Ramadhan Dimaknai Sebagai Pembentuk Jati Diri Gemilang
Ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan pembentukan jati diri masyarakat agar tak terjerumus dalam kehinaan nafsu
MATARAM.lombokjournal.com ~ Jati diri Gemilang dimaknai saling menghargai, saling memberi maaf, menjalin silaturahmi dan selalu memperbaiki niat mengharap ridho Alloh.
Wakil Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr KH Subhan Abdullah Achim MA, menguraikan nilai-nilai ibadah Ramadhan itu saat menjadi Khatib dalam shalat Ied yang diimami Ustad H Abdul Hamid, di Mesjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram, Senin (02/04/22).
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah SE, MSc melaksanakan Sholat Idul Fitri di Islamic Center itu tampak menyimak makna dan pesan Idul Fitri itu.
Jati diri gemilang yang terbentuk selama menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan ini menjadi tanggungjawab sebagai anggota keluarga, warga masyarakat dan negara.
Menurutnya, sikap ini akan mencegah godaan yang datang dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab masing masing.
“Karena setiap individu Muslim seperti disebutkan dalam Surah Al An’am 162, bahwa sholat, ibadah, hidup dan mati kita hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam,” ucapnya dalam khutbah yang membahas memaknai Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah dalam membangun jati diri Gemilang.
Menurut Wakil Rerktor UIN, nilai yang terkandung dalam makna menjalani puasa Ramadhan itu menjadi pegangan selama sebelas bulan ke depan pasca Ramadhan agar tak terjerumus dalam kehinaan nafsu.
“Jika ada kemauan dan niat untuk berubah maka Allah akan membuka pintu dan jalan untuk meraihnya,” kata Subhan Abdullah Achim dalam penutupan khutbah Iedul Fitri sebagai rangkaian ibadah shalat hari raya.***
Malam Takbiran dan Makna yang Tersirat Dalam Takbir
Menyambut Idul Fitri, salah satu sunnah yang dianjurkan dengan antusias, memeriahkan malam Idul Fitri dengan cara menyemarakkan malam takbiran dengan menggemakan takbir
Opini: Lalu Ramdan Hadi Mahasiswa Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Soasial Dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram
lombokjournal.com ~ Menyambut datangnya Idul Fitri merupakan kebahagiaan tersendiri bagi umat Islam.
Momen Hari Raya ini menjadi penentu berakhirnya perjuangan sebulan penuh dengan berpuasa sepanjang bulan Ramadhan.
Meskipun penetapan awal Ramadhana waktu itu berbeda, Muhammadiyah mengawalil Ramadhan pada tanggal 2 april 2022, sedangkan penetapan awal Ramadhan di Kementrian Agama RI melalui siding isbat, pemerintah mengumumkan jatuh pada tanggal 3 april 2022. Meskipun berbeda, tetapi penetapan 1 syawal 1443 H, Muhammadiyah, dan pemerintah sama-sam 1 syawal 1443 H jatuh pada tanggal 2 Mei 2022.
Maka disinilah kita memaknai perbedaan menyatukan kita terlebih lebih pada Idul Fitri kali ini.
Selama Idul Fitri, kita seharusnya menjadi individu yang diperbarui. Menjadi pribadi yang berkarakter, bersih dari maksiat.
Menyambut Idul Fitri, salah satu sunnah yang dianjurkan dengan antusias, memeriahkan malam Idul Fitri atau malam takbiran dengan menggemakan takbir.
Takbir atau takbiran pada mulanya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, tepatnya beliau turun ke lapangan kemudian mempersembahkan takbir hingga beliau muncul di lapangan. Setelah permintaan itu dia menghentikan takbir.
Pada hakekatnya melalui kasus perilaku Nabi Muhammad SAW inilah kita kemudian dikenal dengan istilah takbir keliling. Takbir yang di lengkapi dengan berjalan kaki dari kota ke kota yang berbeda bertekad untuk mensyiarkan agama Islam di Indonesia.
Di Indonesia, Takbir Keliling adalah artikulasi, kebahagiaan, kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan berpuasa di bulan yang penuh dengan nikmat.
