UNW Mataram Gelar Sarasehan “MBKM dan Transformasi Pendidikan”

Dalam penyelenggaraannya, UNW Mataram hadirkan Rektor Unsima dan RekTor Ummat dalam sarasehan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Universits Nadlatul Wathan (UNW) Mataram, Univeristas Islam Malang dan Ummat sepakat berkolaborasi mewujutkan MBKM

Kolaborasi itu bagian dari ihtiar menumbuh kembangkan kemajuan pendidikan di lingkungan kampus.

UNW Matraam Sseleggarakan rake

Sementara itu, Univeristas Nahdlatul Wathan juga tengah menggelar rapat kerja tahun 2022 di Hotel Aston Mataram, Senin (07/02/22)

Rektor UNW Mataram, Dr. TGH. Lalu Abdul Muhyi Abidin MA mengatakan, Raker ini bertujuan untuk melahirkan program jangka pendek UNW Mataram.

Dengan mentransformasi sistem program pendidikan dari yang ada ke sistem program pendidikannya Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Mengharapkan hasil dari Rapat kerja ini akan mengeluarkan program-program inovatif yang realistis untuk mampu kita laksanakan,” kata Rektor UNW. 

Sebelum Raker ini terlaksana, lanjutnya masing-masing fakultas telah melaksanakan rapat tersendiri untuk disampaikan pada Raker UNW 2020.

BACA JUGA: Sidak Bupati ke SKPD, Minta Pegawai Tingkatkan Disiplin 

“Dari hasil rapat masing-masing Fakultas ini yang kemudian akan kita satukan, namun sejauh ini secara visi dari setiap Fakultas mempunyai kesamaan,” Katanya. 

Selain itu, UNW Mataram juga akan mengembangkan Pemahaman Digitalisasi kepada seluruh Civitas akademika UNW. 

“Soal IT merupakan keniscayaan di Era Sekarang ini, program pengembangan IT ini juga akan menjadi salah satu program yang akan kita prioritaskan kedepannya,” ujarnya.

“Nantinya kita akan menggelar kegiatan-kegiatan Workshop Digitalisasi, dan saat ini untuk sarana-prasarana di kampus sudah mulai kita pakai Digital, seperti papan informasi dan lainnya sudah memakai Display,” katanya.

Rapat Kerja 2022 UNW Mataram juga dirangakaikan dengan Saresahan penerapan Sistem pendidikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bersama Rektor Universitas Islam Malang dan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram. 

MBKM merupakan rujukan standar penerapan sistem pendidikan yang diluncurkan tahun 2020 lalu oleh Kemendikbud.

Rangkaian kegiatan tersebut digelar untuk membagikan pengalaman penerapan sistem MBKM yang telah dilakasanakan di Universitas Islam Malang dan Universitas Muhammadiyah Mataram. 

Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Dr. Maskuri, M.Si mengurai pengalamannya menerapkan Sistem MBKM, menurutnya dalam sistem MBKM, Kampus dituntut untuk tidak lagi merencanakan program secara normatin namun harus ada acuan kreativitas dan inovasi lebih. 

“Saat ini kita tidak lagi bisa berencana untuk berlari namun kita harus berencana untuk melompat supaya tidak tertinggal,” katanya saat mengikuti Saresahan MBKM via Virtual. 

BACA JUGA: Gubernur Zul Terpukau Saat Kunjungi Kampung Oksigen di NTB

Sarasehan UNW mendatangan Rektor Unsima dan UMMAT

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. H. Arsyad Abdul Gani, M.Pd mengatakan, penerapan sistem Pendidikan MBKM tidaklah mudah, namun menurutnya harus ada skala prioritas dari setiap program maupun Fakultas yang harus digenjot.

