M16: Penjabat Kepala Daerah tahun 2023 Wajib Sosok Netral

Penjabat Kepala Daerah yang ditempatkan jelang pemilihan Kepala Daerah harus netral, tidak berpihak kepada siapa pun yang ikut kontestasi politik,

MATARAM,lombokjournal.com ~ -Pemerintah agar hati-hati menunjuk penjabat (Pj) Kepala Daerah untuk mengisi kekosongan jabatan pada 2023 di NTB.

 Netralitas para Penjabat Kepala Daerah tersebut adalah prioritas utama selain integritas dan rekam jejak mereka.

 Direktur  Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 Bambang Mei Finarwanto  mengingatkan itu di kantornya di Mataram, Rabu  (9/2/2022).

“Pejabat yang ditempatkan itu harus yang benar-benar netral. Tidak berpihak kepada siapapun nanti yang ikut dalam kontestasi politik,” katanya.

Pada 19 September 2023, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB akan berakhir masa jabatannya. Mengingat Pilkada berikutnya baru digelar pada 27 November 2024, maka pemerintah akan menunjuk Penjabat Gubernur untuk Provinsi NTB. 

BACA JUGA: Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

Penjabat ini akan bertugas hingga terpilihnya kepala daerah defenitif berikutnya. Selain di tingkat provinsi, penjabat kepala daerah juga harus disiapkan di Lombok Timur dan juga di Kota Bima. Di kedua daerah ini, bupati dan wali kotanya akan berakhir masa jabatannya pada 26 September 2023.

 “Pemerintah harus selektif. Jangan lupa, penjabat kepala daerah ini memiliki kewenangan yang sama seperti kepala daerah defenitif. Karena itu, sosok yang ditunjuk haruslah yang paham pemerintahan dan punya leadership,” kata Bambang mengingatkan.

Sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, maka Penjabat Gubernur akan diajukan Kementerian Dalam Negeri lalu dipilih langsung oleh presiden. Sementara, untuk Penjabat Bupati dan Wali Kota, diajukan oleh Gubernur dan dipilih oleh Kementerian Dalam Negeri.

Dalam mekanismenya, akan diajukan tiga nama, dan dari tiga nama tersebut akan ditetapkan satu nama Penjabat Kepala Daerah.

 Penjabat Bupati atau Wali Kota, akan diangkat dari pimpinan tinggi pratama setingkat eselon dua. 

Sedangkan Penjabat Gubernur akan berasal dari pejabat pimpinan tinggi madya setingkat eselon satu. 

Dalam struktur pemerintahan, jabatan ini setingkat dengan direktur jenderal, sekretaris jenderal, kepala badan, sekretaris menteri, atau staf ahli menteri serta jabatan lainnya yang setara.

Bambang Mei menegaskan, Penjabat Kepala Daerah yang tidak netral akan berimplikasi pada kualitas pemilu mendatang. Sebab, Penjabat Kepala Daerah yang tidak netral tersebut bisa saja berpihak pada kekuatan politik tertentu.

“Akan menjadi sangat berbahaya kalau misalnya yang ditempatkan itu posisinya tidak netral dan berpihak pada suatu kekuatan politik tertentu,” kata pria yang karib disapa Didu ini.

 Tantangan yang akan dihadapi para Penjabat Kepala Daerah ini juga menurut Didu tidak akan ringan. 

Sebab, tak ada yang dapat memastikan apakah pada 2023 pandemi Covid-19 sudah berakhir atau belum.

 Karena itu kata Didu, mutlak selain netralitas, maka pemahaman Penjabat Kepala Daerah pada pengelolaan pemerintahan dan leadership menjadi sangat penting. Sebab, mereka berpotensi masih akan memimpin dalam situasi krisis.

“Dalam hal ini, integritas dan rekam jejak Penjabat tersebut menjadi sangat penting,” tandas Didu.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Jaga Kamtibmas dan Pengaruh Narkoba

 Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini juga mengingatkan, meski dipimpin oleh Penjabat Kepala Daerah, program-program strategis di pemerintahan juga harus tetap berjalan.