Gerakan ini selesai sepenuhnya niat memuji nama Allah dengan mengucapakan Takbir, Tahmid dan Tahlil.
Umat Islam Indonesia menggemakannya dengan berbagai artikulasi kemenangan, dilingkupi oleh momen-momen bahagia, dan terkadang juga menggunakan berbagai jenis gambar imajinatif seperti lampu-lampu indah, kerajinan kaligrafi, bangunan bambu sebagai bangunan masjid, dan lain-lain untuk merayakan bulan Ramadhan. Namun ada juga yang merayakan takbiran secara sederhana.
Artikulasi apresiasi dalam merayakan malam takbiran kali ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, Setelah dua tahun berturut-turut kita tidak memeriahkan malam takbiranmengingat fakta bahwa pandemi Coronavirus sedang berkembang di Indonesia.
Mensyukuri kemenangan dengan takbir setelah berpuasa sebulan penuh, melakukan shalat tarawih, berlomba-lomba mencari malam yang lebih baik di atas malam 1.000 bulan (malam Lailatul Qadar), dan menyelesaikan Al-Qur’an adalah aliran apresiasi yang dilakukan. dan besar diselesaikan oleh umat Islam di seluruh dunia di bulan Ramadhan ini.
Takbiran merupakan salah satu artikulasi bagi umat Islam untuk mensyukuri hari kemenangan di saat hari raya Idul Fitri.
Dalam komponen budaya Muslim Indonesia, Takbiran adalah sebuah energi, dan tanda di mana umat Islam merayakan hari kemenangan.
Sebenarnya, apa makna yang tersirat dalam takbiran bagi umat Islam.
Dalam Al-qur’an surah al-Baqarah ayat 185 Allah subhanahuwat’ala berfirman:
Artinya: “dan supaya kamu menyempurnakan bilangannya dan supaya kamu agungkan kebesaran Allah atas petunjuk yang telah Dia berikan padamu dan supaya kamu bersyukur.” [QS. al-Baqarah (2): 185]
Dan di dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh ibu umar r,a:
[رواه الشافعي في مسنده جـ 1 : 153، حديث رقم 444 و 445]
Artinya: Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa ia apabila pergi ke tanah lapang di pagi hari Id, beliau bertakbir dengan mengeraskan suara takbirnya.
Dalam riwayat lain (dikatakan): Beliau apabila pergi ke tempat shalat pada pagi hari Idul Fitri ketika matahari terbit, beliau bertakbir hingga sampai ke tempat shalat pada hari Id, kemudian di tempat shalat itu beliau bertakbir pula, sehingga apabila imam telah duduk, beliau berhenti bertakbir. [HR. asy-Syafi‘i dalam al-Musnad, I:153, hadis no. 444 dan 445]
Dari dua dalil yang telah disebutkan di atas, dapat di artikan bahwa ayat di atas yang berisi anjuran untuk memperbanyak takbir dalam rangka menyambut Hari ‘Idul Fithri yang dimulai semenjak terbenamnya matahari pada malam ‘Idul Fithri adalah dengan memperhatikan perintah Allah dalam Surah al-Baqarah ayat 185, yaitu merayakan Idul Fitri dengan malam takbiran dengan cara bertakbir setelah sempurna bilangan puasa Ramadhan.
Dan Rasulullah mengajarkan umat Islam untuk menyuarakan takbir untuk mengagungkan nama Allah. Sehingga takbir merupakan merupakan perwujudan sudah mejalankan sunah menghidupkan malam Hari Raya Idul Fitri.***
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1443 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
Gubernur NTB Hadiri Dharma Shanti & HUT Puskor Hindunesia
Kegiatan Dharma Shanti sekaligus Hari Ulang Tahun Pusat Koordinasi Hindu Indonesia, menurut Gubernur NTB, merupakan momentum yang tepat untuk bersilahturahmi
MATARAM.lombokjournal.com ~ Acara Dharma Shanti sekaligus Hari Ulang Tahun Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) berlangsung di Taman Mayura Cakranegara, Mataram, Sabtu (30/04/22).
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang menghadiri acara tersebut, menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk bersilahturahmi dengan Ummat Hindu yang berada di Mataram.
