi. Selamat pada APWI NTB yang dilantik, semoga terus bisa berkiprah dengan untuk mewujudkan NTB yang gemilang,” pungkasnya.

wagub melantik pengurus APWI NTB

Ketua Umum DPP APWI Budiarso Teguh Widodo dalam sambutannya secara virtual menyampaikan, Pelantikan DPD APWI NTB merupakan pelantikan ke 27 sejak tranformasi kelembagaan dari IWI menjadi APWI.  

BACA JUGA: Sinergi Pemprov dan PLN. Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Ini dimkasudkan untuk menjadikan organisasi profesi yang modern dan berkelas dunia.

“Widyaiswara tidak lagi fokus pada kegiatan kerja ASN serta evaluasi dari pengembangan Diklat, melainkan lebih pada pelaksana tehnis fungsional pada bidang pelatihan pengembangan pelatihan dan penjaminan mutu pelatihan di lembaga penyelenggara pelatihan,” jelasnya.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Koordinator Wilayah IV Bali Nusra Dr.HL. Sajim Sastrawan MH dan pejabat struktural dan Kepala OPD lingkup Pemprov NTB.***

 

 




Pemain Sepak Bola KLU Ikuti Kompetisi Soeratin U-17

Kadispora KLU Lepas Pemain Sepak Bola KLU Ikuti Kompetisi Soeratin U .17 Asprov PSSI NTB .

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kepala Dinas Dikbutpora Kabupaten Lombok Utara, Adnan, M. Pd memberangkatkan 22 pemain Sepak Bola dan 7 official yang mengikuti Kompetisi Soeratin U .17 Asprov PSSI NTB, Rabu (19/01/22)

Dalam pelepasan itu, Kadispora memberikan semangat kepada Atlit sepak Bola Kabupaten Lombok Utara dan harus mempunyai motivasi yang kuat dalam bertanding.

Pemberangkatan tim sepak bol ke Kompetisi Soeratin

“Dan jaga kondisi fisik, serta harumkan nama Bumi Tiga Tata Tunaq,” kata Adnan.

Menurutnya, masyarakat KLU mendukung perjuangan para atlit, termasuk Bupati dan Wakil Bupati beserta segenap jajaran pemda, dan tentu masyarakat KLU mendukung perjuangan tim KLU. 

Mendengar dukungan tersebut seluruh atlit tim sepak bola merasa semangat dan termotivasi saat Kadispora KLU, Adnan memberi sambutan.

Hal tersebut disampaikan H R Nuna Abriadi, SIP pada wartawan Rabu (19/01/22).

Ia meminta dukungan kepada seluruh masyarakat KLU untuk mendoakan seluruh pemain Sepak Bola yang akan berjuang agar dapat meraih prestasi.

BACA JUGA: Komitmen HBK Peduli Bina Sepakbola, Jadi Sponsor Kejurnas Sepakbola U-12

H Nuna juga menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Kabupaten Lombok Utara melalui Kadispora.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Bupati melalui Kadisbutpora yang telah mendukung tim, serta Kadispora yang melepas keberangkatan tim hari Rabu ini di Aula Kantor Bupati Lombok Utara,” tutur Nuna.

Sembilan tim terbagi dalam tiga grup. Grup A diisi PS Bintang Kejora, PS Hamzanwadi, dan PSLT Lombok Tengah. Sedangkan di Grup B persaingan akan berjalan sengit. Tiga tim besar berada pada grup neraka tersebut, yakni Lombok FC, PS Mataram, dan Perslobar. Sementara Grup C diisi PS Bima Sakti, PS Daygun, dan Perslotim.

BACA JUGA: Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal Siap Kolaborasi

Alhamdulillah, lanjut R Nuna, hari ini Tim KLU menang 2-1 melawan Tim dari Bima, tuturnya.***

 




Pembangunan Pondok Tahfidz Bidayatul Qur’an Al-Pandani 

Saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pondok Tahfidz, bupati ingatkan dampak negatif perkembangan teknologi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati H Djohan Sjamsu melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pondok Tahfidz Bidayatul Qur’an Al-Pandani Dusun Pendanan, Desa Malaka, Lombok Utara, Selasa (19/01/22).

