Bupati Djohan Canangkan Pembangunan Masjid Besar di Gondang

Bupati Djohan Sjamsu mengatakan, pembangunan masjid Iwanul Muttaqin niatnya membangun rumah ibadah yang letaknya di tengah Kota Gondang

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H, Djohan Sjamsu, SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Besar Iwanul Muttaqin, Desa Gondang, Kecamatan Gangga(27/01/22).

Bupati saat canangkan pembangunan masjid
Bupati H Djohan Sjamsu

Bupati Djohan menyampaikan, kegiatan yang dilakukannya merupakan niatan membangun rumah ibadah  yang letaknya berada di tengah Kota Gondang.

Tentu untuk terwujudnya pelaksanaan pembangunan masjid memerlukan peran kita baik yang hadir sekarang dan jamaah semuanya.

Dalam upaya terwujudnya pembangunan masjid sesuai dengan rencana, diperlukan gotong royong bersatu bangun rumah ibadah agar selesai tepat waktu. 

Nantinya masjid  yang dibangun bisa mengakomodir seluruh jamaah serta memberikan rasa nyaman dalam beribadah.

“Semoga segala ikhtiar ini bernilai ibadah disisi Allah kita mulai peletakan batu pertama dengan niatan yang tulus serta kekuatan amal rakyat,”ucapnya.

BACA JUGA: 811 Rekening RTG Dibagikan ke Warga Kecamatan Tanjung

wabup canangkan pembangunan masjid
Wabup Danny Karter

Sementara itu ketua Dewan Pengurus Masjid Moh. Nahir menuturkan Masjid yang dibangun nantinya selain sebagai sarana ibadah, tentu akan menjadi sebuah simbol yang mencerminkan persatuan jamaah yang ada di sekitarnya.

“Ihwanul Muttaqin sendiri memiliki makna istana yang punya taman-taman indah untuk orang yang bertaqwa,” tuturnya.

Karenanya  rancangan desain arsitektur masjid yang indah dan dilengkapi dengan penataan taman di sekitarnya. 

Sebelumnya masjid Iwanul Muttaqin tidak dapat menampung jumlah jamaah yang kisarannya mencapai 2000 KK.

Karena itu, jika sudah selesai dibangun namun tidak mencukupi  akan dibangun menjadi dua lantai.

“Dalam pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga,” jelasnya.

BACA JUGA: Kopi NTB Potensial Merambah ke Pasar Global 

Sementara itu, Panitia Pembangunan Masjid M. Indra dalam laporannya  menyampaikan total anggaran yang dibutuhkan sesuai dengan desain yang dibuat sekitar 10.2 M dengan luas bangunan sekitar 836 meter persegi. 

“Terimakasih untuk semua pihak yang telah terlibat dalam pembangunan masjid terutama bagi para jamaah yang telah menyisihkan sebagian rejekinya demi pembangunan Masjid Iwanul Muttaqin,” ucapnya

Acara pun dirangkaikan dengan penyerahan bantuan  secara simbolis dari Bupati Lombok Utara kepada pengurus pembangunan masjid Iwanul Muttaqin sejumlah Rp. 300.000.000, serta dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid oleh Bupati serta Wakil Bupati Lombok Utara.

Hadir dalam kegiatan itu, Pj. Sekda Anding Duwi Cahyadi, S.STP.,MM, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan H. Simparudin, SH, Kasubag TU Kemenag KLU Hamdun M.Hi, Kepala OPD, Kapolsek Gangga IPTU Remanto, SH, serta undangan lainnnya.***

 

 




811 Rekening RTG Dibagikan ke Warga Kecamatan Tanjung

Pembagian rekening RTG terus berlanjut, hari Kamis dibagikan 81 rekening buku tabungan

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pembagian buku rekening dilakukan bertahap hingga kuota anggaran yang tersedia Rp117 miliar lebih tersalur ke masyarakat.

Tim validasi RTG pada data susulan masih terus bekerja hingga ditemukan data valid menurut kategori kerusakan, maupun valid menurut kelayakan (MS) atau sebaliknya (TMS).