“Terimakasih telah mengundang saya pada kegiatan hari ini, senang rasanya bersilahturahmi dengan Ummat Hindu di tempat ini,” ucap gubernur.
Ia mengungkapkan ketertarikannya dengan tema “Merenda Persatuan Indonesia Dengan Membangun Kesadaran Kolektif Untuk Eksistensi Hindu Dharma Nusantara” yang diangkat dalam kegiatan Dharma Shanti kali ini.
“Merenda persatuan merupakan kalimat yang penuh makna, persatuan merupakan kata yang mudah diucapkan namun dalam praktiknya persatuan ini perlu di renda dengan kesabaran. Dengan perlahan maka nantinya akan tercipta persatuan,” ungkap Doktor Zul.
Diharapkan dengan kegiatan ini, keragaman dan keharmoniasan ummat beragama di NTB akan selalu ada, dan tak lupa peran seluruh masyarakat untuk memastikan daerah NTB ini selalu aman dan nyaman.
Ketua Umum Puskor Hindunesia, Ida Bagus K. Susena, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih terhadap Gubernur NTB, menyempatkan hadir dalam kegiatan ini.
Ia mengungkapkan, dalam menciptakan kegiatan atau program-program, Dewan Koordinator Wilayah (Dekorwil) NTB Puskor Hindunesia untuk sejalan dengan Pemerintah Daerah NTB.
“Untuk pengurus Dewan Koordinator Wilayah (Dekorwil) NTB Puskor Hindunesia, saya berharap untuk selalu bekerja sama dan menjaga sinergritas dengan Pemrintah Daerah NTB demi menciptakan penguatan dan pemberdayaan SDM Puskor Hindunesia yang unggul,” harapnya.
Kegiatan Dharma Shanti & HUT Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) ini diselenggarakan di area Taman Mayura.
Adapun kegiatan yang dittampilkam mulai dari penampilan ragam kebudayan, seni dan UMKM di NTB. ***
Idul Fitri 1443 H, Gubernur NTB Akan Shalat di Islamic Center
Gubernur Zulkieflimansyah akan melaksanakan shalat Idul Fitri 1443 H di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram
MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr H Zulkieflimansyah SE, MSc akan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H yang akan diselenggarakan Senin (01/05/22) di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr Najamuddin Amy di Mataram, Minggu (01/04/22)
“Gubernur akan menghadiri pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriyah di Mesjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram”, jelas .
Menurutnya, Gubernur Bang Zul melaksanakan shalat Idul Fitri bersama masyarakat di Mesjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram.
Pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini, berdasarkan keputusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengizinkan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriyah secara terbuka, baik di masjid maupun lapangan.
Namun izin itu dengan syarat, tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.
Imam pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Islamic Center adalah Ustad H Abdul Hamid dan Khotib oleh Dr KH Subhan Abdullah Achim MA.***
Gubernur NTB menyampaikan terima kasih pada tim NTB Care yang merespon cepat pasien anak yang mengalami luka bakar
LOBAR.lombokjournal.com ~ NTB Care sebagai kanal pengaduan dan media untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Bumi Gora, terus berkiprah dan berkontribiusi sebagai mata dan telingah Pemprov. NTB di tengah kehidupan masyarakat.
“Terima Kasih NTB Care atas dedikasinya yang luar biasa serta respon nya yang begitu cepat,” kata Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah setelah memerintahkan Tim NTB Care mengecek dan mengunjungi pasien luka bakar an. M. Farid Hamzah (6 th) warga tidak mampu asal Dusun Bantek, Kec. Lingsar Kab. Lombok Barat, Jum’at (29/04/22)
Pasien luka bakar
Untuk memastikan pasien tersebut tertangani dengan baik, Tim NTB Care langsung gerak cepat (Gercap) mengunjungi pasien yang berada di ruangan burn unit RSUD Provinsi NTB tersebut.
Ketua Tim NTB Care H. Abdul Azis, SH, MH yang diwakili oleh Koordinator Seksi aduan dan tindak lanjut, Agus Supriharto menyampaikan pasien saat ini telah ditangani dengan baik oleh pihak RSUD.
