Gubernur Miq Iqbal, Bukber Jadi Kickoff Bangun Daerah
Menurut Gubernur Miq Iqbal, putra daerah yang berkiprah di pemerintahan pusat untuk bersama sama menjalin sinergi dan koordinasi intens dengan yang di daerah
MATARAM.LombokJournal.com ~Gubernur NTB, H L Muhamad Iqbal atau Gubernur Miq Iqbal berharap sinergidan koordinasi sebagai langkah awal mewujudkan NTB Makmur Mendunia.
Hal itu disampaikan Gubernur Miq Iqbal saat menggelar Buka Puasa bersama dengan anggota DPR RI, DPD, pejabat negara asal Nusa Tenggara Barat dan DiasporaPemerintah Provinsi.
Menurut Gubernur Miq Iqbal kesempatan itu menjadi kickoff bagi kita semua untuk membangun daerah.
“Terutama putra daerah yang sekarang berkiprah di pemerintahan pusat untuk bersama sama menjalin sinergi dan koordinasi intens dengan kami di daerah”, ujar Gubernur Miq Iqbal di Pendopo Gubernur, Senin (24/03/25).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP, Sekretaris Daerah, Drs HL Gita Ariadi, M.Si, para Kepala OPD dan Pimpinan DPRD NTB menerima anggota DPR RI, diantaranya H Nanang Samodra, Johan Rosihan, H Fauzan Halid, Hj Evi Apita Maya, Muhammad Rifki Farabi dan lainnya.
Masing masing menyampaikan beberapa peluang program dan kebijakan yang dinilai potensialbagi NTB.
Bahkan H Fauzan Halid mengatakan, keberadaan putra daerah di level pusat dapat saja menguatkan daerah untuk bersaing dengan daerah lain.
Misalnya, seperti dikatakan anggota DPR RI, H Nanang Samodra yang menawarkan pemanfaatan dana haji melalui Badan Penyelenggara Haji (BPH) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengingat jumlah jamaah haji NTB yang cukup besar untuk pembangunan.
Sementara, anggota DPR RI, H Johan Rosihan mengemukakan program ketahanan pangan nasionalyang menjadi fokus komisinya untuk NTB dapat menawarkan konsep dan perencanaan program ini di daerah.
Demikian pula dengan infrastruktur yang sejalan dalam mendukung program pengentasan kemiskinanNTB serta pembenahan pariwisata serta program unggulan Pemprov NTB lainnya dapat dibuat buku saku dan dikoordinasikan intens.
Pemerintah Provinsi NTB berharap, gelar buka bersama ini selain sebagai ajang silaturahmi juga membuka peluang hadirnya event event nasional dan internasional dari pejabat negara yang hadir serta mengawal program dan kebijakan pembangunan di level pusat.
Untuk diketahui, NTB memiliki sebanyak 11 anggota DPR RI Dapil NTB dan 4 anggota DPD yang diharapkan dapat berkontribusi maksimal mewujudkan visi misi NTB Makmur Mendunia. jm
Bappeda Akan Menjadi Backbone Pemerintah NTB
Gubernur Miq Iqbal ingin memperkuat Bappeda ke depan sebagai backbone atau tulang punggung pemerintah NTB dalam merancang pembangunan NTB
MATARAM.LombokJournal.com ~ Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan menjadi backbone atau tulang punggung dalam merancang dan mengawal pembangunan di NTB.
Hal ini disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dalam pemaparan rencana awal dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTB Tahun 2025-2029 di Ruang Kerja Kantor Gubernur, Senin (24/03/25).
Menurut Gubernur NTB, Bappeda memiliki peran strategis dalam memastikan setiap program pembangunan di NTB agar terarah dan berkelanjutan.
“Saya ingin memperkuat Bappeda ke depan sebagai backbone pemerintah NTB, kalau perencaan kita bagus 50 persen pekerjaan kita selesai,” ujar Gubernur Miq Iqbal.
Gubernur Miq Iqbal ingin memastikan di tahun pertama dirinya dan Umi Dinda menjabat sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Provinsi NTB, pondasi program Iqbal Dinda sudah kokoh.