Mengisi form untuk menerima buku rekening RTG

Untuk wilayah Kecamatan Tanjung setelah dilakukan validasi sebelumnya, hari Kamis (27/01/22) dibagikan sejumlah 811 Buku Rekening yang dipusatkan di dua (2) lokasi yaitu Desa Tanjung dan Desa Jenggala Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. 

Buku Rekening RTG dibagikan oleh pihak Bank Mandiri bersama Fasilitator pendamping RTG, Babinsa dan Babinkamtibmas. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Utara, M. Zaldi Rahardian, ST, berharap kepada warga yang telah menerima buku rekening RTG, agar memulai membangun rumahnya sesuai aturan. Gambar perencanaan RTG telah disiapkan oleh pemerintah, dengan pola pelaksanaan mendapat pendampingan dari fasilitator, BPBD, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

BACA JUGA: Kopi NTB Potensial Merambah Pasar Global

“BPBD supaya segera melakukan transfer ke rekening pokmas yang sudah terbentuk melalui SK. Kalau sudah sesuai, langsung saja bangun,” wabup mengarahkan.

Ia menegaskan kembali bahwa, setelah di validasi ulang data data yang masuk, tim tdak bermaksud untuk memperlambat rekonstruksi RTG. Melainkan menjamin tertib administrasi maupun tertib hukum dalam pelaksanaan RTG. 

Pihaknya tidak ingin masyarakat ditempatkan pada situasi dilematis. Misalnya, rumah yang terbangun bermasalah karena ada sistem/juknis yang diabaikan.

Sebagaimana diketahui, penerima RTG pada data susulan BPBD pada tahun 2020 lalu sebanyak 7.164 KK.  

BACA JUGA: Berkebun dengan Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah

Atre pembagian buku rekening RTG

Dari data ini, 4.225 KK dijadwalkan akan menerima buku rekening di awal Februari lalu. Namun langkah itu dihentikan oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan melakukan validasi ulang.

Selain itu, BNPB juga menyetujui penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) di Kabupaten Lombok Utara sejumlah Rp 124,465 Miliar untuk menangani rumah pasca gempa  tahun 2018, sesuai dengan surat BNPB Nomor B.98/BNBP/SU/PW03.01./12/2021 terkait penggunaan sisa dana siap pakai di Kabupaten Lombok Utara.***

 




Kopi NTB Potensial Merambah ke Pasar Global

Menteri Koperasi, Teten Masduki mengakui kopi NTB punya citarasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc menghadiri Bincang Seputar Kopi bersama Bupati Lombok Barat dan komunitas kopi se Pulau Lombok di Pendopo Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung, Rabu (26/1/2022).

Menkop UKM menilai, NTB merupakan daerah dengan penghasil kopi yang cukup potensial khususnya jenis robusta. 

Menteri Koperasi menghadiri bincang kopi di Lombok Barat
Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki

Dengan pesatnya pengembangan pariwisata NTB sangat mendukung untuk pengembangan kopi NTB untuk lebih eksis menuju pasar global.

Kang Teten sapaan Menkop UKM ini mengungkapkan, kopi NTB merupakan salah satu produk kuliner dengan citarasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan. 

Meski demikian, kata Menteri pengolahan kopi harus dilakukan secara lebih modern mengikuti tuntutan pasar yang menggelobal saat ini. 

Salah satu solusi untuk itu, lanjut Menteri yakni dengan membentuk koperasi kopi yang mengakomodir seluruh kepentingan petani dan produsen kopi dalam kerangka meningkatkan mutu dan kualitas produk dan manajment pemasarannya. 

“Dengan wadah koperasi ini, petani ataupun produsen kopi bekerja sesuai dengan standar SOP yang dilakukan oleh pekerja-pekerja perkopian secara professional. 

BACA JUGA; Gubernur Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Dengan cara ini branding kopi NTB akan bisa terangkat bahkan bisa kompetitif dengan produsen-produsen kopi yang sudah dikenal baik di dalam negeri, bahkan luar negeri,” ujar Teten.

Dalam hal penguatan pelaku-pelaku UMKM kopi ini, lanjut Menteri hendaknya terkonsolidasi dalam wadah koperasi agar bisa efisien, kompetitif, memperhatikan standarisasi, hygenis dan memiliki bisnis plan yang tepat dan terarah. 