Karenanya, para pejabat kepala daerah tersebut sudah pasti akan memiliki peran yang sangat sentral.

 “Penjabat Kepala Daerah akan menjadi kunci efektivitas dan kesinambungan pemerintahan berikutnya setelah Kepala Daerah defenitif terpilih,” kata Didu.***

 




Peringatan HPN 2022, Pers Penting Bagi Kemajuan Daerah

Pers berperan jadi fasilitator, menyebarkan apa yang dilakukan pemerintah diketahui masyarakat 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari peranan pers. Pembangunan suatu daerah harus melibatkan masyarakat agar dikatakan sukses dan berhasil. 

Maka dari itu program-program pemerintah harus dipahami terlebih dahulu. Peran pers sebagai fasilitator yang membantu apa yang dilakukan oleh pemerintah diketahui oleh masyarakat sehingga masyarakat ikut terlibat.

Wagub menyampaikan pesan hari pers nasional
Wagub Hj Sitti Rohmi

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menghadiri acara Coffe Morning dalam rangka Hari Pers Nasional Tahun 2022 di Aula Gemilang Kantor Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Rabu (09/02/22).

Lanjutnya Ummi Rohmi sapaan Wagub, berharap Hari Pers Nasional ditahun ini agar insan pers selalu tetap menjaga sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah Provinsi NTB . 

“Selamat Hari Pers dan terimakasih untuk seluruh insan pers khusunya NTB mudah-mudahan kita selalu menjaga sinergi dan kolaborasi bersama-sama untuk mewujudkan NTB Gemilang.“ harapnya.

Tidak lupa Wagub berpesan kepada seluruh stakeholders yang hadir, NTB saat ini telah menjadi pusat dunia.

BACA JUGA: Hari Pers Nasional (HPN) 2022, Mengangkat Isu Lingkungan

Dengan banyaknya event-event Internasioanal seperti MotoGP, IATC, Lomba balap sepeda L’etape dan WSBK. Maka dari itu perlunya penyebaran-penyebaran informasi yang positif kepada masyarakat.

“Mari kita jalin kolaborasi ini dengan menyebarkan informasi-informasi yang positif kepada masyarakat. Banyak sektor akan diuntungkan dengan adanya event-event ini. Dengan kerja sama antara pers, masyarakat dan Pemprov. NTB., Insyaallah event-event ini sukses” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Najamuddin Amy. dalam laporannya menyebutkan kolaborasi sudah lama dilaksanakan antara Dinas Kominfotik Provinsi NTB dan Insan Pers. 

Salah satunya adalah meningkatkan Kualitas Wartawan Lokal NTB.

“Wujud kolaborasi dan sinegitas kami dengan PWI ditahun lalu salah satunya adalah turut andil memfasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di NTB. Insyaallah ditahun ini akan tetap kami fasilitasi” kata mantan Karo Humas NTB tersebut.

Senada dengan hal tersebut Sekretaris PWI (Persatuan Wartawan Indopnesia) H. Rachman Hakim berterima kasih, atas apa yang dilakukan oleh Pemprov NTB untuk kemajuan insan pers di NTB. Khusunya dalam hal peningkatan kompetensi wartawan lokal NTB.

BACA JUGA: Pabrik Bata dari Sampah Plastik di NTB, Ini Pertama di Asia

wagub bersama insan pers

“Terimakasih kepada Bu Wagub dan Dinas Kominfotik telah membantu kami untuk mewujudkan kegiatan UKW ditahun lalu. Selanjutnta dengan berita baik dari pak kadis yang menyatakan siap memfasilitasi UKW ditahun ini kami bahagia dan lega. Target kami ditahun ini akan memfasilitasi 80-100 wartwan lokal NTB.,” ungkapnya.

Kegiatan Coffe Morning ini dihadiri oleh Kepala TVRI NTB, Kepala RRI Mataram, seluruh Humas Forkopimda NTB dan Insan Pers lokal NTB.***

 




Pasien Kanker Butuh Dukungan Moril Semua Pihak

Pasien kanker bisa sembuh, asal melakukan pemeriksaaan rutin ke dokter dan berpikiran positif

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasien penderita kanker membutuhkan dukungan dan pendampingan psikologis yang intensif selama proses penyembuhan.  