“Penerapan ini, tidak semudah yang kita ucapkan kita harus mempunyai program yang utama kemudian yang lainnya bisa menjadi embrio,” ujarnya.***

 




Jelang MotoGP, Jaga Kamtibmas dan Pengaruh Narkoba

Event MotoGP akan mengundang ribuan orang datang ke Lombok Tengah, Gubernur Zul minta masyarakat jaga kamtibmas

MATARAM.lombokjournal.com ~ Menjelang event internasional MotoGP tahun 2022 di Mandalika, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengingatkan, masyarakat di Kelurahan Tiwugalih dan Lombok Tengah, untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta pengaruh Narkoba.

“Karena ribuan orang akan datang ke Lombok Tengah, menyaksikan Event MotoGP 2022 di sirkuit Mandalika,” kata gubernur.

Masyarakat siap dukung MotoGP

Gubernur Zul menyampaikan itu saat silaturahmi dengan masyarakat kampung Bersinar di Karang Bali, Kelurahan Tiwugalih, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (07/02/22).

Balapan bergengsi dunia tersebut, akan membawa dampak positif untuk geliat ekonomi dan pariwisata di Lombok Tengah dan NTB, bahkan Indonesia pada umumnya. 

BACA JUGA: UNW Mataram Gelar  Sarasehan “MBKM dan ransformasi Pendidikan”

Berbagai sektor bergerak, hotel dan penginapan penuh, jasa transportasi ramai dan destinasi wisata mulai tumbuh.

“Mari sama-sama saling menjaga dan mengingatkan agar menjaga nama baik daerah, sehingga orang betah berlama-lama di NTB dan ingin kembali karena keramahan kita,” ajak Bang Zul.

Gubernur Zul menyampaikan, Pemprov. NTB terus mengkampanyekan Kampung bersih dari narkoba, sesuai dengan program yang ada pada 6 Misi NTB Gemilang

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan pesan agar terus menjalin silaturahmi dengan siapapun. Silaturrahmi merupakan salah satu cara untuk meraih kebahagiaan yang sangat sederhana.

“Jadi kebahagian sesederhana itu, kebahagiaan milik siapa aja, yang ingin memilihnya,” katanya. 

Memperoleh kebahagiaan tidak perlu dengan kaya raya, berpenghasilan miliaran rupiah sebulan dan bukan diukur dengan uang semata.

Percuma harta berlimpah dan uang banyak, kalau tidak dapat menikmati kehidupan, bersilaturahmi dengan sahabat dan teman yang banyak.

“Banyak orang berpenghasilan miliaran per bulan, tapi oleh dokter dilarang banyak makan nasi, gorengan, yang manis-manis, hanya banyak minum obat,” katanya. 

Namun, hidup sederhana dengan harta benda dan uang yang berkecukupan, dapat sering bersilaturahmi, berkumpul dengan keluarga dan tetangga, sehingga kesehatan tidak terganggu akibat banyak pikiran.

Karena itu, lanjut gubernur, sebelum menjabat Gubernur dari ujung timur Sape hingga ujung barat Lembar,  mengunjungi desa-desa se NTB, banyak yang berpesan kepada dirinya agar tetap pertahankan tradisi mengunjungi masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Zul Terpukau Saat Kunjugi Kampung Oksigen di Lombok Tengah

“Ini terus kami lakukan, demi menjaga silaturahmi dan kebahagiaan,” tandas mantan ketua BEM UI tersebut.

Sementara Kepala Lingkungan Karang Bali, Maskur mengapresiasi kunjungan dan silaturahmi Gubernur NTB ke lingkungannya.

“Mewakili masyarakat kami merasakan senang dan bahagia karena baru kali ini gubernur mengunjungi kelurahan kami,” kata Maskur.

Ia berharap kunjungan Gubernur dan sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov. NTB membawa berkah dan rahmat untuk masyarakat Karang Bali.

Tokoh masyarakat dkung MotoGP dan event internasional lainya

Disampaikannya, masyarakat Karang Bali siap mendukung agenda pemerintah. Termasuk perhelatan MotoGP dan event internasional lainnya di NTB. 

Di akhir silaturahmi, Gubernur sempat berdialog dengan masyarakat Karang Bali. Menjaring aspirasi masyarakat. 