“Kita mengajak petani untuk berkoperasi agar bisa terhubung juga dengan pembiayaan, market sehingga kesejahteraan petani ningkat,” tukas Teten.      

Menteri juga memberi apresiasi atas raihan prestasi nasional yang disandang NTB pada tahun 2021 lalu. Dimana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kompetisi IoT (Internet of Things) Creation 2021 bertajuk Solution Hunt for Economic Recovery. Pada 30 September 2021 lalu. 

Solusi IoT Smart Coffee Roastery karya TTG Team dari Lombok Barat (Lobar) berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi IoT Creation 2021. 

Dalam hal ini Menteri mendorong agar para produsen mesin-mesin pengolahan copy di NTB ini untuk terus berinovasi dan berkreativitas agar pengemasan kopi daerah menjadi lebih baik dan menarik pasar mulai dari proses produksinya hinga ke pemasarannya.

BACA JUGA: Berkebun dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Menteri juga berpesan menyambut perhelatan MotoGP Maret 2022 mendatang, hendaknya para pelaku UMKN di NTB ini sejak awal harus mempersiapkan diri dengan hasil-hasil produk-produk lokal yang diminati penonton MotoGP. 

“Misalnya dari sisi olahan kuliner khas seperti kopi tadi. Perhelatan MotoGP harus dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM dari NTB ini seperti kaos, tas ataupun cendramata lainnya yang brandingnya MotoGP,” kata Menteri. 

Bupati Lobar mengundang Menteri Koperasi untuk bincang seputar kopi

Menteri mendorong ini, mengingat NTB akan menjadi tuan rumah event-event internasional di tahun-tahun yang akan datang. 

“Ini kesempatan baik untuk promosi produk UKM NTB, apalagi di NTB ini akan ada 3-4 event internasional setahun. Dan kesempatann yang sangat baik untuk promosi produk UMKM NTB ke dunia,” demikian Teten Masduki. 

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid berkomitmen untuk terus mensuport dan memberikan pendampingan kepada pelaku-pelaku UKM di daerahnya, termasuk para petani dan produsen kopi kemasan. 

Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakatnya.

Bincang seputar kopi ini juga dihadiri Sekjen Kemenkop, para Dirjen dan Deputinya, pejabat eselon II Kemenkop, Kepala OPD terkait Pemprov NTB,  Kepala OPD se Lombok Barat dan para pelaku UKM Lombok Barat. ***

 




Berkebun Dengan Memanfaatkan Pekarangan Rumah

Kegiatan berkebun memanfaatkan lahan pekarangan rumah, selain menjadi alternatif rekreasi juga memungkinkan memperoleh manfaat ekonomi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berkebun di pekarangan rumah bisa untuk mengisi waktu senggang bersama keluarga,

Dengan berkebun mengajak keluarga, mengelola pekarangan dan menanami dengan tanaman yang bernilai ekonomi, selain menjadi alternatif rekreasi keluarga juga memungkinkan menutupi kebutuhan sehari-hari.

Terlebih di masa pandemi saat ini, berkebun bisa menjadi pilihan kegiatan yang menyenangkan.

Berkebum dengan tanaman holtikultura

 

Kegitan ini memberikan edukasi tentang pemanfaatan pekarangan sejak dini kepada anak-anak. Manfaat yang bisa diperoleh di antaranya adalah memperkuat emosional antara anak dengan orang tua, nilai kerjasama, bisa lebih menghargai  alam dan lain-lain.

Pekarangan merupakan lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah yang umum disebut lahan pekarangan rumah. Bila pekarangan dikelola dengan baik akan membuat lingkungan menjadi lebih menarik, nyaman, indah, sehat dan menyenangkan, yang memungkinkan memberikan manfaat ekonomi untuk keluarga. 

Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan. Karena kebutuhan pangan keluarga secara kuantitas dan kualitas  bisa terpenuhi dengan baik. Stok pangan yang bergizi dan aman secara berkala bisa dipenuhi dari kebun/ pekarangan rumah.

BACA JUGA: Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Keluarga

Pemanfaatan lahan pekarangan bisa dilakukan sesuai keinginan/selera kita. Tanaman yang cocok untuk ditanam di lahan pekarangan rumah adalah jenis tanaman hortikultura. Mulai dari sayuran, buah-buahan, dan obat-obatan. Tanaman bisa ditanam secara langsung atau bisa juga dengan menggunakan media polybag.