Wagub menerima pengurus Yayasan Kanker, tentag kesembuhan pSIEN KANKER

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menerima audiensi pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang NTB, Selasa (08/02/22) di ruang kerjanya.

Menurut Ummi Rohmi sapaan Wagub, dukungan moril dari keluarga tercinta, para pekerja sosial dan seluruh masyarakat bisa menguatkan dan mempercepat proses penyembuhan.

“Memberikan pelayanan dan support serta semangat hidup, akan mampu meringankan beban yang selama ini ditanggungnya,” ujarnya. 

Termasuk edukasi bahwa kanker itu dapat disembuhkan dengan cara tetap melakukan pemeriksaaan rutin ke dokter dan terus berpikiran positif. 

Menerapkan pola hidup sehat, makanan dengan gizi berimbang, olahraga, menjaga kesehatan dan mental.

BACA JUGA: Nutrisi Ini Jangan Dilewatkan untuk Kesehatanmu

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang NTB, Yana mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wakil Gubernur NTB, atas perhatian dan keluangan waktu menerima audiensi pengurus YKI.

Menjelaskan terkait kesembuhan pasien

“Dukungan dan support dari Pemprov. NTB sangat berarti untuk kami pekerja sosial ini,” kata Yana.

Ia menyampaikan terimakasih karena Ummi Rohmi akan memfasilitasi sekretariat untuk YPI NTB.

“Insya Allah selain sebagai sekretariat, akan difungsikan sebagai rumah singgah untuk masyarakat kurang mampu,” terangnya.

BACA JUGA: Penderita Kanker, Masihkah Bisa Sembuh Total?

Saat ini pihaknya secara masif terus melakukan edukasi tentang kanker kepada masyarakat. Baik secara offline dan online di Media Sosial. ***

 




Pabrik Bata dari Sampah Plastik di NTB, Ini Pertama di Asia

Satu masalah linkungan teratasi, NTB membangun pabrik memanfaatkan sampah plastik jadi bahan baku pembuatan bata 

BANYUMULEK.lombok journal.com ~ Peletakan batu pertama pembangunan Pabrik Block Solutions di Banyumulek, Lombok Barat, dilakukan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Duta Besar Finlandia, Jari sinkari, Selasa (08/02/22)

Gubernur jelaskan pembangunan pabrik bata

Pabrik Block Solutions oleh  “Classroom of Hope (COH)” ini akan memproduksi batu bata yang bahan bakunya dari sampah plastik. 

Pabrik batu baa dai sampah plastik ini merupakan yang pertama di Indonesia sekaligus di Asia. 

“Kami ingin memastikan green energy dan green tourism, adalah keharusan. Ini adalah masa depan untuk NTB,” kata gubernur. 

Gubernur Zul menjelaskan, peletakan batu pertama merupaakan tahapan pembangunan awal. 

Ke depan, sampah plastik yang kerap menjadi masalah akan menjadi berkah bagi masyarakat NTB. 

“InsyaAllah jika pabrik ini sudah jadi, maka kebutuhan bahan bakunya adalah sampah – sampah plastik sehingga masyarakat akan berburu sampah plastik,” kata Bang Zul. 

BACA JUGA: Gubernur Terpukau Saat Kunjungi Kampung Oksigen di Lombok Tengah

Diharapkan investasi senilai 2.3juta euro tersebut berjalan akan lancar. 

“Kita sangat bersahabat dengan investor, jika ada kendala, hubungi kami. Kami akan memberikan solusi terbaik,” ujar Bang Zul. 

Senada dengan Gubernur, Wagub NTB Sitti Rohmi menjelaskan, contoh pembangunan dari bata plastik yang telah dibangun di NTB yakni di SDN 04 Medas Lombok Barat. 

“Produknya itu bata plastik. Contohnya sudah ada. Sekolah dan rumah terbuat dari bata plastik,” jelasnya. 