Dalam Sambutannya Bupati Djohan menyampaikan pembangunan Pondok Tahfidz  sangat membantu kelancaran ilmu agama bagi Anak-anak kita ke depan.

menjelang acara peletakan batu pertama        Santri menyaksikan peletakan btu pertama

Jika kita melihat  perkembangan Teknologi komunikasi khususnya handphone  sungguh luar biasa manfaatnya, namun juga memberikan dampak negatif pada anak-anak.

Bupati berpesan agar hati-hati terhadap dampak perkembangan teknologi ini.

“Kegiatan hari ini  bagian dari ikhtiar kita dalam rangka memberikan pendidikan pada anak-anak, jika semua pondok di KLU Tahfidz Quran, saya yakin dan percaya luar biasa kehidupan kita ke depan menjadi lebih baik,” ujarnya

Kegiatan Peletakan Batu pertama juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi NTB H Raden Nuna Abriadi, Anggota DPRD KLU Zainuddin,Kasi Bimas Islam Kemenag KLU H.Sulhi Akbar, Camat Pemenang Datu Aryanata Bayuaji SIP, Kades Malaka H. Akmaludin Ichwan, S. AP,M.M, Pimpinan Pondok Tahfidz TGH. Muhammad Sidiq serta undangan lainnya.***

 




NTB Ramah Investasi, Tapi Kepentingan Masyarakat yang Utama

Dalam penyelesaian tanah di Sembalun, memang harus dipertimbangkan bahwa NTB Ramah Investasi tapi tetap mengutamakan kepentingan masyarkat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyampaikan bahwa untuk menyelesaikan dan menduduki persoalan tanah di Sembalun, harus ditempuh dengan cara dan upaya yang baik. 

Karena investasi tetap dibutuhkan, namun dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

Gubernur menegaskan NTB Ramah Investasi, tapi kepentingan masyarakat diutamakan
Gubernur Zulkiefimansyah

“Kepentingan masyarakat lebih utama, namun tetap memperhatikan aturan dan sistem hukum yang ada,” kata gubernur.

Hal itu disampaikan pada rapat pemaparan bussines plan PT. Sembalun Kusuma Emas (SKE) dan PT. Agrindo Nusantara, menindaklanjuti pertemuan kelompok masyarakat Sembalun berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) PT. SKE, Selasa (18/1/2022) di Ruang Rapat Utama, kantor Gubernur NTB.

Dikatakan Gubernur, jajarannya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengkaji dengan berbagai aspek hukum. Sehingga harapan besarnya, pihak perusahaan dapat membangun sinergi dan kerjasama, untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat setempat.

“Sehingga, pihak perusahaan dapat memberikan keputusan, apa yang dapat dikerjasamakan bersama masyarakat,” ujarnya. 

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bunderan Gerung 

Gubernur Zul mengatakan, sebelum pertemuan saat ini, telah digelar pertemuan dengan masyarakat bersama BPN dan berbagai pihak beberapa minggu yang lalu, untuk menduduki persoalan tanah di Sembalun. 

Langkah dan upaya ini dilakukan karena dipandang merupakan cara-cara yang baik.

Sedangkan berkaitan dengan HGU, Gubernur mengaku memiliki sikap dan konsen yang sama dengan Presiden, Menteri dan Bupati, bahwa tidak boleh tersandera atas nama HGU, menguasai lahan dan terlantar sehingga masyarakat tidak memperoleh manfaatnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmy, mengatakan pada prinsipnya pemerintah menginginkan persoalan ini diselesaikan dengan baik. 

Masyarakat medapatkan haknya dan perusaan juga tetap berinvestasi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada.

“Namun Pemerintah kabupaten Lombok Timur, memberikan ruang bila masih ada masyarakat yang ingin memperjuangkan haknya,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga meminta agar lahan yang memiliki HGU yang sekian lama tidak digarap agar dikembalikan kepada masyarakat sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada. Ia juga berharap tim satgas memperhatikan hal seperti ini, agar dikemudian hari tidak ada persoalan lagi terkait hal ini.

“Lahan dapat digarap dan dimanfaatkan oleh masyarakat, berproduksi dengan baik, sehingga bermanfaatlah milik Lotim ini, untuk mensejahterakan masyarakat,” harapnya.

Berdasarkan data, bahwa total lahan pada area yang dibicarakan seluas 555,56Ha. 

BACA JUGA: Wabup Danny Serah Terimakan Tempat Pengolahan Sampah

Rinciannya, PT. Sampoerna Agro (Agrindo Nusantara) memiliki lahan seluas 232, 04 Ha, PT. Sembalun Kusuma Emas (SKE) seluas 150,48 Ha. 