Mencoba menanam sayur sendiri bukan hal sulit, karena mudah sekali asal kita mau mencobanya. Tidak perlu lahan yang luas untuk mencoba berkebun. Bahkan di teras atau di atap rumah pun bisa.Sayur yang cocok untuk ditanam di pekarangan cukup banyak pilihannya. 

Ada Sawi dan Caisim yang bisa dipanen umur 40 hari. Kangkung dan bayam bisa lebih cepat lagi karena bisa dipanen umur 21 hari. Sedangkan untuk sayuran buah seperti cabai dan tomat bisa dipanen umur 60-70 hari. 

BACA JUGA: Hari Gizi, Bunda Niken Ingatkan Pentingnya Gizi Makanan Anak-anak

Beberapa hal yang dibutuhkan untuk memulai memanfaatkan pekarangan, yaitu media tanam, benih/bibit, pot/polybag dan sekrop. 

Sedangkan untuk tahapan langkah-langkahnya membuat media tanam, siapkan tanah yang gembur dan porous. Pilih tanah yang kering agar tidak menggumpal, lalu tumbuk dan ayak tanah agar kita bisa mendapatkan bagian tanah yang halus, siapkan kompos atau bokashi yang telah matang. 

Ayak kompos / bokashi agar kita mendapatkan bentuk yang halus, siapkan sekam. Disarankan untuk menggunakan arang sekam, tetapi memakai sekam mentah juga boleh saja.

Jika 3 macam bahan diatas sudah siap, campur dan aduk hingga merata dan usahakan sampai betul-betul remah (tidak menggumpal) agar tidak mengganggu pertumbuhan / penyebaran akar nantinya. Takaran media tanam yang digunakan antara tanah, kompos dan sekam bisa menggunakan perbandingan 1:1:1 atau 2:1:1. Jika sudah tercampur merata, media tanam siap digunakan. Siapkan wadah pot atau polybag, isi dengan media tanam yang telah dibuat. 

Penanaman. Waktu penanaman yang baik adalah pagi atau sore hari dengan sedikit sinar matahari, jumlah tanaman per polybag bisa disesuaikan dengan selera / kebutuhan. Sebaiknya per polybag diberi 1 tanaman saja agar pertumbuhannya bisa maksimal. Siram bibit yang telah dipindah tanam dua kali sehari yaitu setiap pagi dan sore hari (atau sesuai kebutuhan) hingga tanaman beradaptasi.

Perawatan yang bisa dilakukan adalah penyiraman, penyiangan dan pemupukan, penyiraman dilakukan 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore, penyiangan gulma dilakukan sesuai kebutuhan jika ada gulma, pemupukan dilakukan ketika tanaman sudah berumur 14 hst (hari setelah tanam), dengan cara disemprot atau dikocor.

Larutkan 5 gram pupuk vegetatif ke dalam 5 liter air. Semprotkan 3 atau 5 hari sekali hingga berumur 30 hst pada semua jenis tanaman. Selanjutnya gunakan pupuk generatif dengan dosis yang sama yaitu 5 gram dilarutkan ke dalam 5 liter air. 

Namun jika ingin menggunakan pupuk organik, bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar rumah. Misalnya membuat MOL daun untuk masa vegetatif dan MOL buah untuk masa generatif. ***

 




Inovasi Teknologi Berperan Penting dalam Industrialisasi

Gubernur NTB:memaparkan, tak mungkin kemajuan tanpa industrialisasi, dan syaratnya yaitu menghadirkan inovasi teknologi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Inovasi teknologi berperan penting dalam proses industrialisasi walaupun merupakan sebuah topik yang kurang populer di kalangan masyarakat. 

Gubernur Provinsi NTB, H. Zulkieflimansyah mengatakan itu, saat memberikan sambutan pada acara Seminar Nasional Manajemen Inovasi (SEMAI) III Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) tahun 2022 secara virtual di ruang kerjanya, Rabu (26/01/22).