Dengan tujuan sesegera mungkin masyarakat dapat merasakan realisasiVisi NTB Makmur Mendunia.
“Kami ingin memastikan di tahun ini sebagian besar program Iqbal Dinda itu sudah bisa dilaksanakan, mungkin kita tidak bisa membuat sesuatu itu terjadi di tahun ini tetapi setidaknya pondasinya sudah jadi,” tambahnya.
Gubernur Miq Iqbal juga menekankan tiga fokus isu penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
Yakni isu lingkungan di mana mengharuskan semua sektor berkontribusi dalam penyelesaiannya. Lalu isu perempuan dan anak yang maksud dan penjelasannya sama seperti isu lingkungan bahwa tidak lagi dikelola secara sektoral tetapi semua sektor akan mengelola sehingga lebih kuat pencapaian dan pelaksanaannya.
Terakhir isu transformasi digital yang penjelasannya transformasi digital bukan pengembangan aplikasi melainkan penguatan sistem yang berbasis digital.
“Ada beberapa isu yang selama ini yang mengalami lokalisasi isu lingkungan, semua sektor itu harus mencerminkan isu lingkungan itu. Isu perempuan dan anak, semua dinas akan mengelola sehingga menjadi lebih kuat dalam pencapaian dan pelaksanaannya,” kata gubernur.
Terakhir transformasi digital keharusan kita sekarang ada bergerak semua harus bergerak
Dan transformasi digital itu bukan pengembangan aplikasi, tetapi kuatkan sistem yang digitalisasi kan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., menyatakan kesiapannya untuk menjalankan arahan Gubernur dengan memperkuat perencanaan dan pengawasan pembangunan.
“Kami siap menjadikan Bappeda sebagai pusat perencanaan yang adaptif dan inovatif guna mendukung visi NTB makmur mendunia,” ujarnya. ***
Uang Beredar Januari 2025
Pada Januari 2025, uang kuasi dengan pangsa 43,0 persen dari M2, tercatat sebesar Rp3.970,6 triliun atau tumbuh 2,2 persen (yoy)
Catatan : Agus K. Saputra
lombokjournal.com ~ Siaran Pers Bank Indonesia (BI) No. 27/41 (DKom, Senin (24/02) lalu, mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2025 sebesar Rp 9.232,8 triliun atau tumbuh 5,9 persen(yoy).
Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,8 persen (yoy).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 7,2 [ersen (yoy) dan uang kuasi sebesar 2,2 persen (yoy).
Komponen M1 dengan pangsa 55,8 persen dari M2, pada Januari 2025 tercatat Rp5.115,0 triliun atau tumbuh sebesar 7,2 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 5,8 persen (yoy) dari bulan sebelumnya.
Perkembangan M1 terutama disebabkan oleh perkembangan uang kartaldi luar bank umum dan BPR, serta giro rupiah. Uang kartal yang beredar di Masyarakat pada Januari 2025 sebesar Rp1.010,0 triliun, atau tumbuh 10,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 8,9 persen (yoy). Giro rupiah tercatat sebesar Rp.1.780,1 triliun, atau tumbuh 8,0 persen (yoy), setelah tumbuh sebesar 4,6 persen (yoy) pada bulan Desember 2024.
Tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan pangsa 45,9 persen terhadap M1, tercatat sebesar Rp2.364,9 triliun pada januari 2025, atau tumbuh sebesar 5,5 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya.
Pada Januari 2025, uang kuasi dengan pangsa 43,0 persen dari M2, tercatat sebesar Rp3.970,6 triliun atau tumbuh 2,2 persen (yoy), setelah tumbuh 1,2 persen (yoy) pada Desember 2024. Berdasarkan komponen uang kuasi, simpanan berjangka, tabungan lainnya, dan giro valas masing-masing tumbuh sebesar 2,6 persen (yoy), 3 persen (yoy), dan 0,3 persen (yoy).
Faktor Yang Mempengaruhi Uang Beredar
“Perkembangan M2 pada Januari 2025 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih,” kata Ramdan dalam keterangan tertulisnya.