Sedangkan tanah yang akan redribusi ke masyarakat seluas 120,00 Ha dan tanah milik masyarakat sekitar Kawasan tersebut seluas 53,04 Ha.

Hadir pada pertemuan tersebut, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kadis Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, perwakilan Polda, Danrem, jajaran Pemda Lombok Timur, Tokoh Masyarakat, Agama Sembalun dan perwakilan masyarakat Sembalun.***

 




Wabup Danny Serah Terimakan Tempat Pengolahan Sampah

Serah terima Tempat Pengolahan Sampah dilakukan Wabup Lombok Utara, diharapkan jadi pemicu munculnya inovasi lain terkait pengolahan dan pemanfaatan sampah

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan, ST., M.Eng  menghadiri acara Serah Terima hasil pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) yang di pusatkan di Dusun Kendang Mamben, Desa Anyar Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (19/01/22).

Dany Karter mengatakan, penganggaran TPS 3R bersumber dari dana DAK Reguler Kab Lombok Utara th 2021 yang besarannya masing-masing Desa Rp 600 Juta. 

Usai wabup menyampaikansambutannya

 

Dana alokasi khusus tahun anggaran 2021 untuk tiga (3) TPS 3R yakni, Dusun Kendang Mamben Desa Anyar, Desa Akar Akar, Kacamatan Bayan, dan Desa Sokong Kecamatan Tanjung, masing masing sebesar Rp600 juta. 

“Kita harapkan desa-desa lainnya, menjadi contoh nantinya dan  bank sampah di desa ini bisa bersinergi, harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” terang Danny. 

“Sampah kalau dikelola dengan baik bisa bermanfaat dan menghasilkan uang,” tambahnya. Adanya TPS3R ini nantinya akan menjadi pemicu untuk munculnya inovasi-inovasi lain terkait pengolahan dan pemanfaatan sampah.

“Kita berharap ini menjadi trigger bagi kita semua, terutama sekali bagi Desa dan Dusun untuk bisa memberikan sentuhan program di bidang persampahan ini,” tambahnya.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup KLH KLU, Drs Rusdianto,MM yang didampingi Sekdis, H Husnul Ahadi bersama Kabid dan staf KLH. 

Rusdianto dalam penyampaiannya mengatakan, timbunan sampah di wilayah Kabupaten Lombok Utara per tahun berkisar 30.000 ton dan penangannya jadi PR bersama.

“Pembangunan untuk Tiga unit TPS 3R yang di serah terimakan hari ini menelan anggaran sebesar 1,8 Miliar Rupiah, atau satu unitnya sekitar 600 juta, dan dengan metode pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Dikatakannya, bantuan tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan gedung dan sarana-prasarana penunjang operasional TPS 3R, pengadaan motor roda tiga pengangkut sampah, mesin pengolah sampah organik, dan pengayak kompos, serta sarpras pendukung lainnya,” jelas Rusdianto.

Pesannya Kepada Desa dan KPP agar operasional TPS 3R dapat berjalan dengan baik, berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Setelah dilaksanakan serah terima TPS 3R ini, kelompok pemanfaat dan pemelihara atau KPP memiliki tugas yang besar dalam penanganan persampahan di desa masing-masing,” jelasnya.

Pengembangan TPS 3R supaya tercipta operasionalisasi TPS yang berkelanjutan dan berkesinambungan. 

Diharapkan, ada kolaborasi yang solid antara Kementerian PUPR, Pemerintah Kabupaten dan KPP TPS 3R dalam mensukseskan program Ini. 

BACA JUGA; Sukseskan MotoGP, Media Lokal NTB Siap Kolaborasi

“Sampah bagi sebagian orang masih dianggap sebagai bahan yang tidak berguna, paradigma inilah yang harus perlahan kita ubah menjadi pemahaman bahwa sampah itu dengan konsep 3R maka sampah itu bisa menjadi sesuatu yang kita manfaatkan,” katanya.

Wabup bersma jajranya dalam serah terima TP3R

Kepada Desa dan kelompok yang mendapatkan program ini, diminta bisa memanfaatkan dengan baik, disamping menjadi pionir dalam pengolahan sampah, pionir dalam mengembangkan paradigma baru terkait sampah.