BACA JUGA: Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Keluarga

Gubernur Zul memapakan pentingnya inovasi teknologi
Gubernur Zukieflimansyah

“Meskipun inovasi teknologi ini merupakan unpopular topic, namun sebenarnya sangat berperan penting dalam industrialisasi,” tutur Bang Zul.

Dijelaskan, dalam manajemen inovasi, masyarakat akan semakin mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, leading kemudian evaluasi proses perjalanan panjang dari inovasi teknologi.

Menurutnya, tidak mungkin menghadirkan kemajuan tanpa industrialisasi, karena industrialisasi merupakan sebuah proses panjang untuk menambah nilai suatu produk. 

“Salah satu syarat utamanya adalah dengan cara menghadirkan inovasi teknologi,” katanya.

Sebab, inovasi teknologi sangat dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia pada bidang teknologi dan Ilmu Pengetahuan. 

“Inovasi teknologi ini adalah kata kunci yang harus kita lakukan untuk menggesa ketertinggalan dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan,” kata Bang Zul.

BACA JUGA: 1428 Rekening RTG Diserahkan di Kecamatan Gangga

Bang Zul berharap, adanya even seminar mengenai inovasi teknologi dan hadirnya program studi manajemen inovasi di UTS menyadarkan masyarakat, banyak tugas besar yang menanti di kemudian hari.

Seperti biasa Bang Zul beribarat, perjalanan panjang harus dilakukan dengan langkah pertama. Dan langkah pertama itu seperti adanya seminar dan hadirnya program studi manajamen inovasi. 

“Mudah-mudahan dengan hal tersebut bisa menyadarkan kita bahwa tugas besar menanti di kemuduian hari,” jelas gubernur.***. 

 

 




Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Keluarga

PKK Provinsi NTB mendorong para ibu rumah tangga  dan mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pekarangan bila diberdayakan bisa menjadi pendukung ketahanan pangan keluarga, sebagai salah satu sumber pangan sehat dan lestari. 

PKK Provinsi NTB salah satu program kerjanya yaitu mendorong para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumah.

Bunda Niken dalam sambannya menyebut pentingnya memberdayakan pekarangan rumah
Bunda Niken

Selain jadi sumber pangan harian, pekarangan bisa jadi sumber daya ekonomi yang bermanfaat bagi keluarga.

Ketua TPKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zukiflimansyah menyampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantihan relawan inspirasi yang diselenggarakan Rumah Zakat NTB, di BP PAUDNI dan Dikmas NTB, Mataram, Rabu (26/01/22).

Menurutya, saat ini masih banyak pekarangan rumah yang belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Dengan program ini, mudah-mudahan bisa meningkatkan pemahaman lebih banyak lagi kepada para ibu-ibu untuk  bagaimana cara memanfaatkan  dan mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing,” harap bunda Niken.

BACA JUGA: Inovasi Teknologi Berperan Pnting dalam Industrialisasi

Bunda Niken mengakui, pada praktiknya di lapangan para kader PKK di tingkat desa masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan bibit yang berkelanjutan. Diibutuhkan dukungan intervensi dari Pemerintah Provinsi atau lembaga lainnya untuk mensukseskan program tersebut.

PKK sendiri dalam peranannya kepada masyarakat selalu bekerjasama dengan Dinas Ketahanan pangan untuk mendapatkan bibit dan menyalurkannya langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA: DPA Diserahkan untuk Percepatan Realisasi Program

Dengan adanya kerjasama rumah zakat  ini menjadi energi baru bagi TP.PKK dalam menjalankan program  terutama bagi kader PKK di tingkat desa.

“Bukannya masyarakat tidak mau melainkan mereka kesulitan untuk mendapatkan bibit cabe misalnya, karena keterbatasan pemahaman dan bimbingan dari unsur terkait,” ungkapnya.***

BACA JUGA: Berkebun dengan memanfaatkan Pekarangan Rumah 

 




DPA 2022 Diserahkan untuk Percepatan Realisasi Program 

Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA 2022 dan perjanjian kinerja yang dilakukan Bupati Lombok Utara untuk mempercepat realisasi bebagai program tahun 2022

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pimpinan Perangkat Daerah selaku pengguna anggaran. diingatkan memegang teguh prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik dan taat perundang-undangan. Serta proporsional, optimal, efektif,efisien, transparan, serta bertanggung jawab.