“Alhamdulillah, adik kita M. Farid Hamzah, telah mendapatkan penanganan dengan baik sehingga kondisi semakin membaik,” jelas Agus yang juga seorang Manggala Informatika di Dinas Kominfotik NTB tersebut.
Pasien tersebut merupakan peserta BPJS Mandiri namun memiliki tunggakan sehingga akan segera dilakukan assessment kembali oleh Dinas Sosial NTB.
“Pukul 11 malam Pak Gubernur menerima informasi ada anak 6 tahun terkena luka bakar parah, beliau sangat khawatir dan meminta tim segera mengecek kondisi terakhir,” ucap Gushar, sapaan akrab Agus.
Selain itu, setelah berkoordinasi dengan Pemda Lombok Barat, pasien tersebut telah mendapatkan bantuan sosial dari Pemda setempat
“selain bantuan dari Pemdanya, Bantuan sembako dari Pak Gubernur juga telah disalurkan dan diterima oleh kelg pasien,” tutup Gushar.***
Bunda Niken Sambut Baik “Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita”
Bunda Niken menganggap ‘gerakan bersih-bersih rumah kita’ sebagai suntikan yang menggerakkan Tim PKK
MATARAM.lombokjournal.com ~ “Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita” yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB mendapat sambutan baik dari Gerakan PKK.
Ketua Tim Penggerak (TP)-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah siap mensukseskan gerakan tersebut.
Bunda Niken menyampaikan, “Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita” seperti suntikan yang menggerakkan Tim PKK.
“Satu suntikan kembali untuk menggerakkan Tim PKK dalam mewujudkan “Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita,” ujar Bunda Niken saat menerima audiensi Dinas LHK Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (28/04/22).
Senada dengan itu, Kepala Bidang PSPPL Dinas LHK Provinsi NTB, Firmansyah, S.Hut., M.Si menyatakan, branding tentang Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita harus terus dilakukan untuk mengurangi sampah.
“Dalam melakukan pengurangan sampah, kampanye atau brandingnya dapat disampaikan terus-menerus agar masyarakat luas paham betul tentang pentingnya Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita ini,” jelas Firmansyah.
Sebagai informasi, Gerakan Bersih-Bersih Rumah Kita merupakan sebuah gerakan untuk membangun inisiatif dan partisiasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui edukasi.
Tujuan gerakan tersebut untuk branding Gerakan Pilah dan Olah Sampah dari sumbernya, meningkakan jumlah local champion di daerah.
Selain itu juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengolahan sampah dari rumah, meningkatkan cakupan edukasi dan meningkatkan angka pengurangan sampah.
TP PKK Provinsi NTB digandeng sebagai mitra penggerak utama, karena memiliki struktur organisasi hingga ke tingkat Desa/kelurahan.
Harapannya, para Kader PKK dapat memperluas cakupan wilayah edukasi Gerakan Pilah Olah Sampah hingga tingkat Rumah Tangga secara efektif dan efisien. ***
Kerjasama Diskominfotik NTB-Jabar, Percepat Transformasi Digital
Diskominfotik NTB dan Diskominfo Jabar Tanda Tangani MoU kerjasama secara virtual sebagai ikhtiar Percepatan Transformasi Digital di NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Penandatanganan MoU antara Diskominfotik NTB dan Diskominfo Jabar merupakan sebuah ikhtiar percepatan transformasi digital di NTB.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Najamuddin Amy, saat menghadiri penandatanganan MoU antara Diskominfotik NTB-Diskoimnfo Jabar secara virtual, Rabu (27/04/22).
Najamuddin Amy
“Penandatangan PKS Diskominfotik NTB-Diskominfo Jabar terkait Pembangunan TIK dan Literasi Digital ini sebagai ikhtiar percepatan transformasi digital di NTB,” ucap Dr. Najam.
Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa hal pada acara penandatanganan MoU tersebut terkait dengan keinginan Provinsi NTB untuk belajar dan bekerja sama dengan Provinsi Jawa Barat.
“Kami tahu bahwa Jawa Barat ini memiliki berbagai macam keunggulan, salah satunya percepatan melalui transformasi digital. Dalam hal ini, Provinsi NTB sudah punya lebih dari 62 inovasi yang berbasis aplikasi dan telah didaftarkan di Litbang Kemendagri tahun 2021 lalu,” jelas Kadis Dr. Najam.