“Kita ingin nanti setahun-dua tahun kedepan, ingin mendengar Desa Desa yang memiliki TPS 3R menjadi pelopor bagi persoalan sampah” pungkasnya.

Acara tersebut kemudian dilanjutkan dengan serah terima berita acara dari Satker kepada Pemerintah Desa.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, Staf Ahli, Simparudin, Kadis Kesehatan, dr. Abdul Kadir, Kadis PUKLU, Kaharizal,ST, Kabid Peternakan, dr Sarudi mewakili DKP3 KLU, Perwakilan OPD Perhubungan Camat Bayan, Denda, Peny Warni, SE, Kades Anyar, Ir Rusni, Kades Akar Akar, Akarman,S.Sos, Plt. Kades Sokong, Saiful, Kepala UPTD Bayan, Awaludin, S. Sos, UPTD Tanjung, Aki Suaharti, SP, Babin, Bimaspol dan Tiga Kelompok Masyarakat Pengelola Sampah, Berkarya Desa Anyar, Berikut Maju, Desa Akar Akar dan Wdan Bunga Teratai Desa Sokong.***

 




Jelang MotoGP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Mempercantik jalan ke kawasan Mandalika jelang MotoGP terus diupayakan, kini giliran bundaran Gerung

LOBAR.lombokjournal.com ~ Sepanjang jalan Bypass dari Mataram ke kawasan Mandalika akan terus ditata dan didandan indah menjelang perhelatan MotoGP pada 20 Maret mendatang. 

Salah satunya adalah Bundaran By pass  Giri Menang Square (GMS), Gerung, Lombok Barat.

Hal itu disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat bersilaturahmi dengan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid di ruang kerja Bupati Lombok Barat, Selasa (18/01/22).

“Insya Allah sebelum MotoGP, Bundaran By Pass, Gerung sudah didandani indah oleh Dinas Perkim Lombok Barat,” ungkap gubernur. 

Menanggapi hal itu, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat sinergitas dalam menyambut perhelatan Akbar MotoGP di Sirkuit Mandalika. 

Salah satu fokus Lombok Barat adalah  memperindah dan menata Bundaran By Pass,  Gerung sebagai pintu gerbang menuju Kota Mataram dan Kawasan Mandalika.

BACA JUGA: Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal Siap Kolaborasi

“Termasuk lampu-lampu bundaran dan lampu jalan yang menjadi wewenang Pemda Lombok Barat juga sudah kami siapkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk penataan bundaran Gerung sebenarnya sudah dua kali dianggarkan mulai dari tahun 2020 dan 2021. Tapi selalu kena refocusing dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.  

“Meski demikian, kami tetap upayakan untuk ditata dan diperindah sebelum event MotoGP digelar,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi kekurangan penginapan dan hotel bagi penonton MotoGP. 

Pemda Lombok Barat juga telah berkomunikasi dengan travel-travel lokal untuk mengidentifikasi rumah-rumah warga yang kosong di Lombok Barat untuk dijadikan homestay.

“Alhamdulillah Dinas Pariwisata Lobar dan Travel lokal sedang melalukan standarisasi rumah-rumah warga yang layak dijadikan sebagai homestay,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Fauzan bahkan menjelaskan, ada beberapa travel dari luar daerah telah menawarkan penginapan dengan pola pake tenda. Sekitar ada ribuan tenda yang akan disiapkan.

“Terakhir ada dari Palembang, mereka mau siapkan 1000 tenda di Gili Gede. Itu semua kita sambut dan layani. Karena impact nya akan begitu luar biasa ketika event MotoGP di gelar di Lombok,” tambahnya.

Dalam kunjungan kali ini, gubernur NTB didampingi kepala Dinas PUPR dan Direktur RSUP NTB serta disambut oleh Forkompinda pemerintah Kabutapen Lombok Barat. ***

 

 




Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal NTB Siap Kolaborasi 

Media lokal siap beperan menjadi bagian penyebaran informasi untuk sukseskan perhelatan MotoGP Maupun WSBK 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam perhelatan motoGP dan WSBK tahun 2022 media lokal diharapkan berperan menjadi bagian dalam penyebaran informasi.

Kepala Biro Perum LKBN Antara  Nusa Tenggara Barat Riza Fahriza mengatakan optimis media akan berperan banyak. 

kordinir media lokal sukseskan MotoGP
Najamuddin Amy

Itu dikatakannya saat bicara pada acara NTB Bicara, dengan tema Media Lokal dalam Perhelatan MotoGP, secara live  yang disiarkan oleh TVRI NTB, Senin (17/01/22) di Studio II, jalan Majapahit Mataram.