Penyaluran kredit pada Januari 2025 tercatat sebesar Rp 7.684,3 triliun atau tumbuh 9,6 persen (yoy).
Pertumbuhan itu relatif stabil dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 9,7 persen (yoy). Penyaluran kredit kepada debiturkorporasi (Rp4.135,7 triliun) dan perorangan (Rp3.470,2 triliun) tumbuh, masing-masing 15,3 persen (yoy) dan 3,5 persen (yoy).
Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Modal kerja (KMK) pada Januari 2025 sebesar Rp3.374,8 triliun tumbuh sebesar 7,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2024 sebesar 7,4 persen (yoy). Perkembangan KMK terutama bersumber dari pertumbuhan sektor Pengangkutan dan Komunikasi, serta sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran.
Kemudian Kredit Investasi(KI) pada Januari 2025 sebesar Rp2.096,1 triliun tumbuh 12,2 persen (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh 12,6 persen (yoy). Pertumbuhan itu terutama bersumber dari sektor Listrik, Gas dan Air Bersih, serta Perdagangan, Hotel dan Restoran.
Sementara itu, Kredit Konsumsi (KK) pada Januari 2025 sebesar Rp2.213,4 triliun tumbuh 10,3% (yoy), setelah tumbuh 10,5 persen (yoy) pada bulan sebelumnya. Pertumbuhan terutama didorong oleh perkembangan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Multiguna.
Penyaluran kredit properti (Rp1.410,8 trilun) tumbuh sebesar 6,8 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2024 sebesar 6,6 persen (yoy), terutama berasal dari pertumbuhan kredit KPR dan KPA (7,2 persen, yoy). Sementara kredit kontruksi dan real estate tumbuh, masing-masing sebesar 0,1 persen (yoy) dan 5,6 persen (yoy).
Penyaluran kredit kepada UMKM pada Januari 2025 sebesar Rp1.390,8 triliun tumbuh 2,5 persen (yoy), setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 3,0 persen (yoy). Pertumbuhan kredit UMKM terutama pada skala kecil (7,2 persen, yoy). Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit UMKM pada Januari 2025 dipengaruhi oleh Kredit Investasi (7,8&, yoy) dan Kredit Modal Kerja (0,5 persen, yoy).
Sementara itu, Aktiva Luar Negeri Bersih sebesar Rp2.038,5 triliun tumbuh 2,4 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebelumnya sebesar 0,8 persen (yoy). Lebih lanjut untuk Tagihan Bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) sebesar Rp691,7 triliun terkontraksi sebesar 14,3 [persen (yoy), setelah pada bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 17,5 persen (yoy).
Suku Bunga Simpanan dan Kredit
Pada Januari 2025, suku bunga kredit dan suku bunga simpanan relatif stabil. Rata-rata tertimbang suku bunga kredit pada Januari 2025 sebesar 9,20%, relative stabil dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, suku bunga simpanan berjangka meningkat pada tenor 3 bulan dan 6 bulan, masing-masing sebesar 5,57 persen dan 6,01 persen, setelah pada bulan Desember 2024 masing-masing tercatat sebesar 5,55 persen dan 5,97 persen.
Suku bunga simpanan tenor 1 bulan dan 12 bulan tercatat sebesar 4,82% dan 5,16 persen, turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 4,87 persen dan 5,17 persen. Di sisi lain, suku bunga simpanan tenor 24 bulan sebesar 4,32 persen, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumya.
Menganalisis jumlah uang beredar dalam perekenomian negara sangat penting untuk memahami dinamika perekonomian, mengontrol inflasi, dan mengembangkan kebijakan moneter yang efektif.
Meningkatkan Efisiensi Perekonomian
Analisis jumlah uang beredar dapat membantu meningkatkan efisiensi perekenomian dengan mengurangi inflasi dan meningkatkan stabilitas moneter.
Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Dengan mengidentifikasi peluang investasi dan mengembangkan kebijakan moneter yang efektif.