“Sehingga tujuan utama mensejahterakan masyarakat dapat diwujudkan pada masa mendatang,” kata Bupati H Djohan Sjamsu.

Pimpinan SKPD yang akan menerima DPA 2022menerima

Hal itu disampaikannya saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)  untuk  SKPD. Dan melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2022 di Aula Kantor Bupati setempat (26/01/22).

Penyerahan DPA dan perjanjian kinerja merupakam bagian dari upaya percepatan realisasi pelaksanaan berbagai program kerja pada tahun 2022. 

“Dengan diserahkan DPA serta dilakukan penandatanganan, ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian seluruh aparatur daerah,” kata Bupati Djohan usai Menyerahkan secara simbolis DPA dan penandatanganan perjanjian kinerja

Di antaranya,lanjut bupati,  konsisten pada sasaran yang hendak dicapai dan lebih cermat menjadwalkan realisasi program kegiatan sesuai dengan rencana.

BACA JUGA: Gubernur Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang berlaku, meningkatkan kualitas belanja APBD, dengan memastikan alokasi anggaran untuk program dan kegiatan yang bermanfaat nyata bagi masyarakat

.Ditegaskan bupati, ASN harus mampu menjawab persoalan-persoalan masyarakat, sesuai dengan kewenangan  dan tupoksi masing-masing serta senantiasa mempertimbangkan aspek mitigasi kebencanaan sebagai upaya menurunkan indeks resiko bencana.

“Bagi perangkat daerah pengelola penerimaan pendapatan daerah untuk lebih cermat dan tepat menentukan potensi pendapatan daerah termasuk dalam meningkatkan inovasi pencapaian target pendapatan daerah, melaksanakan pengelolaan APBD secara tertib, tepat waktu dan tepat guna serta didukung dengan bukti-bukti administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tutur Bupati Djohan.

Hal tersebut, katanya, sejalan dengan salah satu misi Kabupaten Lombok Utara yakni mewujudkan pemerintahan yang efektif, bersih, aspiratif dan transparan melalui percepatan reformasi birokrasi. 

Dalam arti, Pemerintah Daerah  mendorong terwujudnya birokrasi yang kapabel dan berdaya saing dengan pelaksanaan program kegiatan di masing-masing perangkat daerah secara efektif.

BACA JUGA: 1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

“Saya mengajak kepada seluruh undangan yang hadir untuk bekerja secara maksimal dan sungguh-sungguh demi menuju Lombok Utara yang lebih maju serta bangkit pasca diterpa bencana gempa 2018 dan Pandemi Covid pada tahun 2020 dengan inovasi demi menuju kabupaten yang berdaya saing,” ucapnya.

Bupati Djohan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung dalam proses perencanaan APBD dan perencanaan kinerja tahun 2022.

Kepada seluruh pimpinan Perangkat Ddaerah dan ASN untuk melayani masyarakat Lombok Utara dengan sebaik mungkin dan optimal. 

“Disiplinlah dalam menggunakan anggaran dan disiplinlah dalam bekerja ,” kata bupati.

Restu pada Pengguna Angaran

Sementara itu, Kepala BKAD Sahabudin mengutarakan bahwa kegiatan Penyerahan DPA dan Penandatanganan kinerja merupakan kolaborasi BKAD dengan Bagian Organisasi Sekertariat Daerah. yang pada hakekatnya kedua kegiatan yang dilakukan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

“Dengan adanya kegiatan penyerahan ini merupakan suatu bentuk wujud dari restu bupati kepada semua Kepala OPD selaku pengguna anggaran,” tuturnya.

Untuk keperluan administrasi maupun akselerasi penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Tahun 2022, diharapkan kepada semua Kepala OPD  untuk segera menunjuk dan menetapkan pejabat-pejabat pengelola keuangan daerah yang belum ditetapkan oleh bupati.

Karena penetapan pejabat pengelola anggaran itu sudah dilimpahkan dan merupakan tanggung jawab dari pengguna anggaran.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST.,M.Eng, Pj Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, S.STP., MM, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Kepala OPD KLU, Camat Se-KLU serta undangan lainya.***

 




Gubernur Zul Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Gubernur Zulkieflimansyah berharap naker (tenaga kerja) lokal bisa bersaing, agar layak mendapat tempat dalam event Internasional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tenaga kerja lokal harus dapat bersaing mendapat tempat menghadapi event-event berstandar Internasional seperti MotoGP 2022. 