“Kami optimis peran media akan lebih banyak dan perhelatan MotoGP dan WSBK akan lebih baik ke depan,” kata Fahriza.

Apalagi peran media lokal dinilai begitu antusias dan siap berkolaborasi mempublikasikan event Internasional WSBK dan MotoGP. 

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Dijelaskannya, Perum LKBN Antara yang ditunjuk untuk oleh Dorna Sport melalui MGPA sebagai Nasional Pers Official, yang menerima dan mengumpulkan pendaftaran media dengan persyaratan  yang diberikan.

Oleh sebab itu, walaupun, Dorna sudah memiliki aturan dan sistem dengan standar internasional tentang peliputan langsung di area kawasan sirkuit. Namun, ia mendorong media lokal untuk memenuhi persyaratan yang telah ditentukan berdasarkan standarnya, agar dapat diberikan akses kemudahan liputan di area sirkuit.

Selain itu, menurut Riza bahwa persoalan liputan, bukan hanya pemberitaan di dalam kawasan sirkuit saja, namun dapat juga melakukan peliputan tentang geliat ekonomi dan keragaman budaya dan keindahan alam Mandalika. 

Sementara itu, Ketua KPID NTB Ajeng Rosalinda Motimori, SE., mengatakan dalam mendorong penguatan kapasitas media, dalam kontribusinya pada perhelatan MotoGP, terus dilakukan. 

“Termasuk akses media untuk lebih mudah dalam peliputan,” kata Ajeng.

Dalam artian, media maupun lembaga penyiaran seperti radio lokal dapat mengabarkan berita versi lokal untuk masyarakat NTB. Karena hal ini penting, mengingat hak masyarakat untuk mengakses informasi.

“Misalnya masyarakat terpencil, yang belum bisa menonton langsung, dapat tahu tentang berita tersebut dengan bahasa yang mereka pahami, seperti bahasa daerah kita,”jelas mantan komisioner KI ini.

Ia berharap pihak MotoGP memberikan peluang kepada media lokal untuk mengikuti dan memenuhi syarat agar mendapat kemudahan dalam akses peliputan.

“Namun KPID sudah memfasilitasi LP berdialog dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dan Kadis Kominfotik dalam upaya itu,” tutup wanita kelahiran Dompu itu.

Kadis Diskominfotik Dr. Najamuddin Amy, S. Sos., MM., menyampaikan media lokal dirasa sangat siap untuk berkolaborasi mensukseskan pelaksanaan WSBK dan MotoGP. 

“Karena masing-masing media lokal memiliki segmen dalam pemberitaan tentang event Internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika,” kata Doktor Najam.

BACA JUGA; Jelang Motor GP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Sehingga multiplier effect dari perhelatan ini baik dari sisi kebangkitan pariwisata, geliat ekonomi, UMKM, Kuliner, promosi seni budaya, adat istiadat dapat terpublikasi kepada publik.

“Tidak hanya terpaku pada arena balapan atau sirkuit,”jelas mantan Karo Humas Setda Prov. NTB tersebut.

Selain itu, dijelaskan alumni ITS Surabaya ini, bahwa pihaknya bersama Kementerian Kominfo RI dan ITDC terus berkoordinasi dan mendorong peran media dan kemudahan akses didalam peliputan dan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan perhelatan MotoGP. 

Doktor Najm berharap, ada ruang agar Dinas Kominfotik dapat mengkoordinir peran media lokal dan Antara mengkoordinir peran media nasional. Sehingga media lokal dapat secara maksimal untuk mempublikasikan event ini. ***




Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Saat silaturrahmi di Ponpes Al-Mujahidin NW Tempos, Wagub Sitti Rohmi meningatkan agar masyarakat menikuti vakinasi, warga dan jamaah mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini)

LOBAR.lombokjournal.com ~ Warga  Tempos, Desa Banyuurif, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat diminta untuk patuhi imbauan pemerintah, untuk memastikan seluruh keluarga dan warga masyarakat  agar tetap mengikuti vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dari serangan Covid-19.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan kepada seluruh jamaah dan umumnya pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) di Ponpes Almujahidin Tempos, Bany Urif, Gerung, Lobar, Minggu (16/01/21).