Turut mendampingi Gubernur NTB, Kaban kesbangpol, BPKAD, Kadis DLHK, Kasat Pol PP dan Karo Kesra. Hadir pula pada kegiatan tersebut, Kabag Kesra Lombok Tengah, Camat Praya, Lurah Tiwugalih, tokoh agama, masyarat, pemuda dan masyarakat Karang Bali.***

 




Gubernur Zul Terpukau saat Kunjungi Kampung Oksigen di NTB

Kelurahan Leneng di Lombok Tengah disebut ‘kampung oksigen’ karena bersih dan asri, membuat Gubernur Zul puji kebersihannya

LOTENG.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah terpukau dengan keberhasilan Kelurahan Leneng yang mampu mengembangkan destinasi wisata bersih dan asri. 

Gubernur singgah di Kampung Oksigen

Saking asrinya, Leneng disebut sebagai “Kampung Oksigen”. 

Dinamakan ‘kampung oksigen’ karena benar-benar bersih dan asri. Kalau ada kemauan dan keteladanan bersih dan asri itu bukan hal mustahil.

“Luar biasa Leneng!” puji Bang Zul saat kunjungan kerja di Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (07/02/22).

Menurutnya, Leneng dan Kecamatan Praya pada umumnya kini mulai hijau dan asri. Banyak perubahan, tampak terlihat indah dan sejuk. 

Ia berharap kepada lurah dan camat dapat mengembangkan wilayahnya di Lombok Tengah sehingga kampung oksigen dapat dikenal wisatawan lokal dan mancanegara. 

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Sehingga saat MotoGP di Mandalika, akan menjadi titik khusus untuk berkunjung dan berwisata di Kabupaten Lombok Tengah.

Senada dengan Gubernur NTB, Kadis DLHK Provinsi Ir. Madani Mukarom mendukung pengembangan kampung oksigen di Leneng. 

“Untuk itu jangan putus berkomunikasi dan berkoordinasi, agar yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat kami fasilitasi, untuk mendorong percepatan zero waste,” jelas Madani.

Sementara itu, Camat Praya, Baiq Murniati menyatakan kesiapan wilayahnya terus mengembangkan kampung oksigen.

“Insya Allah kami akan dorong pembentukan kampung oksigen. Karena berawal dari persoalan sampah di Leneng, sehingga berbagai kegiatan berbasis lingkungan terus kami dukung, termasuk bersinergi dengan Pemprov. NTB,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Pokdarwis Kampung Oksigen, Lalu Muh. Isnaini menjelaskan, kegiatan kampung oksigen ini berbasis lingkungan.

Merubah perilaku masyarakat seperti mengelolah sampah, dengan memilah dan memilih sampah organik dan non organik. Sehingga perilaku membuang sampah mulai berkurang.

“Kami awali penanganan sampah berbasis rumah tangga, ibu-ibu di edukasi agar memilah sampah organik dan menjualnya ke bank sampah,” jelas mantan Lurah Leneng ini.

Begitupun peran masyarakat terhadap kegiatan di lingkungan terus didorong. Karena persoalan sampah ini bukan masalah tugas, tapi masalah kesadaran. 

Selain itu, menurutnya kelurahan Leneng juga melakukan siaga bersih dan siaga lestari. 

Tidak hanya mengelola sampah tapi membuat biopori dengan Program 1.000 biopori.

Sehingga sekarang masalah banjir akibat sampah dan drainase tersumbat berkurang. Gerakan menanam pohon untuk penghijauan juga secara masif semakin banyak di Leneng.

RangkAian kegiatan yang memanfaatkan sektor pertanian sebagai objek utama, dengan melibatkan paRtisipasi masyarakat aktif yang berada di tengah kota Praya.

BACA JUGA: Hari Pers Nasional (HPB) 2022 Mengangkat Isu Lingkungan

“Dari situlah mulai terbangun agrowisata di tempat kami. Memanfaatkan lahan untuk penghijauan di sekitar IPDN,sehingga tercipta tempat yang sejuk dan indah,” tambanya.