Diegaskannya, pembangunan Block Solutions ini adalah jawaban dari berbagai masalah lingkungan di NTB. Dan bentuk nyata implementasi Program unggulan NTB Hijau dan NTB Zero Waste. 

“Jika sudah jadi pabriknya, maka plastik-plastik bisa menjadi bahan baku. Ini luar biasa. Dengan hadirnya pabrik ini juga menjawab SDGs, yakni masalah lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan yang lainnya,” kata Ummi Rohmi. 

Sementara itu, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Jari Sinkari mengaku bahagia sekaligus bangga kerjasama Finlandia dan Indonesia selama ini berjalan baik. 

BACA JUGA; Gubernur Minta Ummat Hidu di KLU Jaga Keberagaman

Gubernur dan Wakil Gubernur usai peletakan batu perama pabrik bata

Terlebih di kesempatan ini NTB akan membangun dengan tujuan mulia. 

“Banyak hal yang bisa kita kerjakan bersama, dan ini adalah pekerjaan bersama, bagaimana kita menjadikan dunia tempat yang lebih baik,” jelas Dubes.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Perwakilan Bupati Lombok Barat, perwakilan Kapolda, dan para Kepala Perangkat Daerah lingkup pemprov NTB.***

 




UNW Mataram Gelar Sarasehan “MBKM dan Transformasi Pendidikan”

Dalam penyelenggaraannya, UNW Mataram hadirkan Rektor Unsima dan RekTor Ummat dalam sarasehan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universits Nadlatul Wathan (UNW) Mataram, Univeristas Islam Malang dan Ummat sepakat berkolaborasi mewujutkan MBKM

Kolaborasi itu bagian dari ihtiar menumbuh kembangkan kemajuan pendidikan di lingkungan kampus.

UNW Matraam Sseleggarakan rake

Sementara itu, Univeristas Nahdlatul Wathan juga tengah menggelar rapat kerja tahun 2022 di Hotel Aston Mataram, Senin (07/02/22)

Rektor UNW Mataram, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin MA mengatakan, Raker ini bertujuan untuk melahirkan program jangka pendek UNW Mataram.

Dengan mentransformasi sistem program pendidikan dari yang ada ke sistem program pendidikannya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Mengharapkan hasil dari Rapat kerja ini akan mengeluarkan program-program inovatif yang realistis untuk mampu kita laksanakan,” kata Rektor UNW. 

Sebelum Raker ini terlaksana, lanjutnya masing-masing fakultas telah melaksanakan rapat tersendiri untuk disampaikan pada Raker UNW 2020.

BACA JUGA: Sidak Bupati ke SKPD, Minta Pegawai Tingkatkan Disiplin 

“Dari hasil rapat masing-masing Fakultas ini yang kemudian akan kita satukan, namun sejauh ini secara visi dari setiap Fakultas mempunyai kesamaan,” Katanya. 

Selain itu, UNW Mataram juga akan mengembangkan Pemahaman Digitalisasi kepada seluruh Civitas akademika UNW. 

“Soal IT merupakan keniscayaan di Era Sekarang ini, program pengembangan IT ini juga akan menjadi salah satu program yang akan kita prioritaskan kedepannya,” ujarnya.

“Nantinya kita akan menggelar kegiatan-kegiatan Workshop Digitalisasi, dan saat ini untuk sarana-prasarana di kampus sudah mulai kita pakai Digital, seperti papan informasi dan lainnya sudah memakai Display,” katanya.

Rapat Kerja 2022 UNW Mataram juga dirangakaikan dengan Saresahan penerapan Sistem pendidikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersama Rektor Universitas Islam Malang dan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram. 

MBKM merupakan rujukan standar penerapan sistem pendidikan yang diluncurkan tahun 2020 lalu oleh Kemendikbud.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar untuk membagikan pengalaman penerapan sistem MBKM yang telah dilakasanakan di Universitas Islam Malang dan Universitas Muhammadiyah Mataram. 

Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengurai pengalamannya menerapkan Sistem MBKM, menurutnya dalam sistem MBKM, Kampus dituntut untuk tidak lagi merencanakan program secara normatin namun harus ada acuan kreativitas dan inovasi lebih. 