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ingin memastikan kepada seluruh masyarakat untuk segera menerima vaksin di Pos-Pos pelayanan vaksinasi yang sudah ditentukan hingga ke desa-desa.  Kita harus pastikan bahwa anggota keluarga kita sudah mendapatkan dua kali vaksin,” ujar Wagub NTB.

Wagub Sitti Rohmi menekankan, agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) untuk bisa mengurangi laju penyebaran Covid-19 yang masih terjadi.

Meski warga masyarakat sudah menerima vaksinasi dua kali, namun Wagub tetap mengingatkan, penerapan Prokes harus tetap diikuti dengan baik.

BACA JUGA: Sinergi PLN dengAn Pemprov NTB,  Dorong Ekosistim Kendaraan Listrik

Prokes penting dilakukan di masa pandemi agar masyarakat tetap bisa melakukan aktivitasnya secara sehat dan produktif.

Warga masyarakat dan juga para santri yang tengah menimba ilmu juga diingatkan, tetap menjaga Prokes.

Walaupun sudah divaksin misalnya, masyarakat ataupun para santri diingatkan tidak berkerumun.

“Kita harus tetap waspada, terlebih virus baru sewaktu-waktu mengancam kita. Mari kita jaga kesehatan diri, keluarga dan anggota masyarakat kita agar kita tetap sehat, aman, nyaman dan tetap produktif berkativitas di masa pandemic saat ini,” ujar wagub..

Para orangtua juga diingatkan untuk memotivasi anak-anaknya  yang berusia 6-12 tahun untuk menerima vaksin di masing-masing sekolah ataupun di Posyandu, Puskesmas ataupun Pos-Pos Pelayanan Kesehatan lainnya.

“Kita ingin anak-anak kita juga tetap sehat dalam masa belajarnya di sekolah dan terhindar dari Covid-19,” ujar cucu Pahlawan Nasional asal NTB ini.

Merariq kodek

Dalam silaturrahmi itu, Wagub Sitti Rohmi meminta kepada warga dan jamaah di Desa Tempos, Banyuurif untuk mencegah terjadinya “Merariq Kodek” (Perkawinan Dini) pada anak-anak usia sekolah.

Anak-anak pada usia produktif atau usia sekolah harus fokus sekolah, bahkan bisa melanjutkan hingga Perguruan Tinggi.

“Stop Merariq Kodek.  Ini perlu saya tekankan, karena  dampak buruk Merariq Kodek baik dari sisi kesiapan mental, kematangan masa produksi, dan secara ekonomi juga belum siap,” tegas wagub.

Ditekankannya, generasi yang akan melanjutkan estafet perjuangan bangsa ini tidak boleh terlahir generasi kurang sehat, terjadi stunting, gizi tidak terurus dengan baik.

BACA JUGA: Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTIN NTB Himpun 583 Kantong

“Dan tentu banyak hal buruk yang diakibatkan oleh perkawinan di usia dini. Karena itu kepada para santri-siswa-siswi di Lobar ini umumnya untuk tidak melakukan perkawinan usia dini,” tandas Wagub.

Wagub juga berpesan kepada ibu-ibu hamil, secara rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu ataupun ke Puskesmas, agar kesehatan ibu dan kesehatan anak yang dikandungnya tetap terpantau dengan baik.

“Kita inginkan agar anak-anak kita yang lahir nanti dalam keadaan sehat dan memperoleh gizi yang cukup dan berimbang,” pungkas Ummi Rohmi.

Pada Silaturrahmi Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) ini, menghadirkan penceramah umum Ketua Cabang OIAA Indonesia,TGB KH Zainul Majdi, Ketua Perwakilan OIAA NTB TGH. Fauzan Azima, Ketua OIAA Lombok Barat, Pimpinan Ponpes Al Mujahidin NW Tempos, TGH. Marsini, S.Pd, MM.***

 




Sinergi PLN dengan Pemprov, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Dalam mempersiapkan infrastruktur kendaraan listriK, sinergi PLN dengan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU Kapasitas 50 kW Pertama  di NTB

MATARAM.lombokjournal.ccom ~ Setelah meluncurkan Era Kendaraan Listrik di Nusa Tenggara Barat di bulan Februari tahun lalu, PLN Unit Induk Wilayah NTB Kembali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk mempersiapkan infrastruktur pendukungnya.