Meningkatkan Stabilitas Keuangan
Selain dengan kebijakan moneter yang efektif tentu saja melalui bagaimana mengidentifikasi risiko keuangan.
#Akuair-Ampenan, 24-03-2025
Pemanfaatan Zakat Harus Mengubah Mustahik Jadi Muzakki
Dalam pemanfaatan zakat, Gubernur NTB menekankan bahwa zakat yang kita salurkan harus dipastikan mampu mengonversi seorang mustahik menjadi muzakki
MATARAM.LombokJournal ~Pengentasan kemiskinan menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam lima tahun ke depan. Terkait upaya tersebut, Gubernur NTB , Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyinggung pentingnya pemanfaatan zakatdalam acara NTB Berzakat, yang digelar di Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB pada Kamis (20/03/25).
“Salah satu fokus kita dalam lima tahun ke depan, dan saya yakin ini juga fokus dari pendahulu-pendahulu saya, adalah pengentasan kemiskinan,” ujar Miq Iqbal sapaan Gubernur NTB.
Dalam hal pemanfaatan zakat, Miq Iqbal mengutip filsuf Austria, Ivan Illich bahwa zakat harus mampu mengubah penerima (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki).
“Setiap zakat yang kita salurkan harus dipastikan mampu mengonversiseorang mustahik menjadi muzakki,” imbuhnya.
Ia juga menyebutkan empat pilar yang harus berperan dalam kerja sosial keumatan, yaitu Pemerintah Provinsi NTB, Kanwil Kementerian Agama, BAZNAS, dan forum CSR.
Menurutnya, pemanfaatan zakat harus ditekankan mengingat potensi zakat di NTB masih sangat besar. Dan Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia (most charitable country).
Dalam kesempatan itu, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan produktif kepada penerima manfaat.
Bantuan tersebut meliputi santunan bagi Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemerintah Provinsi NTB sebesar Rp 300.000, bantuan untuk mualaf sebesar Rp 3.000.000, serta dana penelitian bagi mahasiswa, yaitu Rp 1.000.000 untuk S1, Rp 2.000.000 untuk S2, dan Rp 3.000.000 untuk S3. Selain itu, diberikan pula insentif bagi guru TPQ sebesar Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000, serta bantuan usaha produktif binaan BAZNAS sebesar Rp 8.000.000 dan gerobak usaha.
Acara NTB Berzakat ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, pejabat pemerintah, rektor universitas serta BUMD. Di akhir acara, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Sekda Provinsi NTB, turut menyerahkan zakat mereka, yang diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS NTB. ***
Ketua TP PKK NTB Ajak Sukseskan Program Pemerintah
Ketua TP PKK NTB mengharapkan, kegiatan Gelar Pangan Makmur Mendunia ditahun 2025 di Lombok utara dapat membantu kebutuhan dasar masyarakat
KLU.LombokJournal.com ~ Ketua TP PKK (Tim Penggerak) Provinsi NTB Sinta Agathia Iqbal mengajak masyarakat khususnya di Lombok utara agar mendukung semua program pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun Pemkab Lombok Utara.
“Saya minta dukungan dan do’a agar semua program pemerintah dibawah kepemimpinan Mamiq Iqbal dan Ummi Dinda dapat berjalan lancar dan sukses,” ungkap Sinta.
Hal itu disampaikan dalam acara Gelar Pangan Makmur Mendunia di Kantor Desa Menggala, Kecamatan Pemenang Lombok utara Kamis (20/03/25).
Selanjutnya Sinta mengharapkan, kegiatan Gelar Pangan Makmur Mendunia ditahun 2025 di Lombok utara dapat membantu kebutuhan dasarmasyarakat.
“Terlebih kegiatan ini selain menawarkan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran juga terdapat berbagai bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng hingga berbagai jenis kebutuhan pokok lainnya. Kami hadir menggelar pangan murah ini untuk memenuhi kebutuhan ibu ibu semua,” ungkapnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara Hj. Rohani Najmul Akhyar sebelumnya menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Lombok utara sebagai lokasi kick off gelaran pangan makmur mendunia ini.