Dengan begitu tenaga kerja lokal ini akan mendapatkan dampak positif dari event  Internasional.

Gubernur Zul berbincang dengan warga Panaraga

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah mengatakan itu  saat bersilahturahmi dengan Warga Panaraga Cakranegara, Selasa (25/01/22)

“Di wilayah cakra ini terdapat perusahaan PT. Cakra Samawa Sakti ini yang bergerak di bidang Penyedia Jasa Security. Dengan personil ratusan pekerja, saya rasa mereka dapat bersaing dan layak mendapat tempat dalam event-event Internasional yang akan diselenggarakan di NTB,” kata Gubernur Zul. .

Ia berharap, seluruh masyarakat khususnya Panaraga beramai-ramai mendukung suksesnya event MotoGP  yang akan mulai berlangsung mulai bulan Februari hingga Maret 2022.

BACA JUGA: 1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

“Saya berharap bapak dan ibu serta teman-teman mendukung berlangsungnya event MotoGP tahun ini. Di bulan Februari kita sudah bersiap-siap karena pramusim MotoGP diadakan pada bulan tersebut. Maka dari itu dampaknya pasti akan dirasakan oleh seluruh masayarakt tidak terkecuali masyarakat Panaraga,” katanya.

Selain berrsilahturahmi, Gubernur NTB juga diundang dalam rangka HUT PT.Cakra Samawa Sakti (CSS 251). 

BACA JUGA: Event Motor GP Makin Dekat, Gubernur Optimis Makin Siap

Direktur PT.Cakra Samawa Sakti (CSS 251) I Gede Sumitra mengutarakan seluruh pihaknya siap membantu mensukseskan jalannya event MotoGP tahun 2022.

“Dengan personil lebih dari 500 yang tersebar di seluruh wilayah NTB, kami siap membantu seluruh bentuk kegiatan dalam mensukseskan event Internasional MotoGP 2022. Karena kami juga memiliki visi misi yang selaras dengan Pemerintah Provinsi NTB.“ ungkapnya.***

 




1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

Tim Validasi BPBD Lombok Utara membagikan 1428 rekening RTG tahap dua dana siap pakai untuk korban gempa bumi

TANJUNG.lombokjournal.com  ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) merealisasikan kembali pembagian rekening RTG tahap dua melalui Tim Validasi yang dibentuk  di Kecamatan Gangga, Rabu (26/01/22).

Kesibukan pembagian rekening RTG

Sejumlah 1428 rekening yang dibagikan rinciannya sebagai berikut; Desa Gondang, Rusak Sedang 181, Rusak Ringan 367, Total 548. 

Desa Genggelang, Rusak Berat, 3, Rusak Sedang, 211 dan Rusak Ringan, 141, Total 355. Desa Bentek, Rusak Sedang, 132, Rusak Ringan, 70, Total 202, dan Desa Sambik Bangkol, Rusak Sedang, 231, Rusak Rusak Ringan, 13, Total 244. 

Berdasarkan surat Nomor : 005/123/Fasilitator-Korwil BPBD KLU/1/22 Tanggal 25 Januari 2022 guna menghadirkan masyarakat penerima manfaat dalam rangka pembagian buku tabungan dana siap pakai Rumah Tahan Gempa (RTG) sejumlah 1428. 

Mengingat batas waktu sampai April mendatang, pihak BPBD Kabupaten Lombok Utara melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ali Imron menyampaikan pada wartawan.. 

BACA JUGA: Hari Gizi, Bunda Niken Ingatkan Pentingnya Gizi Makanan Anak

Menurut Ali Imron, pihak BPBD sebagaimana Surat Keputusan SK Bupati Nomor 84/104/BPBD/2022 Tentang Penunjukan Fasilitator Pendamping Kelompok Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Penyelesaian Perbaikan dan Pembangunan Kembali Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Gempa Bumi Kabupaten Lombok Utara 2022.