“Saat ini kita tidak lagi bisa berencana untuk berlari namun kita harus berencana untuk melompat supaya tidak tertinggal,” katanya saat mengikuti Saresahan MBKM via Virtual. 

BACA JUGA: Gubernur Zul Terpukau Saat Kunjungi Kampung Oksigen di NTB

Sarasehan UNW mendatangan Rektor Unsima dan UMMAT

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Arsyad Abdul Gani, M.Pd mengatakan, penerapan sistem Pendidikan MBKM tidaklah mudah, namun menurutnya harus ada skala prioritas dari setiap program maupun Fakultas yang harus digenjot.

“Penerapan ini, tidak semudah yang kita ucapkan kita harus mempunyai program yang utama kemudian yang lainnya bisa menjadi embrio,” ujarnya.***

 




Jelang MotoGP, Jaga Kamtibmas dan Pengaruh Narkoba

Event MotoGP akan mengundang ribuan orang datang ke Lombok Tengah, Gubernur Zul minta masyarakat jaga kamtibmas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menjelang event internasional MotoGP tahun 2022 di Mandalika, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengingatkan, masyarakat di Kelurahan Tiwugalih dan Lombok Tengah, untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta pengaruh Narkoba.

“Karena ribuan orang akan datang ke Lombok Tengah, menyaksikan Event MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika,” kata gubernur.

Masyarakat siap dukung MotoGP

Gubernur Zul menyampaikan itu saat silaturahmi dengan masyarakat kampung Bersinar di Karang Bali, Kelurahan Tiwugalih, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (07/02/22).

Balapan bergengsi dunia tersebut, akan membawa dampak positif untuk geliat ekonomi dan pariwisata di Lombok Tengah dan NTB, bahkan Indonesia pada umumnya. 

BACA JUGA: UNW Mataram Gelar  Sarasehan “MBKM dan ransformasi Pendidikan”

Berbagai sektor bergerak, hotel dan penginapan penuh, jasa transportasi ramai dan destinasi wisata mulai tumbuh.

“Mari sama-sama saling menjaga dan mengingatkan agar menjaga nama baik daerah, sehingga orang betah berlama-lama di NTB dan ingin kembali karena keramahan kita,” ajak Bang Zul.

Gubernur Zul menyampaikan, Pemprov. NTB terus mengkampanyekan Kampung bersih dari narkoba, sesuai dengan program yang ada pada 6 Misi NTB Gemilang

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pesan agar terus menjalin silaturahmi dengan siapapun. Silaturrahmi merupakan salah satu cara untuk meraih kebahagiaan yang sangat sederhana.

“Jadi kebahagian sesederhana itu, kebahagiaan milik siapa aja, yang ingin memilihnya,” katanya. 

Memperoleh kebahagiaan tidak perlu dengan kaya raya, berpenghasilan miliaran rupiah sebulan dan bukan diukur dengan uang semata.

Percuma harta berlimpah dan uang banyak, kalau tidak dapat menikmati kehidupan, bersilaturahmi dengan sahabat dan teman yang banyak.

“Banyak orang berpenghasilan miliaran per bulan, tapi oleh dokter dilarang banyak makan nasi, gorengan, yang manis-manis, hanya banyak minum obat,” katanya. 

Namun, hidup sederhana dengan harta benda dan uang yang berkecukupan, dapat sering bersilaturahmi, berkumpul dengan keluarga dan tetangga, sehingga kesehatan tidak terganggu akibat banyak pikiran.

Karena itu, lanjut gubernur, sebelum menjabat Gubernur dari ujung timur Sape hingga ujung barat Lembar,  mengunjungi desa-desa se NTB, banyak yang berpesan kepada dirinya agar tetap pertahankan tradisi mengunjungi masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Zul Terpukau Saat Kunjugi Kampung Oksigen di Lombok Tengah

“Ini terus kami lakukan, demi menjaga silaturahmi dan kebahagiaan,” tandas mantan ketua BEM UI tersebut.

Sementara Kepala Lingkungan Karang Bali, Maskur mengapresiasi kunjungan dan silaturahmi Gubernur NTB ke lingkungannya.