Menurut Ketua TP PKK Lombok Utara akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan terlebih di bulan puasa ramdhan.
“Terima kasih telah memilih Lombok Utara sebagai lokasi untuk berbagi. Semoga dengan acara luar biasa ini berjalan lancar dan tentunya berkah,” terang Rohani.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari kesatuan gerak PKK KE-53 yang mengangkat tema “PKK Berbagi” ini dilanjutkan di lima lokasi berbeda di masing masing kecamatan.
Di antaranya di TPQ Banu Mabaf Dusun Kerujuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Ponpes Hamilul Qur’an, Desa Sigar Penjalin, Ponpes Khairun Nawa NW, Dusun Gerak gali, desa Sokong, kec. Tanjung, Selanjutnya di Dusun Kube Mematik, Desa Tido Daye, Desa Bentek Kecamatan Ganggandan terakhir di ponpes Manbaul Bayan NW, Desa Mumbul Sari, Kecamatan Bayan. R.Buang/her
Pasar Murah Tutup Safari Ramadhan di Pulau Lombok
Kegiatan pasar murah di kelurahan bertais ini menjadi menutup rangkaian safari ramadhan di pulau Lombok
MATARAM.LombokJoutnal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E.,M.IP menutup rangkaian Safari Ramadhan di Pulau Lombok dengan menggelar pasar murah.
Hj. Indah Dhamayanti Putri
Gelar pasar murah ini sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini berlangsung di salah satu titik strategis di Depan Masjid Nurul Yakin, Bertais Kota Mataram, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk distributor, UMKM, dan Pemerintah Daerah.
Dalam sambutannya, Umi Dinda menegaskan kegiatan Safari Ramadhan di Kelurahan Bertais menjadi penutup rangkaian safari ramadhan 1446 H.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Walikota Mataram atas ketersediaan rumah ibadah dengan segala kebersihan dan kelebihannya memberikan gambaran kondisi dari masyarakatatnya.
“Kegiatan pasar murah di kelurahan bertais ini menjadi menutup rangkaian safari ramadhan di pulau Lombok. Untuk pak wali rumah ibadah dengan segala kebersihan dan kenyamanan merupakan Simbol masyarakatnya.” ujar Umi Dinda, Rabu (19/03/25)
Wakil Gubernur Umi Dinda menerangkan, pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitasharga bahan pokok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sesuai HET,” kata Umi Dinda.
Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan seperti beras, minyak goreng, gula dan telur, dengan harga subsidi. Antusiasmewarga terlihat tinggi, dengan ratusan masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan dan Lebaran.
Selain kegiatan di atas, dalam penutupan Safari Ramadhan ini, Wagub Umi Dinda juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan serta memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Selama kegiatan tersebut terlihat mendampingi Wakil Gubernur Umi Dinda, Asisten 1 Setda Provinsi NTB, Karo Kesra Provinsi NTB, Kadis Perdagangan NTB, Kadis Perindustrian NTB, Kadis Ketahanan Pangan NTB, Kadis Koperasi dan UKM NTB, Kadis DP3AP2KB, Walikota Mataram, Wakil Walikota Mataram dan Ketua TP PKK Kota Mataram. pnd/her
Yayasan Islamic Relief Tawarkan Program Pengentasan Kemiskinan
Gubernur NTB berharap Yayasan Islamic Relief bisa berkontribusi dengan memberikan perhatian masyarakat NTB, dengan program pengentasan kemiskinan
MATARAM.LombokJournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Muhamad Iqbal, menerima Yayasan Islamic Relief bersama rombongan bertempat di Ruang Kerja Gubernur, Mataram (18/3/25).
Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas program-program yang ditawarkan Yayasan Islamic Relief bagi pemprov NTB.
Karena ke depan Pemprov NTB tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus menjalin kerjasama dan melibatkan para NGO termasuk lembaga swasta lainnya.
“Karenanya saya tekankan untuk sama-sama koordinasi dan kolaborasi antara pemprov dengan NGO dan lembaga swasta lainnya yang berada di NTB,” ungkapnya.