Warga Leneng berdialog dengan gbernur

Ada banyak destinasi wisata di Leneng, satu di antaranya ada “Mini Forest” Portir Indonesia. 

Mini forest dibangun untuk menjaga ekosistem yang dicirikan oleh pohon-pohon yang cukup rapat yang berhubungan dengan masyarakat, dan tumbuhan dari berbagai ukuran untuk menghasilkan siklus air dan oksigen yang baik.

Turut mendampingi Gubernur NTB, Kaban Kesbangpol, BPKAD, Kadis LHK, Kasat Pol PP dan Karo Kesra. Hadir pula pada kegiatan tersebut, Sekcam Praya, Lurah Leneng dan penggiat lingkungan. ***

 

 

 

 




Bappeda Koordinasi Susun RKA Tahun Anggaran 2023

Rapat Penyusunan Asistensi (RKA) Tahun Anggaran 2023 dilakukan Bappeda Lombok Utara untuk merancang rencana kerja

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bappeda Kabupaten Lombok Utara melaksanakan Rapat Penyusunan Asistensi (RKA) Tahun Anggaran 2023. 

Rapat RKA Bappeda KLU untuk persiapan susun RKPD

Kepala bidang Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Zaujaniatmi SKM. hadir dalam kegiatan tersebut dari Unsur Dinsos PPA, Unsur UPTD PDA, Unsur Bagian Kesra Setda KLU, Unsur Dinas Kesehatan dan Unsur RSUD. Senin (07/02/22).

Mengawali sambutannya Zaujaniatmi SKM. menyampaikan selain melaksanakan DPA 2022, juga mempersiapkan DPA 2023.

“Jadi saat Ibu/bapak siap melaksanakan DPA 2022 kami juga berpikir untuk tahun 2023,” ujarnya.

Kegiatan tersebut bertujuan merancang rencana kerja awal RKPD tahun 2023, memperbaiki permasalahan tahun sebelumnya, sehingga Bappeda mengundang seluruh OPD di Kabupaten Lombok Utara secara bergantian. 

“Ini yang menjadi kesepakatan dan catatan kami maupun Ibu dan Bapak agar memasukan itu sebagai persiapan rancangan kerja awal RKPD di tahun 2023,” ungkapnya.

Kegiatan berjalan Hidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dan dilanjutkan dengan diskusi.***

.




Gubernur Minta Ummat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan saat bertemu umat Hindu di KLU, agar menjaga keberagamaan dan menjaga kerukunan dengan mempererat tali silaturrahim

BAYAN,KLU.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah meminta masyarakat NTB merawat dan menjaga keberagaman dengan sebaik-baiknya.

gubernur bersama tokoh umat Hindu

Karena Provinsi NTB merupakan daerah yang kaya keberagaman, dari adat istiadat, suku, bahasa, hingga agama yang dianut masyarakatnya sangatlah bervariasi. Karena itu,

“Mari kita jaga keberagamaan, jaga kerukunan dengan mempererat tali silaturrahim,” ungkap Gubernur saat melakukan silaturrahim bersama tokoh agama Hindu di Bayan, Lombok Utara, Minggu (06/02/22).

Bang Zul, juga meminta masyaarkat untuk menganut paham toleransi dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

Agar keragaman yang telah berakar di provinsi NTB tidak terpecah-belah akibat isu-isu negatif.

BACA JUGA: Gubernur NTB: Mandalika Siap Pre Season MotoGP 2022

Hal tersebut, lanjut Gubernur, karena Indonesia adalah negara dengan sejuta keberagaman. Keberagamaan yang ada telah menjadi simbol persatuan dan dikemas dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Prinsip saling menghargai dan menghormati merupakan pilar yang penting dalam merawat keberagaman,” ungkap Bang Zul dihadapan Bupati Karang Asem, Provinsi Bali yang juga hadir pada kesempatan tersebut.