“Mewakili masyarakat kami merasakan senang dan bahagia karena baru kali ini gubernur mengunjungi kelurahan kami,” kata Maskur.

Ia berharap kunjungan Gubernur dan sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov. NTB membawa berkah dan rahmat untuk masyarakat Karang Bali.

Tokoh masyarakat dkung MotoGP dan event internasional lainya

Disampaikannya, masyarakat Karang Bali siap mendukung agenda pemerintah. Termasuk perhelatan MotoGP dan event internasional lainnya di NTB. 

Di akhir silaturahmi, Gubernur sempat berdialog dengan masyarakat Karang Bali. Menjaring aspirasi masyarakat. 

Turut mendampingi Gubernur NTB, Kaban kesbangpol, BPKAD, Kadis DLHK, Kasat Pol PP dan Karo Kesra. Hadir pula pada kegiatan tersebut, Kabag Kesra Lombok Tengah, Camat Praya, Lurah Tiwugalih, tokoh agama, masyarat, pemuda dan masyarakat Karang Bali.***

 




Gubernur Zul Terpukau saat Kunjungi Kampung Oksigen di NTB

Kelurahan Leneng di Lombok Tengah disebut ‘kampung oksigen’ karena bersih dan asri, membuat Gubernur Zul puji kebersihannya

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah terpukau dengan keberhasilan Kelurahan Leneng yang mampu mengembangkan destinasi wisata bersih dan asri. 

Gubernur singgah di Kampung Oksigen

Saking asrinya, Leneng disebut sebagai “Kampung Oksigen”. 

Dinamakan ‘kampung oksigen’ karena benar-benar bersih dan asri. Kalau ada kemauan dan keteladanan bersih dan asri itu bukan hal mustahil.

“Luar biasa Leneng!” puji Bang Zul saat kunjungan kerja di Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (07/02/22).

Menurutnya, Leneng dan Kecamatan Praya pada umumnya kini mulai hijau dan asri. Banyak perubahan, tampak terlihat indah dan sejuk. 

Ia berharap kepada lurah dan camat dapat mengembangkan wilayahnya di Lombok Tengah sehingga kampung oksigen dapat dikenal wisatawan lokal dan mancanegara. 

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Sehingga saat MotoGP di Mandalika, akan menjadi titik khusus untuk berkunjung dan berwisata di Kabupaten Lombok Tengah.

Senada dengan Gubernur NTB, Kadis DLHK Provinsi Ir. Madani Mukarom mendukung pengembangan kampung oksigen di Leneng. 

“Untuk itu jangan putus berkomunikasi dan berkoordinasi, agar yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat kami fasilitasi, untuk mendorong percepatan zero waste,” jelas Madani.

Sementara itu, Camat Praya, Baiq Murniati menyatakan kesiapan wilayahnya terus mengembangkan kampung oksigen.

“Insya Allah kami akan dorong pembentukan kampung oksigen. Karena berawal dari persoalan sampah di Leneng, sehingga berbagai kegiatan berbasis lingkungan terus kami dukung, termasuk bersinergi dengan Pemprov. NTB,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Pokdarwis Kampung Oksigen, Lalu Muh. Isnaini menjelaskan, kegiatan kampung oksigen ini berbasis lingkungan.

Merubah perilaku masyarakat seperti mengelolah sampah, dengan memilah dan memilih sampah organik dan non organik. Sehingga perilaku membuang sampah mulai berkurang.

“Kami awali penanganan sampah berbasis rumah tangga, ibu-ibu di edukasi agar memilah sampah organik dan menjualnya ke bank sampah,” jelas mantan Lurah Leneng ini.

Begitupun peran masyarakat terhadap kegiatan di lingkungan terus didorong. Karena persoalan sampah ini bukan masalah tugas, tapi masalah kesadaran. 

Selain itu, menurutnya kelurahan Leneng juga melakukan siaga bersih dan siaga lestari. 

Tidak hanya mengelola sampah tapi membuat biopori dengan Program 1.000 biopori.