Disebutkan pula, terkait masalah sosial akar permasalahannya adalah kemiskinan di NTB, yang berdampak pada sektor pendidikan, ekonomi dan lainnya.
“Mudahan Yayasan Islamic Relief bisa memberikan kontribusi dalam memberikan perhatian kepada masyarakat NTB, dengan program pengentasan kemiskinan yang relevan dengan misi NTB Makmur Mendunia,” pungkasnya.
Sementara itu, CEO Islamic Relief Nanang Subana Dirja mengatakan, program yang ditawarkan berkaitan dengan misi besar Gubernur dalam pengentasan kemiskinan ekstream di NTB.
“Kita menggunakan pendekatan baru dari hasil praktik baik di dunia global yang ada unsur islamnya, semoga ini cocok sehingga pengentasan kemiskinan bisa lebih sustainable dan lebih berdaya,” ungkapnya.
Adapun program Islamic Relief diantaranya program Ultra Poor Graduation yang mengarah pada bagaimana peningkatan pendapatan bagi masyarakat melalui dukungan usaha mikro, program perubahan iklim yang bertumpu pada pembangunan karbon dan ketahanan iklim. Kemudian program peningkatan kualitas pendidikan anak-anak yatim-piatu dan program perumahan serta berbagai program lainnya. ***
Keberagaman Suku Bukan Alasan Masyarakat NTB Terpecah Belah
Keberagaman suku, agama dan budaya, menurut Gubernur NTB merupakan kekuatan yang harus dirawat
MATARAM.LombokJournal.com ~Keberagaman suku, adat dan budaya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) jangan jadi alasan bagi masyarakat NTB untuk terpecah belah. Sebab Baik suku Sasak, Samawa, Mbojo harus satu sebagai bagian dari Provinsi NTB.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an di Kantor PW NU NTB, Selasa (18/03/25).
Mengusung tema “Spirit Ramadan untuk NTB Maju dan Damai”, acara ini menjadi momentum bagi Gubernur untuk menyerukan pentingnya persatuan demi kemajuan daerah.
“Di level NTB, mulai kita hilangkan kata-kata kamu, kita, dengan Sumbawa, dengan Bima, dengan Lombok. Pokoknya sekeq wah NTB, dengan NTB. Ini perasaan yang harus kita bangun,” pesan Miq Iqbal, sapaan Gubernur.
“Kita rawat Indonesia supaya bisa mencapai Indonesia Emas 2045, dan kita rawat juga NTB supaya bisa menjadi NTB yang mendunia, mudah-mudahan tahun 2030,” ujarnya. novita/her
Pariwisata Lombok Utara, Masyarakat Harus Siap Perubahan
Saat Safari Ramadhan di Lombok Utara, harus welcome dengan perubahan pariwisata yang berkembang saat ini
KLU.LombokJournal.com ~ Lombok Utara memiliki keistimewaan destinasi pariwisata dunia, yakni tiga Gili, yang menjadi impian para wisatawan dunia. Masyarakat Lombok utara harus memiliki kesiapan yang baik dan mampu menerima kehadiran pariwisata dengan segala perubahannya.
Ajakan itu disampaikan Wakil Gubernur NTB Hj.Indah Dhamayanti Putri SE. M.IP untuk memajukan pariwisata Lombok Utara, di SMKN 1 Tanjung, Senin (17/03/25).
“Sangat penting masyarakat KLU harus welcome dengan perubahan pariwisata yang ada,” katanya.
Menurutnya, hal itu merupakan satu indikator penentu masa depan tiga Gili, yakni Gili Air, Gili Meno dan Gili Trawangan. Menjadi destinasi wisata dunia tidak cukup hanya memiliki keindahan, namun kesiapan masyarakat di KLU mengimbangi kemajuan pariwisatanya.
Ummi Dinda panggilan akrab Wagub NTB mencontohkan Bali sebagai destinasi wisata internasional, sangat gecar promosi karena memiliki kesiapan masyarakat sudah teruji dan memiliki program tersistematisdi tiap kabupaten kota yang memiliki destinasi.