Sebagai warga negara yang baik, tambah Bang Zul, masyarakat diminta menjaga persatuan dan kesatuan dengan menganut paham toleransi. Jangan sampai, keragaman yang telah lama di rajut di provinsi NTB terpecah-belah akibat isu-isu negatif.

Sementara itu, Ketua Parishada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lombok Utara, I Nengah Sariana menegaskan, toleransi beragama di KLU perlu dicontoh.

Hubungan persaudaraan antar umat beragama di KLU dan NTB umumnya sejak jaman dulu sangatlah harmonis.

Pesan gubernur, agar menjaga keberagaman

“Meski berbeda keyakinan atau berbeda agama, namun tetap saling menghormati, bahkan saling tolong menolong dan saling mengasihi sebagai sesama saudara,” jelasnya.

Ia menambahkan, belum pernah terjadi gesekan antar agama di KLU. Meski pernah terjadi kesalahpahaman diantara anak muda misalnya, tapi cepat diselesaikan. Mereka cepat rukun kembali, tutur I Nengah Sariana, S.Ag.

BACA JUGA: Media Diajak Sebarkan Informasi Positif Jelang MotoGP 2022

Kedepannya, ia berharap kerukunan dan toleransi beragama harus terus dirawat dan diperkuat sebagai modal utama untuk mewujudkan NTB Gemilang. ***

 

 




Ketua PKK Lombok Utara Lantik Pengurus PKK Kayangan 

Pelantikan Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Kayangan, diharapkan segera mengimplementasikan 10 Program PKK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara Hj. Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu melantik TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027 bertempat di aula Kantor Camat Kayangan, Senin (07/02/22). 

Berdasarkan surat keputusan nomor 01/KEP/PKK KLU/II/2022 menetapkan bahwa Agus Sulaiman Efendy, S.Pt sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027

Suasana pelantikan PKK Kayangan

Gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang  tumbuh dari bawah. 

Pemberdayaan Keluarga sendiri meliputi segala upaya Bimbingan, Pembinaan dan Pemberdayaan agar sebuah keluarga dapat hidup dengan sejahtera, maju dan mandiri.

Hal itu disampaikan dalam sambutan Ketua TP PKK KLU Hj. Galuh. Ia juga  menyampaikan selamat atas dilantiknya Ketua TP PKK Kayangan.

Diharapkan, dengan pelantikan ketua dan pengurusnya, TP PKK Kecamatan Kayangan dapat mengimplementasikan seluruh program PKK baik dari tingkat kecamatan maupun desa. 

“Implementasi atas 10 Program pokok PKK di Kecamatan dan desa dapat terwujud,” ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Ke depan, PKK Kecamatan Kayangan diharapkan menjadi contoh atau barometer bagi PKK Kecamatan lain di KLU, mengingat semangat luar biasa dalam bekerja dan merealisasikan program yang ada di PKK.

Sementara itu Camat Kayangan Siti Rukaiah yang juga merupakan pembina PKK Kecamatan Kayangan menyampaikan,  terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh pengurus PKK di Kecamatan Kayangan.

Antusias Pengurus untuk segera dilantik serta dikukuhkan begitu tinggi. Ada beberapa program yang ingin segera dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Kayangan. 

Lebih lanjut dikatakan, ia ingin menepis anggapan tentang program PKK hanya masak-masak dan arisan. Ingin  ditunjukkan bahwa PKK bisa membuat program serta pembinaan bahkan bisa lebih.

Ketua dan pengurus PKK Kayangan

 “Mari kita hapus anggapan orang PKK sekedar masak dan arisan,” katanya.

Dalam kepengurusan PKK Kecamatan Kayangan periode sekarang, diisi oleh orang-orang yang memang kompeten di bidangnya, mulai dari kesehatan pembinaan, usaha serta lainnya.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

Turut hadir dalam pelantikan itu, Ketua GOW Yunita Aprilina Danny Karter, para pengurus PKK Kayangan serta undangan lainnya.***

 




Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

 3 Raperda disampaikan Wabup Danny Karter dalam Sidang Paripurna DPRD Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto sampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) KLU pada sidang Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD KLU, Senin (07/02/22). 