Adapun yang membagikan Buku Tabungan (Buntab) adalah dari Bank Mandiri yang dibantu Fasilitator yang ditunjuk Bupati Lombok Utara berdasarkan  SK. Nomor, 84/104/BPBD/2022 yang dimaksud. 

Imron optimis, pembagian Buntab bisa tuntas dalam beberapa hari lagi. 

BACA JUGA: Rekening Butab Korban Gempa Tahap Dua, Mulai Dibagikan

“Kita optimis bisa tuntas secepatnya,” kata Ali. 

Masyarakat menunggu pembangian rekening RTG

“Total dana untuk KLU sejak awal penanganan sejumlah Rp 2.192.725.000. Jumlah penerima 44.959 unit, terdiri dari RB 42.969 unit, RR 365 unit dan RS 1625,” sebutnya

Sebagaimana diketahui, pencairan Buntab RTG kali ini senilai Rp 241 miliar. Dengan rincian sisa dana tahap I (SK 1-27) Rp 117 miliar, dan dana usulan tahap II sejumlah Rp 124 miliar.

Pada dana Tahap I (SK 1-27), sisa anggaran terbatas pada penanganan SK 1-25. Di mana jumlah terblokir tahap I sebanyak 6.321 unit, dengan rincian RB 1.257 unit, RS 295 Unit dan RR 4.769 unit. Sedangkan pada SK tahap II atau SK Susulan sebanyak 6.295 unit, dirincikan masing-masing 554 unit RB, 2629 unit RS dan 3112 unit RR.***

 

 




Hari Gizi, Bunda Niken Ingatkan Pentingnya Gizi Makanan Anak

Memperigati Hari Gizi, Bunda Niken mengingatkan ibu-ibu harus pandai mengatur apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga

LOBAR.lombokjournal.com ~ Ibu-ibu diingatkan memperhatikan gizi yang terkandung dalam makanan anak-anaknya. 

Gizi yang baik mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak agar tidak terjadi stunting.

Hj Niken dalam peringatan Hari Gizi
Hj Niken

Pesan itu disampaikan  Ketua TP – PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat acara Peringatan Hari Gizi Nasional 2022 bersama dengan Yasayan Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB di Masjid Nurul Iman Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar, Selasa (25/01/22).

“Ibu adalah jantung rumah tangga, Gizi yang ada dalam sebuah keluarga tentu semua ibu yang mengatur, sehingga kita menjadi seorang ibu juga harus pandai mengatur apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga kita,” tutur Bunda Niken 

Bunda Niken juga menjelaskan ‘isi piringku’ yang merupakan program bagi masyarakat dalam memahami bagaimana porsi makan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi. Porsi Isi Piringku terdiri makanan pokok yakni sumber kabohidrat dengan porsi 2/3 dari 1/2 piring. 

BACA JUGA: Muslimat NWDI pun Diajak Aktif di Posyandu Keluarga

Lalu dilengkapi dengan lauk pauk dengan porsi 1/3 dari 1/2 piring. Untuk setengah piring lainnya diisi dengan proporsi sayur-sayuran dengan porsi 2/3 dan buah-buahan dengan porsi 1/3.

“Dengan menerapkan isi piringku maka ibu sudah memberikan gizi yang baik kepada anak – anak dan juga suami, sehingga keluarga kita mendapatakan asupan makanan dengan gizi yang seimbang,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukannya launching mobil layanan makan gratis (Food Van) untuk masyarakat rawan gizi. Khususnya di daerah bencana yang diinisiasi oleh Yayasan ACT NTB. 

Romi Saefuddin, Kepala Cabang ACT NTB mengatakan, launchingnya Food Van untuk dapt terus hadir ditengah masyarakat tepatnya diderah bencara dengan kondisi rawan gizi.

BACA JUGA: Cegah Perkawinan Anak, Tingkatkan Kesehatan Anak

“Banyak program yang telah dilakukan ACT salah satunya kita fokus untuk mendampingi daerah – daerah rawan gizi di daerah bencana. Ini ada mobil, mobil ini suka senyum kepada masyarakat, senyum dengan bahagia membeikan makanan gratis, selain ke daerah bencana juga akan masuk kedalam daerah pondok pondok pesantren,” ungkap Romi.***