“Kenapa Bali Menjadi destinasi utama bagi wisatawan, karena kesiapan dan penerimaan masyarakatnya lebih baik akan pariwisata,” jelasnya.
Ummi Dinda mengingatkan, kehadiran SMK/SMA dikabupaten KLU harus memiliki keterlibatan langsung bersinergi dalam memajukan program program di kabupaten kota, termasuk dunia pariwisata walaupun kewenangannya ada di bawah provinsi.
“Tujuan kita sama, memajukan pendidikan serta mensukseskan program NTB Makmur Mendunia dan program di masing masing dikabupaten kota,“.ajak Wagub.
Selanjutnya mantan Bupati Bima dua periode itu mengingatkan, agar masalah stunting harus terus ditekan dan tidak ada ruang bagi anak ataupun ibu hamil yang kurang nutrisidi masa pertumbuhan.
“Fungsi pengawasan harus dimaksimalkan! libatkan dari kader posyandu Nakes untuk memastikan asupan gizi tepat sasaran,”.katanya.
Bupati Lombok Utara Dr. Najmul Akhyar sebelumnya mengungkapkan, hubungan baik yang sudah terjalin antara Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Utara harus terus dipupuk.
Terlebih pada program pelayanan dasar seperti pendidikan kesehatan hingga permodalan usaha bagi UMKM mikro.
Sedangkan untuk mengimbangi dinamika perubahan pariwisata yang ada di KLU, ia mengaku sudah menyiapkan program salah satunya yakni memberikan pelatihan bahasa asing kepada siswa siswi SMA SMK.
“Kami memberikan kesempatan kepada anak anak Lombok Utara untuk mengembangkan bahasa asing mereka. Termasuk menyediakan tes toefl gratis untuk mereka S2 san S3 serta itu bagian kesiapan kami mengimbangi kemajuan pariwisata,”.ungkap Najmul.
Terkait status stuntingNajmul mengaku sudah melakukan tindakan pencegahan melalui layanan posyandu stunting yang akan diluncurkan pekan depan
“Layanan ini konsepnya hanya melayani anak yang stunting saja,dengan harapan fokusnya langsung anak yang sudah terindikasi. Jadi akan lebih intens penangannanya,” kata Najmul.
Kegiatan berkonsep Safari berbagi tersebut juga dirangkaian penyerahan bantuan berupa bahan pokok bagi kaum dhuafa dan anak yatim piatu.
Selanjutnya Safari Ramadhan Ummi Dinda di KLU, dilanjutkan silaturrahim ke kediaman mantan Bupati Lombok utara Djohan Samsu, sebelum melanjutakan lawatannya ke kabupaten Lombok Barat malam harinya. Raden Buang
Ummi Dinda Sidak Harga Bapok di Pasar Tanjung
Hari ini Wagub NTB Ummi Dinda turun langsung Mengecek harga bahan pokok dan ketersediaan pangan masyarakat Lombok Utara
TANJUNG.LombokJournal.com ~Mengawali Safari Ramadhan di kabupaten Lombok Utara Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri. SE. M.IP yang akrab disapa Ummi Dinda melakukan kunjungan ke pasar umum Tanjung guna memantau harga bahan pokok menjelang H-14 Hari raya Idul fitri.
Dalam kunjungannya Wagub berkeliling mengunjungi para pedagang dan menanyakan terkait harga kebutuhan pokok serta stok pangan karena dinilai akan mengalami kebutuhan dimasyarakat pada bulan puasa atau menjelang hari lebaran.
“Hari ini saya turun langsung! Mengecek harga bahan pokok dan ketersediaan pangan masyarakat kita,” ungkapnya di sela kunjungannya di pasar Tanjung (17/03/25).
Selanjutnya Wagub menilai stabilitas harga relatif normal meski ada beberapa harga bahan pokok, seperti cabai mencapai 130 perkilo, minyak goreng per liter 18.000 dan beras per kilo dengan harga 14.000.
Wagub Ummi Dinda meminta semua pihak terkait agar terus memantauharga bahan pokok di lapangan.