Sidang dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD H.Burhan M Nur SH sidang paripurna diikuti 29 anggota DPRD.

Sidang Paripurna mendengarkan penyampaian Wabup Danny

Raperda yang dibahas yaitu Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan di KLU, Raperda tentang Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing, dan Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah KLU pada Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah. 

Wabup Danny mengatakan, penyelenggaraan sistem drainase merupakan upaya menjawab permasalahan terkait kebutuhan masyarakat akan jaminan kualitas hidup, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial. 

Masyarakat merupakan unsur pelaku utama, sedangkan pemerintah sebagai unsur pemegang otoritas kebijakan, dan pihak ketiga merupakan bentuk support terhadap keduanya.

Berdasarkan Perda KLU  No. 9 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  Tahun 2011-2031, sistem jaringan drainase meliputi pembangunan dan perbaikan drainase primer, drainase sekunder dan drainase tersier di seluruh wilayah KLU.

BACA JUGA: Ketua PKK Lombok Utara Lanik Pengurus PKK Kayangan

“Dalam rangka pengembangan dan penataan kawasan permukiman, serta peningkatan taraf hidup masyarakat penataan drainase merupakan salah satu prioritas yang perlu mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Melihat permasalahan drainase menjadi salah satu urgensi yang membutuhkan sistem perencanaan lebih intensif. Dalam mengimbangi peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana termasuk jaringan drainase di wilayah KLU.

Untuk Raperda Penggunaan Tenaga kerja Asing, kehadirannya dapat dikatakan sebagai salah satu pembawa devisa bagi negara, dengan adanya pembayaran kompensasi atas setiap tenaga kerja asing yang dipekerjakan. 

Pembayaran kompensasi ini dikecualikan pada pemberi  kerja  tenaga  kerja  asing merupakan instansi pemerintah, perwakilan negara asing, badan-badan internasional, lembaga sosial, lembaga keagamaan, dan jabatan-jabatan tertentu di lembaga pendidikan.

“Tujuan penggunaan tenaga kerja asing tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil dan profesional di bidang tertentu,” tandasnya.

Sedangkan untuk Raperda Penyertaan Modal ke Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah, penyertaan modal dari Pemda merupakan bagian dari investasi dalam bentuk pemberian modal.

BACA JUGA: Vaksinasi Booster Digenjot Jelang Event MotoGP

Baik penyertaan modal awal maupun penambahan modal untuk upaya peningkatan kemampuan perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya. 

Anggota DPRD KLU mendengar penyampaian wabup

Modal dapat diartikan sebagai akumulasi dari ketersediaan sumber daya yang berkontribusi pada perputaran barang dan jasa yang lebih luas, dalam waktu tertentu, untuk menyediakan keberlanjutan tingkat konsumsi yang lebih tinggi untuk permintaan yang penting.

“Adapun nantinya penyertaan modal Pemda dapat berasal dari APBD dalam bentuk uang atau barang milik daerah,” jelas Wabup.

Hadir pula Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI, Wakil Ketua II DPRD H. Burhan M Nur SH,Pj.Sekda Anding Duwi Cahyadi SSTP MM, Direktur Bank NTB Syariah Cabang Tanjung, para Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta undangan lainnya.***

 




Sidak Bupati ke SKPD, Minta Pegawai Tingkatkan Disiplin

Bupati Djohan Sjamsu melakukan sidak ke masing-masing OPD untuk megevauasi kehadiran pegawai

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mengawali aktivitas hari senin, Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu SH melakukan sidak di Dinas Dikbudpora KLU, DP2KBPMD,dan Dinas PUPR Perkim, Senin (07/02/22). 

BUPATI melakukan sidak untuk mendisiplinkan pegawai

Bupati Djohan menyampaikan, kunjungan ke masing-masing OPD perlu dilakukan untuk melihat dan mengevaluasi kehadiran para pegawai di Lingkup Pemda KLU. 