Diharapkan dengan adanya kerja sama tersebut, Provinsi NTB sebagai Provinsi Sunda Kecil akan dapat bersama-sama berkontribusi untuk membangun NKRIbersama Provinsi Jawa Barat.
“Meskipun Provinsi kami kecil, tetapi cita-cita dan impian kami besar untuk berkontribusi dan menyumbang bagi NKRI. Oleh karenanya kami ingin belajar dari Jabar, mohon disambut baik. Terima kasih kami ucapkan atas ketulusan Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan kami,” kata Najamudin.***
Jelang Idul Fitri, Harga Bapok di Beberapa Pasar NTB Stabil
Secara keseluruhan harga bahan pokok terkendali dan stok aman jelang Idul Fitri
MATARAM.lombokjournal.com ~ Harga bahan pokok (bapok) masih terkendali, kalau ada kenaikan masih dinilai wajar.
Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah setelah melakukan peninjauan di tiga titik pasar di wilayah Kota Mataram bersama Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan stakeholder.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan sembako serta memastikan kestabilan harga di pasar, jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
“Harga masih terkendali. Masih bagus dibanding sebelum Ramadan seperti harga daging sapi masih di angka 130 ribu per kilo. Naiknya hanya 5 ribu,” tegasnya saat diwawancarai usai melakukan pengecekan di Pasar Mandalika, Mataram, Kamis (28/04/22).
Dijelaskan, kalau harga di pasar Pagesangan harganya sedikit mahal dan bervariasi, karena sebagai pasar kedua.
Tetapi secara keseluruhan masih terkendali dan stok aman, semuanya tersedia.
Terkait daya beli masyarakat, kata Ummi Rohmi, mengingat di masa pandemi secara berangsur mulai pulih ekonomi masyarakat.
“Ekonomi ini tidak mudah seperti membalik telapak tangan kembali seperti semula, melainkan dari waktu ke waktu membaik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di NTB positif,” ungkapnya.
Ummi Rohmi menyebutkan, dalam menjaga kestabilan harga dengan melakukan operasi pasar, melakukan pengecekan-pengecekan seperti ini melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) NTB, terus menerus melakukan koordinasi untuk meyakinkan pihak-pihak terkait agar menjaga harga tetap stabil.
“Yang penting pasokan tetap ada cukup insyaallah harga akan relatif stabil. Kuncinya disitu antara keinginan orang yang beli dengan suplai yang ada sesuai,”kata Ummi Rohmi. ***
Kinerja TPID Provinsi NTB Diapresiasi Gubernur
Kinerja TPID Provinsi NTB serta kabupaten/kota diapresiasi, karena perekonomian tumbuh baik dan inflasi stabil
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kinerja TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Provinsi NTB dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta menjaga kestabilan inflasi di NTB diapresiasi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah
Menurut Gubernur, pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTB semakin membaik, baik dalam hal kuantitatif dan kualitas.
Gubernur Zulkieflimansyah
Ia menyampaikan terimakasih kepada TPID Provins NTB dan Kabupaten/Kota yang telah memastikan semuanya dapat dikendalikan dengan baik.
“Kita patut bersyukur karena Provinsi NTB saat ini pertumbuhan ekonominnya semakin bagus tidak hanya kuantitas namun juga kualitasnya,” ucapnya.
Gubernur Zul menyampaikan itu saat membuka acara High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTB di Gedung Sangkarenag, Kantor Gubernur, Rabu (27/04/22).
Gubernur mengungkapkan, dalam hal mengendalikan inflasi di daerah jelang Hari Raya Idul Fitri, ia mengungkapkan Pasar Tani merupakan salah satu contoh yang tepat.
“Dengan adanya Pasar Tani di seluruh daerah, nantinya kita mampu mengendalikan inflasi terutama pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti,” harapnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) NTB, Heru Saptaji, menyampaikan inflasi di Provinsi NTB semakin membaik . Terlihat dari pergerakan inflasi pada bulan Maret dan April.