Salah satunya melalui pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berkapasitas 50 kW yang pertama di NTB (17/01/22).

Dalm sinergi peluncuran SPKLU, Wagub meresmikan peluncuran itu

Sinergi PLN dan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU

Peluncuran SPKLU ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalillah, Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Kepala OPD terkait yakni Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, Kepala Dinas ESDM, Zainal Abidin dan juga Kepala Dinas Perhubungan, H. Lalu M. Faozal.

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi mobil listrik, sepeda listrik dan juga motor listrik yang tergabung dalam komunitas kendaraan listrik.

Tak hanya itu, seluruh stakeholder yang hadir juga berkesempatan untuk mengendarai mobil listrik dan melakukan demo proses charging baterai mobil listirk.

Dalam sambutannya, Sitti Rohmi mengungkapkan, NTB merupakan daerah pariwisata yang dapat diatur lebih baik lagi untuk memaksimalkan penggunaan mobil listrik.

Rohmi juga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di NTB saat ini sudah cukup menggembirakan. Terlebih dengan adanya even MotoGP di bulan Maret mendatang.

Listrik dari PLN akan terpakai seluruhnya sehingga kita dapat memberikan ruang untuk hadirnya energi baru terbarukan.

“Kami menyambut baik pastinya. Ini yang kita tunggu tunggu. NTB berkomitmen untuk Net Zero Emission di tahun 2050 karena ini merupakan salah satu cara untuk menjaga keindahan NTB,” tutur Rohmi.

Rohmi juga berharap dengan adanya SPKLU ini, transisi dari penggunaan kendaraan konvensional menjadi listrik menjadi lebih cepat.

“Pemprov pasti akan mendukung proses transisi ini. Kami akan mencoba untuk membuat regulasi terkait kendaraan listrik ini. Mudah mudahan dengan langkah baik ini dapat menyelamatkan bumi kita ke depan”, jelas Rohmi.

Senada dengan Rohmi, Kapolda NTB, Irjel Pol Djoko Poerwanto juga menyampaikan dukungannya terhadap hadirnya SPKLU untuk ekosistem kendaraan listrik di NTB.

“Support luar biasa karena ekosistem ramah lingkungan dan  kondisi NTB dengan segala keindahannya,  maka hal tersebut menjadikan support utama Polda dan jajarannya,” ujar Djoko.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Beli Sepatu Tenun Produk UMKM NTB

Sementara itu, Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB menjelaskan, pengoperasian SPKLU ini merupakan salah satu komitmen untuk menghadirkan energi bersih di NTB. Dan mewujudkan NTB Gemilang, Asri dan Lestari.

Lasiran juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada stakeholder atas kerja sama yang telah diberikan sehingga ekosistem kendaraan listrik  secara perlahan dapat terbentuk di NTB.

“Pengoperasian SPKLU kali Ini sejalan dengan transformasi PLN, yaitu Green. Tentunya kami berharap, dengan adanya SPKLU ini, populasi kendaraan listrik akan cepat berkembang untuk mencapai lingkungan yang hijau dan bebas polusi, khususnya di NTB”, ucap Lasiran.

Selain itu, Lasiran juga berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi berupa regulasi yang akan mengatur penggunaan kendaraan listrik di NTB.

PLN sendiri telah mengawali penggunaan kendaraan listrik, baik motor listrik ataupun sepeda listrik untuk kegiatan operasional.

“Ke depan, tentunya dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan suatu ekosistem kendaraan listrik yang solid dan konsisten. Di sini, PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar NTB yang bersih dan hijau dapat terealisasi,” tegas Lasiran.

PLN pun juga akan siap apabila diperlukan membangun SPKLU di beberapa wilayah di NTB dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, baik perusahaan swasta ataupun BUMN lainnya.

Secara berangsur sampai tahun depan, diharapkan jumlah SPKLU akan terus bertambah, guna menunjang hadirnya perangkat kendaraan listrik yang lain.

Hingga saat ini,  PLN telah membangun tiga unit SPKLU, yaitu terletak di Kantor Gubernur NTB dan kantor PLN UIW NTB yang berkapasitas masing masing 7,5 kW dan yang satu unit yang diluncurkan berkapasitas 50 kW yang berlokasi di Kantor PLN UP3 Mataram.

Setiap lokasi SPKLU pun juga dapat diperoleh melalui fitur “Charge.In” yang terdapat di aplikasi PLN Mobile.***