Bupati menekankan, setiap SKPD pada hari Senin di awal bulan harus melaksanakan upacara bendera.

“Upacara setiap hari senin yang dilakukan oleh masing-masing SKPD ini bagian dari evaluasi kinerja kami  terhadap kerja yang dilakukan oleh Kepala Dinas dan jajarannya,” tuturnya.

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Bupati mengatakan, mulai dari disiplinan diri kita sendiri  dengan output yang dihasilkan dari apa yang yang dikerjakan, nanti lebih baik apabila kita mulai dari disiplin. 

Disiplin masuk begitu pula disiplin dalam bekerja, dan disiplin pada saat kita pulang.

Terkait dengan Program Vaksinasi  yang dilakukan Pemerintah  dimana sekarang program Vaksinasi yang ke tiga.

Saat melakukan sidak Bupati menekankan pentingnya upcara bendera tiap Senin

Karena itu  program vaksinasi tersebut adalah tindakan hati-hati dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang melanda dunia.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

 “Saya meminta seluruh pegawai nantinya untuk divaksin tanpa terkecuali,” tegasnya.***

 




Gubernur NTB: Mandalika Siap Pre-Season MotoGP 2022

Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah sudah siap untuk Pre-Season MotoGP, yang digesa saat ini adalah ‘beatifikasi.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sirkuit kebanggaan Indonesia, yakni Pertamina Mandalika International Street Circuit, sudah 100 persen siap digunakan untuk Pre-Season MotoGP pada tanggal 11-13 Februari mendatang. 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menegaskan itu saat Headline News secara langsung oleh Metro TV, Minggu (06/02/22)

Menurutnya, untuk sirkuit 100 persen sudah sangat siap.

“Sekarang, yang sedang digesa adalah “beautifikasi” di sekitar sirkuit,” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

BACA JUGA: Media Diajak Sebarkan Informasi Positif Jelang MotoGP 2022

Gubernur Zul menjelaskan, ‘beautifikasi’ tersebut bertujuan untuk menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai sirkuit jalanan yang paling indah di dunia.

“Beautifikasi ini sebagai ‘positioning’ bahwa ‘Mandalika is the most beautiful street circuit in the world’, karena memang eksotisme dan keindahan sirkuit ini luar biasa kemudian didukung dengan kondisi lingkungan sekitarnya yang juga dipercantik,” jelasnya. 

Bang Zul juga mengatakan,  jalur di sekitar Sirkuit Mandalika akan diperluas menjadi dua jalur agar tidak terjadi kemacetan saat perhelatan MotoGP.

“Jalan di sekitar sirkuit yang tadinya satu jalur diperluas menjadi dua jalur sesuai arahan Presiden untuk menghindari traffic jam ketika moment of truth atau event MotoGP tersebut berlangsung. Mudah-mudahan akhir Februari semuanya sud tuntas,” kata Gubernur Zul. 

Di sektor kesehatan, Bang Zul menuturkan, kesiapan Provinsi NTB sudah cukup baik, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19.

Dijelaskan,  meski senang jadi host dari international event seperti MotoGP, tapi di masa pandemi, sehingga protokol kesehatan tetap harus diterapkan.

“Travel bubble juga pada pre-season ini sudah diberlakukan. Untuk vaksinasi di Lombok, dosis 1 maupun dosis 2 sudah di atas 80%, sisanya akan terus digesa agar semua daerah di NTB bisa mencapai 100%,” tutur Bang Zul. 

BACA JUGA: Vaksinasi Booster Digenjot Jelang Event MotoGP

Terakhir, Bang Zul mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi dan Kementerian terkait yang telah bekerjasama untuk memastikan international event di Mandalika berjalan lancar.