“Pada bulan Maret Inflasi berada pada 0,97% (mtm), proyeksi Bank Indonesia pada bulan April hingga minggu ke III terdapat kecenderungan menurun sehingga kita melihat akhir bulan April nanti Inflasi akan berada pada kisaran 0,49% hingga 0,59% (mtm). Artnya jauh lebih baik daripada bulan Maret 2022.” Ungkapnya.
“Terimakasih dan apresiasi saya ucapkan terhadap TPID Provinsi, Kabupaten/Kota dan seluruh stakeholders yang terlibat. Sehingga kita bisa dapat mengendalikan Inflasi di Provinsi NTB” tuturnya.
Hadir pula dalam kegiatan ini, Asisten II Setda Provinsi NTB, beberapa Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB yang terkait, Perwakilan TPID Kabupaten/Kota se-NTB dan Perwakilan Perum Bulog Wilyah NTB. ***
Gubernur NTB Buka Pra KTT Y20 Indonesia, 2nd Pre Summit
Kata Gubernur NTB, KTT Y20 Indonesia merupakan momentum tepat bagi tokoh muda di NTB, yang berperan di industri digital
LOBAR.lombokjournal.com ~ Pra KTT Y20 Indonesia dengan tema “Digital Transformation” merupakan momentum yang tepat untuk tokoh-tokoh muda NTB belajar bersama dan memunculkan ide-ide baru terkait dengan digital transformasi.
Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, saat membuka acara Y20 Indonesia di Hotel Merumatta Senggigi, Lombok Barat, Sabtu (23/04/22).
Gubernur Zulkieflimansyah
“Ini momentum yang tepat untuk tokoh-tokoh muda di NTB, khusunya yang mempunyai peran di industri digital sehingga meraka dapat banyak belajar dengan tokoh-tokoh muda di dunia mengenai transformasi digital,” ucapnya.
Ia mengatakan, teknologi digital saat ini memiliki dampak postif dan negatif.
Namun Doktor Zul panggilan akrabnya, meyakinkan dampat positif dari teknologi digital dapat meminimalisir dampat negatifnya.
“Teknolgi seperti pedang dengan dua sisi, tentunya kita akan memperoleh banyak manfaat dan tidak terlepas juga digunakan untuk hal negatif. Namun saya percaya dengan edukasi dan banyaknya manfaat yang didapat akan meminimalisir dampat negatif dari teknologi digital,” ucap Gubernur Zul
Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Michael Victor Sianipar, menerangkan banyak dampak positif yang akan diterima oleh Provinsi NTB dalam kegiatan ini, khususnya tokoh-tokoh pemuda di NTB.
“Hasil diskusi dan masukan-masukan dengan teman-teman di NTB kali ini akan kami bawa ke puncak KTT Y20 di Jakarta dan Bandung. Selanjutnya akan kami buat sebuah dokumen yang berupa deklarasi pemuda yang kami berikan langsung kepada Bapak Presiden,” katanya.
Dengan deklarasi pemuda tersebut, nantinya akan diperjuangkan untuk menjadi kebijakan-kebijakan dan rekomendasi di deklarasi para pemimpin dunia dalam pertemuan G20nantinya.
“Jadi masukan dari pemuda-pemuda NTB ini akan kami bawa bukan hanya tingkat nasional namun sampai ke tingkat dunia,” terangnya.
Group of Twenty (G20), adalah forum internasional yang fokus pada koordinasi kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan.
Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi G20, forum kerja sama 20 Ekonomi utama dunia tersebut.
Youth 20 (Y20) sendiri merupakan wadah bagi pemimpin muda masa depan dari seluruh negara anggota G20 untuk berdiskusi, berargumen, dan bertukar ide, hingga mencapai kesepakatan bersama terkait agenda Presidensi G20.
Perlu diketahui, terdapat empat isu yang dibahas dalam KTT Y20 Indonesia 2022 yakni ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet berkelanjutan dan layak huni serta keberagaman dan inklusif.
Provinsi NTB kali ini menjadi tuan rumah Pra KTT dalam isu transformasi digital. ***
It is typically identified in children as well as young urotrin precio chile adults and also needs long-lasting insulin treatment.