Sehingga sekarang masalah banjir akibat sampah dan drainase tersumbat berkurang. Gerakan menanam pohon untuk penghijauan juga secara masif semakin banyak di Leneng.

RangkAian kegiatan yang memanfaatkan sektor pertanian sebagai objek utama, dengan melibatkan paRtisipasi masyarakat aktif yang berada di tengah kota Praya.

BACA JUGA: Hari Pers Nasional (HPB) 2022 Mengangkat Isu Lingkungan

“Dari situlah mulai terbangun agrowisata di tempat kami. Memanfaatkan lahan untuk penghijauan di sekitar IPDN,sehingga tercipta tempat yang sejuk dan indah,” tambanya.

Warga Leneng berdialog dengan gbernur

Ada banyak destinasi wisata di Leneng, satu di antaranya ada “Mini Forest” Portir Indonesia. 

Mini forest dibangun untuk menjaga ekosistem yang dicirikan oleh pohon-pohon yang cukup rapat yang berhubungan dengan masyarakat, dan tumbuhan dari berbagai ukuran untuk menghasilkan siklus air dan oksigen yang baik.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Kaban Kesbangpol, BPKAD, Kadis LHK, Kasat Pol PP dan Karo Kesra. Hadir pula pada kegiatan tersebut, Sekcam Praya, Lurah Leneng dan penggiat lingkungan. ***

 

 

 

 




Bappeda Koordinasi Susun RKA Tahun Anggaran 2023

Rapat Penyusunan Asistensi (RKA) Tahun Anggaran 2023 dilakukan Bappeda Lombok Utara untuk merancang rencana kerja

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bappeda Kabupaten Lombok Utara melaksanakan Rapat Penyusunan Asistensi (RKA) Tahun Anggaran 2023. 

Rapat RKA Bappeda KLU untuk persiapan susun RKPD

Kepala bidang Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Zaujaniatmi SKM. hadir dalam kegiatan tersebut dari Unsur Dinsos PPA, Unsur UPTD PDA, Unsur Bagian Kesra Setda KLU, Unsur Dinas Kesehatan dan Unsur RSUD. Senin (07/02/22).

Mengawali sambutannya Zaujaniatmi SKM. menyampaikan selain melaksanakan DPA 2022, juga mempersiapkan DPA 2023.

“Jadi saat Ibu/bapak siap melaksanakan DPA 2022 kami juga berpikir untuk tahun 2023,” ujarnya.

Kegiatan tersebut bertujuan merancang rencana kerja awal RKPD tahun 2023, memperbaiki permasalahan tahun sebelumnya, sehingga Bappeda mengundang seluruh OPD di Kabupaten Lombok Utara secara bergantian. 

“Ini yang menjadi kesepakatan dan catatan kami maupun Ibu dan Bapak agar memasukan itu sebagai persiapan rancangan kerja awal RKPD di tahun 2023,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan Hidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dan dilanjutkan dengan diskusi.***

.




Gubernur Minta Ummat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan saat bertemu umat Hindu di KLU, agar menjaga keberagamaan dan menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturrahim

BAYAN,KLU.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah meminta masyarakat NTB merawat dan menjaga keberagaman dengan sebaik-baiknya.

gubernur bersama tokoh umat Hindu

Karena Provinsi NTB merupakan daerah yang kaya keberagaman, dari adat istiadat, suku, bahasa, hingga agama yang dianut masyarakatnya sangatlah bervariasi. Karena itu,

“Mari kita jaga keberagamaan, jaga kerukunan dengan mempererat tali silaturrahim,” ungkap Gubernur saat melakukan silaturrahim bersama tokoh agama Hindu di Bayan, Lombok Utara, Minggu (06/02/22).

Bang Zul, juga meminta masyaarkat untuk menganut paham toleransi dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

Agar keragaman yang telah berakar di provinsi NTB tidak terpecah-belah akibat isu-isu negatif.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Mandalika Siap Pre Season MotoGP 2022

Hal tersebut, lanjut Gubernur, karena Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman. Keberagamaan yang ada telah menjadi simbol persatuan dan dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Prinsip saling menghargai dan menghormati merupakan pilar yang penting dalam merawat keberagaman,” ungkap Bang Zul dihadapan Bupati Karang Asem, Provinsi Bali yang juga hadir pada kesempatan tersebut.