“Terimakasih kepada Pak Presiden dan juga Kementerian yang sudah turun bersama, sehingga memastikan international event yang  akan dihelat di Mandalika bisa berlangsung dengan sangat baik,” kata Bang Zul.***

 




Media Diajak Sebarkan Informasi Positif Jelang MotoGP

Gubernu Zul ajak media menyebarkan informasi positif tentang peyelenggaraan event internasional di NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para insan pers diajak senantiasa menyebarkan kebaikan dan informasi-informasi positif kepada masyarakat, khususnya jelang MotoGP, MXGP, IATC, WSBK dan event internasional lainnya di NTB. 

Gubernur ajak media sebarkan berita baik
Gubernur Zulkiefimansyah

Ajakan itu disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat membuka Bincang Gemilang dengan tema Hari Pers Nasional Tahun 2022 di” Car Free Day” halaman Kantor Dinas Kominfotik, Minggu (06/02/22)

“Saya berharap masyarakat  dapat menerima informasi-informasi yang positif  mengenai penyelenggaraan event-event internasional di NTB nanti. Ada motogp, MXGP, IATC, WSBK, L’etape Indonesia, dan masih banyak  event internasional lainnya.  masyarakat harus tahu,” harap gubernur.

Menurutnya, dengan informasi yang positif dan realistis, NTB terus mendapatkan kepercayaan dunia. Dampaknya, masyarakat akan merasakan banyak manfaat dari ‘branding’ positif NTB. 

Gubernur Zul juga mengajak para wartawan senantiasa meningkatkan kapasitas. Menurutnya, teknologi metaverse sudah di depan mata. 

BACA JUGA: Gubernur NTB: Sirkuit Mandalika Siap Pre-Season MotoGP 2022

Dikatakan, upgrading kompetensi ini sangat dibutuhkan oleh wartawan-wartawan saat ini. 

“Saat ini masyarakat cenderung hanya membaca judul berita  saja, namun tidak sampai membaca  isi atau pesan dari berita tersebut,“ katanya. 

Gubernur NTB mengatakan, metaverse memiliki potensi yang besar untuk masyarakat bisa berinteraksi, bekerja, belajar dan berkarya. 

Banyak sektor yang dapat diuntungkan, tak terkecuali penyebaran informasi kepada masyarakat di NTB.

“Dengan metaverse ini jiwa, raga dan perasaan kita dapat berada dimana-mana. Sehingga hal ini dapat kita manfaatkan tak terkecuali dalam hal penyebaran informasi yang positif dan informatif,” harap gubernur. 

Senada dengan itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, Nasrudin, sangat sepakat dengan pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Zul. 

Menurutnya, upgrading kompetensi untuk wartawan-wartawan di NTB, diperlukan agar melahirkan wartawan yang semakin berkualitas.

“Membangun kapasitas wartawan sangat diperlukan tentunya untuk menciptakan wartawan lokal yang berkualitas,” kata Nasrudin.

Ia menyebut Gubernur NTB saat ini memiliki ide-ide yang  visioner. 

BACA JUGA: Peringatan Hari Pers Bersamaan Car Free Day Udayana

“Jadi keinginan saya mengajak teman-teman wartawan agar memahami apa yang diinginkan oleh publik, dan apa yang diinginkan gubernur berjalan selaras demi mewujudkan NTB Gemilang,” ungkapnya.

Mengajak media menyebarkan berita baik
Najamuddin Amy

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB,  Najamuddin Amy menerangkan, Provinsi NTB di tahun 2021  memiliki banyak prestasi yang gemilang.

Salah satunya adalah indeks Kemerdekaan Pers NTB naik signifikan dari peringkat 28 menjadi peringkat 12 di tahun 2021.

“Hal ini terwujud karena kontribusi seluruh teman-teman insan pers NTB, baik itu media cetak, online dan elektronik. Naik dengan nilai mencapai 4,02 poin,” tuturnya.

Najamuddin berharap, dengan kerjasama peningkatan kapasitas para insan pers, serta penguatan diseminasi informasi akan membuat Indeks Kemerdekaan Pers lebih baik lagi di tahun mendatang.

Hadir dalam kegiatan Bincang Gemilang para Asisiten Setda NTB, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB dan Insan Pers NTB.***