Sebagai warga negara yang baik, tambah Bang Zul, masyarakat diminta menjaga persatuan dan kesatuan dengan menganut paham toleransi. Jangan sampai, keragaman yang telah lama di rajut di provinsi NTB terpecah-belah akibat isu-isu negatif.

Sementara itu, Ketua Parishada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lombok Utara, I Nengah Sariana menegaskan, toleransi beragama di KLU perlu dicontoh.

Hubungan persaudaraan antar umat beragama di KLU dan NTB umumnya sejak jaman dulu sangatlah harmonis.

Pesan gubernur, agar menjaga keberagaman

“Meski berbeda keyakinan atau berbeda agama, namun tetap saling menghormati, bahkan saling tolong menolong dan saling mengasihi sebagai sesama saudara,” jelasnya.

Ia menambahkan, belum pernah terjadi gesekan antar agama di KLU. Meski pernah terjadi kesalahpahaman diantara anak muda misalnya, tapi cepat diselesaikan. Mereka cepat rukun kembali, tutur I Nengah Sariana, S.Ag.

BACA JUGA: Media Diajak Sebarkan Informasi Positif Jelang MotoGP 2022

Kedepannya, ia berharap kerukunan dan toleransi beragama harus terus dirawat dan diperkuat sebagai modal utama untuk mewujudkan NTB Gemilang. ***

 

 




Ketua PKK Lombok Utara Lantik Pengurus PKK Kayangan 

Pelantikan Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Kayangan, diharapkan segera mengimplementasikan 10 Program PKK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara Hj. Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu melantik TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027 bertempat di aula Kantor Camat Kayangan, Senin (07/02/22). 

Berdasarkan surat keputusan nomor 01/KEP/PKK KLU/II/2022 menetapkan bahwa Agus Sulaiman Efendy, S.Pt sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027

Suasana pelantikan PKK Kayangan

Gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang  tumbuh dari bawah. 

Pemberdayaan Keluarga sendiri meliputi segala upaya Bimbingan, Pembinaan dan Pemberdayaan agar sebuah keluarga dapat hidup dengan sejahtera, maju dan mandiri.

Hal itu disampaikan dalam sambutan Ketua TP PKK KLU Hj. Galuh. Ia juga  menyampaikan selamat atas dilantiknya Ketua TP PKK Kayangan.

Diharapkan, dengan pelantikan ketua dan pengurusnya, TP PKK Kecamatan Kayangan dapat mengimplementasikan seluruh program PKK baik dari tingkat kecamatan maupun desa. 

“Implementasi atas 10 Program pokok PKK di Kecamatan dan desa dapat terwujud,” ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Ke depan, PKK Kecamatan Kayangan diharapkan menjadi contoh atau barometer bagi PKK Kecamatan lain di KLU, mengingat semangat luar biasa dalam bekerja dan merealisasikan program yang ada di PKK.

Sementara itu Camat Kayangan Siti Rukaiah yang juga merupakan pembina PKK Kecamatan Kayangan menyampaikan,  terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh pengurus PKK di Kecamatan Kayangan.

Antusias Pengurus untuk segera dilantik serta dikukuhkan begitu tinggi. Ada beberapa program yang ingin segera dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Kayangan. 

Lebih lanjut dikatakan, ia ingin menepis anggapan tentang program PKK hanya masak-masak dan arisan. Ingin  ditunjukkan bahwa PKK bisa membuat program serta pembinaan bahkan bisa lebih.

Ketua dan pengurus PKK Kayangan

 “Mari kita hapus anggapan orang PKK sekedar masak dan arisan,” katanya.

Dalam kepengurusan PKK Kecamatan Kayangan periode sekarang, diisi oleh orang-orang yang memang kompeten di bidangnya, mulai dari kesehatan pembinaan, usaha serta lainnya.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

Turut hadir dalam pelantikan itu, Ketua GOW Yunita Aprilina Danny Karter, para pengurus PKK Kayangan serta undangan lainnya.***